Minggu, 3 Mei 2026
Beranda blog Halaman 5387

Gratis, Warga Batam Antusias Ikut Senam Sehat Batam Pos dan Bintang Toedje

0
Senam Batam Pos Dalil Harahap 32 scaled e1686548683863
Ratusan peserta senam sehat Batam Pos dan Komix di lapangan Engku Putri Batam Center, Minggu (11/6). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Batam Pos dan Bintang Toedje menggelar kegiatan senam sehat di Dataran Engku Putri tepatnya di depan museum Raja Ali Haji Batam, Batamkota, Minggu (11/6). Keseruan dan antusiasme senam hadir untuk menghibur dan mengajak pengunjung hidup sehat dengan senam bersama.

Semangat peserta sudah terlihat sejak pagi. Ratusan pengunjung ikut menggerakkan badan dengan irama musik yang membakar semangat.

“Ini adalah kerja sama yang baik dan sudah lama terjalin antara Batam Pos dan Bintang Toedje, dan juga kita berikan beberapa doorprize bagi setiap peserta senam pagi ini,” ujar Roni Pangrapan Purba, MPE Bintang Toedje, Batam.

Roni menyampaikan pada kegiatan senam sehat ini juga Bintang Toedje memberikan dan memperkenalkan kepada peserta salah satu produk terbarunya yaitu komix herbal.

“Selain bagi-bagi doorprize kita juga berikan produk komix herbal kepada peserta dan juga setiap masyarakat yang beraktifitas olahraga di Dataran Engku Putri,” ujarnya.

Ia menambahkan antusias pengunjung untuk mengikuti senam cukup tinggi, terbukti senam ini diikuti ratusan peserta baik yang on the spot maupun di area lainnya yang tersedia di Engku Putri.

“Selain yang dekat panggung, pengunjung lain juga tetap ikutan meskipun agak jauh dari panggung, karena musik ini terdengar sehingga pengunjung yang jauh dari panggung juga tetap bisa ikutan,” sebutnya.

Ketua Panitia Acara, Ika mengungkapkan, kegiatan zumba happy ini diharapkan bisa membangkitkan semangat hidup sehat peserta yang ikut. Setiap peserta yang ikut tidak dipungut biaya alias gratis.

“Semoga kesempatan berikutnya bisa lebih meriah lagi. Dan yang ikut bisa lebih banyak dari yang sekarang. Semoga tetap hidup sehat untuk semua,” imbuhnya. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Sudah 118 Ribu Jamaah Indonesia Tiba di Arab Saudi

0
Ilustrasi. JCH Indonesia melaksanakan tawaf mengelilingi Kakbah di Masjidilharami. (MEDIA CENTER HAJI/Jawapos.com)

batampos – Catatan Kementerian Agama (Kemenag) hingga 10 Juni pukul 24.00 WIB menyebutkan, total sudah ada 118 ribu lebih jamaah calon haji tiba di Arab Saudi. Ada yang masih di Madinah, ada punya yang sudah di Makkah.

Dengan kondisi tersebut, situasi di Masjidilharam semakin padat. Salah satu kegiatan jemaah di Masjidilharam adalah melakukan umrah. Rangkaian kegiatan ibadah umrah salah satunya adalah Sa’i. Yaitu berjalan cepat atau lari-lari kecil dari bukit Safa ke Marwa. Lokasinya masih di dalam komplek Masjidilharam, tidak jauh dari kakbah.

Kemenag menyampaikan himbauan kepada jemaah yang akan melaksanakan Sa’i. Himbauan tersebut disampaikan oleh Kepala Biro Perencanaan Kemenag Ramadhan Harisman. Dia mengatakan ibadah haji, termasuk umrah, memerlukan ketahanan fisik.

Bagi jemaah yang masuk kategori resiko tinggi atau lanjut usia, tetap bisa menjalankan ibadah umrahnya dengan baik. ’’Terutama saat Sa’i,’’ katanya di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta kemarin. Dia lantas membagikan sejumlah tips atau anjuran supaya pelaksanaan Sa’i berjalan dengan aman.

Dia mengatakan Jemaah bisa menggunakan metode istirahat-istirahat. Harisman menjelaskan jarak antara Safa ke Marwa sekitar 400 meter. Sehingga dalam satu putaran, Safa ke Marwa sekitar 800 meter atau hampir 1 km.

’’Saat berjalan dari safa ke Marwa, sejenak berhenti, istirahat dulu. Bisa diisi dengan berdoa dua menit,’’ katanya.

Dengan istirahat tersebut, jemaah bisa menurunkan denyut nadinya sebentara. Intinya dengan metode istirahat-istirahat itu, memberikan kesempatan jantung beristirahat dan tidak terlalu terforsir.

’’Kemudian jalan lagi, setiap putaran harus beristirahat,’’ katanya. Dengan cara tersebut, pelaksanaan Sa’i yang terdiri dari tujuh kali perjalanan tersebut, bisa agak lama. Tetapi aman untuk kesehatan jemaah. Kepada jemaah haji yang masih muda dan sehat, diharapkan mendampingi jemaah risti dan lansia. Supaya mereka tidak tertinggal dengan kelompoknya saat melakukan sa’i.

Bagi jemaah yang memiliki riwayat penyakit jantung atau Penyakit Paru Obstruktif Kronis, disarankan melakoni sa’i dengan menggunakan kursi roda. Sebab jemaah dengan rekam jejak kesehatan seperti itu, rawan terhadap serangan jantung. (*)

Reporter: JP Group

Jika Parkir Dikelola Swasta: Pendapatan Masuk Rekening Swasta Dulu, Baru ke Kas Pemko Batam

0
Parkir Tepi Jalan ffff Iman Wachyudi
Ilustrasi. Parkir tepi jalan. Foto: Iman Wachyudi/Batam Pos

batampos – Dinas Perhubungan Kota Batam berencana menyerahkan pengelolaan parkir mandiri Kota Batam mulai tahun 2023 ke pihak ketiga. Begitu juga pendapatan dari retribusi parkir itu akan masuk terlebih dahulu ke rekening pihak ketiga, barulah ke kas daerah.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Salim mengatakan pihaknya sudah minta pendapat dari Kejaksaan Negeri Batam atau disebut Legal Opinion (LO) terkait parkir yang akan dikelola pihak ketiga atau swasta. Dimana salah satu pendapat yang diminta terkait pendapatan retribusi mandiri nantinya akan masuk ke kas pihak ketiga.

“Jadi saat dikelola pihak ketiga, pendapatan parkir akan masuk ke rekening mereka dulu, barulah ke ke rekening daerah,” ujar Salim.

Baca Juga: Dicekoki Miras, Remaja di Batam Jadi Korban Pencabulan 4 Pria

Menurut Salim, kejaksaan memberi pendapatan hal itu boleh dilakukan. Asal sesuai aturan dan ada diperjanjiaan kontrak saat pengelolaan parkir diserahkan ke pihak ketiga.

“Pendapatan dari Kejaksan boleh, asal sesuai aturan dan itu dituangkan dalam kontrak,” sebut Salim.

Dikatakan Salim, saat ini retribusi parkir masih di kelola Dinas Perhubungan. Hal itu dikarenakan lelang untuk pengelolaan parkir oleh pihak swasta masih dalam proses.

“Panitia lelang sudah dibentuk, dan saat ini masih proses penyusunan dokumen dan syarat kontrak. Setelah semua selesai, barulah lelang dimulai,” sebut Salim.

Baca Juga: Remaja di Batam Ditikam Tetangga, Ini Musababnya

Diketahui, Pengelolaan parkir tepi jalan dan mandiri Kota Batam rencananya akan diserahkan ke pihak swasta atau pihak ketiga di tahun 2023 ini. Peralihan ini diharapkan bisa mendapatkan atau meningkatkan retribusi parkir untuk PAD Kota Batam

Seluruh parkir tepi jalan atau mandiri di 9 Kecamatan Kota Batam nantinya akan dikelola pihak swasta. Untuk 9 Kecamatan itu pun dibagi dalam 3 zona, yakni zona 1, zona 2 dan zona 3, tergantung potensi pendapatan retribusi parkir. (*)

Reporter: Yashinta

Hasil Balapan MotoGP Italia: Bagnaia Menang Back to Back, Ducati Mendominasi

0
Francesco Bagnaia menjuarai balapan MotoGP Italia di Sirkuit Mugello. (Bobby Arifin/Jawa Pos)

batampos – Seakan mengulang hasil sprint race Sabtu (10/6), feature race MotoGP Italia Minggu (11/6) juga menjadi dominasi rider-rider Ducati.

Empat rider yang finis terdepan, semuanya adalah penunggang Ducati.

Francesco Bagnaia (Ducati) memenangi balapan back to back setelah sebelumnya juga menjadi jawara di sprint race.

Dua podium berikutnya dimiliki rider Pramac Ducati, yakni Jorge Martin sebagai runner up dan Johann Zarco di podium ketiga.

Balapan dimulai dengan Jack Miller yang menemukan celah di sisi kanan Bagnaia dan merangsek ke depan. Di tikungan 1 dia memimpin. Namun di tikungan berikutnya Bagnaia mengambil alih.

Jorge Martin menyalip Miller di trek lurus untuk merebut posisi kedua di lap kedua.

Setelah itu pertarungan terjadi di rombongan kedua di belakang Pecco dan Martin.

Alex Marquez bertarung dengan Miller dan kemudian melewatinya. Dan kemudian memburu sang kakak Marc untuk merebut posisi keempat.

Marc Marquez crash dari posisi keempat di tikungan 15 lap keenam. Dia kehilangan cengkeraman ban depan.

Dengan demikian, lima rider terdepan dikuasai oleh penunggang Ducati. Alex Marquez mencoba menyalip Luca Marini untuk perebutan posisi ketiga. Namun kembali digagalkan.

Di lap berikutnya Marquez berhasil menyalip Marini di trek lurus.

Sepuluh lap terakhir, jarak Pecco dan Martin bertahan di 0,5 detik. Lalu bertambah menjadi 0,9 di lap berikutnya.

Alex Marquez menyusul sang kakak crash di tikungan 2 di bawah tekanan Marini untuk perebutan posisi ketiga.

Duel sengit terjadi antara Marini vs Johann Zarco. Kurang dari 6 lap, keduanya saling berganti posisi dalam perebutan podium terakhir.

Lap 19 Bagnaia sudah memimpin 1,5 detik di depan Martin. Ban belakang soft Martin sudah mulai aus. Sedangkan Pecco memakai medium untuk ban belakang.

Bagnaia akhirnya melewati garis finis sebagai jawara, disusul Martin dengan selisih 1,067 detik. Di podium terakhir, Zarco berhasil menghadang laju Marini yang harus puas finis di posisi keempat. (*)

 

 

Reporter: JPGroup

Dicekoki Miras, Remaja di Batam Jadi Korban Pencabulan 4 Pria

0
cfc1c3ca 12a7 4229 898b e8d7fad0d547 e1686545530817
Polisi menggiring R, dan AR, pelaku pencabulan anak di bawah umur. F.Rizqy untuk Batam Pos

batampos – Pencabulan anak di bawah umur terus terjadi di Batam. Terakhir, kasus pencabulan remaja 16 tahun terungkap. Wanita berinisial A tersebut dicabuli bergilir oleh 4 pemuda.

Kapolsek Bengkong, Iptu Muhammad Rizqy Saputra mengatakan pencabulan tersebut terkuak dari laporan korban pada awal bulan lalu. Kemudian polisi menangkap 4 pelaku, yakni R, 21, AR, 28, ASK, 25, dan AKB, 20.

“Kita mendapatkan laporan dari korban dan langsung ditindaklanjuti,” ujar Rizqy.

Baca Juga: KKP Awasi 20 Ton Ikan Impor Ilegal di Batuampar

Pencabulan yang terjadi dilakukan di 2 lokasi dan waktu yang berbeda. Modusnya, korban yang putus sekolah tersebut dicekoki minuman keras (miras).

Kasus pertama terjadi di Pinggir Danau Dragon Lake, Bengkong. Korban diajak R dan AR ke lokasi, lalu dicabuli.

“Korban dicekoki miras. Setelah tidak sadar, baru dicabuli,” kata Rizqy.

Sedangkan kasus ke dua terjadi di kosan pelaku di kawasan Bengkong Indah. Korban diajak pelaku ASK dan AKB ke kosan dan dicekoki miras.

Baca Juga: Remaja di Batam Ditikam Tetangga, Ini Musababnya

“Kami juga masih melakukan pemeriksaan terhadap korban. Barangkali ada pelaku lain dalam kasus ini,” tegasnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 81 dan atau Pasal 82 Undang-undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (*)

 

Reporter: YOFI YUHENDRI

Tingkatkan Kunjungan Wisatawan Obyek Wisata Pantai Lubuk Dilengkapi Motor ATV

0
kepala desa Lubuk Rudianto tengah bersamas masyarakat saat mencoba motor roda empat (motor ATV)

batampos– Kepala desa Lubuk kecamatan Kundur Rudianto menegaskan, pihaknya bersama masyarakat, pemuda terus berbenah untuk mamajukan obyek wisata pantai Lubuk. Upaya yang dilakukan dengan melengkapi sarana dan prasarana yang ada di obyek wisata pantai Lubuk. Diharapkan obyek wisata pantai Lubuk menjadi tujuan wisatawan lokal maupun daerah sekitar.

” Iya pemerintah desa Lubuk bersama masyarakat maupun pemuda mendorong agar obyek wisata pantai Lubuk menjadi tujuan wisatawan,” terangnya.

BACA JUGA:Bus PT Timah Antar Puluhan Anak Yatim dari Yayasan Al Muhajirin Dwi Kora Berwisata Pantai Lubuk

Lebih lanjut dikatakan upaya yang dilakukan selain menjaga kebersihan pantai serta lingkungan. Kita juga sedang melengkapi beberapa permainan seperti motor roda empat (motor ATV) dapat disewa pengunjung. Selain itu sudah dibangun pentas yang setiap saat dapat dimanfaatkan setiap ada event.

Rudi juga menyampaikan terimakasih atas dukungan pemerintah daerah kabupaten Karimun maupun provinsi Kepri. Telah memperbaiki akses jalan menuju obyek wisata pantai Lubuk. Selain itu juga atas dukungan bapak Ery Suandi anggota DPRD provinsi Kepri Dapil Karimun telah membangun gerbang pintu masuk serta mendorong penuh untuk memajukan obyek wisata pantai Lubuk. (*)

reporter: imam sukarno

 

Polsek Batam Kota Tangkap Warga Baloi Kolam, Kasusnya…

0
polsek batam kota
Kapolsek Batam Kota, AKP Betty Novia, memberikan keterangan terkait penikaman yang dilakukan EK terhadap anak di bawah umur. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Unit Reskrim Polsek Batam Kota menangkap EK, warga Baloi Kolam. Pria 20 tahun ini menikam tetangganya yang masih dibawah umur, BP, 15.

Kapolsek Batam Kota, AKP Betty Novia, mengatakan, penikaman tersebut terjadi di TPU Taman Langgeng, Sei Panas pada akhir bulan lalu.

“Akibat tikaman itu korban mengalami luka di bagian punggung dan bokong,” ujar Betty.

Baca Juga: KKP Awasi 20 Ton Ikan Impor Ilegal di Batuampar

Penikaman ini berawal saat korban bersama abang dan rekan-rekannya nongkrong di kawasan TPU. Kemudian pelaku mendatangi tongkrongan tersebut sambil membawa sebilah pisau.

“Pelaku ini memiliki dendam dengan abang korban. Melihat pelaku datang, korban ikut berlari dan terkena tikaman,” katanya.

Usai ditikam, korban dilarikan ke klinik terdekat. Kemudian, ibu korban melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Batam Kota.

Baca Juga: Minggu Depan, Tim Terpadu Tertibkan Kawasan Greenland

“Pelaku kita amankan dirumahnya di Baloi Kolam,” ungkapnya.

Betty menambahkan pelaku merupakan resedivis sebanyak 3 kali. Sebelumnya, pelaku melakukan pengeroyokan, dan pencurian saat usia 17 tahun.

Atas perbuatannya pelaku dijerat pasal 80 Ayat (2) UU RI No 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 351 ayat 2 KUHP tentang penganiayaan berat dengan ancaman penjara paling lama 5 tahun.

Keterangan Status Kampus di Pangkalan Data Dikti Tertulis Tutup

0
Ilustrasi mahasiswa sedang kuliah. (BAGUS/JAWA POS)

batampos – Ditjen Diktiristek Kemendikbudristek memang secara resmi tidak mengumumkan nama-nama perguruan tinggi swasta (PTS) yang dicabut izinnya. Tetapi di website Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), PTS nakal yang dicabut izinnya itu sudah disematkan keterangan tutup.

Saat dicek tadi malam, beberapa nama PTS yang dicabut izinnya sudah resmi tertera keterangan tutup. Diantaranya adalah STISIP Kartika Bangsa yang berada di Jogjakarta. Begitupun dengan STIE Islamiyah di Kota Tangerang Selatan dan STIE Tribuana di Kota Bekasi, juga sudah berstatus tutup.

Seperti diketahui secara keseluruhan ada 52 unit PTS bermasalah dan dijatuhi sanksi. Sanksi paling berat, yaitu pencabutan izin, dijatuhkan kepada 23 unit PTS. Jawa Pos mendapatkan salinan nama-nama PTS tersebut. Namuan Kemendikbudristek menyatakan data itu bersifat internal. ’’Iya (data) itu harusnya tidak tersebar luas hanya kalangan terbatas dan jangan sampai dirilis ke publik,’’ kata Direktur Kelembagaan Ditjen Diktiristek Kemendikbudristek Lukman saat diklarifikasi.

Sementara itu perwakilan salah satu PTS yang dijatuhi sanksi pencabutan izin akhirnya bersuara. Dia adalah pemilik Yayasan STIE Tribuana Kota Bekas Suroyo masih belum terima bahwa kampusnya dinyatakan bersalah sampai dicabut izinnya. ’’Sebagian teman (media) beritakan hoak dan tak seimbang. Kasihan medianya,’’ kata Suroyo saat diklarifikasi kemarin (11/6).

Suroyo lantas membagikan rekaman videonya yang menjelaskan panjang lebar soal keberadaan STIE Tribuana. ’’Mohon bantu share, agar publik dicerdaskan secara utuh,’’ kata dia. Suroyo mengatakan sudah tiga kali menyampaikan klarifikasi atas kasus yang mendera kampusnya.

Ada beberapa poin klarifikasi yang dia sampaikan. Yaitu terkait tuduhan menyelewengkan beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, perkuliahan fiktif, dan praktik jual beli Ijazah. Dia menjelaskan beberapa waktu lalu tim dari Itjen Kemendikbudristek datang untuk melakukan investasi di kampusnya.

Tim Itjen Kemendikbudristek turun melakukan investigasi karena ada temuan tiga orang mahasiswa memperoleh KIP dobel. Yaitu selain dari kampus STIE Tribuana, juga dapat KIP dari kampus lain. Dari hasil investigasi itu, Itjen Kemendikbudristek mengeluarkan rekomendasi. Diantaranya kampus harus mengembalikan kerugian negara. ’’ Sudah kami eksekusi beberapa bulan lalu. Sudah dibayarkan ke kas negara. Sudah selesai kasusnya,’’ katanya.

Kemudian soal tudingan STIE Tribuana menyelenggarakan kuliah fiktif, dia juga menampiknya. Menurut Suroyo, kampusnya sudah menyelenggarakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Sehingga mahasiswa hanya kuliah di kampus pada semester satu sampai empat.

Kemudian pada semester lima dan enam, mahasiswa melakukan magang dengan mitra kampus. Lalu semester tujuh mahasiswa melakukan perkuliahan lintas prodi di perguruan tinggi lain. Selanjutnya pada semester delapan mahasiswa menyelesaikan tugas akhir atau skripsi.

Sehingga jurnal absensi mahasiswa yang dipegang kampus hanya untuk semester satu sampai empat. Meskipun begitu kampus memegang laporan kegiatan magang mahasiswanya. Sementara untuk absensi mahasiswa lintas prodi, yang pegang adalah kampus lain yang dipilih mahasiswa.

’’Tim EKA (evaluasi kinerja akademik) seolah-olah mahasiswanya 500 kok yang terlihat 200 orang. Kami menerapkan MBKM, apanya yang salah. Mahasiswa belajar berkebun sendiri juga bisa dinilai,’’ katanya. Dia menegaskan skema MBKM yang dijalankan kampus sesuai dengan arahan Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim.

Lalu soal dugaan jual beli ijazah, Suroyo menyayangkan pemerintah sampai saat ini tidak bisa membuktikannya. Dia mengatakan akan menindak tegas jika ada civitas di kampusnya yang terbukti terlibat praktik kotor tersebut. Bahkan sebagai pemilik yayasan, dia bersedia menutup yayasan jika terbukti ada oknum di tingkat yayasan yang terlibat praktik jual beli ijazah.

Sementara itu Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) Ubaid Matraji menyayangkan masih ada kejadian kampus yang ditutup izinnya karena melakukan pelanggaran. Dia mengatakan kasus seperti itu terulang terus, dan masyarakat menjadi korbannya.

’’Kenapa (masih terjadi)? Pertama pemerintah tidak melakukan pengawasan secara komprehensif,’’ tuturnya. Pengawasan yang dilakukan Kemendikbudristek atau jajaran di bawahnya, hanya sebatas visitasi yang jadwalnya sudah ditentukan. Sehingga kampus bisa menunjukkan yang baik-baik saja, saat jadwalnya divisitasi.

Menurut dia pengawasan harus dilakukan secara menyeluruh dan terus menerus. Sehingga bisa dilakukan upaya pencegahan. Tidak sampai berujung pada pelanggaran berat, lalu izin dicabut, kemudian masyarakat jadi korban.

’’Yang kedua ada semacam simbiosis mutualisme,’’ katanya. Di satu sisi ada masyarakat berduit yang berharap mendapatkan ijazah dengan cara yang mudah. Dengan segala kesibukannya, mereka nekat membayar lebih mahal ke kampus yang penting ijazah bisa keluar.

Lalu di wilayah perkotaan seperti Jakarta, banyak pekerja yang ingin meningkatkan kualifikasi pendidikannya. ’’Mereka ini sudah bekerja. Tetapi mungkin waktu itu masih pakai ijazah SMA,’’ tuturnya. Di tengah jam kerja yang ketat, mereka tidak bisa melakukan kuliah dengan jam yang normal. Sebagai gantinya mereka mengambil kuliah akhir pekan saja, atau bahkan hari Minggu saja.

Menurut Ubaid, sejatinya negara sudah menyiapkan layanan kampus terbuka bagi masyarakat yang tidak memiliki waktu untuk kuliah konvensional. ’’Misalnya mengambil kuliah full online di Universitas Terbuka,’’ tuturnya. Tetapi mungkin karena masih terbatasnya informasi, masyarakat nekat mengambil kuliah akhir pekan saja di kampus swasta.

Untuk itu Ubaid menyarankan pemerintah mengubah regulasi layanan pendidikan tinggi. Sistem kuliah full di kampus apakah masih relevan dengan tuntutan perkembangan seperti sekarang ini. Jangan sampai masyarakat yang benar-benar ingin kuliah, tetapi memiliki waktu terbatas, dirugikan dengan praktik nakal kampus swasta. (*)

Reporter: JP Group

 Temui Dirjen Imigrasi, Roby Singgung Wilayah Kerja Kantor Imigrasi Tanjunguban

0
Bupati Bintan, Roby Kurniawan menemui Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum dan HAM) RI, Silmy Karim di ruang kerja Dirjen Imigrasi di Jakarta, Jumat (9/6/2023). F.Diskominfo Bintan untuk Batam Pos.

batampos– Bupati Bintan, Roby Kurniawan menemui Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum dan HAM) RI, Silmy Karim di ruang kerja Dirjen Imigrasi di Jakarta, Jumat (9/6/2023).

Selain meminta kemudahan terkait akses wisatawan asing yang hendak melakukan kunjungan wisata ke Kabupaten Bintan dengan pemberlakuan Visa on Arrival (VOA) yang diperluas maupun pemberlakuan bebas visa kunjungan (BVK).

BACA JUGA:Perkuat Pengawasan Terhadap Orang Asing, Imigrasi Lakukan Rapat Koordinasi Tim Pora

Karena, dia sangat berharap, kemudahan yang diberikan dapat meningkatkan angka kunjungan wisatawan asing ke Kabupaten Bintan seperti sebelum pandemi covid-19.

Roby juga menyinggung soal wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas II Tanjung Uban yang hanya meliputi wilayah Tanjunguban lama atau tiga kecamatan di Bintan yakni Kecamatan Bintan Utara, Seri Kuala Lobam dan Teluk Sebong.

Kepada Dirjen Imigrasi, Roby meminta agar wilayah kerja Kantor Imigrasi di Tanjunguban bisa sesuai dengan wilayah administrasi Kabupaten Bintan yang memiliki 10 kecamatan.

Hal ini dimaksudkan agar sinergitas yang akan terbangun bisa semakin baik.

Hal itu pula yang kemudian langsung mendapat respon positif dari Dirjen Imigrasi dan akan langsung ditindaklanjuti. (*)

BACA JUGA:Lawatan Wapres Ma’ruf Amin di Bintan, Roby Minta Pemberlakuan VoA Diperluas Lagi

Reporter: Slamet Nofasusanto

 

Shawn Mendes Dikritik Warganet, Cover Lagu Barunya Langit New York Tertutup Kabut Asap Oranye

0
Shaw Mendes (businessupturn.com)

batampos – Shawn Mendes menuai kontroversi lewat karya barunya, yakni single bertajuk What The Hell Are We Dying For? Mendes juga merilis cover art lagu yang dirilis secara digital tersebut berupa langit New Yor tercemar, yakni berupa gambar skyline Kota Manhattan yang tidak terlihat jelas lantaran tertutup kabut asap berwarna oranye.

Foto itu terasa familiar karena banyak warganet yang mengunggah video serupa di media sosial. Hal itu berkaitan dengan suasana Pantai Timur Amerika Serikat yang sedang diselimuti kabut asap sebagai imbas dari kebakaran hutan seluas lebih dari 10 juta hektar di Kanada. Indeksi Kualitas Udara menyebutkan tingkat polusi udara berada di level berbahaya. Pemerintah setempat bahkan mengeluarkan himbauan agar masyarakat berada di dalam ruangan atau memakai masker.

Baca Juga:Nicholas Hoult, David Corenswet, dan Tom Brittney Kandidat Utama Superman:Legacy

Melihat lagu yang dirilis pada Jumat (9/6) lalu, beberapa warganet menyebut Mendes seolah tidak peduli dengan bencana tersebut. ’’Sudah sehari dan kita sudah menggunakan langit NY yang tercemar sebagai seni sampul, ini gila,’’ cuit seorang warganet bernama Nicholas (@NicholasPas5) di Twitter. Beberapa juga mengkritik soal lirik lagu yang dinilai mengaitkan bencana kebakaran hutan dengan kandasnya hubungan percintaan. Fans menduga lagu itu tentang kandasnya hubungannya dengan Camila Cabello setelah mereka sempat berkencan kembali selama enam pekan.

Hingga berita ini ditulis, Mendes belum buka suara terkait kritikan tersebut. Saat mengumumkan lagu itu pada Jumat (9/6) lalu, Mendes hanya mengatakan bahwa lagu itu ditulis bersama temannya di bagian utara New York dan selesai hanya dalam waktu beberapa jam sebelum dirilis. ’’Rasanya penting untuk membagikannya dengan kalian secara real time,’’ tulisnya.

Bersamaan dengan itu, dia juga meminta fansnya untuk berdonasi kepada korban kebakaran hutan itu melalui Canadian Red Cross dengan membagikan link menuju laman situs badan amal tersebut. (*)

Reporter: jpgroup