Ilustrasi: Tim gabungan dari Polresta Barelang dan Polda Kepri mendatangi lokasi arena gelanggang permainan (gelper), Sabtu (14/5) malam.
batampos – Sebanyak 28 arena permainan atau lebih dikenal gelanggang permainan (gelper) di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) telah mengantongi izin beroperasi.
Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Provinsi Kepri, Hasfarizal Handra mengatakan, hampir semua arena permainan mengantongi izin, meski ada yang lengkap dan masih ada yang perlu diperbaiki.
‘Intinya mereka semua (pengusaha) punya izin yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Batam,” kata Hasfrizal, Senin (5/6).
Ia mengatakan, pihaknya memberikan waktu 14 hari untuk pengusaha arena permainan di Kota Batam bermigrasi dari Online Single Submision (OSS) 1.1 ke OSS Risk Based Approach (RBH) atau berbasis resiko.
“Setelah kami turun ke lapangan kemarin, kami kasih waktu 14 hari. Khusus untuk sertifikasi layak usaha, kami kasih waktu enam bulan,” kata dia.
Sementara itu, terkait adanya informasi arena permaianan yang kerap berbau unsur perjudian, ia menegaskan siap ditindaklanjuti jika ada temuan terkait perjudian beserta bukti .
“Jika ada unsur perjudian akan ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian. Secara administrasi kami DPM PTSP akan dapat rekomendasi dari OPD teknis, dalam hal ini dinas pariwisata. Mungkin kami kasih teguran dulu, atau tinjau kembali jika layak untuk dicabut (izin) akan kita cabut,” kata dia. (*)
batampos –Mario Dandy Satriyo didakwa melakukan penganiayaan berat dalam kasus penganiayaan Cristalino David Ozora. Penganiayaan yang dilakukan oleh Dandy pun disebut sudah direncanakan.
“Terdakwa Mario Dandy Satriyo alias Dandy beserta Shane Lukas Rotua Pangondian Lumbantoruan alias Shane dan anak AG turut serta melakukan kejahatan penganiayaan berat yang dilakukan dengan terencana,” kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (6/6).
Kasus ini bermula dari hubungan asmara antara David dengan AG yang berakhir pada akhir 2022. Setelah itu AG menjalin asmara dengan Dandy pada 11 Januari 2023. Namun, meski telah berpisah, David dan AG masih menjalin komunikasi. Bahkan sempat pergi bersama dan disebut melakukan tindakan asusila.
Informasi ini pun sampai ke telingan Dandy dari mantan pacarnya Anastasia Pretya Amanda saat bertemu disebuah bar kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Dandy pun emosi mendengarnya. Dia berusaha mengkonfirmasi ke David, namun David membantahnya. Begitu pula saat mengkonfirmasi kepada AG, tidak ada jawaban yang diterima Dandy. Membuatnya semakin emosi.
Puncak perseteruan ini terjadi pada 20 Februari 2023. Dandy mengajak Shane untuk melakukan penganiayaan kepada David. Saat itu pertemuan terjadi dibantu oleh AG yang menghubungi David ingin mengembalikan kartu pelajar. Ketiga orang ini lalu menemui David di rumah kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Terdakwa kasus penganiayaan terhadap David Ozora, Mario Dandy Satriyo saat menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (6/6/2023). (Salman Toyibi/ Jawa Pos)
Di lokasi tersebut kemudian David dianiaya oleh Dandy. “Anak (AG), saksi Shane Lukas Rotua Pangondian Lumbantoruan alias Shane, dan terdakwa Mario Dandy Satriyo alias Dandy yang saat itu berdiri di sebelah kanan Anak korban Crystalino David Ozora alias Wareng telah berpikir secara tenang dan meneguhkan niat mereka untuk melakukan kekerasan terhadap Anak korban Crystalino David Ozora alias Wareng yang tubuhnya jauh lebih kecil, kurus dan tidak sepadan,” ucap Jaksa.
Jaksa menyebut Dandy sengaja menargetkan area kepala David sebagai sasaran kekerasan. Dandy kemudian melakukan tendangan berulang kali ke arah kepala David. Peristiwa ini disaksikan oleh Shane dan AG.
Akibat penganiayaan ini, David mengalami penurunan kesadaran dan beberapa luka fisik di area muka. Perbuatan Dandy melanggar Pasal 353 ayat (2) KUHP dan Pasal 355 ayat (1) tentang penganiayaan berat. (*)
Ilustrasi. Salah seorang warga beli air minum dalam kemasan untuk penuhi kebutuhan air bersih karena air dari SPAM Batam tidak mengalir. Foto: Ully untuk Batampos
batampos – Warga Batu Besar kesal karena air SPAM Batam tiba-tiba suplai air bersih terhenti tanpa ada pemberitahuan pada Selasa (6/6/2023).
Warga Perumahan Arira Garden, Ari, mengatakan, saat akan mandi pagi air sudah tidak mengalir.
“Subuh tadi pas mau mandi air tak ngalir dan sampai sekarang sudah hampir setengah tiga belum juga ngalir,” ujarnya.
Ia mengaku kesal karena terhentinya aliran air di kawasan perumahannya tanpa ada pemberitahuan sebelumnya.
“Harus jangan kayak gini, kasih tahulah ke warga sehari sebelumnya, biar ada persiapan untuk stok air. Kalau kayak gini was-was terus kita setiap hari,” sesalnya.
Corporate Communication (Corcom) SPAM Batam, Ginda Alamsyah, mengatakan, terhentinya aliran air ke kawasan Batu Besar karena terjadi kebocoran pipa DN 300mm di Area Jalur Bandara akibat pekerjaan instansi terkait.
“Pipa yang bocor dekat perumahan Intan Residance dan saat ini perbaikan masih dalam proses,” ujarnya.
Ia menjelaskan, tidak dapat memberikan informasi detail berapa lama perbaikan akan selesai dilakukan.
Selama pekerjaan perbaikan ini kata dia, akan berdampak pada gangguan pelayanan suplai air bersih berupa air kecil dan air terhenti untuk sementara waktu.
Area terdampak dari kebocoran pipa tersebut lanjutnya yakni BANDARA, Puri Asri, Panorama, Bukit Raya, BCL, Yasmin, Permata Bandara, Buana Vista dan sekitarnya.
“Permohonan maaf kami sampaikan atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kami menyiagakan mobil tangki air bersih untuk pelanggan yang mengalami gangguan suplai air hingga 1×24 jam, yang dapat dikoordinir oleh Ketua RT/ RW/ Kelurahan setempat, lalu menyampaikannya melalui layanan saluran resmi kepelangganan Air Batam Hilir,” tuturnya.(*)
Personel kepolisian menjaga ketat perumahan diduga milik pejabat Bea Cukai, saat penggeledahan dilakukan oleh KPK di Klaster Everest, Grand Summit, Southlink, Sekupang, Batam. Foto Alam untuk Batam Pos.
batampos – Polisi menjaga ketat penggeledahan rumah pejabat bea cukai di Batam. Penggeledahan ini sudah berlangsung dari Selasa (6/6) pagi sampai siang ini.
Dari pantauan batampos, dua orang polisi menjaga rumah bercat putih tersebut.
Tak ada yang mau bicara dari penggeledahan itu, baik dari kepolisian maupun satpam yang berjaga di lokasi perumahan.
Terkait pengesahan ini, Humas KPK Ali fikhri membenarkannya. “Hari ini (6/6) Tim Penyidik KPK melaksanakan tindakan penggeledahan di wilayah Kota Batam dalam rangka pengumpulan alat bukti,” kata Ali dari siaran persnya.
Ia mengatakan, lokasi dimaksud adalah rumah yang diduga milik pihak yang ditetapkan sebagai tersangka, yakni mantan Kepala Bea Cukai Makassar, Andhi Pramono (AP).
Rumah tersebut berada di Klaster Everest, Grand Summit, Southlink, Sekupang.
Sampai saat ini, penggeledahan masih berlangsung.
Sebelumnya diberitakan, KPK telah menetapkan mantan Kepala Bea Cukai Makassar, Andhi Pramono (AP) sebagai tersangka. Andhi Pramono ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus dugaan penerimaan gratifikasi.
Jeratan hukum itu dilakukan, setelah KPK mengantongi bukti permulaan yang cukup terkait penerimaan dugaan gratifikasi oleh Andhi Pramono. Oleh karenanya, KPK meningkatkan status temuan Andhi Pramono dari tingkat penyelidikan ke tahap penyidikan.
batampos – Meninggal dunia, Anna Shay jadi trending di Google. Bintang reality show di streaming Netflix itu meninggal di usia 62 tahun.
Pihak keluarga mengonfirmasi Anna Shay yang merupakan bintang reality ‘Bling Empire’ meninggal setelah terkena stroke. Keluarga menyatakan sedih sekali harus kehilangan sosialita sekaligus crazy rich tersebut.
“Sedih hati kami mengumumkan bahwa Anna Shay, seorang ibu yang penuh kasih, nenek, bintang kharismatik, dan sinar matahari kami yang paling cerah, telah meninggal dunia pada usia 62 tahun karena stroke,” kata perwakilan keluarga seperti dilansir dari Variety.
Di mata keluarga, Anna Shay sangat berkesan karena banyak mengajari mereka tentang pembelajaran hidup. Pihak keluarga menyebut pembelajaran hidup yang diberikan Anna Shay tak terlupakan lantaran sangat membekas.
“Pengaruhnya pada hidup kita akan selamanya dirindukan dan tidak pernah dilupakan, ”lanjut pihak keluarga.
Pemain ‘Bling Empire’, Kevin Kreider mengungkap duka sekaligus memberikan penghormatan pada Anna Shay lewat unggahannya di Instagram. Dia menyebut meninggalnya Shay tak terduga.
“Kamu tidak pernah tahu kapan perpisahan terakhirmu. Sangat tidak terduga dan berharap ketika aku melihatmu terakhir kali untuk makan siang, aku akan mengambil waktu sejenak untuk mencium bunga mawar dan melakukan satu petualangan terakhir denganmu,” tulisnya.
Anna Shay dikenal publik luas usai menjadi bintang acara reality ‘Bling Empire’ pada tahun 2021 silam. Dia membintanginya bersama Kane Lim, Gabriel, Christine Chiu, Kim Lee, Jaime Xie, dan yang lainnya. Pertunjukan itu kerap digambarkan sebagai ‘Crazy Rich Asians’ di kehidupan nyata.
Anna Shay berpikir untuk membintangi ‘Bling Empire’ tujuan utamanya bukan untuk mencari polularitas. Dia melakukannya untuk menghibur diri sendiri setelah menghabiskan waktu selama bertahun-tahun merawat putranya. (*)
Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo usai diperiksa usai OTT KPK, Jakarta, Jumat (12/8/2022). (Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga, uang penerimaan suap terkait jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang mengalir untuk muktamar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Makassar pada 2022. Diduga, uang itu mengalir melalui mantan Bupati PemalangMukti Agung Wibowo (MAW).
Pelaksana tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur menjelaskan, Mukti Agung Wibowo diduga telah menerima uang suap jual beli jabatan dari tujuh pejabat di Pemalang senilai Rp 650 juta. Uang itu diterima Mukti Agung melalui orang kepercayaannya, Adi Jumal Widodo (AJW).
“Uang terkumpul sejumlah sekitar Rp 650 juta diistilahkan ‘uang syukuran’ yang kemudian digunakan AJW membiayai berbagai kebutuhan MAW, yang diantaranya untuk mendukung kegiatan muktamar salah satu partai di Makassar tahun 2022,” kata Asep Guntur di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (5/6) malam.
Asep mengungkapkan, uang suap jual beli jabatan senilai Rp 650 juta itu berasal dari enam pejabat Pemkab Pemalang yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka di antaranya Sekretaris DPRD Pemalang, Sodik Ismanto (SI); Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemalang, Abdul Rachman (AR).
Kemudian, Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Pemalang, Mubarak Ahmad (MA); Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Moh Ramdon (MR); Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Bambang Haryono (BH); Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, Suhirman (SR); serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Raharjo (RH).
Abdul Rahman, Mubarak Ahmad, Suhirman, Sodik Ismanto, Moh Ramdon, serta Bambang Haryono diduga telah menyuap Mukti Agung Wibowo masing-masing sebesar Rp100 juta untuk mendapatkan jabatan eselon II di Pemkab Pemalang. Sementara Raharjo, menyuap Mukti sebesar Rp50 juta.
“AR, MA, SR, SI, MR, BH masing-masing memberikan Rp100 juta sedangkan RH memberikan Rp50 juta dalam rangka mengikuti seleksi untuk posisi jabatan eselon II sebagaimana tawaran dari Adi Jumal Widodo agar dapat dinyatakan
lulus,” ucap Asep.
Saat ini, KPK telah menahan tiga dari tujuh tersangka baru tersebut. Ketiga tersangka yang telah ditahan yakni, Mubarak Ahmad; Abdul Rachman; dan Suhirman. Ketiganya ditahan untuk masa penahanan pertama selama 20 hari ke depan di Rutan Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.
“Untuk keperluan proses penyidikan, tim penyidik menahan tersangka MA, AR dan SR untuk masing-masing selama 20 hari pertama, terhitung mulai tanggal 5 Juni 2023 sampai dengan 24 Juni 2023 di Rutan KPK pada gedung Merah Putih,” pungkasnya. (*)
Barang bukti narkotika jenis kokain yang diamankan dari kedua pelaku. Foto: Azis Maulana/Batam Pos
batampos – Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri mengungkap dua tersangka atas kepemilikkan narkotika golongan satu kokain seberat 3.2 kilogram.
Keduanya yakni AS ,36, dan AT, 44 yang berprofesi sebagai nelayan dan pegawai harian lepas di salah satu BUMN di wilayah Letung, Anambas.
“Dua tersangka ini adalah hasil pengembangan dari penangkapan tiga tersangka kasus kokain sebelumnya pada 18 Mei lalu, dimana dari tangkapan sebelumnya terdapat 1.4 kg dan kemudian barang bukti dari dua tersangka ini terdapat 3.2 kg,” ujar Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Kepri, Kompol Komaruddin, Selasa (6/6/2023).
Komaruddin menerangkan, kokain ini didapatkan oleh dua tersangka di pinggir pantai Pulau Darak Desa Air Biru di Pulau Peneson Kecil Desa Air Biru, Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas. Kemudian di simpan kedalam jerigen lalu di tanam atau dikubur.
“Rencananya kokain ini akan dijual pada orang yang memesan (membeli) dengan harga 70 sampai 80 juta. Sementara harga kokain di pasaran senilai Rp 7 miliar untuk satu kilogram,” terangnya.
Peran dari AS, ialah mencari pembeli kemudian untuk AT berperan menyerahkan barang bukti kokain kepada AS.
“Motif pelaku ialah ekonomi untuk mendapatkan keuntungan, jadi kokain ini disimpam terkubur sampai menunggu adanya pembeli,” ujarnya.
Sementara itu, Kabag Binops Ditresnarkoba Polda Kepri , Kompol Felix Mauks, menyampaikan, dari rangkaian pengungkapan Ditresnarkoba Polda Kepri serta Polresta Barelang dan Polres Anambas terdapat 58 kg.
“Artinya kasus pengungkapan ini akan berlanjut dan indikasi kokain tersebut masih terdapat di wilayah Anambas dan wilayah lain,” ujarnya.
Ia menerangkan, peristiwa bermula pada Selasa (23/5/2023), anggota Satresnarkoba Polres Anambas menerima laporan dari Polsek Jemaja mengenai adanya penemuan barang bukti narkotika jenis kokai 3.2 kg dimasukkan kedalam jerigan kemudian dikubur di Bukit Midan Pulau Darak Desa Air Biru, Jemaja, Anambas.
“Setelah itu Satresnarkoba Polres Anambas menindaklanjuti laporan tersebut dan melakukan penyelidikan lanjutan,” ujarnya.
Setelah itu dilakukan penyelidikan lebih lanjut didapati informasi bahwa kokain tersebut sebelumnya sudah ditemukan 1 Mei 2023 dan kemudian dikuasai lalu dikubur dan disimpan didalam tanah yang berlokasi di sebuah kebun di Bukit Midan Pulau Darak Desa Air Biru Kec Jemaja , Anambas oleh kedua tersangka.
Setelah itu pada 24 Mei 2023 Satreesnarkoba menuju Polsek Jemaja untuk mengamankan kedua pelaku dalam hal perbuatan menawarkan untuk dijual, sebagai perantara, kepemilkkan, dan menguasai
Kedua pelaku dikenakkan Pasal 114 Ayat (2) dan atau Pasal 112 Ayat (2) Juncto Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
“Ancaman pidana hukuman mati atau pidana seumur hidup atau paling lama 15 tahun dan paling singkat 5 tahun,” tutupnya.(*)
25 manajer tingkat madya BP Batam mengikuti pelatihan teknis yang berlangsung di Puslatbang PKASN LAN RI Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Foto: BP Batam untuk Batam Pos
batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam dan Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia berkomitmen untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas dalam melayani masyarakat dan mengembangkan inovasi untuk kemajuan daerah ke depan.
Melalui kerja sama dan kolaborasi yang sudah terjalin, BP Batam mengirimkan sebanyak 25 orang manajer tingkat madya untuk mengikuti pelatihan teknis yang berlangsung di Puslatbang PKASN LAN RI Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (5/6/2023).
Kepala Biro SDM BP Batam, Lilik Lujayanti, mengatakan, pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas serta kompetensi seluruh manajer madya di BP Batam dalam mengembangkan inovasi serta terobosan baru guna kemajuan roda organisasi.
Ia menjelaskan, hal ini sejalan dengan komitmen Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, yang menginginkan seluruh SDM mampu memberikan kontribusi aktif terhadap kemajuan Kota Batam.
“Kemajuan organisasi menjadi atensi kami. Dengan harapan, ilmu yang didapatkan mampu diterapkan secara maksimal. Di mana, para manajer madya harus mampu membuat lompatan baru terhadap perubahan yang lebih baik dari segi pelayanan dan pengusahaan,” katanya usai pembukaan agenda pelatihan teknis.
Dengan program pelatihan tersebut, lanjut Lilik, pihaknya berupaya untuk membawa BP Batam ke arah yang lebih baik. Termasuk dalam mencetak kepemimpinan organisasi.
“Sesuai arahan Kepala BP Batam, kita terus berupaya agar BP Batam memberikan manfaat dengan seluruh lompatan baru ke depannya,” tambahnya.
Agenda Pelatihan Teknis Manajer Madya BP Batam bersamaan dengan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XIII.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala LAN RI, Dr. Adi Suryanto.
Adi mengatakan, pelatihan teknis untuk para Manajer Madya BP Batam diharapkan mampu mengembangkan potensi, kompetensi, serta kapasitas SDM yang ada.
“LAN bekerja sama dengan BP Batam dalam menyelenggarakan pelatihan teknis untuk manajer madya di BP Batam. Kita harapkan, pelatihan ini dapat mengembangkan kapasitas kompetensi BP Batam di level madya. Terutama kemampuan mereka dalam meningkatkan kinerja organisasi, mengembangkan inovasi dan terobosan baru,” ujarnya.
Ia berharap, kolaborasi dengan BP Batam dapat terus berjalan baik dan berlanjut ke depan.
Mengingat, pengembangan SDM berkualitas menjadi atensi serius setiap instansi dan lembaga pemerintah.
“Ini kolaborasi yang baik dengan kurikulum pelatihan juga kita desain dan susun bersama. Mudah-mudahan Diklat ini bermanfaat dan berhasil sehingga menjadi model pengembangan untuk ke depannya,” pungkasnya.(*)
25 manajer tingkat madya BP Batam mengikuti pelatihan teknis yang berlangsung di Puslatbang PKASN LAN RI Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Foto: BP Batam untuk Batam Pos
batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam dan Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia berkomitmen untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas dalam melayani masyarakat dan mengembangkan inovasi untuk kemajuan daerah ke depan.
Melalui kerja sama dan kolaborasi yang sudah terjalin, BP Batam mengirimkan sebanyak 25 orang manajer tingkat madya untuk mengikuti pelatihan teknis yang berlangsung di Puslatbang PKASN LAN RI Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (5/6/2023).
Kepala Biro SDM BP Batam, Lilik Lujayanti, mengatakan, pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas serta kompetensi seluruh manajer madya di BP Batam dalam mengembangkan inovasi serta terobosan baru guna kemajuan roda organisasi.
Ia menjelaskan, hal ini sejalan dengan komitmen Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, yang menginginkan seluruh SDM mampu memberikan kontribusi aktif terhadap kemajuan Kota Batam.
“Kemajuan organisasi menjadi atensi kami. Dengan harapan, ilmu yang didapatkan mampu diterapkan secara maksimal. Di mana, para manajer madya harus mampu membuat lompatan baru terhadap perubahan yang lebih baik dari segi pelayanan dan pengusahaan,” katanya usai pembukaan agenda pelatihan teknis.
Dengan program pelatihan tersebut, lanjut Lilik, pihaknya berupaya untuk membawa BP Batam ke arah yang lebih baik. Termasuk dalam mencetak kepemimpinan organisasi.
“Sesuai arahan Kepala BP Batam, kita terus berupaya agar BP Batam memberikan manfaat dengan seluruh lompatan baru ke depannya,” tambahnya.
Agenda Pelatihan Teknis Manajer Madya BP Batam bersamaan dengan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XIII.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala LAN RI, Dr. Adi Suryanto.
Adi mengatakan, pelatihan teknis untuk para Manajer Madya BP Batam diharapkan mampu mengembangkan potensi, kompetensi, serta kapasitas SDM yang ada.
“LAN bekerja sama dengan BP Batam dalam menyelenggarakan pelatihan teknis untuk manajer madya di BP Batam. Kita harapkan, pelatihan ini dapat mengembangkan kapasitas kompetensi BP Batam di level madya. Terutama kemampuan mereka dalam meningkatkan kinerja organisasi, mengembangkan inovasi dan terobosan baru,” ujarnya.
Ia berharap, kolaborasi dengan BP Batam dapat terus berjalan baik dan berlanjut ke depan.
Mengingat, pengembangan SDM berkualitas menjadi atensi serius setiap instansi dan lembaga pemerintah.
“Ini kolaborasi yang baik dengan kurikulum pelatihan juga kita desain dan susun bersama. Mudah-mudahan Diklat ini bermanfaat dan berhasil sehingga menjadi model pengembangan untuk ke depannya,” pungkasnya.(*)
Atlet ASEAN Para Games 2023 Indonesia saat upacara pemberian medali. Para atlet mengaku masih banyak serangga tomcat di Wisma Atlet di Kamboja. (ANTARA)
batampos – Sejumlah atlet ASEAN Para Games asal Indonesia masih terserang serangga tomcat di wisma atlet, tempat menginap di kawasan Komplek Olahraga Morodok Techo Phnom Penh, Kamboja.
“Masih, masih ada tomcat, banyak,” kata atlet para-renang Riyanti di kawasan Wisma Atlet Komplek Olahraga Morodok Techo Phnom Penh Kamboja, Senin (5/6).
Riyanti menyebut dirinya harus membersihkan sprei kasur terlebih dulu dan mengamati agar tempat tidurnya benar-benar bersih dari serangga untuk mencegah hal yang tidak diinginkan.
Sebelumnya, atlet SEA Games ke-32 yang juga menginap di wisma yang sama di Morodok Techo menyebut terkena serangan gigitan tomcat pada awal Mei lalu. Kondisi tersebut tidak berubah hingga penyelenggaraan ASEAN Para Games.
Kendati demikian, tim dokter dari Indonesia telah melakukan antisipasi dengan memberikan obat-obatan seperti salep dan obat minum untuk mengobati efek yang ditimbulkan. Gigitan tomcat menyebabkan kulit gatal dan bahkan bisa sampai iritasi seperti herpes.
“Di lokasi tempat menginap memang ada beberapa tomcat atau serangga yang memberikan dampak ke atlet. Tapi, kita siapkan juga obat-obatan salep dan obat minum sehingga penanganan tetap berjalan,” kata salah satu tim dokter Indonesia, dr Abdullah Al Hazmy.
Selain itu, Hazmy juga menemukan adanya peningkatan suhu pada atlet pada Sabtu (3/6) dan Minggu (4/6). Pada hari itu, cuaca di Phnom Penh Kamboja terasa panas menyengat dan suhu tubuh para atlet bisa mencapai 36 hingga 37 derajat celcius.
Dia mengingatkan pada para atlet untuk tetap terhidrasi dan memantau warna urin. “Untuk atlet ini sangat penting sekali, jangan sampai kehausan, jangan keringat terlalu berlebih, dipantau urinnya,” katanya. (*)