batampos – Restoran Seafood Golden Prawn menawarkan menu berbuka puasa selama Ramadan ini. Menu tersedia dengan penyajian prasmanan dan paket meja hingga 10 orang.
Manager Operasional Golden Prawn, Fery Gold mengatakan menu berbuka puasa ini tersedia setiap hari. Untuk prasmanan, orang dewasa dikenakan harga Rp 59 ribu per orang, sedangkan anak-anak 5-12 tahun Rp 35 ribu.
“Untuk paker permeja itu dari 8-10 orang dengan harga nett Rp 600 ribu. Makanan dan minumannya bervariasi, kita juga sediakan takjil,” ujar Fery.
Selain menu berbuka puasa selama Ramadan, masyarakat juga bisa mendapatkan promo khusus pada hari biasa. Promo ini tersedia untuk seluruh varian seafood.
“Promo hari biasa ini, syaratnya pengunjung harus menunjukkan identitas KTP. Promo ini berlaku untuk warga Kepri saja,” kata Fery.
Kemudian, Restoran Golden Prawn juga menawarkan paket weeding. Paketnya tersedia untuk 300 orang dengan dekor, makanan, dan souvenir. Paket ini ditawarkan dengan harga Rp 35 juta.
“Untuk paket weeding ini, tersedia 6 gedung dengan kapasitas antara 50-2 ribu orang. Makanannya itu perorang Rp 70-85 ribu. Khusus paket weeding ini dari jauh hari sudah harus dipesan,” ungkap Fery.
Fery menambahkan Restoran Golden Prawn ini memiliki keunggulan harga yang lebih terjangkau, dan lokasi yang nyaman. Kemudian area parkir dan gedung yang luas.
“Untuk harga boleh dibandingkan dengan restoran seafood lain. Kita yang termurah, dan seafoodnya itu lebih segae,” tutupnya. (*)
Francesco Bagnaia memenangi balapan MotoGP Portugal Minggu (26/3). (MotoGP.com)
batampos – Selain menawarkan keseruan, seri perdana MotoGP musim ini di Portimao, Portugal, juga menelan banyak korban.
Balapan utama GP Portugal Minggu (26/3) kembali dimenangi juara bertahan Francesco Bagnaia (Ducati). Ini menjadi kemenangan back to back bagi rider Italia tersebut setelah sebelumnya juga menjuarai sprint race Sabtu (25/3).
”Aku senang dengan hasil ini. Kami harus menjaga ini ke depannya,” ujar Bagnaia usai balapan.
Kejutan disajikan Maverick Vinales (Aprilia) sebagai satu-satunya rider yang mampu menyaingi Bagnaia sepanjang balapan. Dia akhirnya finis kedua dengan selisih 0,5 detik di belakang Bagnaia.
Sementara di tempat ketiga adalah kolega Bagnaia di VR46 Academy Marco Bezzechhi (Mooney VR46). Artinya, ada dua Ducati dan satu Aprilia di podium.
Drama sudah terjadi di lap ketiga dimana Marc Marquez (Repsol Honda) melakukan salah perhitungan di tikungan 3 dan menabrak Miguel Oliveira (RNF) dengan sangat keras.
Saking kerasnya tabrakan, Oliveira terkapar cukup lama di gravel. Dia kemudia dilarikan ke medical center untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Setelah kembali ke pit Marquez mendatangi garasi Oliveira untuk meminta maaf. Saat berjalan menuju garasi RNF penonton mem-boo Marquez karena Oliveira adalah pembalap tuan rumah.
Memasuki 10 lap terakhir, Bagnaia memperlebar jarak dengan Vinales menjadi nyaris 1 detik. Situasi tersebut terus dia pertahankan dengan menjaga ritme balapnya.
Lima lap terakhir, Bagnaia sempat memperlebar jarak dari Vinales menjadi lebih dari 1 detik.
Sementara itu, pertarungan sengit terjadi dalam perebutan posisi keempat antara Alex Marquez (Gresini Ducati) dan duo KTM Jack Miller dan Brad Binder.
Dalam duel tersebut Alex Marquez selalu memanfaatkan power mesinnya untuk melewati duo KTM di trek lurus.
Di tengah kesengitan tersebut, Johann Zarco berhasil mengambil keuntungan dengan menyalip tiga pembalap tersebut hanya dalam dua lap terakhir. Kecemerlangan tersebut mengantar Zarco merebut posisi keempat. (*)
Kapolda Kepri Irjen Pol Tabana Bangun didampingi Kapolresta Barelang dan Forkopimda melihat lokasi Kampung Aceh, Jumat (24/3). Kampung Aceh sebelum dilakukan penggerebekan oleh Polresta Barelang gabungan bersama TNI, Satpol PP dan lainnnya. F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam berkomitmen memberantas secara tuntas peredaran narkoba di Kampung Aceh, Seibeduk. Hal ini menyusul pengamanan terhadap puluhan penyalahgunaan narkotika dan tindak pidana lainnya pada Selasa lalu, dan juga peninjauan langsung oleh Kapolda Kepri, Irjen Pol Tabana Bangun.
“Penyidik akan memilah dan menentukan para pelaku yang telah diamankan beberapa waktu lalu, untuk menjalani proses hukum lanjutan atau hanya pembinaan. Sementara tindakan yang mengarah pada unsur perjudian masih terus dilakukan penyidikan mendalam,” ujar Kapolda Kepri, Irjen Pol Tabana Bangun, Jumat (24/3/2023).
Irjen Pol Tabana menambahkan perihal adanya informasi bahwa oknum aparat yang terlibat peredaran narkoba dan perjudian di lokasi tersebut, Tabana menegaskan, telah memerintahkan anggotanya untuk melakukan identifikasi penyelidikan dan mengejar oknum yang terlibat di tempat tersebut.
“Dugaan atau indikasi adanya oknum yang terlibat di lokasi tersebut perlu mendapat perhatian khusus dan ditindaklanjuti,” tegas Kapolda.
Sebab peredaran narkoba di lokasi ini sudah terang-terangan dan sangat mengganggu aspek kehidupan. Jadi perlu dukungan dari seluruh pihak dan harus bersinergi dalam pemberantasan penyakit masyarakat di lokasi ini secara optimal.
“Sehingga Kota Batam dapat berjalan dengan semestinya tanpa ada gangguan kamtibmas kedepan,” ujarnya. (*)
Dari 241 pengaduan tersebut, sebanyak 98 perkara sudah proses verifikasi materiil dan 77 perkara dalam tahap pemberkasan dan pelimpahan ke persidangan. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
batampos – Anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Tio Aliansyah menyebutkan hingga kini lembaganya telah menangani sebanyak 241 laporan pengaduan mengenai pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu (KEPP).
“Dari 253 pengaduan KEPP yang masuk ke kami, sebanyak 241 sudah ditangani dan 12 sisanya belum ditangani,” kata Tio Aliansyah di Bandarlampung, Senin, (27/3).
Tio melanjutkan, dari 241 pengaduan tersebut, sebanyak 98 perkara sudah proses verifikasi materiil dan 77 perkara dalam tahap pemberkasan dan pelimpahan ke persidangan.
Tio juga mengatakan, pada saat ini terdapat pergeseran tren karena belum saja pemilu dimulai, laporan soal KEPP sudah banyak masuk ke DKPP. Jenis dugaan pelanggaran KEPP yang dilaporkan terbagi dalam tiga kelompok, yakni tahapan pemilu/pemilihan, non-tahapan pemilu/pemilihan, dan bukan pengaduan.
“Tercatat laporan ke kami yang banyak masuk hingga saat ini berkaitan dengan rekrutmen badan adhoc, baik itu panitia pemilihan kecamatan (PPK) maupun panwaslu di kecamatan. Ini laporan sudah 206,” kata dia.
Kemudian, terdapat juga enam laporan terhadap tahapan pendaftaran dan verifikasi pemilu, rekapitulasi perhitungan suara satu laporan. Lalu rekrutmen atau pengisian jabatan sekretariat penyelenggara ada tiga pengaduan.
Laporan pengaduan lainnya adalah seleksi anggota KPU provinsi/kabupaten/kota dua perkara, seleksi anggota Bawaslu provinsi/kabupaten/kota satu pengaduan, PAW legislatif satu perkara, pemberhentian penyelenggara pemilu adhoc satu perkara, kinerja sekretariat enam perkara, perbuatan amoral 13 perkara, dan rangkap jabatan 12 perkara.
“Kenapa DKPP terkesan lama dalam melakukan persidangan pelanggaran KEPP karena memang ada proses yang harus dijalani, seperti verifikasi administrasinya harus terpenuhi,” kata dia.
Bahkan, sebelum melakukan persidangan, semua laporan yang masuk juga akan dianalisis kembali, apakah layak untuk diperiksa dalam persidangan atau tidak sehingga membutuhkan banyak waktu.
“Jadi, bukan kami memprioritaskan satu perkara, tidak. Siapa yang dulu laporan maka akan didahulukan. Semua dilakukan verifikasi administrasi dan seterusnya sehingga semua harus menunggu,” ujarnya. (*)
Dari 241 pengaduan tersebut, sebanyak 98 perkara sudah proses verifikasi materiil dan 77 perkara dalam tahap pemberkasan dan pelimpahan ke persidangan. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
batampos – Anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Tio Aliansyah menyebutkan hingga kini lembaganya telah menangani sebanyak 241 laporan pengaduan mengenai pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu (KEPP).
“Dari 253 pengaduan KEPP yang masuk ke kami, sebanyak 241 sudah ditangani dan 12 sisanya belum ditangani,” kata Tio Aliansyah di Bandarlampung, Senin, (27/3).
Tio melanjutkan, dari 241 pengaduan tersebut, sebanyak 98 perkara sudah proses verifikasi materiil dan 77 perkara dalam tahap pemberkasan dan pelimpahan ke persidangan.
Tio juga mengatakan, pada saat ini terdapat pergeseran tren karena belum saja pemilu dimulai, laporan soal KEPP sudah banyak masuk ke DKPP. Jenis dugaan pelanggaran KEPP yang dilaporkan terbagi dalam tiga kelompok, yakni tahapan pemilu/pemilihan, non-tahapan pemilu/pemilihan, dan bukan pengaduan.
“Tercatat laporan ke kami yang banyak masuk hingga saat ini berkaitan dengan rekrutmen badan adhoc, baik itu panitia pemilihan kecamatan (PPK) maupun panwaslu di kecamatan. Ini laporan sudah 206,” kata dia.
Kemudian, terdapat juga enam laporan terhadap tahapan pendaftaran dan verifikasi pemilu, rekapitulasi perhitungan suara satu laporan. Lalu rekrutmen atau pengisian jabatan sekretariat penyelenggara ada tiga pengaduan.
Laporan pengaduan lainnya adalah seleksi anggota KPU provinsi/kabupaten/kota dua perkara, seleksi anggota Bawaslu provinsi/kabupaten/kota satu pengaduan, PAW legislatif satu perkara, pemberhentian penyelenggara pemilu adhoc satu perkara, kinerja sekretariat enam perkara, perbuatan amoral 13 perkara, dan rangkap jabatan 12 perkara.
“Kenapa DKPP terkesan lama dalam melakukan persidangan pelanggaran KEPP karena memang ada proses yang harus dijalani, seperti verifikasi administrasinya harus terpenuhi,” kata dia.
Bahkan, sebelum melakukan persidangan, semua laporan yang masuk juga akan dianalisis kembali, apakah layak untuk diperiksa dalam persidangan atau tidak sehingga membutuhkan banyak waktu.
“Jadi, bukan kami memprioritaskan satu perkara, tidak. Siapa yang dulu laporan maka akan didahulukan. Semua dilakukan verifikasi administrasi dan seterusnya sehingga semua harus menunggu,” ujarnya. (*)
batampos – Pasokan air bersih semakin bermasalah dan dikeluhkan warga di Kelurahan Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji. Air mengalir hanya di malam hari dengan tekanan yang sangat kecil.
Menurut warga, penyebabnya adalah pengambilan air oleh mobil tanki di pompa hidran dekat Mako Sat Pol PP, Sagulung. Pompa hidran ini satu jalur dengan pipa utama yang mengalirkan air ke pemukiman warga sehingga tekanan air berkurang. Saat ada pengisian, otomatis tekanan air ke pemukiman warga berkurangan. Bahkan tak mengalir sama sekali jika penggunaan meningkat.
“Siang sama sekali tak ngalir air karena ada penyedotan di koran hidran itu. Malam ngalirnya pun kecil sekali. Sengsara kami dibuat,” ujar Roni, warga Perumahan Taman Carina, Tanjunguncang.
Situasi yang menyusahkan ini masih terjadi hingga saat ini, dan bahkan lebih parah dari hari-hari sebelumnya. “Dalam beberapa hari terakhir ini malah lebih parah. Tak ngalir sama sekali di malam hari,” ujar Mulyono, warga lainnya.
Warga berharap ini jadi perhatian pihak BP Batam dan pengelola air bersih di Kota Batam agar tidak mengorbankan masyarakat untuk kepentingan tertentu. (*)
Pihak pemerintah bersama aparat melakukan sidak untuk memastikan stok gas elpiji aman selama Ramadan di SPPBE Tanjunguban, Sabtu (25/3/2023). F.Slamet Nofasusanto
batampos– Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) Tanjunguban memastikan stok gas elpiji 3 Kilogram (Kg) di Kabupaten Bintan masih aman.
“Stok gas elpiji 3 Kg di Bintan masih terkover,” kata Manager Operasional SPPBE Tanjunguban, Sumardi, Sabtu (25/3/2023).
Dia mengatakan, sampai saat ini penyaluran tabung gas elpiji dari SPPBE Tanjunguban ke agen masih sekira 10 LO (loading order) per hari, dimana 1 LO sekira 560 tabung gas elpiji.
“Sementara ini untuk penyaluran SPPBE ke agen masih terkendali, aman,” kata dia.
Ia berharap, menjelang Hari Raya Idul Fitri, stok gas elpiji untuk masyarakat di Bintan dapat terus terkendali.
Lokasi ledakan mengakibatkan bangunan rumah rusak (ANTARA/Heru Suyitno)
batampos – Satu orang tewas dalam ledakan yang diduga dari racikan bubuk mercon di sebuah rumah di Dusun Junjungan, Desa Giriwarno, Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
Kadus Junjungan Himawan di Magelang, Senin, mengatakan korban meninggal dalam kejadian tersebut yakni Mufid (33).
Ia menyampaikan kejadian ledakan pada Minggu (26/3) pukul 20.10 WIB.
Selain korban tewas, ledakan tersebut juga mengakibatkan beberapa orang mengalami luka-luka. Himawan menuturkan ledakan tersebut juga membuat sejumlah bangunan rumah mengalami kerusakan.
Tim Laboratorium Forensik Polda Jateng masih melakukan penyelidikan di tempat kejadian. (*)
batampos – Kepolisian Daerah Sumatera Utara melakukan pengecekan kembali tempat kejadian perkara (TKP) untuk mendalami penyebab kematian Bripka Arfan Saragih (AS). Jasadnya ditemukan di Desa Siogung-ogung, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir.
Menurut pakar psikologi forensik Reza Indragiri Amriel, untuk menentukan penyebab pasti kematian Bripka AS perlu otopsi fisik dan otopsi psikologis. Namun menurut dia, kecil kemungkinan faktor alami (natural), faktor kecelakaan (accident), dan faktor bunuh diri (suicide). ”Jadi tinggal satu kemungkinan. Yakni pembunuhan (homicide),” ucap Reza.
Dia menjelaskan, jika masalah penyimpangan pajak Samsat dikunci sebagai masalah Bripka AS semata (bad apple theory). Seberapa relevan hal itu ditautkan dengan situasi sistemik, penyimpangan struktural, pidana terorganisasi (rotten barrel theory) sebagai unsur yang menyebabkan masalah pajak tersebut? ”Untuk memutuskan teori yang tepat, mari kita bernalar seberapa kuat seorang bripka melakukan police misconduct sendirian?” tutur Reza.
Dia mengatakan, ketika ada personel polisi yang melakukan penyimpangan, patut diduga ada sejawatnya yang tahu bahkan ikut serta dalam penyimpangan itu. Tapi selama 2023, hanya ada satu laporan yang masuk ke dalam whistleblowing system Polri.
”Padahal, Bripka AS meninggal dunia pada 6 Februari. Itu artinya, hingga sebulan lebih sejak Bripka AS meninggal dunia, tetap belum ada laporan yang Polri terima dari sistem tersebut,” terang Reza.
Dengan kata lain, lanjut dia, tidak ada satu pun personel Polri terutama di satwil Samosir dan Sumut, yang terpanggil untuk menjadi peniup pluit. Menurut Reza, karena mendorong personel untuk memanfaatkan whistleblowing system (WBS) tampaknya tidak ampuh, Mabes Polri perlu mengeluarkan bahasa ancaman.
Misalnya, Mabes Polri akan menjamin perlindungan bahkan penghapusan hukuman bagi personel yang memberikan informasi tentang kematian Bripka AS dan penyimpangan pajak di Samsat Samosir selambatnya 30 Maret.
”Tapi jika selepas tanggal itu tetap tidak ada personel yang meniup pluit, dan nanti diketahui terlibat atau tutup mulut, sanksi dengan pemberatan akan dijatuhkan,” tandas Reza. (*)
Audience Business Gathering dan Networking SCN Logistics Group (Port & Logistics) bersama Johor Port Berhad di Grand I Hotel, Batam, Selasa (21/3/2023). Foto: Istimewa untuk Batam Pos
batampos – SCN Logistics Group (Port & Logistics), perusahaan yang bergerak di bidang jasa kepelabuhanan dan penyediaan berbagai layanan logistik terintegrasi menggelar Business Gathering dan Networking bersama Johor Port Berhad di Grand I Hotel, Batam, Selasa (21/3/2023).
Acara Business Gathering & Networking tersebut berlangsung dalam suasana santai namun serius, diisi dengan berbagai acara menarik, yang diantaranya adalah pemaparan profil Citranusa Kabil Port serta Johor Port Berhad, diskusi dan tanya jawab, hingga langkah-langkah strategis untuk pengembangan bisnis dan kerjasama kedua belah pihak.
Sejumlah nama-nama penting hadir dan memberikan pemaparan seputar bisnis dan pengembangan usaha ke depan, diantaranya adalah Aulia Febrial Fatwa selaku Presiden Direktur & CEO dari SCN Logistics Group, Richard Hutapea selaku Deputy General Manager Main Business dari SCN Logistics Group, MD Derick Basir selaku Chief Executive Officer (CEO) Johor Port Berhad, Dinesh Shanker selaku GM KBA Container Johor Port Berhad. Acara ini juga dihadiri beberapa Asosiasi ternama seperti ABUPI (Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia), ALFI (Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia), APBMI (Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia), INSA (Indonesia National Shipowner Association) dan Koperasi TKBM (Tenaga Kerja Bongkar Muat).
Richard Hutapea, Deputy General Manager Main Business dari SCN Logistics Group mengatakan, ada beberapa poin rencana kerjasama kedepan dengan Johor Port Berhad, Malaysia.
Di antaranya kerjasama pengembangan konektifitas baru antara Pelabuhan Umum Citranusa Kabil dan Johor Port Berhad khususnya mempromosikan Transhipment dengan rute Intra Asia, pengiriman lokal antara Batam dan Johor, serta meningkatkan bisnis konvensional antara kedua Pelabuhan ini termasuk bisnis Offshore, Drybulk dan Breakbulk.
“Kita juga berencana ingin mengembangkan konsolidasi aktivitas free trade zone (FTZ) Batam dan free trade zone (FTZ) Johor serta berencana untuk berkolaborasi membangun konektivitas kedua terminal yang lebih baik untuk melayani para pelaku industri baik yang ada di Batam maupun di Johor,” kata Richard Hutapea.
Saat ini, SCN Logistics Group mengelola pelabuhan seluas 58 hektar di Kawasan Industri Terpadu Kabil, Kota Batam. Pelabuhan tersebut telah ditetapkan sebagai Pelabuhan Umum (Multipurpose) untuk Kawasan Perdagangan Bebas Batam, Bintan dan Karimun oleh pemerintah RI melalui Kementerian Perhubungan.
SCN Logistics Group memiliki sejumlah fasilitas utama untuk menunjang kegiatan jasa kepelabuhanan dan penyediaan berbagai layanan logistik terintegrasi seperti fasilitas Port & Terminal berupa 6 dermaga, area lahan penumpukan terbuka & tertutup, Stevedoring & Cargo Handling, Freight & Forwarding serta Third Party Logistics.
Fasilitas pendukung lain yang dimiliki yaitu Gedung Perkantoran CIQP (Custom, Immigration, Quarantine & Port Authorities), Transportation & Delivery, Distribution, Rental Equipment, Manpower Supply, Shore Base Facility, Project Cargo, Heaving Lifting Project hingga Custom Clearance and Formalities.
Johor Port Berhad (JPB) yang juga member MMC Ports menyediakan fasilitas pelabuhan multiguna yang terintegrasi dan terletak di bagian timur Johor dengan berbagai layanan pelabuhan yang komprehensif untuk memenuhi kebutuhan pelanggannya.
JPB menjadi Pelabuhan multiguna yang berada di gerbang selatan Malaysia dan saat ini mengoperasikan 5 Terminal dengan 24 dermaga sepanjang 4,9 km diantara nya menangani kegiatan Kontainer, Curah Kering, Curah Lepas, Curah Cair, serta sudah ditetapkan sebagai Kawasan zona bebas.
JPB saat ini berkeinginan untuk menjalin hubungan kerja yang baik dengan pelabuhan tetangga dengan membangun konektivitas untuk jalur transhipment Intra Asia.(*)