Berdasarkan catatan Pusat Pengembangan BP Batam, pencapaian Kota Batam jauh lebih tinggi dibandingkan persentase Provinsi Kepri (5,09 persen) dan Nasional (5,31 persen).
Dari catatan tersebut, kontribusi terbesar pertumbuhan ekonomi Kota Batam tahun 2022 datang dari industri pengolahan dengan persentase mencapai 58,05 persen. Lalu disusul dari sektor konstruksi dengan persentase 20,23 persen.
Tingginya pertumbuhan ekonomi ini pun juga tak terlepas dari rencana strategis Rudi dalam mengembangkan dan merencanakan Kota Batam ke depan.
“Pertumbuhan ekonomi Kota Batam lebih baik dari kabupaten/kota lainnya. Ini berkat dukungan dan usaha dari seluruh pihak, saya titip pembangunan saat ini untuk kita semua,” ungkap Rudi di sela-sela kesibukannya bertemu masyarakat, Sabtu (8/4/2023).
Rudi optimistis, pertumbuhan ekonomi Kota Batam bakal lebih baik lagi ke depan.
Mengingat, percepatan pembangunan infrastruktur juga terus berlangsung. Seperti peningkatan dan pelebaran jalan utama, pembangunan Bandara Internasional Hang Nadim Batam, serta pengembangan dan peningkatan Pelabuhan Batu Ampar.
Terbaru, BP Batam pun mendatangkan satu unit Ship to Shore (STS) crane untuk mempercepat aktivitas dan layanan bongkar muat di Pelabuhan Batu Ampar.
Alat dari Korea Selatan itu diharapkan mampu menjadikan Pelabuhan Batu Ampar sebagai pelabuhan modern seperti di kota-kota maju lainnya.
“Saya tak bisa bekerja sendiri, pembangunan ini membutuhkan dukungan masyarakat. Kita punya tanggung jawab bersama-sama untuk membangun Kota Batam ke depan,” pungkasnya.
Sementara, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kota Batam, Rafki Rasyid, mengapresiasi rencana strategis BP Batam dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.
Pihaknya turut antusias dalam menyambut pembangunan Batam sebagai kota baru yang madani dan modern.
“Usaha menggaet investor baru juga harus ditingkatkan. Apindo juga akan terus berupaya untuk memberi masukan dan dukungan kepada BP Batam sehingga beberapa bulan ke depan Batam akan tampil sebagai kota modern,” ujarnya.(*)
Berdasarkan catatan Pusat Pengembangan BP Batam, pencapaian Kota Batam jauh lebih tinggi dibandingkan persentase Provinsi Kepri (5,09 persen) dan Nasional (5,31 persen).
Dari catatan tersebut, kontribusi terbesar pertumbuhan ekonomi Kota Batam tahun 2022 datang dari industri pengolahan dengan persentase mencapai 58,05 persen. Lalu disusul dari sektor konstruksi dengan persentase 20,23 persen.
Tingginya pertumbuhan ekonomi ini pun juga tak terlepas dari rencana strategis Rudi dalam mengembangkan dan merencanakan Kota Batam ke depan.
“Pertumbuhan ekonomi Kota Batam lebih baik dari kabupaten/kota lainnya. Ini berkat dukungan dan usaha dari seluruh pihak, saya titip pembangunan saat ini untuk kita semua,” ungkap Rudi di sela-sela kesibukannya bertemu masyarakat, Sabtu (8/4/2023).
Rudi optimistis, pertumbuhan ekonomi Kota Batam bakal lebih baik lagi ke depan.
Mengingat, percepatan pembangunan infrastruktur juga terus berlangsung. Seperti peningkatan dan pelebaran jalan utama, pembangunan Bandara Internasional Hang Nadim Batam, serta pengembangan dan peningkatan Pelabuhan Batu Ampar.
Terbaru, BP Batam pun mendatangkan satu unit Ship to Shore (STS) crane untuk mempercepat aktivitas dan layanan bongkar muat di Pelabuhan Batu Ampar.
Alat dari Korea Selatan itu diharapkan mampu menjadikan Pelabuhan Batu Ampar sebagai pelabuhan modern seperti di kota-kota maju lainnya.
“Saya tak bisa bekerja sendiri, pembangunan ini membutuhkan dukungan masyarakat. Kita punya tanggung jawab bersama-sama untuk membangun Kota Batam ke depan,” pungkasnya.
Sementara, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kota Batam, Rafki Rasyid, mengapresiasi rencana strategis BP Batam dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.
Pihaknya turut antusias dalam menyambut pembangunan Batam sebagai kota baru yang madani dan modern.
“Usaha menggaet investor baru juga harus ditingkatkan. Apindo juga akan terus berupaya untuk memberi masukan dan dukungan kepada BP Batam sehingga beberapa bulan ke depan Batam akan tampil sebagai kota modern,” ujarnya.(*)
Sopir taksi online dan taksi konvensional nyaris baku hantam di Pelabuhan Punggur, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Minggu (9/4) sore.
batampos – Gesekan antara sopir taksi konvensional dan pengemudi taksi online kembali terjadi di Batam. Hal itu berlangsung tepatnya di Pelabuhan Punggur, Nongsa. Menghangatnya suasana antar kedua kubu dipicu oleh kejadian pada Minggu (9/4) sore.
Kapolsek Nongsa Kompol Fian Agung Wibowo mengatakan menghangatnya suasana ini karena terjadinya aksi penurunan paksa penumpang taksi online di bawah gerbang Kampung tua Telagapunggur. Hal ini membuat ratusan massa dari kedua kubu itu nyaris baku hantam di Pelabuhan Punggur, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Minggu (9/4) sore.
Semula, menurut Kompol Fian Agung Wibowo, sekira pukul 15.00 WIB, unit Intelkam Polsek Nongsa mendapat informasi bahwa massa dari taksi online yang berjumlah kurang lebih 100-an orang berada di Pelabuhan Punggur untuk melakukan aksi protes terhadap penurunan penumpang secara paksa yang dilakukan oleh driver taksi konvensional.
“Dari kepolisianpun mengarahkan perwakilan dari kedua belah pihak ke Polsek Nongsa untuk dilakukan mediasi kembali. Namun, hal tersebut ditolak oleh pihak taksi online,” ujar Kompol Fian Agung Wibowo, Senin (10/4).
Tak cukup sampai di situ saja, sekira pukul 15.45 WIB, massa dari taksi online memaksa masuk ke pelabuhan untuk mencari pelaku yang telah melakukan persekusi terhadap rekannya dari taksi online. “Kami kembali melakukan komunikasi dengan Korlap Aliansi Taksi Online agar massa dari Taksi Online dapat membubarkan diri untuk menciptakan situasi di wilayah hukum Polsek Nongsa tetap aman dan kondusif,” ungkapnya.
Kompol Fian Agung menjelaskan, dari hasil pertemuan ini, taksi online akan memberlakukan piket di sekitar lokasi Pelabuhan Punggur guna mengantisipasi keributan kembali.
“Taksi online akan melakukan penjemputan di halte bus Trans Batam Pelabuhan Punggur terhadap penumpang yang akan naik taksi online mulai hari Senin tanggal 10 April 2023. Saat ini, massa taksi online telah membubarkan diri dan situasi kembali aman serta kondusif,” pungkasnya. (*)
AG saat mendatangi Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjalani putusan sela, Jakarta, Senin (3/4/2023). (ANTARA/Luthfia Miranda Putri)
batampos – Hakim tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan vonis 3 tahun dan 6 bulan penjara kepada anak AG. Eks kekasih Mario Dandy Satriyo itu dianggap bersalah ikut serta dalam kasus penganiayaan terhadap Cristalino David Ozora.
“Menyatakan anak Agnes Gracia Haryanto terbukti secara sah dan menyakinkan bersalahah melakukan penganiayaan berat sesuai dakwaan kesatu primair. Menjatuhkan pidana penjara 3 tahun dan 6 bulan di LPKA,” kata Hakim Sri Wahyuni Batubara dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (10/4).
AG dianggap terbukti secara sah dan menyakinkan memenuhi dakwaan Pasal 355 ayat (1) jo Pasal 56 ke-2 KUHP, Pasal 76 C jo Pasal 80 ayat (2) UU RI NO 35 tahun 2014 tentang perubahan UU Nomor 23 tahun 2022 tentang perlindungan anak.
Sebelumnya, JPU menuntut AG 4 tahun penjara dalam kasus penganiayaan terhadap Cristalino David Ozora. JPU meminta hakim agar menjatuhkan pidana tersebut agar AG menjalani hukuman di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA).
Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Syarief Sulaeman Nahdi mengatakan, AG dianggap terbukti bersalah bersama-sama melakukan penganiayaan terhadap David hingga menyebabkan luka berat.
“Menuntut supaya Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang memeriksa dan mengadili perkara ini memutuskan menjatuhkan pidana terhadap Anak AG agar menjalani pidana 4 tahun di Lembaga Pembinaan Khusus Anak,” kata Syarief di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (5/4).
Syarief mengatakan, eks kekasih Mario Dandy Satriyo itu dianggap telah terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah. Sebagaimama pada Pasal 355 ayat 1 Junto 56 KUHP. “AG terbukti bersalah melakukan tindak pidana penganiayaan berat dengan rencana terlebih dahulu,” jelasnya.
Adpaun hal-hal yang memperberatkan AG yakni karena perbuatannya bersama-sama dengan Mario Dandy dan Shane Lukas Rotua Pangondian Lumbantoruan menyebakan luka berat kepada David. Sementara hal meringankan yakni usia AG masih muda, sehingga diharapkan memperbaiki perbuatannya di kemudian hari. (*)
Peserta outbound saat melakukan permainan yang seru di salah satu pantai yang ada di Bintan. F.Bintan Outbond untuk Batam Pos.
batampos– Bintan Outbond kembali menawarkan paket outbound yang seru dan menyenangkan bagi wisatawan yang berkunjung ke Bintan.
Salah satunya yakni paket outbound edukasi. Peserta dapat melakukan permainan dan pembelajaran di alam terbuka.
Selain paket edukasi yang menjadi unggulan, Bintan Outbond memiliki beragam paket lain seperti paket Outbound Bintan Outbond meliputi Indoor Program dan Outdoor Program.
Owner sekaligus pendiri Bintan Outbond, Irul Fathir menyampaikan, Bintan outbond sendiri adalah jasa di bidang pariwisata yang lebih spesifik di outbond program dan tim building program yang berdiri sekira 8 tahun.
“Bintan Outbond sudah banyak menawarkan jasa outbond khususnya di Bintan dan Batam dengan peserta dari dalam negeri bahkan luar negeri yaitu singapura,” kata pemuda yang akrab disapa Irul, Sabtu (8/4/2023).
Menurutnya, paket outbound edukasi merupakan bentuk pembelajaran yang dilakukan di alam terbuka berupa permainan yang efektif, menggabungkan antara intelegensia, fisik dan mental.
Dia juga menyampaikan peserta outbond dapat mengambil manfaat dari kegiatan ini diantaranya sebagai ajang menjalin keakraban dan kekeluargaan, melepas penat atau kejenuhan rutinitas dalam pekerjaan dan membangun rasa percaya diri.
Dengan outbond ini, dia berharap, ada sebuah proses untuk membantu individu atau kelompok dalam mengidentifikasi dan menemukan permasalahan dan menambah wawasan, pengetahuan dan pengalaman yang dibutuhkan untuk memecahkan masalah dan melakukan perubahan.
Dia juga menambahkan tujuan utama kegiatan outbound ini di samping untuk mengisi waktu liburan, outbound juga bermanfaat sebagai sarana yang dapat meningkatkan kebersamaan dan kekompakan team.
Saat ini, diakuinya banyak wisatawan yang berkunjung ke Bintan dan Batam untuk menggunakan jasa Bintan Outbond.
Ke depannya, Bintan Outbond akan terus berinovasi agar dapat menjangkau setiap segmen pasar dan menjawab kebutuhan klien sekaligus untuk memaksimalkan area kawasan pariwisata yang ada di Bintan dan Batam. (*)
Lionel Messi mencatat 1.000 gol di level klub, yakni bersama Barcelona dan Paris Saint-Germain. (ANTARA)
batampos – Lionel Messi memecahkan rekor kontribusi 1.000 gol untuk klub sepanjang karier sepak bola profesionalnya bersama Barcelona dan Paris Saint-Germany (PSG).
Dilansir dari ESPN, catatan rekor itu dibukukan La Pulga melalui kontribusi 702 gol dan 298 assits untuk dua klub yang dibela Messi sepanjang karier profesionalnya.
Bersama Barcelona, pemain berusia 35 tahun itu berkontribusi atas 672 gol dan 265 assits. Sementara bersama PSG, Messi membukukan 30 gol dan 33 assits.
Kapten tim nasional Argentina itu memecahkan rekor saat membawa PSG mengalahkan OGC Nice 2-0 dalam lanjutan Ligue 1, Minggu (9/4/2023).
Messi memecahkan kebuntuan pada menit ke-26 memanfaatkan umpan dari bek PSG Nuno Mendes.
Lalu, pada babak kedua asuhan Christophe Galtier menambah keunggulan melalui sundulan Sergio Ramos yang berawal dari umpan pojok Messi menit ke-76.
Pemain peraih tujuh gelar Ballon d’Or itu menunjukkan performa apik setelah dijadikan kambing hitam oleh suporter PSG atas kekalahan menghadapi Lyon pekan lalu.
Torehan 702 gol dari Messi juga menyalip jumlah gol untuk klub dari rival abadinya Cristiano Ronaldo yang berada di angka 701 gol.
Angka itu juga menasbihkan Messi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk klub Eropa.
Dengan hasil kemenangan ini memperlebar jarak PSG dengan peringkat kedua Lens menjadi enam poin. PSG saat ini berada di puncak klasemen Ligue 1 dengan perolehan 69 poin dari 30 pertandingan. (*)
Aktivitas penumpang di Pelabuhan Pelni di Batu Ampar sudah mulai ramai dengan pemudik. Foto: Rengga Yuliandra/Batam Pos
batampos – Menjelang mudik lebaran, masyarakat diminta untuk mudik lebih awal. Hal ini guna mengantisipasi membludaknya antrean mudik lebaran 2023 mendatang.
Pemerintah memperkirakan puncak arus mudik akan terjadi mulai tanggal 19 April mendatang. Untuk itu, masyarakat yang hendak mudik di minta untuk mempercepat jadwal mudik.
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) khusus Batam, M Takwin, mengatakan mudik lebih awal akan sangat membantu kelancaran arus mudik.
“Untuk menghindari penumpukan, bagi yang ingin mudik bisa memilih opsi berangkat mudik lebih awal,” kata Takwin, Senin (10/4).
Ia menyebutkan arus mudik untuk di Batam merata baik melalui udara, maupun laut. Takwin juga mengimbau untuk menyiapkan dan memastikan tiket dan dokumen perjalanan yang terdaftar.
“Pastikan semua dokumen dan tiket terdaftar, sehingga lebih mudah di pantau dan tidak ada masalah saat berangkat,” sebutnya.
Disinggung mengenai kesiapan mudik lebaran, Takwin mengungkapkan sudah melakukan pengecekan terhadap armada kapal.
Pihaknya telah melakukan pengecekkan pada 40 armada kapal untuk angkutan mudik dari 99 kapal. “Kondisi kapal semua sudah siap melayani angkutan lebaran,” sebutnya.
Selain kesiapan armada angkutan mudik lebaran. Pihaknya juga telah menyiagakan sebanyak 200 personel yang terdiri dari pihak kepolisian, Bea Cukai, Imigrasi, hingga kantor kesehatan pelabuhan (KKP) dalam momen Idulfutri 1444 Hijriah.
Takwin menambahkan untuk mengamankan arus mudik lebaran, juga dibangun posko lebaran di beberapa titik. Mulai dari pelabuhan, hingga bandara.
“Posko sudah disiagakan mulai H-15 sampai H+15 lebaran. Jadi dari tanggal 7 April sampai 5 Mei. Kehadiran petugas untuk menunjang kelancaran arus mudik,” terangnya.
Sementara itu, Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Riau memprediksi jumlah pemudik pada hari raya Idul Fitri 1444 Hijriah di provinsi ini mencapai 6 juta orang, baik yang keluar Kepri maupun yang masuk ke Kepri.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Riau Junaidi mengatakan berdasarkan data pemudik di Kepri pada tahun 2022 lalu hanya sekitar 2 hingga 3 juta penumpang.
“Mudik tahun lalu masih ada pembatasan sekitar 2 sampai 3 juta orang. Sekarang sudah tidak ada, diperkirakan tahun ini mencapai 6 juta pemudik,” kata dia.
Ia berharap, arus mudik bisa berjalan dengan lancar. Sehingga masyarakat bisa berangkat dan kembali ke Batam dengan selamat.
“Harapan kami armada siap, cuaca baik. Dan arus mudik lancar,” tutupnya. (*)
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Jakarta, Rabu (5/4/2023). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
batampos – Bandul koalisi parpol menyambut Pilpres 2024 terus mengayun dinamis. Di awal-awal, muncul empat poros. Kini ada potensi mengerucut jadi tiga poros saja, yakni poros PDIP, Koalisi Perubahan, dan Koalisi Besar. Koalisi terakhir merupakan peleburan dari Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).
Koalisi Perubahan yang beranggota Partai Nasdem, Demokrat, dan PKS sudah mengumumkan mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres). Koalisi Besar, meski belum mengumumkan nama capres, tampaknya mengarah ke Prabowo Subianto. PDIP juga belum menyebut nama calon. Tapi, banyak kalangan sudah menduga nama Ganjar Pranowo.
Pengamat politik Ujang Komarudin menilai kunjungan Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo, Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra, dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan ke rumah Prabowo dalam beberapa hari terakhir sebagai tindak lanjut dari rencana pembentukan Koalisi Besar. Dia menyebutkan, tokoh di balik gagasan Koalisi Besar itu adalah Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Hal tersebut setidaknya terbaca dari pertemuan lima partai, yakni Golkar, Gerindra, PKB, PAN, dan PPP, beberapa waktu lalu yang dihadiri Jokowi. Ujang mengungkapkan, jika ingin terwujud, rencana Koalisi Besar itu memang harus ada tindak lanjutnya. Mesti ada langkah politik konkret. ”Nah, Prabowo berusaha mewujudkan Koalisi Besar,” ujarnya.
Dosen Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) itu mengatakan, Jokowi tentu berharap Koalisi Besar tersebut tidak hanya berisi lima partai. Namun harus mengajak banyak partai. Selain Perindo dan PBB, PSI tampaknya juga akan diajak bergabung. Karena itu, Ujang menilai kunjungan ketua umum partai ke rumah Prabowo tersebut sudah direncanakan dengan matang. ”Kita tunggu saja manuver apa lagi yang akan dilakukan berikutnya,” tutur direktur eksekutif Indonesia Political Review (IPR) tersebut.
Sementara itu, dosen ilmu politik dan international studies Universitas Paramadina Ahmad Khoirul Umam menilai pembentukan Koalisi Besar merupakan strategi politik Jokowi bersama jaringannya. Tujuannya mengepung PDIP agar bersedia menyerahkan golden ticket-nya kepada arus besar koalisi yang digagas itu. Namun, lanjut dia, PDIP tampaknya tidak begitu mudah diperdaya.
PDIP, kata Umam, membatasi ruang negosiasinya dengan menegaskan siap bergabung dengan Koalisi Besar. Asalkan posisi capres diserahkan kepada PDIP. Menurut dia, langkah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tidak hadir dalam pertemuan di kantor DPP PAN pada 2 April lalu merupakan keputusan brilian. ”Artinya, ketika ide Koalisi Besar diluncurkan, maka jelas dan terang bahwa PDIP bukan bagian dari gerbong tersebut,” ulasnya.
Umam menambahkan, sikap PDIP menunjukkan kematangannya dalam berpolitik. Mereka siap dengan segala konsekuensi. Baik menang maupun kalah dalam kontestasi. (*)
Bagas Maulana /Muhammad Shohibul Fikri gagal di final Orleans Masters 2023 usai dikalahkan pasangan Tiongkok, Chen Bo Yang/Liu Yi. (Humas PP PBSI)
batampos – Timnas bulu tangkis Indonesia gagal meraih gelar juara dari turnamen Orleans Masters 2023 setelah ganda putra Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri gagal memenangi babak final di Palais Des Sports, Minggu (9/4/2023).
Satu-satunya wakil Merah Putih pada partai puncak itu harus takluk di tangan ganda putra Tiongkok, Chen Bo Yang/Liu Yi dalam dua gim langsung 19-21, 17-21.
Sejak gim pertama, Bagas/Fikri kesulitan mengimbangi pola permainan Chen/Liu yang lebih berani melakukan serangan dan umpan menyilang. Sementara duo Indonesia belum bisa sepenuhnya in dengan pola permainan mereka sendiri.
Dominasi Chen/Liu juga semakin diperkuat dengan error yang kerap terjadi dari tangan Fikri. Fikri berulang kali membuat kesalahan saat servis, pengembalian shuttlecock yang membentur net, atau dropshot yang justru tak bisa melewati net.
Akibatnya, Chen/Liu terus melebarkan selisih skor hingga pertengahan pertandingan. Meski Bagas/Fikri sempat menyamakan kedudukan 18-18 berkat tiga poin beruntun, namun mereka belum bisa menahan pukulan-pukulan lawan yang lebih cekatan.
Pada gim kedua, pasangan berjuluk Bakri itu berpeluang merebut kemenangan gim kedua saat lebih dulu unggul pada paruh awal. Permainan Bagas/Fikri cukup meyakinkan dengan mengubah pola menjadi lebih berani hingga bisa memimpin 8-6.
Sayangnya, keunggulan tersebut tak sanggup mereka pertahankan setelah ganda putra peringkat ke-81 asal Tiongkok itu merebut empat poin berturut-turut menjadi 8-10.
Bagas/Fikri yang tertekan justru tak bisa menjaga fokus dan permainan mereka pun menjadi tidak terkendali. Eror pun kembali dialami oleh duo Indonesia, bahkan memberi peluang bagi Chen/Liu untuk kembali memperlebar jarak menjadi 11-15.
Hingga gim berakhir pada menit ke-43, Bagas/Fikri masih belum bisa memberikan perlawanan terbaiknya. Meski mereka sempat menambah dua poin saat Chen/Liu menyentuh match point, namun usaha Bagas/Fikri akhirnya pupus dan harus puas menjadi runner-up dari turnamen BWF Super 300 tersebut. (*)
Ilustrasi: Sejumlah tersangka berhasil diamankan Polsek KKP Polresta Barelang saat jumpa pers penangkapan PMI ilegal di Mapolsek KKP, Sekupang, Selasa (7/2/2023). F. Dalil Harahap/Batam Pos
Pekerja Migran Indonesia (PMI) adalah pahlawan devisa yang memberikan kontribusi besar ke negara. Nilainya mencapai Rp 130 triliun di 2021. Namun, banyak pahlawan ini berstatus PMI nonprosedural alias ilegal.
LAPORAN: TIM BATAM POS
Sebut saja namanya Sularni (bukan nama sebenarnya), PMI nonprosedural dari Pulau Jawa. Kepada Batam Pos dan Romo Pascal, dia menceritakan pengalamannya bekerja di Malaysia, secara nonprosedural.
Beberapa bulan lalu, di medio Desember. Sularni menjual rumah dan tanahnya di Jawa. Uang tersebut akan dipergunakan untuk menyeberang dan bekerja di Malaysia. Kala itu, harapannya bisa mengubah hidup memuncak. Dalam angannya terbayang bisa kembali membeli tanah dan rumah yang lebih besar. Selain itu, dapat memberikan modal ke anaknya di Jawa.
Dari Jawa, Sularni terbang menuju Batam. Ia berusaha mencari informasi, tata cara bekerja di Malaysia. Akhirnya, ia mendapatkan informasi, tentang seseorang yang bisa membantunya. Namun, informasi bekerja di Malaysia secara nonprosedural.
Sularni memberikan uang sebesar Rp 6,5 juta. Dia dijanjikan akan dibuatkan paspor dan visa kerja. Tapi, seminggu sejak bertemu, orang tersebut tak kunjung datang. “Saya tertipu,” ujarnya.
Kehidupan di Batam, tak seperti di Jawa. Semuanya mahal dan Sularni harus membayar uang kos sendiri selama berada di Batam. Lalu, ia bertemu orang lainnya, menjanjikan bisa membawa masuk ke Malaysia, asal membayar Rp 10 juta.
Setelah sekian lama di Batam, sekitar Januari, Sularni mendapatkan informasi dari tetangganya di Jawa. Ada seseorang yang sering membantu menyeberangkan ke Malaysia.
Orang yang tak diketahui namanya, meminta uang Rp 1,8 juta. Uang tersebut dipergunakan sebagai garanty atau jaminan dan tiket.
Selain itu, Sularni dikasih petunjuk, agar memberikan uang selip paspor sebesar Rp 100 ribu. “Setelah menjalani itu, saya bisa masuk ke Malaysia,” tuturnya.
Setelah di Malaysia, Sularni tak membutuhkan waktu lama mendapatkan pekerjaan. Ia bekerja di sebuah butik. Meski gajinya kecil, tidak masalah bagi Sularni.
Ia berharap pekerjaan itu bisa mengubah hidupnya dan keluarganya. Namun, tiga bulan bekerja di butik itu, bukannya mendapatkan gaji. Sularni, malah dibebani utang yang tidak dikehendakinya.
“Saya bekerja tiga bulan, tapi tak menikmati gaji. Malah, saya berutang sebesar 2000 Ringgit Malaysia,” ujarnya.
Nasi sudah jadi bubur. Penyesalan selalu datang di akhir. Sularni tidak bisa berbuat banyak. Sebab, jika dia membantah, sang majikan akan mengadukannya ke polisi atau pihak imigrasi.
“Ancaman selalu begitu, padahal suami bos saya adalah tentara di sana,” ucapnya.
Akhirnya, Sularni berpindah tempat kerja. Di tempat yang baru, Sularni mendapatkan perlakuan yang layak, namun dia masih harus membayar utang 2000 Ringgit Malaysia ke majikannya yang lama.
“Majikan yang baru ini, katanya mau buatkan permit. Sehingga, saya tidak perlu passing (sistem bolak balik, bermodalkan visa kunjung. Hanya bisa bekerja di Malaysia selama 25 hari),” ucap Sularni.
Lainnya halnya dengan Sularni. Sebut saja Putri (bukan nama sebenarnya), baru pertama kali ke Malaysia. Dia mengaku, tidak tahu atau petunjuk cara bekerja di Malaysia. Informasi yang minim, membuatnya memilih jalur nonprosedural.
“Berangkat 8 Maret (tahun 2023),” kata Putri.
Putri adalah PMI dari sekian banyak PMI nonprosedural yang berangkat secara pribadi, tanpa dikelola oleh sindikat. Sedari pagi di 8 Maret 2023, Putri sudah berada di salah satu pelabuhan internasional di Batam.
Ia bersama temannya berangkat dengan modal nekat. Dari informasi yang didapatnya, Putri bersama temannya menyelipkan uang sebesar Rp 150 ribu di paspornya.
Meski sudah menyelipkan, oknum petugas masih saja memintanya masuk ke ruangan. Di sana, Putri mengaku ditanya berbagai macam pertanyaan, namun dia berdalih ingin berlibur ke Malaysia.
“Petugas itu, membuat tulisan di paspor. Hanya boleh tiga hari saja,” ujarnya.
Sesampai di kapal, Putri melihat banyak orang yang juga berniat sama dengan dirinya, bekerja di Malaysia. Beberapa orang di sebelahnya, meminta Putri agar memberikan uang jaminan, agar bisa masuk dengan mulus ke Malaysia.
“Ada orang di kapal yang bisa membantu, tapi kasih uang Rp 800 ribu. Akhirnya saya berikan uang itu, lalu dari situ saya dipinjamkan uang 600 Ringgit Malaysia, sebagai uang tunjuk diperlihatkan ke imigrasi Malaysia,” ujar Putri.
Namun, memang benar, perjalanan Putri tidak ada hambatan. Sesampai di Stulang Laut, Malaysia, dia bisa dengan mulus melewati petugas imigrasi. “Uang tunjuknya saya balikkan lagi,” ujarnya.
Putri hanya 25 hari di Malaysia. Sebab, dia tidak betah dengan majikannya. “Majikan saya bilang suka ke saya. Pandangan matanya aneh, sehingga saya hanya bertahan 25 hari saja. Setelah itu saya pulang (ke Indonesia),” ujar Putri.
Kasus Putri dan Sularni, hanya sebagian kecil dari permasalahan PMI nonprosedural. Menko Polhukam Mahfud MD saat kegiatan diskusi Perang Semesta Melawan Sindikat Penempatan PMI Ilegal di Batam, 4 April lalu mengatakan bahwa banyak PMI yang mengalami penyiksaan dari majikannya.
“Gaji tidak dibayar, mengalami gangguan stres. Saya pernah mampir ke Malaysia, ada 82 orang ditampung. Kebanyakan adalah nonprosedural,” kata Mahfud.
Mahfud mengatakan, secara resmi PMI ada sebanyak 4,6 juta orang. Namun, dari data penelitian disebutkan angka PMI bekerja di luar negeri mencapai 9 juta orang. Kebanyakan, kata Mahfud, adalah nonprosedural, tidak terdata di sistem.
Mereka diduga dikirim sindikat pengiriman PMI ilegal lewat jalur belakang maupun pelabuhan resmi.
“Kasus TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang) ini semakin meningkat dari 2018 sampai 2022,” ucap Mahfud.
TPPO, kata Mahfud, tidak hanya melibatkan orang dewasa. Tapi, juga sebagian besar adalah anak-anak. Kasus PMI nonprosedural, tidak hanya masuk melalui jalur belakang, tapi juga melalui pelabuhan-pelabuhan resmi di Indonesia.
Dari data Bareskrim Polri, ada tiga wilayah tempat keluarnya PMI nonprosedural. Salah satunya di Kepulauan Riau, Batam.
“Sulitnya itu, kita (instansi pemerintah) berusaha menyelesaikan berdasarkan aturan. Tapi, problemnya penjahat tidak memakai aturan,” ucap Mahfud.
Oleh sebab itu, petugas pemerintah harus lebih tegas. Dari data yang didapatnya, pola pengiriman PMI nonprosedural sudah jelas. “Siapa yang mengirim, siapa menerima, melewati pegawai apa, setor uang ke siapa. Saya sudah punya datanya, saya bawa ke Jakarta untuk cek lagi,” kata Mahfud.
Mahfud menjelaskan, sudah mendapatkan data aliran dana ke beberapa oknum aparat dan pihak-pihak di pelabuhan. “Kami sudah punya hitung-hitungannya. Tapi, sekali lagi saya sampaikan ini dugaan,” tuturnya.
Mahfud mengatakan, ada yang memberikan kode lampu hijau. Sehingga, penempatan PMI nonprosedural berjalan lancar.
Kasus perdagangan orang ini, membuat negara menjadi terhina. Sebab, sudah diatur dalam konstitusi. “Sebagai negara merdeka, wajib membangun martabat manusia,” ucapnya.
Selama di Batam, Mahfud sempat mengunjungi Pelabuhan Internasional Batam Center. Mahfud dan rombongan masuk menuju lokasi keberangkatan. Lalu, menuju ke konter pemeriksaan imigrasi. Dari sana, ia begerak menuju ke dermaga.
Namun, Mahfud diarahkan menuju ke dermaga sebelah kiri. Ada dua kapal bersandar saat itu. Sementara itu, terlihat di dermaga satunya lagi, ada satu kapal yang bersandar, dengan warna khas merah putih.
Selama pengecekan di dua kapal itu, Mahfud bertanya ke beberapa penumpang dan mengecek beberapa kapal. Katanya, kedatangan ke dermaga hanya mengecek secara fisik. “Melihat-lihat saja, bagaimana fisiknya,” tuturnya singkat.
Sementara itu, Kepala BP2MI, Benny Ramdhani, menyatakan siap perang dengan para sindikat mafia penempatan PMI nonprosedural. Ia mengatakan, sindikat-sindikat tersebut, tak jarang dibekingi oleh oknum-oknum berseragam.
“Mari mulai saat ini, bilang say goodbye kepada sindikat,” imbaunya.
Agar semua ini bisa berjalan lancar dan tidak ada lagi sindikat penempatan PMI secara nonprosedural, maka, kata Benny, dibutuhkan komitmen semua. “Sejak saya menjabat sebagai pimpinan BP2MI, 91 ribu PMI dipulangkan. 90-an persen berangkat tak resmi. Ada yang pulang dalam keadaan hidup, ada yang sudah diantarkan jenazahnya saja,” ujar Benny.
Benny menyampaikan, bahwa PMI adalah extra ordinary crime. Oleh sebab itu, dia mendorong pihak aparat tidak hanya menangkap pemain lapangan saja. Namun, juga dapat membongkar siapa otak pelaku atau master of mind.
“Lalu, gali juga pencucian uangnya,” tutur Benny.
Kasus serupa ada di Batam. Ada dua DPO penempatan PMI ilegal yang masih berkeliaran, Benny meminta segera ditangkap. Begitu juga, pengungkapan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dari kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) kasus yang melibatkan tersangka Acing.
“Mari sudahi pesta pora para mafia ini. Seolah mereka tidak bisa disentuh oleh hukum,” tutur Benny.
Kedatangan Menko Polhukam, Mahfud MD dan Kepala BP2MI, Benny Ramdhani, menjadi angin segar bagi penggiat kemanusiaan atau para organisasi tergabung dalam jaringan safe migrant. Hal ini diutarakan oleh Ketua Komisi Keadilan dan Perdamaian Pastoral Migran dan Perantau (KKPPMP), Romo Chrisanctus Paschalis Saturnus. Aktivis kemanusiaan yang akrab dipanggil Romo Pascal ini mengatakan, datangnya kedua orang itu (Mahfud dan Benny) menunjukkan kehadiran negara di Batam. Selain itu, bisa jadi sebagai pesan bahwa pemerintah tidak main-main dalam penanganan penempatan PMI nonprosedural.
“Banyak yang beliau (Mahfud MD) janjikan. Integritas Prof Mahfud sudah tidak diragukan lagi, kami meyakini beliau akan mengambil tindakan yang tegas,” tutur Romo Pascal.
Ia mengatakan, di Batam bahkan Kepulauan Riau, pengiriman manusia ke luar negeri baik melalui pintu depan dan belakang, masih ada. “Namun, paling ramai itu, di pintu depan (melalui pelabuhan-pelabuhan resmi),” ungkap Romo Pascal.
Oleh sebab itu, berdasarkan tren dari catatan Romo Pascal. Pasca-lebaran, akan ada grafik kenaikan jumlah orang yang akan bekerja ke luar negeri secara ilegal. Sehingga, sangat diperlukan langkah pencegahan.
“Tren ini terus muncul setiap tahun,” tuturnya.
Masifnya pemberitaan serta advokasi terhadap kejahatan kemanusiaan ini, membuat para sindikat penempatan PMI nonprosedural mencari-cari celah. “Mereka pasti mencari cara,” ujar Romo Pascal.
Banyak celah yang masih digunakan oleh sindikat ini. Sehingga, ia berharap ada regulasi khusus atau perlindungan khusus bagi calon PMI berangkat melalui Batam. “Berikan regulasi khusus, sehingga menjamin keberangkatan para PMI ini secara legal. Negara pun memberikan jaminan keamanan bagi mereka,” tuturnya.
Penindakan, kata Romo Pascal, hanya tindakan pertama. Namun, penindakan tidak bisa terus menerus dilakukan. Sehingga, butuh regulasi atau sistem yang lebih kuat. “Sistem ini penting sekali. Agar menjaga orang awalnya tak berbuat kejahatan, jadi jatuh berbuat kejahatan,” katanya.
Pengawasan di Pelabuhan Resmi Jadi Atensi Polda Kepri
Sementara itu, Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Kepri, AKBP Achmad Suherlan, menyebut bahwa Polda Kepri fokus kepada penindakan (Gakkum) selama ini sebagai laporan adanya pengiriman PMI secara nonprosedural tentunya berkoordinasi dengan Imigrasi. “Sejauh ini kami masih tahap lidik jika ada laporan terkait aktivitas pengiriman PMI nonprosedural. Dengan berkoordinasi dengan KKP dan Imigrasi,” ujarnya.
Ditreskrimum Polda Kepri sebelumnya berhasil mengungkap sindikat pengiriman PMI Ilegal yang akan diberangkatkan menuju Kamboja beberapa waktu lalu. Dengan mengamankan dua tersangka yang berperan sebagai perekrut dan pengantar 10 korban PMI yag ditawarkan sebagai karyawan customer service judi online di Kamboja.
“Informasi ini juga dari pihak Imigrasi dari modus yang dijalankan jaringan tersebut menggunakan agen travel dan di ketahui bahwa akan memberangkat PMI ilegal sebagai karyawan judi online di Kamboja,” ujarnya.
Pergeseran modus operandi yang memanfaatkan jaringan media online tengah di soroti oleh Polda Kepri dengan melakukan penegakkan hukum atas jaringan tersebut. “Penegakkan hukum juga di lakukan di pelabihan resmi di Batam , namun lingkupnya terbatas dengan area Imigrasi, akan tetapi sebelum memasuki area tersebut kita bisa langsung melakukan penindakan,” sebutnya.
Beberapa modus yang masih proses lidik termasuk dengan modus perjalanan wisata dan telah menjadi atensi Polda Kepri. Di tempat terpisah, Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Budi Hartono mengatakan kasus pengiriman PMI ilegal masih menjadi atensi pihaknya.
“Masih atensi. Apalagi kemarin Pak Mahfud (Menko Polhukam) datang langsung,” ujar Budi, Minggu (9/4).
Budi menjelaskan, dari kasus yang ditangani, pelaku pengiriman PMI ilegal di Batam ini memiliki jaringan dari tempat asal korban. Awalnya, pelaku mengurus dokumen, seperti paspor, tiket menuju Batam.
“Sekarang pengurusan paspor dari tempat asal. Karena di Batam pengurusannya sudah penuh,” kata Budi.
Kemudian, sambung Budi, pelaku yang di Batam bertugas menjemput dari bandara, menampung, serta mengantarkan korban ke pelabuhan. “Kalau tiket belum dapat, kemungkinan korban akan menetap dulu di Batam. Itu semua diurus pelaku yang di Batam,” ungkap Budi.
Sebelumnya, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim Polreta Barelang sejak awal tahun mencatat sudah mengungkap 4 kasus pengiriman PMI ilegal ini. “Sejak awal tahun sudah 4 kasus yang kita tangani,” ujar Kanit VI Satreskrim Polresta Barelang, Iptu Dwi Dea Anggraini.
Dea menjelaskan dari 4 kasus tersebut, korban direkrut dari beberapa daerah. Seperti Banten, Lombok, Sumbawa. Rencananya, seluruh korban akan dikirimkan ke Malaysia.
“Biasanya pelaku ada yang bertugas merekrut, menampung, dan mengurus,” kata Dea.
Terbaru, Satreskrim Polresta Barelang menangkap 2 pelaku pengiriman PMI Ilegal, yakni Rusana, 44, dan Imlen, 35, Selasa (28/3) malam. Keduanya ditangkap di Pelabuhan Internasional Batam Center.
Dalam aksinya, Rusana bertugas sebagai perekrut, pengurusan paspor. Sedangkan Imlen bertugas mengantarkan korban ke pelabuhan.
“Pelaku ini mengirim PMI ilegal melalui Pelabuhan Internasional Batam Center menuju Malaysia,” ungkap Dea.
Dengan maraknya pengiriman PMI ilegal ini, kata Dea, ia mengimbau masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri untuk memenuhi persyaratan dan mengikuti prosedur. “Serta tidak tergiur dengan iming-iming gaji besar,” tutupnya. (ska/zis/opi)