Kamis, 23 April 2026
Beranda blog Halaman 5681

Menangis Saat Berpuasa, Batal atau Tidak?

0
Ilustrasi menangis (hellosehat)

batampos – Ada kalanya kita dihadapkan pada sebuah peristiwa yang sangat sedih atau sangat membahagiakan dalam hidup. Akibat luapan emosi yang dialami sangat dalam, terkadang kita tanpa disadari menangis meskipun pada bulan Ramadan.

Apakah menangis bisa membatalkan ibadah puasa. Terkait pertanyaan tersebut, JawaPos.com (grup batampos) meminta pandangan hukum terhadap Ahda Bina Afianto yang merupakan Dosen Tetap Prodi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Malang. Berikut ulasannya.

Baca Juga:Ayah Asmirandah Sudah Lama Idap Kanker Usus, tapi Terlihat Sehat

Menangis bukan termasuk hal-hal yang membatalkan puasa. Baik menangis dengan mengeluarkan air mata atau tidak, sama-sama tidak membatalkan puasa.

Apalagi menangis merupakan suatu reaksi yang seringkali tidak bisa ditahan. Tapi terjadi begitu saja, sebagai akibat dari suatu peristiwa yang sangat menyedihkan. Atau kebalikannya, sangat membahagiakan. Karena sesungguhnya, puncak dari kesedihan adalah tertawa. Dan puncak dari kebahagiaan adalah menangis.

Yang Membatalkan Puasa

Secara umum, puasa itu batal karena tiga sebab utama berikut ini. Yaitu: makan, minum dan hubungan intim suami-istri.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Al-Baqarah ayat 187 berikut ini:

فَالآنَ بَاشِرُوهُنَّ وَابْتَغُوا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَكُمْ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمْ الْخَيْطُ الأَبْيَضُ مِنْ الْخَيْطِ الأَسْوَدِ مِنْ الْفَجْرِ ثُمَّ أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ

“Maka sekarang campurilah istrimu, dan harapkanlah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar.”

Berdasarkan ayat di atas, maka ada tiga sebab utama batalnya puasa, yaitu: hubungan intim suami-istri, makan dan minum. Adapun sebab-sebab yang lain, dijelaskan oleh Rasulullah SAW yang kita kenal dengan hadits.

Maka berdasarkan penelurusan ayat dan hadits, yang membatalkan puasa itu adalah sebagai berikut:

1. Hubungan intim suami-istri (jima’)
2. Mengeluarkan air mani (onani atau istimna’)
3. Makan dan minum
4. Yang semisal dengan makan dan minum
5. Mengeluarkan darah (menurut Mazhab Hambali)
6. Muntah secara sengaja
7. Keluar darah haid atau nifas bagi wanita.

Bila kita perhatikan, maka menangis itu tidak termasuk satu pun dari ketujuh sebab batalnya puasa. Kecuali setelah menangis yang bersangkutan kemudian merasa sangat haus, lalu minum segelas air dan semangkuk nasi soto. Maka batal puasanya. Itu pun yang membatalkan bukan menangisnya. Tapi makan dan minumnya itu.

Dengan demikian sudah jelas, bahwa menangis itu tidak membatalkan puasa. Karena memang bukan termasuk perbuatan yang membatalkan puasa.(*)

Reporter: jp group

Ayo Segera Tunaikan Zakat Fitrah Anda, Bisa di Baznas maupun di UPT Masjid Terdekat

0

batampos– Kantor Kementerian Agama (Kamenag) Karimun, telah mengeluarkan hasil kesepakatan bersama antara Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Karimun tentang petunjuk teknis ketentuan zakat maal dan zakat fitrah, qadha, fidyah dan kafarat puasan ramadan 1444 H/2023M.

” Alhamdulillah, sudah lumayan warga melakukan pembayaran zakat fitrah maupun zakat mal. Insyallah, ada peningkatan tahun inilah,” kata pengurus masjid Ath-Thayyibah H Zuperizal Effendi, Jumat (7/4).

pengurus masjid Ath-Thayyibah H Zuperizal Effendi saat menerima warga membayar zakat fitrah _f,TRI

Ia mengungkapkan, bahwa pengumpulan zakat fitrah, zakat mal maupun infaq pada tahun 2022 lalu cukup banyak dibandingkan tahun sebelumnya saat pandemi Covid-19. Untuk zakat fitrah sendiri mencapai Rp35.362.000, kemudian zakat mal atau harta Rp12 juta, Infaq Rp2.273.000 dan beras 67,5 kilogram. Dengan total keseluruhannya mencapai Rp49.635 juta.

” Sekali lagi, bagi saudara-saudara kita segeralah tunaikan zakat fitrah anda maupun zakat mal. Agar, bisa disalurkan kepada yang berhak secepatnya,” himbaunya.

BACA JUGA: Baznas Karimun Optimis Pendapatan Zakat Tahun 2023 Meningkat

Sebelumnya, Muliadi Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Karimun telah menetapkan ketentuan untuk zakat fitrah tahun 1444 H/2023 M. Adapun ketentuan untuk zakat fitrah, tetap membayar zakat dengan beras sebanyak 2,5 kilogram yang dimakan sehari-hari atau bisa diganti dengan bentuk uang (qimah) mulai dari Rp10 ribu harga beras dikalikan 2,5 kilogram menjadi Rp25 ribu per jiwa, hingga Rp37.500 per jiwa yang menyesuaikan harga beras yang dimakan setiap harinya.

” Nah, untuk pembayaran zakat fitrah sudah diperbolehkan saat ini, hingga sebelum khatib selesai membaca khutbah pada shalat idul fitri nanti,” terangnya.

Sementara itu Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Karimun H Nasrial menghimbau kepada umat muslim agar segera menunaikan zakat yang belum ditunaikan melalui Baznas Karimun. Sehingga, bisa didistribusikan kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan nantinya.

” Anda bisa lihat sendiri, presiden saja bisa membayar zakat melalui Baznas. Bisa secara langsung pembayarannya ke Baznas Karimun maupun secara digital melalui QRIS, atau juga bisa dilakukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di masjid, surau, musholla atau UPZ yang ditunjuk,” ungkapnya.(*)Pengumpul Zakat (UPZ) dimasing-masing masjid yang ada di Kabupaten Karimun,” tuturnya. (*)

reporter: tri haryono

Pedagang Plaza Botania 1: Kami Dua Malam Ini Tidak Tidur

0
IMG 20230407 WA0010 e1680862923893
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, meninjau lokasi kebakaran di Plaza Botania 1, Batamcenter, Jumat (7/4/2023). Foto: Yulitavia/Batam Pos

batampos – Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad meninjau lokasi pasar Plaza Botania 1, Batamcenter pasca kebakaran yang menghanguskan 50 kios.

“Tadi saya berdialog dengan pedagang. Dan mereka minta difasilitasi untuk bisa segera mendapat tempat baru yang layak,” ujarnya.

Pedagang juga mengaku masih shock akibat kebakaran yang menimpa kios mereka. Namun beberapa pedagang tetap harus berjaga karena menjaga aset yang ada di lokasi.

“Beberapa pedagang juga terlihat menggeser lokasi jualan mereka di luar dekat lapangan parkir. Mereka bahkan banting harga, untuk meminimalisir kerugian,” ujarnya.

Baca Juga: Imigrasi Batam Perketat Pintu Keluarga Bagi WNI

Sebagai pemerintah daerah, pihaknya akan mencoba menghubungi pemilik area Plaza Botania 1 ini. Diharapkan semoga ada solusi ke depannya yang terbaik bagi pedagang dan pemilik kios yang terdampak.

“Kami coba sampaikan terkait keluhan pedagang ini. Musibah ini juga merupakan ujian, dan kabarnya banyak pedagang yang baru mengisi stok dagangan mereka karena jelang lebaran. Mereka masih hitung kerugiannya, karena masih pada shock semua,” terangnya.

Poni salah seorang pedagang handphone (hp) yang terdampak kebakaran menceritakan toko miliknya tutup, dan belum ada solusi dari manajemen sampai saat ini.

Baca Juga: Bawa Tanaman Dari Malaysia, Pedagang Bunga di Batam Dipenjara

Pemilik Moreng Best Phone ini meminta ada pertemuan dengan manajemen, dan di fasilitasi oleh pemerintah. Karena pedagang sampai saat ini juga masih bingung untuk tempat berjualan, usai kios mereka terbakar.

“Kami berterimakasih atas kunjungan Pak Wakil Wali Kota. Semoga ada solusi untuk kami,” kata dia, Jumat (7/3).

Ia menambahkan hingga kini pedagang masih berjaga selama hingga tengah malam. Hal ini guna menjaga barang yang tersisa dari kebakaran.

Baca Juga: Pelni Buka Penjualan Tiket Peak Season Rute Batam ke Belawan di Tanggal 17, 18, dan 19 April 2023

“Kami dua malam ini tidak tidur jaga barang kami,” ujarnya lagi.

Sementara itu, percikan api masih menyala di beberapa titik lokasi kebakaran. Warga diminta untuk menjauhi lokasi kebakaran. Hal ini untuk meminimalisir dampak pasca kebakaran.(*)

Reporter: Yulitavia

Proses Lelang Tuntas, Rehabilitasi Dua Pelabuhan Segera Digesa

0

batampos– Lembaga Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Provinsi Kepri telah menuntaskan lelang proyek strategis Pemprov Kepri di Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kepri. Kedua proyek tersebut adalah rehab Pelabuhan Kuala Maras, Anambas, dan Pelabuhan Ranai, Natuna.

“Dari tiga proyek rehabilitasi Pelabuhan yang akan dilakukan Pemprov Kepri, dua diantaranya sudah selesai dan dalam tahap penandanganan kontrak,” ujar Kepala Biro Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (BLP) Provinsi Kepri, Azwandi, Jumat (7/4)

Dijelaskannya, untuk proyek rehabilitasi pelabuhan yang sudah selesai tender adalah rehab Pelabuhan Kuala Maras, Anambas dengan Pagu Anggaran (PA) Rp11,6 miliar. Adapun harga terkoreksi sesuai dengan harga penarawan yang diajukan kontraktor dalam lelang.

“Proyek perbaikan Pelabuhan Kuala Maras ini akan digarap oleh CV. Sultan Ratuhafis dengan nilai kontrak Rp11,2 miliar,” jelasnya.

Kemudian, untuk Pelabuhan Ranai, Nanuna yang dilelang dengan PA Rp15,5 miliar dimenangkan oleh PT. Yudha Perkasa Utama dengan kontrak Rp15 miliar. Sementara itu, rehabilitasi Pelabuhan Selat Belia, Karimun dengan PA Rp8,4 miliar masih dalam proses lelang.

“Penetapan pemenang lelang, setelah melalui proses sanggah. Karena memang sesuai prosedur, ada waktu sanggah diberikan setelah ditetapkan pemenang,” tutupnya.

Pemprov Kepri membuat alokasi anggaran cukup fantastis untuk membenahi tiga pelabuhan di Provinsi Kepri.

Adapun ketiga pelabuhan yang akan dibenahi Pemprov Kepri tahun ini adalah Pelabuhan Kuala Maras, Anambas Pelabuhan Ranai, Natuna, dan Pelabuhan Selat Belia, Karimun.

BACA JUGA:Ramadan Tidak Menyurutkan Semangat Kerja Porter Pelabuhan Tanjungbatu

Lewat APBD TA 2023 ini, Pemprov Kepri tekah mengalokasi anggaran sebesar Rp37 miliar untuk pembenahan tiga pelabuhan tersebut. Pembenahan tiga pelabuhan ini, masuk dalam program strategis Pemprov Kepri melalui Dishub Provinsi Kepri.

“Ada tiga pekerjaan strategis yang akan kami lakukan dibidang kepalabuhan lewat APBD TA 2023 ini,” ujar Kepala Bidang Kepalabuhanan, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kepri, Aziz Kasim Djou, Rabu (7/3) lalu di Tanjungpinang.

Dipaparkannya, ketiga pelabuhan yang akan dibenahi Pemprov Kepri tahun ini adalah Pelabuhan Kuala Maras, Anambas Pelabuhan Ranai, Natuna, dan Pelabuhan Selat Belia, Karimun. Disebutkannya, untuk pekerjaan Pelabuhan Kuala Maras Rp11,6 miliar.

“Kemudian untuk perbaikan Pelabuhan Ranai disiapkan Pagu Anggaran (PA) sebesar Rp15,5 miliar. Sedangkan untuk Pelabuhan Selat Belia, Karimun lebih kurang Rp10 miliar,” jelasnya lebih lanjut.

Masih kata Aziz, perbaikan dilakukan, karena kondisi pelabuhan sudah mulai tua. Bahkan tulang-tulang beton pada struktur pelabuhan sudah terlihat. Keberadaan pelabuhan di Natuna dan Anambas tersebut merupakan sangat penting. Karena sebagai tempat sandar kapal Pelni.

“Target kami, pada April mendatang sudah dilakukan penandatangan kontrak kerja. Sehingga kontraktor bisa mengoptimalkan waktu,” tutupnya. (*)

reporter: jailani

Anggota Panwaslu ikut BPJS Ketenagakerjaan

0
Anggota Panwaslu se Karimun sudah jadi peserta BPJS Ketenagakerjaan

batampos– Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Karimun, telah mendaftarkan atau turut kepesertaan anggota BPJS Ketenagakerjaan seluruh anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) yang ada di 14 kecamatan se kabupaten Karimun. Hal ini disampaikan komisioner Bawaslu Karimun Tiuridah Silitonga kepada Batam Pos, Jumat (7/4).

” Alhamdulillah, sesuai aturan dari pusat. Maka, kita telah mendaftarkan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan bagi seluruh anggota Panwaslu ditambah staf hingga masa jabatannya berakhir nanti,” terangnya.

Ia mengatakan, dengan jaminan bekerja terhadap anggota Panwascam saat menjalankan tugasnya dalam pengawasan Pemilu 2024 dimasing-masing kecamatan. Dimana, anggota Panwascam untuk 14 kecamatan yang mana masing-masing Panwascam mempunyai 3 anggota Panwascam yang dibantu dengan staf 6 orang. Sehingga, totalnya anggota Panwascam mencapai 42 anggota Panwascam dan staf 84 orang.

BACA JUGA:Bawaslu Karimun Buka Loker Jadi Anggota Panwaslu Kecamatan

” Pemberian perlindungan (BPJS Ketenagakerjaan) anggota Panwascam maupun stafnya, sangatlah penting demi mendapatkan jaminan kerja dan jaminan kematian selama menjalankan tugas. Karena mereka bekerja tidak mengenal waktu dan sangat padat,” jelas wanita berdarah batak ini.

Masih kata Tiur lagi, dengan adanya perlindungan asuransi diharapkan dapat meningkatkan kinerja secara maksimal oleh seluruh jajaran pengawas adhoc se kabupaten Karimun. Sehingga, proses pengawasan berjalan sesuai koridor aturan yang berlaku tidak perlu was-was terhadap keselamatan kerja.

” Sudah aktif BPJS Ketenagakerjaan para anggota panwascam maupun stafnya. Mudah-mudahan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, saya juga telah mengingatkan seluruh anggota panwascam agar tetap mengikuti aturan yang berlaku dalam melaksanakan pengawasan,” ungkapnya.(*)

reporter: tri haryono

BP Batam Bagikan 1.500 Paket Bingkisan dan Santunan

0
bp batam 18
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, memberikan santunan kepada anak yatim. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam membagikan 1.500 paket dan santunan kepada tenaga outsourcing BP Batam, imam dan marbot masjid, dhuafa dan anak yatim. Pembagian dilakukan di pelataran parkir kantor BP Batam, Jumat (7/4/2023).

Penyerahan bingkisan dan santunan diberikan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, secara simbolis.

Program bantuan dan santunan ini merupakan kerja sama antara Badan Koordinasi Dakwah Islam (BKDI) BP Batam dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Batam atas hasil pengumpulan zakat penghasilan pegawai BP Batam.

Baca Juga: Bea Cukai Batam: Kami Tidak Berhak Menindak Pedagang

Muhammad Rudi menyambut positif program bantuan bingkisan dan santunan tersebut. Menurutnya hal ini sebagai upaya untuk membantu kebutuhan masyarakat terutama di bulan suci ramadhan.

“Hari ini BP Batam berbagi rezeki dari hasil pendapatan seluruh pegawai BP Batam, saya sudah mengarahkan untuk membayar zakat melalui Baznas dan dari hasil tersebut kita berbagi kepada saudara-saudara kita yang berhak menerimanya,” ujarnya.

Ia mengatakan, pembagian bingkisan dan santunan ini merupakan bentuk kepeduliaan BP Batam kepada masyarakat Batam.

Baca Juga: Imigrasi Batam Perketat Pintu Keluarga Bagi WNI

“Inilah wujud kedekatan BP Batam kepada masyarakat, semoga zakat yang telah kita sisihkan menjadi amal jariyah kita dan dapat bermanfaat bagi masyarakat yang menerima,” imbuh Muhammad Rudi.

Sementara, Ketua BKDI BP Batam, Asep Lili Holilullah menjelaskan, selain bantuan bingkisan sembako dan penyerahan santunan kepada anak yatim, juga dilaksanakan modal usaha untuk UKM, bantuan mualaf, serta beasiswa tingkat SD dan SMP.

Baca Juga: Bawa Tanaman Dari Malaysia, Pedagang Bunga di Batam Dipenjara

“Semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan menjadi berkah bagi yang menerimanya,” harap Asep.

Turut menghadiri acara Ketua BAZNAS Kota Batam, Muhith; Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan, Wahjoe Triwidijo Koentjoro; Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi, Sudirman Saad; Anggota Bidang Pengusahaan, Wan Darussalam serta Pejabat Eselon II, III dan IV di lingkungan BP Batam dan PIKORI BP Batam.(*)

BP Batam Bagikan 1.500 Paket Bingkisan dan Santunan

0
bp batam 18
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, memberikan santunan kepada anak yatim. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam membagikan 1.500 paket dan santunan kepada tenaga outsourcing BP Batam, imam dan marbot masjid, dhuafa dan anak yatim. Pembagian dilakukan di pelataran parkir kantor BP Batam, Jumat (7/4/2023).

Penyerahan bingkisan dan santunan diberikan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, secara simbolis.

Program bantuan dan santunan ini merupakan kerja sama antara Badan Koordinasi Dakwah Islam (BKDI) BP Batam dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Batam atas hasil pengumpulan zakat penghasilan pegawai BP Batam.

Baca Juga: Bea Cukai Batam: Kami Tidak Berhak Menindak Pedagang

Muhammad Rudi menyambut positif program bantuan bingkisan dan santunan tersebut. Menurutnya hal ini sebagai upaya untuk membantu kebutuhan masyarakat terutama di bulan suci ramadhan.

“Hari ini BP Batam berbagi rezeki dari hasil pendapatan seluruh pegawai BP Batam, saya sudah mengarahkan untuk membayar zakat melalui Baznas dan dari hasil tersebut kita berbagi kepada saudara-saudara kita yang berhak menerimanya,” ujarnya.

Ia mengatakan, pembagian bingkisan dan santunan ini merupakan bentuk kepeduliaan BP Batam kepada masyarakat Batam.

Baca Juga: Imigrasi Batam Perketat Pintu Keluarga Bagi WNI

“Inilah wujud kedekatan BP Batam kepada masyarakat, semoga zakat yang telah kita sisihkan menjadi amal jariyah kita dan dapat bermanfaat bagi masyarakat yang menerima,” imbuh Muhammad Rudi.

Sementara, Ketua BKDI BP Batam, Asep Lili Holilullah menjelaskan, selain bantuan bingkisan sembako dan penyerahan santunan kepada anak yatim, juga dilaksanakan modal usaha untuk UKM, bantuan mualaf, serta beasiswa tingkat SD dan SMP.

Baca Juga: Bawa Tanaman Dari Malaysia, Pedagang Bunga di Batam Dipenjara

“Semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan menjadi berkah bagi yang menerimanya,” harap Asep.

Turut menghadiri acara Ketua BAZNAS Kota Batam, Muhith; Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan, Wahjoe Triwidijo Koentjoro; Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi, Sudirman Saad; Anggota Bidang Pengusahaan, Wan Darussalam serta Pejabat Eselon II, III dan IV di lingkungan BP Batam dan PIKORI BP Batam.(*)

ASDP Tetap Akomodir Pendaftar Online yang Tidak Kebagian Kouta Keberangkatan

0
Mudik Pelabuhan Roro Telaga Punggur fffff Dalil Harahap
Ilustrasi. Aktivitas di Pelabuhan Roro Telaga Punggur. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Angkatan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Telagapunggur tetap mengakomodir para calon penumpang yang mendaftar secara online dan tidak kebagian kuota keberangkatan untuk tujuan Selari dan Kuala Tungkal.

“Saat ini masih di rekap datanya dulu untuk ketersediaan pendaftaran tujuan Selari dan Kuala Tungkal. Nanti tanggal 10 kami rekap semuanya dan diumumkan baik di pelabuhan dan juga sosial media instagram ASDP Batam. Sementara persiapan untuk rute Punggur-Uban mulai dari Kapal dan pelayanan sudah sangat siap,” ujar General Manager ASDP Telaga Punggur, Marsadik, Jumat (7/4/2023).

Marsadik menyebut, kapal Roro yang akan dioperasikan pada angkutan mudik lebaran 2023 tujuan Punggur-Uban ada 4 kapal dan ditambah menjadi 9 kapal sudah siap.

Baca Juga: Pemilik THM Dimbau Patuhi Aturan Buka Tutup Selama Ramadan

Sementara untuk rute Punggur-Selari dan Punggur-Kuala Tungkal siap dioperasikan tiga kapal. Ia menjelaskan animo pemudik pada momen mudik Lebaran 2023 terlihat dari jumlah pendaftar dari 14 sampai 19 April yang sudah penuh tujuan Selari.

“Yang menjadi pantauan pada arus mudik Punggur-Uban, maka untuk tujuan Selari dan Kuala Tungkal meminta surat dari Gubernur Kepri agar Batam menjadi pantauan Nasional,” ujarnya.

Hal ini dikarenakan, arus mudik pada momen Lebaran tahun ini di prediksikan jauh meningkat ketimbang dari tahun sebelumnya.

Baca Juga: Bea Cukai Batam: Kami Tidak Berhak Menindak Pedagang

“Jadi kita rekomendasi dari Dishub Kepri agar menjadi pantauan Nasional,” imbuhnya.

Kata dia, arus mudik diprediksi mulai dari tanggal 10 April 2023. Untuk sistem keberangkatan lanjutnya, menggunakan pola ganjil dan genap.

“Puncak arus mudik diperkirakan 16, 17, dan 18,” jelasnya.

Baca Juga: Bawa Tanaman Dari Malaysia, Pedagang Bunga di Batam Dipenjara

Ia menjelaskan, arus mudik di Tahun 2023 jauh lebih tertib dibanding tahun sebelumnya.

“Karena kita menyerahkan pendaftaran online tanpa manual. Bila kendaraan bermasalah dengan kepabeanan kita tidak layani. Seperti kendaraan yang belum bayar PPN atau kendaraan FTZ,” tutupnya.(*)

Reporter: Azis Maulana

Kejati Tunggu SPDP TPPU Acing dari Polda Kepri

0
kantor kejati kepri
Kantor Kejati Kepri. Foto: INT

batampos – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau hingga kini masih menunggu perkembangan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari Polda Kepri sejak Oktober tahun lalu atas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Sebagaimana diketahui , dalam SPDP yang dikirimkan Polda Kepri ke Kejati Kepri, Acing m melanggar Pasal 3 atau 4 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) atas tindak Pidana asal, Perdagangan Orang .

“Sampai detik ini SPDP dari bulan Januari 2022 yang dikirimkan ke pada Kejati, namun dua kali pertanyakan perkembangan penyidikannya dan dikirimkan P-17 dua kali dan belum ada tindak lanjut pengiriman berkas perkara tahap satu dari penyidik ke Kejati,” ujar Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum Kejati Kepri, Denny Anteng Prakoso, Jumat (7/4/2023).

Baca Juga: Bea Cukai Batam: Kami Tidak Berhak Menindak Pedagang

Namun sampai saat ini, sifatnya masih terlapor dalam SPDP tersebut untuk perkara TPPO.

“Dua kali SPDP-nya dikirimkan ke Kejati namun belum ada perkembangan penyidikkannya, jadi masih menunggu SPDP kelanjutan dari penyidikkan terhadap terlapor tersebut,”sebutnya.

Lanjut Denny, pihak penyidik Polda Kepri kembali mengirimkan SPDP terlapor Acing pada Juli 2022.

Baca Juga: Imigrasi Batam Perketat Pintu Keluarga Bagi WNI

Sepanjang tiga bulan ke depannya, pihak Kejati Kepri pun telah mengirimkan dua kali P-17 untuk mengetahui perkembangan kasus tersebut.

“Hingga pada Oktober 2022, kami mengembalikan SPDP TPPU Acing kepada penyidik Polda Kepri, dan hingga saat ini belum ada SPDP lanjutan yang masuk dari Polda Kepri,” ujarnya.(*)

Reporter: Azis Maulana

Kondisi Pelantar di Desa Kelong Keropos, Warga Ganti Sekeping-sekeping

0
Masyarakat RT 01 RW 01 Desa Kelong, Kecamatan Bintan Pesisir mempelihatkan kayu pelantar yang sudah keropos. F.Kiriman Bisri untuk Batam Pos.

batampos– Kondisi pelantar RT 01 RW 01 Desa Kelong, Kecamatan Bintan Pesisir, Kabupaten Bintan sangat mengkhawatirkan.

Ketua RW 01 Desa Kelong, Bisri Mustofa Lamin membenarkan, kondisi pelantar yang berada di RT 01 RW 01 Desa Kelong sudah sangat memprihatinkan karena kayunya banyak yang keropos dan goyang kalau dilewati.

Masyarakat yang tinggal di sana berusaha menganti kayu yang sudah keropos, tapi tidak bertahan lama.

“Diganti sekeping-sekeping tapi tidak tahan lama,” kata dia saat dihubungi melalui whatsapp, Jumat (7/4/2023).

Dikatakannya, ada belasan kepala keluarga yang memanfaatkan plantar tersebut sebagai akses jalan untuk ke rumah.

Selain akses jalan, pelantar digunakan sebagai tambatan perahu nelayan.

“Ada juga yang buka warung di sana,” tambah dia.

Dia khawatir kalau tidak segera diperbaiki, plantar tersebut akan roboh.

“Kalau jalan takutnya roboh,” kata dia.

Karenanya, ia berharap pemerintah daerah dapat memberikan solusi dari masalah ini.

“Menurut saya, pelantar ini sudah urgent, kalau tidak semuanya, mungkin separuh-separuh diperbaiki,” kata dia berharap.

Kepala Desa Kelong, Alimin membenarkan kondisi pelantar RT 01 RW 01 yang sudah memprihatinkan.

BACA JUGA:Resmikan Proyek Integrasi Pelantar I & II Tanjungpinang, Ansar Yakin Dapat Memacu Pertumbuhan Ekonomi

Setiap usulan masyarakat, kata dia, dibahas dalam musyawarah desa dan ada usulan yang masuk skala prioritas yang disepakati.

“Jadi giliran,” kata dia.

Dikatakannya, di Desa Kelong banyak sekali pelantar. Jumlahnya sekira ratusan.

Untuk memperbaiki pelantar, diakuinya membutuhkan biaya yang tidak sedikit namun pihaknya tetap memprioritaskan perbaikan pelantar RT 01 RW 01 Desa Kelong.

Belum lama ini, ada program dari Pemerintah Provinsi Kepri. Hanya yang mendapat program tersebut di Air Glubi, karena akses jalan ke kampung di sana rusak.

“Tahun depan, perbaikan pelantar RT 01 tetap diprioritaskan, karena pelantar diperlukan mayoritas nelayan,” kata dia. (*)

reporter: slame