Kamis, 7 Mei 2026
Beranda blog Halaman 5639

Disdik Batam Data Jumlah Kuota Sekolah, Ribuan Siswa Tak Tertampung di Sekolah Negeri

0
PPDB Dalil Harahap 75
Suasana PPDB hari pertama di Batam tahun lalu). F.Dalil Harahap

batampos – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam tengah mempersiapkan proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2023/2024.

Kepala Disdik Batam, Tri Wahyudi Rubianto mengatakan salah satu persoalan dalam PPDB adalah daya tampung sekolah negeri. Setiap tahunnya sekolah negeri selalu menjadi pilihan utama dalam pendidikan.

Ia menyebutkan berdasarkan data total siswa SD yang akan menyelesaikan pendidikan dan akan melanjutkan pendidikan ke jenjang SMPN adalah 21 ribu orang.

Sementara siswa SMP yang akan mengikuti ujian akhir dan lulus berjumlah 8 ribu. Ini artinya ada sekitar 3 ribu siswa nanti yang berkemungkinan tidak tertampung di sekolah negeri.

Baca Juga: Inspektur Upacara Hardiknas di Batam, Marlin Agustina Sampaikan Keunggulan Kurikulum Merdeka

“Lumayan juga gab-nya ada 3 ribuan siswa. Jadi ini yang menjadi persoalan yang harus kami selesaikan. Namun begitu, kalau siswa ini mendaftar ke sekolah swasta, saya rasa tidak ada masalah,” ujarnya usai menghadiri apel dan halal bi halal di Dataran Engku Putri, Selasa (2/5).

Tri mengungkapkan PPDB akan diselenggarakan awal bulan Juli mendatang. Ia berharap semua proses bisa berjalan dengan lancar.

Seperti tahun sebelumnya sistem PPDB akan diselenggarakan online (daring). Dalam bulan ini, pihaknya akan bersiap untuk memilih penyelenggara untuk pelaksanaan PPDB online.

“Bulan ini kami sudah finalisasi. Mulai dari kuota PPDB mulai dari SD dan SMP negeri. Jadwal, syarat, hingga tata cara pendaftaran PPDB,” jelasnya.

Baca Juga: Kebakaran di Ruli Kampung Indosat Sekupang, 2 Rumah Ludes Dilalap Api

Lanjutnya, menyambut PPDB pihaknya juga mengejar pembangunan ruang kelas baru (RKB). Guna menampung peserta didik baru di tahun ajaran baru mendatang.

“Tahun ini ada kurang lebih 40 RKB yang akan dibangun. Ini lagi kami coba mulai masuk ke tahap pengerjaan. Sehingga kehadiran RKB ini bisa difungsikan usai proses PPDB selesai,” ungkap mantan Sekretaris Bapelitbang Batam ini. (*)

Reporter: YULITAVIA

Mengaku Wakil Nabi, Serang MUI, Lalu Pingsan dan Tewas

0
Petugas kepolisian memeriksa tempat kejadian perkara (TKP) dugaan penembakan di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Jakarta, Selasa (2/5/2023). Berdasarkan keterangan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto pelaku penembakan Kantor Majelis Ulama Indonesia berjumlah satu orang yang dinyatakan meninggal dunia di lokasi usai melakukan aksinya yang melukai dua orang pegawai dan diduga menggunakan airsoftgun. (FOTO:MIFTAHUL HAYAT)

batampos – Penyerang Majelis Ulama Indonesia (MUI) Mustofa tewas setelah melakukan aksinya. Belum diketahui penyebab tewasnya pelaku. Namun, kegilaan rekam jejak Mustofa mulai terungkap. Dari mengaku wakil nabi, pernah merusak kantor DPRD Lampung, hingga kini menyerang kantor MUI dengan air soft gun.

Kronologi versi polisi, pelaku penyerangan itu datang ke kantor MUI Pusat pukul 11.24. Pelaku mengaku ke staf resepsionis ingin bertemu dengan Ketua MUI. Namun, tidak bisa menjelaskan kepentingannya untuk bertemu.

Petugas pengamanan dalam (Pamdal) lantas mengamankan pelaku, namun saat itu malah melakukan penyerangan dengan senjata. Yang mengakibatkan dua orang staf resepsionis terluka. Saat kejadian juga kaca kantor MUI pecah, belum diketahui karena tertembak atau tertabrak staf yang menyelamatkan diri.

Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto mengatakan, senjata yang digunakan bila diperiksa secara kasat mata, senjatanya diduga air soft gun. ”dilihat dari gambarnya, ada gotrinya, lalu ada tabungnya. Tapi, untuk detilnya kami periksa di Laboratorium Forensik, apa jenis senjatanya,” paparnya.

Setelah melakukan penyerangan, pelaku ini keluar dari kantor MUI. Petugas Pamdal mengejar dan mengamankan pelaku. ”beberapa saat diamankan ini, pelaku pingsan dan dibawa ke polsek lalu, ke puskesmas Menteng,” ujarnya.

Dari sejumlah foto dan video yang beredar, saat pelaku penyerangan diamankan petugas diduga sudah pingsan. Pelaku tampak mengenakan baju kotak-kotak dan sedang digotong oleh sejumlah petugas untuk diamankan.

Karyoto mengatakan, Di Puskesmas Menteng, dokter menyatakan pelaku meninggal dunia. Untuk penyebab meninggal dunianya masih didalami dengan pemeriksaan berupa otopsi. ”Apakah punya penyakit atau yang lain-lainnya belum bisa disimpulkan.

Karyoto menuturkan, diketahui dari identitas yang dibawa pelaku penyerangan ini domisilinya Lampung. saat ini petugas berkoordinasi dengan Polda Lampung untuk mengetahui latar belakang pelaku. ”Kami kirim petugas ke Lampung untuk mendalami,” ujarnya.

Sementara Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombespol Komarudin menuturkan, di tas pelaku penyerangan petugas menemukan sejumlah barang. Diantaranya, obat-obatan, buku rekening, kartu identitas, dan surat. ”Jenis obat-obatannya belum diketahui,” tuturnya.

Saat ini petugas sedang mendalami kemungkinan pelaku terhubung dengan kelompok teroris. Koordinasi dilakukan dengan Densus 88 Anti Teror. ”Masuk jaringan atau tidak,” tambah Irjen Karyoto di kantor MUI kemarin.

Sementara diketahui pelaku penyerangan itu bernama Mustofa,60. Identitas pelaku diketahui dari kartu identitas yang dibawa pelaku. Pelaku ternyata pernah melakukan tindak pidana di Lampung. Kabidhumas Polda Lampung Kombespol Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, pelaku penyerangan ke MUI berinsial M tersebut pernah melakukan perusakan di salah satu obyek vital di Lampung, yakni DPRD Lampung. Perusakan itu dilakukan pada 2016 yang lalu. ”Sudah divonis dalam kasus perusakan itu beberapa bulan,” ujarnya.

Memang dalam perusakan kantor DPRD itu, diketahui pelaku juga mengaku sebagai wakil Nabi Muhammad. Menurutnya, hal yang sama dilakukan saat menyerang kantor MUI. ”DIlakukan juga saat menyerang MUI,” urainya.

Sementara Dirkrimum Polda Metro Jaya Hengki Haryadi mengatakan, telah berkoordinasi dengan Densus 88 dan dipastikan pelaku tidak termasuk dalam jaringan teroris. Karena itu pelaku dikategorikan lone wolf atau pelaku tunggal dalam melakukan aksinya. “”Penyelidikan Densus 88, pelaku tidak masuk jaringan teror,” tuturnya kemarin.

Kepolisian dalam mengungkap kasus tersebut berkolaborasi antara profesi. Dia mengatakan, menggandeng Laboratorium Forensik untuk melakukan uji balistik. ”Koordinasi labfor dan Polda Lampung soal pelaku,” jelasnya.

Diketahui bahwa Mustofa, pelaku penyerangan sempat mengirimkan surat ke MUI. Dalam surat tertanggal 25 juli 2022 dan ditandatangani pelaku, ada sejumlah hal yang disebutkan. salah satunya menyebutkan kalau ketua MUI menolak dirinya, berarti menolak Rasul yang ingin mempersatukan umatnya.

Selain itu pelaku juga menyebut sudah empat kali diproses di Lampung. lalu ada sejumlah pernyataan lainnya yang cukup sulit untuk dipahami. Seperti, seandainya Tuhan mengirim wakil nabi bisa lebih dari satu kali. Saya tidak kerja Tuhan mengutus kembali, saya diancam firman Tuhan bahwa akan dipotong lidah hamba bila menyembunyikan kemampuannya.

Wakil Ketua Umum MUI Anwar Abbas berharap kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut. ’’Kenapa sampai ada yang menebar aksi teror di kantor MUI,’’ katanya. Dia mendapatkan informasi bahwa pelaku mengaku sebagai Nabi dan berasal dari Lampung. Dari secarik surat yang dia bawa, pelaku ingin bertemu dengan Ketua Umum MUI Miftachul Akhyar.

Ketua MUI Cholil Nafis menuturkan sejumlah pimpinan sedang menggelar rapat rutin pada saat kejadian penembakan itu. ’’Kami sedang rapat di lantai empat. Dan mendengar ada tembakan serta suara pecahan kaca,’’ tuturnya. Sesaat itu rapat rutin dihentikan sementara.

Setelah ada kabar kasus penembakan ditangani kepolisian, rapat dilanjutkan sampai selesai sekitar pukul 12 siang. Dia menuturkan penembakan di kantor MUI pusat tersebut melukai petugas keamanan dan resepsionis MUI. Keduanya mengalami luka ringan karena pecahan kaca. Dia mengatakan pengurus MUI percaya aparat keamanan mampu menyelesaikan kasus ini dengan baik, tuntas, dan transparan.

Sementara itu Wakil Presiden Ma’ruf Amin selaku Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim) MUI ikut merespon kejadian penembakan di kantor MUI Pusat. Malalui Juru Bicara Wakil Presiden Masduki Baidlowi. Dia mengatakan, Ma’ruf Amin mengimbau masyarakat tidak terprovokasi atas kejadian penembakan itu.

’’Wakil Presiden mengimbau masyarakat tetap tenang dalam menanggapi kasus yang terjadi di kantor MUI pusat itu,’’ katanya. Dia menuturkan masyarakat, khususnya umat Islam tetap menjaga kondusivitas kehidupan bermasyarakat. Urusan penegakan hukum, diserahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian.

Masduki mengatakan kepada aparat kepolisian, Ma’ruf Amin menginstruksikan supaya dilakukan pengusutan sampai tuntas. Selain itu juga harus diselesaikan dengan cepat dan diusut secara terang benderang. Sehingga tidak memicu polemic yang liar di tengah masyarakat.

’’Wapres menyesalkan terjadinya kejadian penembakan itu,’’ tutur Masduki. Pasalnya, tindakan anarkis dan tidak bertanggung jawab itu dapat membahayakan keselamatan masyarakat. Khususnya kepada pengurus atau petugas MUI yang sedang bertugas. Informasi yang dia dapatkan, dua orang petugas MUI di bagian terima tamu mengalami luka ringan akibat terjadinya penembakan tersebut.

Masduki juga menuturkan Ma’ruf Amin titip pesan kepada para ulama dan kader-kader MUI dari tingkat pusat sampai daerah. Dalam pesannya, Ma’ruf Amin berharap mereka untuk tetap teguh menjalankan tugas dakwahnya. Serta tidak takut dan terpengaruh oleh berbagai hambatan dan ancaman. ’’Amar makruf nahi mungkar sebagai tugas utama kader-kader MUI harus tetap dilaksanakan dalam bingkai NKRI,’’ jelasnya.

Menteri Agama (Mena) Yaqut Cholil Qoumas juga menyampaikan dukungan kepada kepolisian untuk mengusut tuntas kasus penembakan di markas MUI pusat tersebut. ’’Saya sangat mengecam setiap tindak kekerasan, termasuk penembakan yang terjadi di kantor MUI,’’ jelasnya.

Yaqut meyakini kepolisian bakal bekerja secara profesional dalam mengusut kasus tersebut. Dia juga mendukung upaya kepolisian untuk mengidentifikasi identitas pelaku.

Sekum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti sangat prihatin dengan kasus penembakan di kantor MUI. “Itu sebuah tindakan yang keterlaluan,” terangnya. Walaupun pelaku telah tertembak, polisi hendaknya tetap berusaha mengungkap pelaku dan motifnya.

Kepada mereka yang terluka, kata Mu’ti, semoga mendapatkan perawatan medis yang terbaik, diberikan kesabaran, dan sehat seperti sediakala.

Mu’ti mengatakan, masyarakat, khususnya umat Islam, hendaknya tetap tenang, tidak terpengaruh provokasi yang bisa menimbulkan kepanikan publik. “Dan menyerahkan proses selanjutnya kepada aparatur keamanan,” ucapnya.

M Din Syamsuddin, mantan Ketua Umum MUI yang juga mantan Ketua Dewan Pertimbangan MUI mengatakan, penyerangan kantor MUI sungguh memprihatinkan. “Apalagi saat umat Islam masih merayakan Idul Fitri,” paparnya.

Menurut dia, patut diduga pelakunya terpapar Islamofobia. Tindakan yang menyasar kantor MUI akan mudah dipahami sebagai bermotif kebencian terhadap MUI atau Islam. Maka jelas Islamofobia itu ada dan nyata.

Namun, tindakan berupa penyerangan atau perusakan terhadap masjid atau tokoh Islam, seperti yang terjadi di beberapa tempat terakhir ini dapat dipersepsikan sebagai tindakan sistematis dan tendensius. Kejadian serupa pernah terjadi berentetan jelang Pemilu 2019, tapi tidak pernah ada pengungkapan yg jelas. “Waktu itu, Mabes Polri hanya menyatakan pelakunya adalah orang-orang gila,” tegas Din.

Mantan Ketum PP Muhammadiyah itu meminta umat Islam tetap tenang dan tidak terpancing, karena boleh jadi peristiwa itu merupakan bagian dari upaya provokasi agar umat Islam bereaksi membalas dendam. “Lebih baik diam sambil mencermati apa ujung dari peristiwa itu,” jelasnya.

Tokoh asal Sumbawa itu mengatakan, peristiwa itu juga pernah terjadi 1965. Yaitu, terjadi perusakan masjid, musala, serta penyerangan terhadap ulama dan zuama.

“Seperti masa itu, kita pun sekarang merasa living years dangerously atau hidup pada tahun-tahun bahaya,” ungkap Din

Maka, lanjut Din, Polri harus mampu menangkap pelakunya dan mengungkap siapa dalang yang bermain di balik layar. “Sayang pelakunya tidak dapat diinterogasi karena meninggal atau dianggap gila. Kok orang-orang gila bisa beramai-ramai merusak tempat ibadat ya,?” ujarnya.

Bagian lain, Pengamat Terorisme Al Chaidar mengatakan, diprediksi serangan ke MUI tersebut bukan dilakukan kelompok teroris. Melainkan diduga merupakan operasi penggalangan yang dilakukan kelompok intelijen. ”ini dugaan saya,” ujarnya.

Indikasi itu dapat dilihat dari pelaku yang memakai baju kotak-kotak, kegilaan pelaku yang mengaku wakil nabi dan tewasnya pelaku dengan sebab yang belum diketahui. Dia mengatakan, semua indikasi itu merupakan gaya khas intelijen. ”Ingat dulu ada fenomena orang gila menyerang ulama,” tuturnya.

Baju kotak-kotak, lanjutnya, selama ini merupakan simbol dari kelompok pendukung pemerintah. Sejumlah pihak juga menilai baju kotak-kotak itu simbol anti kelompok Islam. ”Tujuannya, saya kira intelijen tersinggung karena MUI sedang meneliti pesantren AL Zaytun, yang selama ini diduga dikelola intelijen,” urainya.

Belum lagi, dengan sikap dari MUI yang selama ini terbilang opisisi. Dia mengatakan, kejadian ini diduga merupakan bagian dari state terrorism. ”Semoga saja tidak begitu,” urainya. (*)

Reporter: JP Group

Prabowo Ungkap Titipan Besar Presiden Jokowi Jelang Pemilu 2024

0
Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono (kanan) dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) di Kompleks Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (2/5/2023) malam. (ANTARA/Indra Arief Pribadi)

batampos – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengaku, menerima titipan besar dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) jelang Pemilu 2024. Pernyataan ini disampaikan Prabowo setelah enam ketua umum partai politik (parpol) bertemu Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (2/5) malam.

Prabowo yang juga menjabat sebagai Menteri Pertahanan (Menhan) ini menyampaikan, titipan besar dari Presiden Jokowi itu tak lain yaitu meminta agar para elite politik bisa rukun dan kompak demi masa depan negara.
“Tadi titipan besar bahwa kita harus rukun, kita harus kompak bisa kerja sama demi negara, intinya itu demi bangsa dan negara,” kata Prabowo usai bertemu Presiden Jokowi.
Selain itu, kata Prabowo, Jokowi menitip pesan terkait perkembangan ekonomi Indonesia ke depan. Menurut Prabowo, Jokowi ingin Indonesia ke depan menjadi negara maju.
“Perkembangan terakhir di bidang ekonomi, ramalan semua negara besar, ramalan World Bank, IMF, semua Indonesia benar-benar punya potensi, benar-benar untuk menjadi negara maju,” ungkap Prabowo.
Ia mengungkapkan, ekonomi Indonesia saat ini sudah di posisi ke-16 terbesar di dunia. Prabowo meyakini, sangat mungkin Indonesia menjadi negara dengan perekonomian keempat terbesar di dunia.
“Jadi itu titipan beliau kepada kita-kita, saya kira itu intinya,” ucap Prabowo.
Pertemuan enam ketum parpol itu berlangsung selama kurang lebih 2,5 jam. Pertemuan ini tanpa dihadiri Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh. Padahal, Partai NasDem juga salah satu partai pendukung pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin.
Adapun enam ketum parpol yang hadir dalam pertemuan malam ini di Istana Merdeka, Jakarta di antaranya Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Ketum PAN Zulkifli Hasan, Ketum PKB Muhaimin Iskandar, dan Plt Ketum PPP Muhamad Mardiono. (*)
Reporter: JP Group

AKBP Achiruddin Resmi Dipecat dari Kepolisian dan Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan

0
Tangkapan layar salah satu unggahan di akun Instagram AKBP Achiruddin Hasibuan yang menampakkan dia sedang mengendarai motor Harley-Davidson Street Glide (Instragram Achiruddin Hasibuan)

batampos – Berakhir sudah Karir AKBP Achiruddin Hasibuan sebagai polisi. Persidangan Komisi Kode Etik memutuskan ayah Aditya Hasibuan tersangka penganiayaan terhadan Ken Admiral (KA) itu dipecat dari kepolisian.

Sidang komisi etik yang digelar di Mapolda Sumut, Selasa (2/5), memutuskan Achiruddin mendapat Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

“Sudah dilaksanakan sidang komisi kode etik. Disaksikan secara transparan, oleh keluarga Ken, saksi-saksi. Termasuk juga menghadirkan secara virtual, saudara Ken yang ada di Manchester,” kata Kapolda Sumut Irjen Panca Putra Simanjuntak, Selasa malam.

AKBP Achiruddin terbukti melanggar sejumlah etika Polri yang tertuang di dalam Peraturan Polisi Nomor 7 Tahun 2022. Terutama pada pasal Pasal 5, 8, 12, 13 dalam kebijakan tersebut. Dia didakwa melanggar etika kepribadian, kelembagaan dan kemasyarakatan.

Menurut Irjen Panca, Achiruddin terbukti melakukan pembiaran terhadap penganiayaan yang dilakukan anaknya Aditya Hasibuan.

“Ini bentuk komitmen dan keseriusan kami,” ujar Irjen Panca.

Selain PTDH, Achiruddin juga ditetapkan tersangka kasus penganiayaan itu. Dia terancam dijerat dengan Pasal 55, Pasal 56, Pasal 304 KUHPidana. Dia dinilai turut serta dan membantu proses penganiayaan yang menyebabkan KA terluka cukup parah.

“Sprindiknya sudah ditetapkan juga penetapan tersangka kepada yang bersangkutan,” ujarnya.`

Selain itu, ada sejumlah hal lainnya yang memberatkan tersangka. Termasuk, pelanggaran disiplin yang dahulu pernah dilakukannya. Karena dalam penggalan video yang beredar, penganiayaan berlangsung cukup brutal. Aditya terlihat duduk menimpa badan korban yang dalam kondisi telungkup. Sambil mengumpat dengan kata – kata kotor, Aditya membentur-benturkan kepala korban ke lantai.

“Gerak kau, mati kau ku buat,” ujar Aditya.

Aditya yang mengenakan celana pendek tanpa alas kaki, kemudian berdiri. Layaknya petarung Mix Martial Art (MMA), Aditya kemudian menendangi korban dan menghujaninya dengan pukulan. Dia juga sempat meludahi korban sambil terus mengumpat dengan kata-kata kotor.

“Kau bilang ampun, kau bilang ampun,” kata Aditya sambil terus menendangi korban.

Emosi Aditya kian memuncak. Dia terus menghajar korban. Meskipun korban sudah meminta ampun. Bahkan, sebelum korban bangkit, Aditya menginjak-injak kepala korban. Saat itu, korban hanya pasrah sambil berupaya melindungi kepalanya.

Saat Aditya menganiaya korban, Achiruddin bukan melerai. Dia malah membiarkan anaknya terus menghajar KA dengan brutal. Bahkan dia sempat memberikan dukungan kepada anaknya.

“Jangan emosi, kalau dalam keadaan emosi kau kalah,” ujar Achiruddin sambil menepuk pundak anaknya yang tengah menghajar korban. (*)

Reporter: JP Group

Yoga dapat Melatih Fisik dan Kesehatan Jiwa

0
ilustrasi

batampos– Yoga dapat melatih kebugaran fisik dan kesehatan jiwa agar perilaku menjadi lebih baik.

“Hal ini sesuai dengan esensi yoga yang diajarkan Maha Rsi Patanjali, yang menyebutkan yoga citta vritti nirodha, yoga mengendalikan pikiran,” kata Koordinator Staf Khusus Presiden Republik Indonesia AAGN Ari Dwipayana dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (1/5).

Ari mengatakan hal itu dalam sambutannya pada “Saka Yoga Festival di Garuda Mandala Candi Prambanan”, Yogyakarta, Minggu.

“Menjadi penting untuk kita ingat bahwa yoga ini berasal dari kata yuj, yang artinya penyatuan atau penggabungan. Penyatuan tentang apa? Penyatuan antara atman dan paramatman. Penyatuan kita dengan alam. Penyatuan antara jagat kecil dengan jagat besar,” jelasnya.

Dengan demikian, lanjutnya, yoga tidak hanya melatih kebugaran fisik dan tubuh, tetapi juga mengajarkan manusia untuk mengenali tubuh. Menurut Ari, jika seorang manusia dapat mengenali tubuhnya, maka manusia dapat memiliki kesehatan secara fisik, mental, dan jiwa.

BACA JUGA:5 Gerakan Yoga Ringan Ini Membantu Kualitas Tidur

Dia menambahkan hal yang sesuai dengan ajaran agama Hindu, di mana terdapat tiga lapis dalam badan manusia, harus dilatih, yaitu stula sarira (badan kasar atau fisik), suksma sarira (badan halus atau pikiran), dan antahkarana sarira (jiwa atau roh).

Ketiga lapisan dalam badan manusia tersebut dapat dilatih sekaligus dengan yoga.

“Esensi dari yoga itu bukan semata-mata kita melatih diri dengan kemampuan olah fisik dan pernapasan yang baik, tetapi kita juga mengendalikan pikiran kita, mengasah rasa kita, mengasah budi kita; sehingga kita bisa lebih tenang dan lebih membantu konsentrasi sehingga membuat kualitas hidup kita semakin baik,” jelasnya.

Menurut dia, yoga adalah warisan leluhur manusia yang sudah berumur ribuan tahun dan saat ini sudah menjadi milik dunia dan tersebar di mana-mana dengan berbagai varian.

“Oleh karena itu, tradisi yoga perlu untuk terus dirawat karena memiliki manfaat yang baik, bukan hanya untuk diri sendiri, melainkan juga keharmonisan hubungan dengan sesama dan juga keharmonisan dengan alam,” ujar Ari Dwipayana. (*)

 

reporter: antara

Warga Positif Covid-19 Meninggal, Terdeteksi saat Masuk RSUD

0
Rachmadi

batampos– Sudah cukup lama tidak ada warga di Karimun yang terpapar Covid-19. Termasuk yang dirawat dan diisolasi mandiri juga nihil. Namun, Senin (1/5) satu orang warga dari Kecamatan Meral meninggal dunia dan diduga terpapar Covid-19.

”Benar ada satu orang warga Kecamatan Meral dengan jenis kelamin perempuan usia 60 meninggal dunia Senin (1/5) sekitar pukul 18.00 WIB. Meninggalnya saat tiba RSUD M Sani,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rachmadi, Selasa (2/5).

BACA JUGA:Tiga Tahun Covid-19 di Karimun, 6.472 Positif, 183 Meninggal

Diketahui bahwa warga tersebut meninggal akibat terpapar Covid-19, katanya, pada saat tiba dirumah sakit dalam keadaan sesak nafas. Dan protap di RSUD M Sani setiap pasien yang akan rawat inap harus menjalani pemeriksaan rapid antigen terlebih dulu.

”Dari hasil pemeriksaan tersebut, pasien positif terpapar Covid-19. Dan tidak lama kemudian pasien meninggal dunia. Untuk hasil PCR belum keluar. Dan perlu diketahui bahwa penerapan rapid antigen di RSUD M Sani memang masih berlaku untuk setiap pasien yang akan rawat ini. Hal ini dilakukan karena status pandemi belum dicabut. Kemudian, kebijakan ini sekaligus sebagai bentuk deteksi dan antisipasi,” papar Rachmadi.

Memang, lanjut Rachmadi, pasien yang positif terpapar Covid-19 ini tidak ada riwayat perjalanan atau bepergian kemana-mana. Namun, tidak menutup kemungkinan dari faktor bertemu denhqn orang lain. Selain itu, almarhumah juga memiliki riwayat penyakit bawaan yang sudah lama diderita. Yakni, penyakit diabetes melitus (DM) atau penyakit gula.

”Dengan adanya satu orang meninggal lagi, maka saat ini jumlah kasus yang meninggal akibat Covid-19 menjadi 185 orang. Kita sama-sama berharap pasca liburan kali ini tidak ada lonjakan kasus Covid-19. Karena, secara nasional update kasus Covid-19 memang bertambah, tapi tidak banyak. Kasus aktif bertambah 325 orang. Dan secara nasional yang meninggal bertambah 27 orang. Sedangkan untuk Kabupaten Karimun saat ini nihil kasus aktif,” ungkapnya. (*)

reporter: sandi

Pelaku Penembakan Kantor MUI Tak Teralifiasi Jaringan Teroris

0
Aparat kepolisian melakukan olah TKP setelah terjadi insiden penembakan di Kantor Pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (2/5). (FOTO: TAZKIA ROYYAN HIKMATIAR/JAWAPOS.COM)

batampos – Mustopa, 60, pelaku penembakan Kantor MUI Pusat, Jakarta Pusat, tak terindikasi terafiliasi dengan jaringan teroris manapun. Hal itu disampaikan Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi setelah berkoordinasi dengan Detasemen Khusus (Densus) 88.

“Kami sudah koordinasi denhan Detasemen Khusus 88, hasil penyelidikan Densus bahwa tersangka ini tidak termasuk jaringan teror,” ujarnya kepada wartawan di Polsek Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (2/5).
Ia juga menyampaikan bahwa pelaku untuk sementara tak diidentifikasi memiliki ideologi atau paham agama ekstrem seperti yang biasa terjadi pada peristiwa teror.
“Tidak terkooptasi dengan ideologi agama yang ekstrem,” tegas Hengki.
Sebelumnya, polisi menyatakan bahwa terduga pelaku penembakan di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat berinisial Mustopa, 60, tewas. Saat ini, jasad terduga pelaku dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati
“Iya (tewas),” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Komarudin kepada wartawan di lokasi, Selasa (2/5).
Terkait dengan penyebab kematian terduga pelaku, Komarudin enggan membeberkannya saat ini. “Masih pendalaman,” singkatnya.
Hanya saja, ia mengatakan bahwa sejak dibekuk oleh petugas keamanan di TKP, terduga pelaku sudah tak sadarkan diri.
“Kemudian sempat dibawa ke polsek namun di polsek juga sempat tidak sadar. Akhirnya kita bawa ke Puskesmas Menteng,” paparnya
“Dokter Puskesmas Menteng menyatakan bahwa pelaku sudah dalam keadaan meninggal,” pungkas Komarudin. (*)
Reporter: JP Group

12 Korban Tewas Kecelaan Kapal Evelyn Calisca 01 Dapat Santunan Rp 50 Juta

0
Direktur Operasional Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana menyampaikan duka cita atas musibah ini. (Istimewa)

batampos – Kecelakaan menimpa Spead Boat (SB) Evelyn Calisca 01 tujuan Tembilahan Provinsi Riau-Tanjung Pingan Provinsi Kepulauan Riau. Kapal ini terbalik di perairan Pulau Burung Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau.

Merespon kecelakaan ini, Jasa Raharja langsung melakukan koordinasi dengan Syahbandar, Basarnas, rumah sakit, Kepolisian, Dinas Perhubungan dan lain sebagainya untuk menginventarisir penumpang. Jasa Raharja melakukan verifikasi serta identifikasi korban selamat maupun meninggal dunia.
Jasa Raharja memberikan jaminan pengobatan bagi korban luka-luka maksimal Rp 20 juta ke rumah sakit tempat korban dirawat. Bantuan ini untuk membantu meringankan korban luka.
Sedangkan bagi korban meninggal dunia, petugas Jasa Raharja mendatangi domisili ahli waris untuk membantu penyelesaian administrasi santunannya. Total santunan yang diberikan untkk korban meninggal dunia sebesar Rp 50 juta. Santunan diberikan melalui metode transfer ke rekening ahli waris.
Direktur Operasional Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana menyampaikan duka cita atas musibah ini. Santunan ini sebagai wujud kehadiran nrgara dalam memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat yang mengalami musibah kecelakaan alat angkutan umum dan kecelakaan lalu lintas jalan.
“Kami menyampaikan bela sungkawa dan duka cita yang mendalam. Semoga keluarga diberikan ketabahan menghadapi musibah ini,” kata Dewi kepada wartawan, Selasa (2/5).
Dewi menegaskan, santunan meninggal dunia telah diserahkan kepada masing-masing ahli waris pada Sabtu (29/4).
“Sedangkan untuk korban yang mengalami luka-luka dan dirawat di rumah sakit, telah diberikan surat jaminan kepada rumah sakit yang merawat korban,” pungkasnya.
Diketahui, kecelakaan menimpa Spead Boat Evelyn Calisca 01 tujuan Tembilahan Provinsi Riau-Tanjung Pingan Provinsi Kepulauan Riau. Kapal ini terbalik di perairan Pulau Burung Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, pada Kamis (27/4) pukul 13.00 WIB. Akibat kecelakaan ini, 12 orang dinyatakan meninggal dunia, dan 69 orang selamat. (*)
Reporter: JP Group

Perbaiki Jadwal Tidur Disertai Olahraga Bisa Turunkan Berat Badan Usai Lebaran

0
Ilustrasi: Tips turunkan berat badan (Popsugar Photography – Sheila Gim)

batampos – Memperbaiki jadwal tidur disertai olahraga bisa menurunkan berat badan usai lebaran. Karena biasanya makanan khas Lebaran di tanah air yang full santan seperti rendang, opor bisa menyebabkan tubuh menimbun lebih banyak lemak.

Akibatnya kenaikan berat badan usai lebaran sering terjadi. Padahal selama satu bulan berpuasa, tubuh sebenarnya sudah menyesuaikan dengan pola makan yang lebih sehat dan teratur.

Ahli gizi Putri MJ, S.Gz, dikutip Antara, membagikan kiat sehat untuk menurunkan berat badan dan kembali bugar usai Lebaran.

1. Perbaiki jadwal tidur dan lakukan olahraga ringan

Selama berpuasa, jam tidur cenderung berkurang dan berantakan karena harus bangun sahur. Untuk itu, Putri menganjurkan memperbaiki jadwal tidur secara perlahan menjadi 8 jam sehari.

Imbangi juga dengan olahraga ringan untuk menurunkan berat badan dan membuat tubuh lebih fit.

“Kemampuan durasi berolahraga bisa dibangun pelan-pelan, mulai dari 10-15 menit. Jangan langsung memaksa berolahraga berat. Beri juga jeda hari tanpa berolahraga untuk beristirahat,” kata Putri.

Baca juga: Yura Yunita Akan Bawakan Lagu Spesial ”Harus Bahagia” di Konser Yovie Widianto: Billion Songs Confest

Minum air kelapa dicampur madu dan sedikit garam, guna mengembalikan cairan elektrolit yang hilang saat berolahraga.

Makan juga buah-buahan dengan kadar tingdietgi mineral seperti pisang, semangka, dan pepaya, serta makanan kaya protein seperti daging ayam atau sapi untuk pembentukan otot.

2. Terapkan pola makan bernutrisi dan seimbang

Putri mengatakan bahwa secara umum, kebutuhan harian protein seseorang adalah 0,8-1,2 gram dikali berat badan. Misalnya, jika berat badan seseorang adalah 50 kilogram, maka protein yang dibutuhkan yakni sekitar 40-60 gram per hari.

Putri mengatakan tubuh juga membutuhkan zat gizi makro yang mencakup protein, lemak, dan karbohidrat, serta zat gizi mikro yang mencakup vitamin dan mineral seperti vitamin C, vitamin D, magnesium, dan zinc.

Perbanyak juga konsumsi sayur-sayuran, buah-buahan atau biji-bijian yang kaya serat untuk mengatasi sembelit, meningkatkan imunitas, dan menurunkan kadar kolesterol jahat pada darah.

3. Terapkan prinsip mindful eating

Menurut Putri, makan berlebihan atau overeating dapat meningkatkan risiko obesitas dan berbagai penyakit kronis seperti diabetes hingga penyakit jantung. Penerapan prinsip mindful eating pun disarankan untuk mencegahnya.

Mindful eating didasarkan atas kesadaran penuh seseorang saat makan. Misalnya, hindari multitugas atau mengobrol saat makan supaya sadar dengan porsi yang dikonsumsi.

“Kita juga harus menikmati rasa, aroma dan tekstur makanan. Jangan lupa untuk memperhatikan isyarat dari tubuh, contohnya tidak mengabaikan respon tubuh ketika sudah kekenyangan,” kata Putri.

Dia juga menganjurkan masyarakat untuk mencukupi kebutuhan gizi dan mengontrol porsi makanan dengan menerapkan pedoman gizi “Isi Piringku” yang digaungkan oleh Kementerian Kesehatan RI.

“Porsi makan yang dikonsumsi dalam satu piring terdiri dari 50 persen buah dan sayur dan 50 persen sisanya terdiri dari karbohidrat dan protein,” ujar Putri.

Di samping itu, untuk memenuhi asupan nutrisi harian yang tidak tercukupi dari makanan, Putri menganjurkan agar mengonsumsi multivitamin. (*)

Reporter: Antara

Inspektur Upacara Hardiknas di Batam, Marlin Agustina Sampaikan Keunggulan Kurikulum Merdeka

0
Halal Bihalal 2 F Cecep Mulyana scaled e1683022927870
Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina Rudi bersama Walikota Batam Muhammad Rudi dan FKPD berfoto dengan undangan usai melaksanakan upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional sekaligus halal Bihalal di Dataran Engku Putri Batamcenter, Selasa (2/5). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina bertindak sebagai inspektur upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2023 tingkat Kota Batam, Selasa (2/5).

Marlin Agustina dalam sambutannya menyampaikan pidato Mendikbud Ristek, Nadiem Anwar Makarim.

Disampaikannya bahwa sekarang siswa bisa belajar dengan lebih tenang karena aktivitas pembelajaran mereka dinilai secara lebih holistik oleh gurunya sendiri.

Para kepala sekolah dan kepala daerah yang dulu kesulitan memonitor kualitas pendidikannya sekarang dapat menggunakan data Asesmen Nasional di Platform Rapor Pendidikan untuk melakukan perbaikan kualitas layanan pendidikan.

Baca Juga: Peringatan Hardiknas, Rudi: Semoga Pendidikan Kita Semakin Maju

Para guru sekarang berlomba-lomba untuk berbagi dan berkarya dengan hadirnya Platform Merdeka Mengajar. Selain itu, guru-guru yang dulu diikat berbagai peraturan yang kaku sekarang lebih bebas berinovasi di kelas dengan hadirnya Kurikulum Merdeka.

Sejalan dengan Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran mendalam untuk mengembangkan karakter dan kompetensi, seleksi masuk perguruan tinggi negeri pun sekarang fokus pada mengukur kemampuan literasi dan bernalar.

Dari segi pendanaan, pencairan langsung dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) ke sekolah dan pemanfaatannya yang lebih fleksibel telah memberikan keleluasaan bagi sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

Dengan perluasan program beasiswa, kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi sekarang jauh lebih terbuka. Dukungan dana padanan untuk mendanai riset juga telah melahirkan begitu banyak inovasi yang bermula dari kolaborasi.

Baca Juga: Pelni Batam Layani 33.920 Penumpang saat Mudik Lebaran

Selain itu, mekanisme Dana Indonesiana yang fleksibel dapat mewadahi gagasan-gagasan kreatif para seniman dan pelaku budaya sehingga mampu menghasilkan karya-karya hebat yang mendukung pemajuan kebudayaan.

Transformasi yang masif ini sudah sepatutnya dirayakan dengan penuh syukur dan semarak, karena semuanya adalah hasil dari kerja keras dan kerja sama kita.

Hari Pendidikan Nasional tahun ini adalah waktu yang tepat bagi semua untuk merefleksikan kembali setiap tantangan yang sudah dihadapi, juga setiap jengkal langkah berani yang sudah diambil.

Dengan merefleksikan hal-hal yang telah dilakukan sepanjang tiga tahun terakhir, pemerintah dapat merancang arah perjalanan ke depan guna memastikan keberlangsungan dan keberlanjutan gerakan Merdeka Belajar.

“Oleh karena itu, mari kita semarakkan hari ini dengan semangat untuk meneruskan perwujudan Merdeka Belajar, mendidik generasi Pelajar Pancasila yang cerdas berkarakter, dan membawa Indonesia melompat ke masa depan dengan pendidikan yang memerdekakan,” katanya. (*)

 

 

Reporter: YULITAVIA