Kamis, 16 April 2026
Beranda blog Halaman 5647

Pimpinan KPK Berinisial F Diduga Bocorkan Dokumen Penyelidikan Korupsi Tukin ESDM, KPK Langsung Bantah

0
Penyidik KPK meninggalkan Kantor Kementerian ESDM usai melakukan penggeledahan, Senin (27/3/2023). Penggeledahan terkait dugaan korupsi di Kementerian ESDM. (FEDRIK TARIGAN/ JAWA POS)

batampos – Viral informasi berupa tangkapan layar aplikasi percakapan whatsApp, yang menyebut adanya dugaan kebocoran informasi penyelidikan dugaan korupsi tunjangan kinerja (Tukin) di Kementerian ESDM.

Dalam informasi tangkapan layar yang tersebar di kalangan wartawan, disebutkan bahwa saat tim KPK melakukan penggeledahan, pada 27 Maret 2023 di kantor Kementerian ESDM di ruangan Kepala Biro Hukum dengan inisial X, menemukan dokumen yang menyerupai laporan hasil penyelidikan KPK.

“Padahal laporan tersebut bersifat rahasia dan hanya diperuntukkan sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan tugas penyelidikan kepada Pimpinan KPK,” demikian bunyi informasi tersebut, dikutip Kamis (6/4).

Atas temuan itu, sejurus kemudian, tim KPK pun melakukan interogasi terhadap X dan diketahui bahwa dokumen tersebut diperoleh dari Menteri ESDM. Diduga, Menteri ESDM mendapatkannya dari Mr. Pimpinan KPK inisial F.

“Tujuan penyampaian dokumen tersebut supaya X berhati-hati dan melakukan antisipasi terhadap upaya penindakan yang dilakukan KPK,” tulis informasi tersebut.

Padahal di sisi lain, tim KPK sedang melakukan operasi tertutup untuk mengungkap kasus korupsi di Kementerian ESDM, sehingga kegiatan tersebut menjadi sia-sia.

“Oleh sebab itu, sangat penting untuk ditelusuri lebih jauh tentang kebenaran bocornya dokumen rahasia yang seharusnya hanya untuk kepentingan internal KPK,” imbuhnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri menegaskan, informasi tersebut tidak benar. Ia mempersilakan pihak-pihak yang mempunyai data valid untuk melaporkan dugaan itu ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK.

“Sejauh ini informasi yang kami terima, tidak benar ya seperti apa yang dituduhkan tersebut. Namun bila ada yang merasa memiliki informasi dan data valid silakan saja laporkan kepada Dewas KPK,” ungkap Ali.

Juru bicara KPK berlatar belakang jaksa itu menekankan, laporan kepada Dewas harus berbasis data, bukan bermodalkan narasi asumsi saja. Selanjutnya, data tersebut akan diuji sebagaimana tugas pokok Dewas KPK.

Ali memastikan Dewas akan menindaklanjuti setiap laporan yang masuk. Ia menegaskan, Dewas akan bersikap independen.

“Disanalah akan diuji, bukan diobral di ruang publik dengan dibumbui narasi bermodalkan asumsi. Laporan harus berbasis data, bukan asal tuduh dan persepsi semata,” ujar Ali.

Selain itu, Ali menjelaskan status perkara dugaan korupsi tukin di Kementerian ESDM ini sudah naik dari penyelidikan ke tahap penyidikan. Menurutnya, semua pimpinan KPK sepakat untuk menaikan status perkara dugaan korupsi ini.

Langkah tersebut diambil setelah KPK menemukan dua bukti permulaan yang cukup. “Semua pimpinan sepakat, dengan dasar ditemukan setidaknya dua alat bukti permulaan dan menemukan pihak-pihak yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Kami akan tuntaskan semua,” tegas Ali.

Menurut Ali, terkait adanya tuduhan ke KPK ketika sedang menangani perkara korupsi merupakan hal yang biasa. Ia pun mencontohkan, saat KPK mengusut perkara mantan pejabat Direktorat Jenderal Pajak, Rafael Alun Trisambodo.

Dalam memproses kasus Rafael, KPK juga dituduh tidak melanjutkan proses penyelidikan. Mengingat salah satu pimpinan KPK merupakan teman seangkatan Rafael di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN).

“Nyatanya hanya kesengajaan untuk menghambat proses saja. Sudah biasa kami dituduh macam-macam seperti itu, ataupun bahkan di framing negatif oleh media tertentu,” tukas Ali. (*)

Reporter: JP Group

Ini Alasan Kenapa Orang yang Dibonceng Tidak Boleh Duduk Menghadap Samping

0
honda
Ilustrasi. Foto: Honda Kepri untuk Batam Pos

batampos – Salah satu kesalahan dalam berkendara sepeda motor yang dianggap biasa adalah berkendara dengan boncengan. Bukan boncengannya yang salah, tapi posisi duduk yang dibonceng yang kurang tepat.

Sejatinya, pengendara sepeda motor dan orang yang dibonceng harus memahami dan memiliki teknik berkendara yang baik dan benar. Di antara kesalahan yang sering ditemui dan dianggap biasa adalah orang yang dibonceng duduk dengan membuat jarak dari pengendara atau dengan posisi duduk menyamping.

Posisi berkendara tersebut tidak direkomendasikan karena jarak antara boncenger dan pengendara akan mengurangi kesimbangan. Seperti diketahui, hal utama dalam berkendara sepeda motor adalah mempertahankan keseimbangan.

Baca Juga: Promo Ramadan Honda CB150X dan Vario 160

Yuk, pahami cara aman berkendara sepeda motor saat boncengan :

1. Penggendara Wajib Paham Cara Berkendara yang #Cari_Aman

Pengendara harus memahami ilmu safety riding dan menerapkannya dalam berkendara.
Ingat, sepeda motor adalah kendaraan yang tak mengenal stabilitas pada saat bergerak, hanya terbatas pada keseimbangan semata.

Saat berboncengan, akan sangat memengaruhi kestabilan dan keseimbangan pengendalian sepeda motor. Karena itu, saat kondisi bergerak pengendara harus mampu mengendalikan dan menjaga keseimbangannya dengan sempurna.

Baca Juga: Promo Honda Marchvelous, Bawa Pulang Honda BeAT Dengan Hanya DP Rp1,7 Juta

2. Pebonceng Disarankan untuk Menghadap Ke Depan

Posisi duduk orang yang dibonceng menghadap ke depan adalah salah satu cara menjaga keseimbangan pengendalian sepeda motor.
Hal ini bertujuan untuk menyatukan distribusi bobot guna memaksimalkan center of gravity kendaraan dan keseimbangan. Jadi, stop duduk menghadap samping saat dibonceng ya!

3. Kurangi Ngobrol Saat di Jalan
Bekendara sepeda motor adalah full time job. Pengendara harus selalu fokus dan waspada pada kondisi sekitar selama berkendara. Mengobrol atau bercanda dengan orang yang dibonceng akan mengganggu dan menurunkan fokus serta kewaspadaan berkendara.

“Nah, itu dia tips berkendara saat boncengan. Ingat untuk selalu #Cari_Aman saat berkendara di jalan ya” tutup Christofer Valentino selalu Safety Riding Instructor PT. Capella Dinamik Nusantara Kepri.(*)

BP2MI Gaungkan Perang Semesta Melawan Sindikat dari Batam

0
BP2MI
Kepala BP2MI, Benny Rhamdani (kanan) bersama Menkopolhukam, Mahfud ND saat mengelar konferensi pers di Batam. Foto: Azis Maulana/Batam Pos

batampos – Korban penempatan ilegal Pekerja Migran Indonesia akan bernafas lega. Begitu pula sebaliknya, bagi sindikat mereka pasti kepanasan dengan sikap Perang Semesta yang digaungkan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).

Benny Rhamdani, selaku Kepala BP2MI tak main-main. Kali ini, Benny menghadirkan Menko Polhukam Prof. Mahfud MD di Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) untuk memerangi langsung para sindikat penempatan ilegal Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Dengan dilaksanakannya Diskusi Publik Perang Semesta melawan sindikat penempatan ilegal PMI, Benny yakin efek jerah yang akan diberikan pemerintah pada para sindikat makin terasa.

Baca Juga: Sambangi BP Batam, DPRD Provinsi DKI Jakarta Pelajari Tata Kelola Limbah

“Akan terasa dan harus tegas, tanpa bertindak kompromi kepada para sindikat penempatan ilegal Pekerja Migran Indonesia. Dari Kota Batam kita memulai Perang Semesta tersebut. Batam juga menjadi entry point penempatan ilegal PMI. Diskusi ini akan memberi efek kejut, kita memerangi sindikat hingga ke akar-akaranya,” tutur Benny yang juga Waketum OKK DPP Partai Hanura ini, Kamis, (6/4/2023).

Disampaikannya pula bahwa berbagai macam praktek perdagangan manusia tidak bisa diberi ruang di negara Indonesia yang dikenal sebagai negara hukum ini.

Benny membongkar peta masalah penempatan yang disebutnya para pemangku kepentingan telah mengetahui ekosistemnya.

Baca Juga: Ke Batam Bahas Penyelundupan PMI, Menteri Mahfud Klaim Pegang Daftar Jaringannya

“Praktek sindikat penempatan ilegal PMI merupakan kejahatan transnasional terorganisir atau transnational organized crime (TOC). Kita sudah paham seperti apa modus mereka. Musuh kita sudah jelas siapa. Mereka adalah Para sindikat dan mafia penempatan ilegal yang kadang dibekingi oknum-oknum yang memiliki atributif-atributif kekuasaan-kekuasaan,” kata Benny.

Selanjutnya, Benny menguraikan soal apa itu yang disebut perang semesta. Negara akan mengambil posisi tegasnya membela PMI yang terus-menerus dikepung dan digoda para sindikat, mafia penempatan secara ilegal.

“Inilah yang kami sebut sebagi perang semesta melawan sindikat penempatan Pekerja Migran Indonesia. Kita tidak boleh membiarkan kejahatan kemanusiaan ini terus menerus membuat para sindikat berpesta pora dengan memperdagangkan anak-anak bangsa.],” katanya.

Baca Juga: Reservasi Fiktif DPRD Batam, Tagihan Hotel Rp 517 Juta Tak Bisa Dipertanggungjawabkan

“Kita tidak boleh membiarkan mereka terus menerus mempermalukan negara yang membuat kita dianggap tidak berdaya. Kita tidak boleh membiarkan mereka terus menerus berpikir bahwa setiap apartur di negara kita, bisa dibeli oleh uang-uang meraka,” tegas Benny lagi.

Menurut Benny pemerintah tidak boleh membiarkan sindikat terus menerus berpikir bahwa setiap orang yang memiliki atributif kekuasaan di negara ini, bisa diajak kerjasama dalam kejahatan dan menjadi bagian dari mereka.

“Yang akhirnya catatan sejarah yang kita wariskan adalah sebuah takdir negara yang kalah dan tidak berdaya karena tidak mampu menyentuh setiap kejahatan mereka. Memang negara dalam bahaya sindikat. Kita sedang berada dalam darurat penempatan ilegal PMI, ” tutur Benny.

Tidak sekedar itu saja, Benny menegaskan perihal esensi dari Perang Semesta yang dibunyikan BP2MI dari Batam tersebut.

Baca Juga: Terkait PMI Ilegal, Kepala BP2MI: Ada Oknum-oknum Terlibat

Menurut Benny Perang Semesta adalah perang melawan sindikat secara revolusioner. Benny mengutarakan 3 kunci penting dalam memerangi sindikat melalui strategi Perang Semesta.

“Kerja kolaboratif untuk perang semesta yang Revolutif, harus disertai dengan 3 tindakan. Yakni, 1. Sosialisasi dan edukasi publik yang masif. 2. Tindakan Pencegahan yang aktif, dan, 3. Penegakkan hukum secara progresif,” tukas Benny.

Negara Indonesia, kata Benny sedang berada pada situasi Darurat Penempatan Ilegal PMI. Dalam hal kejahatan terhadap PMI yang bersifat extraordinary, bukan sekedar TPPO.

Namun juga berbagai tindak pidana lainnya, melibatkan banyak oknum dari berbagai instansi (K/L), dan membutuhkan kerjasama berbagai pihak.

“Perlu penanganan yang luar biasa. Dimana pendekatan yang bersifat multidoors, pengenaan TPPO juga Tindak Pidana Korporasi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Harus dicari otak pelaku (mastermind) agar menimbulkan efek jera. Ini adalah Kejahatan yang dilakukan secara sistematis, terorganisir, dan melibatkan banyak pihak,” kata Benny.(*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Pram/Yere Patahkan Perlawanan Sengit Ganda Taiwan di Orleans Masters

0
Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan tampil cemerlang di babak pertama Orleans Masters 2023. (ANTARA)

batampos – Ganda putra Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan memenangi babak pertama Orleans Masters 2023. Mereka sukses mematahkan perlawanan sengit Fang Chih Lee/Fang Jen Lee asal Taiwan, Kamis (6/4/2023).

Pram/Yere terlibat kejar mengejar poin pada akhir gim pertama, namun mereka juga bermain berani untuk membungkam Fang Chih/Fang Jen dengan dua gim langsung 28-26, 21-17.

“Pertandingan cukup menegangkan dan tidak mudah untuk menang karena mereka bermain sangat baik. Tapi, saya dan Pram mungkin lebih siap hari ini dan akhirnya bisa memenangkan pertandingan,” kata Yeremia lewat informasi resmi PP PBSI di Jakarta, Kamis (6/4/2023).

Baca Juga: Leo/Daniel Melaju ke 16 Besar Orleans Masters

Gim pertama menjadi awal yang sulit bagi duo Indonesia dalam memulai turnamen BWF Super 300 itu. Setelah sempat tertinggal pada awal gim, Pram/Yere mampu membalikkan keadaan selepas interval.

Namun, kenyamanan mereka hanya bertahan hingga skor 19-16 saat kurang satu angka menuju gim poin.

Fang Chih/Fang Jen merebut empat poin beruntun untuk menyamakan kedudukan. Setelah itu, kedua pasangan terlibat kejar mengejar poin yang menegangkan.

“Di gim pertama kita sama-sama ngotot ya, tidak mau kalah jadi sangat beruntung mendapatkan poin dari miskomunikasi lawan di poin-poin akhir,” Yere menceritakan.

Sedangkan pada gim kedua, pasangan berjuluk The Prayer itu bermain lebih nyaman karena duo Taiwan tak memberikan perlawanan sekeras gim pertama.

Baca Juga: Karim Benzema Mencetak Hat-trick untuk Real Madrid saat Berpuasa

Pram/Yere pun melaju dengan mudah untuk menggiring lawan menuju kekalahan karena sudah kehilangan konsentrasi.

“Menurut saya, konsentrasi dan fokus lawan sudah buyar pada gim kedua,” katanya.

Selain Pram/Yere, dua ganda putra Indonesia lainnya juga sukses melaju ke babak 16 besar Orleans Masters, yaitu Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri yang menang atas pasangan Rory Easton/Zach Russ (Inggris) dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin yang mengalahkan Xin Yuan Boon/Tien Ci Wong (Malaysia) pada babak pertama. (*)

 

 

Reporter: JPGroup

Piswan DPRD Batam Bagikan Ribuan Takjil ke Pengendara di Kota Batam

0
Piswan scaled e1680773473959
Piswan DPRD Batam membagikan paket takjil ke pengendara jalan di Kota Batam tepatnya di simpang Kepri Mall, dan simpang Kara, Batamkota.

batampos – Perkumpulan Istri Anggota Dewan (Piswan) Kota Batam melakukan pembagian paket takjil di bulan suci Ramadan 1444 Hijriah ke pengendara jalan di Kota Batam tepatnya di simpang Kepri Mall, dan simpang Kara, Batamkota.

“Ini merupakan rangkaian kegiatan rutinitas kita Piswan DPRD Batam setiap tahun pada momen bulan suci Ramadan. Kita berkumpul di simpang Kepri Mall untuk membagikan takjil, seperti kue, kurma, air atau kolak, dandan nasi kotak ke penggendara dan pengguna jalan,” ujar Ketua Panita Piswan, Rabiah Yunus, Rabu (5/4/2023).

Baca Juga: Ke Batam Bahas Penyelundupan PMI, Menteri Mahfud Klaim Pegang Daftar Jaringannya

Ia menambahkan, terdapat ribuan paket takjil telah dibagikan agar kehadiran Piswan bisa lebih dekat lagi dengan lapisan masyarakat Kota Batam.

“Terdapat dua lokasi yaitu di simpang Kepri Mall, dan simpang Kara dengan sasaran pengguna jalan dan pengendara roda dua,” ujarnya.

Kegiatan seperti ini tidak hanya pada momen Ramadan melainkan pada hari-hari besar juga dilakasanakan ke beberapa panti asuhan dan berbuka dengan anak yatim.

Baca Juga: Reservasi Fiktif DPRD Batam, Tagihan Hotel Rp 517 Juta Tak Bisa Dipertanggungjawabkan

Ketua Piswan DPRD Batam, Sandra Nuryanto mengatakan tujuan dari kegiatan ini agar kehadiran Piswan bisa lebih dekat dengan masyarakat.

“Iya ada 25 Anggota yang tergabung dalam pembagian takjil ini, dengan sasaran pengendara jalan roda dua dan apa yang kami berikan semoga menjadi berkah di bulan suci Ramadan,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

KPU Karimun Tetapkan Jumlah DPS Capai 192.003 Pemilih

0
KPU Karimun tetapkan jumlah pemilih di DPS mencapai 192.003 Pemilih f,TRI_2 (1)

batampos – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karimun, Rabu (5/4) menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Komisioner KPU Karimun Divisi Perencanaan, Data dan Informasi Mardanus mengatakan, untuk kabupaten Karimun telah ditetapkan DPS mencapai 192.003 pemilih untuk 14 kecamatan se kabupaten Karimun.

” Dari jumlah 192.003 pemilih yang telah ditetapkan DPS oleh kita (KPU Karimun), disitu sudah ada penambahan jumlah pemilih baru yang mencapai 8.908 pemilih, kemudian ada pemilih tidak memenuhi syarat juga cukup tinggi 8.280 pemilih. Kemudian, perbaikan data pemilih ada 6.904 pemilih dan pemilih potensial non KTP-eL 3.899,” terangnya.

Sementara itu, untuk jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) juga terjadi perubahan yang sebelumnya 779 TPS yang telah ditetapkan beberapa waktu lalu. Saat ini terjadi penambahan 2 TPS yang lokasinya berada di Rutan Kelas IIB Tanjung Balai Karimun yang totalnya menjadi 781 TPS. Sehingga, penambahan 2 TPS khusus akan diperuntukan untuk Warga Binaan (WB) Rutan Kelas IIB Tanjung Balai Karimun dan warga sekitarnya yang telah terdaftar di TPS sebelumnya.

” Nah, untuk warga yang telah terdaftar di TPS sebelumnya akan dicorek atau TMS dan diaktifkan di TPS khusus nantinya. Agar, tidak terjadi pemilih ganda,” ungkapnya.

BACA JUGA:Pemilih di Karimun Didominasi Pemilih Pemula

Masih kata Mardanus lagi, apabila dilihat per kecamatan, jumlah pemilih yang paling besar berada diwilayah kecamatan Meral, kemudian disusul kecamatan Karimun, kecamatan Kundur dan kecamatan Tebing.

” Kemungkinan akan bertambah terus jumlah pemilih nantinya. Tidak tertutup kemungkinan pemilih baru akan bertambah menjelang penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT),” tuturnya.

Sedangkan komisioner Bawaslu Karimun Tiuridah Silitonga memberikan sanggahan terhadap proses penetapan DPS oleh KPU Karimun. Dalam hal tersebut, ia mengingatkan agar pihak PPS, PPK supaya tidak lalai dalam memasukkan data. Sehingga, data yang diperoleh dari panwascam maupun panwaslu tidak berbeda jauh nantinya.

” Itu saya saran kita, jangan lagi ada salah pengetikan data atau penginputan data kedepannya. Sebab, nanti akan ditetapkan data pemilih dari DPS menjadi DPT. Sudah kita lampirkan data-data yang perlu diperbaiki,” tegasnya.

Pantauan dilapangan, para perwakilan parpol maupun anggota PPK dari 14 kecamatan satu persatu mempresentasikan data dari penyusunan Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP) tingkat tingkat PPS dan PPK sudah selesai ditingkat Panitia Pemungutan Suara. (PPS) bersama petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) dan ditingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).(*)

reporter: tri haryono

Dirjen Pauddasmen Tinjau Penerapan Kurikulum Merdeka di SMA N 2 Tanjungpinang

0

 

 

batampos – Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (Pauddasmen) bersama Direktur SMA Kementerian Pendididikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) kunjungi SMA N 2 Tanjungpinang dalam rangka sosialisasi dan peninjauan penerapan kurikulum merdeka.

Foto : Peri Irawan/Batam Pos
Dirjen Pauddasmen bersama Direktur SMA Kemendikbudristek kunjungi SMA N 2 Tanjungpinang, Kamis (6/4/2023)

Dirjen Pauddasmen, Iwan Syahril mengatakan saat ini secara nasional sekitar 50 persen lebih sekolah sudah menerapkan kurikulum merdeka. SMA N 2 Tanjungpinang salah satu yang sudah menerapkan kurikulum itu menurutnya sudah bagus.

“Tadi kita ngobrol sama murid. Hasilnya luar biasa, dampaknya terhadap murid, keceriaan dan soft skill menjadi kunci untuk masa depan,” kata Iwan di SMA N 2 Tanjungpinang, Kamis (6/4).

Iwan berkomitmen untuk mendorong komunitas pendidik untuk bergotong royong, sebab itu menjadi kunci untuk transformasi yang lebih masif. Bagi yang sudah bisa diharapkan dapat membantu yang lain agar sama-sama bisa.

“Ajak lain bersama untuk menjalankan ide-ide yang ada. Apa lagi komunitas pendidiknya sudah muncul itu sudah sangat bagus,” ujarnya.

Ia berharap dunia pendidikan di Kepri bisa lebih maju, ditambah dorongan dari Dinas Pendidikan yang sudah bagus sehingga patut ditingkatkan.

“Masalah pendidikan bukan hanya kurikulum, melainkan masalah SDM-nya, ketika SDM sudah bagus maka Kepri semakin maju,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA N 2 Tanjungpinang, Kariadi mengaku senang dengan kunjungan itu, penilaian dirjen terhadap penerapan kirikulum merdeka di sekolah itu sudah pada jalurnya.

“Meskipun ada kendala, tapi sudah bisa diatasi segera,” ucapnya. (*)

 

 

Reporter: Peri Irawan

 

 

 

Perketat Pengawasan PMI Ilegal Jelang Lebaran di Pelabuhan Internasional

0

 

 

batampos – Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang memperketat pengawasan lalu lintas penumpang di Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang untuk mencegah keberangkatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) non prosedural saat lebaran idul fitri.

Foto : Peri Irawan/Batam Pos.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Tanjungpinang, Khairil Mirza.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang, Khairil Mirza mengatakan, saat mudik lebaran idul fitri 2023 memang diprediksi terjadi peningkatan penumpang di Pelabuhan Internasional SBP Tanjungpinang, sehingga kondisi itu berpotensi dimanfaatkan para PMI non prosedural untuk berangkat ke luar negeri.

“Kita pasti lakukan antisipasi, dengan pengetatan pemeriksaan di bagiaan imigrasi terhadap orang yang dicurigai akan menjadi PMI di luar negeri,” kata Mirza, Kamis (6/5).

Tidak hanya pengetatan, kata Mirza juga dilakukan penambahan petugas imigrasi di pintu keberangkatan dan kedatangan untuk mencegah upaya PMI ilegal tersebut berangkat ke Malaysia atau Singapura.

“Pengetatan itu nanti dilakukan dengan menambahkan jumlah petugas untuk melakukan pemeriksaan saat ada lonjakan penumpang di Pelabuhan Internasional SBP Tanjungpinang,” ujarnya.

Resiko bertugas di wilayah yang dekat dengan negara lain adalah adanya celah yang bisa dimanfaatkan Warga Negara Indonesia (WNI) untuk berangkat bekerja ke luar negeri melalui cara yang tidak resmi.

“Walaupun tugas kami hanya di pemeriksaan di pintu kedatangan dan keberangkatan, namun instansi lain di luar juga ada yang ikut membantu mengantisipasi,” terangnya. (*)

 

Reporter: Peri Irawan

 

 

 

Sambangi BP Batam, DPRD Provinsi DKI Jakarta Pelajari Tata Kelola Limbah

0
bp batam 13
Komisi B DPRD Provinsi DKI Jakarta melakukan kunjungan kerja ke BP Batam untuk mempelajari tata kelola limbah di Batam. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta melakukan kunjungan kerja ke Badan Pengusahaan (BP) Batam, Rabu (5/4/2023). Kunjungan ini ditujukan untuk mengetahui lebih lanjut tata kelola limbah di Kota Batam.

Ketua Komisi B DPRD Provinsi DKI Jakarta, Ismail, disambut langsung oleh Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam, Binsar Tambunan, Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait dan GM Pengelolaan Lingkungan BP Batam, Iyus Rusmana di Marketing Center BP Batam.

Dalam kesempatan pertama, Ismail, menyampaikan kondisi tata kelola limbah di Provinsi DKI Jakarta yang memasuki fase pembenahan, pasca disahkannya Undang-Undang Ibu Kota Negara.

Baca Juga: Ke Batam Bahas Penyelundupan PMI, Menteri Mahfud Klaim Pegang Daftar Jaringannya

Pengelolaan Air Limbah (PAL) adalah salah satu sektor yang digesa pemerintah Provinsi DKI Jakarta optimalisasi pembangunan jaringan maupun instalasinya.

Selain itu, dengan adanya rencana pembangunan utilitas bawah tanah, Provinsi DKI Jakarta ingin memastikan proses pembangunan baik di atas permukaan maupun di bawah tanah dapat terlaksana dengan baik.

Ismail juga menambahkan, selama 2 tahun terakhir pengelolaan limbah B3 Provinsi DKI Jakarta ditangani oleh swasta. Untuk itu, pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana untuk mengambil alih dan memperlajari konsep pengelolaan lingkungan di Batam.

Baca Juga: Reservasi Fiktif DPRD Batam, Tagihan Hotel Rp 517 Juta Tak Bisa Dipertanggungjawabkan

“Kami memilih Batam karena kami yakin Batam memiliki kemampuan lebih dalam pengelolaan limbah, mengingat banyaknya kawasan industri yang menghasilkan limbah B3. Kami juga menilai pengelolaan limbah Batam sudah sangat optimal,” ujar Ismail.

“Dan dari pemaparan BP Batam, kami tertarik untuk mengesksplor lebih lanjut dari aspek ekonominya, dan harapannya kami bisa mensinergikan dan akselerasi pembangunan yang sama,” pungkasnya.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam, Binsar Tambunan menyampaikan apresiasinya terhadap kepercayaan yang diberikan oleh Komisi B DPRD Provinsi DKI Jakarta.

Sesuai dengan arahan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, bahwa Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan harus berperan aktif dalam memastikan limbah yang dihasilkan di kawasan industri dikelola dengan baik dan tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan.

Baca Juga: Beauty Clinic dari Malaysia Ingin Berinvestasi di KEK Kesehatan Sekupang

BP Batam telah menerapkan standar internasional dalam pengelolaan limbah, seperti ISO 14001 dan OHSAS 18001, untuk memastikan bahwa pengelolaan limbah dilakukan dengan cara yang aman, efektif, dan ramah lingkungan.

Selain itu, BP Batam juga memiliki sistem pemantauan lingkungan yang terintegrasi untuk memonitor kualitas air di kawasan Batam. Dengan pemantauan ini, BP Batam dapat mengidentifikasi potensi dampak lingkungan dari limbah industri dan mengambil tindakan yang tepat untuk mengurangi dampak tersebut.

Binsar juga menjelaskan secara detail strategi pengelolaan lingkungan, penanganan limbah baik limbah domestik maupun limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), penyediaan air baku, serta penanganan lingkungan lainnya dengan target Batam akan semakin maju dengan lingkungan yang tertata dan pembangunan yang berwawasan lingkungan.

“Dengan komitmen dan inovasi BP Batam dalam tata kelola limbah, pengelolaan limbah di Kota Batam dapat dilakukan dengan baik dan lingkungan tetap terjaga,” ujar Binsar.

Baca Juga: BKDI BP Batam Sambangi Masjid Al Mujahidin

“Kami dengan tangan terbuka menyambut rekan-rekan Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta untuk bersinergi pada sektor tata kelola limbah,” lanjutnya.

Setelah pertemuan ini, diagendakan kunjungan lapangan ke fasilitas Kawasan Pengelolaan Limbah BP Batam, pada Kamis (6/4/2023) mendatang.

Sambangi BP Batam, DPRD Provinsi DKI Jakarta Pelajari Tata Kelola Limbah

0
bp batam 13
Komisi B DPRD Provinsi DKI Jakarta melakukan kunjungan kerja ke BP Batam untuk mempelajari tata kelola limbah di Batam. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta melakukan kunjungan kerja ke Badan Pengusahaan (BP) Batam, Rabu (5/4/2023). Kunjungan ini ditujukan untuk mengetahui lebih lanjut tata kelola limbah di Kota Batam.

Ketua Komisi B DPRD Provinsi DKI Jakarta, Ismail, disambut langsung oleh Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam, Binsar Tambunan, Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait dan GM Pengelolaan Lingkungan BP Batam, Iyus Rusmana di Marketing Center BP Batam.

Dalam kesempatan pertama, Ismail, menyampaikan kondisi tata kelola limbah di Provinsi DKI Jakarta yang memasuki fase pembenahan, pasca disahkannya Undang-Undang Ibu Kota Negara.

Baca Juga: Ke Batam Bahas Penyelundupan PMI, Menteri Mahfud Klaim Pegang Daftar Jaringannya

Pengelolaan Air Limbah (PAL) adalah salah satu sektor yang digesa pemerintah Provinsi DKI Jakarta optimalisasi pembangunan jaringan maupun instalasinya.

Selain itu, dengan adanya rencana pembangunan utilitas bawah tanah, Provinsi DKI Jakarta ingin memastikan proses pembangunan baik di atas permukaan maupun di bawah tanah dapat terlaksana dengan baik.

Ismail juga menambahkan, selama 2 tahun terakhir pengelolaan limbah B3 Provinsi DKI Jakarta ditangani oleh swasta. Untuk itu, pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana untuk mengambil alih dan memperlajari konsep pengelolaan lingkungan di Batam.

Baca Juga: Reservasi Fiktif DPRD Batam, Tagihan Hotel Rp 517 Juta Tak Bisa Dipertanggungjawabkan

“Kami memilih Batam karena kami yakin Batam memiliki kemampuan lebih dalam pengelolaan limbah, mengingat banyaknya kawasan industri yang menghasilkan limbah B3. Kami juga menilai pengelolaan limbah Batam sudah sangat optimal,” ujar Ismail.

“Dan dari pemaparan BP Batam, kami tertarik untuk mengesksplor lebih lanjut dari aspek ekonominya, dan harapannya kami bisa mensinergikan dan akselerasi pembangunan yang sama,” pungkasnya.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam, Binsar Tambunan menyampaikan apresiasinya terhadap kepercayaan yang diberikan oleh Komisi B DPRD Provinsi DKI Jakarta.

Sesuai dengan arahan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, bahwa Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan harus berperan aktif dalam memastikan limbah yang dihasilkan di kawasan industri dikelola dengan baik dan tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan.

Baca Juga: Beauty Clinic dari Malaysia Ingin Berinvestasi di KEK Kesehatan Sekupang

BP Batam telah menerapkan standar internasional dalam pengelolaan limbah, seperti ISO 14001 dan OHSAS 18001, untuk memastikan bahwa pengelolaan limbah dilakukan dengan cara yang aman, efektif, dan ramah lingkungan.

Selain itu, BP Batam juga memiliki sistem pemantauan lingkungan yang terintegrasi untuk memonitor kualitas air di kawasan Batam. Dengan pemantauan ini, BP Batam dapat mengidentifikasi potensi dampak lingkungan dari limbah industri dan mengambil tindakan yang tepat untuk mengurangi dampak tersebut.

Binsar juga menjelaskan secara detail strategi pengelolaan lingkungan, penanganan limbah baik limbah domestik maupun limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), penyediaan air baku, serta penanganan lingkungan lainnya dengan target Batam akan semakin maju dengan lingkungan yang tertata dan pembangunan yang berwawasan lingkungan.

“Dengan komitmen dan inovasi BP Batam dalam tata kelola limbah, pengelolaan limbah di Kota Batam dapat dilakukan dengan baik dan lingkungan tetap terjaga,” ujar Binsar.

Baca Juga: BKDI BP Batam Sambangi Masjid Al Mujahidin

“Kami dengan tangan terbuka menyambut rekan-rekan Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta untuk bersinergi pada sektor tata kelola limbah,” lanjutnya.

Setelah pertemuan ini, diagendakan kunjungan lapangan ke fasilitas Kawasan Pengelolaan Limbah BP Batam, pada Kamis (6/4/2023) mendatang.