Selasa, 12 Mei 2026
Beranda blog Halaman 5454

Luhut Tegaskan Bakal Terima Apapun Putusan Hakim

0
Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan menghadiri sidang kasus dugaan pencemaran nama baik dengan terdakwa Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis (8/6/2023). Dalam sidang kali ini pemeriksaan Luhut selaku saksi kasus dugaan pencemaran nama baiknya. (Foto: Fedrik Tarigan/ Jawa Pos)

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan hadir dalam sidang lanjutan perkara pencemaran nama baik di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) pada Kamis (8/6). Majelis hakim yang dipimpin oleh Cokorda Gede Arthana itu menghadirkan Luhut untuk diperiksa sebagai saksi bagi terdakwa Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti. Sebelumnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwa Haris dan Fatia mencemarkan nama baik Luhut.

Meski sempat dihujani aksi protes oleh massa pendukung Haris dan Fatia yang tidak diperkenankan masuk ke ruang sidang, persidangan tersebut berjalan sampai tuntas. Beberapa kali penasihat hukum Haris dan Fatia melayangkan protes. Pertama terkait kurangnya kursi bagi penasihat hukum. Jumlah kursi yang disediakan hanya 12. Sedangkan total jumlah penasihat hukum Haris dan Fatia sebanyak 17 orang.

Kedua, tidak lama setelah Luhut menjawab pertanyaan JPU, penasihat hukum Haris dan Fatia kembali menyampaikan protes. Sebabnya, Luhut membawa catatan dalam persidangan. Namun demikian, majelis hakim tetap membolehkan Luhut membaca catatan tersebut. ”Kami persilakan saudara membaca kalau memang ada data yang perlu saudara (baca). Silakan kalau memang saudara ada data, tidak masalah,” ungkap ketua majelis hakim.

Melalui persidangan tersebut, Luhut mengaku sedih lantaran disebut dengan julukan ‘Lord Luhut’. Dia merasa dalam konteks tersebut julukan itu mengarah kepada hal negatif. Sebab, dia merasa dituduh sebagai pencuri dan penjahat. ”Saya dituduh lord dan penjahat, itu kata-kata (yang) menyakitkan,” jelas pria yang pernah bertugas sebagai menteri koordinator bidang politik, hukum, dan keamanan (menko polhukam) tersebut.

Luhut menyampaikan bahwa sebelum podcast yang dipersoalkan oleh dirinya muncul dan tayang di kanal YouTube, dia masih sering berkomunikasi dengan Haris. Diantaranya komunikasi terkait dengan persoalan saham PT Freeport Indonesia yang diminta oleh salah satu suku di wilayah Timika, Papua. Komunikasi yang dimulai melalui pesan singkat WhatsApp itu pun berlanjut hingga ada pertemuan dengan tim hukum Luhut pada Mei 2021.

Lebih kurang dua tiga bulan berselang, lanjut Luhut, muncul podcast yang menyeret-nyeret namanya. ”Timbullah (di bulan) Agustus podcast tadi,” imbuhnya. Dia mengaku sedih setelah mengetahui dan menonton podcast tersebut. Menurut dia, selama ini hubungannya dengan Haris berjalan sangat baik. Bahkan beberapa kali Haris meminta bantuan, dia membantu. ”Saya terus terang sedih, kenapa saudara Haris melakukan itu kepada saya. Saya baik sama dia kok,” tambah dia.

Oleh JPU, Luhut sempat ditanya mengenai kesediaannya untuk memaafkan Haris dan Fatia. Namun, dia tegas menjawab bahwa saat ini dirinya menyerahkan semua keputusan kepada majelis hakim dan pengadilan. Dia memastikan akan menerima apapun putusan pengadilan. ”Biar kita semua belajar, bahwa tidak boleh siapapun kamu untuk abuse of power,” ujarnya. ”Siapapun anda tidak boleh tidak bertanggung jawab atas apa yang disampaikan,” sambung mantan kepala staf presiden tersebut.

Atas keterangan yang disampaikan oleh Luhut, Haris menyampaikan, komunikasi antara dirinya dengan Luhut terkait saham PT Freeport Indonesia bukan urusan pribadi. Dia menanyakan itu kepada Luhut dalam kapasitas sebagai kuasa hukum masyarakat adat yang tinggal di sekitar PT Freeport Indonesia. ”Saya hubungi saksi (Luhut, Red) karena saksi adalah menko marves. Yang kurang lebih setelah saya pelajari bertanggung jawab untuk proses saham Freeport ke Indonesia,” beber dia.

Haris pun membenarkan telah bertemu dengan tim hukum sebagaimana keterangan Luhut. Bahkan dia diterima dengan baik oleh tim hukum tersebut. Namun demikian, dia tegas menyatakan bahwa dirinya tidak pernah meminta saham PT Freeport Indonesia. ”Jadi, kapasitasnya itu bukan saya minta saham, itu kan sahamnya BUMN,” jelasnya. Menurut dia, pertanyaan JPU terkait saham tidak cukup menjadikan hal itu sebagai dalil untuk motif atas tindakan yang dipersoalkan dalam perkara tersebut.

Dalam persidangan yang sama, Haris mengutarakan permohonan maaf kepada Luhut. Dia mengaku tidak pernah berniat menyerang pribadi salah satu menteri di kabinet Joko Widodo – Ma’ruf Amin tersebut. ”Bahwa bapak merasa itu terserang secara pribadi (pasca munculnya podcast di kanal YouTube), saya minta maaf,” ucapnya. Haris menegaskan, podcast itu dibuat demi masyarakat Papua. Dia sadar betul akan risiko rusaknya hubungan baik dengan Luhut, namun dia memilih menanggung risiko itu. (*)

Reporter: JP Group

DPRD Batam Gelar Uji Publik Ranperda tentang Penempatan Tenaga Kerja

0
DPRD Kota batam
Ilustrasi. Gedung DPRD Batam. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – DPRD Batam menggelar kegiatan uji publik rancangan peraturan daerah kota Batam tentang penyelenggaraan penempatan tenaga kerja. Hal ini guna mendorong penyerapan tenaga kerja lokal di Industri Batam.

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Batam, Muhammad Mustofa, mengatakan, saat ini realisasi dari pemanfaatan dana IMTA mencapai 100 persen, namun hasil dari pelatihan masih mandul.

“Sampai sekarang kami tidak mendapatkan laporan berapa yang terserap oleh perusahaan. Seperti tahun ini Rp23 miliar digunakan untuk pelatihan pencari kerja, namun data ril berapa yang mampir diserap tak ada,” tegas Mustofa, Kamis (8/6/2023).

Baca Juga: Pastikan Sesuai Rencana, Kepala BP Batam Tinjau Pembangunan Infrastruktur

Angka pengangguran terbuka di Batam cukup tinggi. Bahkan Kepri masuk nomor 3 SE Indonesia untuk hal ini. Untuk itu, melalui Ranperda ini, ia mendorong penempatan tenaga kerja lokal lebih masif.

Sehingga bisa mengurangi angka pencari kerja di Batam. Saat ini Kota industri ini masih menjadi tujuan favorit pencari kerja. Persaingan yang begitu ketat membuat pencari kerja lokal, dan pendatang juga ketat.

“Memang benar dalam menerima tenaga kerja tidak boleh membedakan KTP. Namun kami pemerintah daerah juga punya kebijakan, untuk memprioritaskan pencari kerja lokal untuk terserap lebih dulu di perusahan,” terang Mustafa.

Baca Juga: Jefridin: Insyaallah 650 Unit Jamban akan Dibangun di 12 Kecamatan

Saat ini perusahaan juga masih enggan menerima anak sekolah untuk magang, atau prakerin. Padahal ini salah satu upaya mengenalkan lingkungan kerja, agar nanti ketika tamat mereka siap masuk kerja.

“Kita punya anggaran Rp23 miliar dari IMTA. Kenapa tidak dimanfaatkan untuk mendukung penempatan tenaga kerja lokal ini. Jadi jangan ujug-ujug pelatihan, namun hasilnya nihil,” ungkapnya.

Berdasarkan data data pada tahun 2022 oleh BPS Kota Batam bahwa angkatan kerja kota Batam yakni sejumlah 745.545 jiwa, sebanyak 87.903 jiwa diantaranya adalah pengangguran.

Bahkan data rilis daya saing bahwa migrasi masuk ke Provinsi Kepulauan Riau terbesar yaitu 46,40 persen, karena ada kesempatan kerja di Kota Batam.

Baca Juga: Karena Rebutan Air Bersih Warga Tanjunguncang Sering Cek-Cok

Angka tersebut mengalahkan Kalimantan Utara sebesar 35,90 persen bahkan DKI Jakarta sebesar 35,60 persen, Kalimantan Timur sebesar 33,30 persen dan Papua Barat sebesar 31,60 persen.

Selain itu, berdasarkan uji publik yang dihadiri HRD perusahaan yang ada di Batam, dan disampaikan kebutuhan tenaga kerja sesuai dengan kriteria perusahaan.

“Ini yang harus dipertajam lagi untuk pelatihan masa akan datang. Jangan anggaran habis, namun hasil tak ada. Apa yang dibutuhkan perusahaan, itu yang seharusnya digelar pelatihannya,” tutupnya.(*)

Reporter: Yulitavia

Kemenag Berupaya Tambah Madrasah Negeri di Bintan

0
Kepala Kantor Kemenag Bintan, H. Erman Zaruddin menghadiri perpisahan siswa kelas 9 MTs Negeri Bintan di Gedung LAM Bintan, Kijang, Rabu (7/6/2023). F.Kemenag Bintan untuk Batam Pos.

batampos– Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bintan berupaya menambah madrasah negeri di Bintan.

“Jumlah madrasah negeri baik Ibtidaiyah, Tsanawiyah maupun Aliyah perlu ditambah,” kata Kepala Kantor Kemenag Bintan, H. Erman Zaruddin saat menghadiri acara perpisahan siswa MTs yang dilaksanakan di Gedung LAM Bintan, Kijang pada Rabu (7/6/2023).

Dia mengatakan, saat ini Bintan memiliki 1 MAN, 1 MTs Negeri dan 2 MIN. Kendati demikian, pihaknya sedang berupaya untuk membangun madrasah baru.

“Khususnya di wilayah tengah Bintan masih kurang jumlah madrasahnya,” kata dia.

Menurutnya, kebutuhan sumber daya manusia (SDM) dengan kualifikasi pendidikan agama yang mumpuni sangat dibutuhkan pada masa depan.

BACA JUGA:Pakai Aplikasi PDUM, 11.602 Siswa Siap Ikuti Ujian Madrasah

Karena itu, siswa madrasah dan pondok pesantren wajib memiliki kemampuan teknologi komunikasi yang baik.

“Bayangkan saja, saat ini semua literasi yang disuguhkan dalam fasilitas layanan dalam dunia pendidikan diberikan dalam bentuk literasi digital,” kata dia.

Juga, masih katanya, pertumbuhan dunia industri semakin besar. Misalnya, PT. BAI membutuhkan SDM yang handal.

“Belum lagi kita menyadari Bintan adalah destinasi wisata internasional yang membutuhkan SDM yang memiliki kemampuan pergaulan internasional seperti kemampuan bahasa Arab dan Inggris,” jelas dia.

Dalam kesempatan itu, dia pun menyampaikan pesan ke siswa MTs Negeri Bintan untuk memiliki rasa bangga dan percaya diri yang tinggi sebagai siswa madrasah.

Menurutnya, siswa madrasah memiliki keunggulan jika dibandingkan dengan siswa yang lain terutama karena memiliki ilmu keagamaan yang memadai.

Dari madrasah atau pesantren pun, kata Erman, siswa madrasah tetap bisa melanjutkan ke lembaga pendidikan umum seperti SMA atau SMK, justru dengan keunggulan kemampuan dalam bidang agama.

Sementara Kepala MTs Negeri Bintan, Meiyana Ayu mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk dukungan semua pihak meskipun penyelenggaraannya telah bergeser harinya.

Dia mengatakan, lebih kurang tiga tahun lalu, orangtua atau wali siswa menitipkan anak didik kepada sekolah dan hari ini telah diwisuda.

“Percayalah bahwa niat orang tua menitipkan anak didiknya di madrasah sudah berpahala,” kata dia.

Dia juga mengatakan, pada 10 hingga 20 Mei lalu, siswa telah mengikuti asesmen madrasah. Hal ini sesuai dengan ketentuan Dinas Pendidikan dan Kemenag Bintan.

“Tanggal 8 Juni 2023 pengumuman kelulusan siswa kelas 9 yang telah mengikuti asesmen madrasah,” kata dia. (*)

 

Reporter: Slamet Nofasusanto

 

Pemko Batam Gelar Pasar Murah Selama Dua Minggu, Catat Tanggal dan Lokasinya

0
Bawang Dalil Harahap 5 scaled e1681316780414
Warga membeli kebutuhan pokok di pasar murah yang digelar pemko Batam di Batuaji, beberapa waktu lalu. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Pemko Batam siap menggelar kegiatan operasi pasar murah untuk mengantisipasi inflasi jelang Hari Raya Iduladha 1444 hijriah.

Operasi pasar direncanakan akan digelar 13 hingga 24 Juni 2023 mendatang. Berbagai komoditi sayur, cabai, dan kebutuhan lainnya akan hadir di selama operasi pasar.

“Pekan depan kita mulai jalan lagi untuk operasi pasar murah ini. Nanti kami bersama distributor akan menggelar di kecamatan mainland,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam, Gustian Riau, Kamis (8/6/2023).

Baca Juga: Jefridin: Insyaallah 650 Unit Jamban akan Dibangun di 12 Kecamatan

Ia mengatakan, adapun beberapa komoditas yang menjadi prioritas dalam operasi pasar murah yaitu telur ayam ras, daging ayam segar dan daging ayam beku, minyak makan, cabai merah, hijau, bawang merah, putih, dan lainnya.

“Kami rencana akan melaksanakan operasi pasar terutama telur, ayam potong hidup, daging ayam beku karena itu yang ada kenaikan,” kata Gustian.

Ia menyampaikan, operasi pasar murah akan dilaksanakan di 6 kecamatan di Kota Batam dimulai pada tanggal 13 sampai dengan 24 Juni 2023.

Baca Juga: Karena Rebutan Air Bersih Warga Tanjunguncang Sering Cek-Cok

Lokasinya di Kecamatan Bengkong, Sekupang, Sagulung, Batu Ampar, Sungai Beduk dan Batu Aji. Gustian menambahkan, dalam operasi pasar murah tidak ada pembatasan pembelian untuk masyarakat.

“Karena untuk mengatakan inflasi kita tidak boleh membatasi untuk penjualan dari masyarakat,” ujar dia.

Baca Juga: Pastikan Sesuai Rencana, Kepala BP Batam Tinjau Pembangunan Infrastruktur

Menurutnya kenaikan harga daging ayam segar disebabkan oleh harga pakan yang juga naik.

“Karena ini telur yang paling dominan sama dengan daging ayam potong karena selama ini ada kenaikan disisi pakan,” katanya.(*)

Reporter: Yulitavia

Mahfud MD Ingatkan Tak Boleh Ada yang Merintangi Pengungkapan Kasus TPPU

0
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD. (Luqman Hakim/Antara)

batampos – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD mengingatkan jangan ada pejabat pemerintah dan masyarakat termasuk para pengacara merintangi upaya pengungkapan kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Alasannya, aksi menghalang-halangi pengungkapan kasus merupakan bagian dari tindak pidana sehingga para pelakunya dapat dijerat oleh hukum. ’’Buktinya, pengacara Setnov (Setya Novanto) itu tidak mencuri apa-apa. (Dia) hanya mengatakan Setnov tidak boleh diperiksa. Setnov itu tidak salah, malah dibilang sakit, dibilang apa. (Akhirnya) dia malah ditangkap dan dia kena hukuman 7 tahun penjara,” kata Mahfud saat jumpa pers bersama Satgas TPPU lewat aplikasi Zoom yang disiarkan di Jakarta, Kamis (8/6).

Mahfud, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Pengarah Satuan Tugas Tindak Pidana Pencucian Uang (Satgas TPPU), menjelaskan pencucian uang merupakan kejahatan yang luar biasa, karena menggerogoti uang negara.

’’Coba bayangkan kasus Rafael Alun yang dipicu oleh penganiayaan anaknya terhadap orang lain lalu dipertanyakan hartanya katanya Rp 56 miliar, sesudah itu ditemukan Rp500 miliar. Nah 2–3 hari ini selalu muncul lagi berita baru dari KPK, dirampas lagi harta Rafael Alun yang diduga dari pencucian di Jawa Tengah, lalu besok ada lagi bertambah lagi. Itulah pencucian uang, disita,” kata Mahfud MD.

Lebih lanjut dia mencontohkan kasus pencucian uang lainnya. ’’Lukas Enembe, banyak yang sudah disita. Semula dia dijadikan terdakwa dengan dugaan menerima suap Rp 1 miliar. Lalu ramai semua, sekarang puluhan miliar yang disita, karena yang Rp 1 miliar hanya pemancing. Bahkan orang yang akan menghalangi penyidikan juga sekarang jadi tersangka,” kata Mahfud MD.

Dari kasus-kasus pengungkapan TPPU itu, Mahfud pun kembali mengingatkan para pejabat pemerintah dan pengacara jangan mencoba menghalangi-halangi pengungkapan kasus. ’’Kalau menghalangi bisa dianggap melakukan korupsi yang sama,” kata dia.

Dalam jumpa pers yang sama, Tenaga Ahli Satgas TPPU Faisal Basri sepakat dengan pernyataan Mahfud. Dia meminta masyarakat untuk mendukung dan ikut mengawal kerja Satgas TPPU. ’’Jangan ada satu kekuatan mana pun main-main untuk menghambat atau bahkan mengusahakan kasus ini dibekukan. Kasus yang sedang ditangani kejaksaan dibekukan, ditangani KPK dibekukan, khusus untuk emas ini ya. Mohon dukungan masyarakat semua,” kata Faisal Basri.

Dia mengatakan, Satgas TPPU bersama masyarakat melawan upaya-upaya yang berusaha menghambat dan menghentikan pengungkapan kasus pencucian uang di Indonesia. Satgas TPPU, yang dibentuk oleh Menko Polhukam Mahfud MD bulan lalu, mengusut dugaan transaksi mencurigakan yang bersumber dari 300 laporan PPATK. Laporan itu yang telah diserahkan ke instansi-instansi di Kementerian Keuangan, dan aparat penegak hukum seperti kepolisian dan kejaksaan memiliki nilai total transaksi Rp349 triliun.

Dalam waktu sebulan setelah dibentuk, Satgas TPPU menetapkan 18 laporan sebagai prioritas diperiksa, karena nilainya yang signifikan mencapai 80 persen dari total transaksi atau Rp 281,6 triliun.

Dari 18 laporan, 10 di antaranya telah diserahkan PPATK ke Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan, Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, dan Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan.

Sementara itu, delapan laporan lainnya telah diserahkan PPATK ke kepolisian dan kejaksaan. Satgas TPPU, yang diperkuat oleh 12 tenaga ahli, memiliki masa kerja sampai 31 Desember 2023 untuk mengusut 300 laporan transaksi mencurigakan yang dikeluarkan PPATK. (*)

Reporter: JP Group

Mahfud MD Ingatkan Tak Boleh Ada yang Merintangi Pengungkapan Kasus TPPU

0
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD. (Luqman Hakim/Antara)

batampos – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD mengingatkan jangan ada pejabat pemerintah dan masyarakat termasuk para pengacara merintangi upaya pengungkapan kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Alasannya, aksi menghalang-halangi pengungkapan kasus merupakan bagian dari tindak pidana sehingga para pelakunya dapat dijerat oleh hukum. ’’Buktinya, pengacara Setnov (Setya Novanto) itu tidak mencuri apa-apa. (Dia) hanya mengatakan Setnov tidak boleh diperiksa. Setnov itu tidak salah, malah dibilang sakit, dibilang apa. (Akhirnya) dia malah ditangkap dan dia kena hukuman 7 tahun penjara,” kata Mahfud saat jumpa pers bersama Satgas TPPU lewat aplikasi Zoom yang disiarkan di Jakarta, Kamis (8/6).

Mahfud, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Pengarah Satuan Tugas Tindak Pidana Pencucian Uang (Satgas TPPU), menjelaskan pencucian uang merupakan kejahatan yang luar biasa, karena menggerogoti uang negara.

’’Coba bayangkan kasus Rafael Alun yang dipicu oleh penganiayaan anaknya terhadap orang lain lalu dipertanyakan hartanya katanya Rp 56 miliar, sesudah itu ditemukan Rp500 miliar. Nah 2–3 hari ini selalu muncul lagi berita baru dari KPK, dirampas lagi harta Rafael Alun yang diduga dari pencucian di Jawa Tengah, lalu besok ada lagi bertambah lagi. Itulah pencucian uang, disita,” kata Mahfud MD.

Lebih lanjut dia mencontohkan kasus pencucian uang lainnya. ’’Lukas Enembe, banyak yang sudah disita. Semula dia dijadikan terdakwa dengan dugaan menerima suap Rp 1 miliar. Lalu ramai semua, sekarang puluhan miliar yang disita, karena yang Rp 1 miliar hanya pemancing. Bahkan orang yang akan menghalangi penyidikan juga sekarang jadi tersangka,” kata Mahfud MD.

Dari kasus-kasus pengungkapan TPPU itu, Mahfud pun kembali mengingatkan para pejabat pemerintah dan pengacara jangan mencoba menghalangi-halangi pengungkapan kasus. ’’Kalau menghalangi bisa dianggap melakukan korupsi yang sama,” kata dia.

Dalam jumpa pers yang sama, Tenaga Ahli Satgas TPPU Faisal Basri sepakat dengan pernyataan Mahfud. Dia meminta masyarakat untuk mendukung dan ikut mengawal kerja Satgas TPPU. ’’Jangan ada satu kekuatan mana pun main-main untuk menghambat atau bahkan mengusahakan kasus ini dibekukan. Kasus yang sedang ditangani kejaksaan dibekukan, ditangani KPK dibekukan, khusus untuk emas ini ya. Mohon dukungan masyarakat semua,” kata Faisal Basri.

Dia mengatakan, Satgas TPPU bersama masyarakat melawan upaya-upaya yang berusaha menghambat dan menghentikan pengungkapan kasus pencucian uang di Indonesia. Satgas TPPU, yang dibentuk oleh Menko Polhukam Mahfud MD bulan lalu, mengusut dugaan transaksi mencurigakan yang bersumber dari 300 laporan PPATK. Laporan itu yang telah diserahkan ke instansi-instansi di Kementerian Keuangan, dan aparat penegak hukum seperti kepolisian dan kejaksaan memiliki nilai total transaksi Rp349 triliun.

Dalam waktu sebulan setelah dibentuk, Satgas TPPU menetapkan 18 laporan sebagai prioritas diperiksa, karena nilainya yang signifikan mencapai 80 persen dari total transaksi atau Rp 281,6 triliun.

Dari 18 laporan, 10 di antaranya telah diserahkan PPATK ke Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan, Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, dan Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan.

Sementara itu, delapan laporan lainnya telah diserahkan PPATK ke kepolisian dan kejaksaan. Satgas TPPU, yang diperkuat oleh 12 tenaga ahli, memiliki masa kerja sampai 31 Desember 2023 untuk mengusut 300 laporan transaksi mencurigakan yang dikeluarkan PPATK. (*)

Reporter: JP Group

KKP Ngotot Keruk Sendimentasi Laut

0
ilustrasi pasir laut / pixabay.com

batampos– Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ngotot untuk melaksanakan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 26 Tahun 2023 tentang pemanfaatan sendimentasi laut. Sementara kebijakan ini, tidak diatur dalam Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) Provinsi Kepri.

“Pemanfaatan hasil sendementasi laut ini menjadi ranahnya KKP. Makanya hari ini (kemarin,red) dilakukan FGD untuk mendapatkan saran dan masukan dari berbagai pihak,” ujar Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kepri, Muhammad Darwin, Kamis (8/6).

Menurut Darwin, meskipun teknis pelaksaan pemanfaatan hasil sendimentasi laut ini di bawah oleh KKP. Namun demikian, untuk penerapan PP Nomor 26 Tahun 2023 tersebut turunannya berupa peraturan dari beberapa kementerian terkait. Seperti Kementerian Perhubungan, Kementerian Perdagangan, Kementerian ESDM, dan Kementerian Keuangan.

“Focus Group Discussion (FGD) yang digelear KKP hari ini (Kamis,red) adalah salah satu tahapan untuk proses selanjutnya,” jelas Darwin.

BACA JUGA:LMS Kepri Minta Kebijakan Pemerintah Pusat Dibatalkan Tentang Pasir Laut

Lebih lanjut katanya, sebelum pelaksaan kebijakan ini, akan dibentuk oleh tim kajian. Selanjutnya penunjuakan badan usaha. Kemudian, badan usaha menyusun rencana kerja dan badan usaha. Setelah itu, adalah berkaitan dengan Izin Usaha Pertambangan.

“Kalau bahasa KKP bukan pengerukan, namun pembersihan laut dari sendementasi. Baik itu berupa pasir laut maupun lumpur,” jelas Darwin.

Mantan Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Kepri ini juga mengatakan, dari pemanfaatan sendementasi laut ini, prioritasnya adalah untuk memenuhi kebutuhan reklamasi dalam negeri. Sedangkan ekspor dilakukan, setelah kebutuhan tersebut terpenuhi.

“Nilai ekonomis dari pemanfaatan hasil sendementasi laut ini berupa Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP). Secara teknis, ini akan diatur lewat Kementerian Keuang. Kita memberikan intervensi terkait penyusunan Permen soal ini nanti,” tegasnya. (*)

reporter: jailani

Wapres RI Tinjau Posyandu di Bintan, Tekankan Penurunan Angka Stunting Kepri

0
Wakil Presiden RI Dr (H.C) K H Ma’ruf Amin saat memberi bantuan untuk kader posyandu di Bintan

batampos– Wakil Presiden RI Dr (H.C) K H Ma’ruf Amin melakukan Kunjungan Kerja (kunker) selama dua hari di Provinsi Kepri.

Salah satu agenda yang dilaksanakan Wapres Ma’ruf Amin di Kepri meninjau posyandu Kasih Ibu II di Desa Ekang Anculai, Kecamatan Teluk Sebong Kabupaten Bintan, Kamis (8/6).

Didampingi oleh istri Wury Ma’ruf Amin, Gubernur Kepri H Ansar Ahmad dan istri Hj Dewi Kumalasari, orang nomor dua di RI ini tampak meninjau kondisi, kelengkapan dan fasilitas serta balita dan anak-anak yang berada di posyandu.

Dalam sambutannya, Wapres Ma’ruf Amin menekankan penurunan stunting di Kepri. Melihat kondisi perkembangan angka stunting di Provinsi Kepri saat ini, Wapres Ma’ruf Amin menyambut baik posisi dan perkembangan angka stunting di Kepri yang relatif menurun.

BACA JUGA:Wapres RI KH. Ma’ruf Amin Hadiri Pengukuhan H. Ansar Ahmad Sebagai Ketua KDEKS Kepri

“Tahun 2022 Kepri di posisi 15,4 persen, perkembangan tahun 2023 telah menurun sebesar 2,23 persen , berarti sudah hampir di posisi 13,2 persen di tahun ini,” ucap Wapres Ma’ruf Amin.

Untuk itu, Wapres Ma’ruf Amin juga terus mendorong agar terus dilakukan sosialisasi penurunan stunting di Kepri.

“Mulailah dengan mengkonsumsi makan makanan bergizi, seperti konsumsi ikan kepada balita, susu dan makanan yang bervitamin lainnya yang mampu meningkatkan gizi anak balita,” tegas Wapres.

Pada peninjauan di Posyandu Kasih Ibu II ini, Wapres Ma’ruf Amin juga melihat perkembangan dan jumlah balita di posyandu, melihat ketersediaan alat ukur tumbuh kembang balita, dan pengukur berat badan balita di dalam posyandu.

Tak hanya itu, Wapres Ma’ruf Amin juga bertanya terkait ada pengaruh ekonomi lemah terhadap balita penderita stunting di Provinsi Kepri

“Serta bagaimana penanganan stunting di Provinsi Kepri.,”tanya Wapres Ma’ruf Amin

Sementara itu, mendampingi Wapres Ma’ruf Amin, Gubernur Kepri Ansar Ahmad memaparkan bahwa perkembangan stunting di Kepri saat ini terus mengalami penurunan.

“Dari target nasional 14 persen, angka stunting Kepri tahun 2022 berada pada angka 15,4 persen,” tegas Ansar.

Ansar melanjutkan Pemprov Kepri juga berada pada urutan terendah ke 4 se Indonesia dan terendah ke 2 se Sumatra.

“Kepri terus melakukan intervensi guna menurunkan angka stunting. Hingga saat ini penurunan sudah mencapai 2,2 persen,” tambah Ansar.

Ansar juga mengatakan di Kepri prevalensi terjadi pada penurunan angkat kematian ibu, prevalensi penurunan angka kematian bayi, terus memberikan multivitamin kepada bayi, pemberian multivitamin tablet penambah darah bagi ibu hamil, pemberian vitamin f 100 bagi balita penderita gizi buruk, makanan tambahan bagi ibu dan bayi, susu bagi anak.

“Penguatan posyandu diberikan kepada posyandu yang ada di seluruh Provinsi Kepri sebesar Rp 5 juta per posyandu, pemerintah kabupaten/kota juga memberikan insentif kepada kader posyandu guna upaya pencegahan dan penurunan angka stunting di Kepri,” tegas Ansar.

Serta lanjut Ansar pemberian sosialisasi kepada ibu balita pada setiap kesempatan guna penurunan angka stunting di Provinsi Kepri.

“Tak hanya itu, terkait pencegahan Pemprov Kepri juga memberikan penguatan layanan primer seperti Pendampingan entri data balita ke dalam aplikasi e-ppgbm, peningkatan ahli gizi pada Puskesmas kabupaten-kota, skreening anemia, Pelaksanaan kelas ibu hamil dan balita, Peningkatan kualitas nakes dan kader, konvergensi stunting dan pergerakan masyarakat dan penyebarluasan informasi terkait stunting,”tambah Ansar

Pada kesempatan ini, Wapres RI Ma’ruf Amin juga memberikan bantuan paket logistik keluarga bagi masyarakat desa Ekang Anculai.

Tampak hadir pula Bupati Kabupaten Bintan Robby Kurniawan, Kadinkes Kepri H Muhammad Bisri, jajaran FKPD dan OPD di lingkungan pemerintah Provinsi Kepri, BAZNAS Kepri dan pengurus TP PKK Kepri. (*)

Krisis Pangan Dibahas Negara Negara ASEAN

0
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi menghadiri pertemuan ke-43 ASEAN Food Security Reserve Board (AFSRB) di Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (7/6/2023). (ANTARA/M Fikri Setiawan)

batampos– Negara negara yang tergabung di ASEAN membahas ancaman krisis pangan global di Ciawi, Bogor, Jawa Barat, Rabu (7/6).

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi dalam kegiatan ASEAN Food Security Reserve Board (AFSRB) tersebut menyebutkan bahwa Indonesia bertindak sebagai ketua dalam pertemuan yang akan berlangsung selama dua hari itu.

“Banyak yang kita diskusikan dalam dua hari mengenai pangan, bagaimana krisis pangan, el nino, bagaimana kita semua mempersiapkan cadangan pangan, utamanya di ASEAN,” ungkapnya.

Arief menerangkan bahwa pertemuan itu menggarisbawahi isu penting yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait ancaman kekurangan pangan dan kelaparan di berbagai belahan bumi sebagai dampak dari perubahan iklim.

Ia memperingatkan bahwa tantangan di sektor pertanian juga bertambah dengan adanya perang masih berlangsung.

BACA JUGA:Satgas Pangan Polri Sebut Harga Telur Capai Rp 40.000/Kg

“Seperti apa yang disampaikan oleh Bapak Presiden, kita dalam kondisi tidak baik-baik saja. Kita harus alert (waspada, red) untuk mempersiapkan ini semua,” kata Arief.

Ia menerangkan, pertemuan tersebut akan memperbarui informasi mengenai isu-isu terkini mengenai kebutuhan dari masing-masing negara ASEAN agar dapat diselesaikan melalui kerja sama antarnegara.

“Misalnya delegasi Malaysia nanti juga akan menyampaikan apa yang dibutuhkan. Nanti Indonesia, kemudian berapa yang kita cadangkan seperti beras,” kata Arief.

Kita sudah ada mencadangkan apabila dalam kondisi tertentu, kita bisa menyiapkan beberapa produk pangan, khususnya makanan pokok seperti beras,” ujarnya, menambahkan.

Indonesia memegang Keketuaan ASEAN pada  2023 dengan mengusung tema “ASEAN Matters: Epicentrum of Growth”, yang memusatkan upaya antara lain untuk mempertahankan ASEAN sebagai pusat pertumbuhan ekonomi.

Presiden Joko Widodo saat membuka KTT ke-42 ASEAN Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, pada Mei menegaskan bahwa ASEAN harus makin memperkuat integrasi ekonomi.

Kelompok 10 negara Asia Tenggara itu juga diharapkan Presiden bisa mempererat kerja sama yang menyeluruh serta memperkokoh arsitektur kesehatan, pangan, energi, dan stabilitas keuangan.

ASEAN terdiri dari Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, Thailand, Brunei Darussalam, Laos, Kamboja, Myanmar, dan Vietnam. (*)

reporter: antara

Empat Tips agar Aman dari Aplikasi Berbahaya yang Beredar di Play Store

0
Aplikasi asal-asalan sering menjadi sarang malware. Hati-hati, jangan asal download. (IBC24)

batampos – Aplikasi berbahaya dapat menimbulkan ancaman keamanan yang serius pada perangkat Android Anda. Simak empat tips agar tetap aman dari aplikasi berbahaya yang beredar di Play Store.

Saat ini ada dua sistem operasi atau OS populer yang kita gunakan sehari-hari di perangkat genggam kita. Kedua OS tersebut yakni iOS dari Apple dan Android dari Google. Nah, menyuplai berbagai aplikasi di OS tersebut, ada dua toko aplikasi yang juga biasa kita gunakan.

Baca juga:Buat Karakter Pao Harus Berimajinasi

Apple punya App Store yang dikenal sangat ketat dalam mengontrol peredaran aplikasi di toko resmi mereka. Nggak sembarang pengembang bisa menjajakan aplikasi bikinan mereka di toko aplikasi Apple. Nggak heran, OS ini diyakini lebih privat dan lebih aman.

Di sisi lain, Android punya Google Play Store yang lebih bebas menampilkan beragam aplikasi yang bisa diinstal pengguna. Apa saja tersedia di Play Store, dari yang paling vital sampai yang recehan, semua ada.

Karena lebih bebas, Google Play Store kerap menawarkan aplikasi asal-asalan yang justru menjadi sarang virus, malware, spyware, dan berbagai jenis bibit kejahatan siber. Fakta baru kembali ditemukan oleh pakar keamanan dunia maya di Dr.Web yang telah menemukan jenis spyware baru, yang dijuluki “SpinOk”, di lebih dari 100 aplikasi Android yang tersedia di Play Store.

Bahkan, aplikasi ini kabarnya telah diunduh lebih dari 400 juta kali dari Google Play Store. Jika benar, bayangkan berapa banyak pengguna yang menghadapi potensi kerentanan gara-gara menginstal aplikasi asal di Play Store.

Aplikasi berbahaya dapat menimbulkan ancaman keamanan yang serius pada perangkat Android Anda. Meskipun Google Play memiliki tim pakar keamanan yang bekerja untuk mencegah publikasi aplikasi berbahaya, aplikasi yang buruk nyatanya masih dapat lolos dari celah.

Dilansir dari Gizchina, Kamis (8/6), berikut beberapa kiat untuk membantu Anda tetap aman dari aplikasi berbahaya di Google Play:

1. Hanya unduh dari sumber tepercaya

Hanya unduh aplikasi dari sumber tepercaya. Google Play Store adalah tempat teraman untuk mengunduh aplikasi. Namun, sebaiknya tetap berhati-hati, bahkan saat mengunduh aplikasi dari Play Store.

2. Baca ulasan sebelum mengunduh

Baca ulasan sebelum mengunduh aplikasi. Carilah aplikasi yang memiliki peringkat tinggi dan ulasan positif. Namun, ketahuilah bahwa ulasan dapat dipalsukan, jadi sebaiknya Anda juga mencari ulasan eksternal.

3. Curigai aplikasi yang meminta terlalu banyak izin

Kemudian, waspadalah terhadap aplikasi yang meminta terlalu banyak izin. Aplikasi seharusnya hanya memerlukan izin yang diperlukan agar dapat berfungsi. Namun, jika sebuah aplikasi meminta banyak izin yang tampaknya tidak perlu, itu adalah tanda bahaya.

4. Selalu perbarui aplikasi Anda

Pengembang aplikasi sering merilis pembaruan keamanan untuk memperbaiki kerentanan yang dapat dieksploitasi oleh aktor jahat. Jadi, pastikan untuk selalu memperbarui aplikasi Anda untuk melindungi diri Anda dari ancaman terbaru. (*)

Reporter: jpgroup