Sabtu, 16 Mei 2026
Beranda blog Halaman 5539

BP Batam Sampaikan Sasaran Strategis Tahun 2024

0
bp batam 40
Kepala BP Batam), Muhammad Rudi menghadiri konsinyering Komisi VI DPR RI di Sasono Mulyo Ballroom, Hotel Le Meridien, Jakarta. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam), Muhammad Rudi menghadiri konsinyering Komisi VI DPR RI di Sasono Mulyo Ballroom, Hotel Le Meridien, Jakarta, Senin (29/5/2023).

Adapun konsinyering ini membahas Rencana Kerja Pemerintah (RKP) dan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) BP Batam, di tahun anggaran 2024.

Muhammad Rudi hadir didampingi oleh Wakil Kepala BP Batam Purwiyanto; Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan Wahjoe Triwidijo Koentjoro; Anggota Bidang Strategis, Enoh Suharto Pranoto; Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi, Sudirman Saad; Anggota Bidang Pengusahaan, Wan Darussalam beserta pejabat tingkat II di lingkungan BP Batam.

Baca Juga: Kepala BP Batam Ajak Masyarakat Jaga Kekompakan dan Solidaritas

Kegiatan dibuka dan dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Golongan Karya, Muhammad Sarmuji.

Muhammad Rudi, mengatakan, Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2024, mengangkat tema “Mempercepat Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan”. Sementara tema Prioritas Nasional Dua (PN 2) adalah, “Mengembangkan Wilayah Untuk Mengurangi Keksen jangan dan Menjamin Pemerataan”.

Sejalan dengan tema RKP dan PN 2, maka tema pembangunan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam tahun 2024 adalah, “Pemulihan Investasi Melalui Pengembangan Kawasan dan Pembangunan Infrastruktur”.

Baca Juga: Jadwal Lengkap Layanan BLINK BP Batam

“Tema ini sejalan dengan Rencana Strategis (Renstra) BP Batam Tahun 2020-2024, yang difokuskan pada pengembangan 4 sektor prioritas. Mulai dari industri manufaktur, industri jasa, pengembangan pariwisata, dan pengembangan logistik,” ujar Muhammad Rudi.

Ia melanjutkan, sejalan dengan tema “Pemulihan Investasi Melalui Pengembangan Kawasan dan Pembangunan Infrastruktur”, akan ada 5 sasaran strategis BP Batam yang akan dicapai di tahun 2024 mendatang.

Sasaran tersebut meliputi, meningkatnya realisasi investasi di KPBPB Batam; meningkatnya sarana prasarana infrastruktur pendukung investasi; meningkatnya kualitas pelayanan perizinan; optimalisasi pemanfaatan aset BLU; dan meningkatnya pengelolaan organisasi BP Batam.

Baca Juga: Pengusaha Kawakan Batam Apresiasi Rencana Strategis BP Batam

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan Anggota Komisi VI yang selalu memberi dukungan atas pengelolaan anggaran dan pembangunan yang kami lakukan. Ini akan menjadi motivasi bagi kami untuk bekerja secara lebih baik dalam membangun Batam, demi terciptanya kawasan Batam yang makin maju,” imbuhnya.(*)

Jika Anak Menelan Benda Asing, Ini Pertolongan Pertamanya

0
Ilustrasi anak-anak asyik belajar Bahasa Inggris/Firstcry Parenting

batampos – Jika anak menelan benda asing, orang tua jangan panik. Hal ini
diungkapkan Dokter spesialis anak ahli gastro-hepatologi anak Rumah Sakit Cipto
Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Prof. Dr. dr. Pramita Gayatri, Sp.A(K).

”Orang tua jangan panik dan tenangkan diri jika mendapati anak menelan benda
asing. Jika tidak tahu cara penanganan secara mandiri, cari bantuan orang lain
dan segera ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan terdekat,” ujar Pramita.

Dokter lulusan Universitas Indonesia (UI) itu mengatakan ada beberapa cara yang
orang tua bisa lakukan di rumah jika mendapati anak menelan benda asing.

Pertolongan pertama jika anak menelan benda berbentuk cairan dan berusaha
batuk, miringkan anak ke arah kanan. Jangan baringkan anak agar cairan asing
tersebut tidak masuk ke saluran pernapasan.

Jika memungkinkan, beri anak minum air putih untuk meluruhkan zat korosif
yang kemungkinan tertelan. Namun bila anak terlihat terus tersedak, segera
bawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.

Baca juga: Anak Tetap Miliki Risiko dari Paparan Rokok Elektrik

Selain itu, jika anak menelan benda bulat kecil, orang tua tidak perlu panik
berlebihan. Benda yang kecil akan mudah masuk ke kerongkongan hingga ke
lambung dan berakhir keluar lewat feses anak. Namun jika benda tersebut tajam
akan menyangkut di kerongkongan, akan menyebabkan anak menjadi tidak
nafsu makan karena ada rasa mengganjal dan menimbulkan bau tidak sedap dari
mulut.

“Kalau benda tajam dan tertelan menancap di kerongkongan lama-lama kalau
enggak ketahuan akan menimbulkan bau karena bernanah. Nafsu makan
berkurang, mual, air liur banyak keluar, bau tidak sedap keluar. Kalau benda cair
seperti air aki, pembersih motor, reaksi pertama di batukkan, karena ada rasa
asam. Cairan bisa lewat kerongkongan ke lambung, baru ada gejala sakit perut,”
ucap Pramita.

Pramita memberikan beberapa tips untuk orang tua agar anak tidak menelan
benda asing yang ada di sekitar rumah. Hal pertama yang harus diperhatikan
adalah menjauhkan benda berbentuk cairan atau bubuk dari jangkauan anak.
Selain itu, jangan tempatkan benda-benda asing di tempat yang menarik
perhatian anak seperti botol warna-warni.

Kedua, beli mainan sesuai tumbuh kembang dan usia anak. Untuk balita, beri
mainan yang lebih besar dari mulutnya dan pastikan tidak tajam, tidak
mengandung pewarna yang mudah luntur, karena di usia satu sampai lima tahun
anak akan sering memasukkan sesuatu ke dalam mulut sebagai bagian dari
perkembangannya. Untuk anak yang lebih besar, ia menyarankan untuk tidak
membeli mainan yang bisa dibongkar pasang.

“Untuk remaja yang berhijab jangan menaruh pentul di mulut, taruh di tempat
yang bisa disimpan. Simpan benda-benda yang mudah masuk mulut dengan
hati-hati, kalau perlu jauh dari jangkauan,” jelasnya.

Jika ragu, sebut Pramita, orang tua bisa langsung membawa anak ke RS guna
meminimalisasi kelainan akibat menelan benda asing. Segera bawa ke Instalasi
Gawat Darurat (IGD), nantinya, dokter akan mendeteksi dengan cepat
kegawatdaruratan pasien dalam waktu 30-60 detik yang disebut primary survey.

Baca juga: Pakar Pendidikan Ingatkan Pentingnya Anak Bermain

“Kalau curiga anak tertelan benda asing, benda tajam atau mainan atau benda
cair sebaiknya bawa ke RS. Kalau rumah jauh dari RS tapi dekat Puskesmas tetap
bawa saja, mereka sudah diberikan pengetahuan untuk menangani itu,” katanya
dilansir dari ANTARA.

Saat penanganan di rumah sakit, orang tua atau pendamping anak harus
menceritakan secara detail apa yang terjadi kepada dokter. Ini diperlukan agar
tata laksana yang dilakukan sesuai dengan panduan penanganan tertelan benda
asing.

Salah satu tata laksana di rumah sakit yang bisa dilakukan adalah endoskopi
saluran cerna. Tindakan ini dilakukan jika benda asing tersebut sudah masuk ke
dalam lambung atau usus, untuk melihat dampak yang bisa terjadi agar tata
laksana optimal dan ideal.

“Ketika benda asing baik cair maupun padat, tajam atau tumpul, kalau masih
berada di kerongkongan sampai lambung akan bisa diambil, tapi dengan
endoskopi bisa melihat dengan jelas apa saja dampak tertelan benda asing
tersebut sehingga bisa memberikan tata laksana yang optimal dan ideal,” kata
Pramita.

Dokter Pramita menyebut kasus anak menelan benda asing paling sering terjadi
pada usia satu sampai lima tahun. Klasifikasi benda asing yang dimaksud bisa
berupa benda cair seperti air aki, atau detergen baik bubuk maupun cair. Ia juga
menyebut kasus yang paling sering ditanganinya adalah anak yang menelan
mainan seperti balok kecil, peluru berbentuk bulat atau kapsul, koin dan baterai.
(*)

Reporter: JPGroup

Tingkatkan Akreditasi Kampus, APTIKOM Kepri Gelar Sharing Session LAM INFOKOM

0
WhatsApp Image 2023 05 30 at 16.06.00 e1685438470385
Sharing Session Lembaga Akreditasi Mandiri Informatika dan Komputer (LAM INFOKOM) dan silaturahmi Aptikom Kepri di Kampus Institut Teknologi Batam (Iteba) di Sekupang, Selasa (30/5).

batampos – Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan Komputer (APTIKOM) Provinsi Kepri mengelar Sharing Session Lembaga Akreditasi Mandiri Informatika dan Komputer (LAM INFOKOM) dan silaturahmi Aptikom Kepri yang dilaksanakan di Kampus Institut Teknologi Batam (Iteba) di Sekupang, Selasa (30/5).

Ketua APTIKOM Kepri, Zainul Munir mengatakan, sharing session LAM INFOKOM ini diikuti 12 perguruan tinggi di Kepri, baik Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang tergabung di APTIKOM.

“Kami sebagai asosiasi pendidikan tinggi ilmu komputer wilayah Kepri mengadakan peningkatan akreditasi dari PTS dan PTN yang ada bidang program studi ilmu komputer untuk menaikkan akreditasinya,” ujar Zainul, Selasa (30/5).

Baca Juga: Satgas Pangan Siap Tindak Jika Ada Spekulan Harga di Batam

Narasumber yang dihadirkan adalah Ketua APTIKOM Kepri, Zainul Munir sebagai opening speech, Wakil Ketua I APTIKOM Kepri, Hendi Sama sebagai narasumber dan Wakil Ketua II APTIKOM Kepri sebagai moderator.

“Jadi ini adalah kolaborasi semua PTS dan PTN ilmu komputer dibawah APTIKOM wilayah Kepri dan difasilitasi oleh Iteba. Total ada 12 PTS dan PTN semua berkumpul di Iteba,” ungkap Zainul.

Menurutnya, selama ini Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) menjadi badan yang berwenang dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia untuk melakukan penilaian mutu perguruan tinggi.

“Namun saat ini dipisah dan ada namanya Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM). Kebetulan APTIKOM berurusan dengan LAM INFOKOM sehingga ada perubahan dalam bentuk akreditasi sehingga bisa dilaksanakan sharing session ini,” lanjut Zainul.

Baca Juga: Meninggal di Batam, Jenazah Terpidana Hukuman Mati Asal China Diserahkan ke Keluarga

Dilanjutnya, saat ini prodi informatika dan komputer di Kepri terakreditasi baik dan baik sekali. Diharapkan dengan adanya kegiatan sharing session LAM INFOKOM ini seluruh prodi tersebut dapat mencapai akreditasi unggul sehingga ke depan untuk berkuliah Ilmu komputer cukup di Provinsi Kepri saja.

“APTIKOM Kepri akan mewujudkan cita-cita ini, sehingga kalau akreditasi kita sudah unggul, ngapain lagi kuliah ke luar daerah. Cukup di Kepri saja,” tuturnya.

Wakil Ketua I APTIKOM Kepri, Hendi Sama menambahkan, sharing session berkait dengan akreditasi perguruan tinggi yang berada pada LAM INFOKOM. “Artinya lembaga akreditasi mandiri dalam bidang informatika dan komputer. Acara ini tentunya sangat berguna sekali untuk bisa meningkatkan mutu perguruan tinggi yang ada di Provinsi Kepri, ” ujarnya.

Dikatakan Hendi, akreditasi merupakan suatu hal yang wajib dilaksanakan Perguruan tinggi untuk menunjukan kualitas pendidikan. Akreditasi ini dilaksanakan setiap lima tahu sekali.

“Jadi setiap per 5 tahun wajib diupdate akreditasnya. Semakin bagus akreditas tentu semakin baik mutu di perguruan tinggi tersebut dan imbasnya tentu semakin banyak pula mahasiswanya. Ada dua akreditasi, yakni akreditasi program studi (Prodi) dan akreditasi perguruan tinggi,” ungkap Hendi. (*)

 

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Polda Kepri Ungkap 2 Pelaku Kepemilikkan Kokain di Anambas

0

 

batampos – Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri telah mengungkap 2 tersangka atas kepemililkan (menyimpan,menguasai) narkotika golongan satu kokain seberat 3205,5 gram di dalam tiga bungkus plastik bening . Tersangka yaitu AS ,36, dan AT, 44, warga kecamatan Jemaja, Anambas, kini telah diamankan oleh Polda Kepri.

“Menindak lanjuti laporan dari Polres Anambas atas temuan kokain , kasus ini sudah di limpahkan ke kita (Ditresnarkoba) sehingga penanganan nya di Polda Kepri. Dimana kedua orang yang menemukan kokain ini telah ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Direktur Reserse Narkoba Polda Kepri, Kombes Pol. Bagus Suropratomo, Selasa (30/5).

Bagus menyampaikan, dari hasil penyelidikan dan penyidikan serta pengembangan dari tersangka sebelumnya maka kedua tersangka ini memiliki hubungan dengan motif terkait penjualan kokain tersebut.

“Dua orang ini sudah kita amankan di Polda Kepri, dan memiliki hubungan dan motif penjualan atas kokain tersebut,” jelasnya.

Karena sudah ada motif menjual kokain tersebut artinya ada unsur kesengajaan untuk memperoleh dan mengharapkan keuntungan dari penjualan kokain tersebut.

Ia menerangkan, peristiwa bermula pada Selasa , 23 Mei 2023 anggota Satresnarkoba Polres Anambas menerima laporan mengenai adanya penemuan barang bukti narkotika jenis Kokain yang dikubur di Bukit Midan Pulau Darak Desa Air Biru Kec Jemaja, Anambas.

“Setelah itu Satresnarkoba Polres Anambas menindak lanjuti laporan tersebut dan melakukan penyelidikan lanjutan,” ujarnya.

Setelah itu dilakukan penyelidikan lebih lanjut didapati informasi bahwa kokain tersebut sebelumnya sudah ditemukan 1 Mei 2023 dan kemudian dikuasai lalu dikubur dan disimpan didalam tanah yang berlokasi di sebuah kebun di Bukit Midan Pulau Darak Desa Air Biru Kec Jemaja , Anambas oleh dua orang yaitu AS dan AT.

Setelah itu pada Rabu 24 Mei 2023 Satreesnarkoba menuju Polsek Jemaja untuk mengamankan terduga pelaku AS dan AT yang diduga kuat tanpa hak atau melawan hukum dalam hal perbuatan menawarkan untuk dijual.

Kedua pelaku di kenakkan Pasal 114 Ayat (2) dan atau Pasal 112 Ayat (2) Juncto Pasal  132 Ayat (1) Undang-Undang No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Ancaman pidana hukuman mati atau pidana seumur hidup atau paling lama 15 tahun dan paling singkat 5 tahun,” tutupnya. (*)

 

 

 

Reporter: Azis Maulana

Korsel dan Jepang Gelar Konsultasi Nonproliferasi Nuklir

0

batampos – Kementerian Luar Negeri Korea Selatan (Korsel) mengatakan, negara tersebut dan Jepang mengadakan konsultasi pelucutan senjata dan nonproliferasi bilateral pertama mereka dalam lima tahun dan menyerukan Korea Utara untuk segera membatalkan rencananya meluncurkan satelit mata-mata militer. Hal ini diungkapkan di Seoul, Selasa (30/5/2023).

ARSIP: Ibu dan anak berjalan melewati replika rudal di War Memorial of Korea di Seoul, 28 Februari 2019 lalu. F Chung Sung-Jun/Getty Images

Direktur Jenderal untuk Nonproliferasi Nuklir dan Perencanaan diplomatik Kemenlu Korsel Park Young Hyo mengadakan pertemuan dengan Atsushi Kaifu, Direktur Jenderal Departemen Perlucutan Senjata, nonproliferasi dan sains Kementerian Luar Negeri Jepang, di Pulau Jeju membahas hal tersebut, awal pekan ini.

BACA JUGA:
Biden Bakal Bahas Taiwan dan Nuklir Korut Saat Bertemu Xi Jinping

Kedua belah pihak menyuarakan keprihatinan atas ancaman nuklir Korut yang semakin meningkat serta rencananya untuk meluncurkan satelit mata-mata dalam beberapa pekan mendatang.

Para pejabat tersebut mendesak Korut untuk membatalkan peluncuran tersebut, yang mereka sebut sebagai pelanggaran serius terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB yang melarang semua peluncuran menggunakan teknologi rudal balistik.

Mereka juga berbagi pandangan tentang sejumlah tantangan dalam upaya perlucutan senjata dan nonproliferasi internasional, serta mendiskusikan cara untuk memperkuat kerja sama di bidang terkait.

Pertemuan untuk membahas nonproliferasi digelar untuk pertama kalinya sejak 2018, saat hubungan antara kedua negara membaik di bawah pemerintahan Yoon Suk Yeol saat ini. (*)

Sumber: Antara

Siswa Diktukba SPN Polda Kepri Ikut Latja di Polres Karimun

0
Wakapolres Karimun, Kompol Petra CK Tumengkol memasang pita tanda dimulainya Latja siswa Diktukba SPN Polda Kepri.

batampos – 37 orang siswa yang mengikuti pendidikan pembentukan Bintara (Diktukba) Polri dari SPN Polda Kepri, Senin (29/5) mulai mulai mengikuti latihan kerja (Latja) di Mapolres Karimun. Kegiatan Latja ini dilaksanakan selama 30 hari.

Pembukaan Latja untuk para siswa Diktukba Polri Gelombang I Tahun 2023 SPN Polda Kepri ditandai dengan apel yang dipimpin Wakapolres Karimun di halaman Mapolres Karimun.

”Latihan kerja ini dapat membentuk calon brigadir polisi yang mahir dan terampil. serta melatih para siswa dalam mengaplikasikan pelajaran atau teori yang telah diterima selama pendidikan. Artinya, Latja ini termasuk praktek sebagai brigadir polri,” jelas Wakapolres Karimun, Kompol Petra CK Tumengkol.

BACA JUGA:4 Siswa SPN Polda Kepri Latihan Kerja di Bintan

Kepada para siswa, lanjut Wakapolres, manfaatkan waktu semaksimal mungkin dalam mengikuti Latja ini. Karena, waktu pelaksanaan relatif singkat. Dengan demikian, dapat menyerap materi latihan dengan baik.

”Materi Latja yang akan didapatkan para siswa diantaranya fungsi Samapta, Reskrim, intel, Binmas dan fungsi lalu lintas. Semuanya itu akan dilalui, sehingga para siswa nantinya dapat menambah ilmu kepolisian sebagaimana yang sudah diperoleh dalam teori selama mengikuti pendidikan di SPN,” paparnya.

Dikatakannya, ikuti Latja ini dengan penuh keseriusan didasari disiplin dan dedikasi yang tinggi. Sehingga, seluruh kegiatan pelatihan kerja ini dapat berjalan tertib dan lancar. Serta, hindari pelanggaran-pelanggaran yang dapat merusak harga diri maupun institusi Kepolisian. (*)

reporter: sandi

Geledah 4 Kantor Bea Cukai, Kejagung Serius Bongkar Korupsi Impor Emas

0
Ilustrasi emas batangan.

batampos- Direktur Eksekutif Centre for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi, mendukung langkah Kejaksaan Agung (Kejagung) yang serius menangani kasus dugaan korupsi komoditas emas 2010-2022.  

Diketahui, lembaga penegak hukum dibawah komando ST Burhanuddin itu langsung melakukan penggeledahan ke empat kantor Ditjen Bea Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

“Kelihatannya kejaksaan sangat serius untuk mencari bukti. Biasanya (menggeledah) 1-2 kantor sudah senang. Tapi kalau sudah 4, sepertinya dia sudah serius,” ucap Direktur Eksekutif Centre for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi, saat dihubungi di Jakarta, Selasa (30/5).

Menurutnya, kasus dugaan korupsi yang merugikan negara triliunan rupiah ini menyangkut pengaturan bea masuk atau keluar. Sebab, penggeledahan menyasar Bea Cukai Kemenkeu.

Lebih jauh, Uchok berpendapat, berbagai dokumen atau barang yang berhasil diamankan dari Bea Cukai bakal menjadi barang bukti untuk mengetahui pelaku dari unsur swasta.

“Biasanya memang ada data-data itu. (Dari data) itu jadi jalan ke mana-mana,” ujarnya.

Setelahnya, dia mendorong Kejagung agar lebih progresif mengusut dari swasta yang terlibat. 

“Nanti dia akan bernyanyi, kalau birokrasi saling menutupi,” ujarnya.

Di sisi lain, Uchok menilai, kasus dugaan korupsi ini ada kaitan dengan PT Aneka Tambang Tbk atau (Antam). Alasannya, Bea Cukai hanya sebagai regulator sekaligus mengurusi masalah kepabeanan dan cukai.

“Biarpun yang di Bea Cukai sudah penyidikan dan kasus Antam masih penyelidikan, saya yakin masih ada kaitannya. Makanya, Kejagung jangan tergesa-gesa keduanya tidak saling terkait. Usut saja secara pararel. Nanti akan ada titik temunya di mana,” tuturnya.

kasus tersebut terendus pada pertengahan Juni 2021 saat PT Aneka Tambang Tbk (Antam) disebut-sebut terlibat dalam skandal impor emas. Perusahaan pelat merah itu diduga menggelapkan produk emas setara Rp 47,1 triliun dengan cara menukar kode impornya.

Tujuan penukaran tersebut untuk menghindari bea dan pajak penghasilan (PPh) impor. Kantor Pelayanan Utama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Bandara Internasional Soekarno-Hatta diduga ikut terlibat. (*)

Reporter: JP Group

9 Camat di Bintan Dilantik

0
Bupati Bintan, Roby Kurniawan melantik 166 pejabat di lingkungan Pemkab Bintan di aula Kantor Bupati Bintan, Bintan Buyu, Selasa (30/5/2023). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Sebanyak 9 camat di Kabupaten Bintan dilantik oleh Bupati Bintan, Roby Kurniawan di aula Kantor Bupati Bintan, Bintan Buyu, Selasa (30/5/2023).

Camat yang dilantik adalah Camat Bintan Timur, Anton Hatta Wijaya, Camat Bintan Utara, Deny Irman Susilo, Camat Mantang, Agus Zulkarnaen, Camat Seri Kuala Lobam, Nona Yani M Abas Manupaasa, Camat Teluk Bintan, Indra Gunawan, Camat Teluk Sebong, Julpri Ardani, Camat Toapaya, Ivan Golar Riady, Camat Bintan Pesisir, Assun Ani, Camat Gunung Kijang, Rahak.

Roby turut melantik 12 pejabat lurah serta sejumlah pejabat adminsitrator, pengawas dan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan.

BACA JUGA:JCH Kloter 3 Embarkasi Batam Dapat Tasreh Masuk Raudhah

Bupati Bintan, Roby Kurniawan menyampaikan, sebanyak 166 pejabat adminsitrator, pengawas dan fungsional di lingkungan Pemkab Bintan dilantik.

166 pejabat yang dilantik terdiri dari 78 pejabat esselon III, 80 pejabat esselon IV, 4 pejabat fungsional kesehatan dan 4 pejabat barang dan jasa.

Ia meminta pejabat yang dilantik segera beradaptasi di lingkungan kerja yang baru.

Selain itu, dia meminta pejabat yang dilantik dapat segera memperbaiki pelayanan yang berkaitan dengan masyarakat.

“Segera lakukan perbaikan di sisi pelayanan. Jangan sampai masyarakat mengeluh,” kata dia.

Roby juga berpesan agar pejabat yang dilantik dapat memberikan pelayanan prima untuk masyatakat karena evaluasi kinerja pejabat terus dilakukan secara berkala.

“Kalau main-main, bakal ada sanksi yang diterima,” kata dia. (*)

reporter: slamet

Meninggal di Batam, Jenazah Terpidana Hukuman Mati Asal China Diserahkan ke Keluarga

0
ilustrasi pembunuhan
Ilustrasi. Foto: Jawapos.com

batampos – Pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Batam menyerahkan jenazah Yao Fin Fa, terpidana hukuman mati yang meninggal karena penyakit jantung, Minggu (28/5) kepada keluarganya. Penyerahan dilakukan, Selasa (30/4), dan selanjutnya akan diurus oleh keluarga apakah akan dimakamkan atau dikremasi di Batam atau dibawa balik ke negara asalnya, China.

“Berkas semua sudah beres, siang ini keluarga mau datang jemput. Kita serahkan hari ini kepada pihak keluarga,” ujar Kalapas Batam Bawono Ika melalui Kepala Pengamanan Lapas Batam Said, Selasa (30/5).

Baca Juga: Rutan Batam Kerja Sama Dengan Sejumlah LBH, Ini Tujuannya…

Sesuai dengan keterangan awal, Yao Fin Fa yang terjerat penyelundupan narkoba sebanyak 1,6 ton bersama tiga rekannya meninggal dunia karena riwayat penyakit jantung yang dideritanya. Pria berusia 67 tahun ini sudah bolak balik berobat dengan penyakitnya itu dan Minggu kemarin dia menghembuskan napas terakhirnya di rumah sakit.

Tiga rekan lainnya yang juga dijatuhi hukuman mati adalah; Chen Hui, Chen Yi serta Chen Mei Sheng. Ketiganya masih berada di Lapas Batam dan dalam kondisi fit.

Baca Juga: Kenakalan Remaja Pemicu Perbuatan Negatif, Polisi dan Satpol PP Diminta Rutin Patroli dan Razia

“Kalau tiga lainnya sehat mereka. Ini (korban yang meninggal) yang paling tua. Usianya 67 tahun sudah sering sakit-sakitan selama ini,” kata Said.

Total warga binaan Lapas Batam yang ada pada Selasa (30/5) 996 orang. Terpidana hukuman mati tersisa 18 orang dan seumur hidup ada 40 orang. Sebagian besar warga binaan di sana tersandung kasus narkoba. (*)

 

 

Reporter: Eusebius Sara

Gelper di Kampung Aceh Kembali Beroperasi

0
preman
Kapolresta Barelang, Kombes Nugroho Tri Nuryanto bersama Dandim 0316/Batam, Letnan Kolonel Infanteri (Letkol Inf) Galih Bramantyo dan Kasat Samapta Polresta Barelang, Kompol Satria Nanda mengintrogasi orang yang diamankan di Simpang Dam atau yang dikenal Kampung Aceh. Foto: Yofi Yuhendri/Batam Pos

batampos– Penggerebekan judi gelper yang dilakukan aparat di Kampung Aceh ternyata belum berhasil memberantas perjudian di aera itu. Buktinya, saat ini informasinya arena gelanggang permainan (gelper) di Simpang Dam atau yang dikenal Kampung Aceh, Kelurahan Muka Kuning, Kecamatan Sei Beduk kembali beroperasi. Padahal lokasi ini sudah diobrak abrik Tim Gabungan yang terdiri dari dari Polresta Barelang, TNI, dan Satpol PP.

Usai diobrak-abrik, Kapolresta Barelang, Kombes Pol Nugroho Tri N, berkali-kali menegaskan akan melakukan pengawasan ke kawasan tersebut agar aktivitas judi dan peredaran narkotika tidak kembali lagi. Untuk melakukan pengawasan bahkan sudah dibangun posko terpadu di pintu masuk kawasan serta pemasangan CCTV.

“Sudah beberapa minggu ini buka lagi (gelper). Itu posko sama CCTV hanya pajangan saja. Tak ada gunanya,” kata RH, salah seorang warga Kampung Aceh.

Informasi yang didapatkan, arena gelper yang beroperasi berjumlah 3 lokasi. Arena ini sama dengan lokasi yang beroperasi sebelum ditertibkan Tim Gabungan.

“Sama dengan yang lama (jumlahnya). Cuma orang yang mengelolanya saja berganti,” sambung RH.

BACA JUGA:Polisi Bongkar Loket Sabu dan Arena Gelper di Kampung Aceh

Ia menjelaskan saat ini yang bisa masuk dan main ke arena gelper merupakan orang-orang yang dikenal pengelola gelper. Atau orang-orang yang sudah kerap main mesin ketangkasan di Kampung Aceh tersebut.

“Cuma sekarang masuknya atau yang mau main diperketat. Orang (pemain) baru tidak dikasih. Akan disuruh keluar,” katanya.

Menurut dia, penertiban arena gelper oleh Tim Gabungan beberapa waktu lalu juga terbilang janggal. Saat itu, petugas hanya mendapati dan menyita beberapa mesin ketangkasan saja.

“Itu mesinnya banyak. Yang diangkut kemarin kan cuma beberapa saja,” katanya lagi.

Pada pertengahan Maret lalu Tim Gabungan menggrebek Kampung Aceh dan menangkap puluhan orang. Kemudian petugas bersama masyarakat membongkar bangunan di kawasan tersebut.

Bangunan dibongkar ini yakni 4 bangunan yang digunakan sebagai loket penjualan sabu, dan 3 bangunan arena gelper. Namun arena ini kembali dibangun dan kini beroperasi lagi. (*)

Play sound