Minggu, 19 April 2026
Beranda blog Halaman 5783

Kejari Batam Pelajari Permintaan Dishub Terkait Parkir

0
Parkir Tepi Jalan ffff Iman Wachyudi
Ilustrasi. Parkir tepi jalan. Foto: Iman Wachyudi/Batam Pos

batampos – Kejaksaan Negeri Batam tengah mempelajari permintaan Dinas Perhubungan Kota Batam Terkait pengelolaan parkir yang akan diserahkan ke pihak ketiga. Tak sampai disitu, hasil dari itu nantinya juga akan dipaparkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri.

Kasi Pidsus Kejari Batam, Aji Sastrio Prakoso mengatakan pihaknya telah mendengar pemaparan terkait rencana pengelolan parkir dari Dishub Batam. Dimana, Dishub meminta pendapat hukum atau legal opinion (LO) dari Kejari Batak Terkait rencana parkir tersebut.

“Sudah rapat bersama Dishub, kami juga sudah mendengar pemaparaan terkait rencana pengelolaan parkir di Batam ke pihak ketiga,” jelas Aji.

Baca Juga: Kapolresta Barelang: Kalau Ada Menemukan Permainan Harga Segera Laporkan

Dari pemaparan itu, Dishub menyampaikan beberapa poin penting terkait pengelolaan parkir. Diantaranya, pembayaraan parkir melalui online, kemudian pendapatan yang langsung ke pihak ketiga dan barulah ke kas daerah.

“Ada beberapa poin yang mereka sampaikan, dan nanti akan kami pelajari serta telaah dulu, sebelum memberi pendapat hukum, serta pendampingan nantinya, ” jelas Aji.

Namun sebelum memberi pendapat hukum, pihak Kejari Batam juga akan memaparkan apa yang nanti disampaikan ke Kejati Kepri. Jika disetujui oleh Kejati Kepri, maka hal itu barulah akan disampaikan ke Dishub.

Baca Juga: Kabel PJU di Depan SPBU Pandanwangi Dicuri Lagi

“Jadi kami juga akan berkoordinasi dengan Kejati, dengan memaparkan apa yang akan kami keluarkan,” imbuh Aji.(*)

Reporter: Yashinta

Batam Berpotensi Hujan Ringan dan Angin Kencang

0
Mancing dan Cuaca Dalil Harahap 8 scaled e1677492648880
Ilustrasi. Nelayan memancing menggunakan perahu di perairan Punggur, Kabil, Nongsa. BMKG memprakirakan Batam berpotensi diguyur hujan dan angin kencang. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas 1 Hang Nadim Batam memprakirakan Kota Batam cerah berawan dan masih ada berpotensi hujan ringan hingga akhir pekan ini.

Sementara pada perairan Batam dan sekitarnya gelombang laut sudah tergolong rendah sehingga aman untuk pelayaran dan transportasi laut.

Baca Juga: Kepala BP Batam Tinjau Pembangunan Jalan Arteri Batuampar-Batubesar

“Cuaca di batam beberapa hari kedepan menurut prakiraan kami secara umum cerah berawan namun masih ada potensi hujan ringan,” ujar Forecaster BMKG Kelas 1 Hang Nadim Batam, Ibnu Susilo, Selasa (14/3/2023).

Ia menerangkan, untuk kecepatan angin beberapa hari kedepan masih cukup kencang dengan kecepatan angin maksimum mencapai 30 km/jam (biasa terjadi pada pagi dan siang hari)

Baca Juga: Pelni Batam Hadirkan Layanan Add On, Ini Berbagai Fasilitas yang Bisa Diperoleh Penumpang 

“Akan tetapi kecepatan angin masih tergolong kencang dengan kecepatan maksimum 30km per jam, dan terjadi saat pagi dan malam hari,” terangnya.(*)

Reporter: Azis Maulana

Saat Musrenbang Lingga,Pengaragan Gubkepri Fokus pada Penuntasan Kemiskinan Ekstrim & Stunting 

0

batampos-Mengakhiri kunjungan kerja di Kabupaten Lingga, Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad membuka acara Musrenbang Tingkat Kabupaten Lingga Tahun 2024 Dalam Rangka Penyusunan RKPD Kabupaten Lingga Tahun 2024 bertempat di  Balai Agung Negeri Bunda Tanah Melayu, Aula Kantor Bupati Lingga, Selasa (14/03).

Dalam sambutannya Gubernur Ansar menyampaikan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 86 Tahun 2017 telah mengamanatkan bahwa Daerah Wajib Menyusun Rencana Pembangunan Tahunan.

Gubkepri Ansar Ahmad

Rencana Pembangunan Tahunan yang dimaksud diwujudkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi dan Kabupaten/Kota. Pendekatan yang dilakukan dalam penyusunan RKPD salah satunya melalui pendekatan partisipatif, yaitu berupa Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat Desa/Kelurahan, Kecamatan maupun Kabupaten/Kota.

“Oleh karena itu, Musrenbang ini harus dilaksanakan dan diikuti dalam rangka penyusunan RKPD sebagai amanat Undang-Undang. Selain itu, Penyusunan RKPD Tahun 2024 hendaknya berpedoman pada kondisi dan capaian indikator makro ekonomi Tahun 2022,” ujar Gubernur Ansar.

BACA JUGA:Ansar Hadiri Doa Selamat Atas Renovasi Rumah Masyarakat Suku Laut di Tanjung Kelit, Lingga, Dana Rp7 Miliar Dapat Bangun 200 Unit Rumah Suku Laut

Untuk Tahun Anggaran 2023, menurut Gubernur Ansar Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau telah mengalokasikan anggaran program/kegiatan yang akan dilaksanakan di Kabupaten Lingga sebesar Rp. 43,2 Miliar lebih.

Anggaran tersebut digunakan untuk berbagai macam program kegiatan diantaranya Pekerjaan Fisik yaitu Pembangunan Ruas Jalan Sp. Rantau Panjang, Lanjutan Peningkatan Jalan Belungkur, Rehabilitasi Jalan Provinsi di Ruas Jalan Sp. Sungai Buluh -Sp. Jagoh, Pembangunan Box Culvert Ruas Jalan Sp. Budus, Pembangunan RKB beserta perabotnya dan ruang laboratorium biologi SMAN 3 Senayang, Pembangunan 200 unit Rumah Masyarakat Suku Laut.

Kemudian Belanja Hibah Uang antara lain: Bantuan Modal Uang Kepada UMKM, Hibah Surau Al-Akhyar Kelurahan Dabo Lama, Hibah Vihara Budha Maitreya Kelurahan Pancur serta  Belanja Hibah Barang antara lain: Speedboat Ambulance Laut, Bantuan Kawat Bubu dan Bantuan Sembako.

“Pembangunan di Kabupaten Lingga tidak bisa hanya mengandalkan APBD Kabupaten, namun harus ada kolaborasi membangun bersama menggunakan APBD pemprov serta APBN. Lingga menjadi perhatian khusus kita dalam penanganan masalah stunting dan penyelesaian kemiskinan ekstrim,” Ujarnya.

Kemudian terkait arahan Presiden RI Joko Widodo tentang pentingnya recovery ekonomi pasca pandemi Covid-19 guna menjamin Ketahanan Ekonomi Nasional maka Gubernur Ansar mengajak Pemerintah Kabupaten/Kota Khususnya Lingga untuk melakukan langkah-langkah antisipatif karena kondisi global ekonomi kedepan sangat tidak menentu.

“Beberapa langkah yang perlu dilakukan diantaranya memformulasikan program untuk pengendalian inflasi dengan terus menjaga momentum kenaikan pertumbuhan ekonomi, memperkuat program ketahanan pangan dan mengembangkan tanaman substitusi pangan yang bisa dimodifikasi sebagai pengganti pangan, memprioritaskan program pengentasan kemiskinan ekstrim serta penguatan pemanfaatan produk dalam negeri untuk menjaga ketahanan ekonomi dalam Negeri,” ungkapnya.

Menutup sambutannya Gubernur Ansar berharap pelaksanaan  Musrenbang Tingkat Kabupaten Lingga ini bisa berjalan dengan baik dan seluruh peserta Musrenbang dapat berperan aktif dalam memberikan masukan serta memilih kegiatan yang benar-benar dibutuhkan daerah. Sehingga penyusunan program yang akan dilaksanakan itu betul-betul terlaksana untuk menjawab permasalahan daerah dalam mensejahterakan masyarakat.

“Mudah-mudahan hasil Musrenbang ini dapat mewujudkan dokumen RKPD Kabupaten Lingga Tahun 2024 yang aspiratif, berkualitas dan operasional sehingga mampu menjawab permasalahan pembangunan didaerah,” tutupnya.

Hadir dikesempatan ini Ketua TP-PKK Provinsi yang juga Ketua Komisi IV DPRD Kepri Hj. Dewi Kumalasari,  Anggota DPRD Kepri Hanafi Ekra,  Bupati Lingga M. Nizar, Wakil Bupati Lingga Nekko Wesha Pawelloy,  Wakil Ketua I DPRD Lingga Aziz Martindaz,  Widyaiswara Ahli Utama Lamidi, Tim Percepatan Pembangunan Kepri, Perwakilan OPD Kepri, FKPD Kabupaten Lingga, Pimpinan Instansi Vertikal Kabupaten Lingga, Camat, Lurah, Kepala Desa serta Tokoh Masyarakat Kabupaten Lingga.

Hadir juga para narasumber secara virtual Direktur Regional I, Kedeputian Bidang Pengembangan Regional Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Abdul Malik Sadat Idris dan Analisis kebijakan Ahli Muda Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kemendagri Efin Mei Anniffiyan. (*)

Batam, Anambas dan Natuna Raih Penghargaan UHC

0

 

 

batampos – Tiga kabupaten kota di Provinsi Kepri yaitu yaitu Batam, Anambas, dan Natuna meraih penghargaan Universal Healt Coverage (UHC) Award 2023 dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Kepala BPJS kesehatan Cabang Tanjungpinang, Fauzi lukman Nurdiansyah mengatakan penghargaan diserahkan langsung Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin kepada bupati atau wali kota di Jakarta, Selasa (14/3/2023).

foto BPJS Kesehatan Tanjungpinang untuk Batam Pos.
Penyerahan penghargaan UHC Award untuk Pemkab Natuna.

“Kami sangat mengapresiasi atas keberhasilan tiga kabupaten/kota di Kepri, meraih penghargaan UHC Award 2023,” kata Fauzi di Tanjungpinang, Rabu (15/3).

Fauzi menerangkan indikator suatu daerah mendapat predikat UHC yaitu cakupan kepesertaan atau warga yang terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan minimal sebesar 95 persen.

Dari penghargaan yang diraih, angka kepesertaan Kota Batam mencapai 95,6 pesen, kemudian Anambas dan Kabupaten Natuna, persentase kepesertaannya sudah hampir 100 persen.

“Dengan status UHC yang diraih tiga daerah ini maka mandapatkan keuntungan yaitu setiap warga didaftarkan oleh pemdanya maka saat itu juga langsung aktif dan bisa digunakan,” ujarnya.

Lanjut Fauzi, di Kepri masih ada empat kabupaten kota yang belum berstatus UHC, karena jumlah penduduk yang terdaftar BPJS Kesehatan belum mencapai batas minimal 95 persen.

Daerah tersebut yaitu Karimun dengan persentase 87,55 persen, Bintan 93,11 persen, Lingga 93,15 persen, dan Tanjungpinang 92,42 persen. Sedangkan Provinsi Kepri pada umumnya, yang secara cakupan peserta BPJS Kesehatan per tanggal 1 Maret 2023 di angka 94,3 persen.

“Artinya, hanya butuh 0,7 persen untuk mencapai target minimal 95 persen atau meraih UHC,” ucapnya. (*)

 

Reporter : Peri Irawan

 

 

 

Polisi Tangkap 2 Pencuri, Usai Bobol Brankas Berisi Rp 31 Juta

0

 

 

 

batampos – Dua pelaku pembobol brangkas di Komplek Gudang Metro Industrial Prak Jalan Kijang Lama, Kota Tanjungpinang yakni Pirman alias Regar (42) dan Maruli alias Surya (29) ditangkap Polisi. Dalam aksinya kedua pelaku berhasil membawa uang tunai sekitar Rp. 31 juta milik PT. Pasifik Cemerlang Perkasa.

Foto : Peri Irawan/Batam Pos
Dua pelaku pembobol brangkas di Komplek Gudang Metro Industrial Prak Jalan Kijang Lama, Kota Tanjungpinang dibawa ke Polsek Tanjungpiang Timur, Selasa (14/3/2023)

Kapolsek Tanjungpinang Timur, AKP Adam Yurizal Sasono mengatakan kedua pelaku ditangkap pada dua tempat yang berbeda. Pirman diringkus di Sungai Lekop Bintan, sedangkan Maruli ditangkap di Batam.

“Yang ditangkap pertama Pirman. Ia mengaku dibantu dengan 2 orang temannya, Maruli dan satu lagi masih DPO,” ujar AKP Adam, Selasa (14/3).

Aksi pencurian dan pemberatan itu, Adam menyebut terjadi pada Minggu (5/3/2023) sekitar pukul 03.40 WIB. Ketiga pelaku merusak dan mendobrak pintu belakang gudang, kemudian salah satu pelaku masuk di dalam gudang dan mengambil uang puluhan juta yang tersimpan dalam brankas.

“Pelaku sempat merusak kabel rekaman CCTV. Pelaku kabur dan melarikan diri,” sebutnya.

Sementara itu, Kanit Jatanras Satreskrim Polresta Tanjungpinang, Ipda Freddy Simanjuntak menerangkan para pelaku memiliki peran yang berbeda.

Ada yang merusak pintu, satu memantau kondisi luar dan satu lagi masuk ke dalam gudang, untuk mengambil uang didalam brankas.

“Uangnya untuk berfoya foya. Salah satu dari mereka juga residivis, supir pelabuhan dan sering antar barang di komplek gudang tersebut,” tambahnya.

Atas perbuatannya, kedua pelaku terancam Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dan Pemberatan, dengan ancaman pidana penjara selama 7 tahun. (*)

 

 

 

Reporter : Peri Irawan

 

 

 

Kapolresta Barelang: Kalau Ada Menemukan Permainan Harga Segera Laporkan

0
cabe
Ilustrasi. Sejumlah warga sedang berbelanja di salah satu passar di Batam. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Kapolresta Barelang, Kombes Nugroho Tri Nuryanto memastikan stok dan harga sembako menjelang Ramadan akan tetap stabil. Hal ini sesuai pemeriksaan dan pengecekan rutin Satgas Pangan Polresta Barelang.

“Dari Satgas Pangan memastikan stok dan harga sembako tetap stabil. Pengecekan dilakukan rutin,” ujar Nugroho, Selasa (14/3).

Nugroho mengatakan pengcekan rutin oleh Satgas Pangan ini sebagai upaya mencegah kelangkaan dan kenaikan harga melampaui harga eceran tertinggi (HET) yang dapat meresahkan masyarakat.

Baca Juga: Kepala BP Batam Tinjau Pembangunan Jalan Arteri Batuampar-Batubesar

“Jadi tidak boleh melebihi harga yang sudah ditentukan pemerintah,” katanya.

Nugroho juga mengimbau para pedagang untuk menjual harga sesuai aturan. Sebab, para pedagang bisa dikenakan sanksi Undang-Undang Perdagangan.

“Kalau ada masyarakat yang menemukan permainan harga segera laporkan. Langsung akan kita tindak,” tegasnya.

Baca Juga: Pelni Batam Hadirkan Layanan Add On, Ini Berbagai Fasilitas yang Bisa Diperoleh Penumpang 

Selain memastikan stok dan harga sembako, kata Nugroho, selama Ramadan nanti pihaknya akan meningkatkan pengamanan kepada masyarakat. Pengamanan difokuskan pada malam hari, khususnya saat pelaksaan salat tarwih.

“Saya sudah perintahkan Kabag Ops untuk menindaklanjuti pengamanan ini,” tutupnya.(*)

Reporter: Yofi Yuhendri

Pasar Murah, Warga Buru Gula dan Daging Sapi

0
Sembako MURAH Dalil Harahap 5555
Ilustrasi. Pasar sembako murah yang digelar Pemko Batam beberapa waktu lalu. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Sejumlah warga di Kelurahan Sei Lekop dan Kelurahan Tanjung Uma memburu gula dan daging sapi pada kegiatan operasi pasar murah yang digelar Pemko Batam, Selasa (14/3/2023).

Banyak komoditas pokok dijual murah, sehingga habis sebelum batas waktu penjualan. Gelaran operasi pasar itu merupakan hari kedua dari 5 hari jadwal di 9 Kecamatan Kota Batam. Untuk setiap hari, ada dua lokasi gelaran pasar murah.

Kabag Perekonomian Setda Kota Batam, Zul Arif, mengatakan, pasar murah mendapat respon positif dari masyarakat. Ia mendapat informasi, jika masyarakat Berbondong-bondong ke lokasi untuk memenuhi kebutuhan jelang bulan suci Ramadan.

Baca Juga: Pelni Batam Hadirkan Layanan Add On, Ini Berbagai Fasilitas yang Bisa Diperoleh Penumpang 

“Antuasias masyarakat luar biasa. Apalagi semua yang dijual dengan harga murah, ” jelas Zul.

Ketua Asosiasi Distributor Bahan Pokok Kota Batam, Aryanto, mengatakan hal senada. Menurutnya, antusias masyarakat pada operasi pasar murah ini luar biasa. Ada 50 Distributor yang terlibat untuk 2 lokasi.

“Pemilihan lokasi hari ini sudah tepat, antusias masyarakat luarbiasa. Hampir semua yang disediakan oleh Distributor habis,” jelas Aryanto.

Baca Juga: Kepala BP Batam Tinjau Pembangunan Jalan Arteri Batuampar-Batubesar

Beberapa harga komoditas yang dijual di operasi pasar seperti cabai rawit perkilogr Rp 49 ribu, telur perpapan Rp 50 ribu, gula per kg Rp 11500, bawang merah Jawa Rp 20 ribu, Bawang Putih Rp 20 Ribu, daging sapi beku Rp 65 ribu, dan ayam beku Rp 30 ribu perekor.

“Kami jamin semua harga yang dijual di pasar murah ini murah-murah, karena harga Distributor. Yang paling banyak diburu itu, gula, minyak goreng, cabai, bawang, daging dan banyak lainnya,” jelas Aryanto.

Menurut dia, untuk gelaran pasar murah berikutnya, ia telah meminta agar para Distributor menyediakan stok lebih banyak. Apalagi yang paling banyak dicari oleh masyarakat jelang bulan suci.

“Saya sudah pastikan, stok Untuk pasar berikutnya lebih banyak. Harga tetap sama, ” tegasnya.

Baca Juga: Ini Modus WN Malaysia untuk Selundupkan Narkotika Jenis Baru ke Provinsi Kepri

Dikatakan Aryanto pihaknya juga membuka posko pengaduan di sekitar lokasi. Posko itu bertujuaan untuk menerima laporan adanya harga komoditas yang mahal.

“Satupun tak ada warga yang melapor, artinya semua yang tersedia di sana murah. Dan itu diakui warga,” imbuhnya.

Salah seorang ibu-ibu yang tengah berbelanja mengaku senang atas digelarnya pasar murah. Apalagi beberapa harga kebutuhan yang disediakan tergolong murah dibanding pasar lainnya.

“Pasar ini cukup membantu, Alhamdulillah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Untuk harga gula dipasaran itu Rp 13 ribu, di sini cuma Rp 11500,” sebutnya.(*)

Reporter: Yashinta

Pasar Murah, Warga Buru Gula dan Daging Sapi

0
Sembako MURAH Dalil Harahap 5555
Ilustrasi. Pasar sembako murah yang digelar Pemko Batam beberapa waktu lalu. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Sejumlah warga di Kelurahan Sei Lekop dan Kelurahan Tanjung Uma memburu gula dan daging sapi pada kegiatan operasi pasar murah yang digelar Pemko Batam, Selasa (14/3/2023).

Banyak komoditas pokok dijual murah, sehingga habis sebelum batas waktu penjualan. Gelaran operasi pasar itu merupakan hari kedua dari 5 hari jadwal di 9 Kecamatan Kota Batam. Untuk setiap hari, ada dua lokasi gelaran pasar murah.

Kabag Perekonomian Setda Kota Batam, Zul Arif, mengatakan, pasar murah mendapat respon positif dari masyarakat. Ia mendapat informasi, jika masyarakat Berbondong-bondong ke lokasi untuk memenuhi kebutuhan jelang bulan suci Ramadan.

Baca Juga: Pelni Batam Hadirkan Layanan Add On, Ini Berbagai Fasilitas yang Bisa Diperoleh Penumpang 

“Antuasias masyarakat luar biasa. Apalagi semua yang dijual dengan harga murah, ” jelas Zul.

Ketua Asosiasi Distributor Bahan Pokok Kota Batam, Aryanto, mengatakan hal senada. Menurutnya, antusias masyarakat pada operasi pasar murah ini luar biasa. Ada 50 Distributor yang terlibat untuk 2 lokasi.

“Pemilihan lokasi hari ini sudah tepat, antusias masyarakat luarbiasa. Hampir semua yang disediakan oleh Distributor habis,” jelas Aryanto.

Baca Juga: Kepala BP Batam Tinjau Pembangunan Jalan Arteri Batuampar-Batubesar

Beberapa harga komoditas yang dijual di operasi pasar seperti cabai rawit perkilogr Rp 49 ribu, telur perpapan Rp 50 ribu, gula per kg Rp 11500, bawang merah Jawa Rp 20 ribu, Bawang Putih Rp 20 Ribu, daging sapi beku Rp 65 ribu, dan ayam beku Rp 30 ribu perekor.

“Kami jamin semua harga yang dijual di pasar murah ini murah-murah, karena harga Distributor. Yang paling banyak diburu itu, gula, minyak goreng, cabai, bawang, daging dan banyak lainnya,” jelas Aryanto.

Menurut dia, untuk gelaran pasar murah berikutnya, ia telah meminta agar para Distributor menyediakan stok lebih banyak. Apalagi yang paling banyak dicari oleh masyarakat jelang bulan suci.

“Saya sudah pastikan, stok Untuk pasar berikutnya lebih banyak. Harga tetap sama, ” tegasnya.

Baca Juga: Ini Modus WN Malaysia untuk Selundupkan Narkotika Jenis Baru ke Provinsi Kepri

Dikatakan Aryanto pihaknya juga membuka posko pengaduan di sekitar lokasi. Posko itu bertujuaan untuk menerima laporan adanya harga komoditas yang mahal.

“Satupun tak ada warga yang melapor, artinya semua yang tersedia di sana murah. Dan itu diakui warga,” imbuhnya.

Salah seorang ibu-ibu yang tengah berbelanja mengaku senang atas digelarnya pasar murah. Apalagi beberapa harga kebutuhan yang disediakan tergolong murah dibanding pasar lainnya.

“Pasar ini cukup membantu, Alhamdulillah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Untuk harga gula dipasaran itu Rp 13 ribu, di sini cuma Rp 11500,” sebutnya.(*)

Reporter: Yashinta

Gubernur Minta Kepala OPD Bergegas Serap Anggaran

0

batampos– Gubernur Kepri, Ansar Ahmad meminta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Kepri bergegas. Yakni, untuk menggesa serapan anggaran, sehingga tidak terjadi penumpukan disetiap OPD di akhir tahun anggaran 2023 nanti.

“Masing-masing Kepala OPD harus menggesa serapan anggaran. Sehingga tidak terjadi penumpukan anggaran di akhir tahun nanti,” ujar Gubernur Kepri, Senin (13/3) lalu di Aula Kantor Gubernur Kepri, Tanjungpinang.

Ditegaskan Gubernur, bagi kepala OPD yang baru dilantik untuk bergerak cepat melakukan penyesuaian atau adaptasi. Sehingga tidak berpengaruh pada serapan anggaran di OPD masing-masing. Menurut Gubernur, adaptasi tidak bisa dijadikan sebagai alasan untuk lambat bekerja.

Ansar Ahmad

Ia meminta Kepala OPD Pemprov Kepri yang baru dilantik, untuk kontrol semua kegiatan di internal. Kemudian membangun manajerial yang baik di lingkungan OPD. Jangan membuat sekte-sekte yang berdampak pada kinerja di OPD terkait.

“Mereka yang dilantik kali ini merupakan hasil seleksi terbuka dan job fit, yang dilakukan oleh Pemprov Kepri beberapa waktu lalu. Pemilihan berdasarkan kapasitas yang mereka miliki,” jelas Gubernur.

Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di lingkungan Pemprov Kepri itu berpesan, para pejabat yang baru dilantik untuk bekerja dengan profesional demi mewujudukan visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri yang telah tertuang dalam RPJMD Provinsi Kepri.

“Kinerja baik yang dihasilkan oleh masing-masing OPD, akan berdampak pada capaian visi-misi kami sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri,” tutup Gubernur.

Seperti diketahui, Senin (13/3) lalu, ada sembilan pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik oleh Gubernur Kepri.

Adapun nama-nama yang menduduki jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yaitu Sardison dari Kepala BPSDM menjadi Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan dan Hukum.

BACA JUGA:Gubkepri Lantik 135 Pejabat Eselon II, III & IV, Diki Wijaya jadi Kepala BP2RD Kepri

Kemudian ada nama Muhammad Dali dari Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan dan Hukum menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB).

Selanjutnya adalah Misbardi yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Biro Perekonomian dan Pembangunan kini menjabat sebagai Kepala Dinas PMD dan Dukcapil.

Berikutnya, Ani Lindawati yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala DP3AP2KB bergeser menjadi Kepala BPSDM, Said Sudrajat yang sebelumnya menjabat Sekretaris Bakesbangpol kini menjabat sebagai Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan.

Selain itu ada nama Yeni Trisya Isabella yang menjabat sebagai Sekretaris Dispora sekarang menduduki Kepala BKD dan Korpri. Lalu Diki Wijaya yang sebelumnya menjabat Sekretaris Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Provinsi Kepulauan Riau (BP2RD Kepri) kini dipromosikan menduduki jabatan Kepala BP2RD Kepri.

Syakyakirti yang sebelumnya Inspektur Pembantu I Inspektorat Daerah menjadi Kepala Biro Perekonomian dan Pembangunan. Terakhir adalah Asep Guntur Sapari yang sebelumnya sebagai Wadir Yanmedik dan Keperawatan RSUD RAT kini menjabat Direktur RS Khusus Jiwa dan Ketergantungan Obat Engku Haji Daud. (*)

reporter: jailani

Diancam akan Dibunuh saat Radja Konser di Malaysia, Ian Kasela Sempat Mengira Prank

0
Band Radja saat konser di Malaysia (Instagram/@uchi_179)

batampos – Grup band Radja mengalami kejadian tak mengenakkan saat manggung di Malaysia pada Sabtu, 11 Maret 2023. Para personelnya mendapat caci maki, disekap hingga ancaman pembunuhan tidak lama usai tampil  menghibur para penonton pada konser di Stadium Tertutup Arena Larkin, Johor Bahru, Malaysia.

Ian Kasela selaku vokalis Radja sempat menduga gertakan yang dilakukan pelaku terhadap personel Radja itu sebagai prank untuk tujuan memberikan sebuah kejutan, mengingat Radja merasa tampil sangat all-out di atas panggung dalam kesempatan itu.

“Awalnya kita berpikir ini prank, kita berpikir mau dikasih surprise atas all out yang kita berikan. Jujur ya, kita dari sekian kali perform, ini yang paling all out. Kita berikan 15 lagu nonstop,” kata Ian Kasela di kantor LPSK, Selasa (14/3)

Baca juga:Slipknot Bawa 140 Orang Kru Termasuk Sekuriti ke Festival Musik Hammersonic 2023

Personel Radja mengira apa yang terjadi itu prank lantaran tiba-tiba saja masuk pelaku dengan ditemani sejumlah pria berbadan tegap masuk ke kamar dan langsung membanting meja tanpa ada obrolan sama sekali.

“Begitu dia masuk dengan tanpa bicara sedikit pun, langsung banting meja, ekspresi muka tegas, tatapannya tajam banget dengan dikawal beberapa bodyguard,” tuturnya.

Personel band Radja menyadari ini bukan lah prank setelah intonasi pembicaraan mereka semakin meninggi.

Ian Kasela yang sempat mau menenangkannya justru digertak diminta untuk duduk di lantai. Caci maki bernada ancaman bahkan pembunuhan pun terlontar dari mulut pelaku. “Kita diperlakukan bukan sebagai manusia lah.  Kalau kita bilang ini sudah biadab banget,” kata Ian Kasela.

Dua Pelaku Dibebaskan Pakai Uang Jaminan, Ian Kasela Datangi LPSK

Personel band Radja sengaja mendatangi LPSK untuk tujuan meminta perlindungan atas diri mereka dan juga keluarga. Ian Kasela dkk khawatir pelaku akan semakin marah dengan mencuatnya kasus ini di publik dan menjadi pemberitaan media di Indonesia dan Malaysia.

Apalagi Ian Kasela mendengar kabar, dua pelaku dibebaskan atau tidak ditahan oleh polisi di Malaysia setelah adanya uang jaminan. Meski pelaku berada di Malaysia, katanya, tidak menutup kemungkinan pelaku akan datang ke Indonesia atau menyuruh orang di Indonesia untuk berbuat jahat kepada personel Radja.

“Tujuan utama kami meminta perlindungan, kami takut dia berbuat lebih. Kami tidak mau terjadi apa-apa kepada kami. Kami tidak mau lembaga negara bilang, ‘kami tidak mendapat laporan’,” katanya.

Klarifikasi Penyelenggara Acara Konser

Penyelenggara acara konser band Radja di Malaysia memberikan klarifikasi terkait ancaman pembunuhan terhadap Ian Kasela dkk. Klarifikasi tersebut dibuat secara tertulis dan diunggah juga oleh Ian Kasela lewat akun Instagram pribadinya, iankaselaradja.

Dalam klarifikasi tersebut, pihak penyelanggara acara, Mimosa Events & Entertainment, mengatakan insiden tersebut dikarenakan adanya kesalahpahaman. Penyelanggara juga meminta maaf kepada band Radja, Konsulat Jenderal KBRI Johor Bahru, dan semua pihak.

“Mimosa Events & Entertainment selaku penyelenggara acara Majestic Johor Concert – Radja Live in Johor 2023 mengetahui kabar hangat terkait isu usai konser di Larkin, Johor, pada 11 Maret 2023 lalu,” sebut Mimosa Events & Entertainment.

“Sehubungan dengan itu, kami ingin menginformasikan bahwa laporan tersebut tidak mencerminkan keadaan yang sebenarnya dan merupakan kesalahpahaman mengenai komitmen komersial dan operasional selama acara berlangsung. Diskusi yang awalnya damai menjadi panas dan sempat terjadi keributan, namun tetap terkendali,” beber Mimosa Events & Entertainment.

Mimosa Events & Entertainment menambahkan bahwa setelah diselidiki lebih lanjut, band Radja sama sekali tidak mengetahui semua komunikasi antara penyelenggara dan grup, hanya melalui manajer lokal grup secara eksklusif. Hal tersebut dikatakan penyelenggara menyebabkan ketidaksesuaian informasi yang diterima Radja dari pihak penyelenggara.

“Kami juga telah melakukan kerja sama penuh dengan PDRM (kepolisian Malaysia) untuk melakukan investigasi dan dibantu oleh Konsulat Jenderal KBRI Johor Bahru. Kami berharap masalah ini dapat diklarifikasi dan tidak ada perselisihan berkepanjangan antara kedua negara,” lanjut Mimosa Events & Entertainment.

“Oleh karena itu pihak penyelenggara sangat menyayangkan kejadian tersebut dan dengan tulus meminta maaf kepada Radja atas kejadian tersebut. Kami juga menyayangkan bahwa imej acara yang berlangsung dengan sukses ternodai oleh kejadian yang tidak diinginkan. Permintaan maaf ini juga disampaikan kepada Tourism Johor, Konsulat Jenderal KBRI Johor Bahru dan semua pihak yang terdampak atas hal ini,” pungkas Mimosa Events & Entertainment.

Berkas Penyelidikan Akan Diserahkan ke Kejaksaan

Sementara itu, Kepolisian Johor, Malaysia, telah menyelesaikan penyelidikan atas ancaman pembunuhan terhadap band asal Indonesia, Radja. Setelah itu, Kepolisian Johor akan menyerahkan berkas penyelidikan ke kantor wakil kejaksaan.

Kepala Polisi Johor Datuk Kamarul Zaman Mamat mengatakan para penyelidik telah mencecar 17 orang dan 2 tersangka selama penyelidikan.

“Polisi segera menyerahkan berkas penyidikan ke kantor wakil kejaksaan untuk mendapat nasihat dan tindakan lebih lanjut,” ujar Datuk Kamarul Zaman Mamat seperti dilansir Malay Mail.

20 Orang Disekap dalam Satu Kamar

Diketahui band Radja mengalami kejadian tak mengenakkan usai manggung di Johor Baru, Malaysia, pada Sabtu (11/3). Pasalnya, mereka disekap di sebuah ruangan, dibentak, hingga diancam akan dibunuh oleh orang diduga merupakan ajudan dari pejabat Negeri Jiran dan ajudan tersebut didampingi sejumlah bodyguard. Orang yang disekap ternyata bukan hanya personel Band Radja, melainkan keluarga yang juga ikut dalam rombongan.

Ian Kasela Cs tidak habis pikir kenapa kejadian itu bisa terjadi. Sementara mereka merasa tidak memiliki musuh di Malaysia dan menjalani tugasnya dengan baik saat perform di panggung.

“Disekap dalam kamar kurang lebih ada 20 orang. Mereka marah dengan nada tinggi, dibentak, badan gua didorong padahal gua mau meredam,” kata Ian Kasela, vokalis Band Radja kepada wartawan, Senin (13/3).

Sebelum kejadian penyekapan terjadi, personel Band Radja diminta untuk masuk ke sebuah ruangan di belakang panggung usai perform. Mereka diminta ke sana karena dikabari akan ada pejabat yang mau datang.

Personel Band Radja menuruti saja arahan tersebut. Setengah jam tak kunjung ada pejabat yang datang, mereka pun bertanya. Sejak saat itu lah Ian Kasela Cs kemudian mendapat perlakuan tak menyenangkan. Mereka dibentak bahkan mendapatkan ancaman pembunuhan.

Sayangnya komunikasi tidak berjalan dua arah. Personel Radja tidak diberikan kesempatan untuk berbicara sama sekali. Mereka diminta untuk diam. “You mati, you orang Indonesia nggak boleh macam-macam di sini. You diam. Kalau gua dengar lu masih di sekitar Malaysia you mati,” imbuhnya menirukan perkataan pihak pengancam.

Menurut personel Radja, di dalam ruangan itu kondisinya cukup mengkhawatirkan keselamatan. Barang-barang dibanting termasuk meja hingga botol. “Di dalam ruangan itu 30 menit dia banting meja dan botol. Habis minum langsung pergi saja.

Ancaman dia adalah pulang nggak usah difasilitasi mobil, pesawat di-cancel dan mati di sini. Gua bingung kenapa artisnya yang diserang. Kita bingung mau ngomong aja dibentak,” tuturnya.

Personel band Radja menduga ada kekecewaan sehingga kejadian itu terjadi. Kendati demikian, Ian Kasela dkk tak mengerti betul kekecewaan yang terjadi, mengingat mereka sudah perform dengan baik dan merasa tidak ada hal yang fatal selama manggung.

Personel band Radja mengatakan, kalau pun benar ada kekecewaan, seharusnya melalui pihak penyelenggara acara. Bukan langsung melabrak artisnya dengan cara-cara tidak sepantasnya.
(*)

Reporter : jpgroup