Kamis, 2 April 2026
Beranda blog Halaman 574

Tidak Apa-apa Menangis! Ini 5 Manfaatnya untuk Kesehatan Fisik dan Mental

0
Ilustrasi menangis (hellosehat)

batampos – Di tengah ritme hidup yang serba cepat, rasanya emosi seringkali hanya dianggap sebagai “gangguan” yang harus segera dibereskan atau dikesampingkan. Kita dipaksa untuk terbiasa menguatkan diri, menahan perasaan, bahkan merasa baik-baik saja padahal meski dada sesak atau pikiran penuh. Bahkan, ketika air mata mulai mengambang refleks pertama kita seringnya adalah menyeka, menarik napas, dan menahan air mata untuk turun lebih deras.

Padahal, tubuh manusia tidak dirancang untuk menyimpan semua beban itu sendirian. Ada alasan biologis mengapa kita menangis, dan ada alasan emosional mengapa setelah menangis kita sering merasa lebih ringan.

Air mata bukan hanya soal kesedihan, bisa juga muncul dari rasa haru bahagia, stres yang menumpuk, kelelahan, bahkan rasa lega. Di balik prosesnya, ada reaksi kimia dan emosional yang ternyata sangat bermanfaat bagi kesehatan. Oleh sebab itulah, banyak ahli menyarankan alih-alih menahan, izinkan diri untuk menangis ketika tubuh dan hati membutuhkan.

Dilansir dari Medical News Today, terdapat 3 jenis air mata yang diproduksi oleh tubuh manusia:

1. Basal Tears (Air Mata Basal)

Air mata ini diproduksi terus-menerus oleh kelenjar air mata sebagai pelumas alami mata. Cairannya kaya protein antibakteri yang menjaga permukaan mata tetap lembab setiap kali kita berkedip dan senantiasa memastikan mata terlindungi dan berfungsi dengan baik.

2. Reflex Tears (Air Mata Refleks)

Air mata ini muncul sebagai respons otomatis terhadap iritasi misalnya asap, angin kencang, atau aroma bawang. Fungsinya adalah membilas dan mengeluarkan partikel asing agar mata tetap aman dari gangguan.

3. Emotional Tears (Air Mata Emosional)

Air mata inilah yang keluar saat kita merasakan emosi yang kuat seperti sedih, lega, haru, bahkan bahagia. Air mata emosional mengandung kadar hormon stres yang lebih tinggi dibanding jenis air mata lainnya. Itulah mengapa setelah menangis, banyak orang merasa lebih tenang karena tubuh melepaskan sebagian beban stres lewat air mata ini.

Manfaat Menangis Bagi Kesehatan

1. Memperbaiki Mood dan Menimbulkan Rasa Lega

Melansir dari Medical News Today, saat seseorang menangis tubuh melepaskan oksitosin dan endorfin. Dua senyawa ini dikenal sebagai feel-good chemicals karena mampu memberikan sensasi lega, menurunkan rasa sakit, dan meningkatkan perasaan nyaman secara keseluruhan. Inilah alasan mengapa banyak orang merasa lebih ringan setelah mencurahkan emosi lewat air mata.

Alodokter juga menambahkan perubahan suasana hati bisa dipengaruhi oleh akumulasi mangan di dalam tubuh. Ketika menangis, sebagian kadar mangan yang berlebih tersebut ikut keluar bersama air mata. Karena tingginya kadar mangan terkait dengan peningkatan kecemasan atau mood yang buruk, proses ini membantu tubuh kembali ke kondisi yang lebih stabil. Hasilnya, setelah menangis, seseorang cenderung merasa lebih tenang dan suasana hatinya membaik.

2. Membantu Tidur Lebih Nyenyak

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa menangis juga dapat berperan dalam meningkatkan kualitas tidur. Sebuah studi kecil tahun 2015 yang menemukan bahwa bayi cenderung tidur lebih baik setelah menangis. Meski efek serupa pada orang dewasa belum diteliti secara menyeluruh, manfaat menenangkan, memperbaiki suasana hati, dan meredakan stres yang muncul setelah menangis dapat membantu seseorang lebih mudah terlelap.

Dari sisi fisiologis, tangisan turut mengaktifkan sistem saraf parasimpatis atau bagian tubuh yang bertugas mengembalikan kondisi menjadi lebih tenang setelah mengalami stres. Aktivasi ini membuat tubuh merasa lebih lega dan rileks, sehingga proses untuk jatuh tertidur menjadi lebih mudah. Selain itu, menangis juga menguras energi, yang secara alami membuat tubuh terasa lelah dan siap untuk beristirat.

3. Membantu Membersihkan Mata dan Melawan Bakteri

Menangis juga memiliki fungsi perlindungan bagi mata. Air mata mengandung lysozyme, yaitu enzim dengan kemampuan antimikroba yang sangat kuat. Bahkan, sebuah studi pada 2011 menemukan bahwa lysozyme mampu menurunkan risiko dari beberapa jenis bakteri berbahaya.

Menangis membantu membersihkan mata dari debu dan kotoran. Ketika air mata diproduksi dalam jumlah lebih banyak, cairan tersebut mengalir dan “membilas” partikel atau iritan yang menempel di permukaan mata.

Air mata juga mengandung lipid, minyak alami dari kelenjar di kelopak mata yang turut memiliki sifat antibakteri. Lipid ini dapat melawan bakteri seperti Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa. Saat menangis, volume air mata meningkat dan membantu membuang mikroba, sehingga mata lebih terlindungi dari infeksi serta tetap bersih dan sehat.

4. Membantu Penglihatan Menjadi Lebih Jernih

Permukaan mata membutuhkan lapisan air mata yang halus dan stabil agar tetap terlindungi serta terhidrasi. Lapisan ini terdiri dari campuran air, protein, lendir, dan lipid yang bekerja sama menjaga kornea tetap lembap dan nyaman. Ketika permukaan mata cukup terlumasi, penglihatan menjadi lebih jelas dan stabil.

Tubuh secara otomatis menghasilkan basal tears setiap kali kita berkedip. Air mata dasar ini mencegah selaput mata mengering dan membantu menjaga kelembapan alami mata. National Eye Institute juga menegaskan bahwa tanpa pelumasan ini, membran mata bisa mengering dan menimbulkan efek penglihatan buram atau tidak stabil.

Oleh karena itu, proses menangis yang meningkatkan produksi air mata dapat membantu sementara waktu membuat penglihatan terasa lebih jernih, terutama ketika mata sedang kering atau teriritasi.

5. Memperkuat Ikatan Sosial

Menangis bukan hanya respons emosional, tetapi juga bentuk komunikasi nonverbal yang sangat kuat. Verywell Health menjelaskan bahwa ketika seseorang melihat orang lain menangis, sinyal itu secara alami memicu empati dan dorongan untuk memberi dukungan. Reaksi ini dapat menciptakan rasa kedekatan, memperkuat hubungan, serta membangun kepercayaan di antara individu.

Banyak orang juga merasa lebih mudah membuka diri setelah menangis. Momen emosional tersebut sering menjadi pintu masuk untuk berbagi cerita, berdiskusi lebih dalam, atau menyelesaikan perasaan yang sebelumnya sulit terungkap. Tidak heran jika sesi curhat atau percakapan penting kerap dimulai setelah seseorang melepas emosi lewat air mata.

Dengan sejumlah manfaat di atas, jelas bahwa menangis bukanlah tanda kelemahan atau respon emosional yang harus kita sembunyikan. Justru sebaliknya, menangis adalah mekanisme alami tubuh yang menunjukkan bahwa ada sesuatu yang perlu diproses, dilepaskan, atau ditenangkan. Ini adalah cara tubuh menjaga keseimbangan, menurunkan tekanan batin, sekaligus mengingatkan kita bahwa manusia memang diciptakan untuk merasakan.

Pada akhirnya, menangis adalah bentuk kejujuran paling sederhana kepada diri sendiri. Air mata bukanlah akhir dari segalanya, melainkan permulaan dari proses penyembuhan emosional. Dengan mengizinkan diri untuk menangis, kita memberi ruang bagi hati untuk beristirahat, pikiran untuk kembali jernih, dan tubuh untuk bekerja sama memulihkan diri dari dalam. (*)

Artikel Tidak Apa-apa Menangis! Ini 5 Manfaatnya untuk Kesehatan Fisik dan Mental pertama kali tampil pada Lifestyle.

Gaji PPPK Paruh Waktu Pemkab Karimun Dibayarkan Tahun 2026

0

Bupati Karimun menyerahkan SK P3K paruh waktu usai apel pagi di Halaman Kantor Bupati Karimun. f. sandi p

batampos– Bupati Karimun, Iskandarsyah Senin (8/12) menyerahkan surat keputusan (SK) pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K). Jumlahnya sebanyak 927 SK dengan kategori P3K paruh waktu dan merupakan SK terakhir terkait P3K yang diterbitkan Pemerintah kabupaten Karimun.

”Alhamdulillah, rekan-rekan yang dulunya honor dan kemudian mengikuti tes yang diadakan oleh Pemerintah Pusat hari ini resmi menjadi P3K dengan status paruh waktu. Dengan sudah adanya SK yang diserahkan secara resmi bulan ini (Desember, red) , maka untuk pembayaran gaji baru akan dibayarkan pada Januari 2026,” ujar Bupati Karimun, Iskandarsyah kepada Batam Pos.

Meski dengan status sebagai P3K paruh waktu, tambahnya, soal disiplin kerja tetap sama dengan PNS atau ASN. Untuk itu, selalu disiplin dalam bekerja dan berikan pelayanan yang maksimal. Kemudian, yang juga tidak kalah pentingnya adalah menjaga nama baik Pemerintah Kabupaten Karimun dimana saja berada, meski sebagai pegawai P3K.

BACA JUGA: Ratusan PTK Non-ASN di Kepri Dirumahkan, Disdik: Belum Ada Solusi Penggajian

”Pemerintah Kabupaten Karimun akan memberikan perhatian serius kepada P3K paruh waktu ini, khususnya terkait dengan kesejahteraan. Dan, ini akan kami lakukan secara bertahap Mengingat, besaran gaji yang diterima nanti sama dengan gaji yang diterima saat berstatus tenaga honorer,” papar Bupati.

Pj Sekda Kabupaten Karimun, Djunaidy secara terpisah menyebutkan, yang membedakan membedakan P3K biasa dengan P3K paruh waktu masa kontrak dan gaji.

”Artinya, jika P3K paruh waktu ini kontraknya setahun sekali, sedangkan, P3K biasa kontraknya 5 tahun sekali. Sedangkan, untuk gaji memang P3K paruh waktu akan menerima gaji bulanan lebih kecil dibandingkan dengan P3K biasa,” jelasnya.

Berdasarkan data, kata Djunaidy, besaran gaji P3K paruh waktu memang sesuai dengan gaji terakhir yang diterima ketika masih sebagai honorer. Yakni, sekitar Rp1 juta.

Namun, untuk pembayaran gaji P3K paruh waktu berapa besarnya masih belum diputuskan. Nanti, akan ada SK Bupati Karimun. Dan, perlu diketahui biaya gaji P3K paruh waktu ini diambil dari PAD Karimun. (*)

Reporter: Sandi P

Artikel Gaji PPPK Paruh Waktu Pemkab Karimun Dibayarkan Tahun 2026 pertama kali tampil pada Kepri.

Terapkan 4 Pola Pikir Ini Supaya Bebas Stres dan Lebih Tenang

0
Ilustrasi seseorang merasa stres. (Pixabay)

batampos – Tidak bisa memungkiri jika terkadang dalam hidup kita menghadapi masa-masa sulit sehingga membuat terasa semuanya menjadi berat.

Sering kali bukan perubahan besar yang mengubah hidup, melainkan perubahan kecil pun bisa membuat beban hidup bertambah tergantung pada cara pandang kita.

Mulai dari tuntutan pekerjaan, masalah pribadi, hingga semua harapan yang menumpuk menjadi tekanan yang memicu stres.

Namun, hidup akan terus berjalan, mau tidak mau memang kita harus mengubah pola pikir untuk bisa menerima kenyataan.

Dilansir dari Slow Chat Health, berikut ini pola pikir yang sebaiknya diterapkan agar hidup terasa lebih ringan.

1.Tidak Harus Perfeksionis

Sebagian besar orang menginginkan segala sesuatunya dalam hidup harus sempurna. Padahal, tidak demikian.

Sebenarnya tidak masalah jika terkadang harus menerima apa yang terjadi begitu saja, bahkan itu di luar rencana kita.

Pasalnya, jika kita terus-menerus bersikap perfeksionis, justru hal itu pelan-pelan akan mengurangi kualitas hidup.

2.Tidak Apa-Apa Jika Ingin Beristirahat

Terkadang kita sering lupa untuk mengambil waktu sejenak untuk rehat setelah berkutat dengan permasalahan dalam hidup.

Saat lelah, seseorang akan mudah marah atau tidak bisa berpikir dengan jernih. Jadi, tidak apa-apa untuk istirahat sebentar, jangan merasa itu sebuah kekalahan.

Justru menyempatkan diri untuk beristirahat berarti memberikan kesempatan diri sendiri untuk menyehatkan mental.

3.Menemukan Kegembiraan dari Hal Kecil

Perlu diingat, kebahagiaan tidak harus datang dari pencapaian besar, melainkan juga dari hal-hal kecil.

Bisa saja dari hembusan napas yang tenang, tawa bersama, dan rasa syukur akan apa yang dicapai dalam hidup.

Cobalah untuk fokus pada hal-hal kecil dan jangan bandingkan hidup dengan hidup orang lain.

4.Fokus pada Satu Hal

Memang banyak orang yang beranggapan jika multitasking itu lebih produktif. Nyatanya, tidak selalu begitu.

Terkadang ingin melakukan banyak hal dalam satu waktu bisa membuat kita merasa tertekan.

Alangkah baiknya, jika kita mencoba berfokus pada satu hal dulu. Misalnya seseorang yang ingin menikah dan membangun kariernya, cobalah pertimbangkan dengan baik-baik.

Tak mengapa hidup yang berat itu dikeluhkan, tapi kita juga harus membangun pola pikir agar hidup lebih tenang. (*)

Artikel Terapkan 4 Pola Pikir Ini Supaya Bebas Stres dan Lebih Tenang pertama kali tampil pada Lifestyle.

SGYX Hadirkan Festive Family Hotpot, Sajian Hangat untuk Perayaan Natal

0

batampos– Restoran hotpot premium Shu Guo Yin Xiang (SGYX) menghadirkan pengalaman kuliner akhir tahun melalui peluncuran menu spesial bertajuk Festive Family Hotpot.

Menu ini diperkenalkan dalam acara Christmas Gathering yang mengundang 10 influencer top Batam untuk mencicipi langsung paket hotpot keluarga yang disiapkan khusus menyambut Natal.

Salah satu influencer kuliner ternama Batam, Bernard Huang, menjelaskan bahwa SGYX dibangun dengan filosofi sederhana, menghadirkan pengalaman makan yang dekat dengan ingatan dan selera banyak orang.

“Kami ingin setiap tamu pulang dengan rasa puas, hangat, dan seperti kembali merasakan masakan asalnya,” katanya.

BACA JUGA: Pemko Batam Segarkan Armada Bus Sekolah, Fokus Kawasan Hinterland

Acara tersebut digelar di restoran SGYX yang mengusung konsep hotpot bergaya Chengdu-Sichuan, Tiongkok, yang dikenal dengan kuah mala pedasnya.

SGYX merupakan restoran hotpot non-halal premium yang menyediakan ragam daging pilihan, seperti Wagyu dan US Beef, serta aneka seafood segar.

Selain beroperasi di Batam, SGYX juga hadir di Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan, dan Semarang. Di tingkat internasional, restoran ini telah berekspansi ke Bangkok, Singapura, Hong Kong, Shanghai, Bali, Phuket, dan Beijing.

Sejumlah menu favorit pelanggan antara lain Seafood Platter, Deep Fried Salted Egg Fish Skin, serta US Angus Short Rib Prime. Untuk pilihan kuah, Mala Soup dan Red Spicy & Sour menjadi andalan karena menghadirkan sensasi pedas, hangat, dan rasa kebas khas “ma-la”.

Melalui kolaborasi ini, Noesantara memperkenalkan paket Festive Family Hotpot seharga Rp2,888 juta untuk porsi 6–8 orang. Namun, dengan porsi yang disajikan cukup melimpah, paket ini dapat dinikmati hingga 10 orang.

“Hotpot ini kami rancang sebagai menu yang merayakan momen kebersamaan. Cocok untuk makan keluarga, teman kantor, mitra bisnis, atau kumpul sahabat di momen Natal,” ujar Bernard.

SGYX berharap paket ini dapat menjangkau lebih banyak pelanggan, khususnya di momen Natal dan Tahun Baru, termasuk wisatawan mancanegara dari Singapura dan Malaysia yang dikenal rutin berkunjung ke Batam untuk wisata kuliner.

“Harapan kami, semakin banyak orang bisa menikmati pengalaman hotpot keluarga ini, terutama di musim liburan akhir tahun. Kami ingin Noesantara menjadi bagian dari momen kebersamaan mereka,” ujar dia. (*)

Reporter: Arjuna

 

Artikel SGYX Hadirkan Festive Family Hotpot, Sajian Hangat untuk Perayaan Natal pertama kali tampil pada Metropolis.

Dua Terdakwa Penyiksaan Intan Divonis Berbeda: Roslina 10 Tahun, Merliyati 2 Tahun

0
Roslina saat sidang di PN Batam. Foto. Aziz Maulana/ Batam Pos

batampos – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam menjatuhkan putusan berbeda terhadap dua terdakwa kasus kekerasan berat dalam rumah tangga (KDRT) terhadap korban bernama Intan.

Dalam sidang terbuka untuk umum pada Senin (8/12), terdakwa Roslina divonis 10 tahun penjara sedangkan Merliyati dijatuhi pidana 2 tahun penjara. Sidang dipimpin oleh ketua majelis hakim Andi Bayu didampingi hakim anggota Douglas dan Dina.

Dalam amar putusan, majelis hakim menyatakan Roslina terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah berdasarkan Pasal 44 ayat (2) UU PKDRT yang dilakukan secara berlanjut (Pasal 64 ayat (1) KUHP) serta turut serta (Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP) sesuai dakwaan primer Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Baca Juga: Kasus Penyiksaan ART Sukajadi: Tuntutan 10 Tahun Dinilai Tidak Cukup

“Menjatuhkan pidana penjara selama 10 tahun dan menetapkan masa penangkapan dan penahanan dikurangkan selama berada di tahanan,” ujar hakim ketua Andi Bayu saat membacakan putusan.

Majelis menilai tidak ada satu pun faktor yang meringankan tindakan Roslina. Hal yang memberatkan hukuman tersebut antara lain kekerasan dilakukan secara sadis, berulang, berkelanjutan, terdakwa berbelit-belit di persidangan, serta kasus menimbulkan keresahan masyarakat.

Dalam perkara yang sama, majelis hakim juga menjatuhkan vonis kepada Merliyati, yang terbukti turut serta melakukan kekerasan terhadap korban.

Namun, vonis jauh lebih ringan delapan tahun lebih rendah dari Roslina karena hakim menilai terdakwa mengakui perbuatannya.

“Adapun hal yang meringankan adalah terdakwa mengakui perbuatannya, menyatakan menyesal, dan telah dimaafkan oleh korban,” kata hakim.

Berdasarkan pertimbangan tersebut, pengadilan menjatuhkan pidana 2 tahun penjara lebih ringan lima tahun dari tuntutan JPU Arfian yang sebelumnya meminta hukuman 7 tahun terhadap terdakwa.

Setelah putusan dibacakan, Merliyati melalui penasihat hukumnya menyatakan menerima vonis tersebut. Sementara JPU Arfian menyatakan, “Kami pikir-pikir, Yang Mulia.”

Persidangan mengungkapkan rangkaian penyiksaan mengerikan yang dialami Intan. Kekerasan berlangsung sejak Desember 2024 hingga Juni 2025 selama korban bekerja di rumah terdakwa.

Intan mengalami tindakan kekerasan seperti: Dipukul, dijambak, ditendang. Kepala dibenturkan ke dinding dan diinjak. Tidak diberi makan layak. Dipaksa memakan kotoran anjing dan meminum air dari kloset, disetrum raket nyamuk pada area mulut dan wajah.

Sejumlah barang rumah tangga digunakan sebagai alat penyiksaan, seperti raket nyamuk, serokan sampah, kursi lipat, dan ember plastik. Korban juga dipaksa membuat video pengakuan dan menulis “buku dosa” jika dianggap melakukan kesalahan.

Puncak kekerasan terjadi pada 10 Juni 2025 ketika Roslina menonjok mata korban hingga bengkak dan berkali-kali menghantam wajahnya.

Pada 21 Juni 2025 Merliyati ikut terlibat dengan menyetrum wajah korban menggunakan raket listrik hingga menimbulkan luka melepuh.

Kondisi fisik korban tercatat dalam Visum et Repertum Nomor 57/RSE-BTM Kota/VI/2025 dari RS Elisabeth Batam Kota yang menunjukkan: Memar hampir di seluruh wajah dan tubuh, luka robek pada bibir, pendarahan di bawah kulit wajah, luka bakar akibat sengatan listrik.

Jaksa menyebut keadaan ini membuat korban tidak dapat beraktivitas normal dalam jangka waktu lama.

Setelah putusan dibacakan, penasihat hukum kedua terdakwa menyatakan masih pikir-pikir menentukan langkah hukum lanjutan. Pihak JPU memberikan respons yang sama.

Kasus penyiksaan Intan menjadi salah satu bentuk kekerasan dalam rumah tangga paling ekstrem yang pernah disidangkan di Batam dan mendapat sorotan luas dari masyarakat. (*)

Reporter: Aziz Maulana

Artikel Dua Terdakwa Penyiksaan Intan Divonis Berbeda: Roslina 10 Tahun, Merliyati 2 Tahun pertama kali tampil pada Metropolis.

Pemko Batam Segarkan Armada Bus Sekolah, Fokus Kawasan Hinterland

0
Ilustrasi. Walikota Batam Amsakar Achmad saat naik Bus Trans Batam. Pemko Batam mulai Januari 2026 akan menggantikan bus yang lama dengan empat bus sekolah baru. Bus berwarna kuning mencolok itu akan melayani pelajar di kawasan Hiterland Rempang-Galang secara gratis. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Empat bus sekolah baru milik Pemko Batam mulai Januari 2026 menggantikan sejumlah armada lama yang sudah tidak layak beroperasi. Bus berwarna kuning mencolok ini akan melayani pelajar di kawasan Hiterland Rempang-Galang secara gratis.

Kepala UPT Trans Batam, Bambang Cipto, mengatakan pengadaan armada dilakukan melalui APBD Kota Batam sebagai bagian dari peremajaan 11 bus sekolah yang dimiliki Pemko Batam. Dimana beberapa bus lainnya dinilai sudah kurang layak.

“Empat bus ini menggantikan armada lama yang sudah tidak optimal. Fokusnya melayani pelajar di rute Rempang–Galang,” ujar Cipto, Senin (8/12).

Ia memastikan layanan bus sekolah tetap gratis tanpa syarat kartu khusus. Pelajar hanya perlu menunggu di titik jemput sesuai rute yang telah ditetapkan Dishub.

“Bus ini gratis untuk pelajar, karena memang diperuntukan bagi pelajar,” tegasnya.

Menurutnya, armada beroperasi mulai pukul 05.30 WIB dari Bundaran Tembesi, kemudian bergerak menuju sekolah-sekolah di Jembatan 4, Sijantung, hingga titik nol Barelang. Layanan juga tersedia pada jam pulang sekolah hingga sekitar pukul 16.00 WIB.

“Jadwal disesuaikan dengan waktu belajar masing-masing sekolah di sepanjang rute,” katanya.

Cipto menjelaskan, jarak tempuh yang jauh dan minimnya transportasi umum, membuat peremajaan armada bus sekolah jadi kebutuhan mendesak bagi pelajar hinterland. Peremajaan bus sekolah tersebut sekaligus menjadi bagian dari program peningkatan pelayanan publik di sektor pendidikan yang terus digencarkan Pemko Batam.

“Bus yang baru ini diharapkan membuat perjalanan mereka lebih aman dan lancar,” ucapnya.

Selain tampilan baru, fasilitas keselamatan juga ditingkatkan. Bus dilengkapi GPS, CCTV di empat titik, serta kipas angin sebagai penunjang kenyamanan pelajar.

“GPS kami pantau dari Dishub. CCTV dipasang di depan, belakang, dan dua di dalam kabin,” jelas Cipto.

Monitoring GPS memungkinkan Dishub memantau keberadaan armada secara real time. Sistem ini membantu memastikan rute dan jadwal tetap sesuai.

Ia menambahkan, Pemko Batam terus berupaya memperbaiki layanan transportasi pendidikan agar seluruh pelajar, termasuk yang tinggal jauh dari pusat kota, mendapatkan akses yang merata.

“Dengan armada baru ini, kami berharap tidak ada lagi kendala transportasi bagi pelajar hinterland,” katanya. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Pemko Batam Segarkan Armada Bus Sekolah, Fokus Kawasan Hinterland pertama kali tampil pada Metropolis.

Fakta Baru TPPO: Korban Anak Hamil, Penyidikan Makin Menguat

0
Polisi menginterogasi pekerja wanita di Ruko Tunas Regency, Jumat (5/12) sore. Foto. Yofi Yuhendri/Batam Pos

batampos – Penyidikan kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang menjerat seorang perempuan berinisial MS alias Mami terus dikembangkan Subdit PPA Ditreskrimum Polda Kepri. Penyidik kini menelusuri ulang alur rekruitmen korban hingga kemungkinan munculnya tersangka baru dalam kasus tersebut.

“Masih pengembangan,” kata Kasubdit PPA Ditreskrimum Polda Kepri, AKBP Andyka Aer, Senin (8/12).

Disinggung apakah ada penambahan tersangka, Andyka belum bisa menyimpulkan. Yang pasti pihaknya masih fokus untuk memeriksa satu tersangka. “Sampai saat ini masih satu tersangka,” tegasnya.

Namun, Andyka mengatakan penyidik sudah mengagendakan pemanggilan sejumlah pihak untuk dimintai keterangan. “Kasus ini masih berproses. Ada dua pihak bar yang kami panggil untuk dimintai keterangannya,” kata Andyka.

Baca Juga: 1 Pengelola LC Ditangkap, Polisi Telusuri Lokasi Penampungan Lain

Dua tempat tersebut adalah Diamond dan Orion KTV Club di wilayah Batuaji, yang sebelumnya disebut sebagai lokasi penempatan para Ladies Company (LC). Penyidik mendalami apakah pengelola tempat hiburan turut mengetahui atau bahkan terlibat dalam praktik eksploitasi yang dijalankan tersangka.

“Ini rencana kami agendakan minggu ini,” sebutnya

Andyka juga memastikan agensi yang digunakan MS untuk merekrut korban bukanlah agensi yang sama dengan milik Wilson MK, yang sedang disidik Polsek Batuampar.

“Ini bukan agensi yang sama. Mereka menggunakan nama Chanel Management dan jelas-jelas tidak berizin. Kalau Wilson itu ada izin ,” tegasnya.

Menurut Andyka, MS sempat mengaku memiliki badan usaha. Namun ketika diminta menunjukan dokumen resmi, tersangka mengakui bahwa PT yang disebutkan sebenarnya tidak pernah ada. “Pengakuannya, baru mau membuat PT. Jadi selama ini operasi berlangsung tanpa legalitas apa pun,” ujarnya.

Dalam pemeriksaan, penyidik menemukan pola relasi kuasa antara tersangka dan para korban. MS, yang juga merupakan mantan LC, diduga memanfaatkan kondisi korban yang sangat bergantung padanya.

“Sebagian besar korban datang dari luar daerah, sementara tiket keberangkatan dibayar oleh tersangka. Karena itu ada pemotongan gaji dari biaya akomodasi,” sebutnya.

Penyidik juga mengungkap fakta baru yang memperberat jerat hukum tersangka, satu dari tiga korban anak ternyata sedang hamil. Temuan ini makin menguatkan dugaan eksploitasi seksual dan ekonomi yang dilakukan tersangka.

“Korban itu disebut tidak bekerja oleh tersangka, tetapi anehnya sudah ada kontrak kerja. Ini menjadi catatan penting bagi penyidik,” jelas Andyka.

Kasus ini mencuat setelah penyidik menemukan 15 korban saat mengecek sebuah ruko di Cipta Grand City, Sagulung, Jumat (5/12) petang. Awalnya beredar informasi adanya penyekapan, namun pemeriksaan menunjukkan para korban tidak dikurung, melainkan ditempatkan dalam mess dan bekerja dengan potongan pendapatan yang tidak adil.

Mess yang digunakan berupa ruko dua lantai dengan biaya sewa Rp600 ribu per bulan, dipotong langsung dari pendapatan korban. Sistem kerja LC menggunakan kategori tiket silver Rp250 ribu dan gold Rp300 ribu, tetapi agensi mengambil potongan 15 persen dan tersangka mengambil 25 persen.

Selain itu, para korban diwajibkan menandatangani kontrak kerja tiga bulan yang menetapkan potongan 25 persen sebagai pengganti biaya tiket keberangkatan. Kontrak itu dibuat sepihak dan tidak sesuai ketentuan ketenagakerjaan.

Penyidik kini mendalami aliran uang, memeriksa sejumlah saksi, serta menelusuri dukungan atau keterlibatan pihak lain dalam kegiatan perekrutan dan penempatan LC di dua tempat hiburan tersebut. Pemeriksaan digital forensik terhadap ponsel tersangka juga masih berlangsung.

Semua korban, termasuk tiga korban anak, saat ini sudah diamankan dengan sebagian dirujuk ke UPTD PPA Provinsi Kepri. Polisi turut memanggil orang tua korban di bawah umur untuk memperkuat unsur perlindungan anak dalam kasus ini.

Tersangka MS dijerat Pasal 2 junto Pasal 6 UU 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan TPPO, serta Pasal 88 junto Pasal 76I UU 23 Tahun 2025 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman hingga belasan tahun penjara. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Fakta Baru TPPO: Korban Anak Hamil, Penyidikan Makin Menguat pertama kali tampil pada Metropolis.

Pengetatan Barang dari Batam, Buah dan Sayuran Mulai Langka di Bintan

0
Pedagang memilah cabai di Pasar Baru Tanjunguban, Minggu (7/12). F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Selain harga cabai dan sayuran yang terus merangkak naik, sejumlah jenis buah kini mulai menghilang dari pasar di Kabupaten Bintan.

Kondisi ini diduga terjadi akibat pengetatan barang oleh petugas di Batam, yang menjadi jalur utama distribusi kebutuhan pokok ke Bintan.

Pedagang Pasar Baru Tanjunguban, Misiah, mengaku pasokan buah seperti anggur, kelengkeng hingga apel mulai kosong dalam beberapa hari terakhir.

“Beberapa jenis buah masuknya dari Batam. Sekarang masuknya barang dari Batam lagi susah,” ujarnya, Senin (8/12).

Kelangkaan tak hanya terjadi pada buah. Pedagang kecil di Bintan, Maman, menyebut sejumlah komoditas lain juga mengikuti tren kenaikan harga.

“Gula naik, minyak naik, sampai susu pun juga naik,” keluhnya.

Ia meminta kepala daerah ikut mencari solusi sebelum harga semakin tidak terkendali.

Keluhan serupa datang dari warga Tanjunguban. Arlo mengatakan stok buah dan sayuran di pasar hingga swalayan mulai menipis. Bahkan, menurutnya hotel dan resor di kawasan wisata juga mulai kesulitan mencari bahan baku.

“Informasinya pasokan kebutuhan pokok langka dan harga naik,” ucapnya.

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Bintan Roby Kurniawan meminta Satgas Pangan memperkuat pemantauan langsung di lapangan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan komoditas menjelang akhir tahun.

“Kita meminta satgas pangan memetakan potensi masalah di lapangan dan terus memantau harga dan pasokan kebutuhan di pasar,” kata Roby.

Pemerintah kini terus menelusuri sumber persoalan, sembari memastikan pasokan barang dari Batam kembali normal agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Artikel Pengetatan Barang dari Batam, Buah dan Sayuran Mulai Langka di Bintan pertama kali tampil pada Kepri.

KM Pelangi 15 Tak Kunjung Tiba di Pontianak, Hilang Kontak Sejak Minggu Siang

0
KM Pelangi 15 saat bersandar di Pelabuhan Tarempa, baru-baru ini. Kapal tersebut dikabarkan hilang kontak saat berlayar ke Pontianak. F. Warga untuk Batam Pos.

batampos – Kapal kargo KM Pelangi 15 dikabarkan hilang kontak saat melakukan perjalanan dari Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas menuju Pontianak, Kalimantan Barat. Informasi ini membuat keluarga para awak kapal mulai cemas.

KM Pelangi 15 berangkat dari Pelabuhan Tarempa pada Sabtu (6/12) malam pukul 23.00 WIB. Kapal dengan lambung berwarna hijau itu membawa muatan ikan segar serta sejumlah barang kebutuhan pokok.

Dengan estimasi perjalanan sekitar 30 jam, kapal seharusnya tiba di Pontianak pada Senin (8/12) sekitar pukul 14.00 WIB. Namun hingga batas waktu tersebut, kapal tak juga muncul dan tidak bisa dihubungi.

Kepala Basarnas Natuna, Abdul Rahman, membenarkan adanya laporan kehilangan kontak kapal tersebut.

“Sampai saat ini kapal belum tiba di Pontianak. Agen melapor ke kami,” ujar Abdul Rahman, Senin (8/12) siang.

Dijelaskan, pemantauan terakhir dari Automatic Identification System (AIS) merekam posisi KM Pelangi 15 berada di perairan Tambelan, Kabupaten Bintan, Minggu (7/12) pukul 13.10 WIB. Setelah itu, tidak ada lagi sinyal atau pergerakan yang terdeteksi.

Situasi ini membuat proses pencarian dipercepat. Basarnas berkoordinasi dengan tim gabungan di lapangan untuk memperluas area penyisiran.

“Sampai saat ini kami terus melakukan pencarian bersama tim gabungan,” katanya.

Warga setempat juga turun membantu, termasuk menerjunkan dua kapal pompong milik warga Desa Nyamuk, Kecamatan Siantan Tengah, sejak Minggu malam. Namun hingga laporan terakhir diterima, belum ditemukan tanda keberadaan kapal maupun serpihan yang mengarah pada KM Pelangi 15.

Cuaca buruk di perairan Tambelan turut menjadi kendala. Gelombang tinggi dalam beberapa hari terakhir menuntut kewaspadaan ekstra bagi tim pencari.

Kapal tersebut diketahui membawa empat awak yakni Syaiful Anwar (54), warga Hutan Lindung, Tanjungpinang; Abidin (43), warga Tanjung Unggat, Tanjungpinang; Juraimi (46), warga Desa Nyamuk, Anambas dan Sarip (38), warga Desa Nyamuk, Anambas.

Keluarga berharap keberadaan kapal segera ditemukan dan meminta pemerintah terus memaksimalkan upaya pencarian.

Hingga kini, seluruh pihak masih menunggu perkembangan terbaru dari tim SAR terkait hilangnya KM Pelangi 15 yang tak terdeteksi sejak Minggu siang. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel KM Pelangi 15 Tak Kunjung Tiba di Pontianak, Hilang Kontak Sejak Minggu Siang pertama kali tampil pada Kepri.

Banjir Rob di Air Lingka, Polisi Ingatkan Warga Tetap Siaga

0
Banjir rob kembali melanda pesisir Desa Air Lingka, Kelurahan Galang Baru, Kecamatan Galang, Senin (8/12) pagi. Foto. Ditsamapta Polda Kepri untuk Batam Pos

batampos – Banjir rob kembali melanda pesisir Desa Air Lingka, Kelurahan Galang Baru, Kecamatan Galang, Senin (8/12) pagi. Genangan air laut yang naik hingga setinggi betis orang dewasa mulai memasuki area permukiman rendah. Meski belum menimbulkan kerusakan berarti, warga tampak meningkatkan kewaspadaan.

Laporan warga mengenai rob tersebut cepat diterima Tim Pammat Ditsamapta Polda Kepri. Tanpa menunggu situasi memburuk, beberapa personel dipimpin Ipda Hambali Ikhsan langsung bergerak menuju lokasi menggunakan satu unit kendaraan SAR lengkap. Perjalanan sekitar satu jam ditempuh menuju pesisir Galang.

Setibanya di Air Lingka sekitar pukul 10.00 WIB, tim langsung menyisir area terdampak. Genangan tampak merata di pinggir pantai dan sebagian permukiman dataran rendah. Warga berjaga-jaga karena pasang maksimum biasanya terjadi pada siang hingga sore hari.

Dalam kesempatan itu, petugas mengimbau warga menyiapkan tas siaga bencana berisi dokumen penting,KTP, KK, ijazah, surat tanah serta perlengkapan darurat seperti senter, obat pribadi, baterai cadangan, dan makanan siap saji. Tas ini harus mudah dijangkau jika sewaktu-waktu warga harus mengungsi.

Petugas juga mengecek instalasi listrik rumah warga. Mereka meminta agar aliran listrik dimatikan sementara bila air kembali naik untuk menghindari korsleting.

Tim Pammat tak hanya memantau area permukiman, tetapi juga titik-titik pesisir yang menjadi jalur masuk air laut. Penyisiran dilakukan untuk memastikan tidak terjadi kenaikan air mendadak. Pemantauan berlanjut hingga mendekati siang, periode ketika risiko rob biasanya meningkat.

Di sela-sela kegiatan, nomor layanan darurat 110 dan call centre Ditsamapta turut dibagikan agar warga bisa langsung menghubungi petugas bila situasi berubah cepat.

Direktur Samapta Polda Kepri, Kombes Joko Adi Nugroho, menegaskan bahwa langkah cepat turun ke lapangan adalah bagian dari kesiapsiagaan menghadapi fenomena rob yang semakin sering terjadi.

“Begitu laporan masuk, kami tidak menunggu situasi memburuk. Personel langsung kami turunkan untuk memastikan keselamatan warga,” ujarnya.

Ia menyebut pesisir Galang merupakan salah satu wilayah yang rawan rob, terutama saat cuaca ekstrem. Karena itu, patroli preventif ditingkatkan untuk meminimalisasi risiko.

“Cuaca sulit diprediksi. Kami harus selalu berada selangkah lebih cepat,” tambahnya.

Saat patroli berlangsung, petugas juga menyampaikan imbauan agar warga rutin memantau informasi dari BMKG dan BPBD, terutama terkait pasang surut dan kondisi cuaca.

“Informasi resmi sangat penting untuk menentukan langkah evakuasi awal,” tegas Joko.

Pemantauan selesai sekitar pukul 14.00 WIB. Kondisi air tidak menunjukkan kenaikan signifikan, dan situasi dipastikan aman. Aktivitas warga perlahan kembali normal setelah memastikan lingkungan sekitar berada dalam kondisi terkendali.

Polda Kepri memastikan patroli pesisir akan terus dilakukan sebagai bagian dari antisipasi potensi bencana hidrometeorologi yang diperkirakan masih berpotensi muncul dalam beberapa bulan mendatang.

“Kami butuh laporan cepat dan akurat dari masyarakat. Dengan begitu, langkah penyelamatan bisa dilakukan sejak awal,” kata Joko. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Banjir Rob di Air Lingka, Polisi Ingatkan Warga Tetap Siaga pertama kali tampil pada Metropolis.