Kamis, 2 April 2026
Beranda blog Halaman 575

Purbaya Ungkap 4 Modus Licik Eksportir Hindari Bea Keluar

0
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)

batampos – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan adanya empat modus pelanggaran yang kerap digunakan eksportir untuk menghindari kewajiban pembayaran Bea Keluar (BK).

Temuan itu didapat dari rangkaian pengawasan yang dilakukan pemerintah terhadap ekspor komoditas yang dikenakan pungutan tersebut.

“Dalam pelaksanaannya terdapat empat modus pelanggaran yang paling sering ditemukan,” kata Purbaya dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (8/12).

Adapun yang pertama, kata Purbaya, yakni masih adanya praktik kesalahan administratif dalam pemberitahuan dan juga penyamaran ekspor melalui modus seolah-olah antarpulau.

Selain itu, adanya praktik penyembunyian dengan mencampur barang ilegal dengan barang yang legal. Ada juga praktik penyembunyian langsung dengan mengekspor barang tanpa dilindungi dokumen.

“Pengawasan yang ketat terhadap modus-modus ini menjadi kunci untuk menjaga integritas proses ekspor komoditas bea keluar,” ujarnya.

Dari sisi pencegahan, Purbaya menyampaikan bahwa proses pemeriksaan dilakukan mulai dari pre-clearance, proses verfikasi dan post clearance atau proses audit. Pemeriksaan berlapis itu disebut penting untuk memastikan tidak ada celah pelanggaran di lapangan.

Dalam hal pengawasan pre-clearance, kata Purbaya, Bea Cukai akan mengecek sebelum barang fisik tiba atau berangkat dari pelabuhan atau bandara, atau bahkan sebelum proses produksi selesai untuk produk tertentu.

Kemudian, saat proses verifikasi dan pemberian izin resmi oleh otoritas berwenang untuk memastikan barang memenuhi semua persyaratan hukum, teknis, dan administratif agar bisa keluar wilayah kepabeanan dengan aman dan legal.

Selanjutnya, pengawasan post-clearance atau verifikasi yang dilakukan oleh Bea Cukai setelah barang keluar dari kawasan pabean.

“Pada tahap clearance, analisis dokumen ekspor dilakukan secara ketat dibantu perangkat seperti Gamma Ray dan X-Ray, serta patroli laut untuk memastikan pergerakan barang,” tutup Purbaya. (*)

Artikel Purbaya Ungkap 4 Modus Licik Eksportir Hindari Bea Keluar pertama kali tampil pada News.

Perbatasan Thailand – Kamboja Kembali Bentrok, Lima Tewas dan Ribuan Warga Mengungsi

0

Batampos – Hubungan Thailand – Kamboja kembali memanas. Bentrokan tak dapat dihindarkan, dimana Thailand melancarkan serangan udara di sepanjang perbatasan yang disengketakan dengan Kamboja, Senin (8/12/2025).

Warga Kamboja mengungsi setelah bentrokan di sepanjang perbatasan Kamboja–Thailand di Provinsi Preah Vihear, Senin (8/12/2025). F AFP

Kedua negara saling menuduh pihak lain melanggar gencatan senjata. Akibat dari bentrokan yang masih terjadi saat ini, lima orang dinyatakan tewas, empat warga sipil Kamboja dan satu tentara Thailand.  Tak hanya itu, ribuan warga dari kawasan perbatasan kedua negara mengungsi.

Menteri Informasi Kamboja, Neth Pheaktra. “Setidaknya empat warga sipil Kamboja tewas dan 10 terluka dalam serangan Thailand di provinsi Oddar Meanchey dan Preah Vihear” ujar Menteri Infomasi Kamboja. Neth Pheaktra seperti dilansir dari AFP, kemarin.

BACA JUGA:
Thailand-Kamboja Memanas, Komisi I Serukan RI dan ASEAN Mediasi Konflik Perbatasan Kedua Negara

Gencatan senjata mulai terancam sejak awal bulan lalu setelah sejumlah tentara Thailand terluka akibat ranjau darat, yang memicu Bangkok menangguhkan pelaksanaan perjanjian tersebut tanpa batas waktu.

Pertempuran terbaru ini memaksa evakuasi warga di kedua sisi perbatasan.

Di tengah klaim dan sangkalan dari kedua pihak, sulit dipastikan siapa yang pertama kali melepaskan tembakan. Skala pengerahan persenjataan berat di sepanjang perbatasan juga belum dapat dipastikan.

Deklarasi damai bersama yang ditandatangani Oktober lalu di sela-sela KTT ASEAN sebenarnya sudah rapuh sejak insiden ranjau darat bulan lalu yang melukai tentara Thailand. Bangkok menuduh Phnom Penh menanam ranjau baru dan menangguhkan perjanjian, sementara Kamboja bersikeras ranjau tersebut adalah sisa konflik masa lalu.

Perjanjian yang diharapkan menjadi peta jalan menuju perdamaian jangka panjang, termasuk penarikan pasukan dan senjata berat kini berada di ambang kehancuran.

BACA JUGA:
Memanas, Thailand Bombardir Kamboja Menggunakan Jet Tempur F-16, Dua Warga Sipil Tewas di Perbatasan

Sementara itu, Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul, mengatakan respons militer Thailand bertujuan menunjukkan kepada Kamboja agar tidak lagi melanggar kedaulatan negara mereka.

“Jika Kamboja ingin menghentikan pertempuran, maka mereka harus mematuhi poin-poin yang telah disepakati,” ujarnya, merujuk pada deklarasi bersama.

Ketika ditanya apakah ia telah berbicara dengan Perdana Menteri Malaysia yang juga Ketua ASEAN, Anwar Ibrahim, Anutin mengatakan ini adalah urusan antara Thailand dan pihak lainnya yang berseteru dalam hal ini Kamboja.

” Jika ingin ini berhenti, suruh agresor berhenti,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di perbatasan Thailand dan Kamboja masih mencekam. (*)

Reporter: CHAHAYA SIMANJUNTAK

Artikel Perbatasan Thailand – Kamboja Kembali Bentrok, Lima Tewas dan Ribuan Warga Mengungsi pertama kali tampil pada News.

Siklon Senyar Akibatkan Bencana Paling Mematikan di Indonesia Tahun Ini, Namun Faktor Manusia Memperburuk Dampak Bencana

0

Batampos – Indonesia mencatat, setidaknya 940 korban jiwa yang tewas dalam bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, sementara Thailand mencatat sekitar 276 korban tewas, dan Malaysia melaporkan tiga warganya tewas. Kejadian alam ini akibat dari Siklon Senyar.

Warga Takengon berdiri di antara kayu-kayu yang terbawa banjir dan longsor. Banjir ini diakibatkan siklon senyar namun diperburuk oleh faktor manusia yang merusak ekologis. (Jurnalisa untuk JawaPos.com)

Bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra setelah terbentuknya Siklon Senyar menjadi salah satu kejadian alam paling mematikan di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Fenomena siklon tropis yang terbentuk di Selat Malaka itu memicu hujan lebat dan aliran air besar yang menyebabkan kerusakan luas.

Siklon Senyar tercatat sebagai fenomena cuaca yang sangat jarang terjadi di sekitar khatulistiwa. Para ahli meteorologi menyebutkan, terbentuknya siklon ini sebagai indikasi perubahan pola cuaca yang semakin tidak menentu akibat pemanasan global.

Meski hujan ekstrem menjadi pemicu langsung, para peneliti menegaskan, faktor manusia memperburuk dampak bencana. Deforestasi, kerusakan daerah aliran sungai, dan perubahan fungsi lahan dalam skala besar menyebabkan tanah tidak mampu lagi menyerap air secara optimal.

BACA JUGA:
Korban Banjir-Longsor di Sumatra Capai 914 Jiwa, BNPB: 389 Masih Hilang

Dalam satu dekade terakhir, wilayah terdampak dilaporkan kehilangan jutaan hektare tutupan hutan. Aktivitas perkebunan, tambang, dan penggunaan lahan yang tidak sesuai fungsi disebut merusak kawasan penyangga alami yang seharusnya menahan banjir dan longsor.

Pakar hidrologi dari Universitas Gadjah Mada, Dwikorita menyebutkan, degradasi lingkungan di hulu sungai sebagai salah satu penyebab utama cepatnya aliran air menuju permukiman. “Tanah yang gundul membuat limpasan hujan mengalir deras dan memicu longsor di berbagai titik,” ujarnya seperti dilansir dari Channel News Asia, kemarin.

BMKG mengonfirmasi telah mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi siklon delapan hari sebelum bencana terjadi. Namun kondisi ekologi yang telah rusak membuat mitigasi alamiah tidak lagi optimal untuk menahan dampaknya.

Organisasi lingkungan seperti Walhi menilai kejadian ini sebagai bencana ekologis yang diakibatkan oleh kebijakan penggunaan lahan yang longgar. Mereka menyoroti lemahnya pengawasan terhadap izin perkebunan dan aktivitas tambang di wilayah rawan.

Pemerintah daerah di sejumlah provinsi di Sumatra kini tengah berfokus pada upaya evakuasi dan pemulihan infrastruktur dasar. Ribuan warga dilaporkan mengungsi, sementara proses pencarian korban masih berlangsung. Hingga kini, status bencana di Sumatera belum menjadi fokus perhatian secara nasional, meski efeknya sudah sangat meluas ke dunia internasional.

Para ahli memperkirakan kejadian serupa berpotensi terulang jika kerusakan lingkungan tidak segera diperbaiki. Rehabilitasi hutan, perlindungan daerah aliran sungai, dan pengetatan regulasi lahan dinilai menjadi kunci pencegahan bencana di masa depan.

Hingga kini, pemerintah pusat belum merilis angka kerugian secara keseluruhan, namun penilaian awal menunjukkan kebutuhan pemulihan infrastruktur dan lingkungan akan mencapai jumlah yang sangat besar. (*)

Reporter: CHAHAYA SIMANJUNTAK

Artikel Siklon Senyar Akibatkan Bencana Paling Mematikan di Indonesia Tahun Ini, Namun Faktor Manusia Memperburuk Dampak Bencana pertama kali tampil pada News.

Deadline 23 Desember, Kemen Haji dan Umrah Imbau Jemaah Batam Segera Lunasi BPIH

0
Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kota Batam, Syahbudi.

batampos – Pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1447 Hijriah/2026 M telah resmi dibuka. Kementerian Haji dan Umrah Kota Batam mengimbau para calon jemaah haji untuk segera mempersiapkan dokumen dan melakukan pelunasan tanpa menunggu batas akhir.

Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kota Batam, Syahbudi, mengatakan pelunasan Bipih reguler dibagi ke dalam dua tahap, sesuai Surat Edaran Dirjen Penyelenggaraan Haji.

“Semua ketentuan pelunasan sudah jelas, baik jadwal maupun kategori jemaah yang berhak melunasi. Kami mengingatkan agar jemaah aktif mengikuti informasi resmi dan tidak menunggu di akhir waktu,” ujar Syahbudi, Senin (8/12).

Baca Juga: Disnaker Batam Perkuat Pelatihan dan Sertifikasi Tenaga Kerja 2026

Tahap pertama pelunasan dimulai 24 November hingga 23 Desember 2025, pukul 08.00–15.00 WIB. Tahap ini diperuntukkan bagi jemaah lunas tunda keberangkatan, jemaah masuk alokasi kuota 2026, serta jemaah prioritas lanjut usia.

“Batas akhir pelunasan tanggal 23 Desember 2025,” tegasnya.

Sementara Tahap II dibuka pada 2 Januari – 9 Januari 2026, untuk jemaah gagal pelunasan Tahap I, pendamping lansia, jemaah disabilitas beserta pendamping, jemaah terpisah mahram/keluarga, serta jemaah cadangan sesuai nomor urut.

Untuk Embarkasi Batam, besaran BPIH ditetapkan sebesar Rp54.125.422. Seluruh jemaah sebelumnya telah membayar setoran awal Rp25 juta pada saat mendaftar haji.

“Dengan setoran awal tersebut, sisa yang harus dilunasi sekitar Rp29,1 juta. Pelunasan dilakukan melalui bank penerima setoran sesuai ketentuan,” jelas Syahbudi.

Kementerian Haji dan Umrah Kota Batam juga menyediakan layanan konsultasi untuk membantu jemaah dalam kelengkapan berkas. Dokumen yang wajib dibawa antara lain nomor porsi, KTP, dan bukti setoran awal.

Baca Juga: Batam Target Reformasi Total Sampah 2026, Belajar dari IKN dan Singapura

Syahbudi menegaskan bahwa kesiapan keberangkatan haji tidak hanya terkait urusan biaya.

“Ibadah haji perlu kesiapan fisik dan mental. Kami berharap jemaah Batam bisa melunasi tepat waktu sehingga pembinaan dapat berjalan maksimal hingga hari keberangkatan,” tutupnya.

Tahun ini, jumlah jemaah urut porsi Kota Batam yang direncanakan berangkat dan berhak melunasi sebanyak 656 orang, terdiri dari 632 jemaah reguler dan 24 jemaah lansia. Sementara hingga Jumat (5/12), baru 18 jemaah yang tercatat telah melakukan pelunasan.(*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Deadline 23 Desember, Kemen Haji dan Umrah Imbau Jemaah Batam Segera Lunasi BPIH pertama kali tampil pada Metropolis.

Tidak Apa-apa Menangis! Ini 5 Manfaatnya untuk Kesehatan Fisik dan Mental

0
Ilustrasi menangis (hellosehat)

batampos – Di tengah ritme hidup yang serba cepat, rasanya emosi seringkali hanya dianggap sebagai “gangguan” yang harus segera dibereskan atau dikesampingkan. Kita dipaksa untuk terbiasa menguatkan diri, menahan perasaan, bahkan merasa baik-baik saja padahal meski dada sesak atau pikiran penuh. Bahkan, ketika air mata mulai mengambang refleks pertama kita seringnya adalah menyeka, menarik napas, dan menahan air mata untuk turun lebih deras.

Padahal, tubuh manusia tidak dirancang untuk menyimpan semua beban itu sendirian. Ada alasan biologis mengapa kita menangis, dan ada alasan emosional mengapa setelah menangis kita sering merasa lebih ringan.

Air mata bukan hanya soal kesedihan, bisa juga muncul dari rasa haru bahagia, stres yang menumpuk, kelelahan, bahkan rasa lega. Di balik prosesnya, ada reaksi kimia dan emosional yang ternyata sangat bermanfaat bagi kesehatan. Oleh sebab itulah, banyak ahli menyarankan alih-alih menahan, izinkan diri untuk menangis ketika tubuh dan hati membutuhkan.

Dilansir dari Medical News Today, terdapat 3 jenis air mata yang diproduksi oleh tubuh manusia:

1. Basal Tears (Air Mata Basal)

Air mata ini diproduksi terus-menerus oleh kelenjar air mata sebagai pelumas alami mata. Cairannya kaya protein antibakteri yang menjaga permukaan mata tetap lembab setiap kali kita berkedip dan senantiasa memastikan mata terlindungi dan berfungsi dengan baik.

2. Reflex Tears (Air Mata Refleks)

Air mata ini muncul sebagai respons otomatis terhadap iritasi misalnya asap, angin kencang, atau aroma bawang. Fungsinya adalah membilas dan mengeluarkan partikel asing agar mata tetap aman dari gangguan.

3. Emotional Tears (Air Mata Emosional)

Air mata inilah yang keluar saat kita merasakan emosi yang kuat seperti sedih, lega, haru, bahkan bahagia. Air mata emosional mengandung kadar hormon stres yang lebih tinggi dibanding jenis air mata lainnya. Itulah mengapa setelah menangis, banyak orang merasa lebih tenang karena tubuh melepaskan sebagian beban stres lewat air mata ini.

Manfaat Menangis Bagi Kesehatan

1. Memperbaiki Mood dan Menimbulkan Rasa Lega

Melansir dari Medical News Today, saat seseorang menangis tubuh melepaskan oksitosin dan endorfin. Dua senyawa ini dikenal sebagai feel-good chemicals karena mampu memberikan sensasi lega, menurunkan rasa sakit, dan meningkatkan perasaan nyaman secara keseluruhan. Inilah alasan mengapa banyak orang merasa lebih ringan setelah mencurahkan emosi lewat air mata.

Alodokter juga menambahkan perubahan suasana hati bisa dipengaruhi oleh akumulasi mangan di dalam tubuh. Ketika menangis, sebagian kadar mangan yang berlebih tersebut ikut keluar bersama air mata. Karena tingginya kadar mangan terkait dengan peningkatan kecemasan atau mood yang buruk, proses ini membantu tubuh kembali ke kondisi yang lebih stabil. Hasilnya, setelah menangis, seseorang cenderung merasa lebih tenang dan suasana hatinya membaik.

2. Membantu Tidur Lebih Nyenyak

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa menangis juga dapat berperan dalam meningkatkan kualitas tidur. Sebuah studi kecil tahun 2015 yang menemukan bahwa bayi cenderung tidur lebih baik setelah menangis. Meski efek serupa pada orang dewasa belum diteliti secara menyeluruh, manfaat menenangkan, memperbaiki suasana hati, dan meredakan stres yang muncul setelah menangis dapat membantu seseorang lebih mudah terlelap.

Dari sisi fisiologis, tangisan turut mengaktifkan sistem saraf parasimpatis atau bagian tubuh yang bertugas mengembalikan kondisi menjadi lebih tenang setelah mengalami stres. Aktivasi ini membuat tubuh merasa lebih lega dan rileks, sehingga proses untuk jatuh tertidur menjadi lebih mudah. Selain itu, menangis juga menguras energi, yang secara alami membuat tubuh terasa lelah dan siap untuk beristirat.

3. Membantu Membersihkan Mata dan Melawan Bakteri

Menangis juga memiliki fungsi perlindungan bagi mata. Air mata mengandung lysozyme, yaitu enzim dengan kemampuan antimikroba yang sangat kuat. Bahkan, sebuah studi pada 2011 menemukan bahwa lysozyme mampu menurunkan risiko dari beberapa jenis bakteri berbahaya.

Menangis membantu membersihkan mata dari debu dan kotoran. Ketika air mata diproduksi dalam jumlah lebih banyak, cairan tersebut mengalir dan “membilas” partikel atau iritan yang menempel di permukaan mata.

Air mata juga mengandung lipid, minyak alami dari kelenjar di kelopak mata yang turut memiliki sifat antibakteri. Lipid ini dapat melawan bakteri seperti Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa. Saat menangis, volume air mata meningkat dan membantu membuang mikroba, sehingga mata lebih terlindungi dari infeksi serta tetap bersih dan sehat.

4. Membantu Penglihatan Menjadi Lebih Jernih

Permukaan mata membutuhkan lapisan air mata yang halus dan stabil agar tetap terlindungi serta terhidrasi. Lapisan ini terdiri dari campuran air, protein, lendir, dan lipid yang bekerja sama menjaga kornea tetap lembap dan nyaman. Ketika permukaan mata cukup terlumasi, penglihatan menjadi lebih jelas dan stabil.

Tubuh secara otomatis menghasilkan basal tears setiap kali kita berkedip. Air mata dasar ini mencegah selaput mata mengering dan membantu menjaga kelembapan alami mata. National Eye Institute juga menegaskan bahwa tanpa pelumasan ini, membran mata bisa mengering dan menimbulkan efek penglihatan buram atau tidak stabil.

Oleh karena itu, proses menangis yang meningkatkan produksi air mata dapat membantu sementara waktu membuat penglihatan terasa lebih jernih, terutama ketika mata sedang kering atau teriritasi.

5. Memperkuat Ikatan Sosial

Menangis bukan hanya respons emosional, tetapi juga bentuk komunikasi nonverbal yang sangat kuat. Verywell Health menjelaskan bahwa ketika seseorang melihat orang lain menangis, sinyal itu secara alami memicu empati dan dorongan untuk memberi dukungan. Reaksi ini dapat menciptakan rasa kedekatan, memperkuat hubungan, serta membangun kepercayaan di antara individu.

Banyak orang juga merasa lebih mudah membuka diri setelah menangis. Momen emosional tersebut sering menjadi pintu masuk untuk berbagi cerita, berdiskusi lebih dalam, atau menyelesaikan perasaan yang sebelumnya sulit terungkap. Tidak heran jika sesi curhat atau percakapan penting kerap dimulai setelah seseorang melepas emosi lewat air mata.

Dengan sejumlah manfaat di atas, jelas bahwa menangis bukanlah tanda kelemahan atau respon emosional yang harus kita sembunyikan. Justru sebaliknya, menangis adalah mekanisme alami tubuh yang menunjukkan bahwa ada sesuatu yang perlu diproses, dilepaskan, atau ditenangkan. Ini adalah cara tubuh menjaga keseimbangan, menurunkan tekanan batin, sekaligus mengingatkan kita bahwa manusia memang diciptakan untuk merasakan.

Pada akhirnya, menangis adalah bentuk kejujuran paling sederhana kepada diri sendiri. Air mata bukanlah akhir dari segalanya, melainkan permulaan dari proses penyembuhan emosional. Dengan mengizinkan diri untuk menangis, kita memberi ruang bagi hati untuk beristirahat, pikiran untuk kembali jernih, dan tubuh untuk bekerja sama memulihkan diri dari dalam. (*)

Artikel Tidak Apa-apa Menangis! Ini 5 Manfaatnya untuk Kesehatan Fisik dan Mental pertama kali tampil pada Lifestyle.

Gaji PPPK Paruh Waktu Pemkab Karimun Dibayarkan Tahun 2026

0

Bupati Karimun menyerahkan SK P3K paruh waktu usai apel pagi di Halaman Kantor Bupati Karimun. f. sandi p

batampos– Bupati Karimun, Iskandarsyah Senin (8/12) menyerahkan surat keputusan (SK) pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K). Jumlahnya sebanyak 927 SK dengan kategori P3K paruh waktu dan merupakan SK terakhir terkait P3K yang diterbitkan Pemerintah kabupaten Karimun.

”Alhamdulillah, rekan-rekan yang dulunya honor dan kemudian mengikuti tes yang diadakan oleh Pemerintah Pusat hari ini resmi menjadi P3K dengan status paruh waktu. Dengan sudah adanya SK yang diserahkan secara resmi bulan ini (Desember, red) , maka untuk pembayaran gaji baru akan dibayarkan pada Januari 2026,” ujar Bupati Karimun, Iskandarsyah kepada Batam Pos.

Meski dengan status sebagai P3K paruh waktu, tambahnya, soal disiplin kerja tetap sama dengan PNS atau ASN. Untuk itu, selalu disiplin dalam bekerja dan berikan pelayanan yang maksimal. Kemudian, yang juga tidak kalah pentingnya adalah menjaga nama baik Pemerintah Kabupaten Karimun dimana saja berada, meski sebagai pegawai P3K.

BACA JUGA: Ratusan PTK Non-ASN di Kepri Dirumahkan, Disdik: Belum Ada Solusi Penggajian

”Pemerintah Kabupaten Karimun akan memberikan perhatian serius kepada P3K paruh waktu ini, khususnya terkait dengan kesejahteraan. Dan, ini akan kami lakukan secara bertahap Mengingat, besaran gaji yang diterima nanti sama dengan gaji yang diterima saat berstatus tenaga honorer,” papar Bupati.

Pj Sekda Kabupaten Karimun, Djunaidy secara terpisah menyebutkan, yang membedakan membedakan P3K biasa dengan P3K paruh waktu masa kontrak dan gaji.

”Artinya, jika P3K paruh waktu ini kontraknya setahun sekali, sedangkan, P3K biasa kontraknya 5 tahun sekali. Sedangkan, untuk gaji memang P3K paruh waktu akan menerima gaji bulanan lebih kecil dibandingkan dengan P3K biasa,” jelasnya.

Berdasarkan data, kata Djunaidy, besaran gaji P3K paruh waktu memang sesuai dengan gaji terakhir yang diterima ketika masih sebagai honorer. Yakni, sekitar Rp1 juta.

Namun, untuk pembayaran gaji P3K paruh waktu berapa besarnya masih belum diputuskan. Nanti, akan ada SK Bupati Karimun. Dan, perlu diketahui biaya gaji P3K paruh waktu ini diambil dari PAD Karimun. (*)

Reporter: Sandi P

Artikel Gaji PPPK Paruh Waktu Pemkab Karimun Dibayarkan Tahun 2026 pertama kali tampil pada Kepri.

Terapkan 4 Pola Pikir Ini Supaya Bebas Stres dan Lebih Tenang

0
Ilustrasi seseorang merasa stres. (Pixabay)

batampos – Tidak bisa memungkiri jika terkadang dalam hidup kita menghadapi masa-masa sulit sehingga membuat terasa semuanya menjadi berat.

Sering kali bukan perubahan besar yang mengubah hidup, melainkan perubahan kecil pun bisa membuat beban hidup bertambah tergantung pada cara pandang kita.

Mulai dari tuntutan pekerjaan, masalah pribadi, hingga semua harapan yang menumpuk menjadi tekanan yang memicu stres.

Namun, hidup akan terus berjalan, mau tidak mau memang kita harus mengubah pola pikir untuk bisa menerima kenyataan.

Dilansir dari Slow Chat Health, berikut ini pola pikir yang sebaiknya diterapkan agar hidup terasa lebih ringan.

1.Tidak Harus Perfeksionis

Sebagian besar orang menginginkan segala sesuatunya dalam hidup harus sempurna. Padahal, tidak demikian.

Sebenarnya tidak masalah jika terkadang harus menerima apa yang terjadi begitu saja, bahkan itu di luar rencana kita.

Pasalnya, jika kita terus-menerus bersikap perfeksionis, justru hal itu pelan-pelan akan mengurangi kualitas hidup.

2.Tidak Apa-Apa Jika Ingin Beristirahat

Terkadang kita sering lupa untuk mengambil waktu sejenak untuk rehat setelah berkutat dengan permasalahan dalam hidup.

Saat lelah, seseorang akan mudah marah atau tidak bisa berpikir dengan jernih. Jadi, tidak apa-apa untuk istirahat sebentar, jangan merasa itu sebuah kekalahan.

Justru menyempatkan diri untuk beristirahat berarti memberikan kesempatan diri sendiri untuk menyehatkan mental.

3.Menemukan Kegembiraan dari Hal Kecil

Perlu diingat, kebahagiaan tidak harus datang dari pencapaian besar, melainkan juga dari hal-hal kecil.

Bisa saja dari hembusan napas yang tenang, tawa bersama, dan rasa syukur akan apa yang dicapai dalam hidup.

Cobalah untuk fokus pada hal-hal kecil dan jangan bandingkan hidup dengan hidup orang lain.

4.Fokus pada Satu Hal

Memang banyak orang yang beranggapan jika multitasking itu lebih produktif. Nyatanya, tidak selalu begitu.

Terkadang ingin melakukan banyak hal dalam satu waktu bisa membuat kita merasa tertekan.

Alangkah baiknya, jika kita mencoba berfokus pada satu hal dulu. Misalnya seseorang yang ingin menikah dan membangun kariernya, cobalah pertimbangkan dengan baik-baik.

Tak mengapa hidup yang berat itu dikeluhkan, tapi kita juga harus membangun pola pikir agar hidup lebih tenang. (*)

Artikel Terapkan 4 Pola Pikir Ini Supaya Bebas Stres dan Lebih Tenang pertama kali tampil pada Lifestyle.

SGYX Hadirkan Festive Family Hotpot, Sajian Hangat untuk Perayaan Natal

0

batampos– Restoran hotpot premium Shu Guo Yin Xiang (SGYX) menghadirkan pengalaman kuliner akhir tahun melalui peluncuran menu spesial bertajuk Festive Family Hotpot.

Menu ini diperkenalkan dalam acara Christmas Gathering yang mengundang 10 influencer top Batam untuk mencicipi langsung paket hotpot keluarga yang disiapkan khusus menyambut Natal.

Salah satu influencer kuliner ternama Batam, Bernard Huang, menjelaskan bahwa SGYX dibangun dengan filosofi sederhana, menghadirkan pengalaman makan yang dekat dengan ingatan dan selera banyak orang.

“Kami ingin setiap tamu pulang dengan rasa puas, hangat, dan seperti kembali merasakan masakan asalnya,” katanya.

BACA JUGA: Pemko Batam Segarkan Armada Bus Sekolah, Fokus Kawasan Hinterland

Acara tersebut digelar di restoran SGYX yang mengusung konsep hotpot bergaya Chengdu-Sichuan, Tiongkok, yang dikenal dengan kuah mala pedasnya.

SGYX merupakan restoran hotpot non-halal premium yang menyediakan ragam daging pilihan, seperti Wagyu dan US Beef, serta aneka seafood segar.

Selain beroperasi di Batam, SGYX juga hadir di Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan, dan Semarang. Di tingkat internasional, restoran ini telah berekspansi ke Bangkok, Singapura, Hong Kong, Shanghai, Bali, Phuket, dan Beijing.

Sejumlah menu favorit pelanggan antara lain Seafood Platter, Deep Fried Salted Egg Fish Skin, serta US Angus Short Rib Prime. Untuk pilihan kuah, Mala Soup dan Red Spicy & Sour menjadi andalan karena menghadirkan sensasi pedas, hangat, dan rasa kebas khas “ma-la”.

Melalui kolaborasi ini, Noesantara memperkenalkan paket Festive Family Hotpot seharga Rp2,888 juta untuk porsi 6–8 orang. Namun, dengan porsi yang disajikan cukup melimpah, paket ini dapat dinikmati hingga 10 orang.

“Hotpot ini kami rancang sebagai menu yang merayakan momen kebersamaan. Cocok untuk makan keluarga, teman kantor, mitra bisnis, atau kumpul sahabat di momen Natal,” ujar Bernard.

SGYX berharap paket ini dapat menjangkau lebih banyak pelanggan, khususnya di momen Natal dan Tahun Baru, termasuk wisatawan mancanegara dari Singapura dan Malaysia yang dikenal rutin berkunjung ke Batam untuk wisata kuliner.

“Harapan kami, semakin banyak orang bisa menikmati pengalaman hotpot keluarga ini, terutama di musim liburan akhir tahun. Kami ingin Noesantara menjadi bagian dari momen kebersamaan mereka,” ujar dia. (*)

Reporter: Arjuna

 

Artikel SGYX Hadirkan Festive Family Hotpot, Sajian Hangat untuk Perayaan Natal pertama kali tampil pada Metropolis.

Dua Terdakwa Penyiksaan Intan Divonis Berbeda: Roslina 10 Tahun, Merliyati 2 Tahun

0
Roslina saat sidang di PN Batam. Foto. Aziz Maulana/ Batam Pos

batampos – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam menjatuhkan putusan berbeda terhadap dua terdakwa kasus kekerasan berat dalam rumah tangga (KDRT) terhadap korban bernama Intan.

Dalam sidang terbuka untuk umum pada Senin (8/12), terdakwa Roslina divonis 10 tahun penjara sedangkan Merliyati dijatuhi pidana 2 tahun penjara. Sidang dipimpin oleh ketua majelis hakim Andi Bayu didampingi hakim anggota Douglas dan Dina.

Dalam amar putusan, majelis hakim menyatakan Roslina terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah berdasarkan Pasal 44 ayat (2) UU PKDRT yang dilakukan secara berlanjut (Pasal 64 ayat (1) KUHP) serta turut serta (Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP) sesuai dakwaan primer Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Baca Juga: Kasus Penyiksaan ART Sukajadi: Tuntutan 10 Tahun Dinilai Tidak Cukup

“Menjatuhkan pidana penjara selama 10 tahun dan menetapkan masa penangkapan dan penahanan dikurangkan selama berada di tahanan,” ujar hakim ketua Andi Bayu saat membacakan putusan.

Majelis menilai tidak ada satu pun faktor yang meringankan tindakan Roslina. Hal yang memberatkan hukuman tersebut antara lain kekerasan dilakukan secara sadis, berulang, berkelanjutan, terdakwa berbelit-belit di persidangan, serta kasus menimbulkan keresahan masyarakat.

Dalam perkara yang sama, majelis hakim juga menjatuhkan vonis kepada Merliyati, yang terbukti turut serta melakukan kekerasan terhadap korban.

Namun, vonis jauh lebih ringan delapan tahun lebih rendah dari Roslina karena hakim menilai terdakwa mengakui perbuatannya.

“Adapun hal yang meringankan adalah terdakwa mengakui perbuatannya, menyatakan menyesal, dan telah dimaafkan oleh korban,” kata hakim.

Berdasarkan pertimbangan tersebut, pengadilan menjatuhkan pidana 2 tahun penjara lebih ringan lima tahun dari tuntutan JPU Arfian yang sebelumnya meminta hukuman 7 tahun terhadap terdakwa.

Setelah putusan dibacakan, Merliyati melalui penasihat hukumnya menyatakan menerima vonis tersebut. Sementara JPU Arfian menyatakan, “Kami pikir-pikir, Yang Mulia.”

Persidangan mengungkapkan rangkaian penyiksaan mengerikan yang dialami Intan. Kekerasan berlangsung sejak Desember 2024 hingga Juni 2025 selama korban bekerja di rumah terdakwa.

Intan mengalami tindakan kekerasan seperti: Dipukul, dijambak, ditendang. Kepala dibenturkan ke dinding dan diinjak. Tidak diberi makan layak. Dipaksa memakan kotoran anjing dan meminum air dari kloset, disetrum raket nyamuk pada area mulut dan wajah.

Sejumlah barang rumah tangga digunakan sebagai alat penyiksaan, seperti raket nyamuk, serokan sampah, kursi lipat, dan ember plastik. Korban juga dipaksa membuat video pengakuan dan menulis “buku dosa” jika dianggap melakukan kesalahan.

Puncak kekerasan terjadi pada 10 Juni 2025 ketika Roslina menonjok mata korban hingga bengkak dan berkali-kali menghantam wajahnya.

Pada 21 Juni 2025 Merliyati ikut terlibat dengan menyetrum wajah korban menggunakan raket listrik hingga menimbulkan luka melepuh.

Kondisi fisik korban tercatat dalam Visum et Repertum Nomor 57/RSE-BTM Kota/VI/2025 dari RS Elisabeth Batam Kota yang menunjukkan: Memar hampir di seluruh wajah dan tubuh, luka robek pada bibir, pendarahan di bawah kulit wajah, luka bakar akibat sengatan listrik.

Jaksa menyebut keadaan ini membuat korban tidak dapat beraktivitas normal dalam jangka waktu lama.

Setelah putusan dibacakan, penasihat hukum kedua terdakwa menyatakan masih pikir-pikir menentukan langkah hukum lanjutan. Pihak JPU memberikan respons yang sama.

Kasus penyiksaan Intan menjadi salah satu bentuk kekerasan dalam rumah tangga paling ekstrem yang pernah disidangkan di Batam dan mendapat sorotan luas dari masyarakat. (*)

Reporter: Aziz Maulana

Artikel Dua Terdakwa Penyiksaan Intan Divonis Berbeda: Roslina 10 Tahun, Merliyati 2 Tahun pertama kali tampil pada Metropolis.

Pemko Batam Segarkan Armada Bus Sekolah, Fokus Kawasan Hinterland

0
Ilustrasi. Walikota Batam Amsakar Achmad saat naik Bus Trans Batam. Pemko Batam mulai Januari 2026 akan menggantikan bus yang lama dengan empat bus sekolah baru. Bus berwarna kuning mencolok itu akan melayani pelajar di kawasan Hiterland Rempang-Galang secara gratis. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Empat bus sekolah baru milik Pemko Batam mulai Januari 2026 menggantikan sejumlah armada lama yang sudah tidak layak beroperasi. Bus berwarna kuning mencolok ini akan melayani pelajar di kawasan Hiterland Rempang-Galang secara gratis.

Kepala UPT Trans Batam, Bambang Cipto, mengatakan pengadaan armada dilakukan melalui APBD Kota Batam sebagai bagian dari peremajaan 11 bus sekolah yang dimiliki Pemko Batam. Dimana beberapa bus lainnya dinilai sudah kurang layak.

“Empat bus ini menggantikan armada lama yang sudah tidak optimal. Fokusnya melayani pelajar di rute Rempang–Galang,” ujar Cipto, Senin (8/12).

Ia memastikan layanan bus sekolah tetap gratis tanpa syarat kartu khusus. Pelajar hanya perlu menunggu di titik jemput sesuai rute yang telah ditetapkan Dishub.

“Bus ini gratis untuk pelajar, karena memang diperuntukan bagi pelajar,” tegasnya.

Menurutnya, armada beroperasi mulai pukul 05.30 WIB dari Bundaran Tembesi, kemudian bergerak menuju sekolah-sekolah di Jembatan 4, Sijantung, hingga titik nol Barelang. Layanan juga tersedia pada jam pulang sekolah hingga sekitar pukul 16.00 WIB.

“Jadwal disesuaikan dengan waktu belajar masing-masing sekolah di sepanjang rute,” katanya.

Cipto menjelaskan, jarak tempuh yang jauh dan minimnya transportasi umum, membuat peremajaan armada bus sekolah jadi kebutuhan mendesak bagi pelajar hinterland. Peremajaan bus sekolah tersebut sekaligus menjadi bagian dari program peningkatan pelayanan publik di sektor pendidikan yang terus digencarkan Pemko Batam.

“Bus yang baru ini diharapkan membuat perjalanan mereka lebih aman dan lancar,” ucapnya.

Selain tampilan baru, fasilitas keselamatan juga ditingkatkan. Bus dilengkapi GPS, CCTV di empat titik, serta kipas angin sebagai penunjang kenyamanan pelajar.

“GPS kami pantau dari Dishub. CCTV dipasang di depan, belakang, dan dua di dalam kabin,” jelas Cipto.

Monitoring GPS memungkinkan Dishub memantau keberadaan armada secara real time. Sistem ini membantu memastikan rute dan jadwal tetap sesuai.

Ia menambahkan, Pemko Batam terus berupaya memperbaiki layanan transportasi pendidikan agar seluruh pelajar, termasuk yang tinggal jauh dari pusat kota, mendapatkan akses yang merata.

“Dengan armada baru ini, kami berharap tidak ada lagi kendala transportasi bagi pelajar hinterland,” katanya. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Pemko Batam Segarkan Armada Bus Sekolah, Fokus Kawasan Hinterland pertama kali tampil pada Metropolis.