Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 566

Singtel Didenda Rp 12,8 Miliar Atas Gangguan Jaringan 2024 yang Akibatkan 500 Ribu Pengguna Terdampak

0

Batampos – Otoritas Pengembangan Media Infokom (IMDA) Singapura menjatuhkan denda sebesar S$1 juta atau setara dengan Rp 12,879.220.000,- kepada Singtel atas gangguan layanan telepon rumah di negeri itu, yang memengaruhi setengah juta pengguna tahun lalu.

ILUSTRASI layanan pelanggan Singtel di Singapura. Akibatkan gangguan jaringan terhadap 500 ribu pelanggan tahun lalu, IMDA berikan denda 1 juta dolar terhadap perusahaan telekomunikasi ini. F Shutterstock via Financial Horse

Gangguan layanan suara berlangsung 8 Oktober 2024 lalu, yang memengaruhi sekitar 500.000 pengguna rumahan dan korporasi Singtel selama lebih dari empat jam. “Selama periode itu, akses publik ke layanan jaringan pelanggan di beberapa lembaga pemerintahan, organisasi kesehatan, bank, perusahaan, hingga layanan panggilan darurat ikut terdampak,” ujar IMDA seperti dilansir dari Channel News Asia, Kamis (11/12/2025).

Singtel dalam tanggapannya, menyatakan menerima keputusan dan denda dari IMDA. “Kami menyadari betapa seriusnya gangguan layanan suara tetap kami pada Oktober tahun lalu serta kekhawatiran dan ketidaknyamanan yang ditimbulkannya bagi para pelanggan dan warga Singapura,” ujar CEO Singtel Singapore, Ng Tian Chong.

Ng menambahkan,  perusahaan telah mengambil langkah perbaikan segera setelah insiden tersebut, termasuk meningkatkan desain jaringan, konfigurasi perangkat keras, serta proses pemantauan. “Kami juga bekerja sama dengan klien untuk memperkuat ketahanan hotline layanan pelanggan mereka,” katanya.

BACA JUGA:
Remaja Perempuan Asal Myanmar Kehilangan Izin Tinggal Jangka Panjang di Singapura karena Ketergantungan Kpod

Dia juga mengungkapkan, keandalan dan ketahanan jaringan menjadi prioritas Singtel saat ini. “Kami berkomitmen memperkuat sistem agar dapat terus menyediakan layanan konektivitas esensial yang andal,” ungkapnya.

Hasil Investigasi Tunjukkan Singtel Operasikan 2 Firewal Tervirtualisasi

Investigasi IMDA menemukan, Singtel mengoperasikan dua firewall tervirtualisasi terpisah pada perangkat keras yang sama. Satu untuk sistem suara fixed-line dan satu lainnya untuk sistem pemantauan router broadband rumah serta set-top box Pay TV.

“Ini menunjukkan, kedua firewall tervirtualisasi tersebut berbagi sumber daya memori perangkat keras yang sama,” kata IMDA.

Karena firewall tervirtualisasi pada sistem pemantauan tidak memiliki filter yang memadai untuk melindungi perangkat keras dari lalu lintas intensitas tinggi, sumber daya memori bersama itu, menjadi kewalahan ketika sistem pemantauan menghadapi peningkatan intensitas trafik pada 8 Oktober 2024. “Hal ini menyebabkan firewall tervirtualisasi pada sistem suara juga mengalami malfungsi dan beroperasi secara tidak stabil,” lanjut IMDA.

IMDA menyatakan, trafik suara dari sistem yang terdampak seharusnya dapat dialihkan sepenuhnya dan mulus ke sistem suara terpisah di lokasi lain melalui mekanisme failover otomatis.

BACA JUGA:
Singapura Terapkan Hukuman Cambuk bagi Pelaku dan Sindikat Penipuan Online

Namun, failover tidak berlangsung mulus akibat ketidakstabilan firewall tervirtualisasi pada sistem suara yang terdampak, membuat panggilan terputus-putus saat trafik suara bergantian antara sistem yang terdampak dan yang tidak terdampak.

“Insiden baru dapat diselesaikan setelah Singtel memindahkan seluruh trafik suara ke sistem yang tidak terdampak,” jelas IMDA.

Dalam menentukan denda sebesar S$1 juta, IMDA mempertimbangkan skala dan dampak gangguan, serta waktu yang dibutuhkan untuk memulihkan jaringan.

Di bawah Undang-Undang Telekomunikasi, IMDA dapat menjatuhkan denda hingga S$1 juta atau hingga 10 persen dari pendapatan tahunan penyedia layanan.

“IMDA tidak akan ragu mengambil tindakan tegas berdasarkan Undang-Undang Telekomunikasi, termasuk menjatuhkan denda, jika ditemukan kelalaian,” tegas IMDA.

IMDA menyebut dampak insiden ini sangat signifikan karena memengaruhi akses publik ke layanan pelanggan lembaga pemerintah, organisasi kesehatan, bank, perusahaan, hingga layanan panggilan darurat. “Potensi dampaknya terhadap keselamatan dan keamanan publik bisa sangat serius,” ujar IMDA.

Bahkan, investigasi IMDA menyimpulkan bahwa insiden tersebut berada dalam kendali Singtel untuk dicegah. Bukan karena serangan siber.

Sejak insiden tersebut, Singtel telah memisahkan perangkat keras sistem suara dan sistem pemantauan, serta menambahkan mekanisme intervensi untuk mencegah lalu lintas jaringan berpindah-pindah antar sistem saat failover. (*)

Artikel Singtel Didenda Rp 12,8 Miliar Atas Gangguan Jaringan 2024 yang Akibatkan 500 Ribu Pengguna Terdampak pertama kali tampil pada News.

Paket Sembako Rp100 Ribu jadi Rebutan, Warga Antre Sejak Pagi

0
Warga Sekupang antre menunggu pembagian paket sembako bersubsidi di halaman Masjid Jami Nurul Huda, Rabu (10/12). Foto. Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Pasar murah yang digelar di halaman Masjid Jami Nurul Huda, Tanjung Riau, Kecamatan Sekupang, diserbu ratusan warga sejak pagi, Rabu (10/12). Warga berbondong-bondong datang untuk mendapatkan paket sembako bersubsidi yang dijual jauh di bawah harga pasaran.

Dengan hanya Rp100 ribu, masyarakat bisa membawa pulang 10 kilogram beras, dua liter minyak goreng, dan satu kilogram gula, paket yang di pasaran bisa mencapai Rp210 ribu. Tidak heran pasar murah ini langsung menjadi incaran warga di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok.

“Sangat terbantu sekali, apalagi sekarang sembako pada naik. Beras juga naik. Dengan harga segini kami bisa hemat banyak,” ujar Anita salah seorang warga Tanjung Riau.

Pantauan di lokasi menunjukkan antrean panjang sejak sebelum pembagian dimulai. Mayoritas warga yang datang adalah ibu-ibu yang membawa kertas berbarcode, KTP, dan KK sebagai syarat pengambilan sembako. Petugas mendata satu per satu warga sebelum paket diserahkan.

“Saya datang jam 08.30 WIB, tapi sudah ramai yang antre. Tak apa, yang penting bisa bawa pulang,” kata Ika warga lain yang ikut antre sejak pagi.

Petugas tampak sigap mengatur alur antrean agar warga tetap tertib. Mobil pengangkut sembako pun beberapa kali harus diisi ulang karena banyaknya masyarakat yang datang.

Warga berharap program pasar murah seperti ini bisa rutin digelar, mengingat kebutuhan harian terus meningkat sementara pendapatan banyak warga masih terbatas.

“Kalau bisa tiap bulan ada seperti ini. Kami masyarakat kecil sangat terbantu,” ucap Indah seorang warga lainnya yang mengaku bersyukur bisa membeli paket sembako tersebut.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam, Gustian Riau, mengatakan Pemerintah Kota Batam mulai mendistribusikan 52.500 paket sembako bersubsidi menjelang Natal dan Tahun Baru. Penyaluran berlangsung di 47 titik pada 12–17 Desember, termasuk di pulau-pulau penyangga.

Pasar murah ini digelar untuk meredam kenaikan harga pangan sekaligus menjaga daya beli masyarakat.

“Ini arahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota agar inflasi daerah tetap terkendali,” ujarnya.

Pada hari pertama, pemerintah menyiapkan 6.500 paket untuk Kecamatan Batam Kota dan Sekupang, khusus bagi warga yang sudah terdata. Paket sembako digulirkan bekerja sama dengan Perum Bulog Cabang Batam, yang memastikan seluruh stok tersedia.

Tahun ini Disperindag menggunakan sistem pendataan digital melalui aplikasi Sitebus Murah agar distribusi lebih transparan dan terverifikasi. Warga cukup membawa KTP dan KK, sementara data penerima sudah diinput oleh kelurahan serta RT/RW.

“Antrean cukup padat. Tapi sistem ini membuat penyaluran lebih tepat sasaran,” kata Gustian yang memantau langsung pelaksanaan pasar murah di Belian, Baloi, dan Sei Panas.

Usai penyaluran paket bersubsidi ini, Pemko Batam juga akan menggelar operasi pasar pada 22–23 Desember dengan menggandeng distributor dan pelaku usaha bahan pokok. Program lanjutan tersebut ditujukan untuk menambah suplai barang kebutuhan rumah tangga menjelang libur akhir tahun. (*)

Artikel Paket Sembako Rp100 Ribu jadi Rebutan, Warga Antre Sejak Pagi pertama kali tampil pada Metropolis.

Wabup Bintan Ajak Organisasi Wanita Aktif Tangani Isu Sosial dan Lindungi Perempuan-Anak

0
Wakil Bupati Bintan, Deby Maryanti saat acara GOW Bintan di aula Kantor Bupati Bintan, Kamis (11/12). F. Andi untuk Batam Pos.

batampos – Wakil Bupati Bintan, Deby Maryanti, mengajak organisasi wanita lebih berperan aktif dalam penanganan berbagai isu sosial yang masih banyak terjadi di masyarakat.

Isu sosial tersebut  mulai dari kekerasan seksual, kekerasan rumah tangga, penanggulangan narkoba hingga tindak perdagangan orang yang kerap melibatkan perempuan dan anak.

“Kami ingin keberadaan kita bisa dirasakan manfaatnya bagi masyarakat,” ujar Deby yang juga menjabat Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Bintan saat membuka kegiatan GOW Bintan di aula Kantor Bupati Bintan, Bintan Buyu, Kamis (11/12).

Deby menegaskan pentingnya kolaborasi organisasi wanita dalam mencegah dan menangani kasus kekerasan serta masalah sosial lainnya. Ajakan itu ia sampaikan dalam kegiatan seminar pengembangan SDM dan penguatan struktur organisasi GOW Bintan.

Ia juga meminta organisasi wanita di Bintan saling membantu, peduli, dan turun langsung memberikan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Jika kita semua bergerak bersama, maka kehadiran kita akan membawa manfaat besar bagi banyak orang,” katanya.

Deby menambahkan pentingnya menjaga lingkungan agar perempuan dan anak-anak dapat hidup lebih aman dan terlindungi.

“Mari kita jaga lingkungan kita, tetangga kita, agar perempuan dan anak-anak di Bintan bisa hidup aman, tenang, dan terlindungi,” ujarnya. (*)

Artikel Wabup Bintan Ajak Organisasi Wanita Aktif Tangani Isu Sosial dan Lindungi Perempuan-Anak pertama kali tampil pada Kepri.

Soal Sindiran Donasi Bencana Sumatra, LAM Kepri: Endipat Wijaya Harus Minta Maaf ke Publik

0
Anggota DPR RI, Endipat Wijaya dituntut minta maaf ke publik oleh LAM Kepri. F. TV Parlemen.

batampos – Pernyataan Anggota Komisi I DPR RI Dapil Kepri, Endipat Wijaya, yang menyindir aksi pengumpulan donasi untuk korban bencana di Sumatra terus menuai sorotan publik.

Hingga kini, Endipat belum menyampaikan permintaan maaf secara resmi, meski ia dikabarkan sudah meminta maaf secara personal kepada Ferry Irwandi, pihak yang sebelumnya ia singgung.

Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri meminta Endipat untuk menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada publik, terutama kepada para relawan yang selama ini menggalang dana bagi korban bencana di Sumatra.

“Kita tidak kenal juga, karena bukan orang sini, tahu-tahu mewakili Kepri. (Permintaan maaf) ya itu urusan dia, harusnya minta maaf,” kata Kepala Bidang Hukum LAM Kepri, Maskur Tilawahyu, kepada Batam Pos, Kamis (11/12).

LAM Kepri juga meminta Partai Gerindra mengevaluasi Endipat. Menurut Maskur, nama Provinsi Kepri tercoreng akibat pernyataan tersebut.

Ia menegaskan masyarakat Kepri dikenal menjunjung tinggi adab, bahkan kepada tokoh yang tidak mereka kenal sekalipun. “Sikapnya tidak mencerminkan adab dan adat orang Melayu Kepri,” ujarnya.

Maskur mengingatkan bahwa solidaritas masyarakat Kepri terhadap korban bencana sudah terbangun sejak lama. Pada peristiwa tsunami Aceh 2004, warga Kepri bahkan turun ke jalan untuk menggalang bantuan.

“Solidaritas yang beradab tersebut sudah lama dibangun. Masyarakat Kepri tidak akan tinggal diam jika saudara-saudara kita tertimpa musibah,” tegasnya.

Pernyataan Endipat tentang donasi relawan untuk korban bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh sebelumnya memicu gelombang kritik di media sosial. Banyak warganet menilai ucapannya meremehkan kerja-kerja solidaritas masyarakat di tengah situasi darurat.

Dalam video yang beredar, Endipat menyebut donasi relawan dan penggalangan dana publik seolah tidak signifikan serta bernuansa pencitraan. Pernyataan itu memicu kemarahan publik yang menilai ia gagal menunjukkan empati terhadap para korban bencana. (*)

 

Artikel Soal Sindiran Donasi Bencana Sumatra, LAM Kepri: Endipat Wijaya Harus Minta Maaf ke Publik pertama kali tampil pada Kepri.

Gaji Guru Honorer SMA di Kepri Belum Cair Sejak Oktober, Disdik Sebut Terkendala Sistem

0
ilustrasi. Sumber: freepik

batampos – Gaji guru honorer jenjang SMA sederajat di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dilaporkan belum kunjung dibayarkan sejak Oktober 2025. Kondisi ini memicu keluhan tenaga pendidik berstatus PPPK paruh waktu yang mengandalkan pembayaran bulanan tersebut.

Kepala BPKAD Kepri, Venny Meitaria, mengklaim bahwa pembayaran gaji PPPK, termasuk yang paruh waktu, sebenarnya sudah dilakukan. Namun ia enggan menjelaskan lebih rinci karena hal itu menjadi kewenangan Dinas Pendidikan Kepri.

“Ke Dinas Pendidikan saja, gaji-gaji sudah dibayarkan,” kata Venny saat dikonfirmasi, Kamis (11/12).

Di sisi lain, Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Disdik Kepri, Suhono, membenarkan adanya persoalan yang membuat gaji guru honorer belum cair sejak Oktober. Ia menyebut keterlambatan disebabkan oleh gangguan pada sistem aplikasi pengajuan gaji.

“Tadi saya sudah tanya ke keuangan, katanya kendala di aplikasi pengajuan gaji yang lagi bermasalah,” ujar Suhono.

Ia juga belum dapat memastikan jumlah guru honorer yang terdampak keterlambatan tersebut. Menurutnya, pembayaran akan segera dilakukan begitu sistem kembali normal.

“Kalau aplikasi sudah siap, segera kita ajukan,” pungkasnya. (*)

Artikel Gaji Guru Honorer SMA di Kepri Belum Cair Sejak Oktober, Disdik Sebut Terkendala Sistem pertama kali tampil pada Kepri.

PLN Batam Salurkan Bantuan Rp2,7 Miliar untuk Korban Banjir Sumatra

0
PLN Batam mengerahkan Tim Tanggap Darurat Bencana, melibatkan manajemen, pegawai, hingga serikat pekerja, untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp2,7 miliar untuk korban bencana banjir besar yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Foto. PLN Batam untuk Batam Pos

batampos – Di tengah bencana banjir besar yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, PT PLN Batam mengambil langkah cepat yang melampaui mandatnya. Meski bukan operator kelistrikan di wilayah terdampak, PLN Batam mengerahkan Tim Tanggap Darurat Bencana, melibatkan manajemen, pegawai, hingga serikat pekerja, untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp2,7 miliar.

Respons sigap ini menunjukkan komitmen kuat PLN Batam sebagai bagian dari masyarakat yang terpanggil membantu sesama di luar batas kewenangannya. Bantuan berupa pangan, kebutuhan harian, serta perlengkapan kebersihan disalurkan langsung ke titik-titik terdampak melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan unit PLN setempat.

Dari total bantuan Rp2,7 miliar, sebanyak Rp2,5 miliar berasal dari PLN Batam, ditambah Rp200 juta dari anak perusahaan PT Pelayanan Energi Batam (PEB).

Skala bantuan juga cukup besar. Untuk wilayah Sumatera Utara, PLN Batam mengirim 21,1 ton beras, 3.266 liter minyak goreng, 3.717 dus mie instan, termasuk beragam logistik lain seperti susu, gula, kopi, biskuit, hingga tabung gas 3 kilogram.

Di Aceh, bantuan mencapai 10 ton beras, 1.139 dus mie instan, ratusan handuk, serta berbagai perlengkapan kebersihan dan sandang. Sementara di Sumatera Barat, sebanyak 550 paket bantuan disalurkan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga.

Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo, menyebut aksi cepat ini merupakan bagian dari panggilan moral perusahaan untuk hadir di tengah masyarakat yang sedang dilanda musibah.

“Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar menyisakan duka bagi banyak keluarga. PLN Batam terpanggil untuk membantu meringankan beban mereka. Ini bagian dari solidaritas dan gotong royong seluruh insan PLN Batam,” kata dia.

Meski urusan kelistrikan di wilayah bencana merupakan kewenangan PT PLN (Persero), PLN Batam tetap mengemban misi kemanusiaan. Aksi ini sekaligus menjadi implementasi nilai-nilai Asta Cita Presiden Prabowo yang mau kehadiran negara dalam situasi darurat.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT PLN Batam sekaligus Koordinator Tim Bantuan, Samsul, menuturkan, pendistribusian dilakukan bertahap sesuai kebutuhan masing-masing daerah terdampak. Ia menambahkan, monitoring terus dilakukan secara intensif bersama unit-unit PLN daerah.

“Tim kami bergerak cepat. Bantuan langsung diberikan kepada warga. Kami pastikan penyaluran tepat waktu dan sesuai kondisi di lapangan,” ujarnya.

Ketua Serikat Pekerja PLN Batam, Tony Yulianysah, menyampaikan, keterlibatan pekerja dalam aksi ini adalah bagian dari komitmen moral mereka. “Serikat Pekerja PLN Batam selalu siap berada di garis depan dalam kegiatan kemanusiaan. Ini bukan hanya bantuan materi, tetapi wujud solidaritas dan empati kami,” tambahnya. (*)

Artikel PLN Batam Salurkan Bantuan Rp2,7 Miliar untuk Korban Banjir Sumatra pertama kali tampil pada Metropolis.

Raih Nilai Tertinggi, Kemenkumham Kepri Raih Peringkat 1 Keterbukaan Informasi 2025

0
Kanwil Kemenkum Kepri menerima penghargaan peringkat pertama dalam Keterbukaan Informasi 2025, Kamis (11/12). F. Kemenkum Kepri untuk Batam Pos.

batampos – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Kepulauan Riau meraih peringkat satu kategori instansi vertikal pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2025. Instansi ini mencatat nilai 98,70 dan mendapatkan predikat Informatif, kategori tertinggi dalam penilaian.

Kakanwil Kemenkumham Kepri Edison Manik melalui Plt Kabid Tata Usaha dan Umum, Kelik Assimitranto, mengatakan capaian tersebut menjadi bukti komitmen Kemenkumham Kepri dalam menjalankan prinsip keterbukaan informasi yang profesional, transparan, dan akuntabel.

“Prestasi ini adalah bukti nyata komitmen dan konsistensi kami dalam menyediakan layanan informasi publik yang berkualitas,” ujar Kelik di Tanjungpinang, Kamis (11/12).

Ia menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan kinerja serta memperkuat sistem pengelolaan informasi. “Ke depannya, kami bertekad memperluas akses layanan bagi masyarakat,” tambahnya.

Kelik menyebut Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2025 memberi dampak positif terhadap peningkatan tata kelola pemerintahan di Kepri.

Menurutnya, ajang tersebut tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga momentum memperkuat kolaborasi antarlembaga dalam mewujudkan pemerintahan yang inklusif dan transparan.

Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kepri, T. S. Arif Fadillah, menilai keterbukaan informasi merupakan pilar penting untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan responsif.

Ia menyampaikan bahwa capaian Keterbukaan Informasi Publik 2025 meningkat signifikan. Dari 151 badan publik yang dievaluasi, sebanyak 42 meraih predikat Informatif, jumlah yang naik dua kali lipat dibanding 2024.

“Peningkatan ini menunjukkan komitmen kuat seluruh instansi di Kepri dalam mengoptimalkan pelayanan informasi bagi masyarakat,” kata Arif.

Ia menekankan pentingnya memastikan seluruh informasi publik bersifat akurat, mutakhir, dan mudah diakses. Pemerintah daerah juga mendorong pemanfaatan platform digital seperti website, aplikasi layanan, dan kanal elektronik lain untuk mendukung layanan informasi publik yang modern dan cepat.

“Badan publik harus memaksimalkan teknologi agar masyarakat makin mudah mendapatkan informasi,” pungkasnya. (*)

Artikel Raih Nilai Tertinggi, Kemenkumham Kepri Raih Peringkat 1 Keterbukaan Informasi 2025 pertama kali tampil pada Kepri.

Bakamla RI Lepas KN Pulau Nipah-321 Bawa 70 Ton Bantuan ke Sumatra

0
Laksda TNI Eko Wahjono dan Ketua DPRD Provinsi Kepri, Iman Sutiawan saat melepas keberangkatan KN Pulau Nipah-321 yang membawa bantuan sosial untuk korban bencana di wilayah Sumatra. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) resmi melepas keberangkatan KN Pulau Nipah-321 yang membawa bantuan sosial untuk korban bencana di wilayah Sumatra, melalui wilayah Lhokseumawe. Pelepasan dilakukan di Dermaga 99 Batuampar, Batam, Kamis (11/12), sebagai wujud kepedulian pemerintah dan masyarakat Kepulauan Riau terhadap saudara sebangsa yang sedang dilanda musibah.

Bantuan kemanusiaan tersebut berjumlah total 70 ton, terdiri atas mi instan, air mineral, biskuit, paket sembako, obat-obatan, perlengkapan pakaian, peralatan mandi, perlengkapan kebersihan, serta kebutuhan bayi dan wanita. Seluruh barang telah melalui proses pengecekan dan pengemasan untuk memastikan kelayakan sebelum dikirimkan menuju daerah terdampak.

Kepala Bakamla RI yang diwakili Deputi Operasi dan Latihan, Laksda TNI Eko Wahjono, menyampaikan bahwa pengiriman bantuan ini merupakan gerakan kolaboratif dari berbagai elemen masyarakat di Batam dan Kepri.

“Kami mewakili Kabakamla RI. Kami mendapat bantuan sosial dari seluruh lembaga, organisasi, dan masyarakat Batam dan sekitarnya. Selanjutnya akan disalurkan ke lokasi bencana di Sumatera melalui Lhokseumawe,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh bantuan telah dipersiapkan dengan baik, termasuk perlengkapan pakaian yang sudah melalui proses laundry agar siap pakai setibanya di lokasi. “Bansos kita diperkirakan merapat di Lhokseumawe dalam waktu kurang lebih dua hari,” tambah Laksda Eko Wahjono.

Ketua DPRD Provinsi Kepri, Iman Sutiawan, yang turut hadir dalam pelepasan kapal, memberikan apresiasi terhadap antusiasme masyarakat, organisasi, dan berbagai pihak yang terlibat. Menurutnya, kepedulian ini mencerminkan solidaritas yang terus tumbuh di tengah masyarakat Kepri setiap kali bencana terjadi di tanah air.

“Luar biasa antusias masyarakat dan organisasi terhadap bencana di Sumatra. Ini bukan yang pertama, pemerintah dan masyarakat Kepri selalu bergerak,” kata Iman.

Ia menyebutkan bahwa Bakamla RI telah menyiapkan dua armada untuk misi kemanusiaan kali ini. “Kapal pertama sudah diberangkatkan, sementara kapal kedua menunggu barang yang masih dikumpulkan,” ujarnya.

Iman menambahkan bahwa atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, pihaknya memberikan dukungan penuh terhadap langkah cepat Bakamla RI serta seluruh unsur masyarakat yang terlibat dalam aksi kemanusiaan tersebut.

Pengiriman bantuan melalui jalur laut dipilih karena dinilai paling efektif untuk menjangkau wilayah perairan Indonesia, khususnya daerah-daerah yang akses daratnya terhambat akibat bencana. Armada Bakamla RI dinilai memiliki kemampuan operasional yang mampu menjaga ketepatan dan keamanan distribusi bantuan.

Aksi ini sekaligus menjadi bukti hadirnya negara di tengah masyarakat yang membutuhkan. Melalui dukungan logistik yang memadai, operasi kemanusiaan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga serta mempercepat proses pemulihan di lapangan.

Dengan keberangkatan KN Pulau Nipah-321, pemerintah berharap bantuan dapat segera diterima dan dimanfaatkan oleh para korban. Dukungan yang tersalurkan tidak hanya menjadi simbol kepedulian, tetapi juga memastikan bahwa masyarakat di daerah bencana dapat segera bangkit dan pulih dengan lebih baik. (*)

Artikel Bakamla RI Lepas KN Pulau Nipah-321 Bawa 70 Ton Bantuan ke Sumatra pertama kali tampil pada Metropolis.

Pemotor Luka usai Terjungkal di Jalan Garuda Dabo, Polisi: Diduga Mabuk

0
Motor yang dikendarai Heri sebelum dievakuasi oleh polisi Lingga. F. Istimewa.

batampos – Seorang pengendara motor di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, mengalami kecelakaan tunggal pada Kamis (11/12) dini hari sekitar pukul 04.00 WIB.

Pemotor bernama Heri Andian Saputra itu, diduga jatuh setelah kehilangan kendali akibat jalan licin dan berada dalam pengaruh alkohol.

Kasat Lantas Polres Lingga, Iptu Abdurrahman, membenarkan insiden tersebut. Ia mengatakan kecelakaan terjadi di Jalan Garuda arah Bandara Dabo Singkep.

“Iya bang, kita dapat laporan kecelakaan tunggal sekitar pukul 04.00 WIB,” ujarnya, Kamis (11/12).

Menurut Abdurrahman, Heri mengendarai sepeda motor Suzuki Satria Fu tanpa nomor polisi saat kecelakaan terjadi.

Kondisi jalan yang licin usai hujan membuat pengendara hilang kendali. Situasi makin berbahaya karena korban diduga dalam pengaruh alkohol saat berkendara.

“Apalagi pengendara diduga dalam pengaruh alkohol. Dengan jalan yang licin, ia tidak bisa mengontrol diri dan kendaraan sehingga terjatuh,” jelasnya.

Heri mengalami cedera di bagian kepala dan kini menjalani perawatan di RSUD Dabo Singkep. Namun rumah sakit tersebut tidak memiliki alat CT scan, sehingga korban akan dirujuk ke rumah sakit di luar Kabupaten Lingga.

“Keterangan terbaru, pengendara akan dirujuk karena RSUD Dabo tidak ada alat scan,” kata Kasat Lantas.

Artikel Pemotor Luka usai Terjungkal di Jalan Garuda Dabo, Polisi: Diduga Mabuk pertama kali tampil pada Kepri.

Pesawat Ringan Hantam Mobil saat Mendarat Darurat di Jalan Raya Florida

0
Pesawat ringan saat mendarat darurat di jalan raya Florida dan menghantam sebuah mobil. F. Istimewa.

batampos – Sebuah pesawat ringan dilaporkan terjatuh saat melakukan pendaratan darurat di atas sebuah mobil yang melintas di Interstate-95 dekat Merritt Island, Amerika Serikat, Senin waktu setempat.

Menurut laporan Gulf News, pesawat jenis Beechcraft 55 Baron itu diduga mengalami kerusakan mesin sebelum menabrak bagian atas mobil Toyota Camry yang dikemudikan seorang perempuan berusia 57 tahun. Momen kecelakaan tersebut terekam oleh pengendara yang berada tepat di belakang mobil korban.

Florida Highway Patrol (FHP) menyebut pengemudi mobil langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan atas luka ringan yang dialaminya.

Sementara itu, pilot dan seorang penumpang berusia 27 tahun dilaporkan tidak mengalami cedera. Otoritas terkait masih melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti insiden pendaratan darurat tersebut. (*)

Artikel Pesawat Ringan Hantam Mobil saat Mendarat Darurat di Jalan Raya Florida pertama kali tampil pada News.