Jumat, 24 April 2026
Beranda blog Halaman 5782

Selama Bulan Ramadan, Pemprov Kepri Pangkas Jam Kerja Pegawai

0
Sekda Provinsi Kepri, Adi Prihantara, f. Peri Irawan

batampos – Pemprov Kepri akan pangkas jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) selama bulan Ramadan 1444 H. Hal ini ditegaskan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri, Adi Prihantara, Selasa (21/3) di Aula Kantor Gubernur Kepri, Tanjungpinang.

“Selama bulan puasa nanti, aktivitas pegawai di lingkungan Pemprov Kepri akan lebih banyak berada di kantor,” ujar Adi Prihantara.

Menurutnya, intensitas kerja selama Ramadan itu pasti akan berkurang. Atas dasar itu, Adi menegaskan, aktivitas pegawai harus dioptimalkan dalam hal penyelesaian administrasi dan perencanaan. Setelah lebaran, intensitas lapangan akan dilakukan kembali.

BACA JUGA:Masyarakat Teluk Bakau Ikut Pawai Obor Sambut Ramadan

“Kami sudah mengatur jam kerja pegawai selama Ramadan lewat Surat Edaran (SE) yang sudah diedarkan hari ini (kemarin,red),” jelasnya.

Lebih lanjut, Adi memaparkan, bagi unit kerja yang menerapkan sistem 5 hari kerja, Senin-Kamis aktivitas kantor berlangsung dari pukul 08.00-15.00. Sedangkan yang melaksanakan enam hari kerja, akan berlangsung dari 08.00-14.00. Kemudian untuk hari Jumat istirahat kerja dari 11.30-13.00.

“Artinya selama bulan puasa jam kerja pegawai di lingkungan Pemprov Kepri juga akan pulang lebih awal dari hari biasanya. Untuk waktunya telah disesuaikan dengan aturan dari Pemerintah Pusat,” jelasnya lebih lanjut.

Dalam kesempatan itu, Adi juga mengatakan, untuk Ramadan tahun ini, seluruh PNS juga diperbolehkan untuk menggelar kegiatan buka puasa bersama atau bukber, yang pada Ramadan tahun 2022 lalu kegiatan itu dilarang oleh Pemerintah. Karena situasi pandemi Covid-19 sudah semakin terkendali.

“Buka bersama boleh. Karena tingkat imunitas masyarakat sudah cukup tinggi. Silahkan yang mau buka bersama boleh, sambil beramal,” tutup Adi Prihantara. (*)

reporter: jailani

Polri Turun Tangan Kasus Belasan Senpi di Rumah Dito Mahendra

0
Karo Penmas Humas Mabes Polri Brigjen Ahmad Ramadhan saat jumpa pers di Mabes Polri, Rabu (22/2/2023) usai melakukan sidang etik kepada Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

batampos – Mabes Polri langsung turun tangan mendalami temuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap belasan senjata api (Senpi) di kediaman Dito Mehendra.

Senjata itu ditemukan saat penyidik KPK menggeledah rumah pria yang pernah berseteru dengan Nikita Mirzani. Kini pihak Polri juga tengah mendalami kepemilikan senjata api tersebut.

“Asal-usul senjata yang ditemukan (di kediaman Dito) masih didalami,” kata Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Ahmad Ramadhan seperti dikutip PojokSatu (Jawa Pos Group), Selasa (21/3).

Menurut Ramadhan, pihak KPK juga telah menyerahkan ke Polri soal belasan senjata api yang telah ditemukan di kediaman Dito itu. “Ini (juga) sudah diserahkan KPK ke Polri,” ujarnya.

Diketahui KPK telah menggeledah rumah Dito Mahendra pada Senin (13/3). Dalam penggeledahan tersebut penyidik KPK menemukan 15 pucuk senjata api.

“Jadi mengkonfirmasi betul saat penggeledahan pada hari Senin lalu tanggal 13 Maret KPK melakukan kegiatan di tempat tinggal kediaman saksi Mahendra Dito yang berlokasi di Kebayoran Baru Jaksel,” kata Juru Bicara KPK, Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK. (*)

Reporter: JP Group

Belum 3 Bulan, 608 Warga Batam Daftar Cerai ke Pengadilan Agama

0
Ilustrasi cerai
Ilustrasi. Foto: JawaPos.com

batampos – Meski baru awal tahun, pengajuan perkara cerai yang masuk Pengadilan Agama (PA) Kota Batam cukup banyak. Tercatat selama Januari hingga Maret 2023 ini, kasus perceraian yang masuk mencapai 608 perkara. Dari jumlah perkara tersebut sebanyak 387 perkara telah diputus. Sementara sisa kasus lain, masih menunggu proses putusan.

“Ya, sepanjang tahun 2023 atau per 31 Maret ini ada sebanyak 608 perkara perceraian yang masuk ke Pengadilan Agama,” Humas PA Kelas 1 A Batam, Azizon, Selasa (21/3).

Menurutnya, dari data itu cerai gugat atau gugatan perceraian diajukan oleh istri masih mendominasi yakni sebanyak 438 kasus dan sisanya cerai talak 170 kasus. Ada berbagai alasan yang melatarbelakangi tingginya kasus perceraian di Batam.

Baca Juga: Jaksa Banding Atas Vonis Ringan Terdakwa Korupsi SMK 1 Batam

“Cerai gugat masih didominasi oleh faktor ekonomi. Sebagian suami dinilai tidak memberikan nafkah di dalam rumah tangga, sehingga digugat cerai oleh istri (cerai gugat). KDRT ada juga, termasuk perselingkuhan atau zina,” terangnya.

Sementara itu untuk cerai talak yang paling mendominasi karena perselisihan rumah tangga, sehingga menyebabkan pertengkaran terus menerus. Ada juga istri meninggalkan tempat tinggal dalam waktu yang lama, perselingkuhan atau hadirnya orang ketiga atau pria idaman lain dan sebagainya.

“Kondisi ekonomi yang dirasakan tidak stabil berdampak pada hubungan rumah tangga,” terangnya.

Baca Juga: Cabuli 3 Anak Kandung, Oknum ASN Batam Ditangkap Polisi

Sementara kelompok usia yang paling banyak mengajukan perceraian di Batam adalah usia muda yakni 25 tahun hingga 40 tahun. “Paling banyak kasus perceraian diajukan pasangan usia produktif, antara 25-40 tahun. Ada juga usia 40 tahun ke atas hingga 60 tahun, tapi persentasenya sedikit,” kata Azizon.

Sementara itu bila dibandingkan sepanjang tahun 2022 lalu, tercatat ada 2.046 kasus perceraian yang diputus oleh PA Batam. Angka ini mengalami peningkatan dibandingkan kasus tahun 2021 yakni berjumlah 2.015 kasus. Bila melihat dari jenisnya, cerai gugat masih mendominasi yaitu 1.505 kasus. Sementara dari pihak suami atau cerai talak yakni 541 kasus. (*)

 

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Penumpang Mudik Diperkirakan Melonjak, ASDP Telaga Punggur Tambah Armada Lintas Provinsi

0
Kapal Roro Dalil Harahap45
Ilustrasi. Kapal Roro di Pelabuhan Telaga Punggur, Nongsa, Kota Batam. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Ferry (Persero) Batam, memperkirakan lonjakan penumpang pada momen mudik lebaran Idul Fitri 1444 Hijiriah. ASDP mengantisipasi dengan penambahan armada kapal menuju Sei Selari, Pakning (Riau), dan Kuala Tungkal (Jambi).

“Untuk penambahan armada yang dimaksud terjadi pada rute Telaga Punggur Batam menuju Sei Selari Pakning, Riau. Serta penambahan armada kapal dengan tujuan Telaga Punggur Batam menuju Kuala Tungkal, Jambi,” ucap General Manager ASDP Batam, Marsadik, saat ditemui, Selasa (21/3/2023).

Baca Juga: Kasus Dugaan Perjalanan Fiktif, Nuryanto: Kami Tidak Tahu Dimana Kerugian Negara

Marsadik menjelaskan untuk rute Punggur Selari di tahun ini ada penambahan 3 kapal dari tahun sebelumnya hanya 1 armada.

“Sementara Punggur-Kuala Tungkal ada penambahan 3 armada,” jelasnya.

Marsadik menegaskan pihaknya merasa yakin dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, dengan adanya penambahan armada lintas Provinsi yang menjadi favorit di masa mudik Lebaran 2023.

Sesuai penyampaian Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu, Pemerintah memprediksi bahwa Tahun 2023 lonjakan penumpang yang akan melakukan perjalanan mudik akan mencapai angka 120 juta.

“Dibanding tahun lalu, tahun ini diprediksi akan mengalami peningkatan sebesar 30 persen. Tahun lalu kan angka pemudik sampai Rp 80 juta. Tapi ada kemungkinan juga bahwa angka pemudik akan lebih besar di tahun ini,” ungkapnya.

Baca Juga: BP Batam Pastikan Pengembangan Pelabuhan Batuampar Berlanjut

Selain itu, PT ASDP Telaga Punggur juga telah melakukan Ramp Check terhadap 14 unit kapal Roro, dalam rangka menekan angka kecelakaan pada angkutan laut Idul Fitri 2023.

“Dari 14 unit kapal ini tidak ditemukan kendala apapun,” jelasnya.

Tidak hanya itu, pihak ASDP Telaga Punggur Batam juga melakukan penambahan satu kapal rute Pelabuhan Punggur, Kota Batam menuju Pelabuhan Tanjung Uban, Kabupaten Bintan.

Satu unit kapal tambahan tersebut didatangkan dari Provinsi Aceh. Untuk pengoperasiannya sendiri, kata dia, akan dimulai pada, Selasa (21/3/2023).

Ia juga menyebutkan, saat ini sudah ada empat kapal tujuan Pelabuhan Uban dari Pelabuhan Punggur. Namun, dia juga menyiagakan kapal lainnya apabila empat kapal tersebut ada kendala atau kepenuhan penumpang.

“Ada tujuh kapal perbantuan yang kami siagakan, apabila kapal tujuan ke Uban mengalami kendala, kami siap perbantukan dengan kapal lainnya,” pungkasnya. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Diduga Kesetrum, Seorang Ibu Rumah Tangga di Kijang Meninggal

0
Kapolsek Bintan Timur AKP Suardi

batampos – Seorang ibu rumah tangga, Ft, 40an meninggal di rumahnya, Gang Bawal, Kampung Nosari Barat, Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur, Selasa (21/3/2023) sekira pukul 10.15 WIB.

Diduga, korban yang menjalankan usaha pembuatan kerupuk ikan meninggal kesetrum saat menggiling ikan untuk bahan baku kerupuk.

“Informasinya, korban kesetrum akibat konsleting listrik dari kabel mesin penggiling ikan,” kata Lurah Kijang Kota, Sumarno.

Dia mengatakan, korban sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun nyawanya tidak tertolong.

BACA JUGA:Lagi Nambang dan Muat Pasir Ilegal ke Truk, Dua Penambang di Gunung Kijang Diamankan

Menurut informasi, korban akan dimakamkan, Rabu (22/3/2023) karena menunggu suaminya pulang dari mencari ikan di Letung, Anambas.

Kapolsek Bintan Timur, AKP Suardi membenarkan, seorang warga Kijang Kota meninggal karena kesetrum.

Kendati demikian, dia mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus ini. (*)

reporter: slamet

BP Batam Akan Kembali Hadirkan Layanan BLINK

0
bp batam 11
Pegawai BP Batam saat melayani warga yang ingin membayar UWTO melalui BLINK. Foto: BP Batam unutk Batam Pos

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam akan kembali membuka layanan BLINK (BP Batam Layanan Keliling) dalam waktu dekat ini.

Layanan BLINK, merupakan layanan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam pengurusan izin lahan, salah satunya adalah, perpanjangan UWT.

Hal ini, sesuai arahan dari Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, untuk mempermudah pelayanan kepada pelaku usaha maupun masyarakat.

“Saat ini seluruh perizinan sudah saya limpahkan kepada Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Tujuannya tidak lain adalah untuk mempercepat proses perizinan,” tegasnya.

Baca Juga: BP Batam Pastikan Pengembangan Pelabuhan Batuampar Berlanjut

Direktur Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal Badan Pengusahaan (BP) Batam, Harlas Buana, mengatakan, layanan BLINK ini diberikan untuk layanan UTW. Layanan ini, bertujuan untuk mempermudah masyarakat yang mempunyai mobilitas terbatas.

“Jadi layanan ini, kita berikan seperti layanan jemput bola,” ujarnya, Selasa (21/03/2023).

Dijelaskannya, layanan BLINK ini sempat dihentikan pada saat pandemi Covid-19. Saat itu, diberlakukan kebijakan pembatasan mobilitas masyarakat untuk mewaspadai penularan Covid-19.

Baca Juga: Kepala BP Batam Ajak FKPD Bersinergi Wujudkan Batam Kota Baru

Sehingga, dengan kondisi Covid-19 yang saat ini sudah membaik, maka layanan secara tatap muka ini, kembali dijalankan.

Dalam pelaksanaannya, Direktorat Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal BP Batam akan berkolaborasi dengan Direktorat Pengelolaan Pertanahan (DPP) BP Batam.

Dimana, DPP BP Batam akan menyiapkan data-data masyarakat penunggak UWT. Data yang diterima dari DPP itu, nantinya akan disampaikan ke Biro Humas, Protokol dan Promosi (HPP) untuk selanjutnya diumumkan di seluruh media massa.

“Baik di media cetak, media elektronik hingga medsos. Habis itu, kita sampaikan jadwalnya dan lokasi layanan BLINK nya dimana. Dalam satu minggu, kita berikan layanan dua hari, mulai jam 9 pagi sampai jam 3 sore,” jelasnya.

Baca Juga: Jalan dibuat 6 Lajur, BP Batam Pastikan Penghijauan Jalan Tidak Terhambat

Ia menambahkan, layanan ini akan segera dilaksanakan setelah pihaknya mendapatkan data dari DPP BP Batam. Jika data itu telah diterima, pihaknya akan mengundang seluruh direktorat yang terlibat.

Mulai dari pihaknya sendiri sebagai pemberi layanan, DPP untuk data-data, HPP untuk informasi jadwal, Biro Umum untuk persiapan sarana dan prasarana hingga Direktorat Pengamanan (Ditpam) untuk pendampingan.

“Kita saat ini sedang menunggu. Jika datanya selesai di bulan puasa ini, setelah lebaran kita akan segera sosialisasikan ke masyarakat dan kita publish di media. Baru kita langsung mulai pelaksanaan layanan BLINK ini,” imbuhnya.

Dengan adanya BLINK dapat mengedukasi masyarakat tentang mekanisme pembayaran perpanjangan UWT yang mudah dan cepat.

Baca Juga: Kepala BP Batam Serahkan 256 Kartu BPJS Ketenagakerjaan untuk Nelayan di Galang

Hadirnya BLINK di tengah masyarakat, bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam kepengurusan dokumen lahan. Masyarakat akan lebih mudah menjangkau dan dapat bertanya langsung kepada petugas.

Selanjutnya, petugas akan memverifikasi berkas dan memberikan penjelasan langsung kepada pemohon terkait kepengurusan UWT.

Selain program BLINK, BP Batam juga sudah mempunyai aplikasi berbasis online melalui Land Management System (LMS) dengan alamat website https://lms.bpbatam.go.id yang dapat mempermudah kepengurusan lahan.(*)

BP Batam Akan Kembali Hadirkan Layanan BLINK

0
bp batam 11
Pegawai BP Batam saat melayani warga yang ingin membayar UWTO melalui BLINK. Foto: BP Batam unutk Batam Pos

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam akan kembali membuka layanan BLINK (BP Batam Layanan Keliling) dalam waktu dekat ini.

Layanan BLINK, merupakan layanan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam pengurusan izin lahan, salah satunya adalah, perpanjangan UWT.

Hal ini, sesuai arahan dari Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, untuk mempermudah pelayanan kepada pelaku usaha maupun masyarakat.

“Saat ini seluruh perizinan sudah saya limpahkan kepada Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Tujuannya tidak lain adalah untuk mempercepat proses perizinan,” tegasnya.

Baca Juga: BP Batam Pastikan Pengembangan Pelabuhan Batuampar Berlanjut

Direktur Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal Badan Pengusahaan (BP) Batam, Harlas Buana, mengatakan, layanan BLINK ini diberikan untuk layanan UTW. Layanan ini, bertujuan untuk mempermudah masyarakat yang mempunyai mobilitas terbatas.

“Jadi layanan ini, kita berikan seperti layanan jemput bola,” ujarnya, Selasa (21/03/2023).

Dijelaskannya, layanan BLINK ini sempat dihentikan pada saat pandemi Covid-19. Saat itu, diberlakukan kebijakan pembatasan mobilitas masyarakat untuk mewaspadai penularan Covid-19.

Baca Juga: Kepala BP Batam Ajak FKPD Bersinergi Wujudkan Batam Kota Baru

Sehingga, dengan kondisi Covid-19 yang saat ini sudah membaik, maka layanan secara tatap muka ini, kembali dijalankan.

Dalam pelaksanaannya, Direktorat Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal BP Batam akan berkolaborasi dengan Direktorat Pengelolaan Pertanahan (DPP) BP Batam.

Dimana, DPP BP Batam akan menyiapkan data-data masyarakat penunggak UWT. Data yang diterima dari DPP itu, nantinya akan disampaikan ke Biro Humas, Protokol dan Promosi (HPP) untuk selanjutnya diumumkan di seluruh media massa.

“Baik di media cetak, media elektronik hingga medsos. Habis itu, kita sampaikan jadwalnya dan lokasi layanan BLINK nya dimana. Dalam satu minggu, kita berikan layanan dua hari, mulai jam 9 pagi sampai jam 3 sore,” jelasnya.

Baca Juga: Jalan dibuat 6 Lajur, BP Batam Pastikan Penghijauan Jalan Tidak Terhambat

Ia menambahkan, layanan ini akan segera dilaksanakan setelah pihaknya mendapatkan data dari DPP BP Batam. Jika data itu telah diterima, pihaknya akan mengundang seluruh direktorat yang terlibat.

Mulai dari pihaknya sendiri sebagai pemberi layanan, DPP untuk data-data, HPP untuk informasi jadwal, Biro Umum untuk persiapan sarana dan prasarana hingga Direktorat Pengamanan (Ditpam) untuk pendampingan.

“Kita saat ini sedang menunggu. Jika datanya selesai di bulan puasa ini, setelah lebaran kita akan segera sosialisasikan ke masyarakat dan kita publish di media. Baru kita langsung mulai pelaksanaan layanan BLINK ini,” imbuhnya.

Dengan adanya BLINK dapat mengedukasi masyarakat tentang mekanisme pembayaran perpanjangan UWT yang mudah dan cepat.

Baca Juga: Kepala BP Batam Serahkan 256 Kartu BPJS Ketenagakerjaan untuk Nelayan di Galang

Hadirnya BLINK di tengah masyarakat, bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam kepengurusan dokumen lahan. Masyarakat akan lebih mudah menjangkau dan dapat bertanya langsung kepada petugas.

Selanjutnya, petugas akan memverifikasi berkas dan memberikan penjelasan langsung kepada pemohon terkait kepengurusan UWT.

Selain program BLINK, BP Batam juga sudah mempunyai aplikasi berbasis online melalui Land Management System (LMS) dengan alamat website https://lms.bpbatam.go.id yang dapat mempermudah kepengurusan lahan.(*)

Zulfahmi Dilantik Sebagai Ketua DP IAI Kepri

0
F IAI Selasa 21 Maret 2023. F IAI 1
Zulfahmi dan hadirin foto bersama di Polibatam, Selasa (21/3/2023). F IAI

Terpilih untuk Kedua Kali, Periode 2022-2026

batampos – Zulfahmi SE MM MH Ak CA CPA terpilih kedua  kalinya sebagai Ketua Dewan Pengurus Ikatan Akuntan Indonesia  (DP IAI) Wilayah Provinsi Kepulauan Riau periode 2022-2026 sekaligus dilantik di Ruang Auditorium Lantai 2, Politeknik Negeri Batam (Polibatam, Selasa (21/3/2023).

BACA JUGA: Mahasiswa Polibatam Produksi Film Animasi Ficusia

Acara dihadiri 100 peserta secara hybrid termasuk perwakilan Gubernur Kepri  yaitu Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum, Drs Sardison, MTp; Wakil Walikota Batam H Amsakar Ahmad SSos MSi; Kepala Perwakilan BPK Kepri Jariyatna SE MM Ak CPA CSFA CPSAK; Kepala Perwakilan BPKP Kepri Mardiyanto Arif Rahmadi Ak MM; Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ronny Ukurtabarus; Perwakilan Kepala Kantor Wilayah DJP Kepri, Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kepri; Perwakilan Kadin Kepri; rektor ataupun pimpinan Perguruan Tinggi (PT) di Batam dan dihadiri secara online perwakilan dari DPN IAI Pusat, Maliki Heru Santosa serta Perwakilan Pengurus IAI se-Indonesia.

BACA JUGA: Polibatam Juara Umum Olimpiade Akuntansi Vokasi, Event ke-4 Tahun 2021 di Ambon

Dalam pelantikan juga memilih 27 anggota DP IAI. DP IAI Kepri terpilih adalah Benni Sumarman; Arniati PhD; Puspita Rama Nopiana; Depi Chandra; Alfonsa Dian Sumarna; Teddy Ariswandi; Zulkifli; Mortigor Afrizal Purba; Riri Zellmiyanti; Doni Putra Utama; A Rahman; Sinarti; Dr Asmaul Husna; Ria Karina; Virgo Lazarus; Arief Wasisto Edhi; Dr Siswanto; Tityn Delfia; Dr Hendi; Charles Christian; Fetri; Lilis Susanti; Petrus Marulak Sitohang; Rosa Fitri Monalisa; Popy Novi Yanti; dan Juhli Edi Suranta Simanjuntak.

Wakil Direktur I Polibatam Ahmad Rifi Firdaus menyambut dengan baik kepada hadirin yang hadir. Amsakar Ahmad meminta IAI Kepri kompak. Drs Sardison MTp menyampaikan selamat kepada pengurus. Ketua DPN IAI Dr Ardan Adiperdana Ak MBA CFrA CA FCMA CGMA menyampaikan pengurus IAI Kepri harus bisa bertanggung jawab kepada tugas dan wewenangnya. (*)

Reporter: Suprizal Tanjung

 

Tim Gabungan Grebek Loket Sabu dan Arena Gelper Simpang Dam

0

 

batampos – Tim Gabungan dari Polresta Barelang, TNI, dan Satpo PP menggrebek kawasan Simpang Dam, Mukakuning, Selasa (21/3) siang. Hasilnya, petugas mengamankan 47 orang, mesin gelper, alat hisap sabu atau bong, timbangan, dan plastik kemasan sabu.

Penggrebekan tersebut dipimpin Kapolresta Barelang, Kombes Nugroho Tri Nuryanto. Total ada 210 personel yang ikut serta dalam kegiatan ini.

preman
Foto: Yofi Yuhendri/Batam Pos

“Kita menindak lanjuti informasi masyarakat termasuk media. Dikira kita ini lemah, ini kita buktikan dengan bersinergi bersama TNI dan Satpol PP,” ujar Nugroho.

Simpang Dam merupakan lokasi utama peredaran narkotika jenis sabu di Batam. Selain menyediakan loket untuk membeli sabu, lokasi ini juga tersedia tempat untuk mengkonsumsi sabu.

Pantauan di lokasi, beberapa lokasi yang digunakan untuk mengkonsumsi sabu sudah kosong. Polisi hanya mengamankan 4 orang pengguna sabu yang tengah berada di dalam satu rumah.

“Setiap dilakukan penindakan pasti tutup. Maka saya perintahkan anggota untuk memantau disana. Jika beroperasi lagi, akan langsung kita tindak,” katanya.

Selain mendatangi loket dan tempat mengkonsumsi sabu, Tim Gabungan juga mendatangi 3 lokasi arena gelper di kawasan tersebut. Dari lokasi, petugas mengamankan 43 pemain, 13 mesin yang terdiri dari ikan serta dindong.

“Semuanya kita segel. Artinya dari kita, tidak ada pembiaran, tidak ada rasa takut, dan tidak ada membekingi,” tegasnya.

Nugroho mengaku pihaknya akan berkoodinasi dengan Walikota Batam untuk menindaklanjuti kawasan tersebut. Sebab, lokasi ini kerap kembali beroperasi setelah ditindak aparat.

“Dengan adanya tempat perjudian, narkoba kami daerj kepokisian tidak akan tinggal diam. ini bukti negara hadir, negara tidak boleh kalah,” tutupnya. (*)

 

 

Reporter: YOFI YUHENDRI

 

 

Tak Perlu Pasir, Semen Mortar Utama, Solusi Pembangunan Masa Depan

0

 

 

batampos – PT. Cipta Mortar Utama perkenalkan semen baru yang tidak memerlukan campuran pasir kepada Kamar Dagang Industri (Kadin) Tanjungpinang yang dikuti beberapa kontraktor dan perwakilan pemerintah kota Tanjungpinang di kantor Kadin Tanjungpinang Batu 8 atas, Selasa (21/3/2023).

Foto : Cipi/Batam Pos.
Petugas memperagakan semen MU yang diaduk dengan air kemudian ditempel ke bata ringan di Kantor Kadin Tanjungpinang, Selasa (21/3)

Supervisor Sales Retail PT. Cipta Mortar Utama, Pramono Budianto dalam presentasinya menjelaskan semen produk Mortar Utama (MU) menurutnya bisa menjadi solusi untuk masa depan bagi masyarakat, karena dengan semen MU tidak membutuhkan campuran pasir.

“Dalam satu sak semen sudah ada kandungan pasir, jadi masyarakat tidak perlu beli pasir lagi,” kata Budi saat demo produknya.

Dengan penggunaan semen MU kata Budi, potensi perusakan alam tentunya bisa diminimalisir, para kontraktor juga tidak perlu kesulitan mencari pasir untuk keperluan bangunan.

“Ini juga lebih hemat. Kalau satu sak semen biasa hanya cukup 10 meter persegi. Tapi dengan semen MU bisa sampai 16 meter persegi,” ujarnya.

Dalam pengerjaan juga menjadi lebih cepat, saat memasang semen, karena tidak harus menunggu lama, dalam hitungan detik semen yang ditempel di permukaan bata sudah melekat.

“Tidak harus nunggu lama, kita bisa pasang bata sampai selesai ke atas,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Kadin Tanjungpinang, Ade Angga menyambut baik kunjungan PT. Cipta Mortar Utama yang memperkenalkan semen dari PT. Cipta Mortar Utama.

Menurutnya semen ini sangat bagus, karena lebih praktis dan tidak lagi memerlukan pasir,. Dengan beberapa kelebihan yang disampaikan pihak MU, harusnya bisa lebih gencar disosialisasikan kepada masyarakat Tanjungpinang.

“Ini bisa jadi solusi dari masalah pembangunan khususnya di Tanjungpinang. Selama ini, untuk memenuhi kebutuhan pasir sangat sulit dan mahal. Dengan semen MU ini bisa menjadi solusi bagi pemerintah,” ujarnya.

Dengan menggunakan semen MU ini juga, kata Angga bisa meminimalisir penggalian tambang pasir yang sudah menjadi keresahan masyarakat. Kadin akan memberikan saran sekaligus solusi dalam masalah ini.

“InsyaAlloh nanti kita akan soundingkan ke pemerintah. Mudah-mudahan menjadi solusi di masa depan. Dengan memasukkan spesifikasi bangunan,” ungkapnya. (*)

 

 

Reporter : Peri Irawan