Jumat, 8 Mei 2026
Beranda blog Halaman 5505

BPN Batam Luncurkan Layanan Roya Satu Jam Selesai

0
bpn
Humas BPN Batam, Yudo saat menjelaskan terkait pengurusan Roya satu jam selesai. Foto: Yulitavia/Batam Pos

batampos – Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) meluncurkan Pelayanan Roya Satu Jam Selesai (Persase). Layanan ini merupakan inovasi yang memudahkan pemohon terkait pengurusan pertanahan.

Roya merupakan penghapusan hak tanggungan pada sertifikat dan buku tanah hak tanggungan di Badan Pertanahan Nasional. Hak tanggungan adalah jaminan pelunasan utang. Surat roya diterbitkan oleh BPN jika pemilik tanah telah melunasi pembayaran Kredit Kepemilikan Rumah maupun utang pembelian tanah.

Humas Kantah Batam, Yudo Prio, mengatakan, Roya merupakan bagian terpenting dalam pertanahan, sebelum melakukan transaksi.

Persase merupakan bentuk percepatan layanan pertanahan kepada pemohon. Melalui pelayanan pengurusan Roya selesai dalam waktu 60 menit atau satu jam kerja.

Baca Juga: Ombudsman Buka Posko Pengaduan PPDB 2023, Silahkan WA ke 08119813737

“Pelayanan ini khusus bagi pemohon pribadi dan tidak diwakilkan. Jadi pemilik sertifikat asli yang urus langsung, tanpa diwakilkan untuk pengurusan Roya ini,” kata dia saat dijumpai di Kantah Batam, Senin (29/5).

Yudo menjelaskan, layanan Persase ini merupakan yang pertama kali digelar di Kantor Wilayah BPN Kepri. BPN Batam menjadi yang pertama meluncurkan percepatan layanan Roya ini.

Pada standar operasional (SOP) layanan Roya selesai dalam waktu lima hari. Tahun 2017 lalu, BPN Batam melakukan percepatan penyelesaian Roya menjadi satu hari.

“Tahun 2023 ini, BPN Batam kembali memangkas waktu pengurusan menjadi satu jam siap. Jadi pengurusan Roya bisa ditunggu, dan cepat,” ungkap Yudo.

Baca Juga: Juknis PPDB SMA dan SMK Belum Keluar, Orangtua Calon Siswa di Batam Resah

Saat ini jumlah pengguna layanan itu masih 5-7 orang setiap harinya. Dengan penyebaran informasi, diharapkan masyarakat bisa memanfaatkan kemudahan, dan percepatan layanan Persase ini.

Untuk syarat pengurusan Roya, masyarakat cukup menyiapkan dokumen penunjang. Pemohon bisa langsung mendaftar, dan sekaligus mengajukan permohonan melalui pesan WhatsApp di nomor 081378323077.

Selanjutnya pemohon wajib scan dokumen yaitu Sertifikat asli, sertifikat hak tanggungan asli, surat Roya yang dikeluarkan bank yang ditujukan kepada Kepala BPN dan bercap basah (asli), dan terakhir KTP pemilik sertifikat.

Baca Juga: Polisi: Dua Pengusaha Batam yang DPO Jangan Kabur

“Sangat mudah sekali caranya. Jadi tinggal ajukan dan kirim persyaratan sesuai dengan yang ditentukan. Nanti petugas akan malas pesan singkat terkait jadwal kedatangan ke kantor,” ucapnya.

Ia mengungkapkan saat ini Kantah BPN Batam juga tengah persiapan menuju adalah singkatan dari Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Inovasi Persase menjadi salah satu yang ajukan menuju WBBM. Selain itu Kantah Batam juga melakukan beberapa peningkatan pelayanan yaitu, jalur ramah disabilitas.

Tersedianya paving box di depan pintu masuk kantor pelayanan BPN Batam. Di depan pintu, petugas juga langsung menyambut pemohon disabilitas.

Kantah Batam juga menyediakan jalur khusus atau jalur prioritas bagi pemohon yang merupakan penyandang disabilitas. Khusus bagi pemohon disabilitas, semua diprioritaskan untuk pelayanan, termasuk percepatan layanan.

Baca Juga: BPOM Batam Telesuri Kosmetik Ilegal yang Dijual Secara Online

Selain itu, di ruang pelayanan tersedia area bermain anak. Jika orangtua tengah mengajukan permohonan, anak bisa bermain tanpa bosan.

“Ada juga layanan nursery room. Jadi bagi pemohon yang bawa bayi bisa menggunakan ruang khusus untuk menyusui atau sekedar mengganti popok anak,” jelasnya.

Ruang pelayanan Kantah Batam terpadu ini juga menyediakan tempat khusus untuk mendukung produk UMKM Batam.

“BPN juga konsen untuk mendukung lokal pride. Salah satunya kami menyediakan spot khusus untuk UMKM menitipkan produk mereka. Syaratnya asalkan masuk dalam binaan BPN Batam,” imbuhnya.

Peningkatan berbagai pelayanan ini juga dilakukan mulai dari ruang pelayanan. Kenyamanan pelayanan menjadi prioritas. Hal ini merupakan persiapan menuju WBBK.

“Kami terus berinovasi demi memberikan kenyamanan terhadap layanan pertanahan. Mulai dari menyediakan ruang pelayanan yang nyaman. Sehingga pemohon bisa menunggu dengan tenang,” tutup Yudo.(*)

Reporter: Yulitavia

UMRAH Investigasi Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswi

0
ilustrasi pelecehan terhadap perempuan / foto: freepik.com

batampos – Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang, melakukan investigasi terkait dugaan pelecehan seksual terhadap mahasiswi.

Rektor UMRAH Tanjungpinang Agung Dhamar Syakti, mengatakan, penyerahan pengungkapan dugaan pelecehan oleh oknum dosen itu ke Tim PPKS, berdasarkan kebijakan Kemendikbud Ristek.

BACA JUGA:Satgas PPKS Turun Tangan Usut Dugaan Pelecehan Seksual di Kampus UMRAH

“Kampus memang ada komite etik, tapi kita khawatirkan karena kolega takutnya sulit membuktikan,” terangnya.

Saat ini, kata Agung, tim Satgas PPKS tengah memeriksa dugaan pelecehan seksual oleh oknum dosen terhadap mahasiswi.

“Sedang didalami laporan itu oleh tim Satgas PPKS,” kata Agung.

Agung mengatakan, jika Satgas PPKS telah mendapatkan data dan fakta yang benar dari hasil investigasi itu, maka pihaknya akan menyampaikan hasilnya ke publik.

“Faktanya belum dapat secara menyeluruh. Mungkin minggu depan progresnya,” jelasnya.

Sebelumnya dikabarkan oknum dosen UMRAH Tanjungpinang, diduga melakukan pelecehan seksual terhadap seorang mahasiswi.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, dugaan pelecehan seksual itu telah dilaporkan korban (mahasiswi) ke pihak Universitas. Masih berdasarkan informasi, saat ini, oknum dosen juga telah mendapatkan skorsing dari pihak kampus. (*)

reporter: yusnadi

Viral Prank Pocong, Polsek Nongsa Amankan 4 Pelajar SMP

0
Polsek Nongsa mengamankan 4 remaja, usai viral video prank pocong di Nongsa.
Tim Opsnal Polsek Nongsa mengamankan boneka yang digunakan untuk prank pocong di jalan dekat Kawasan Industri Kabil. F Polsek Nongsa untuk batampos.

batampos – Sepekan ini viral prank pocong di kawasan Nongsa. Sehingga, membuat Polsek Nongsa bergerak dan mengamankan 4 orang pelajar SMP. Keempat orang pelajar ini, diduga membuat video prank pocong. 

Video ini tersebar di media sosial, Instagram. Aksi keempat pelajar ini, cukup meresahkan masyarakat. 

“Tim opsnal menemukan boneka prank pocong ini, di jalan tak jauh dari Kawasan Industri Kabil,” kata Kapolsek Nongsa, Kompol Fian Agung, Senin (29/5). 

Ia mengatakan, jajaran Polsek Nongsa mendapatkan informasi dari perangkat Rt di Teluk Bakau, Kampung Seruni, Nongsa. 

Baca Juga: Viral Video Buaya Terkam Manusia, Kapolsek KKP Cek ke Lokasi Ternyata Bukan di Batam

Setelah mendapatkan informasi itu, jajaran Polsek Nongsa menuju ke lokasi penyimpanan boneka pocong tersebut.

“Selain itu, kami juga amankan keempat orang pelajar ini,” ujarnya. 

Fian mengatakan, bahwa kasus keempat pelajar ini tidak ada unsur pidana. Namun, karena videonya viral dan meresahkan masyarakat, hal itu membuat Polsek Nongsa turun melakukan penyelidikan. 

“Kepada orang tua korban sudah diberikan himbauan agar lebih efektif menjaga anak-anaknya agar tidak terjadi kejadian serupa. Mereka juga telah bersedia memberikan keterangan jika dibutuhkan oleh Unit Reskrim Polsek Nongsa,” ujarnya. 

Ia mengatakan, Polsek Nongsa juga terus berupaya menciptakan kondisi Kamtibmas di wilayah Nongsa, terutama di daerah rawan yang minim penerangan.

“Kami tetap berupaya agar peristiwa seperti ini tidak terulang lagi,” ucap Fian.

Reporter: AZIZ MAULANA

Muhammadiyah Dukung Kejagung Usut Semua Pihak yang Terlibat Korupsi BTS Kominfo

0
Tersangka kasus dugaan korupsi proyek BTS. Johnny G Plate mengenakan rompi pink keluar dari Gedung Bundar, Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Rabu (17/5/2023). Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek BTS. ( SALMAN TOYIBI/JAWA POS) 

batampos – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G Plate, telah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi BTS 4 G BAKTI. Muhammadiyah menyebut pihaknya mendukung proses hukum yang adil atas kasus ini. dan meminta masalah ini tidak dikait-kaitkan dengan isu politik.

Muhammadiyah mendukung proses hukum yang adil terhadap Johnny G Plate, sebagai bagian dari penegakan hukum dan pemberantasan korupsi,” ujarSektetaris Umum PP Muhamamdiyah, Abdul Mu’ti, (28/5).

Ia menyebut proses hukum tidak seharusnya dikaitkan dengan berbagai spekulasi atau motif politik. Aparat penegak hukum hendaknya mengusut tuntas siapapun yang terlibat.

Eks Menkominfo Johnny Plate adalah satu dari tujuh tersangka yang ditetapkan oleh tim penyidikan Jampidsus terkait kasus korupsi pembangunan dan penyediaan infrastruktur BTS 4G BAKTI Kemenkominfo 2020-2022.

Kasus korupsi tersebut terkait dengan kerugian negara senilai Rp 8,32 triliun. Johnny Plate ditetapkan tersangka pada Rabu (17/5/2023) dan langsung dijebloskan ke sel tahanan di Rutan Kejakgung, di kawasan Blok-M Jaksel. Selain Johnny Plate, tim penyidikan juga menetapkan enam tersangka lainnya.

Mereka di antaranya, Anang Achmad Latief (AAL) yang ditetapkan tersangka selaku Direktur Utama (Dirut) BAKTI Kemenkominfo. Galumbang Menak Simanjuntak (GMS) yang ditetapkan tersangka selaku Direktur PT MORA Telematika Indonesia (MTI). Yohan Suryanto (YS) yang ditetapkan tersangka selaku tenaga ahli pada Human Development Universitas Indonesia (HUDEV-UI).

Mukti Alie (MA) ditetapkan tersangka dari pihak PT Huawei Tech Investment. Dan Irwan Heryawan (IH) ditetapkan tersangka selaku Komisaris PT Solitech Media Sinergy. Terakhir adalah Windy Purnomo (WP) yang ditetapkan tersangka selaku pihak swasta. (*)

Reporterr: JP Group

Ombudsman Buka Posko Pengaduan PPDB 2023, Silahkan WA ke 08119813737

0

ombudsman

batampos – Ombudsman RI Perwakilan Kepulauan Riau (Kepri) membuka Posko Pengaduan khusus pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2023. Posko pengaduan ini dibuka sejak April hingga Juli 2023.

Kepala Keasistenan Pencegahan Maladministrasi Ombudsman RI Perwakilan Kepri, Adi Permana, mengatakan, ini merupakan salah satu bentuk pengawasan intensif Ombudsman Kepri terhadap penyelenggaraan PPDB agar berjalan sesuai dengan ketentuan.

”Jadi bila masyarakat temukan adanya penyelenggaraan atau penyimpangan, silahkan lapor ke Ombudsman RI Perwakilan Kepri melalui kanal WA di 08119813737,” ujarnya.

Tak hanya WA, tambah Adi, kanal pengaduan lain pun bisa digunakan masyarakat untuk melakukan pelaporan ke Ombudsman RI Kepri.

Baca Juga: Juknis PPDB SMA dan SMK Belum Keluar, Orangtua Calon Siswa di Batam Resah

”Bisa juga datang langsung ke kantor dan bersurat ke Gedung Graha Pena Lantai 1 Ruang 103, maupun melalui email di [email protected],” tutur Adi.

Adi menjelaskan, laporan yang masuk terkait PPDB ini akan dilaksanakan melalui skema dan mekanisme Respon Cepat Ombudsman (RCO).

”Begitu laporan masuk, tim pemeriksa langsung lakukan pemeriksaan, meminta klarifikasi langsung kepada satuan pendidikan atau instansi terkait seperti Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama,” ungkapnya.

Ia menyampaikan, pengawasan intensif ini dilakukan oleh tim keasistenan pencegahan Ombudsman RI Perwakilan Kepri dengan cara kunjungan ke Lapangan untuk melihat kondisi faktual pelaksanaan PPDB.

Baca Juga: Fasilitas Ditingkatkan, Kawasan Wisata Pantai di Batam Selalu Ramai di Akhir Pekan

”Kami juga akan turun ke lapangan ke beberapa satuan pendidikan. Kami akan lakukan wawancara dengan wali murid dan juga regulator. Hasilnya akan mejadi bahan evaluasi kami. Selain itu kami juga akan kirimkan ke pusat untuk menjadi bahan evaluasi nasional,” jelas Adi.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepri, Lagat Siadari, meminta agar pelaksanaan PPDB Tahun 2023 bisa berjalan lebih baik.

”Kami berharap pelaksanaan PPDB tahun ini harus lebih baik, potensi-potensi maladministrasi tidak terjadi. Kami mengimbau agar penyelenggara PPDB dapat mematuhi segala ketentuan yang ada, baik Permendikbud No 1 dan juga Juknis,” katanya.

Baca Juga: 1 Juni STS Crane di Pelabuhan Batuampar Siap Dioperasikan

Ia meminta agar masyarakat berani melaporkan penyimpangan yang ada saat penyelenggaraan PPDB Tahun 2023.

”Jangan takut, tegur penyelenggara jika temukan penyimpangan pada pelaksanaan PPDB atau lapor ke kami,” tutupnya.(*)

Sebelum Beli, Masyarakat Disarankan Minta Surat Keterangan Sehat Hewan Kurban

0
Dokter Hewan Berwenang Kabupaten Bintan, drh. Iwan Berri Prima. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah atau Lebaran Haji 2023 sekira sebulan lagi. Panitia kurban atau masyarakat yang ingin membeli hewan untuk kurban mesti jeli.

Pastikan hewan untuk kurban yang dibeli sehat alias tidak berpenyakit.

Dokter Hewan Berwenang Kabupaten Bintan, drh. Iwan Berri Prima meminta panitia hewan kurban memiliki pengetahuan memilih hewan kurban yang sehat.

“Yang punya otoritas menyatakan hewan kurban sehat atau tidak memang dokter hewan. Tapi, pengetahuan ini penting dimiliki oleh panitia kurban,” kata dia.

Pengetahuan yang harus dimiliki oleh panitia kurban adalah mengetahui ciri-ciri hewan kurban yang sehat.

BACA JUGA:36 Sapi Kurban Asal Anambas Tiba di Tanjungpinang

Dia mengatakan, ciri-ciri hewan kurban yang sehat adalah mampu berdiri dan bertumpu pada keempat kaki. Hewan kurban harus terlihat aktif dan lincah.

Ciri lainnya, lubang hidung, telinga, mulut dan anus tidak mengeluarkan darah dan cairan yang tidak normal.

Selain itu, hewan kurban yang sehat memiliki rambut yang bersih dan tidak kusam serta memiliki hidung yang lembab atau basah.

“Tidak kering, kalau kering biasanya indikasi hewan sedang demam,” kata dia.

Ciri-ciri lainnya, hewan yang dipilih tidak kurus,
tidak cacat, tidak batuk serta tidak diare. Selain itu, nafsu makan dan minum pada hewan kurban baik.

Menurutnya, pengetahuan mengenai ciri-ciri hewan kurban yang sehat penting dimiliki oleh panitia kurban.

Paling tidak, jika menemukan hewan kurban yang tidak sehat, panitia kurban tidak memotong hewan tersebut dan dapat menukar atau mengembalikan hewan kurban kepada penjual hewan kurban.

Hal ini juga menjadi salah satu alasan, mengapa pemotongan hewan kurban tidak hanya dilakukan dalam satu hari melainkan empat hari.

Wakil Ketua II PDHI Kepri ini juga membagikan tips memilih hewan kurban yang sehat.

Sebelum membeli hewan kurban, panitia kurban dapat meminta pendapat dari dokter hewan yang berada di sekitar tempat tinggal atau dokter hewan yang dikenal.

“Ini penting ditanyakan kalau kita ragu terhadap kesehatan hewan kurban yang akan kita beli,” kata dia.

Selain itu, panitia kurban atau masyarakat disarankan meminta Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) yang ditanda tangani oleh dokter hewan pemerintah dari penjual hewan kurban.

Surat ini menjadi bukti tertulis bahwa hewan kurban merupakan hewan yang sehat dan layak untuk dikurbankan.

Tidak hanya itu, dia meminta panitia kurban tidak membeli hewan kurban karena faktor harga semata. Menurut dia, harga belum tentu menjadi jaminan bahwa hewan tersebut akan sehat dan layak.

“Belilah hewan kurban karena benar-benar akan melakukan ibadah kurban. Sehingga hewan yang dibeli adalah benar-benar hewan yang terbaik dan sempurna,” kata dia. (*)

 

Reporter: Slamet Nofasusanto

 

Mario Dandy Pasang Borgol Kabel Ties Sendiri, Kompolnas: Bisa Saja Ambil Senjata dan Serang Aparat

0
Video viral Mario Dandy Satriyo pasang dan lepas sendiri borgol kabel ties. (Istimewa)

batampos – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) ikut angkat bicara terkait video viral Mario Dandy Satriyo pasang borgol kabel ties sendiri. Kompolnas menegaskan, sebagai tahanan, seharusnya pemasangan borgol Mario Dandy itu dilakukan oleh anggota polisi yang melakukan pengawalan.

“Semua tersangka itu harusnya petugas (polisi) yang memasang (borgol),” kata Ketua Harian KompolnasBenny Mamoto, Senin (29/5), seperti dilansir Pojoksatu.id (Jawa Pos Group).

Benny lantas mengingatkan dampak bahaya bila tersangka atau pelaku memasang borgol sendiri. Salah satunya, tersangka bisa saja dan sangat mungkin melarikan diri.

“(Dampak bahayanya) Si pelaku bisa melakukan sesuatu atau lari,” ujarnya.

 

Benny juga mengungkap akibat lain yang jauh lebih berbahaya. Pelaku atau tersangka bisa membahayakan nyawa anggota polisi yang melakukan pengawalan atau orang lain. Dalam kondisi tangan yang bebas itu, bisa saja tersangka melakukan perlawanan dengan mengambil atau merampas senjata api polisi.

“Bisa saja (pelaku) mengambil senjata dan menyerang aparat,” beber Benny.

Sementara itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto telah memerintahkan melakukan pemeriksaan terhadap semua anggota yang bertanggung jawab dalam penanganan Mario Dandy. Karyoto ingin agar ulah Mario Dandy lepas pasang sendiri borgol dan kemudian viral ditindaklanjuti.

“Saya perintahkan Kabid Propam untuk memeriksa apakah ada hal-hal yang dilakukan oleh anggota kami secara standar operasi prosedur ada yang dilanggar,” tegas Karyoto, Minggu (28/5).

Karyoto menginginkan agar sengakarut tersebut diselesaikan secara mendalam dan mencari tahu ada tidaknya pelanggaran anggota. “Dan secara kepatutan apakah ada peraturan peraturan disiplin yang dilanggar,” sambungnya.

Atas insiden itu, Karyoto menyampaikan permintaan maaf dan siap menerima akibat dan konsekuensinya sebagai orang nomor 1 di Polda Metro Jaya. “Apa pun masukan, karena yang terlihat dalam video seperti itu, saya selaku penanggung jawab dari pada Polda Metro, saya minta maaf,” kata eks Deputi Penindakan KPK itu.

Karyoto memastikan segala sesuatu yang menimbulkan polemik akan diselesaikan secara menyeluruh dan menjadi bahan perbaikan ke depan.

“Yang jelas, hal sekecil apa pun yang menjadi tanggung jawab saya, saya akan lakukan perbaikan,” ujarnya. (*)

Reporter: JP Group

KPU Tunggu Putusan Resmi MK Terkait Sistem Pemilu

0
Ilustrasi pemilu. (Dok JawaPos)

batampos – Komisi Pemilihan Umum (KPU) merespons isu akan kembali ditetapkannya sistem pemilu proporsional tertutup pada Pemilu 2024. Isu itu diembuskan mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Denny Indrayana yang mengaku mendapat bocoran terkait penetapan sistem pemilu proporsional tertutup oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

“Salah satu prinsip penyelenggaraan Pemilu adalah berkepastian hukum, sebagaimana termaktub dalam Pasal 3 huruf d UU Nomor 7 Tahun 2017. Oleh karena itu, saya belum bisa merespons isu-isu politik yang bersifat spekulatif,” kata Komisioner KPU Idham Holik kepada JawaPos.com, Senin (28/5).
Idham menyatakan, setiap warga negara seharusnya memiliki kesadaran dan kepatuhan hukum. Karena itu, KPU masih menunggu putusan resmi MK terkait judicial review (JR) atau uji materi UU Pemilu terkait sistem pemilu.
“Kita sebagai warga negara yang baik yang memiliki kesadaran dan kepatuhan hukum, mari kita tunggu MK RI bacakan Putusan atas perkara judicial review (JR) dengan Nomor 114/PUU-XX/2022. JR tersebut berkenaan dengan Pasal 168 Ayat (2) UU Nomor 7 Tahun 2017, sistem proporsional daftar terbuka dalam pemilu legislatif,” ucap Idham.
“Atas dasar prinsip berkepastian hukum, KPU akan menjalankan hukum positif pemilu atau norma-norma yang ada dalam UU Pemilu yang masih efektif berlaku,” imbuhnya.
Sebelumnya, eks Wamenkumham Denny Indrayana mengaku mendapat kabar bahwa MK akan menetapkan sistem pemilu kembali ke proporsional tertutup. Menurut Denny, masyarakat sebagai pemilih hanya akan memilih gambar partai politik pada pemilu legislatif (Pileg).
“Saya mendapatkan informasi penting. MK akan memutuskan pemilu legislatif kembali ke sistem proporsional tertutup, kembali memilih tanda gambar partai saja,” ucap Denny Indrayana dalam cuitan pada akun media sosial Twitter, Minggu (27/5).
Denny menduga, putusan sistem pemilu itu akan terdapat perbedaan pendapat hakim konstitusi atau dissenting opinion. Ia menyebut, komposisi itu berbanding enam dan tiga dari sembilan hakim konstitusi.
“Info tersebut menyatakan, komposisi putusan enam berbanding tiga dissenting,” ujar Denny.
Saat dikonfirmasi seperti dilansir JawaPos.com terkait sumber informasi yang diperolehnya itu, kata Denny, dipastikan bisa dipertanggungjawabkan kredibilitasnya. Namun, Denny enggan membocorkan informannya itu. Ia memastikan, sumbernya bukan dari hakim konstitusi.
“Tentunya saya sangat yakin kredibilitasnya,” tegas Denny.
Ia pun menyebut, sistem pemilu proporsional tertutup akan kembali ke zaman orde baru. Sehingga, masyarakat sebagai pemilih hanya ditawarkan gambar parpol.
“Maka, kita kembali ke sistem pemilu Orba, otoritarian dan koruptif,” cetus Denny.
Sementara itu, juru bicara MK Fajar Laksono menampik pernyataan Denny Indrayana itu. Menurut Fajar, MK baru akan mendengar kesimpulan gugatan sistem pemilu dari para pihak terkait, pada Rabu (31/5).
“Silakan tanya mendalam kepada yang bersangkutan. Yang pasti, sesuai agenda persidangan terakhir kemarin dalam perkara tersebut, tanggal 31 Mei mendatang penyerahan kesimpulan para pihak,” tegas Fajar.
Menurut Fajar, berdasarkan persidangan dan dokumen-dokumen perkara, baru akan dibahas dan diambil keputusan oleh Majelis Hakim dalam rapat permusyawaratan hakim.
“Selanjutnya, kalau putusan sudah siap, akan diagendakan sidang pengucapan putusan. Begituu alurnya,” pungkas Fajar. (*)
Reporter: JP Group

Hapus Stigma Sekolah Favorit, Hubungi Ombudsman Jika Ada Penyimpangan PPDB

0
Orang Tua Siswa Tak Lolos PPDB Datangi Kantor Walikota 1 F Cecep Mulyana scaled e1657241658992
Ilustrasi: Orang Tua Siswa yang tidak lolos PPDB di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Batam mendatangi kantor Walikota Batam, Selasa (5/7). Kedatangan mereka untuk mengadu perihal anaknya yang tiidak diterima di sekolah tersebut tahun lalu. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Ombudsman Cabang Kepri berharap Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2023 di Kepri bisa berjalan dengan baik. Sebab pada PPDB tahun 2022, banyak ditemukan penyimpangan yang pastinya dapat merusak citra dunia pendidikan di Kepri.

Kepala Ombudsman Kepri, Lagat Sadari mengatakan kesalahaaan-kesalahaan PPDB tahun lalu jangan sampai terulang lagi tahun ini. Temuan penyimpangan di sejumlah sekolah, harusnya bisa jadi pelajaran demi pendidikan di Kepri.

“Intinya kami berharap, pengawasaan harus jalan. Jangan sampai kesalahan yang sama terulang kembali. Apalagi saat ini Kepala Dinas Pendidikan di Kepri baru. Kami juga berharap fungsi inspektorat,” ujarnya.

Dikatakan Lagat, sudah seharusnya dunia pendidikan di Kepri berjalan sesuai dengan aturan. Salah satunya dengan tidak lagi menambah rombel, sesuai dengan Permendikbud Nomor 1 tahun 2021.

“Sudah jelas aturannya, tidak boleh menambah rombel. Karena itu sarat terjadinya pungli. Banyak oknum-oknum yang memanfaatkan momen itu,” jelas Lagat.

Baca Juga: Juknis PPDB SMA dan SMK Belum Keluar, Orangtua Calon Siswa di Batam Resah

Terus terjadinya masalah pada proses PPDB disinyalir karena masih banyaknya titipan oknum yang memiliki jabatan, seperti anggota dewan, pejabat daerah, penegak hukum, LSM dan lainnya. Permintaan mereka yang memaksa agar titipan siswa diterima, membuat terjadinya penambahan rombel. Apalagi, ada uang ucapan terimakasih saat siswa titipan tersebut diterima.

“Adanya titipan dari oknum yang berpengaruh ini yang susah ditolak, sehingga terjadi pungli. Para orang tua rela membayar sejumlah uang dengan ikhlas, asal anak mereka bersekolah di tempat yang diinginkan meski tak memenuhi syarat. Mirisnya, satu rombel itu ada yang mencapai 60 siswa, coba bayangkan kualitas pendidikan seperti apa yang akan didapat para siswa,” kata Lagat.

Dijelaskan Lagat, sistem PPDB bisa berjalan dengan baik, apabila kepala sekolah berani menolak pemaksaan atau titipan siswa yang tak memenuhi syarat. Sebab, pemaksaan siswa masuk sekolah tertentu, adalah biang kerok dari permasalahan PPDB setiap tahunnya. Jika semua mengikuti aturan, ia yakin mutu pendidikan di Kepri akan jauh berubah dan berkualitas. Sebab, siswa mendapatkan hak mereka sesuai dengan yang seharusnya.

“Jangan takut menolak, sebab tim saber pungli akan diserbar di sekolah-sekolah yang kerap terjadi permasalahan atau favorit. Saya harap, Kepala sekolah berani menolak tegas dan bisa melapor jika ada pihak yang tetap memaksakan titipan serta memberikan uang,” tegas Lagat.

Baca Juga: Dinas Pendidikan Buka Posko Pengaduan PPDB Online

Menurut Lagat, pemerintah Kepri, Kabupaten atau Kota Se-Kepri masih punya tugas untuk memperbaiki fasilitas sekolah-sekolah yang belum jadi favorit. Perbedaan fasilitas sekolah, diduga juga menjadi masalah pilihan sekolah. Dicontohkanya lagi, pembedaan fasilitas di sekolah favorit dengan sekolah biasa, sangat jauh berbeda. Padahal disitu, adalah sama-sama tempat belajar.

Begitu juga peran dari pemerintah daerah, memfasilitasi untuk setiap sekolah, terutama SMA dan SMK di Kepri mendapat fasilitas undangan ke universitas-universitas negeri. Sehingga jika hal itu dilakukan pemerintak, diyakini tak akan ada lagi sekolah favorit.

“Hapuskan stigma sekolah favorit, sehingga para orang tua atau siswa tak berbondong-bondong mendaftar pada satu sekolah yang dianggap favorit,” katanya.

Masih kata Lagat, para orang tua yang anaknya tak bisa masuk negeri bisa memilih bersekolah di sekolah swasta. Apalagi untuk orang tua yang memiliki uang berlebih, seperti pejabat dan lainnya, bisa memilih swasta daripada sekolah negeri.

Lalu apakah bisa pemerintah memberikan subsidi kepada sekolah swasta agar biaya sekolah swasta bisa lebih murah, menurut Lagat bisa saja. Asalkan ada Ranperdanya atau payung hukumnya. Saat memberi bantuan, pemerintah juga bisa menegakan memberi aturan terkait biaya sekolah swasta.

Baca Juga: Kenakalan Remaja di Bengkong Meningkat, Warga Minta Polisi Berikan Efek Jera

Untuk saat ini, pemerintah telah membantu meringankan biaya sekolah swasta dengan dana Bos. Sehingga sudah seharusnya, pihak swasta bisa memberi kemudahan bagi masyarakat yang tidak mampu. Apalagi swasta bisa mengajukan Kartu Indonesia Pintar (KIS) untuk anak yang kurang mampu

Lagat juga berpesan, jika masyarakat menemukan adanya kejanggalan atau penyimpangan pada PPDB, silahkan langsung lapor ke call center Ombudsman Kepri 08119813737. Pihaknya akan menelusuri keberadaan. Informasi tersebut. Jika terbukti melanggar, maka tim Saber Pungli yang juga terdiri dari Polda Kepri, tak segan-segan akan menindak.

“Kalau memang tak sesuai aturan, pastinya ada sanksi tegas, hingga pidana, ” pungkas Lagat. (*)

 

 

Reporter: Yashinta

Dortmund Gagal Menjuarai Bundesliga, Ini Komentar Mengiris Hati Edin Terzic

0
Borrusia Dortmund
Para pemain Borussia Dortmund tak kuasa menyaksikan Die Borussen kalah dalam perburuan gelar juara Bundesliga musim ini. (ANTARA )

batampos – Pelatih Borussia Dortmund Edin Terzic menyebut tidak ada perasaan bahagia bagi timnya musim ini, terlebih setelah secara dramatis gagal menjuarai Bundesliga atau Liga Jerman musim 2022/2023.

Dortmund gagal menjadi kampiun setelah bermain imbang 2-2 melawan FSV Mainz 05 di Signal Iduna Park. Dortmund gagal memanfaatkan peluang juara setelah di pekan sebelumnya menyalip sang rival, Bayern Muenchen, di puncak klasemen dengan keunggulan dua poin. Dortmund sejatinya hanya membutuhkan satu kemenangan tanpa memperdulikan hasil tim asuhan Thomas Tuchel.

“Selamat untuk Bayern. Ini adalah gelar paling serius yang bisa Anda menangkan. Ketika Anda berada di puncak setelah 34 pertandingan, Anda pantas mendapatkannya, terlepas dari bagaimana itu terjadi,” kata Edin Terzic di awal konferensi persnya, dilansir dari laman resmi Dortmund, Minggu (28/5).

“Anda dapat melihat betapa sulitnya olahraga yang membuat kami jatuh cinta ini. Ini sangat menyakitkan: tidak ada akhir yang bahagia bagi kami musim ini,” lanjutnya.

Baca Juga: Promosi ke Premier League, Luton Town Harus Merenovasi Stadion

Di pekan terakhir pertandingan Bundesliga itu, Dortmund tertinggal dua gol terlebih dahulu lewat Andreas Hanche-Olsen pada menit ke-15 dan Karim Onisiwo pada menit ke-24. Menurut Terzic, dua gol ini membuat timnya tertekan dan tidak bisa bermain lepas di babak pertama.

“Kami memulai dengan baik, mengontrol, dan berhasil menciptakan peluang. Setelah gol pertama kami kebobolan dan terutama setelah gol kedua, Anda bisa melihat bagaimana bola dan kaki kami menjadi berat,” kata pelatih asal Jerman itu.

Tim tuan rumah lalu bangkit di babak kedua dengan mencetak dua gol melalui Raphael Guerreiro pada menit ke-69 dan Niklas Sule pada menit ke-90+6.

Namun, meski mampu bangkit di babak kedua, dua gol itu tidak cukup mengantarkan Die Borussen menjuarai Liga Jerman karena di jam yang sama Bayern menang 2-1 atas FC Cologne. Dengan koleksi poin yang sama yaitu 71 poin, hasil ini membuat The Bavarians kembali menjuarai liga musim ini atau yang ke-11 kali berturut-turut sejak musim 2012/2013 karena unggul selisih gol.

“Di jeda paruh waktu, para pemain percaya bahwa musim ini sangat gila sehingga kami juga bisa membalikkan keadaan. Kami mencoba segalanya sampai akhir,” ucap Terzic.

Baca Juga: Menang Tipis atas Juventus, AC Milan Amankan Tiket Liga Champions

Dalam kesempatan yang sama, pelatih berusia 40 tahun itu sangat kecewa tidak bisa membawa timnya meraih kemenangan dan mempersembahkan hadiah istimewa bagi para fans yang hadir memenuhi Signal Iduna Park.

“Mereka sudah ada di sana sejak hari pertama. Sangat menyakitkan bahwa kami tidak dapat memberi mereka hadiah hari ini,” ucap Terzic.

Lebih lanjut, Terzic yakin rasa sakit hati akibat gagal menjuarai Liga Jerman musim ini itu akan menjadikan motivasi baginya dan timnya untuk tampil lebih baik di musim-musim selanjutnya.

“Terlepas dari betapa hebatnya rasa sakit hari ini, itu akan menjadi motivasi untuk besok. Kami sangat dekat. Kami berada di jalur yang sangat bagus, terutama di paruh kedua musim. Itu akan terbayar suatu hari nanti,” pungkas Terzic.(*)

 

 

Reporter: Antara