Selasa, 12 Mei 2026
Beranda blog Halaman 5625

Terapkan Sistem Zonasi, Ini Syarat PPDB di Batam

0
PPDB Dalil Harahap 7
Ilustrasi: Orang tua mendatangi sekolah untuk mendaftarkan anaknya masuk sekolah negeri, Senin (6/6). F.Dalil Harahap

batampos – Pendaftaran peserta didik baru (PPDB) akan dibuka awal Juni mendatang. Kepala Disdik Batam, Tri Wahyu Rubianto mengatakan sistem PPDB di Batam masih sama dengan tahun sebelumnya. Penerimaan siswa akan dibuka online, dan menerapkan sistem zonasi.

Penerimaan siswa dihitung berdasarkan jarak rumah calon peserta didik ke sekolah. Untuk tingkat SD anak berusia 7 tahun atau minimal 6 tahun di bulan Juli, melampirkan KTP, KK orangtua, dan akta lahir.

Untuk sekolah negeri akan merunut usia berdasarkan ketentuan yang ada. Mereka yang berusia tujuh tahun dipastikan bisa diterima di sekolah negeri terdekat dari domisili. Usia akan dirunut dari yang maksimal hingga minimal.

“Tujuh tahun itu prioritas, selebihnya mereka yang berusia mendekati tujuh tahun. Misalnya 6 tahun 11 bulan, 6 tahun 10 bulan dan seterusnya,” jelasnya.

Baca Juga: PPDB Dibuka Awal Juni, Terapkan Sistem Zonasi

Ia mengingatkan kepada orangtua untuk tidak memaksakan kehendak untuk diterima di sekolah tertentu. Panitia sudah memberikan pilihan dua sekolah sebagai alternatif. Jika sudah diterima di salah satu sekolah, terima saja keputusan tersebut. Karena sekolah akan memprioritaskan mereka yang terdekat.

“Karena sekolah sudah merunut dan menyeleksi berdasarkan berkas yang ajukan. Kalau semua memaksa sekolah tertentu, pasti akan jadi masalah, sebab daya tampung terbatas,” ungkapnya.

Terkait daya tampung, Tri menambahkan masih menunggu laporan dari sekolah. Untuk jenjang SMP itu sudah sampai SMPN 65 yang baru selesai dibangun tahun lalu. Sedangkan untuk SD sangat banyak karena di masing kecamatan ada lebih dari 10 SDN.

“Masih direkap berapa Rombel yang bisa dibuka masing-masing sekolah,” tutupnya.

Baca Juga: PJU Dari Arah Poltek ke Kantor PMI Padam, Warga: Segera Diperbaikilah Pak

Ia mengakui melihat tingkat kelulusan di semua jenjang, jika semua mendaftar ke sekolah negeri memang tidak akan tertampung semua.

Untuk itu, kolaborasi sekolah negeri dan swasta sangat dibutuhkan untuk melahirkan pendidikan yang baik. Termasuk mengakomodir semua calon peserta didik ini.

“Untuk yang lulus SD kemarin data kasar saja sudah di angka 21 ribu kan, sedangkan lulus SMP hanya 18 ribu. Jadi sudah bisa tergambar daya tampung sekolah negeri,” ungkapnya.(*)

 

 

Reporter: YULITAVIA

Tetap Pakai Masker bagi yang Terkena Flu

0
Ilustrasi anak yang memakai masker. (ANTARA/Hermina Hospitals)

batampos – Badan Kesehatan Dunia (WHO) mencabut status kedaruratan Covid-19 pada 5 Mei lalu. Namun, menurut Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) M. Syahril, Covid-19 tak lantas tidak menjadi ancaman global. Virusnya masih eksis. Masyarakat diminta tetap berhati-hati.

”Virusnya masih ada, tapi seluruh dunia direkomendasikan WHO untuk melakukan transisi dari pandemi ke endemi,” kata Syahril kemarin (9/5). Karena itu, setiap negara harus siap berdampingan hidup dengan Covid-19 dan menyiapkan sepuluh pilar respons. Di antaranya, pembiayaan, komunikasi risiko, dan surveilans.

Kemenkes bersama kementerian lain tengah menyusun kajian rekomendasi status kedaruratan di Indonesia yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo. Sebab, status kedaruratan Covid-19 ditetapkan melalui keputusan presiden.

Vaksinasi Covid-19 dilanjutkan, tetapi akan diintegrasikan dalam vaksinasi rutin. Protokol kesehatan juga akan disesuaikan. ”Setelah dicabutnya status kedaruratan ini, penggunaan masker dan protokol kesehatan akan mengikuti aturan yang berlaku. Contoh, masker digunakan untuk yang sakit flu, kontak erat dengan pasien, dan berada di ruang tertutup,” ujarnya.

Jika status kedaruratan Covid-19 di Indonesia sudah dicabut, kewajiban untuk penyelenggaraan deteksi dan pengobatan tidak lagi ditanggung pemerintah. Artinya, masyarakat membiayai secara pribadi. Jika ada yang merasakan gejala Covid-19, diminta untuk segera tes. Jika positif, diminta isolasi mandiri. ”Pembiayaan kesehatan bisa dilakukan dengan pembiayaan yang sudah ada saat ini. Contohnya, BPJS Kesehatan atau masuk asuransi,” jelasnya. (*)

Reporter: JP Group

Dua Terdakwa SIMRS BP Batam Dituntut 3 Tahun Penjara

0
jaksa korupsi simrs bp batam
Direktur PT Sarana Primadata Bandung (SPB), PAP (pakai rompi) saat resmi ditahan dugaan korupsi SIMRS BP Batam. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Rudi Martono dan Priyono Al Priyanto, dua terdakwa dugaan korupsi pengadaan SIMRS BP Batam tahun 2018 dituntut 3 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Batam. Kedua terdakwa juga diwajibkan membayar denda Rp 100 juta, yang apabila tak dibayar maka diganti pidana 6 bulan penjara.

Khusus untuk terdakwa Priyono, Direktur PT Sarana Primadata Bandung dituntut hukuman tambahan. Yakni wajib membayar uang penganti merugikan negara Rp 1.898.300.000. Apabila uang penganti tak dibayar satu bulan setelah memiliki kekuatan hukum tetap, maka terdakwa Priyono wajib menjalani pidana tambahan 1 tahun dan 6 bulan.

Kasi Pidsus Kejari Batam, Aji Sastrio Prakoso mengatakan JPU Abram telah membacakan tuntutan terhadap kedua terdakwa dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Tipikor Tanjungpinang, Senin (8/5).

“Ya tuntutan telah kami bacakan kemarin (Senin, red). Masing-masing terdakwa dituntut 3 tahun dan denda Rp 100 juta,” ujar Aji, Selasa (9/5).

Baca Juga: Personel Ditpam BP Batam Dapat Penghargaan Setelah Gagalkan Penyelundupan Narkoba di Pelabuhan Sekupang

Dikatakan Aji, pihaknya menilai kedua terdakwa telah terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah sebagaimana dakwaan jaksa. Yakni Pasal 3 jo Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang diubah dan ditambah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU No.31 Tahun 1999 jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP Jo Pasal 65 Ayat (1) KUHP. Hal itu disimpulkan dari fakta dan pembuktian selama persidangan.

“Yang menjadi pertimbangan kami atas tuntutan, terdakwa telah merugikan negara Rp 1,89 miliar dan tidak mengganti uang tersebut. Hal meringankan, terdakwa bersikap sopan,” tegas Aji.

Atas tuntutan itu, majelis hakim yang dipimpin Siti Hajar memberi waktu kepada kedua terdakwa untuk mengajukan pledoi. Sidang pun ditunda.

Baca Juga: Ada 22 Proyek Pengerjaan Jalan di Batam Sepanjang 2023 dan 2024

Diketahui sebelumnya, Kejari Batam menetapkan dua tersangka dugaan korupsi SIMRS 2018. Penetapan tersangka berdasarkan Surat Kepala Kejaksaan Negeri Batam Nomor : B-4249/L.10.11/Fd.2/12/2022 tanggal 30 Desember 2022. Hal itu setelah penyidik mendapat dua alat bukti yang kuat mulai pemeriksaan saksi-saksi, ahli dan hasil penghitungan kerugian keuangan negara dari BPKP.

Direktur PT Sarana Primadata Bandung, Priyono Al Priyanto akhirnya ditahan penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Batam, Kamis (19/1) malam. Ia merupakan satu dari tersangka dugaan korupsi SIMRS BP Batam yang sempat 2 kali mangkir dari panggilan Jaksa.

Sedangkan, Rudi Martono, Ahli Information Technology (IT) Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Kota Batam sudah lebih dulu ditahan penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Batam, Rabu (11/1).

Kedua tersangka dijerat pasal 2 atau Pasal 3 jo Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang diubah dan ditambah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU No.31 Tahun 1999 jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP Jo Pasal 65 Ayat (1) KUHP. Keduanya pun terancam pidana 10 tahun penjara.

Baca Juga: Tilang Manual Menggunakan Sistem Hunting

Modus dugaan korupsi yang dilakukan kedua tersangka, berawal dari Badan Pengusahaan Batam melaksanakan pengadaan aplikasi SIMRS pada Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam tahun 2018 dengan nilai HPS sebesar Rp3.000.000.000. Kemudian tanggal 5 April 2018, panitia lelang, mengumumkan lelang pengadaan aplikasi RSBP Batam dengan pemenang PT. Sarana Primadata.

Tanggal 30 April 2018, PPK dan PT. Sarana Primadata menandatangani kontrak pengadaan Aplikasi SIMRS BP Batam dengan nilai kontrak Rp 2.673.300.000.

Dari PT Sarana Primadata ternyata melakukan subkontrak kepada PT. Exindo Information Technology. Dimana bagian pekerjaan yang disubkontrakkan oleh PT Sarana Primadata adalah pekerjaan utama yang ditetapkan dalam dokumen pengadaan yang nilainya kontraknya sebesar Rp 1.250.00.000. (*)

 

 

Reporter: Yashinta

Tim Tenis Putri Indonesia Rebut Emas SEA Games Setelah Puasa 18 Tahun

0
Tim tenis putri Indonesia berhasil meraih medali emas SEA Games 2023 di Kamboja. (ANTARA)

batampos – Medali emas tenis nomor beregu putri akhirnya bisa direbut tim Indonesia. Skuad Merah Putih berhasil membekuk Thailand pada babak final SEA Games 2023 di Tennis Arena Morodok Techo National Stadium, Phnom Penh, Selasa (9/5).

Hasil ini mengakhiri puasa emas sejak 2005 untuk tim putri. Sayang, hasil ini tidak diikuti tim putra yang harus terhenti di babak semifinal.

Indonesia sebenarnya mengawali laga dengan kurang manis. Aldila Sutjiadi yang turun di tunggal pertama harus menjalani laga yang berat di set pertama saat menghadapi Aunchisa Chanta. Sempat memimpin, andalan tunggal putri Indonesia itu harus menyerah 6-7 (6).

Baca Juga: Indonesia Melorot ke Posisi Lima Klasemen Perolehan Medali SEA Games 2023

Ketatnya persaingan set pertama ternyata berlanjut, terutama di awal-awal laga. Hanya saja Aldila terus mendapatkan tekanan dari lawan sehingga harus menyerah dengan 3-6.

Di partai kedua tim tenis Indonesia menurunkan Priska Nugroho untuk menghadapi Lanlana Tararudee. Pada laga ini pemain Thailand tersebut mengikuti pola rekan setimnya di laga pertama. Terus ditekan, Priska akhirnya menyerah 3-6.

Tidak ingin emas SEA Games lewat, Priska langsung menggebrak di set kedua. Pemain berusia 19 tahun ini bermain taktis sehingga membuat lawan kesulitan dan mampu unggul 6-3.

Di set penentuan, Priska langsung melakukan tekanan yang membuat lawan kelelahan. Meski lawan mencoba bangkit, andalan Indonesia tetap bermain dengan tenang. Dukungan dari penonton juga bisa memacu semangat dan sukses unggul 6-3.

Baca Juga: Yamaha Tawari Gaji Superbesar, Peluang Toprak Razgatlioglu ke MotoGP Tertutup

Dalam kedudukan 1-1, nomor ganda harus dimainkan. Kali ini Aldila Sutjiadi berpasangan dengan Jessy Rompies. Aura kemenangan langsung terlihat saat pasangan ini bermain. Hal ini dibuktikan dengan sukses unggul 6-3 di set pertama.

Mampu unggul, pasangan Aldila-Jessy berupaya untuk tampil apik di set kedua. Namun, pasangan Thailand tidak tinggal diam. Kondisi tersebut membuat laga berlangsung ketat. Meski demikian, tim Indonesia mampu merebut set dua dengan 7-5 dan membuat keunggulan menjadi 2-1.

“Mendapatkan emas rasanya bangga banget, apalagi tim putri sudah lama tidak meraih emas. Yang jelas kemenangan ini buat Indonesia,” kata Jessy Rompies usai pertandingan.

Baca Juga: Anggota Babinsa dari Indonesia Juara Dunia Kempo di Portugal

Begitu juga dengan Aldila Sutjiadi. Meski harus bermain dua kali di cuaca yang cukup terik, dia tetap bermain dengan taktis dan sukses membantu tim tenis putri merebut emas.

“Saya berterima kasih pada teman-teman tim putri, tim putra, dan pendamping yang terus mendukung kita hingga saat ini. Dukungan mereka sangat berharga buat kami. Yang jelas saya senang dengan hasil ini,” kata Aldila.

Setelah menyelesaikan nomor beregu, pemain tenis Indonesia akan berjuang di nomor tunggal demi mengejar target tiga emas yang dicanangkan pada kejuaraan dua tahunan ini. (*)

 

 

Reporter: Antara

Penumpang Bandara Hang Nadim Meningkat 15,18 Persen

0
bp batam hang nadim 1
Para calon penumpang mengantre untuk check in di Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Penumpang yang lalu lalang di Bandara Hang Nadim meningkat. Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, jumlah penumpang yang datang ke Kota Batam di Maret 2023 sebanyak 159.659 orang. Angka ini meningkat sebesar 15,18 persen dibandingkan Februari 2023.

Jika dibandingkan dengan bulan yang sama di tahun 20222, penumpang domestik di Hang Nadim mengalami kenaikan sebesar 22,02 persen. Maret 2022, tercatat jumlah penumpang yang memadati Hang Nadim sebanyak 130.848 orang.

Sementara itu, selama Maret 2023 sebanyak 1.556 orang penumpang angkutan udara internasional yang berangkat dari Bandara Hang Nadim. Jumlah ini mengalami peningkatan sebesar 32,99 persen dibandingkan dengan jumlah keberangkatan penumpang Internasional bulan Februari 2023.

Baca Juga: Personel Ditpam BP Batam Dapat Penghargaan Setelah Gagalkan Penyelundupan Narkoba di Pelabuhan Sekupang

Namun jumlah kedatangan angkutan penumpang udara internasional mengalami penurunan sebesar 3,67 persen jika dibandingkan Februari 2023 dari 1.553 orang menjadi 1.496 orang.

“Pergerakan penumpang ke Batam ini, memberikan efek positif bagi perekonomian Batam,” kata Kepala BP Batam, Muhammad Rudi.

Ia mengatakan, pergerakan penumpang ini, sejalan dengan upayanya meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Batam. Ia mengaku, tetap berkomitmen untuk meningkatkan persentase ekonomi Kota Batam menjadi 7 persen. Tapi, semua pihak juga tidak boleh lengah untuk kompak dan bersatu dalam mendukung pembangunan di Batam.

“Semua harus bersiap menyambut ini. Pemerintah sudah membangun sejumlah infrastruktur di Kota Batam,” tegasnya.

Proyeksi pertumbuhan ekonomi naik 7 persen ini, Rudi mengatakan, dirinya sangat optimis bisa dicapai. Hal ini, melihat modal pertumbuhan ekonomi Batam di tahun 2022, serta pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal pertama 2023 yang tumbuh positif.

Baca Juga: Khawatirkan Banjir, Warga Tolak Pematangan Lahan Kaveling di Bukit Mangsang Seibeduk

“Pertumbuhan ekonomi Kota Batam bakal lebih baik lagi ke depan,” ujarnya.

Selain itu, peningkatan pertumbuhan ekonomi yang terus melaju positif ini, dibantu dengan dengan percepatan pembangunan infrastruktur. Mulai dari peningkatan dan pelebaran jalan utama, pembangunan Bandara Internasional Hang Nadim Batam, serta pengembangan dan peningkatan Pelabuhan Batu Ampar.

“Pembangunan ini membutuhkan dukungan dari masyarakat. Semua memiliki tanggung jawab, untuk bersama-sama membangun Kota Batam ke depan untuk jadi kota yang modern,” ujarnya. (*)

 

 

Reporter: FISKA JUANDA

Indonesia Melorot ke Posisi Lima Klasemen Perolehan Medali SEA Games 2023

0
Logo SEA Games 2023 (istimewa)

batampos – Kontingen Indonesia melorot dalam klasemen perolehan medali SEA Games 2023. Hingga Selasa (9/5/2023) pukul 22.30 wib, Merah Putih tercecer di peringkat 5.

Posisi itu turun dua peringkat karena Merah Putih sempat mantap di posisi ketiga sebelumnya. Indonesia kini mendulang 25 emas, 22 perak, dan 52 perunggu.

Baca Juga: Indonesia Tertahan di Peringkat Ketiga Perolehan Medali SEA Games 2023

Penurunan posisi Indonesia tak lepas dari seretnya para atlet Indonesia mendulang medali emas hingga Selasa (9/5). Merah Putih hanya mendulang tiga medali emas cabang olahraga vovinam, soft tenis, dan tenis.

Kontingen Indonesia, khususnya para atlet yang belum bertanding diharapkan memberikan kontribusi terbaik bagi Merah Putih di SEA Games tahun ini. Apalagi, masih terdapat beberapa cabor yang masih memungkinkan Indonesia mendulang medali emas.

Klasemen Perolehan Medali

Posisi Negara       Emas Perak Perunggu   Total

1        Thailand     40      30      45                115

2        Vietnam     39      39      46                124

3        Kamboja     39      39      39                117

4        Filipina       25      39      42                106

5        Indonesia   25      22      52                99

6        Singapura   20      15      18                53

7        Malaysia     15      15      32                62

8        Myanmar    11      8        28                47

9        Laos           5        9        29               43

10      Brunei         0        1        2                  3

11      Timor Leste  0        0        2                  2

 

 

 

Reporter: JPgroup

PPDB Dibuka Awal Juni, Terapkan Sistem Zonasi

0
PPDB SMPN 9 Dalil Harahap
Ilustrasi: PPDB di SMPN 9 Batam sebelum pandemi. F.Dalil Harahap

batampos – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam berencana membuka pendaftaran peserta didik baru (PPDB) awal Juni mendatang.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Batam, Qurniadi mengatakan untuk jadwal PPDB 2023 tahun ini dimulai bulan depan. Saat ini pihaknya tengah melakukan finalisasi terkait jadwal, rencana daya tampung (RDT), dan sistem penerimaan yang akan digunakan nantinya.

“Rencana kita mungkin tanggal 4 Juni sudah mulai. Ini lagi kami finalkan. Secepatnya akan diumumkan nanti,” kata dia, (9/4).

Baca Juga: Batam Sumbang 82,9 Persen Realisasi Investasi di Kepri

Kepala Disdik Batam, Tri Wahyu Rubianto mengatakan sistem PPDB masih sama dengan tahun sebelumnya. Penerimaan siswa akan dibuka online, dan menerapkan sistem zonasi.

Untuk tingkat SD negeri akan menerapkan 80 persen zonasi, 15 persen afirmasi, dan 5 persen perpindahan orangtua. Sementara untuk jenjang SMP negeri menerapkan zonasi tersedia 50 persen dari kuota, prestasi 30 persen, afirmasi 15 persen, dan perpindahan orangtua 5 persen.

“Nanti semua akan diseleksi. Tentu sekolah akan mengutamakan mereka yang terdekat dari sekolah untuk diakomodir, selain faktor usia untuk tingkat SD,” jelasnya. (*)

Reporter: YULITAVIA

Polisi Tangkap Pengedar Pil Ekstasi

0
Pelaku dan barang bukti pil ekstasi. F. Satresnarkoba Polresta Tanjungpinang

batampos- Satresnarkoba Polresta Tanjungpinang menangkap pengedar pil ekstasi di Jalan Adi Sucipto Tanjungpinang, Sabtu (6/5). Dalam penangkapan itu, polisi menemukan sembilan butir pil ekstasi dari tangan pelaku insial YA.

Kasat Resnarkoba Polresta Tanjungpinang AKP Efendi, mengatakan awalnya polisi mendapat informasi seorang pengedar narkoba asal Bintan berada di Batu 10 Tanjungpinang.

“Tiba di lokasi, kami melakukan menggeledah pelaku dan menemukan pil ekstasi yang disimpan dalam kotak rokok,” ungkapnya, Selasa (9/5).

BACA JUGA:Diperalat Bandar jadi Kurir Narkoba, Seorang Pelajar di Bintan Diamankan Polisi

Selain narkoba, lanjut Efendi, polisi juga mengamankan satu ponsel dan sepeda motor Ninja milik pelaku.

“Pelaku kini ditahan guna penyidikan lanjutan mengenai asal usul pil ekstasi,” katanya.

Pengedar pil ekstasi dapat dijerat Pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (*)

reporter: yusnadi

Kemenag Tegur Bank Syariah Indonesia

0
Ilustrasi Pelayanan Bank Syariah Indonesia. (dok Jawa pos)

batampos – Masalah muncul pada perpanjangan masa pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2023. Sepanjang Senin sampai Selasa (8-9/12) sistem Bank Syariah Indonesia (BSI) bermasalah. Hampir seluruh layanan perbankannya, termasuk pembayaran pelunasan biaya haji tidak bisa dilakukan.

Kementerian Agama (Kemenag) meradang dengan sistem perbankan di BSI tersebut. Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kemenag Saiful Mujab mengatakan, gangguan sistem di BSI tersebut sangat mengganggu proses pelunasan biaya haji yang tinggal satu pekan lagi.

Saiful mengatakan dengan adanya gangguan tersebut, calon jemaah haji (CJH) yang mendaftar lewat BSI tidak bisa melakukan pelunasan. ’’(BSI) Sudah saya tegur lewat telepon,’’ kata dia kemarin. Usai ditegur, pihak BSI berjanji sistem berjalan normal pada Selasa (9/5).

Dia berharap supaya janji dari BSI tersebut bisa ditepati. Yaitu jemaah dapat melunasi kembali biaya haji. Saiful mengatakan jika sistem BSI masih saja mengalami gangguan dan membuat CJH tidak bisa melunasi biaya haji, Kemenag akan mengeluarkan teguran lewat surat.

Respon kekecewaan dari Kemenag tersebut cukup wajar. Pasalnya mayoritas calon jemaah mendaftar lewat BSI. Sehingga saat pelaksanaan pelunasan biaya haji, juga harus lewat BSI.

Berdasarkan data Kemenag tercatat ada 161.479 orang CJH yang mendaftar lewat BSI. Dari jumlah tersebut sebanyak 142.392 orang CJH sudah melunasi biaya haji. Sehingga masih tersisa 19,987 orang CJH (11,82 persen) yang belum melunasi. Bank dengan jemaah haji terbanyak berikutnya adalah Bank Muamalat Indonesia (BMI). Di BMI tercatat ada 15.175 CJH dan tersisa 2.487 orang yang belum melunasi biaya haji.

Sebaliknya bank dengan jumlah jemaah paling sedikit adalah Bank DKI Syariah dengan jumlah 283 jemaah (tersisa 55 orang). Berikutnya adalah Bank CIMB Niaga sebanyak 389 jemaah (tersisa 107 orang) dan Bank Jateng Syariah dengan jumlah 525 orang (tersisa 45 orang).

Seperti diketahui pelunasan BPIH 2023 sejatinya ditutup pada Jumat (5/5) lalu. Tetapi karena masih banyak sisa kuota, diperpanjang pada 8-12 Mei. Pada hari kedua pelunasan perpanjangan kemarin, masih ada 42.657 sisa kuota. Jumlah tersebut termasuk 17.135 sisa kursi untuk kuota cadangan.

Pada kesempatan itu Saiful menyampaikan bahwa Kemenag belum mendistribusikan tambahan kuota yang diberikan oleh Arab Saudi. Seperti diketahui Saudi memberikan kuota tambahan sebanyak 8.000 kursi. ’’(pembagian) masih menunggu rapat dengan DPR,’’ katanya. Sesuai dengan arahan Menag Yaqut Cholil Qoumas pendistribusian tambahan kuota itu dilakukan secara berkeadilan.

Sementara itu Corporate Secretary BSI Gunawan Arief Hartoyo memohon maaf atas kendala dan ketidaknyamanan yang dialami nasabah dalam mengakses layanan perbankan. Sehubungan dengan berlangsungnya proses pemeliharaan (maintenance) sistem BSI. Upaya tersebut dilakukan sebagai bentuk peningkatan layanan.

“Kami memastikan dana nasabah tetap aman,” ucapnya.

Meski demikian, dia mengklaim layanan perbankan BSI sudah pulih secara bertahap. Nasabah dapat bertransaksi kembali di kantor cabang maupun jaringan ATM Bersama, Jalin, PRIMA, Mandiri Host to Host Payment, dan Visa. Layanan transaksi antar bank tersebut telah dapat digunakan seluruh nasabah pada pukul 09.00 WIB.

“Sekitar 1.200 unit ATM BSI pulih dan secara bertahap kantor-kantor BSI telah kembali beroperasi. Kami senantiasa akan memantau perkembangan secara berkelanjutan,” imbuhnya.

Gunawan mengimbau kepada seluruh nasabah untuk terus waspada dan berhati-hati terhadap segala bentuk modus penipuan. Termasuk tindak kejahatan digital yang mengatasnamakan BSI. Jangan memberikan PIN, OTP, maupun password kepada siapapun. Termasuk pegawai BSI.

“Jaga selalu kerahasiaan data perbankan Anda,” ujarnya.

Apabila ada hal yang membutuhkan informasi yang lebih lanjut, nasabah dapat menghubungi BSI Call 14040. Perseroan berkomitmen untuk terus memulihkan layanan perbankan secepatnya. Sehingga nasabah dapat kembali melakukan transaksi keuangan dengan nyaman dan aman.

“BSI berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada nasabah, dan tentunya sangat berterima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan nasabah kepada Bank Syariah Indonesia,” tandasnya. (*)

Reporter: JP Group

Ada 22 Proyek Pengerjaan Jalan di Batam Sepanjang 2023 dan 2024

0
bp batam 29
Maket pembangunan ruas jalan. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Pembangunan infrastruktur di Batam, begitu masifnya. Salah satu fokus pembangunan adalah peningkatan dan pelebaran ruas jalan. Dari data yang didapat Batam Pos, ada 22 ruas jalan yang akan dibangun di tahun 2023 dan 2024 di Batam.

Dari 22 jalan yang sudah dan akan dibangun terbagi dua yakni kegiatan prioritas nasional dan kegiatan prioritas BP Batam. Kegiatan prioritas nasional, pembangunan jalan koridor utama dari simpang Laluan Madani hingga ke Simpang Bundaran Punggur.

Peningkatan sepanjang 9 kilometer jalan ini, dibangun 3 lajur kiri dan kanan. Jalan Yos Sudarso tahap III, mulai dari simpang Bengkong hingga underpass Pelita, sepanjang 1,2 kilometer.

Baca Juga: Batam Sumbang 82,9 Persen Realisasi Investasi di Kepri

Jalan koridor utama dari bundaran Punggur hingga ke Simpang Bandara Hang Nadim, sepanjang 2,6 kilometer dengan dibangun 3 lajur kiri dan kanan.

Pembangunan 3 lajur keliling Bundaran Punggur sepanjang 1,6 kilometer dan Bundaran Bandara sepanjang 800 meter.

“Ada kegiatan prioritas BP Batam, sebanyak 17 kegiatan,” kata Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol Ariastuty Sirait.

Baca Juga: Ini Harapan Masyarakat Kepada Kepala BP Batam

Tuty menjelaskan, 17 prioritas pembangunan jalan dilaksanakan BP Batam yakni Jalan Hang Jebat dari Simpang Batu Besar hingga Simpang Turi sepanjang 5,5 kilometer, Jalan Yos Sudarso Tahap 4 mulai dari underpass Pelita hingga Nagoya Gate sepanjang 1,2 kilometer, Jangan Hang Jebat tahap 2 dari Simpang Batu Besar ke Simpang Polda Kepri sepanjang 3 kilometer.

Lalu, pembangunan jalan Hang Tuah dari Simpang Bandara ke Simpang Batu Besar sepanjang 3,6 kilometer, Jalan Hang Kesturi sepanjang 3,4 kilometer, Jalan Alternatif Bandara 1,2 kilometer, Jalan Kawasan Industri Kabil 1,3 kilometer, Simpang Sei Harapan 0,3 kilometer, Jalan Wisman Batam 0,15 kilometer.

Peningkatan Jalan Hang Lekiu sepanjang 12 kilometer, jalan Todak Kerapu (ruas gerbang keluar Pelabuhan Batu Ampar) sepanjang 1,8 kilometer, Jalan Duyung sepanjang 2,6 kilometer, Jalan Gajah Mada Tahap III (Dari SPBU Vitka hingga Sei Harapan) 3,1 kilometer, jalan dan drainase di Kawasan Industri Kabil sepanjang 2,9 kilometer.

Baca Juga: Pergerakan Penumpang di Bandara Hang Nadim Meningkat, Jadi Sinyal Positif Pertumbuhan Ekonomi Batam

Lalu, pembangunan Jalan Kavling Pekerja Sambau sepanjang 3 kilometer dan revitalisasi landscape Bundaran Sijori Batam.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, pembangunan dan peningkatan infrastruktur menjadi komitmennya. Sebab, jika tidak ada komitmen, tentunya pembangunan di Batam tidak akan berjalan.

“Pembangunan tidak jalan, ekonomi tidak akan tumbuh,” ujar Rudi.

Sebab, jika ekonomi Batam terpuruk, akan berdampak pada daya beli masyarakat yang menurun.

Pertumbuhan ekonomi terdampak dari jumlah investasi yang masuk ke Batam. Para investor yang datang ke Batam memiliki berbagai keinginan, salah satunya infrastruktur penunjang yang mumpuni.

Oleh sebab itu, dalam rangka memenuhi kebutuhan investor tersebut, adalah dengan membangun infrastruktur di seluruh Kota Batam.(*)

Reporter: Fiska Juanda