Dirjen Pendidikan Islam Kemenag M. Ali Ramdhani. (Dok jawapos.com)
batampos – Kementerian Agama (Kemenag) tahun ini kembali menyiapkan anggaran untuk tunjangan insentif guru raudlatul athfal (RA) dan madrasah bukan pegawai negeri sipil (PNS). Totalnya Rp 324 miliar untuk 216.461 guru madrasah bukan PNS di seluruh Indonesia.
”Pengajuan tunjangan insentif bagi guru RA, madrasah ibtidaiyah (MI), madrasah tsanawiyah (MTs), dan madrasah aliyah (MA) bukan PNS sudah dibuka,” kata Dirjen Pendidikan Islam Kemenag M. Ali Ramdhani kemarin (1/4). Pengajuan tunjangan dibuka hingga 7 April.
Pemberian tunjangan fungsional guru bukan PNS itu tertuang dalam Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1 Tahun 2018. Tunjangan tersebut diberikan sebagai apresiasi atas peran guru sekaligus memotivasi mereka dalam melaksanakan tugas.
Dhani, sapaan Ali Ramdhani, menyatakan bahwa kesejahteraan guru terus menjadi perhatian serius pemerintah. Hal itu merupakan amanat undang-undang. Pihaknya meminta kantor wilayah Kemenag provinsi menyosialisasikan pengajuan tunjangan tersebut kepada para kepala seksi madrasah atau pendidikan Islam di wilayah dan guru bukan PNS.
Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Muhammad Zain menambahkan, pengajuan tunjangan insentif itu dilakukan melalui akun SIMPATIKA yang dimiliki masing-masing guru. Petunjuk teknisnya dapat diakses melalui website simpatika.kemenag.go.id.
”Jika semua persyaratan sudah sesuai dan lengkap sebagaimana peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, selanjutnya pengajuan tunjangan insentif akan disetujui oleh kepala kantor Kemenag kabupaten atau kota,” katanya. Zain berjanji tunjangan cair pada Mei.
Batas waktu persetujuan pengajuan oleh kabupaten/kota sampai 14 April. Guru yang disetujui pengajuannya dinyatakan sebagai kandidat calon penerima tunjangan insentif 2023. ”Mereka nanti akan menerima tunjangan insentif yang dikirim melalui rekening yang telah dibukakan secara kolektif sebesar Rp 250.000 selama enam bulan,” bebernya. (*)
batampos – Setelah menetapkan Rafael Alun Trisambodo sebagai tersangka gratifikasi, KPK didesak segera menahan eks pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan itu. Pertimbangannya, agar tidak melarikan diri dan merusak atau menghilangkan barang bukti.
”Framing yang dibangun tersangka di luar proses hukum juga layak menjadi pertimbangan (penahanan, Red),” ujar Ketua IM57+ Institute M. Praswad Nugraha kemarin (1/4).
Selain itu, dalam KUHAP, kata Praswad, penahanan bisa dilakukan untuk tindak pidana dengan ancaman hukuman lima tahun atau lebih. Dalam hal ini, Rafael yang terancam pidana penjara maksimal 20 tahun sudah memenuhi alasan objektif penahanan.
Praswad mengungkapkan, dalam penyidikan kasus korupsi, hitung-hitungan untuk menahan tersangka memang harus matang. Sebab, ada ketentuan yang mengatur batasan waktu penahanan tersangka selama 120 hari. Setelah itu, berkas perkara dan tersangka harus sudah dilimpahkan ke tahap penuntutan.
Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman menambahkan, Rafael yang belum ditahan sangat mungkin bisa memengaruhi saksi-saksi yang dibutuhkan KPK. Penahanan Rafael juga diperlukan untuk memudahkan KPK menggali keterangan. ”Penahanan jangan pakai lama, karena keburu kabur,” tegasnya.
Apalagi, kasus Rafael digadang-gadang akan menjadi pintu masuk mengungkap kasus korupsi besar. Juga tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berkaitan dengan pajak dan bea cukai.
Sementara itu, Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri menyatakan bahwa penyidik terus bekerja untuk mengumpulkan alat bukti. Upaya tersebut dilakukan dengan menggeledah rumah Rafael di kawasan Simprug Golf, Jakarta Selatan. Dalam penggeledahan itu tim penyidik mengamankan uang dan puluhan tas mewah berbagai brand luar negeri.
Soal penahanan, menurut Ali, hanya soal waktu. Namun, dia belum bisa membocorkan kapan waktu penahanan yang dimaksud. ”Ini soal waktu saja,” ujar pria berlatar belakang jaksa tersebut.
Seperti diberitakan, KPK menetapkan Rafael sebagai tersangka dugaan penerimaan gratifikasi. Sejauh ini KPK telah mengendus gratifikasi mencapai puluhan miliar rupiah yang diperoleh sejak 2011 hingga tahun ini. (*)
Jaka membakar daging sate Padang di Simpang Melchem, Kamis (9/2//2023). F Suprizal Tanjung
Dari Tukang Ojek hingga Pejabat
KULINER lezat yang bisa menemani umat Islam untuk berbuka Ramadan 1444 H, salah satunya adalah Sate Padang Mak Inggih. Sate Padang ini memiliki cita rasa khas. Tekstur daging yang empuk, kenyal dan gurih, dipadukan dengan bumbu sate lezat, dijamin menggugah selera makan.
Dengan uang Rp 15 ribu, Anda mendapatkan dan menikmati satu piring berisi lontong, dicampur kuah dan 10 tusuk daging sate. Jika selera, Anda silakan datang ke Simpang Melchem, Tanjung Sengkuang, Batuampar, Batam.
”Kita mulai buka lapak Sate Padang Mak Inggih ini mulai pukul 17.00 WIB sampai 24.00 WIB setiap hari,” sebut Pemilik Sate Padang Mak Inggih, Jaka, Kamis (9/2/2023) lalu.
Daging sate yang dijual papar Jaka adalah daging ayam dan sapi. Harganya sama. Tergantung selera. Sedangkan jenis sate yang disuguhkan ada dua yaitu: sate Padang dan sate kacang. Apa bedanya? Sate Padang seperti banyak diketahui, kuahnya kuning, pekat, terdapat kandungan tepung terigu. Satu lagi, kuah sate ini sangat kaya dengan aneka bumbu dan rempah-rempahnya khas Minang.
Sedangkan sate kacang, hampir sama seperti sate Padang. Kuahnya agak manis. Lalu ditambah kacang yang sudah ditumbuk kasar. Jadi masih bisa dirasakan di lidah bahwa itu adalah kacang segar.
Lelaki asal Pariaman ini menambahkan, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) ini adalah milik Safrizal, bapaknya yang meninggal 2015 lalu. Keponakan bapaknya akrab memanggilnya Mak Inggih. Jadilah nama usaha ini Mak Inggih. Jaka kemudian melanjutkan dan mengembangkan usaha ini. Untuk pembuatan daging dan kuah, bujangan ini dibantu ibunya yang tinggal di Bengkong Sadai. Usai berjualan, lapak itu dititip di sekitar kawasan Simpang Melchem. Besoknya, saat mau berusaha, lapak tadi diambil dan diisi lagi dengan daging dan kuah sate yang dibawa dari Bengkong Sadai.
Menurut Jaka, usahanya ini cukup ramai. Satu hari bisa laku 100 piring. Terlebih saat hari Sabtu dan Minggu. Pembelinya mulai dari tukang ojek, sopir, ibu rumah tangga hingga pejabat. Pejabat tidak segan duduk di meja dan kursi yang disediakan di lapak ini. Kalau kipas bambu sudah digoyang-goyang, maka asap sate menyebar kemana-mana mengeluarkan aroma harum dan lezat. Bau ini datang dari aneka bumbu ditambah dengan bawang goreng yang dibakar di atas bara api yang menyala.
Jika ingin makan lebih lengkap ala Minang. Pelanggan bisa menambah dengan kerupuk jangek (kulit sapi, red) dan keripik ubi. Harganya Rp 2 ribu per bungkus. Sambil menunggu waktu berbuka, atau mau membawa sate Padang ke rumah, Sate Padang Mak Inggih salah satu tempat yang direkomendasikan. (*)
Bambang Soediono, Sabtu 11 Maret 2023. F Suprizal Tanjung
Kebijakan Sering Berubah, Sekolah Swasta Kurang Siswa
PANTANG menyerah dalam keadaan apapun. Begitulah sosok dari Pembina Yayasan Manunggal Cipta Rasa Karsa dan Karya, Bambang Soediono Soeroso (77). Di usianya yang senior ini, Bambang tetap tidak kehilangan ciri khasnya. Bersemangat. Ingatannya tajam. Mendetil. Padahal masalah yang ditanya adalah peristiwa sekitar 50-60 tahun lalu.
Dengan kepribadiannya relatif lengkap tersebut, dia telah menerjuni berbagai pekerjaan. Pernah Ketua KONI Batam hingga ketua persatuan pecinta burung di Batam. Bagaimana lengkapnya? Kepada redaktur Batam Pos, Suprizal Tanjung di Jalan Kuda Laut Kaveling 121 Kelurahan Jodoh, Kecamatan Batuampar, Batam, Sabtu (11/3/2023), Bambang membagikan suka duka perjalanan hidupnya dari Kalimantan Barat (Kalbar), Singapura dan sampai ke Batam. Termasuk menceritakan banyak kisah unik, lucu, soal nakalnya anak muda, namun itu hanya menjadi kenangan diri pribadi dan orang terdekat.
Ceritanya cukup panjang. Singkatnya. Saya dulu tamat kuliah Jurusan Akademi Perhubungan Maritim Surabaya, Jawa Timur (Jatim) sekitar tahun 1967-1971. Tamat dari situ. Dalam usia masih muda saya Sign on (masuk, red) bekerja di Perhutani Proyek Khusus Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) tahun 1971. Di Pontianak ketika itu, pabrik tak jalan, mati, tak ada kayu. Oleh pimpinan, saya disuruh menjadi surveyor untuk menentukan apakah kayu itu bisa diekploitasi atau tidak.
Mulailah saya memasuki tahap pertama yaitu datang dengan rombongan dengan speed boat merek Evinrude, 124 PK. Singgah di beberapa lock pound (kantor, pos administrasi, kamp, red). Kami bawa beras mie, rokok, kornet dan aneka makanan instant lainnya. Saya bagikan kepada masyarakat Dayak di kampung terdekat di tepi sungai. Saya menyatu dan tinggal dengan orang Dayak yang dituakan (ketua, red) di sana. Mereka berbahasa Melayu Kalimantan dan saya berbahasa Indonesia. Ya. Ada sedikit berbeda. Namun kami bisa saling mengerti. Kami saling menghormati dan menghargai agama dan budaya masing-masing. Sama seperti di tempat lain. Ini adalah strategi berkomunikasi menjelang survei kayu.
Begitu komunikasi lancar, saya pun mengutarakan keinginan kepada ketua masyarakat Dayak tadi untuk minta izin masuk hutan. Minto tolong tunjukkan di titik mana bisa masuk hutan, dan bisa ”melihat” hutan mana yang bisa diolah. Sebab kalau tidak minta izin secara spiritual, jangan heran kita nanti tidak bisa melihat hutan sama sekali di belantara tanaman raksasa tersebut.
Saat sudah bisa masuk hutan di titik yang tepat, mulailan saya buat makalah, mensurvei, melihat titik koordinat kayu, menganalisa jenis kayu seperti ramin, mentibu dan jelutung. Menganalisa keadaan, membuat garis lurus untuk mendapatkan kayu. Saya dibantu 15-20 masyarakat Dayak, menebas rotan jelutung, membuat jalan setapak, sampai membuat rel kereta untuk mengangkut kayu. Kayu itu digunakan untuk dipakai dalam negeri dan juga luar negeri. Banyak pengalaman di hutan belantara, termasuk menjumpai hal-hal bersifat spritiual.
Lama bekerja di sana?
Cuma tiga tahun. Saya merasa mengekploitasi hutan bukan bidang saya. Saya bidangnya di kemaritiman. Sekitar tahun 1973, saya minta kepada pimpinan agar bisa berhenti dan menjadi shipmen (pelaut) dan bisa pergi keluar negeri. Namun pimpinan tidak setuju begitu juga dengan kawan-kawan dan pengusaha di sana. Sebab saya banyak memberikan manfaat untuk kemajuan Perhutani dalam mendapatkan kayu dan lainnya. Saya tetap minta berhenti. Akhirnya saya diizinkan naik kapal dan berlayar menuju Singapura tahun 1973. Dua bulan di kapal, saya tidak cocok. Mabuk laut, muntah-muntah terus. Bagaimana mau kerja di kapal? Mabuk laut laut. Pimpinan dari kapten kapal itu kawan saya. Jadi mereka segan dengan saya. Saya tidak bekerja tapi tetap dapat uang jangkar (gaji tip, red) sebanyak 10 dolar setiap hari sebagai pelaut. Uang jangkar kecil sekali dibandingkan gaji saya di Perhutani. Gaya pelaut yang mabuk di bar, pakai anting dan lainnya saya ikuti. Tapi itu bukan hidup dan bidang saya. Saya bertekat untuk berhenti.
Mendarat di Singapura, saya turun dan datang ke Embassi, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura. Saya orang lapangan. Biasa bebas bersikap dan bergaul dengan level manusia mana saja. Di Negeri Singa itu saya sign off (keluar, berhenti, red) dari Perhutani. Saya melamar kerja di Pertamina Otorita Batam (OB) yang kantornya di KBRI Singapura. Saat itu, Ketua OB adalah Ibnu Sotowo (1971-1976) dan Pelaksana Harian OB adalah Kolonel Abi Hasan Said. Saya diterima Pak Abi Hasan Said. Besoknya langsung disuruh berangkat ke Batam. Itulah awal singkat saya dari Surabaya, Pontianak, Singapura dan ke Batam.
Lancar?
Alhamdulillah. Semua atas usaha dan pertolongan Allah. Di OB yang berada atas Bumi Melayu ini saya bekerja dengan penuh semangat. Sesuai dengan jiwa muda saya yang suka tantangan dan terus bergejolak. Di tengah pekerjaan itu, saya merasa ada yang tidak cocok. Saya berhenti sekitar tahun 1978. Jadi di BOB sekitar 5-6 tahun saja. Selain soal jabatan tadi, juga soal gaji Rp 40 ribu. Dan semua fasilitas saya free (gratis). Saya lihat penghasilan itu tak cocok. Kerja 24 jam, gaji Rp 40 ribu atau sekitar 700 dolar Singapura. Dengan kurs, Rp 63 per satu dolar. Tapi tak diberhenti hentikan. Saya minta izin bisa usaha kepada pihak OB. Saya urus dokumentasi Tenaga Kerja Asing (TKA) yang harus melalui enam departemen di pemerintahan. Saya juga usaha lagi rental office mobil. Ketika itu ada 5 All Company. Satu company ada dua mobil.
Saya kemudian usaha lagi. Minta lahan kepada Pak Mayjen TNI (Purn) Soedarsono Darmosoewito yang menjabat sebagai Kabalak OB mulai tahun 1978 dekat SMK MHS saat ini. Lahan itu itu saya bangun kantor dan disewakan kepada all company (industri berat, red) yang bergerak di bidang pelayaran. Usaha saya lancar, namun kadang ada macet juga. Lama hidup, banyak pemimpin saya temui dan idolakan. Salah satunya Ketika Pak BJ Habibie menjadi Ketua OB (1978-1998).
Tadi sebut ada macet.
Tepat. Tahun 2007, saya mulai melirik usaha pendidikan dengan mendirikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Multi Studi High School (MHS) di atas lahan eluas 5.600 meter persegi itu. Anak saya Aji Sawung Pamungkas yang sudah selesai kuliah di Selandia Baru (New Zealand) akan bekerja di Australia, saya suruh pulang. Namun Aji tak mau. Dia minta agar membuka usaha. Usaha apa? Pendidikan. Oke. Saya dirikan SMK MHS ini. Saya mau Aji pulang tidak bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau bekerja dengan orang lain. Buka usaha saja.
Kepala Sekolah (Kepsek) pertama di SMK MHS ini adalah Untung Suyitno. Dia adalah mantan Kepsek SMPN 4 dan mantan Kanpora Batam. Saya minta Pak Untung mengurus berbagai perizinan kepada Kadis Pendidikan Batam, Pak Muslim Bidin. Kita mengadakan ruangan belajar, komputer diadakan sekian puluh unit, laboratorium, perpustakaan dan lainnya. Urusan secara akademik bagian Untung. Urusan secara non akademik (keuangan pergaulan dan lainnya, red) itu bagian saya. Saya learning by doing. Kita kerja sama.
Banyak siswa mendaftar?
Alhamdulillah. Saya minta Pak Untung datang ke berbagai SMP di Batam mengenalkan SMK MHS. Itu cukup berhasil. Awalnya, siswa kita sekitar 130 orang. Kini makin bertambah. Gedung di SMK MHS ini awalnya diperkirakan bisa menampung 600 sampai 800 siswa. Tapi itu tidak terealisasi. Sebab semua ruangan di gedung ini harus dibagi lagi untuk laboratorium, ruang komputer, perpustakaan, ruang guru, ruang kepala sekolah, ruang yayasan, dan lainnya. Itu harus ada. Kantin saja, akhirnya kita jadikan ruang belajar. Laboratorium dulu 4 ruangan, kini 7 ruangan. Dari beberapa kelas kini ada 27 kelas dan sekitar 40 guru.
Jurusan di MHS?
Ada empat yaitu: Teknik Komputer dan Jaringan; Rekayasa Perangkat Lunak; Seni Tari dan Budaya; Akuntansi dan Multimedia.
Ada masalah terkait guru?
Ini menarik. Kita kekurangan guru terus. Guru kita berhenti karena masuk sebagai PNS. Tiap tahun ada penerimaan guru PNS. Soal gaji. Kita bayar dua kali sebulan karena siswa tidak on time membayar SPP. Saya membantu guru agar menerima keadaan ini. Karena saya sendiri tidak mampu lagi mengatasi ini. Guru-guru muda bisa menerima keadaan ini. Tidak dengan guru senior. Kamipun hanya menerima guru muda di sini, guru idealis. Bukan senior.
Kita juga mengambil praktisi, orang perusahaan dan mahasiswa mengajar di MHS. Selain itu, untuk mengatasi guru yang kurang, kita merekrut guru dari luar Batam. Mereka diberi ongkos tiket datang ke Batam. Tempat tinggal gratis. Banyak kasus. Uang tiket diberi di muka. Eeh si guru tidak jadi datang ke MHS, uang hilang. Ha ha. Kini pola diubah. Calon guru itu datang dulu, baru nanti uang tiketnya diganti.
Soal murid?
Target kita, siswa baru 200-225 masuk tiap angkatan. Total 600 siswa aktif. Maka kita bisa survive. Teryata kita tidak mencapai 200 siswa di tiap angkatan. Karena yang masuk di SMK MHS ini adalah ”muntahan” dari SMAN/ SLTA. Kebijakan pemerintah berubah-ubah. Hasusnya SMA/ SMK menerima 30-35 siswa, tapi bisa menjadi 40-45 siswa. Sekolah swasta menjadi kekurangan siswa. Sementara biaya sekolah kita murah tapi bukan murahan. Uang saya tekor. Biaya operasional, gaji guru, biaya PLN, biaya ATB tidak sebanding dengan pemasukan. Ditambah lagi siswa susah membayar tidak tepat waktu macet. Di atas 50 persen macet SPP. Macet 2-3 bulan. Anehnya ada siswa macet bayar SPP tapi bisa kredit motor. Ha ha. Banyak kasus. Kini polanya saya ubah menjadi Belajar dan Membayar Tepat Waktu. Intinya. Kalau siswa belajar saja tanpa membayar, sekolah akan bankrut. Begitu juga bila membayar saja tanpa belajar. Siswa akan bodoh. Jadi harus seimbang. Ini membangun kedisiplinan.
Kan ada dana BOS?
Saya minta kepada Kepsek SMK MHS agar dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tidak boleh digunakan selain untuk ketentuan yang berlaku. Dana tersebut dapat dipergunakan untuk keperluan sekolah, seperti pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah hingga membeli alat multimedia untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.
Ada perubahan?
Pasti. Kini sudah bergeser pandangan masyarakat terhadap MHS. Kalau dulu masuk MHS bila tidak diterima di SMAN/ SMKN. Kini masuk MHS benar-benar murni mau masuk. Dimana kita tahu? Mereka mendaftar sebelum lulus ujian di SMP/ STLT. Mendaftar di MHS itu bayar. Artinya bila tidak serius. Tak mungkin siswa mau mendaftar di MHS. Hari ini saja sudah mendaftar 109 siswa masuk gelombang ke-3.
Total siswa aktif sekitar 490-510 orang. Break Even Point (BEP), idealnya akan terjadi bila jumlah siswa sudah mencapai 600 orang. Bisa juga total siswa 500. Tapi harus menaikkan SPP. Ini tidak mungkin. Siswa akan keberatan, menjerit. Kini SPP antara Rp 500 ribu – Rp 550 ribu. Jadi belum BEP dan belum ideal. Kita terus berjuang dan melakukan perubahan untuk perbaikan MHS.
Mengenai organisasi?
Banyak organisasi saya masuki. Jadi ketua, pengurus dan pembina. Pernah menjadi ketua KONI Batam, Ketua pecinta burung di Batam, paguyuban dan lainnya. Organisasi itu tujuannya pengabdian kepada masyarakat. Banyak dana keluar ratusan hingga miliaran rupiah. Ketua harus siap keluar tenaga, waktu dan uang. (***)
Biografi
Nama: Bambang Soediono Soeroso
Lahir: Di Ngawi, Jawa Timur (Jatim) 21 April 1946.
Saudara: Anak ke-2 dari 7 bersaudara.
Keluarga
Istri: Renny Anggraini.
Anak: Aji Sawung Pamungkas. 1980.
: Paras Peksi Wulandari. 1982.
Pendidikan
SD. Bogor dan Blitar. 1959.
SMP. Blitar dan Banyuwangi. 1963.
SMA. Banyuwangi dan Malang. 1967.
S1. Akademi Perhubungan Maritim Surabaya. 1967-1971.
President Joko Widodo (second from right) holding a press conference after meeting with the U-20 national soccer team at Gelora Bung Karno Stadium, Jakarta, on Saturday (April 1, 2023). (ANTARA/Indra Arief Pribadi/uyu)
batampos – Di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, kemarin (1/4) sore, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi semangat para pemain timnas setelah kegagalan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. Sekitar sepuluh menit presiden sempat berbincang dengan pelatih timnas U-20 Indonesia Shin Tae-yong (STY).
”Tadi saya sampaikan bahwa ke depan kita ingin memiliki tim yang dibangun sejak awal secara terus-menerus dan berkepanjangan. Sehingga kita punya sebuah timnas yang betul-betul siap,” tutur Jokowi. Ketua Umum PSSI Erick Thohir bersama jajarannya turut mendampingi presiden.
Dengan usia pemain yang masih muda, kata Jokowi, perjalanan mereka masih panjang. Para pemain timnas U-20 tidak boleh patah arang. ”Mereka masih bisa main di SEA Games. Masih bisa main di Asian Games. Masih bisa main di AFF Cup. Masih bisa main juga di Olimpiade,” jelas dia.
Selain memotivasi, Jokowi mendengarkan keluh kesah para pemain. Presiden mendengarkan secara saksama ungkapan hati maupun keinginan mereka. Beberapa di antaranya ada yang ingin kuliah. ”Beberapa dari mereka ada juga yang ingin masuk ke Polri, TNI, maupun PNS. Itu saja,” ungkapnya.
Presiden juga mendengarkan pemaparan STY mengenai kondisi terkini skuad Garuda Nusantara. Secara teknis, kualitas timnas U-20 masih perlu ditingkatkan. ”Masih ada titik-titik lemah yang perlu diperbaiki, baik dari sisi fisik maupun skill. Tapi, ada sebuah perbaikan yang mendasar di sisi skill. Sehingga persiapan mereka untuk ikut dalam sebuah kompetisi sangat siap,” papar Jokowi.
Terkait potensi sanksi yang diberikan FIFA setelah Indonesia gagal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20, Jokowi sudah memerintahkan kepada Erick untuk terus berkomunikasi dengan federasi sepak bola dunia tersebut. Jokowi berharap Indonesia tidak dijatuhi sanksi.
Di tempat yang sama, STY mengapresiasi perhatian yang diberikan Presiden Jokowi. Pelatih asal Korea Selatan itu menilai Jokowi sebagai sosok pemimpin yang sangat peduli terhadap sepak bola nasional. ”Pak Presiden selalu menonton pertandingan timnas. Beliau melihat perkembangan yang baik,” katanya. ”Tapi, sangat disayangkan, Piala Dunia U-20 tidak bisa digelar di sini. Sehingga timnas Indonesia tidak bisa ikut ajang tersebut. Karena itu, setelah ini timnas U-20 akan dibubarkan,” lanjut STY.
Meski demikian, STY berharap program naturalisasi terhadap tiga pemain keturunan tetap dilanjutkan untuk memperkuat timnas U-20. Ketiganya adalah Justin Hubner, Ivar Jenner, dan Rafael Struick.
Terkait aktivitas STY seusai pembubaran timnas U-20, seharusnya ada event terdekat, yaitu SEA Games 2023 Kamboja. Tapi, komando timnas U-22 SEA Games tetap akan dipegang Indra Sjafri meski STY batal menangani timnas U-20 di Piala Dunia. ”Memang kemarin agenda Piala Dunia U-20 dan SEA Games bentrok. Jadi, mau tidak mau saya tidak bisa memegang timnas SEA Games,” terang STY.
”Sekarang saya tidak punya jadwal apa-apa sampai 10 Juni (periode FIFA Matchday, Red). Mungkin harus dipikirkan baik-baik apa agenda selanjutnya,” imbuh mantan asisten pelatih Queensland Roar tersebut.
Sementara itu, pelatih timnas U-22 Indonesia Indra Sjafri mengungkapkan, akan ada tujuh pemain timnas U-20 yang dipanggil untuk persiapan SEA Games. Tapi, dia belum bisa memerinci siapa saja pemain tersebut. (*)
batampos– Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengatakan, apabila status bandara internasional di Provinsi Kepri di down grade, maka akan berdampak pada kepentingan wisata daerah. Karena Bintan Resort Cakrawala (BRC) akan bekerjasama untuk mendatangkan 400 ribu wisatawan Tiongkok ke Pulau Bintan.
“Ya beberapa waktu ke depan, sekitar 400 ribu wisman Tiongkok akan datang ke Kepri, Pulau Bintan khususnya. Karena program kerjasama dengan BRC,” ujar Gubernur Kepri, Rabu (29/3) lalu.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad
Menurut Gubernur terkait rencana ini, pihaknya sudah menyampaikan ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Dirjen Imigrasi. Bahkan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) juga sudah memberikan dukungan. Karena bagaimanapun, Kepri membutuhkan kehadiran Bandara Internasional.
“Kita akan urus persoalan ini, karena sebagai daerah kepulauan kita membutuhkan kehadiran Bandara Internasional,” tegas Gubernur.
Sementara itu, Legislator Komisi II DPRD Kepri, Rudy Chua meminta Pemerintah Provinsi Kepri dan Pemko Tanjungpinang untuk mempertahankan status yang sudah ada. Menurutnya, untuk mendapatkan status sebagai bandara internasional sangat tidak mudah. Tentu ini satu kerugian bagi kepentingan pariwisata Kepri kedepan.
Politisi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) tersebut menegaskan, antar daerah di Kepri rentang kendalinya terpisah oleh laut. Sehingga apabila penerbangan internasional harus tercentralisasi di Batam, tentu ini menjadi persoalan. Karena pulau Batam dan Pulau Bintan tidak berada di dalam satu mainland.
Ditegaskannya, tidak ada ruginya, menyandang status Bandara Internasional. Meskipun pada prosesnya masih belum begitu aktif jalur penerbangan yang tersedia. Karena kedepan Kepri akan membutuhkan itu. Maka dari itu, sebaiknya predikat yang sudah ada harus dipertahankan
“Bandara RHF Tanjungpinang bisa menjadi tempat flight chartered dan tidak ada WNI. Kondisi ini bisa menjadi alasan untuk mempertahankan status tersebut,” tegasnya. (*)
Penumpang saat arus mudik menggunakan KM Kelud dari Batam beberapa waktu lalu.
batampos – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengerahkan semua stakeholder untuk menyambut Lebaran. Persiapan dilakukan menyeluruh ke semua sektor, baik yang terkait dengan pangan maupun transportasi dan perhubungan.
Lewat unggahan Instagram pribadinya, Menteri BUMN Erick Thohir tampak menggelar rapat dengan direksi-direksi BUMN. ”Menindaklanjuti ratas yang telah dilakukan Bapak Presiden dan presentasi dari menteri perhubungan, di mana diasumsikan ada kenaikan kendaraan dari 83 juta ke 123 juta,” ujar Erick.
Direktur Utama Pelni Tri Andayani memprediksi jumlah penumpang mencapai 604.183 orang selama masa angkutan Lebaran 2023. Terdiri atas 511.705 pemudik yang menggunakan kapal penumpang dan 92.478 pemudik dengan kapal perintis. Jumlah tersebut naik 125 persen jika dibandingkan dengan realisasi jumlah penumpang pada periode sebelumnya.
”Kami memastikan seluruh armada Pelni siap melayani seluruh masyarakat Indonesia dalam periode mudik Lebaran 2023 ini,” ungkap perempuan yang akrab disapa Anda itu. Pelni menyiapkan 26 armada kapal penumpang dan 42 kapal perintis.
Anda memprediksi terjadi kepadatan di beberapa pelabuhan keberangkatan. Antara lain di Makassar, Surabaya, Balikpapan, Ambon, dan Baubau. Untuk pelabuhan kedatangan, kepadatan penumpang diprediksi terjadi di Surabaya, Makassar, Baubau, Ambon, dan Belawan. ”Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, kami telah mengajukan izin penyesuaian rute dan jadwal kapal kepada Kementerian Perhubungan selaku regulator,” jelasnya.
Guna menyiapkan layanan yang maksimal, pihaknya juga melakukan perawatan tahunan pada enam kapal sebelum masa peak season. Pelni juga memastikan alat keselamatan di atas kapal penumpang dan perintis aman. Alat keselamatan tersebut meliputi 350 sekoci, 2.291 life raft, 88.709 life jacket, dan 1.083 life buoy.
”Kami juga mengingatkan kepada calon pelanggan untuk memanfaatkan aplikasi Pelni Mobile untuk membeli tiket jauh-jauh hari dan melaporkan apabila melihat dan mengalami tindakan percaloan agar dapat segera kami tindak tegas,” terangnya.
Di sisi lain, Direktur Utama ASDP Ira Puspadewi menerangkan, pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah antisipatif agar lalu lintas penyeberangan, khususnya Merak–Bakauheni, berjalan lancar saat musim mudik Lebaran. Terlebih, pada angkutan Lebaran ini diprediksi terjadi peningkatan pergerakan orang jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Pada Lebaran tahun lalu, di Pelabuhan Merak terjadi kepadatan kendaraan roda empat yang mencapai 37 ribu atau 30 persen lebih banyak daripada masa Lebaran 2019 sebelum pandemi. Sebab, penyeberangan Merak–Bakauheni yang menghubungkan Jawa-Sumatera menjadi jalur favorit masyarakat untuk mudik dengan kapal feri.
”Arus balik Lebaran dari Sumatera menuju Jawa melalui Bakauheni diperkirakan juga mengalami peningkatan dan hal ini juga telah didiskusikan terkait strategi-strategi yang akan dilakukan,” bebernya.
Di samping isu transportasi dan arus mudik, Kementerian BUMN meminta jajarannya di sektor pangan untuk menjaga pasokan dan distribusi. Staf Khusus III Kementerian BUMN Arya Sinulingga memastikan kesiapan BUMN untuk memenuhi pasokan pangan dan kesehatan di bulan suci Ramadan tahun ini.
Arya menyebutkan, kebutuhan bahan pangan seperti beras, gula, minyak goreng, daging, hingga tepung mampu dipasok BUMN. ”Jadi, sekitar 20 persen pemenuhan kebutuhan minyak goreng, khususnya untuk Lebaran, Ramadan, itu dipenuhi BUMN. Dan kami siap untuk pengadaannya,” ujar Arya.
Selain minyak goreng, lanjut dia, BUMN mampu memenuhi sekitar 21.500 ton kebutuhan daging nasional, baik sapi maupun kerbau. ”Total yang dipenuhi BUMN sekitar 21.500 ton (daging sapi dan kerbau). Jadi, 30–40 persen kebutuhan daging nasional untuk Lebaran itu dipenuhi BUMN. Sisanya dari swasta dan lainnya,” ujarnya.
Arya mengatakan, selain daging, pasokan minyak goreng yang disediakan BUMN mencapai sekitar 20 persen dari total kebutuhan Ramadan dan Lebaran. Pasokan beras, menurut Arya, juga masih mencukupi. Adapun gula, hampir 60 persen pasokan dalam negeri sudah dipenuhi BUMN. Terdiri atas 50 persen pasokan dari PTPN dan RNI. Perum Bulog juga memiliki pabrik sendiri dengan pangsa pasar sekitar 20 persen. ”Kebutuhan nasional gula untuk Ramadan, 60 persen terpenuhi oleh BUMN,” terangnya.
Arya juga memastikan kebutuhan beras untuk Ramadan dan Lebaran sudah aman. ”Beras sudah aman. Terlebih untuk komersial, Bulog siap memenuhi berapa pun permintaannya,” tegasnya. (gih/agf/c19/oni)
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi (kedua dari kiri) bersama Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko (tengah) bersama jajaran saat konferensi pers di Jakarta, Kamis (30/3/2023). ANTARA/Ilham Kausar
batampos – Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) menegaskan, para mafia umrah yang berhasil ditangkap oleh Polda Metro Jaya, harus mendapatkan hukuman yang berat, dikutip dari Antara.
“Perbuatan sindikat ini keterlaluan. Mereka menipu masyarakat yang mau ibadah umrah,” kata Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Dr Edi Hasibuan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (1/4).
Dia mengatakan perbuatan para pelaku harus dihukum lebih berat dibandingkan dengan perkara lain karena menipu orang yang beribadah.
“Pengungkapan mafia umrah yang dibongkar Polda Metro Jaya harus diapresiasi. Polisi telah tegas dalam penegakan hukum terhadap mafia yang tega menipu masyarakat yang akan melaksanakan umrah,” katanya.
Edi menilai Polda Metro Jaya telah hadir sebagai pelindung, pelayan dan penolong untuk masyarakat.
Kecepatan penanganan perkara ini oleh Polda Metro Jaya, kata dia, merupakan wujud program presisi Polri.
Dia juga menyambut baik pembukaan posko pelayanan korban penipuan umrah tersebut karena diduga masih banyak korban yang belum melapor.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya menangkap pemilik dan direktur utama agen perjalanan umrah yang menipu ratusan orang yang sedang umrah sehingga mereka telantar di Arab Saudi dan tidak bisa pulang ke Tanah Air.
Tersangka yang ditangkap 27 Februari 2023 adalah sepasang suami isteri, MA dan HA dan H selaku Direktur Utama PT NSWM.
MA merupakan residivis dalam perkara yang sama pada 2016.
Para tersangka dijerat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah sebagaimana diubah dalam Pasal 126 UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.
Para tersangka terancam hukuman 10 tahun dan denda Rp10 miliar.
Polda Metro Jaya mengusut kasus ini setelah menerima laporan laporan dari Kementerian Agama soal adanya jamaah umrah yang tidak bisa pulang ke Tanah Air.
Para tersangka menggelapkan dana umrah untuk membeli aset dan jamaah yang berangkat umrah tidak mendapatkan tiket pulang dan penginapan di Arab Saudi.
Diduga jumlah korban mencapai ratusan orang dengan nilai kerugian sekitar Rp91 miliar. (*)
batampos– Berpuasa memiliki banyak manfaat untuk para penyandang diabetes salah satunya menstabilkan kadar glukosa darah, menurut dokter spesialis penyakit dalam subspesialis endokrinologi metabolik dan diabetes dr M Ikhsan Mokoagow, M.Med.Sci, Sp. P. D., Subsp. E. M. D, FINASIM.
“Ketika berpuasa, penyandang diabetes ‘dipaksa’ untuk menjalani pola makan yang lebih terjaga dan teratur, serta asupan kalori yang relatif sama,” kata dia dalam keterangan tertulisnya, Rabu.
Ikhsan yang berpraktik di RS Pondok Indah – Puri Indah itu mengatakan, puasa juga membantu mengatur peningkatan kadar glukosa dan insulin dalam tubuh.
Lebih lanjut mengenai manfaat puasa, dia menuturkan salah satu ibadah wajib yang dilakukan umat Islam saat Ramadhan itu dapat mengurangi kadar kolesterol jahat (low-density lipoprotein cholesterol atau LDL) dalam tubuh.
Ini asalkan ketika sahur dan berbuka, para penyandang diabetes memilih makanan dengan bijak termasuk menghindari makanan sahur dan takjil berbuka puasa yang dimasak dengan teknik deep fried atau digoreng dengan banyak minyak.
Ilustrasi kurma sebagai salah satu takjil yang biasa disajikan saat berbuka puasa di bulan Ramadhan. (Pixabay)
Manfaat lain berpuasa, sambung Ikhsan yakni menurunkan tekanan darah. Saat berpuasa, tubuh akan mengurangi produksi hormon tertentu seperti hormon adrenalin yang menjadi penyebab meningkatnya tekanan darah.
Puasa juga membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Ketika berpuasa, tubuh akan mendaur ulang sel imun yang tidak diperlukan, terutama sel-sel yang sudah rusak, sehingga sistem kekebalan tubuh pun diperbarui kembali.
Namun, apabila penyandang diabetes ingin berpuasa, Ikhsan menyarankan mereka sebaiknya memeriksa sejumlah hal salah salah satunya kategori risiko mereka. Stratifikasi risiko merupakan aspek penting dari semua rekomendasi diabetes dan Ramadhan.
Berdasarkan pedoman dari International Diabetes Federation – Diabetes and Ramadan (IDF-DAR) tahun 2021, ada tiga kategori stratifikasi risiko berpuasa Ramadhan pada penyandang diabetes yakni tinggi, sedang dan rendah.
Pada risiko tinggi, ada kemungkinan berpuasa menjadi tidak aman. Lalu pada risiko sedang, ada kemungkinan berpuasa menjadi kurang aman. Sementara pada risiko rendah, ada kemungkinan berpuasa aman.
Sistem penilaian dirancang dengan mempertimbangkan berbagai faktor yang dianggap memengaruhi puasa. Untuk individu tertentu, setiap elemen risiko harus dinilai dan dihitung skornya.
“Jadi, apabila seseorang termasuk dalam kategori yang tidak direkomendasikan dan tidak dianjurkan untuk berpuasa, ada baiknya untuk tidak memaksakan diri,” kata Ikhsan.
Di samping itu, sambung dia, penyandang diabetes disarankan untuk membatalkan puasanya jika kadar gula darah kurang dari 70 mg/dL dan lebih dari 300 mg/dL, kemudian ada gejala-gejala hipoglikemia (kadar gula darah terlalu rendah), dehidrasi, atau penyakit akut lainnya.
Dia lalu mengingatkan agar pemantauan gula darah dilakukan dengan lebih ketat untuk mencegah terjadinya komplikasi selama berpuasa. (*)
batampos – Setelah penantian panjang, BLINKS akhirnya bisa menikmati debut solo Jisoo lewat single album Me yang dirilis Jumat (31/3). Album itu terdiri atas dua lagu.
Yakni, lagu utama berjudul Flower dan B side bertajuk All Eyes on Me. Jisoo juga merilis klip video dari lagu Flower di kanal YouTube BLACKPINK.
Klip video itu menampilkan sosok Jisoo yang stylish dalam berbagai look dan outfit. Mulai chic dengan dress panjang floral hingga fierce dengan riasan mata smokey dan outfit minidress hitam dan stoking merah.
Tak lupa, pernak-pernik Dior menghiasi setiap sudut mengingat Jisoo adalah global ambassador brand asal Paris tersebut. Jisoo juga menampilkan tariannya yang simpel tapi unik di Universal Studios dan jalanan kosong di Amerika Serikat.
Bisa dibilang klip video itu menangkap sosok jati diri Jisoo yang sesungguhnya. Lalu, ditambah dengan lantunan nada Flower yang easy listening dan mudah diingat sekaligus memberi warna baru di antara lagu-lagu solo member BLACKPINK lainnya. Jisoo dengan ciri khas suara husky-nya ditampilkan dengan maksimal.
’’Aku memilih Flower sebagai lagu tituler karena itu adalah lagu yang paling menggambarkanku dan secara vokal, penampilan, dan efek visual diselaraskan dengan baik dalam lagu ini. Rasanya seperti takdir saat kali pertama menemukan demo lagu tersebut di studio,’’ kata Jisoo sebagaimana yang dilansir dari The Korea Herald. Di sisi lain, lagu All Eyes on Me juga turut memberi kesan refreshing.
Album Me telah terjual 1,3 juta kopi preorder. Jisoo terlibat dalam keseluruhan proses album ini sejak awal hingga akhir.
’’Aku ingin menunjukkan citra baru dan beragam sambil tetap melindungi identitasku. Album ini adalah hasil dari mencari ke dalam dan mengekspresikan diri melalui perhatian yang tak terhitung jumlahnya,’’ jelasnya.
Jisoo merupakan member terakhir BLACKPINK yang merilis debut solo. Proyek solo BLACKPINK dimulai dengan Jennie lewat single album Solo (2018). Lalu, dilanjutkan dengan Rose lewat single album R (2021) dan Lisa dengan single album Lalisa di tahun yang sama.
Jisoo menyatakan, para member BLACKPINK pun mendukung penuh album solonya. Terutama Rose yang kebetulan berada di Los Angeles saat syuting klip video Flower berlangsung.
’’Aku agak kesepian bekerja sendirian karena biasanya bekerja dengan timku. Tapi, ketika melihat Rose, aku sangat senang dan dipenuhi energi secara instan,’’ ungkapnya. (*)