Minggu, 26 April 2026
Beranda blog Halaman 5728

Rafael Alun Hadiri Pemeriksaan, KPK Beri Sinyal Langsung Ditahan

0
Rafael Alun saat datang ke kantor KPK, Senin (3/4) (Istimewa)

batampos – Mantan pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Rafael Alun Trisambodo tiba, di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Senin (3/4). Rafael menghadiri panggilan pemeriksaan KPK, bersama dengan tim penasihat hukumnya.

Ayah dari pelaku penganiayaan Mario Dandy Satrio itu enggan memberikan pernyataan kepada awak media saat tiba di Gedung Merah Putih KPK, sekitar pukul 10.05 WIB.
Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri memberikan sinyal akan menahan Rafael Alun. Mengingat Rafael kini telah berstatus tersangka penerima gratifikasi.
“Tentu nanti tim penyidik KPK setelah melakukan pemeriksaan akan menganalisis lebih lanjut ya, apakah ada keperluan untuk dilakukan penahanan kah terhadap tersangka ini gitu ya. Tetapi yang pasti perlu kami sampaikan teman-teman juga tahu bahwa hampir tidak ada orang kemudian yang ditetapkan sebagia tersangka oleh KPK tidak dilakukan penahanan,” kata Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Senin (3/4).
Juru bicara KPK bidang penindakan ini menegaskan, tidak ada tersangka KPK yang kemudian tidak ditahan saat proses penyidikan. Hal ini tentunya, setelah analisis tim penyidik apakah perlu segera menahan Rafael Alun.
“Jadi ini kan soal waktu kapan tersangka itu bisa dilakukan penahanan. Karena syarat penahanan itu ada di hukum acaranya, nanti penyidik yang akan menentukan baik itu secara subjektif maupun secara objektif,” tegas Ali.
Sebelumnya, KPK membenarkan telah menetapkan Rafael Alun Trisambodo sebagai tersangka penerima gratifikasi. Peningkatan status penyidikan ini dilakukan setelah KPK, melakukan penyelidikan terkait harta janggal Rafael Alun.
“Benar sebagai tindak lanjut komitmen KPK dalam penuntasan setiap kasus, saat ini berdasarkan kecukupan alat bukti KPK telah meningkatkan pada proses penyidikan dugaan korupsi penerimaan sesuatu oleh pemeriksa pajak pada Ditjen Pajak Kemenkeu RI tahun 2011-2023,” ucap Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (30/3).
KPK menduga, Rafael Alun menerima gratifikasi berupa uang dalam rentang waktu 12 tahun, sejak 2011 sampai dengan 2023. Hal ini diketahui, setelah lembaga antirasuah melakukan penyelidikan terkait harta kekayaan yang dinilai janggal.
“Jadi ada dugaan pidana korupsinya telah kami temukan, terkait dengan dugaan korupsi penerimaan sesuatu oleh pemeriksa pajak pada Ditjen Pajak Kemenkeu tahun 2011-2023,” ujar Ali.
Namun, Ali tak menyebutkan nominal uang yang diduga telah diterima Rafael Alun. Disinyalir penerimaan gratifikasi berupa uang itu lebih dari Rp 1 miliar.
“Bentuknya uang. Alokasinya nanti akan didalami dalam proses penyidikan,” ungkap Ali.
Tim penyidik lembaga antirasuah juga telah melakukan penggeledahan di kediaman pribadi Rafael Alun Trisambodo. Penggeledahan ini dilakukan, setelah KPK meningkatkan status penyelidikan ke penyidikan terhadap Rafael Alun.
“Dalam rangka mengumpulkan alat bukti satu kegiatan yang sudah dilakukan beberapa waktu yang lalu juga kami telah melakukan penggeledahan di salah satu kediaman pribadi tersangka dimaksud,” urai Ali.
Hasil penggeledahan ini, KPK juga turut mengamankan barang-barang mewah milik Rafael Alun. KPK berkomitmen menuntaskan pemeriksaan dugaan korupsi, termasuk perkara Rafael Alun Trisambodo.
“Tentu nanti perkembangannya, setiap perkembangan dari perkara ini dan saya kira ini perkara baru pasti kami akan sampaikan kepada teman-teman semuanya,” pungkas Ali. (*)
Reporter: JP Group

Rafael Alun Hadiri Pemeriksaan, KPK Beri Sinyal Langsung Ditahan

0
Rafael Alun saat datang ke kantor KPK, Senin (3/4) (Istimewa)

batampos – Mantan pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Rafael Alun Trisambodo tiba, di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Senin (3/4). Rafael menghadiri panggilan pemeriksaan KPK, bersama dengan tim penasihat hukumnya.

Ayah dari pelaku penganiayaan Mario Dandy Satrio itu enggan memberikan pernyataan kepada awak media saat tiba di Gedung Merah Putih KPK, sekitar pukul 10.05 WIB.
Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri memberikan sinyal akan menahan Rafael Alun. Mengingat Rafael kini telah berstatus tersangka penerima gratifikasi.
“Tentu nanti tim penyidik KPK setelah melakukan pemeriksaan akan menganalisis lebih lanjut ya, apakah ada keperluan untuk dilakukan penahanan kah terhadap tersangka ini gitu ya. Tetapi yang pasti perlu kami sampaikan teman-teman juga tahu bahwa hampir tidak ada orang kemudian yang ditetapkan sebagia tersangka oleh KPK tidak dilakukan penahanan,” kata Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Senin (3/4).
Juru bicara KPK bidang penindakan ini menegaskan, tidak ada tersangka KPK yang kemudian tidak ditahan saat proses penyidikan. Hal ini tentunya, setelah analisis tim penyidik apakah perlu segera menahan Rafael Alun.
“Jadi ini kan soal waktu kapan tersangka itu bisa dilakukan penahanan. Karena syarat penahanan itu ada di hukum acaranya, nanti penyidik yang akan menentukan baik itu secara subjektif maupun secara objektif,” tegas Ali.
Sebelumnya, KPK membenarkan telah menetapkan Rafael Alun Trisambodo sebagai tersangka penerima gratifikasi. Peningkatan status penyidikan ini dilakukan setelah KPK, melakukan penyelidikan terkait harta janggal Rafael Alun.
“Benar sebagai tindak lanjut komitmen KPK dalam penuntasan setiap kasus, saat ini berdasarkan kecukupan alat bukti KPK telah meningkatkan pada proses penyidikan dugaan korupsi penerimaan sesuatu oleh pemeriksa pajak pada Ditjen Pajak Kemenkeu RI tahun 2011-2023,” ucap Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (30/3).
KPK menduga, Rafael Alun menerima gratifikasi berupa uang dalam rentang waktu 12 tahun, sejak 2011 sampai dengan 2023. Hal ini diketahui, setelah lembaga antirasuah melakukan penyelidikan terkait harta kekayaan yang dinilai janggal.
“Jadi ada dugaan pidana korupsinya telah kami temukan, terkait dengan dugaan korupsi penerimaan sesuatu oleh pemeriksa pajak pada Ditjen Pajak Kemenkeu tahun 2011-2023,” ujar Ali.
Namun, Ali tak menyebutkan nominal uang yang diduga telah diterima Rafael Alun. Disinyalir penerimaan gratifikasi berupa uang itu lebih dari Rp 1 miliar.
“Bentuknya uang. Alokasinya nanti akan didalami dalam proses penyidikan,” ungkap Ali.
Tim penyidik lembaga antirasuah juga telah melakukan penggeledahan di kediaman pribadi Rafael Alun Trisambodo. Penggeledahan ini dilakukan, setelah KPK meningkatkan status penyelidikan ke penyidikan terhadap Rafael Alun.
“Dalam rangka mengumpulkan alat bukti satu kegiatan yang sudah dilakukan beberapa waktu yang lalu juga kami telah melakukan penggeledahan di salah satu kediaman pribadi tersangka dimaksud,” urai Ali.
Hasil penggeledahan ini, KPK juga turut mengamankan barang-barang mewah milik Rafael Alun. KPK berkomitmen menuntaskan pemeriksaan dugaan korupsi, termasuk perkara Rafael Alun Trisambodo.
“Tentu nanti perkembangannya, setiap perkembangan dari perkara ini dan saya kira ini perkara baru pasti kami akan sampaikan kepada teman-teman semuanya,” pungkas Ali. (*)
Reporter: JP Group

THL Pemprov Kepri Gigit Jari, Tidak Dapat Jatah THR

0
kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemprov Kepri Venni Meitaria Detiawati

batampos-Tenaga Harian Lepas (THL) di lingkungan Pemprov Kepri dipastikan gigit jari. Karena Pemprov Kepri tidak akan memberikan jatah Tunjangan Hari Raya (THR). Penegasan ini disampaikan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Kepri, Venni Meitaria Detiawati, Sabtu (1/4) lalu.

“THR yang tidak kita anggarkan hanya Tenaga Harian Lepas (THL). Karena memang tidak ada dasarnya,” ujar Venni Meitaria Detiawati.

Atas kondisi ini, pihaknya mengharapkan masing-masing THL dapat menerima. Karena kebijakan yang dibuat Pemprov Kepri, apalagi soal penggunaan anggaran harus ada dasarnya. Menurutnya, jika ada aturan yang mengatur, tentu akan dianggarkan.

BACA JUGA:Pembayaran THR ASN, PTT dan Pegawai Pemprov Kepri Terancam Ditunda

Disisi lain, Venni mengatakan, THR atau gaji ke-13 bagi Pegawai Tidak Tetap (PTT) dan PTK Non ASN ada dianggarkan tahun ini. Penganggaran untuk PTT dan PTK non ASN ini diluar ASN dan PPPK. Sama seperti tahun sebelumnya, pembayaran gaji ke-13 akan dilakukan paling lama seminggu menjelang lebaran.

“Pembayaran akan dilakukan sebelum lebaran, bisa jadi sepekan sebelum lebaran. Karena alokasi anggarannya sudah tersedia,” jelas Venni.

Venni mengatakan bahwa pemberian gaji ke-13 kepada PTT dan PTK Non ASN, selain untuk memberikan perhatian karena akan menghadapi lebaran. Juga untuk memberi motivasi agar lebih semangat dalam bekerja.

“Seperti yang dikatakan Gubernur, kita beri motivasi kepada para pegawai agar mereka lebih giat dan semangat dalam bekerja. Dengan adanya gaji ke-13 ini juga, agar mereka bisa merayakan lebaran dengan penuh suka,” tutup Venni. (*)

reporter: jailani

Pendaftaran IMEI Ponsel di Pelabuhan Batamcentre Membludak, Ini Penjelasan Bea Cukai

0
Pelabhan Batamcenter 3 F Cecep Mulyana
Ilustrasi. Suasana Pelabuhan Batam Center. Foto: Cecep Maulana/Batam Pos

batampos – Penumpang dari Singapura melalui Pelabuhan Internasional Batamcenter mengeluhkan permasalahan pendaftaran International Mobile Equipment Identity (IMEI), Sabtu (1/4). Penumpang terpaksa mengantre lama demi mendapatkan jaringan seluler di Indonesia.

Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Batam, Rizki Baidillah mengatakan panjanganya antrean tersebut disebabkan banyaknya penumpang yang melengkapi persyaratan pndaftaran IMEI saat tiba di pelabuhan.

“Antrean itu memang pendaftaran IMEI yang membludak,” ujar Rizki.

Baca Juga: Ratusan Penumpang dari Singapura Tertahan di Pelabuhan Batam Centre, Nyaris Ricuh

Diketahui, pemerintah menetapkan kebijakan pendaftaran International Mobile Equipment Identity (IMEI) untuk semua handphone tablet dan laptop yang dibeli di luar negeri agar bisa menangkap jaringan seluler di Indonesia sejak September 2020.

Pendaftaran atau registrasi IMEI ponsel yang dibeli di luar negeri bisa dilakukan di kantor Bea Cukai atau tempat kedatangan pembeli tersebut, seperti di bandara, pelabuhan internasional, dan pintu-pintu perbatasan lainnya.

“Di pelabuhan kita menyediakan petugas untuk pendaftaran IMEI ini,” kata Rizki.

Baca Juga: ASDP Buka Layanan Pendaftaran Secara Online Tujuan Selari dan Kuala Tungkal

Pendaftaran IMEI ini bisa dilakukan sebelum keberangkatan atau saat kedatangan. Penumpang dapat mengunduh aplikasi mobile bea cukai atau akses website beacukai.go.id. Kemudian mengisi I form pendaftaran IMEI untuk selanjutnya mendapatkan QR code.

“Pendaftaran ini sudah bisa dilakukan daring. Sebaiknya, penumpang ini sudah melengkapi persyaratan dulu. Jadi saat datang di pelabuhan tinggal scan barcode saja,” kata Rizki.

Rizki mengaku panjangnya antrean pendaftaran IMEI tersebut karena banyaknya penumpang dan kurangnya petugas di pelabuhan.

“Untuk mengantisipasinya, akan ada penambahan personel. Kemudian kita evaluasi petugas yang ada di pelabuhan sepi ke Pelabuhan Batamcentre,” tutupnya. (*)

 

 

Reporter: YOFI YUHENDRI

Beri Sindhu Skor Afrika, Gregoria Raih Gelar BWF Super Series Perdana di Spain Masters

0
Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung meraih gelar Spain Masters 2023. ( HARITSAH ALMUDATSIR/JAWA POS)

batampos – Pebulu tangkis tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung membuat sejarah dengan memetik gelar juara perdananya dari ajang BWF Super Series. Gregoria meraih kemenangan di final Spain Masters 2023 di Madrid, Minggu (2/4/2023).

Gelar tersebut dibawa pulang Gregoria setelah mengalahkan tunggal putri India Pusarla V. Sindhu dengan dua gim langsung 21-8, 21-8 pada babak final turnamen berlevel BWF Super 300 tersebut.

Gregoria tampil dengan tenang pada pertandingan yang menjadi pertemuan kedelapannya kontra Sindhu. Kali ini, Gregoria bisa mengendalikan pukulan dan ritme sejak awal gim.

Baca Juga: Tumbangkan Carolina Marin, Gregoria ke Final Spain Masters

Pukulan dan smes menyilang berulang kali menjadi pundi-pundi poin baginya atas pemain unggulan kedua asal India tersebut. Bahkan, laju Gregoria semakin tak terbendung selepas interval gim pertama.

Berbekal keunggulan 11-7, poin Gregoria terus meroket berkat perolehan enam poin beruntun menjadi 17-7. Meski sudah unggul jauh, Gregoria tetap tenang dan enggan terburu-buru mematikan lawannya.

Sementara itu, Sindhu hanya bisa menambah satu poin yang datang dari kesalahan Gregoria, setelah pukulannya membuat kok jatuh bersebelahan dengan garis lapangan.

Setelah kehilangan satu poin, Gregoria lagi-lagi mencetak empat poin sehingga menyudahi perlawanan Sindhu dengan 21-8.

Baca Juga: Timnas U-20 Dibubarkan, Pemain Berkeluh Kesah kepada Presiden

Gregoria masih mempertahankan konsistensinya pada gim kedua, dengan menikmati permainan dan sabar dalam memberikan reli-reli kepada Sindhu.

Daya tahan Gregoria juga patut diacungi jempol karena mampu bermain secara sabar dan meladeni reli yang diberikan lawannya. Kesabaran tersebut menjadi keunggulan Gregoria, sehingga dia bisa meraih keunggulan secara efektif.

Saat Gregoria mencapai interval dengan 11 poin, Sindhu masih tertinggal jauh hanya dengan mencatatkan tiga poin.

Situasi tersebut membuat Sindhu semakin tertekan dan justru menciptakan blunder. Dia kerap memaksa melakukan pengembalian yang sulit, yang justru berakhir dengan error berupa pukulan yang melenceng dari lapangan.

Baca Juga: PSM Makassar Segel Gelar Juara Liga Indonesia Sebelum Laga Terakhir

Gregoria semakin menampilkan dominasinya di lapangan, bahkan kembali merebut poin beruntun sebanyak enam kali menjadi unggul 18-4.

Tak butuh waktu lama bagi Gregoria untuk mencapai match point terlebih dulu, sementara Sindhu masih terjebak dengan delapan poin dan tak punya peluang untuk mengejar ketertinggalan.

Satu poin penentu kemenangan Gregoria tercipta setelah Sindhu membuat kesalahan, ketika kok pengembaliannya justru membentur net, yang sekaligus menandai kemenangan perdana bagi wakil Indonesia atas Sindhu dari delapan pertemuan yang pernah dimainkan. (*)

 

 

Reporter: JPGroup

Pertamina Patra Niaga Pastikan Distribusi BBM dan LPG Aman di Wilayah Sumbagut

0
BBM Lebaran Aman Dalil Harahap 5 scaled e1680496209324
Warga antre mengisi BBM di SPBU simpang Basecamp, Sabtu (1/4). Pasokan BBM menjelang lebaran aman dan tidak ada kelangkaan. F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara memastikan bahwa pasokan dan distribusi energi di wilayah operasionalnya berjalan dengan baik dan aman pasca peristiwa yang menimpa Refinery Unit II (RU II) Dumai pada Sabtu (1/4) malam.

Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria menyampaikan bahwa pasokan dan distribusi BBM dan LPG bagi masyarakat di Wilayah Sumbagut tetap berjalan dengan aman.

“Masyarakat jangan khawatir stok yang ada di Integrated Terminal (IT), Fuel Terminal (FT) dan sarfas Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, dipastikan aman dan tetap beroperasi dengan normal,” terang Satria, Minggu (2/4).

Baca Juga: Ratusan Penumpang dari Singapura Tertahan di Pelabuhan Batam Centre, Nyaris Ricuh

Sebagai informasi Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memiliki wilayah operasi distribusi meliputi lima provinsi yaitu Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau dan Kepulauan Riau.

“Kilang RU II Dumai memasok BBM dan LPG ke sarfas-sarfas operasi Patra Niaga Regional Sumbagut, meliputi FT dan IT yang terletak di Provinsi Riau, Kepulauan Riau dan Sumatera Utara” tambah Satria.

Sebagai penutup Satria mengungkapkan bahwa Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus melakukan koordinasi secara intensif dengan Kilang RU II Dumai.

Baca Juga: Polsek KKP Batam Amankan Puluhan Minuman Beralkohol 

“Selain koordinasi dengan Kilang RU II Dumai, kami intensif melakukan koordinasi dengan FT dan IT kami, hingga saat ini kondisi stok di FT dan IT tercukupi untuk memasok kebutuhan energi masyarakat. Proses distribusi kami pun tetap berjalan normal, kami mendapat informasi bahwa kondisi kilang saat ini sudah berjalan normal dan semua dapat teratasi dengan baik dan aman” tutup Satria. (*)

 

 

Reporter: Rengga Yuliandra

37 Orang Tangkapan di Kampung Aceh Direhabilitasi

0
preman
Kapolresta Barelang, Kombes Nugroho Tri Nuryanto bersama Dandim 0316/Batam, Letnan Kolonel Infanteri (Letkol Inf) Galih Bramantyo dan Kasat Samapta Polresta Barelang, Kompol Satria Nanda mengintrogasi orang yang diamankan di Simpang Dam atau yang dikenal Kampung Aceh. Foto: Yofi Yuhendri/Batam Pos

batampos – Kepala Badan Narkotika Nasional Kota Batam (BNNK), Kombes Heryanto mengatakan pihaknya sudah melakukan asesment medis terhadap 37 orang yang ditangkap di Kampung Aceh dan dinyatakan positif mengkonsumsi narkotika. Keptusanyannya, 37 orang tersebut menjalani rehabilitasi.

“Mereka korban, pecandu, dan kita adakan asesment medis serta pelayanan rehabilitasi,” ujar Hery di Kampung Aceh, Jumat (31/3).

Baca Juga: Imigrasi Batam Tunda Keberangkatan 2.715 WNI ke Luar Negeri, Ini Sebabnya

Hery mengaku pihaknya sangat mendukung langkah untuk menertibkan dan menutup Kampung Aceh. Hal ini sesuai instruksi Presiden Nomor 2 tahun 2002.

“Kampung Aceh ini sudah beberapa kali ditertibkan, mudah-mudahan ini sudah menjadi final,” katanya.

Menurut Hery, BNN Batam ke depannya akan memantau aktivitas dan perkembangan Kampung Aceh pasca ditertibkan. Ia juga meminta masyarakat untuk bersama-sama mengawasi lokasi tersebut.

Baca Juga: Polsek Sekupang Amankan Ratusan Botol Miras

“Kami siap melayani masyarakat menjadikan Batam bersinar bersih dari narkoba dan menjadikan Indonesia semakin maju,” ungkapnya.

Sebelumnya, Tim Gabungan menangkap 47 orang yang diamankan di Simpang Dam atau dikenal Kampung Aceh. Hasilnya, 37 orang dinyatakan positif mengkonsumsi narkoba.

untuk orang yang positif narkoba tersebut, pihaknya berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional Kota Batam (BNNK). (*)

 

 

Reporter: YOFI YUHENDRI

Vietnam Kerjasama Perdagangan Bebas dengan Israel

0

batampos – Vietnam dan Israel akan menandatangani perjanjian perdagangan bebas (FTA) akhir tahun ini, setelah menyelesaikan negosiasi selama tujuh tahun.

Vietnam dan Israel mengumumkan negosiasi perjanjian perdagangan bebas (FTA) yang berlangsung selama tujuh tahun dengan 12 putaran. Source VNA.

“Perdagangan bilateral antar negara naik 18 persen tahun lalu menjadi 2,2 miliar dolar AS,” ujar pemerintah dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Reuters, Senin (3/4/2023).

BACA JUGA:
Israel dan Palestina Deklarasikan gencatan senjata

Ada pun ekspor terbesar Vietnam ke Israel meliputi telepon pintar, alas kaki, dan makanan laut, sementara Vietnam mengimpor barang elektronik dan pupuk.

Vietnam telah menandatangani lebih dari 15 perjanjian perdagangan bebas bilateral dan multilateral sejak awal 1990-an, karena berupaya menarik lebih banyak investor asing ke ekonomi yang digerakkan oleh manufaktur. (*)

Reporter: Chahaya Simanjuntak

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Benur Senilai Rp 9 Miliar

0
bea cukai
Bea Cukai Batam dan Bea Cukai Tanjungbalai Karimun dalam skema Patroli Jaring Sriwijaya bersama Ditreskrimsus Polda Kepri berhasil gagalkan penyelundupan benih baby lobster atau benur di Perairan Pantai Pulau Durian. Foto: Bea Cukai untuk Batam Pos

batampos – Bea Cukai Batam dan Bea Cukai Tanjungbalai Karimun dalam skema Patroli Jaring Sriwijaya bersama Ditreskrimsus Polda Kepri berhasil gagalkan penyelundupan benih baby lobster atau benur di Perairan Pantai Pulau Durian, Minggu (2/4/2023).

Penyelundupan menggunakan kapal High Speed Craft (HSC). Benur ini diselundupkan daei Jambi menuju Singapura dengan jumlah 60 ribu ekor atau senilai Rp 9 miliar.

Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Batam, M. Rizki Baidillah, mengatakan, tangkapan ini merupakan laporan dari masyarakat bahwa terdapat kegiatan muat barang yang berisi benih lobster.

Baca Juga: Polsek KKP Batam Amankan Puluhan Minuman Beralkohol 

“Informasi dari laporan masyarakat bahwa terdapat speedboat di pelabuhan tikus yang diduga melakukan kegiatan muat barang berupa benih baby lobster. Berdasarkan informasi tersebut Tim segera menyebar armada ke semua titik yang menjadi perlintasan,” ujar Rizki.

Rizki menjelaskan 60 ribu ekor benur tersebur berjenis pasir yang tidak dilengkapi dengan dokumen kepabeanan dan cukai. Serta termasuk dalam kategori barang larangan pembatasan.

“Selanjutnya kapal beserta muatan diamankan di dermaga Bea Cukai, Tanjunguncang,” katanya.

Rizki menambahkan, usai diamankan benur tersebut langsung dibawa ke Perairan Pulau Ngual untuk proses pelepasan. Kegiatan ini turut disaksikan Karantina Perikanan Batam, Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Batam serta Marinir Batam.

Baca Juga: ASDP Buka Layanan Pendaftaran Secara Online Tujuan Selari dan Kuala Tungkal

Pemilihan lokasi ini mempertimbangkan kondisi perairan yang tidak tercemar dan lingkungan yang aman untuk tumbuh kembang benih lobster.

“Kalau didiamkan berlama-lama, mungkin hanya beberapa jam saja bertahannya oleh sebab itu harus segera dilepaskan,” ungkap Rizki

Penyelundupan benih lobster dapat dijerat Pasal 88 jo Pasal 16 ayat 1 dan/atau Pasal 92 jo Pasal 26 ayat 1 Undang-Undang (UU) Republik Indonesia Nomor 31 tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 44 tahun 2009 tentang Perikanan dan/atau Pasal 87 jo Pasal 34 UU RI Nomor 21 tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan dengan ancaman hukuman penjara maksimal 6 tahun dan denda Rp 3 Miliar.(*)

Reporter: Yofi Yuhendri

Hubungi Menlu Rusia, Blinken Desak Rusia Bebaskan Jurnalisnya

0

batampos – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Anthony Blinken mengadakan pembicaraan lewat sambungan telepon kepada Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov. Lewat pembicaraan itu, Blinken mendesak Rusia untuk membebaskan warganya, Evan Gershkovich, seorang jurnalis The Wall Street Journal (WSJ).

Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov. Blinken mendesak Kremlin melalui Lavrov untuk membebaskan jurnalis AS, Evan Gershkovich. F Maxim Shipenkov via Reuters

“Blinken menegaskan pihaknya yang sangat prihatin terhadap penahanan wartawan, warga AS oleh Rusia. Penahanan seperti ini tak dapat diterima,” ujar Staf Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS, Vedant Patel dalam laman web kementerian luar negeri AS seperti dikutip dari Reuters, pagi ini.

Blinken juga membahas kerjasama diplomatik yang harusnya ditaati Rusia. Namun yag paling utama, dia mendesak Lavrov untuk membebaskan Gershkovich. Ia ditahan oleh Dinas Keamanan Rusia (FSB) sejak Kamis, pekan lalu atas dugaan spionase untuk Washington.

BACA JUGA:
Dituduh Spionase, Wartawan WSJ Ditangkap di Rusia
Ledakan Bom di Kafe St Petersburg Tewaskan Blogger Militer Terkenal Rusia

FSB menuduh Gershkovich menghimpun informasi rahasia mengenai sebuah pabrik militer Rusia.

Blinken juga mendesak Kremlin agar segera membebaskan warga AS lainnya yang ditahan secara tidak sah, Paul Whelan.

Whelan, yang berpaspor AS, Inggris, Kanada, Irlandia, dijatuhi hukuman penjara 16 tahun oleh pengadilan Rusia pada 2020. Ia ditangkap di Moskow karena kasus mata-mata sejak 2018 lalu. (*)

Reporter: Chahaya Simanjuntak