Kamis, 16 April 2026
Beranda blog Halaman 582

FM Alami Tekanan Psikologis, Keluarga Bantah Versi Orang Tua Brigadir YAAS

0
Ketua Tim Kuasa Hukum FM, Lisman Hulu, didampingi Ferry Hulu, Martin Zega, Leo Halawa, dan Fati Hulu, menyatakan bahwa pernyataan orang tua Arga yang beredar di media tidak sejalan dengan kenyataan yang dialami kliennya. Foto. Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Klaim yang menyebut Bripka Yesaya Arga Apriyanto Silaen (YAAS) sebagai pihak yang terzolimi dibantah keras oleh keluarga FM. Melalui tim kuasa hukum, keluarga FM membeberkan sejumlah fakta yang dinilai menunjukkan tidak adanya keseriusan Arga untuk bertanggung jawab dan menikahi FM, meski telah menyebabkan FM hamil dua kali.

Ketua Tim Kuasa Hukum FM, Lisman Hulu, didampingi Ferry Hulu, Martin Zega, Leo Halawa, dan Fati Hulu, menyatakan bahwa pernyataan orang tua Arga yang beredar di media tidak sejalan dengan kenyataan yang dialami kliennya.

“Sejak awal hingga perkara ini bergulir, klien kami justru berada dalam posisi dirugikan,” ujar Lisman, Minggu (21/12).

Baca Juga: Kuasa Hukum Brigadir YAAS Buka Suara, Tegaskan Tak Ada Niat Lepas Tanggung Jawab

Keluarga FM menyebut, meski tidak mendapat kepastian, FM tetap menunjukkan itikad baik dengan mengurus surat pengantar nikah dari kelurahan di Belawan serta menyiapkan formulir nikah kedinasan. Dokumen tersebut seharusnya dilengkapi oleh Arga, namun prosesnya tidak pernah berjalan.

Janji-janji yang disampaikan Arga, termasuk soal penyediaan rumah di Batuaji Batam, juga diklaim tidak pernah terealisasi. “FM datang ke Batam dengan keyakinan akan ada kepastian. Namun rumah yang dijanjikan tidak ada. Ia sempat menginap di hotel, lalu diminta orang tua Arga tinggal di rumah mereka di Perumahan Griya Prima, Batuaji,” kata Lisman.

Situasi tersebut dipertanyakan keluarga FM karena FM dan Arga belum memiliki ikatan perkawinan. Mereka menilai, secara hukum maupun adat, kondisi itu tidak semestinya terjadi. “Kami mempertanyakan bagaimana orang tua bisa mengizinkan anaknya tinggal satu rumah tanpa status pernikahan,” ujarnya.

Baca Juga: Diperiksa Propam dan Ditreskrimum, Kasus Brigadir YAAS Jadi Atensi Polda Kepri

Terkait peristiwa FM yang meminum cairan pembersih lantai, keluarga FM mengakui kejadian tersebut, namun menegaskan hal itu merupakan dampak tekanan psikologis yang berat. Ketidakjelasan pernikahan kedinasan, ditambah perlakuan dan tudingan yang diterima FM, disebut membuat kondisi mentalnya terpuruk.

“Klien kami stres karena terus disalahkan dan tidak mendapat kepastian,” kata Lisman.

Dalam persidangan kode etik, keluarga FM mengungkapkan bahwa tidak ditemukan dokumen pengajuan nikah kedinasan yang diajukan Arga ke bagian SDM. Setiap kali FM menanyakan kepastian, Arga disebut justru menunjukkan sikap emosional.

Selama FM menjalani perawatan di rumah sakit, keluarga FM mengklaim komunikasi FM dengan keluarganya di Belawan dibatasi. Ponsel FM disebut diambil, hingga akhirnya ia dapat menghubungi orang tuanya menggunakan telepon milik orang lain.

Baca Juga: YAAS Kembali Bertugas, Kuasa Hukum Korban Sebut Proses Kasus YAAS Belum Ada Perkembangan Signifikan

Setelah kembali ke Medan, FM pulang seorang diri tanpa diantar Arga maupun keluarganya. Barang pribadi FM yang tertinggal di rumah keluarga Arga pun dikirim belakangan tanpa penjelasan. Bahkan, FM disebut diblokir dari berbagai akses komunikasi, termasuk dikeluarkan dari grup WhatsApp keluarga Silaen saat dalam kondisi hamil.

Keluarga FM juga menyoroti ketidakhadiran orang tua Arga ke Medan pada 20 September 2025. Alasan yang disampaikan ke publik dinilai tidak konsisten, dan perwakilan yang dijanjikan pun tidak pernah datang menemui keluarga FM.

Menanggapi anggapan bahwa Arga adalah korban, keluarga FM menegaskan FM justru tengah memperjuangkan hak dan kepastian hukum. Dalam sidang kode etik, Arga disebut telah mengakui sebagai ayah dari janin FM serta tidak pernah mengajukan nikah kedinasan.

Bahkan saat ditanya langsung oleh hakim komisi mengenai kesediaannya menikahi FM, Arga tidak memberikan jawaban tegas.

“Itu memperkuat keyakinan kami bahwa sejak awal tidak ada kesungguhan. Kami berharap proses sidang terus berjalan dan Arga dijatuhi PTDH, karena klien kami bukan satu-satunya korban,” tutup Lisman. (*)

Artikel FM Alami Tekanan Psikologis, Keluarga Bantah Versi Orang Tua Brigadir YAAS pertama kali tampil pada Metropolis.

Cetak Sejarah, Kekayaan Elon Musk Tembus US$700 Miliar untuk Pertama Kalinya

0
Elon Musk. F. x.com/EricLDaugh.

batampos – CEO Tesla sekaligus pemilik SpaceX, Elon Musk, mencetak sejarah sebagai orang pertama di dunia yang memiliki kekayaan bersih melampaui US$700 miliar atau lebih dari Rp11 triliun. Pencapaian ini menjadi rekor tertinggi kekayaan individu yang pernah tercatat.

Mengutip Forbes Billionaires Index yang dikutip Business Standard, Senin (22/12), kekayaan bersih Elon Musk diperkirakan mencapai sekitar US$749 miliar.

Lonjakan tersebut terjadi setelah Mahkamah Agung Delaware memutuskan mengembalikan paket kompensasi opsi saham Tesla senilai sekitar US$129 miliar yang sebelumnya dibatalkan pengadilan tingkat lebih rendah.

Keputusan hukum tersebut berdampak signifikan terhadap valuasi kekayaan Musk. Paket kompensasi Tesla yang disetujui pada 2018 sempat dibatalkan pada 2024, namun kemudian dipulihkan oleh Delaware Supreme Court karena dinilai tidak tepat untuk dicabut.

Dengan pemulihan kompensasi tersebut, kekayaan Elon Musk tak hanya menembus US$700 miliar, tetapi melesat hingga kisaran US$749 miliar, sekaligus mencetak rekor kekayaan bersih tertinggi sepanjang sejarah.

Capaian ini juga menempatkan kekayaan Musk melampaui gabungan kekayaan sejumlah tokoh teknologi besar dunia, seperti Jeff Bezos, Larry Page, dan Larry Ellison.

Mengutip Forbes, mayoritas kekayaan Elon Musk berasal dari dua sumber utama. Pertama, kepemilikan sekitar 12 persen saham Tesla, yang menjadi aset paling bernilai dalam portofolionya. Kedua, kepemilikan sekitar 42 persen saham SpaceX, perusahaan roket dan antariksa yang terus mengalami peningkatan valuasi.

Sebelumnya, pada Desember 2025, Elon Musk telah menjadi orang pertama yang mencatat kekayaan lebih dari US$600 miliar. Dalam hitungan hari, kekayaannya kembali melonjak hingga menembus angka US$700 miliar.

Lonjakan kekayaan tersebut didorong oleh kombinasi perkembangan hukum yang menguntungkan serta performa perusahaan-perusahaan utama yang berada di bawah kendalinya. (*)

Artikel Cetak Sejarah, Kekayaan Elon Musk Tembus US$700 Miliar untuk Pertama Kalinya pertama kali tampil pada News.

Pecinta Telur Asin, Ini Tempat Makan Salted Egg Favorit di Batam

0
F. instagram.com/thehouseofsalted.

batampos – Kuliner salted egg atau telur asin menjadi salah satu menu favorit pecinta makanan di Kota Batam. Sausnya yang gurih, creamy, dan kaya rasa membuat hidangan ini selalu menggugah selera, baik dipadukan dengan ayam, seafood, hingga nasi goreng.

Seiring meningkatnya minat masyarakat, sejumlah tempat makan di Batam berlomba menghadirkan menu salted egg dengan cita rasa khas yang cocok dinikmati warga lokal maupun wisatawan. Berikut lima kuliner salted egg enak di Batam yang wajib dicoba, dirangkum dari berbagai sumber:

1. The House of Salted

The House of Salted dikenal sebagai salah satu destinasi utama pencinta salted egg di Batam. Pilihan menu yang beragam membuat pengunjung tak perlu jauh-jauh ke Singapura untuk menikmati sajian salted egg bercita rasa autentik.

Lokasi: Food Market Thamrin Blok I 36, Komplek Nagoya Thamrin City, Jl. Imam Bonjol No.1 Tower A Lantai 1, Lubuk Baja, Batam.

2. Mula Patisserie

Menu salted egg di kafe ini menjadi favorit pengunjung yang ingin menikmati hidangan nasi. Porsinya pas dengan rasa salted egg yang gurih tanpa terasa enek.

Lokasi: Ruko Greenland No.3A Blok C, Tanjung Tering, Kecamatan Batam Kota, Batam.

3. Joyi Cafe

Tak hanya dikenal lewat dessert, Joyi Cafe juga menyajikan makanan berat, salah satunya chicken salted egg yang terkenal sangat creamy dan kaya rasa.

Lokasi: Ruko Sinar Penuin Lestari Blok YB No.3 & 4, Batam.

4. Kòji The Daily Brew

Bagi pencinta salted egg dengan porsi mengenyangkan, Kòji The Daily Brew menawarkan menu salted egg yang dipadukan dengan nasi goreng. Porsinya besar dan cocok untuk santap siang.

Lokasi: Ruko Nagoya Thamrin City Blok F No.18–18A, Batam.

5. Common Space Coffee & Bar

Kafe yang sempat viral karena interiornya ini juga menyajikan menu salted egg chicken yang tak kalah lezat. Cocok bagi pengunjung yang ingin bersantap sambil menikmati suasana kafe yang unik.

Lokasi: Lubuk Baja Kota, Kecamatan Lubuk Baja, Batam.

Kuliner salted egg di Batam terus berkembang dengan cita rasa yang semakin variatif. Tak heran, menu ini menjadi salah satu pilihan favorit bagi warga maupun wisatawan yang berkunjung ke Kota Batam.

Pengunjung disarankan untuk memastikan lokasi dan jam operasional sebelum berburu kuliner salted egg di Batam. (*)

Artikel Pecinta Telur Asin, Ini Tempat Makan Salted Egg Favorit di Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Warga Tanjung Banun Terima Perbekalan Lengkap dan Santunan Rumah Secara Utuh

0

batampos — Warga transmigrasi lokal di Tanjung Banun menerima bantuan perbekalan sekaligus santunan nilai rumah asal secara penuh. Penyerahan bantuan itu disaksikan langsung Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra, Minggu (21/12/2025).

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Menteri Transmigrasi Republik Indonesia, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara. Paket perbekalan yang diberikan mencakup perlengkapan sandang, peralatan tidur, dapur, alat pertukangan, peralatan pertanian, jaring nelayan, hingga kebutuhan rumah tangga lainnya.

Selain perbekalan, warga juga menerima santunan nilai rumah asal secara penuh. Santunan ini diberikan berdasarkan hasil penilaian Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP).

Sebelumnya, skema yang berlaku adalah selisih nilai rumah. Misalnya, rumah warga dinilai Rp200 juta, sementara rumah relokasi senilai Rp130 juta, maka warga hanya menerima ganti rugi Rp70 juta. Kini, nilai Rp130 juta yang sebelumnya diperhitungkan sebagai rumah relokasi tersebut dikembalikan sepenuhnya kepada warga.

Menteri Transmigrasi RI Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara mengatakan, kebijakan santunan penuh ini merupakan usulan Kepala dan Wakil Kepala BP Batam. Setelah melalui pembahasan panjang, usulan tersebut akhirnya disepakati.

“Pembangunan Tanjung Banun ini bukan sekadar relokasi. Ini tentang menciptakan pertumbuhan ekonomi baru, menata masa depan, dan memindahkan kehidupan ke arah kesejahteraan yang lebih baik,” ujar Iftitah.

Sementara itu, Kepala BP Batam Amsakar Achmad menegaskan, langkah tersebut merupakan komitmen bersama untuk memastikan setiap kebijakan berpihak pada keadilan dan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, pembangunan Rempang Eco City tidak hanya berfokus pada proyek fisik, tetapi juga dirancang sebagai upaya jangka panjang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.

“Dengan perbekalan dan santunan nilai rumah asal ini, kami berharap masyarakat bisa lebih tenang dan fokus menata kehidupan, seiring dengan penyiapan infrastruktur yang terus kami lakukan di Tanjung Banun,” tegas Amsakar. (*)

Artikel Warga Tanjung Banun Terima Perbekalan Lengkap dan Santunan Rumah Secara Utuh pertama kali tampil pada Metropolis.

Warga Tanjung Banun Terima Perbekalan Lengkap dan Santunan Rumah Secara Utuh

0

batampos — Warga transmigrasi lokal di Tanjung Banun menerima bantuan perbekalan sekaligus santunan nilai rumah asal secara penuh. Penyerahan bantuan itu disaksikan langsung Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra, Minggu (21/12/2025).

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Menteri Transmigrasi Republik Indonesia, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara. Paket perbekalan yang diberikan mencakup perlengkapan sandang, peralatan tidur, dapur, alat pertukangan, peralatan pertanian, jaring nelayan, hingga kebutuhan rumah tangga lainnya.

Selain perbekalan, warga juga menerima santunan nilai rumah asal secara penuh. Santunan ini diberikan berdasarkan hasil penilaian Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP).

Sebelumnya, skema yang berlaku adalah selisih nilai rumah. Misalnya, rumah warga dinilai Rp200 juta, sementara rumah relokasi senilai Rp130 juta, maka warga hanya menerima ganti rugi Rp70 juta. Kini, nilai Rp130 juta yang sebelumnya diperhitungkan sebagai rumah relokasi tersebut dikembalikan sepenuhnya kepada warga.

Menteri Transmigrasi RI Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara mengatakan, kebijakan santunan penuh ini merupakan usulan Kepala dan Wakil Kepala BP Batam. Setelah melalui pembahasan panjang, usulan tersebut akhirnya disepakati.

“Pembangunan Tanjung Banun ini bukan sekadar relokasi. Ini tentang menciptakan pertumbuhan ekonomi baru, menata masa depan, dan memindahkan kehidupan ke arah kesejahteraan yang lebih baik,” ujar Iftitah.

Sementara itu, Kepala BP Batam Amsakar Achmad menegaskan, langkah tersebut merupakan komitmen bersama untuk memastikan setiap kebijakan berpihak pada keadilan dan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, pembangunan Rempang Eco City tidak hanya berfokus pada proyek fisik, tetapi juga dirancang sebagai upaya jangka panjang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.

“Dengan perbekalan dan santunan nilai rumah asal ini, kami berharap masyarakat bisa lebih tenang dan fokus menata kehidupan, seiring dengan penyiapan infrastruktur yang terus kami lakukan di Tanjung Banun,” tegas Amsakar. (*)

Artikel Warga Tanjung Banun Terima Perbekalan Lengkap dan Santunan Rumah Secara Utuh pertama kali tampil pada Metropolis.

SPPG Permaisuri Pastikan MBG Tetap Tersalurkan Selama Libur Sekolah

0
SPPG Permaisuri yang berada di Jalan Permaisuri, Kelurahan Tanjunguban Selatan, Kecamatan Bintan Utara, Senin (22/12). F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Permaisuri di Kelurahan Tanjunguban Selatan, Kecamatan Bintan Utara, menyalurkan Makan Bergizi Gratis (MBG) lebih awal kepada siswa sebelum memasuki masa libur sekolah.

Ketua SPPG Permaisuri, Massudianto, mengatakan penyaluran MBG tetap dilakukan meski sekolah telah memasuki masa libur. Untuk itu, pihaknya menawarkan dua opsi penyaluran kepada sekolah penerima manfaat.

“Opsi pertama, MBG dirapel dan diantar ke sekolah seminggu sekali agar siswa bisa mengambilnya di sekolah. Opsi kedua, MBG disalurkan sebelum libur sekolah karena guru sudah menjalankan work from anywhere (WFA),” kata Massudianto di SPPG Permaisuri, Senin (22/12).

Ia menyebut, pihak sekolah sepakat memilih opsi kedua. Dengan kesepakatan tersebut, MBG dirapel dan disalurkan lebih awal, kemudian dibagikan kepada siswa saat pengambilan rapor pada Jumat (19/12).

Menurut Massudianto, sebagian besar sekolah telah menerima MBG saat pembagian rapor. Namun, terdapat dua sekolah yang belum menerima karena telah memasuki masa libur lebih awal.

“Hanya dua sekolah, yakni MTs dan MA di Pondok Pesantren Mambaus Sholihin Tanjunguban, yang penyaluran MBG-nya dilakukan saat mereka kembali masuk sekolah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kedua sekolah tersebut mulai libur sejak 14 Desember 2025 sehingga penyaluran MBG belum sempat dilakukan. Penyaluran dijadwalkan kembali pada 28 Desember 2025, bersamaan dengan aktivitas masuk sekolah.

Adapun paket MBG yang disalurkan berisi susu Ultra Milk 1.000 ml, Sari Kacang Hijau 200 ml, Buahvita, biskuit Sari Gandum 240 gram, serta biskuit Roma Kelapa 300 gram.

SPPG Permaisuri saat ini melayani sedikitnya sembilan sekolah di wilayah Tanjunguban dengan total penerima manfaat sekitar 2.915 orang, terdiri dari 2.715 siswa dan sekitar 200 guru. (*)

Artikel SPPG Permaisuri Pastikan MBG Tetap Tersalurkan Selama Libur Sekolah pertama kali tampil pada Kepri.

Berhenti Menuntut 5 Hal Ini dari Pasangan Agar Hubungan Tetap Langgeng

0
Ilustrasi pasangan suami istri (Istimewa)

batampos – Membangun hubungan yang sehat dan langgeng tidak harus bersama dengan pasangan yang sempurna, melainkan tergantung pada ekspektasi.

Banyak orang yang merasa kecewa dengan pasangan karena tidak memenuhi harapan seperti yang diinginkan.

Padahal, dinamika hubungan bisa menjadi lebih mudah dijalani ketika masing-masing dari pasangan melepaskan tuntutan-tuntutan yang tidak realistis.

Dilansir dari Your Tango, berikut ini beberapa hal yang sebaiknya tidak dipaksakan oleh pasangan dalam suatu hubungan.

1.Selalu bisa Membaca Pikiran

Salah satu penyebab konflik dalam hubungan adalah ekspektasi bahwa pasangan selalu bisa mengerti tanpa harus mengutarakan.

Faktanya, komunikasi secara terbuka jauh lebih efektif dibandingkan dengan kode-kode halus.

Ketika memulai mengutarakan apa yang dipikirkan secara jelas, frustasi karena merasa tidak dimengerti pun akan berkurang.

2.Berusaha Mengubah Pasangan

Tentu sangat melelahkan untuk berusaha mengubah kepribadian atau kebiasaan pasangan.

Selain itu, sikap tersebut bisa membuat pasangan merasa tidak dihargai.

Alih-alih memaksa pasangan untuk berubah seperti yang didambakan, cobalah menerima mereka apa adanya.

3.Menjadikan Satu-Satunya Asal Kebahagiaan

Berharap pasangan sebagai satu-satunya yang membuat bahagia justru akan membebani diri sendiri dan hubungan.

Jalinan asmara akan lebih sehat jika masing-masing tetap memiliki ruang pribadi selain pasangan, seperti menekuni hobi.

Tanamkan pola pikir bahwa pasangan seharusnya sebagai pelengkap kebahagiaan, bukan satu-satunya alasan bahagia.

4.Berharap Diperlakukan Seperti dalam Kisah Romantis

Kisah romantis sering kali menampakkan hal-hal yang realistis. Sementara itu, dalam kehidupan nyata, itu belum tentu terjadi.

Hubungan yang langgeng dipenuhi dengan penerimaan dan penghargaan bahkan hal-hal kecil dari pasangan.

5.Berpandangan Pasangan Selalu Sependapat

Munculnya perbedaan pendapat dalam suatu hubungan adalah hal wajar. Jangan selalu memaksakan pada pasangan untuk menyetujui semuanya.

Belajarlah untuk menghargai apapun pendapat dari pasangan, agar hubungan terbangun lebih sehat.

Dengan berhenti menuntut hal-hal yang tidak realistis, kamu memberikan ruang bagi pasangan untuk mencintai dengan tulus. (*)

Artikel Berhenti Menuntut 5 Hal Ini dari Pasangan Agar Hubungan Tetap Langgeng pertama kali tampil pada Lifestyle.

Polresta Barelang Musnahkan 2,2 Kg Sabu, Klaim Selamatkan 22 Ribu Jiwa

0
Kapolresta Barelang, Zaenal Arifin, memberikan keterangan kepada pers terkait pemusnahan barang bukti narkoba di Mako Polresta Barelang, Senin (22/12) pagi. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Polresta Barelang memusnahkan barang bukti narkotika hasil pengungkapan kasus sejak Oktober 2025 di Mako Polresta Barelang, Senin (22/12) pagi. Kegiatan pemusnahan ini disaksikan oleh unsur instansi penegak hukum terkait sebagai bentuk transparansi penanganan perkara narkotika di wilayah hukum Batam.

Kapolresta Barelang, Zaenal Arifin, menyampaikan bahwa pemusnahan dilakukan setelah seluruh barang bukti dinyatakan berkekuatan hukum sesuai ketentuan Undang-Undang Narkotika dan proses hukum yang berjalan. Menurutnya, langkah ini menjadi komitmen Polri dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkoba.

Dalam pemusnahan tersebut, tercatat sebanyak sembilan laporan polisi (LP) dengan total 11 tersangka. Untuk LP bulan Oktober terkait narkotika jenis sabu, sisa barang bukti yang dimusnahkan memiliki berat bersih 15,80 gram. Selain itu, turut dimusnahkan pil ekstasi sebanyak 18 butir, yang berasal dari sisa barang bukti beberapa LP dengan total berat bersih sekitar 10 gram.

Pada LP lainnya yang juga ditangani sejak Oktober, Polresta Barelang memusnahkan sejumlah barang bukti sabu dalam jumlah besar. Rinciannya antara lain sabu seberat 584 gram, 89,68 gram, dan 89,50 gram yang seluruhnya telah melalui proses pembuktian di persidangan.

Secara keseluruhan, total barang bukti narkotika yang dimusnahkan dari sembilan LP dan 11 tersangka tersebut meliputi 2.282,73 gram sabu, 800 butir ekstasi dengan berat bersih 345 gram, serta 726,22 gram ganja. Seluruh barang bukti dimusnahkan sesuai prosedur dengan pengamanan ketat.

Kapolresta menjelaskan, jumlah narkotika yang dimusnahkan tersebut diperkirakan telah menyelamatkan banyak jiwa.

“Barang bukti sabu yang dimusnahkan berpotensi menyelamatkan sekitar 22.827 jiwa, 800 butir ekstasi dapat menyelamatkan sekitar 1.600 jiwa, dan ganja sekitar 242 jiwa,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus-kasus narkotika ini merupakan hasil sinergi Polresta Barelang dengan lintas instansi, termasuk peran aktif masyarakat dan Badan Narkotika Nasional (BNN).
“Dukungan publik adalah kekuatan utama kami dalam menjaga kamtibmas dan memerangi narkoba,” kata Zaenal Arifin.

Pemusnahan barang bukti dilakukan dengan cara dibakar menggunakan mobil khusus pemusnahan narkotika. Proses tersebut disaksikan langsung oleh perwakilan kejaksaan, pengadilan, instansi terkait, serta jajaran BNN sebagai bentuk akuntabilitas publik.

Kepala BNN Kota Batam, I Gede Nakti Widhiarta, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyambut baik langkah tegas Polresta Barelang. Ia menilai pemusnahan ini menunjukkan keseriusan aparat penegak hukum dalam memerangi peredaran narkoba di Batam.

Ke depan, Polresta Barelang menegaskan akan terus meningkatkan upaya penegakan hukum, pencegahan, serta edukasi kepada masyarakat. Diharapkan, kolaborasi yang kuat antara aparat, BNN, dan masyarakat dapat semakin menekan peredaran narkotika dan menciptakan lingkungan yang aman serta sehat di Kota Batam. (*)

Artikel Polresta Barelang Musnahkan 2,2 Kg Sabu, Klaim Selamatkan 22 Ribu Jiwa pertama kali tampil pada Metropolis.

Polres Karimun Musnahkan 1,3 Kg Sabu Jaringan Internasional

0
Proses pemusnahan barang bukti 1,3 kilogram sabu dengan cara direbus di Mapolres Karimun. F. Sandi/Batam Pos.

batampos – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Karimun memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 1,3 kilogram, Senin (22/12). Pemusnahan dilakukan bersama instansi vertikal terkait dan disaksikan tokoh masyarakat sebagai bentuk komitmen perang melawan narkoba.

Pemusnahan tersebut melibatkan Pengadilan Negeri Karimun, Kejaksaan Negeri Karimun, BNNK Karimun, serta Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) TMP B Tanjungbalai Karimun.

Kasat Resnarkoba Polres Karimun, AKP Sulistio Bimantoro, mengatakan barang bukti sabu yang dimusnahkan memiliki berat total 1.338,54 gram. Narkotika tersebut milik seorang perempuan berinisial Ni, yang ditangkap di Pelabuhan Internasional Tanjungbalai Karimun saat tiba dari Malaysia pada 22 November 2025.

“Pemusnahan barang bukti ini merupakan bentuk perlawanan dan perang tanpa kompromi kami terhadap peredaran narkoba,” ujar Sulistio.

Ia menjelaskan, dari total barang bukti tersebut, 31,46 gram telah disisihkan untuk pemeriksaan di Laboratorium Forensik Polda Riau. Sementara sisa barang bukti lainnya akan digunakan dalam proses persidangan di Pengadilan Negeri Karimun.

Menurut Sulistio, pengungkapan kasus sabu seberat 1,3 kilogram ini berpotensi menyelamatkan 4.015 hingga 5.354 jiwa, dengan asumsi satu gram sabu dapat dikonsumsi oleh tiga hingga empat orang.

“Tersangka Ni dijerat Pasal 113 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana minimal 5 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara, atau seumur hidup,” jelasnya.

Sebelumnya, petugas Bea Cukai dari KPPBC TMP B Tanjungbalai Karimun berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sabu jaringan internasional di Pelabuhan Internasional Tanjungbalai Karimun. Penindakan dilakukan saat pemeriksaan barang bawaan penumpang WNI yang baru tiba dari Johor Bahru, Malaysia.

Kasi Penindakan dan Penyidikan KPPBC TMP B, Nanang Permana, mengatakan petugas melakukan pengawasan ketat terhadap seluruh penumpang dari luar negeri. Tersangka Ni ditangkap saat tiba menggunakan kapal feri dari Pelabuhan Kukup, Johor Bahru, menuju Tanjungbalai Karimun pada Sabtu (22/11) sekitar pukul 08.30 WIB.

Dalam pemeriksaan X-ray dan pemeriksaan badan, petugas menemukan korset yang melilit di perut tersangka. Setelah dibuka, ditemukan empat bungkus plastik berisi kristal putih yang diketahui merupakan narkotika jenis sabu. Tersangka mengaku dijanjikan upah sebesar Rp50 juta untuk membawa barang haram tersebut. (*)

Artikel Polres Karimun Musnahkan 1,3 Kg Sabu Jaringan Internasional pertama kali tampil pada Kepri.

Arus Puncak Penumpang Melalui Pelabuhan Internasional di Batam Diprediksi 29-31 Desember 2025

0
Suasana di Pelabuhan Internasional Batam Center, Minggu (21/12). F.Yashinta

batampos – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2025, Pelabuhan Internasional Batam Center mulai menunjukkan aktivitas wisatawan mancanegara (wisman) yang meningkat. Meski saat ini arus penumpang masih normal, pihak pelabuhan telah bersiap menghadapi lonjakan pengunjung yang diprediksi mencapai puncak pada akhir Desember.

Syahbandar Pelabuhan Internasional Batam Center, Pasaroan Samosir, menyebutkan jumlah penumpang harian saat ini berkisar antara 3 hingga 4 ribu orang. Angka tersebut masih jauh di bawah kapasitas layanan pelabuhan yang mencapai 19 ribu orang per hari.

“Kalau dihitung pada hari biasa, penumpang sekitar 3 ribu orang. Tahun lalu pada momen yang sama bisa mencapai 6 ribu penumpang. Saat ini masih stabil di 3–4 ribu orang,” kata Pasaroan, Minggu (21/12).

Baca Juga: Museum Raja Ali Haji Batam: Ruang Pembelajaran Identitas

Menurutnya, peningkatan arus penumpang mulai terlihat pada akhir pekan, terutama Jumat hingga Minggu. Mayoritas wisatawan yang datang berasal dari Singapura dan Malaysia, sementara wisatawan dari negara lain mulai terlihat meski jumlahnya belum signifikan.

“Arus puncak libur Natal dan Tahun Baru diperkirakan terjadi pada 29 hingga 31 Desember 2025. Berdasarkan data pengelola pelabuhan, jumlah penumpang diperkirakan mencapai 5 hingga 6 ribu orang per hari,” jelasnya.

Dari sisi operasional kapal, pelabuhan masih memiliki 70 trip per hari, dengan kapasitas rata-rata 200 penumpang per kapal. Pihak pengelola menilai jumlah trip saat ini masih cukup untuk melayani arus penumpang yang ada, sehingga belum diperlukan penambahan jadwal sementara.

Meski arus penumpang masih terkendali, Pasaroan mengakui adanya kendala di fasilitas ponton. Saat ini, pelabuhan hanya memiliki dua ponton aktif untuk aktivitas naik-turun penumpang, sehingga antrean masih terjadi pada jam sibuk.

Baca Juga: Wisman Masih Landai Jelang Nataru di Batam

“Terkait ponton memang masih menjadi evaluasi semua. Namun selama semua koordinasi yang baik, hal itu bisa diatasi,” ujar Pasaroan.

Dijelaskan, peningkatan penumpang didominasi oleh kedatangan. Dimana sehari sebelumnya angka penumpang yang datang mencapai 7.000 orang. Sedangkan yang berangkat 4000 orang.

“Untuk extra trip kapal sampai hari ini belum ada info,” tegasnya. (*)

Artikel Arus Puncak Penumpang Melalui Pelabuhan Internasional di Batam Diprediksi 29-31 Desember 2025 pertama kali tampil pada Metropolis.