Tidak itu saja, kata Angga, di tookonya juga terdapat perhiasan emas dengan berat total sekitar 1 kg, ada di etalase. Belum lagi berangkas yang berisi uang cash 50 juta.
Pemilik toko emas Angga Gold itu menuturkan, ada 7 toko emas miliknya yang ikut terbakar.
“Pusing lah pasti. Ini musibah yang tidak bisa terhindarkan. Mana barang baru masuk semua, karena mau lebaran. Jadi sudah pasti semua pemilik kios rugi banyak,” bebernya.(*)
batampos – Grup musik d’Masiv berencana menggelar konser tunggal di sejumlah negara tetangga. Perhelatan itu diselenggarakan sebagai bentuk perayaan 20 tahun karier mereka. Bertajuk konser 20AD to the World, grup band yang digawangi Rian Ekky Pradipta (vokal), Dwiki Aditya Marsall dan Nurul Damar Ramadan (gitar), Rayyi Kurniawan Iskandar Dinata (bas), serta Wahyu Piadji (drum) itu memulai turnya pada awal Juni mendatang.
’’Kami akan bikin second show tanggal 2-3 Juni di Malaysia. Alhamdulillah tiketnya udah sold out,’’ kata Rian saat ditemui di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (2/4) malam.
Setelah itu, d’Masiv melanjutkan perjalanan turnya di Singapura. Lalu, kembali ke Jakarta sebagai rangkaian penutup konser. Perihal tanggal di dua lokasi terakhir, dia bakal menginfokannya dalam waktu dekat.
Kendati demikian, Rian menjanjikan grup bandnya bakal memberikan penampilan spesial sekaligus berbeda dari sebelumnya. Terutama untuk konser di Jakarta. ’’Sebentar lagi diumumkan. Yang pasti, akan banyak banget kejutan karena konser di Indonesia,’’ ujar Rian.
Event kali ini begitu bermakna bagi d’Masiv. Sebab, mereka telah mengalami pahit manis dan liku-liku meniti karier di industri musik selama dua dekade. Apalagi, d’Masiv tak pernah berganti personel. ’’Tentu 20 tahun bukan hal yang mudah, karena kami tetap dengan personel yang sama. Dan konsisten mengeluarkan album setiap tahun,’’ ucap Rian. (*)
Suasana di Pelabuhan Batam Center . foto: Cecep Mulyana / Batam Pos
batampos – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata menanggapi adanya antrean pendaftaran IMEI ponsel yang membludak di Pelabuhan Internasional Batamcenter beberapa waktu lalu.
“Tidak ada terganggu. Arus wisata tetap lancar tanpa kendala,” ujarnya, Selasa (4/4).
Ia mengungkapkan usai bertemu dengan Association of Indonesian Travel Agencies (ASITA) Kepri saat buka bersama, juga disampaikan hal tersebut tidak berpengaruh terhadap kunjungan wisman ke Batam.
“Sejauh ini tidak ada masalah. Saya bahas juga bersama Asosiasi travel. Katanya tak ada masalah sampai saat ini,” ujarnya.
Antrean panjang tersebut terjadi, karena adanya aturan baru terkait pendaftaran IMEI. Sehingga terjadi antrean cukup panjang di pelabuhan.
“Mayoritas WNI mungkin ya. Kalau WNA yang antre mungkin saja sudah ramai pemberitaannya. Dan itu sudah pasti mengganggu. Untungnya sejauh ini belum ada laporan keluhan terkait kunjungan wisman,” ungkapnya.
Chepy Soekardy (kiri) dan Luke Jozsua (tengah) bersama para musisi jazz Batam lainnya, tampil di acara roadshow to International Jazz Day di Grand Batam Mall. Foto: Gina untuk Batam Pos
batampos – Batam Jazz and Fashion (Bajafash) bersama M-Entertainment Jazz dan didukung oleh Grand Batam Mall, akan menggelar acara International Jazz Day (IJD) Batam 2023 yang berlokasi di F&B Lifestyle Outdoor Stage Grand Batam Mall, Kota Batam, pada 29-30 April 2023 mendatang.
Acara ini bakal dikemas atraktif dengan menghadirkan deretan musisi jazz kenamaan level nasional dan internasional.
Principal Bajafash, Indina, mengatakan, tahun ini merupakan gelaran IJD yang kedua di Kota Batam, setelah event sebelumnya juga mendapat sambutan hangat dari pencinta jazz di Kota Batam.
“Tahun ini kami bikin yang lebih besar dengan mendatangkan musisi dari dalam dan luar negeri,” ujarnya.
Menurut dia, ada dua komunitas jazz di Batam yang mendapatkan lisensi dari United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) dan Herbie Hancock, selaku organisasi nirlaba utama dunia yang bertugas merencanakan, mempromosikan, dan memproduksi perayaan tahunan IJD ini di seluruh dunia. Salah satu komunitas di Batam tersebut adalah Bajafash.
Seperti diketahui, pada November 2011, UNESCO secara resmi menetapkan tanggal 30 April sebagai Hari Jazz Internasional.
Adapun, Hari Jazz Internasional dipimpin oleh Direktur Jenderal (Dirjen) UNESCO, Audrey Azoulay dan pianis/komposer jazz Herbie Hancock, yang menjabat sebagai Duta Besar UNESCO untuk Dialog Antarbudaya.
“IJD Batam ini juga bakal dikombinasikan jadi acara “Road to Bajafash” yang akan diadakan pada 28-29 Juli 2023 di Panbil Eco Edupark,” tutur Indina.
Sementara itu, Promotor Event IJD Batam 2023, Chepy Soekardy, menyebutkan, event yang diselenggarakan ini sudah masuk dalam acara tahunan International Jazz Day dan dapat dilihat di website resmi www.internationaljazzdaycom. Bahkan, acara serupa yang digelar tahun lalu, juga sudah masuk dalam agenda tahunan yang sama.
Adapun, acara IJD Batam 2023 ini bakal dikemas menjadi beberapa sesi dalam dua hari.
“Misalnya tanggal 29 April, nanti diadakan workshop jazz drums yang tentunya bisa diikuti untuk masyarakat dan pencinta musik Jazz, lalu ada penampilan dari Jazz For Kids dan musisi jazz lokal Batam lainnya dan dari Vietnam,” sebutnya.
Sedangkan tanggal 30 April, Chepy menyambung, juga bakal digelar workshop dari International Artist Jazz. Kali ini, diperuntukkan bagi semua instrumen alat musik jazz. Di hari kedua ini, juga ada penampilan musisi jazz lokal dan internasional seperti dari Italia, Taiwan, Singapura dan Vietnam.
Adapun, deretan musisi jazz lokal yang bakal tampil antara lain Shinta SA; Gisela Chua (Tribute to Antonio Carlos Jobim); Xo-Rio Trio; Alecia and Friend; Jazz in the City Band; Tribute Frank Sinatra; dan Joesef Trio.
“Ada juga musisi jazz dan drummer cilik asal Batam, Luke Jozsua, yang sudah sering tampil di ajang internasional, bakal memainkan ‘Music to Charlie Parker’ di IJD Batam 2023 ini,” terang Chepy.
Sementara, deretan musisi jazz internasional yang bakal tampil adalah
Andreas Marinello dari Italia; Rahma Lim dari Singapura; Judy Tsai dari Taiwan; dan Norman Yeo dari Vietnam.
“Acara ini memang dibikin untuk penggemar jazz di Batam, jadi silakan datang dan nikmati sajian musik jazz ini,” ajak Chepy yang juga musisi jazz Batam tersebut.
Terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, mengaku sangat mendukung dan mengapresiasi gelaran IJD Batam 2023. Menurutnya, acara semacam ini bakal menambah atraksi wisata di Kota Batam. Terlebih, acara tersebut mendatangkan musisi lokal dan internasional yang punya tempat tersendiri bagi penikmat musik jazz.
“Pemerintah Kota Batam memberikan keleluasaan bagi semua kalangan untuk membuat atraksi wisata yang menarik semacam ini,” tuturnya.
Menurutnya, Kota Batam juga memiliki beberapa festival musik jazz yang cukup dikenal luas oleh masyarakat. Antara lain Asian Jazz Festival, Batam Jazz Fest, dan masih banyak lainnya.
“Semakin banyak acara musik jazz tentu makin bagus karena itu artinya musik jazz mendapat sambutan hangat di Kota Batam,” katanya.
Terlebih, sambung Kepala Dinas, musik juga menjadi salah satu subsektor ekonomi kreatif (ekraf), yang terus didorong untuk terus tumbuh dan berkembang. Sehingga, para pelaku industri kreatif ini dapat terus berkarya sekaligus mendapatkan manfaat yang luas di tengah sambutan hangat masyarakat.
“Ayo datang dan nikmati persembahan dari para musisi jazz ini. Silakan disebarluaskan informasinya sehingga banyak wisatawan juga bisa turut menyaksikannya,” tutupnya. (*)
batampos – Pedagang di Pasar Puan Ramah berencana akan pindah berjualan ke sekitar Pasar Baru usai lebaran akibat kondisi pasar yang semakin memprihatinkan. Tidak hanya sepi dari pembeli, pasar relokasi itu juga semakin sepi dari berbagai pedagang, yang sudah banyak kembali berjualan ke kawasan semula.
Pantauan Batam Pos, total pedagang yang berjualan di pasar itu hanya berkisar antara 25-30 pedagang setiap harinya.
Salah satu pedagang ayam, Kateno mengatakan kondisi pasar yang sepi itu sudah berlangsung sejak lama, setiap hari ada pedagang pindah ke sekitar Pasar Baru dan Pasar Bintan Center, akhirnya masyarakat juga malas berbelanja karena yang berjualan di sana tidak lengkap.
“Rencana kami akan pindah setelah lebaran mau pindah semua, kalau pindah sekarang nanggug karena belum ada dipungut sewa,” Kata Kateno, Rabu (5/4).
Kata Kateno, para pedagang sudah sering meminta solusi kepada Pemko Tanjungpinang, namun hal itu terasa percuma. Pemerintah tidak kunjung memberikan solusi bahkan untuk mengunjungi dan melihat pedagang sudah tidak pernah.
“Terakhir wali kota ke sini waktu senam pagi dan bagi-bagi doorprize, setelah itu tidak ada,” ucapnya.
Ia mengaku sering rugi, karena yang dijualnya adalah daging ayam yang tidak bisa tahan lama, dalah satu hari Kateno membawa belasan ekor ayam, namun yang terjual tidak sampai setengah.
“Apalagi yang saya jual ini adalah ayam jadi tahan lama, dua hari sudah busuk kalau tidak habis,” ucapnya.
Pedagang lain, Abdurrahman menuturkan hal yang sama, bahwa para pedagang di pasar itu tidak punya solusi lain selain pindah dari tempat itu. “Kalau yang lain pindah kita harus ikut, gak mungkin jualan sendiri di sini,” ucapnya.
Menurutnya pasar murah yang diadakan di kawasan terminal Sei Carang harusnya diadakan di pasar itu, karena bisa membawa masyarakat untuk berbelanja di sana.
“Coba lihat, pasar murah aja diadakan di Bintan Center, kenapa nggak di sini, kan warga bisa belanja di sini,” ucapnya.
Pedagang bumbu masak, Ranta menyebut sekarang pemerintah daerah tidak lagi pernah mendatangi para pedagang di pasar itu menanyakan kondisinya, akhirnya mereka mencoba mencari solusi sendiri dengab cara pindah dari tempat itu.
“Sedihnya kadang dalam satu hari tidak ada yang pecah telur, tidak ada jualan, kami sudah tidak bisa tahan lagi di sini,” keluhnya. (*)
batampos – JEC sebagai market leader di industri layanan kesehatan mata, terus berkomitmen menjangkau lebih dekat masyarakat Indonesia untuk memudahkan akses dan mendekatkan layanan kesehatan mata yang berkualitas dengan terus berusaha tetap relevan dengan perkembangan zaman. Menyadari tantangan era society 5.0, JEC terus beradaptasi dengan menerapkan Omnichannel dalam melakukan strategi branding dan marketing. Dengan strategi marketing campaign yang dilakukan JEC terhadap kemajuan teknologi saat ini, hari ini JEC Eye Hospitals and Clinics mendapatkan penghargaan pada ajang Marketeers OMNI Awards 2023 untuk kategori Omnichannel Branding. Hadir menerima penghargaan branding campaign, Mubadiyah, S. Psi, MM, Senior Kadiv Markom JEC Korporat yang diberikan langsung oleh Iwan Setiawan, CEO Marketeers.
“Terima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh Marketeers, juga para pasien dan masyarakat luas atas upaya yang kami lakukan dalam strategi branding dan marketing di tengah zaman yang saat ini serba digital melalui 360 komunikasi yang terintegrasi di semua platform. Tidak bisa dipungkiri era society 5.0 telah datang dan membuat kami harus melek digital dan cakap dengan teknologi baru yang semakin canggih. Tidak sekedar itu, persaingan di dunia bisnis juga semakin ketat, hingga strategi marketing kami pun membutuhkan penyesuaian. Mulai dari kegiatan yang dilakukan secara digital maupun hybrid untuk menciptakan hubungan emosional dengan pelanggan, tujuannya agar tiap informasi terbaru yang kami miliki bisa menjangkau banyak lapisan masyarakat di berbagai daerah”, ujar Mubadiyah, S. Psi, MM, selaku Senior Kadiv Markom JEC Korporat.
Sepanjang tahun 2022 inisiatif branding campaign JEC mencakup beberapa aktivitas yang beragam dengan melibatkan beberapa pihak. JEC juga menganut 360 komunikasi yang terintegrasi di semua platform, yang mencakup Event and exhibitions, Promotion and Tactical Campaign, Public Relations Marketing, B2B Channel, Personal Channel, Community Engagement, Influencer Campaign, Advertising in Print, Radio, TV, Outdoor Ads dan Digital. Tidak hanya itu kami pun melakukan aktivitas bersama para key opinion leader (KOLs) melalui sosial media dengan melibatkan influencer mikro hingga makro, banyak komentar kami terima sebagai bentuk wujud keikutsertaan mereka dalam mensupport program kampanye kami, ujar Mubadiyah menambah keterangan diatas.
Inisiatif dan aktivitas tersebut dilakukan agar dapat menangkap momentum yang ada serta disesuaikan pula dengan STP yang dimiliki oleh beberapa layanan JEC. Sebagai contoh untuk layanan unggulan LASIK dan ReLEx SMILE yang notabene ditargetkan untuk anak muda, maka channel yang digunakan pada beberapa media yang dikonsumsi oleh anak muda, seperti misalnya digital dan menggunakan beberapa influencer yang relevan. Hal sejalan juga dilakukan JEC dalam mengkampanyekan produk unggulan femtosecond laser Katarak dimana secara audiensnya adalah usia senior, sehingga dilakukan kampanye pada channel yang masih digunakan oleh target market usia tersebut dan menggunakan Public Figure yang juga relevan dengan usia.
Presiden Direktur JEC Korporat, Dr. Dr. Johan A Hutauruk, SpM(K) mengatakan, “Selama 39 tahun, JEC telah menjangkau lebih dekat masyarakat Indonesia untuk memudahkan akses dan mendekatkan layanan kesehatan mata yang berkualitas. Penghargaan ini merupakan yang pertama kami terima di tahun 2023, hal ini memotivasi kami untuk memberikan pelayanan yang lebih baik lagi, hingga mampu meningkatkan citra dan kepercayaan pasien serta masyarakat luas. Tentunya kami juga berharap dapat terus meningkatkan daya saing, baik diskala nasional maupun internasional. JEC Eye Hospital and Clinics layak menjadi pilihan pertama dan utama bagi masyarakat Indonesia.” (*)
Kondisi terkini area yang terbakar di kawasan Plasa Botania 1. Foto: Yulitavia/Batam PosPuing-puing bangunan di Plasa Botania 1. Foto: Yulitavia/Batam PosPetugas Pemadam Kebakaran sedang menyisir area yang terbakar di Plasa Botania 1. Foto: Yulitavia/Batam PosPolisi terlihat berjaga di kawasan Plasa Botania 1. Para pedagang juga diminta untuk tidak berjualan pasca kebakaran hebat di lokasi tersebut. Foto: Yulitavia/Batam Pos
batampos – Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menyatakan bahwa Ketua KPKFirli Bahuri secara terang-terangan berani main perkara. Menurut Novel, hal itu sudah menjadi rahasia umum.
Pernyataan ini disampaikan Novel menyikapi silang pendapat antara Ketua KPKFirli Bahuri dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait pemecatan Brigjen Pol Endar Priantoro dari jabatan Direktur Penyelidikan KPK.
“Lebih dari itu, Firli Bahuri ini berani terang-terangan main perkara. Mestinya banyak pegawai KPK yang tahu, tapi tidak berani melaporkan,” kata Novel dalam cuitan pada akun media sosial Twitter pribadinya, Rabu (5/4).
Menurut Novel, seharusnya Dewan Pengawas (Dewas) KPK dan DPR RI sebagai mitra kerja, dapat secara serius mengawasi kinerja KPK. Mengingat, KPK merupakan lembaga publik dalam kerja-kerja pemberantasan korupsi.
“Dewas KPK dan DPR juga anteng saja, yang jadi korban adalah kepentingan KPK untuk memberantas korupsi dengan jujur dan obyektif. Yang itu adalah juga kepentingan kita,” tegas Novel.
Sementara itu, Firli Bahuri tidak membalas konfirmasi yang dilayangkan JawaPos.com terkait pernyataan Novel Baswedan tersebut. Terkait polemik pencopotan Brigjen Endar Priantoro dari jabatan Direktur Penyelidikan KPK, Firli Bahuri dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) KPK Cahya Hardianto Harefa telah dilaporkan ke Dewas KPK, pada Selasa (4/4) kemarin.
Endar menyebut, pelaporan itu dilayangkan karena Firli Bahuri tidak menghargai surat penugasan dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Sebab, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali menugaskan Brigjen Endar Priantoro di luar institusi Polri, untuk bertugas di KPK. Namun, Endar dicopot dari jabatannya sebagai Direktur Penyelidikan.
“Saya sebagai anggota kepolisian tentunya kami menjunjung tinggi, harkat dan martabat kepolisian. Bagaimana surat perintah Kapolri yang sepertinya tidak dihargai oleh KPK,” ucap Endar di Gedung ACLC, Kuningan, Jakarta, Selasa (4/4).
Endar mengakui, mendapat support dari rekan sesama anggota Polri yang bertugas di KPK. Mereka meminta Firli Bahuri untuk membatalkan pencopotan Endar dari jabatan Dirlidik.
“Yang saya tahu bahwa teman-teman, adik-adik seluruh anggota Polri yang dipekerjakan di KPK juga merasa prihatin atas keberadaa SK ini,” ungkap Endar.
Oleh karena itu, Endar meminta Dewas KPK dapat memeriksa Pimpinan KPK terkait pencpotan dirinya dari jabatan Dirlidik KPK. Hal ini penting, agar tidak ada lagi anggota lain yang bukan tidak mungkin mendapatkan perlakuan yang sama.
“Sepemahaman saya tentunya mereka (Dewas KPK) menerima, menganalisis materi pengaduan. Kalau enggak salah juga nanti dibahas di tingkat pimpinan Dewas dan lain-lain, baru mereka akan melanjutkan dengan membuat surat tugas ya kalau enggak salah. Nanti baru ada proses klarifikasi, pembuktian dan lain-lain, kemudian diputuskan Dewas,” pungkas Endar. (*)
Kebakaran melanda Plaza Botanai 1. Foto: Hasanul Safri/Batam PosPemadam kebakaran masih berjibaku mengatasi kebakaran di Plaza Botania 1. Foto: Yulitavia/Batam PosKebakaran yang terjadi di Plasa Botania 1. Foto: Cecep Mulyana/Batam PosPolisi terlihat berjaga di kawasan Plasa Botania 1. Para pedagang juga diminta untuk tidak berjualan pasca kebakaran hebat di lokasi tersebut. Foto: Yulitavia/Batam PosSuasana di Plaza Botania 1 setelah api berhasil dipadamkan. Foto: Yulitavia/Batam PosSuasana di kawasan Botania 1 pasca kebakaran. Foto: Yulitavia/Batam Pos
Antoine Kombouare dikecam dunia usai mencoret pemainnya, Jaouen Hadjam, di skuad FC Nantes. (AFP)
batampos – Pelatih FC Nantes, Antoine Kombouare, dikecam dunia usai mencoret pemainnya, Jaouen Hadjam, karena tak mau membatalkan puasa. Kombouare ternyata punya pandangan tersendiri mengenai aksinya tersebut.
Kejadian itu bermula saat Hadjam dicoret Kombouare dalam susunan pemain FC Nantes kontra Reims dalam lanjutan Ligue 1, Minggu (2/4/2023). Padahal, Hadjam sempat masuk dalam starting line-up utama FC Nantes.
Namun, karena Hadjam menolak membatalkan puasanya jelang laga kontra Reims, Kombouare terpaksa mencoret nama bek asal Aljazair tersebut. Dan, aksi itu dibenarkan Kombouare.
“Saya bertemu mereka (pemain muslim). Kami berdiskusi. Kami bekerja sama agar semuanya berjalan dengan baik dan itu sering terjadi. Ada pertandingan di akhir pekan, para pemain diminta untuk meraih kemenangan,” ucap Kambouare dikutip dari RMC Sport.
“Saya punya aturan yang sangat sederhana. Tidak masalah bagi pemain yang berpuasa Ramadhan selama seminggu. Tapi, pada hari pertandingan, itu dilarang,” ungkapnya.
“Mereka yang menjalani puasa Ramadhan pada hari pertandingan akan tinggal di rumah. Saya tidak akan mengganggu kesehatan pemain, atau menyusahkan rekan satu tim mereka. Ketika Anda tidak makan sepanjang hari, itu menjadi rumit,” lanjutnya.
Tapi, strategi Kombouare mencoret Hadjam tak berjalan sesuai skenario. Nantes justru dipermalukan Reims 0-3. Hasil itu membuat Nantes masih terpaku di posisi 14 klasemen Ligue 1 musim ini.
Selain itu, Ligue 1 juga dikecam karena tak mengizinkan laga dihentikan ketika waktu berbuka puasa tiba. Hal berbeda ketika para pemain muslim tampil di kompetisi elite Eropa lainnya, seperti Liga Premier hingga Bundesliga.
Eric Borghini, ketua Komisi Wasit Federal dan anggota Federasi Sepak Bola Prancis, mengatakan penghentian pertandingan sepak bola bertentangan dengan hukum liga.
“Sepak bola tidak memperhitungkan pertimbangan politik, agama, ideologis atau serikat pekerja para aktornya,” tulis Borghini dalam email yang ditujukan kepada wasit yang bersumber dari L’Equipe.
“Prinsip ini diberlakukan pada semua orang: instansi – klub – pemegang lisensi – wasit. Terserah semua pemangku kepentingan untuk memastikan bahwa itu dihormati,” tambah Borghini.
Pernyataan itu jelas bertolak belakang dengan kebanyakan pemain muslim yang berlaga di kompetisi tersebut, apalagi timnas Prancis banyak didominasi pemain muslim selama bertahun-tahun. Sebut saja Karim Benzema, Zinedine Zidane, Franck Ribery, Paul Pogba, Ousmane Dembele, atau N ‘Golo Kante.
Karena itu, tak heran apabila Lucas Digne ikut bicara mengenai pemberitaan pencoretan Hadjam. “Di Liga Premier Anda bebas melakukan apa pun yang cocok untuk Anda, mereka tidak akan pernah melakukan apa pun yang bertentangan dengan keyakinan Anda dan ini bagus,” katanya.
“Saya lahir di Prancis dan bekerja di sana, tetapi antara Prancis dan Inggris ada perbedaan besar. Orang Inggris adalah contoh yang bagus. Terkadang Anda harus mendengarkan orang dan memahami apa arti iman bagi seseorang dan itu dihormati,” tegas Digne. (*)