Sabtu, 25 April 2026
Beranda blog Halaman 5781

Pejabat Pemerintah Dilarang Bukber

0
Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung. (dok JawaPos.com)

batampos – Para menteri dan pejabat pemerintah dilarang mengadakan buka bersama (bukber). Larangan itu tertuang dalam Surat Nomor R-38/Seskab/DKK/03/2023 yang ditandatangani Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Surat tersebut ditujukan kepada para menteri, jaksa agung, panglima TNI, Kapolri, serta kepala badan dan lembaga.

Secara garis besar, ada tiga poin dalam surat tersebut. Pertama, penanganan Covid-19 saat ini masih dalam masa transisi dari pandemi menuju endemi. Karena itu, semua pihak perlu berhati-hati. Kedua, sehubungan dengan hal tersebut, pelaksanaan buka puasa bersama ditiadakan. Ketiga, menteri dalam negeri menindaklanjuti arahan tersebut kepada para gubernur, bupati, dan wali kota.

Hingga tadi malam, Pramono Anung belum bisa dimintai konfirmasi mengenai larangan bukber itu. Dalam akun YouTube-nya, Pramono hanya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan.

Ini Ramadan pertama setelah pemerintah mencabut kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) pada akhir tahun lalu. ”Kita harus tetap waspada dan hati-hati. Kita harus tetap menjaga protokol kesehatan,” tutur Pramono. (*)

Reporter: JP Group

LPPOM MUI: Ramen Vegan Rasa Tulang Babi Tak Bisa Disertifikasi Halal

0
Ilustrasi ramen. LPPOM MUI menegaskan bahwa ramen vegan rasa tulang babi tidak bisa disertifikasi halal di Indonesia, sesuai dengan Fatwa MUI Nomor 4 Tahun 2003 tentang Standarisasi Fatwa Halal. (Pexels )

batampos – Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) menegaskan bahwa ramen vegan rasa tulang babi tidak bisa disertifikasi halal di Indonesia, sesuai dengan Fatwa MUI Nomor 4 Tahun 2003 tentang Standarisasi Fatwa Halal.

“Penggunaan perisa vegan dengan profil sensori seperti babi tidak bisa disertifikasi, sehingga produk tonkotsu instant rice noodle (vegan) dengan pork bone broth flavor sudah pasti tidak dapat beredar resmi di Indonesia dengan mencantumkan logo halal di kemasan,” kata Corporate Secretary Manager LPPOM MUI Raafqi Ranasasmita dalam keterangannya, Rabu (22/3).

Ia menjelaskan, Fatwa MUI Nomor 4 Tahun 2003 tentang Standarisasi Fatwa Halal telah menetapkan masalah penggunaan nama dan bahan yang terdiri dari empat poin.

Pertama, produk tidak boleh menggunakan nama dan/atau simbol-simbol makanan atau minuman yang mengarah kepada kekufuran dan kebatilan.

Kedua, produk tidak boleh menggunakan nama dan/atau simbol-simbol makanan atau minuman yang mengarah kepada nama-nama benda atau binatang yang diharamkan terutama babi dan khamr, kecuali telah mentradisi dan dipastikan tidak mengandung unsur-unsur yang diharamkan.

Ketiga, produk tidak boleh menggunakan bahan campuran bagi komponen makanan atau minuman yang mengandung rasa atau aroma benda-benda atau binatang yang diharamkan, seperti mie instan rasa babi atau rasa bacon.

Keempat, produk tidak boleh mengkonsumsi makanan atau minuman yang menggunakan nama-nama makanan atau minuman yang diharamkan seperti whisky, brandy, bir, dan sebagainya.

Sebelumnya, produsen ramen instan rasa tulang babi itu mengklaim produknya vegan dan mencantumkan logo halal salah satu Lembaga Sertifikat Halal (LSH) dari Jepang.

Namun, Raafqi mengatakan hal itu perlu diklarifikasi ke produsen bersangkutan maupun lembaga yang menangani proses sertifikasi halal produk tersebut. “Bisa saja terjadi perbedaan standar antara Indonesia dan lembaga sertifikasi negara lain,” katanya.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sendiri, menurut Raafqi, hanya mengakui pencantuman logo halal MUI atau Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Raafqi pun tetap mengimbau masyarakat untuk mengonsumsi produk bersertifikat halal yang memiliki izin edar dari BPOM sehingga terjamin dari aspek kehalalan dan keamanan pangan.

LPPOM MUI juga telah menyediakan platform Cek Produk Halal untuk memudahkan konsumen muslim dalam mencari alternatif berbagai produk halal melalui situs ww.halalmui.org atau aplikasi HalalMUI. (*)

Reporter: JP Group

47 Orang Ditangkap di Kampung Aceh, 37 Orang Positif Narkoba

0
preman
Kapolresta Barelang, Kombes Nugroho Tri Nuryanto bersama Dandim 0316/Batam, Letnan Kolonel Infanteri (Letkol Inf) Galih Bramantyo dan Kasat Samapta Polresta Barelang, Kompol Satria Nanda mengintrogasi orang yang diamankan di Simpang Dam atau yang dikenal Kampung Aceh. Foto: Yofi Yuhendri/Batam Pos

batampos – Satuan Reserse Narkoba Polresta Barelang melakukan tes urin terhadap 47 orang yang diamankan di Simpang Dam atau dikenal Kampung Aceh. Hasilnya, 37 orang dinyatakan positif mengkonsumsi narkoba.

“Ada 37 orang positif menggunakan narkoba dengan kandung amphe dan metha,” ujar Kasat Narkoba Polresta Barelang, Kompol Rayendra Arga Prayana, Rabu (22/3).

Rayendra menjelaskan untuk orang yang positif narkoba tersebut, pihaknya berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional Kota Batam (BNNK).

Baca Juga: UU Ciptaker Disahkan, FSPMI Batam Sebut Pekerja Akan Semakin Berat Mendapatkan Kesejahteraan

“Siang ini kita melakukan koordinasi untuk dilakukan asesment. Untuk sementara masih dalam proses,” katanya.

Rayendra mengaku dalam penindakan Kampung Aceh tersebut pihaknya belum mendapatkan pengedar maupun pemilik sabu. Untuk itu, ia memerintahkan anggotanya untuk meningkatkan pengawasan di kawasan tersebut.

“Sesuai perintah bapak Kapolresta, kawasan itu akan ada anggota yang standby,” ungkapnya.

Baca Juga: Laboratorium Perwakilan Baru MUTU International di Batam Diresmikan

Seperti diberitakan sebelumnya, Tim Gabungan dari Polresta Barelang, TNI, dan Satpo PP menggrebek kawasan Simpang Dam, Mukakuning atau Kampung Aceh, Selasa (21/3) siang. Hasilnya, petugas mengamankan 47 orang, mesin gelper, alat hisap sabu atau bong, timbangan, dan plastik kemasan sabu.

Namun dalam penggrebekan ini, polisi belum menindak pengedar maupun pemilik barang haram tersebut. Padahal Kampung Aceh merupakan lokasi utama peredaran narkotika di Batam. (*)

 

 

Reporter: YOFI YUHENDRI

Jam Belajar Dikurangi Selama Ramadan, Ini Jadwal Kegiatan Siswa

0
Sekolah SD dan Murid Dalil Harahap7 scaled e1655200412849
Ilustrasi: Murid SDN 019 saat pulang sekolah. Jadwal belajar siswa dikurangi selama bulan Ramadan. F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Selama bulan suci Ramadhan 2023, jam belajar dan kegiatan belajar mengajar sekolah di tingkat PAUD, TK, SD dan SMP di Kota Batam akan dikurangi. Hal ini sesuai dengan Surat Edaran Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam tentang proses pembelajaran di bulan Ramadan 1444 Hijriah.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Hendri Arulan dalam surat edaran tersebut menyebutkan, sehubungan bulan suci Ramadan dan hari Raya Idul Fitri maka dilakukan penyesuaian proses pembelajaran di tiap satuan pendidikan. Surat edaran yang disampaikan, diantaranya pada tanggal 23-25 Maret 2023, yakni libur khusus puasa.

Baca Juga: UU Ciptaker Disahkan, FSPMI Batam Sebut Pekerja Akan Semakin Berat Mendapatkan Kesejahteraan

Selanjutnya pada tanggal 27 Maret dan 29 Maret siswa kembali sekolah dengan mengikuti kegiatan pendidikan penguatan karakter yakni pesantren Ramadan.

“Pesantren Ramadan dimulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 10.00 WIB,” ujarnya.

Selanjutnya, pada tanggal 3-15 April 2023, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dengan 1 jam pelajaran 30 menit, kemudian pada tanggal 17-29 April 2023, siswa libur cuti bersama dan Hari Raya Idul Fitri.“Pada tanggal 2 Mei 2023 dan seterusnya, siswa kembali masuk sekolah melaksanakan kegiatan proses belajar mengajar seperti biasa,” terangnya.

Baca Juga: Warga Perumahan Kesulitan Dapatkan Gas 3 Kg, Rumah Makan Justru Kelebihan Stok

Bagi peserta didik PAUD melaksanakan pembelajaran di rumah atau penugasan yang disesuaikan dengan program satuan Pendidikan. Peserta didik kelas 1, 2 dan 3 melaksanakan pembelajaran di rumah atau penugasan yang disesuaikan dengan program satuan pendidikan.

“Untuk peserta didik kelas 4,5 dan 6 melaksanakan pembelajaran tatap muka, ” tambahnya.

Selain itu untuk pesantren Ramadan juga dilaksanakan secara tatap muka. Satuan Pendidikan kata Hendri, dapat mengembangkan kegiatan pesantren Ramadan dengan kegiatan yang bersifat menyenangkan dan bermanfaat serta menanamkan nilai-nilai keagamaan.

Baca Juga: BP Batam Tindak Tegas Sambungan Air Ilegal di Jodoh

“Kegiatan pesantren Ramadan ini dilaporkan ke Dinas Pendidikan dalam bentuk format laporan kegiatan, ” tuturnya.

Selanjutnya selama proses pembelajaran di bulan Ramadan ini peserta didik memakai pakaian melayu atau pakaian muslim. Tidak ketinggal satuan Pendidikan tetap memperhatikan kesehatan peserta didiknya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Mulai Distribusikan, Pasokan Gas 3 Kg Belum Stabil di Batuaji dan Sagulung

0
Bazar Gas LPG Dalil Harahap scaled e1679498558471
Warga saat membeli gas 3 Kilogram di Kecamatan Batuaji, Selasa (21/3). Disperindag bersama Pertamina melakukan operasi pasar elpiji 3 Kg untuk mengatasi kelangkaan di Batam. F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Pertamina mulai mendistribusikan gas 3 Kg kepada pangkalan di Batuaji dan Sagulung. Truk pengangkut gas melon itu terlihat hilir mudik sepanjang, Rabu (22/3) siang. Meskipun demikian masih banyak pangkalan yang belum menerima stok gas melon pada sore kemarin.

Warga yang berada di lokasi pangkalan yang masih kosong dengan stok gas tetap harus keluar mencari tabung gas. Untuk pembelian di kedai pinggir jalan yang menjual gas melon secara ecer tetap diangka Rp 22 ribu per tabung.

Baca Juga: 1.944 Nelayan di Kota Batam Kantongi BPJS Ketenagakerjaan

Ini yang terjadi di sejumlah perumahan atau pemukiman di kelurahan Seibinti, Sagulung, Tanjunguncang Batuaji dan Marina, Tanjungriau Kecamatan Sekupang. Warga yang memiliki tabung gas lebih dari satu memilih untuk menitipkan ke pangkalan sebagai tabung cadangan. Warga kuatir kedepannya semakin sulit mendapatkan gas melon.

“Susah nyarinya. Tadi pagi suami saya keliling sampai ke Aviari, dapat satu tapi harganya Rp 25 ribu. Saya ada dua tabung makanya satu tabung yang masih kosong saya titipkan di pangkalan belakang rumah, biar kebagian nanti saat gas diantar. Mau gimana lagi kadang kewalahan cari gas ini,” ujar Nurul, warga Tanjunguncang.

Baca Juga: Penyesuaian Jam Kerja Tak Kurangi Layanan, Produktifitas dan Kinerja Pegawai BP Batam

Agus, pemilik pangkalan mengakui tabung gas titipan warga sudah cukup banyak di rumahnya. Jumlah penitipan tabung gas bahkan sudah setara dengan kuota gas yang diterimanya dari agen. Jikapun diantar nantinya pasokan gas pasti langsung habis dan tak ada stok untuk warga yang kehabisan gas berikutnya.

“Yang titip sudah sesuai kuota yang kita terima. Ini harus diantar berturut-turut biar tetap ada stok. Kalau sekali antar nanti minggu depan baru antar lagi ya sama saja, nanti teriak lagi warga,” ujar Agus. (*)

 

 

Reporter: Eusebius Sara

Kasus Blackout Listrik Babin Dibiarkan Menguap

0

batampos– Kasus padamnya listrik (black out) Batam Bintan (Babin) diawal tahun baru 2023 lalu belum ada kesimpulan. Terkait peristiwa ini, bright PLN Batam dan Pemprov Kepri sudah sama-sama menurunkan tim untuk melakukan investigasi.

“Pemprov Kepri sudah menurunkan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) untuk melakukan penyelidikan terkait masalah ini,” ujar salah satu legislator DPRD Provinsi Kepri, Rabu (22/3) di Tanjungpinang.

Sedangkan PLN Batam juga telah mendatangkan Lembaga Penelitian dan Pengabdilan Masyarakat atau LPPM Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk melakukan investigasi. Namun sudah dua bulan berlalu, tidak ada keputusan apapun yang dibuat oleh Gubernur sebagai pemegang kebijakan.

BACA JUGA:Ini Penyebab Blackout Listrik Batam-Bintan

“Sepertinya menguap, apalagi Dewan juga tidak mengejar apa hasil investigasi dari peristiwa tersebut,” jelasnya.

Dikatakannya, peristiwa tersebut tentunya telah menyebabkan kerugian bagi masyarakat sebagai pelanggan PLN. Kemudian, Komisi III DPRD Provinsi Kepri mendorong adanya kompensasi yang harus diberikan PLN Batam kepada masyaraat.

“Tentunya harus ada kesudahannya, apakah ada sanksi dalam bentuk kompensasi yang harus diberikan PLN. Artinya, pemerintah tidak terkesan membiarkan,” tegasnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Listrik, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kepri, Marzuki mengatakan,

LPPM ITB turun sebagai investigasi independen yang digandeng PLN Batam.

“Mereka diturunkan untuk mencari penyebab padamnya listrik Batam Bintan di awal tahun baru kemarin,” ujar Marzuki.

Menurut Marzuki, hasil investigasi dari LPPM ITB itu nanti, juga akan menjadi pertimbangan pihaknya dalam menyampaikan laporan ke Gubernur Kepri. Masih kata Marzuki, proses investigasi yang akan dilakukan oleh LPPM ITB akan berlangsung lebih kurang hampir satu bulan kedepan.

“Pada sisi lainnya, kami juga menyiapkan pembanding melalui penelusuran oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS). Karena persoalan ini, kita tidak bisa menduga-duga,” tegasnya.

Lebih lanjut katanya, punishmennya seperti apa nantinya, akan diputuskan berdasarkan hasil investigasi. Baik itu saran dan masukan dari LPPM ITB maupun laporan dari PPNS Provinsi Kepri.

“Masyarakat menunggu, apa yang menjadi penyebab black out listrik tersebut. Karena terjadi tidak pada waktu yang seharusnya,” tutup Marzuki.(*)

reporter: jailani

Antrean Mudik Lebaran Lewat ASDP Punggur Dibuka Awal Ramadan

0
Kapal Roro Dalil Harahap 68
Antrean kendaraan di Pelabuhan ASDP Punggur saat momen Lebaran tahun lalu.

batampos – Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Ferry (Persero) Batam telah berkomitmen untuk jauh lebih siap dalam angkutan mudik Lebaran tahun ini. Mulai dari segi armada kapal yang sudah dicek kelaikan untuk berlayar hingga pada sistem antrean yang beberapa tahun terakhir saat momen Lebaran menjadi sorotan pemudik.

“Satu minggu awal puasa akan dibuka sistem antrian untuk kendaraan yang ingin mudik pada Lebaran 2023. Jadi kami berkomitmen untuk jauh lebih siap dari segi pelayanan pada momen angkutan lebaran,” ujar General Manager ASDP Batam, Marsadik, Rabu (22/3/2023).

Baca Juga: Operasi Pasar, 4.752 Tabung LPG 3 Kg Disalurkan di 9 Kecamatan di Batam

Ia juga menegaskan, jika ada ditemukan anggota dari operator ASDP yang bermain-main terkait sistem antrian, pengguna bisa melaporkan dan jika terbukti akan ditindak tegas dengan dicopot.

“Jadi jangan ada anggapan kami ASDP memandang sebelah mata , artinya tidak ada kepentingan untuk proses kelancaran arus mudik Lebaran nanti,” sebutnya.

PT ASDP Telaga Punggur juga telah melakukan Ramp Check terhadap 14 unit kapal Roro, dalam rangka menekan angka kecelakaan pada angkutan laut mudik dan momen Idul Fitri 2023.

“Dari 14 unit kapal ini tidak ditemukan kendala apapun,” jelasnya.

Baca Juga: Curhat Pedagang dan Pembeli Barang Bekas di Batam

Ia juga menyebutkan, saat ini sudah ada empat kapal tujuan Pelabuhan Tanjung Uban dari Pelabuhan Punggur. Namun, dia juga menyiagakan kapal lainnya apabila empat kapal tersebut ada kendala atau kepenuhan penumpang.

“Ada tujuh kapal perbantuan yang kami siagakan, apabila kapal tujuan ke Uban mengalami kendala, kami siap perbantukan dengan kapal lainnya,” pungkasnya. (*)

 

 

Reporter: Azis Maulana

Olahraga saat Berpuasa, Cegah Dehidrasi dengan Minum Isotonik

0

batampos– Saatnya umat muslim memasuki bulan suci Ramadan atau puasa. Bagi seseorang yang memutuskan tetap olahraga meski sedang berpuasa, perlu diingat bahwa tubuh akan membutuhkan mineral dalam bentuk ion untuk menjaga keseimbangan cairan agar tidak dehidrasi. Salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan mengonsumsi minuman isotonik ketika berbuka.

Minuman yang dikenal dengan istilah sport drink itu merupakan salah satu produk minuman ringan yang mengandung gula, asam sitrat, dan mineral dengan komposisi elektrolit (ion positif dan ion negatif) yang mirip dengan cairan dalam tubuh, sebagaimana tertulis dalam keterangan resmi dari Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI), Rabu.

BACA JUGA:Menu Legendaris Nusantara Sajian untuk Buka Puasa

Diketahui, tubuh mengandung beragam mineral dengan fungsi yang berbeda-beda. Di antaranya natrium yang berperan menjaga keseimbangan asam-basa tubuh; klorida untuk penjaga pH, keasaman darah, dan proses pencernaan; kalium untuk menjaga volume cairan tubuh dan fungsi sel; magnesium untuk menyehatkan tulang; dan kalsium untuk menjaga kesehatan gigi, tulang, saraf dan otot. Mineral-mineral itu lah yang disebut dengan elektrolit.

Setelah beraktivitas berat atau berolahraga, elektrolit akan keluar bersama cairan tubuh melalui keringat atau air seni. Di sisi lain, kadar elektrolit harus tetap terjaga sehingga fungsi-fungsi tubuh bisa berjalan dengan baik.

Saat memilih produk minuman isotonik, tentu sebagai seorang muslim harus memperhatikan halal-haramnya.

ilustrasi

Dalam minuman isotonik, berperan sebagai salah satu penentu rasa dan penyuplai karbohidrat energi bagi tubuh. Titik kritis kehalalannya terletak pada proses pemutihan karena menggunakan arang aktif atau resin penukar ion.

Arang aktif bisa berasal dari tempurung kelapa, serbuk gergaji, batu bara, atau tulang hewan. Jika menggunakan bahan-bahan nabati, maka tak perlu diragukan kehalalannya. Namun jika arang aktif tersebut berasal dari hewan, maka harus dipastikan berasal dari hewan halal yang disembelih secara syariah.

Kemudian, penggunaan perisa (flavour) dan cloudifier (zat pengkabut) juga harus diperhatikan. Keduanya dapat menggunakan bahan turunan dari lemak yang berasal dari hewan maupun nabati. Jika berasal dari hewan, perlu dipastikan bersumber dari hewan yang halal. (*)

sumber: antara

 

Afghanistan-Pakistan Gempa, 13 Orang Tewas, Ratusan Terluka

0
Orang-orang berkumpul di luar mal setelah gempa bumi di Islamabad, Pakistan, pada 21 Maret 2023. – Gempa kuat yang berlangsung selama setidaknya 30 detik dirasakan di sebagian besar Afghanistan, Pakistan, dan sebagian India, menurut Survei Geologi Amerika Serikat besarnya 6,5. (Aamir QURESHI/AFP)

batampos– Gempa berkekutan 6,5 magnitudo mengguncang Afghanistan dan Pakistan, Selasa (21/3). Sebanyak 13 orang dilaporkan tewas. Selain itu, ratusan lainnya luka-luka. Getaran akibat gempa itu mencapai ribuan kilometer hingga terasa sampai ke New Delhi, India.

Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mengungkapkan, pusat gempa berada di dekat Jurm di Timur Laut, Afghanistan. Bencana itu terjadi sekitar pukul 09.30 waktu setempat. Kedalamannya mencapai 187 kilometer. Karena itu, dampaknya tidak sampai menyebabkan kerusakan parah.

Gempa berlangsung hingga sekitar 30 detik. Wilayah yang terdampak memang kerap dilanda gempa. Sebab, terletak di dekat pertemuan lempeng tektonik Eurasia dan India.

Baca Juga:Rusia Ganti Selidiki Hakim dan Jaksa ICC, Xi Bertemu Putin, Bahas Proposal Damai

Bilal Faizi, juru bicara layanan Penyelamatan Darurat Pakistan 1122 di Khyber Pakhtunkhwa, mengungkapkan, pihaknya mengeluarkan peringatan karena gempa bumi yang terjadi cukup kuat. Lembaga tempatnya bekerja sempat khawatir bakal ada kerusakan parah karena intensitas gempa.

’’Tapi, untungnya ketakutan kami terbukti salah. Warga panik karena besarnya gempa, tapi kerusakannya minimal,’’ ujarnya seperti dikutip Agence France-Presse.

Khudadad Heights, sebuah blok perumahan bertingkat yang luas di ibukota Pakistan, warganya dievakuasi setelah terjadi retakan besar muncul di gedung tersebut. Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif memerintahkan Otoritas Manajemen Bencana Nasional untuk siap menghadapi keadaan darurat apa pun. (*)

Reporter: jp group

Ini Syarat Obat Sirop yang Aman di Konsumsi

0

batampos-Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr Piprim Basarah Yanuarso mengatakan bahwa obat yang sudah dinyatakan aman oleh Kemenkes dan BPOM, aman untuk dikonsumsi.

“Kalau dari Kemenkes dan BPOM menyatakan aman, maka kami percaya,” kata dr Piprim dalam dialog interaktif bertajuk “Sirop Obat Aman untuk Anak” yang digelar oleh Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia (GP Farmasi).

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), apt. Noffendri Roestam mengungkapkan bahwa obat-obatan yang diproduksi di Indonesia aman dikonsumsi.

ilustrasi

Senada dengan Noffendri, Guru Besar Farmakologi ITB Prof. apt. I Ketut Adnyana menegaskan bahwa obat-obatan yang diproduksi sesuai ketentuan maka aman untuk dikonsumsi.

“Masyarakat tidak perlu khawatir untuk mengonsumsi obat. Masyarakat harus meningkatkan literasi kesehatan, sehingga bijak dan cerdaslah menggunakan obat. Kalau ada satu anggota keluarga kita memerlukan obat, maka harus didapatkan segera,” kata Prof. Ketut.

Direktur Eksekutif GP Farmasi, Elfiano Rizaldi pada akhir dialog menyimpulkan bahwa pemerintah telah memastikan kualitas obat yang telah dinyatakan aman.

“Pemerintah telah melakukan dan monitoring secara ketat terkait aspek kualitas obat, yang berwenang menentukan kualitas obat aman adalah BPOM. Obat yang dipastikan aman bisa dibeli di apotek dan RS serta fasilitas kesehatan lainnya,” kata dia.

BACA JUGA: Pemberian Obat kepada Anak harus sesuai Karakteristik Anak

BPOM telah melakukan pengawasan ketat terhadap produk obat yang beredar di Indonesia.

Perusahaan farmasi diminta untuk melakukan pengujian dan pembuktian sistem jaminan mutu. Setelah semua persyaratan terpenuhi, BPOM secara berkala merilis daftar obat-obatan yang aman.

Sejak November hingga Januari, sekitar 616 obat sudah dinyatakan aman sepanjang digunakan sesuai aturan pakai.

Pengawasan oleh Pemerintah Indonesia terhadap obat-obatan yang mengandung cemaran Ethylene Glycol (EG) – Diethylene Glycol (DEG) pun mendapat apresiasi dari WHO. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Produksi dan Distribusi Farmasi Ditjen Farmalkes Kemenkes, Agusdini Banun Saptaningsih.

“Kemenkes dan BPOM mensosialisasikan list yang aman. Di e-katalog, ada beberapa obat yang sudah tayang dan dinyatakan aman oleh BPOM. Kemenkes bekerja sama dengan BPOM dan pelaku usaha, untuk selalu menguji. Kemenkes menginginkan agar pelaku usaha menguji produk secara berkala,” kata Agusdini. (*)

sumber: antara