Sabtu, 25 April 2026
Beranda blog Halaman 583

Wamendag Dorong Digitalisasi Pembayaran di Pasar Rakyat

0
Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri (tengah) usai melakukan pemantauan harga dan digitalisasi pembayaran di Pasar Senen dan Pasar Johar Baru, Jakarta, Rabu (31/12/2025). (ANTARA/Aria Ananda)

batampos  – Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri mendorong penguatan digitalisasi pembayaran di pasar rakyat saat memantau harga komoditas pokok di Pasar Senen dan Pasar Johar Baru, Jakarta, Rabu (31/12).

“Kami sudah memantau harga di dua pasar, sekaligus melihat bagaimana digitalisasi pembayaran di pasar rakyat, karena ini penting,” ujar Roro usai meninjau kedua pasar tersebut.

Ia menyampaikan, sejumlah pedagang telah melayani pembayaran nontunai, seperti melalui transfer bank dan QRIS. Meski demikian, menurutnya, opsi pembayaran tunai tetap perlu tersedia untuk mengakomodasi seluruh konsumen.

“Hari ini saya juga berbelanja menggunakan uang tunai. Jadi saya memakai dua metode, baik tunai maupun digital,” katanya.

Roro menilai, penguatan digitalisasi pembayaran di pasar rakyat perlu diiringi dengan sosialisasi yang memadai agar pedagang dan konsumen siap beradaptasi. Selain itu, ketersediaan infrastruktur pembayaran digital juga harus dipastikan.

“Dibutuhkan sosialisasi dan kesiapan infrastruktur, baik dari Kementerian Perdagangan bersama para pemangku kepentingan, maupun kementerian dan lembaga terkait lainnya,” ujarnya.

Dalam pemantauan tersebut, Roro juga mengecek harga dan ketersediaan bahan pokok. Di Pasar Senen, harga minyak goreng rakyat tercatat sekitar Rp15.500 per liter, sementara di Pasar Johar Baru sekitar Rp15.700 per liter, sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET).

Ia menyebutkan, tren harga sejumlah komoditas cenderung mengalami penurunan dibandingkan beberapa pekan sebelumnya. Namun, harga cabai masih berada sedikit di atas harga acuan karena sensitif terhadap faktor cuaca pada akhir tahun.

Roro mengatakan, Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk pemerintah daerah dan pengelola pasar, untuk menjaga kelancaran distribusi serta memastikan pasokan bahan pokok tetap aman.

Sementara itu, Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional mencatat harga cabai rawit merah berada di kisaran Rp70.000 per kilogram dan telur ayam ras sekitar Rp34.000 per kilogram di tingkat pedagang eceran secara nasional.

Kemendag juga mencatat proses digitalisasi pasar rakyat terus berjalan sepanjang 2025, termasuk peningkatan jumlah pasar dan pedagang yang telah menerapkan sistem pembayaran digital.

“Digitalisasi ini dilakukan secara bertahap. Sosialisasi harus terus kita tekankan, termasuk kepada konsumen,” kata Roro.

Ia berharap penguatan pembayaran digital di pasar rakyat dapat berjalan beriringan dengan tetap terjaganya akses masyarakat yang masih mengandalkan transaksi tunai, serta stabilitas harga bahan pokok selama masa libur akhir tahun. (*)

Artikel Wamendag Dorong Digitalisasi Pembayaran di Pasar Rakyat pertama kali tampil pada News.

Lagi Ngidam Pasta? Ini 5 Tempat Pasta Paling Enak di Batam

0
Ilustrasi pasta. (Freepik)

batampos – Pasta menjadi hidangan modern dengan cita rasa autentik. Hidangan ini sangat disukai oleh berbagai kalangan di Kota Batam.

Masyarakat lokal maupun wisatawan mancanegara kerap mencari hidangan ini.

5 Tempat Pasta Paling Enak di Batam

1. Warung Pasta
Salah satu tempat pasta yang sangat terkenal di Batam dengan harga terjangkau. Porsi dan cita rasanya sangat autentik. Terletak di Perumahan Eden Park, Blk. L No.16, Taman Baloi, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam.

2. Loka Bistro
Bagi yang ingin makan malam bersama keluarga dan sahabat bisa kesini. Konsep modern dan variasi pastanya yang sangat banyak. Terletak di Pertokoan Salmon 5 No1-3 Golden Prawn, Ruko Salmon 5 Golden Prawn No.1, Bengkong laut, Kecamatan Bengkong, Kota Batam.

3. Amati Coffee
Cafe terkenal dengan semua menunya enak, termasuk pasta. Ditemani dengan kopinya bikin sensasi makan lebih lengkap. Terletak di Grand Syndey Hotel, Sungai Panas, Batam Kota.

4. Soi By Nick Brunch
Restoran ini milik salah satu top 3 masterchef Indonesia. Miso & truffle pastanya terkenal dan porsinya sangat banyak. Terletak di Batu Selicin, Lubuk Baja, Batam.

5. Apt Coffee
Cafe dengan konsep modern simple dengan ruangan yang sangat luas. Menu pastanya bervariasi dari tempat lain. Terletak di Ruko Eden Garden, Jl. Duyung Komplek No.21 No.1-2, Batu Selicin, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam.

Batam menghadirkan berbagai tempat pasta yang bisa menjadi pilihan. Harga terjangkau dan beragam menu cocok dijadikan wisata kuliner.(*)

 

Artikel Lagi Ngidam Pasta? Ini 5 Tempat Pasta Paling Enak di Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Pernah Jadi Pusat Hiburan Malam, Begini Kondisi Marina Waterfront Sekupang Sekarang

0
Kondisi Marina Waterfront Sekupang terkini. Tampak warga bersantai di pantai. F.Yofi Yuhendri

batampos – Marina Waterfront Sekupang yang dulu dikenal sebagai salah satu pusat hiburan malam di Batam kini menunjukkan wajah yang jauh berbeda. Deretan bangunan usaha di kawasan ini tampak sepi, bahkan banyak yang tutup dan terbengkalai.

Di balik itu, kawasan yang sempat identik dengan bar dan keramaian turis asing tersebut justru kini menjelma menjadi ruang wisata pantai bagi masyarakat.

Pantauan Batam Pos di lokasi, sejumlah bangunan usaha terlihat kosong tanpa aktivitas. Pintu-pintu tertutup rapat, cat bangunan mulai mengelupas, sebagian atap tampak rusak, bahkan ada yang ditumbuhi tanaman liar.

Suasana yang dahulu dipenuhi dentuman musik dan hiruk-pikuk pengunjung, kini berganti dengan kesunyian dan jejak bisnis yang telah gulung tikar.

Baca Juga: Kecelakaan dan Tilang Meningkat di Batam

Namun, di tengah deretan bangunan tak berpenghuni itu, kehidupan tetap hadir. Sejumlah warga terlihat memanfaatkan kawasan Marina Waterfront sebagai tempat rekreasi keluarga. Banyak pengunjung datang membawa tikar, makanan, bahkan alat musik, untuk menikmati suasana pantai bersama anak-anak.

Salah seorang pengunjung, Irma mengaku sengaja membawa keluarganya ke Marina Waterfront karena ingin memperkenalkan suasana pantai kepada anak-anak. Selain itu, biaya masuk yang terjangkau menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.

“Sekarang enak buat keluarga. Bisa lihat pantai, anak-anak bisa main, dan biayanya juga murah,” ujarnya, Selasa (30/12).

Hal senada disampaikan Yuni warga lainnya. Ia mengenang masa lalu Marina Waterfront yang nyaris tak pernah dimasuki warga lokal karena dipenuhi bar dan pusat hiburan malam. Namun seiring berjalannya waktu, kawasan tersebut berubah drastis.

“Dulu bisa dibilang warga jarang masuk ke sini karena isinya bar semua. Sekarang malah jadi tempat wisata masyarakat,” katanya.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Kepri: Tertinggi di Sumatera, Nomor Tiga Nasional

Ia menambahkan, keberadaan fasilitas bermain anak seperti seluncuran dan ayunan membuat kawasan ini semakin diminati keluarga. Anak-anak pun betah berlama-lama menikmati suasana.

“Anak-anak suka. Kebetulan di sini ada fasilitas bermain, jadi mereka senang,” tuturnya.

Perubahan wajah Marina Waterfront Sekupang ini menjadi potret pergeseran fungsi kawasan. Dari pusat hiburan malam yang ramai sebelumnya, kini menjadi ruang rekreasi sederhana bagi masyarakat.

Meski masih menyisakan deretan bangunan kosong dan terbengkalai, kawasan ini tetap hidup dengan aktivitas warga yang mencari hiburan murah dan ramah keluarga di tepi pantai. (*)

Artikel Pernah Jadi Pusat Hiburan Malam, Begini Kondisi Marina Waterfront Sekupang Sekarang pertama kali tampil pada Metropolis.

Pertumbuhan Ekonomi Kepri: Tertinggi di Sumatera, Nomor Tiga Nasional

0
Kepala Perwakilan BI Provinsi Kepri, Ronny Widijarto memaparkan pertumbuhan ekonomi Kepri pada acara bincang bareng media di kawasan Batam Center, Selasa (30/12). F.Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Perekonomian Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mencatatkan kinerja yang impresif sepanjang tahun 2025 di tengah tantangan global yang masih berlanjut. Pada triwulan III 2025, ekonomi Kepri tumbuh sebesar 7,48 persen year on year (yoy), melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat 5,04 persen (yoy).

Capaian tersebut menjadikan Kepri sebagai provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sumatera dan peringkat ketiga secara nasional. Pertumbuhan ekonomi juga terakselerasi dibandingkan triwulan sebelumnya.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Rony Widijarto, mengatakan bahwa kinerja positif ini ditopang oleh sektor-sektor utama seperti industri pengolahan, pertambangan, konstruksi, dan perdagangan.

“Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi Kepri terutama didorong oleh investasi, kinerja net ekspor yang solid, serta konsumsi rumah tangga yang tetap terjaga,” ujar Rony.

Selain pertumbuhan ekonomi yang kuat, stabilitas harga di Kepri juga tetap terjaga. Pada November 2025, inflasi Kepri tercatat sebesar 0,23 persen (month to month/mtm) atau 2,31 persen (year to date/ytd), dengan inflasi tahunan mencapai 3,00 persen (yoy), masih berada dalam rentang sasaran inflasi.

Baca Juga: Amsakar Apresiasi PAD Parkir Dishub Batam yang Capai Rp15 Miliar Tahun Ini

Rony menyampaikan bahwa terkendalinya inflasi tidak lepas dari konsistensi implementasi Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) melalui strategi 4K, yakni keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, ketersediaan pasokan, dan komunikasi yang efektif.

“Sinergi pengendalian inflasi yang dilakukan secara berkelanjutan terbukti efektif dalam menjaga stabilitas harga di Kepri,” katanya.

Di sisi stabilitas sistem keuangan, peran intermediasi perbankan di Kepri terus berjalan dengan baik. Pertumbuhan kredit, aset, dan Dana Pihak Ketiga (DPK) tetap terjaga di tengah rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) yang rendah.

Indikator kesejahteraan masyarakat juga menunjukkan perbaikan, antara lain penurunan tingkat kemiskinan dan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Meski demikian, Rony mengingatkan adanya sejumlah tantangan yang perlu mendapat perhatian bersama, seperti meningkatnya Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dan rasio gini.

Dalam mendukung kelancaran sistem pembayaran, Bank Indonesia Kepri memastikan ketersediaan uang layak edar, khususnya pada momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) melalui kegiatan Semarak Rupiah di Hari Natal Penuh Damai (SERUNAI) 2025 dengan total penukaran mencapai Rp2,01 miliar.

Di sisi non-tunai, akselerasi digitalisasi sistem pembayaran terus diperkuat melalui perluasan akseptansi QRIS, termasuk pengembangan QRIS lintas negara (cross-border) yang mendukung sektor pariwisata.

“Jumlah pengguna dan merchant QRIS di Kepri terus meningkat, diikuti pertumbuhan volume dan nominal transaksi yang signifikan,” jelas Rony.

Baca Juga: Disnaker Kota Batam Sebut Belum Ada Pengusaha yang Keberatan dengan Besaran UMK yang Baru Disahkan

Bank Indonesia Kepri juga aktif mendorong pengembangan UMKM melalui tiga pilar utama, yakni korporatisasi, peningkatan kapasitas, dan pembiayaan. Sejumlah event strategis digelar sepanjang 2025, seperti Gebyar Melayu Pesisir (GMP) yang menghasilkan komitmen ekspor sebesar Rp1,4 miliar, serta penjualan UMKM mencapai Rp12,85 miliar.

Selain itu, kegiatan Kepulauan Riau Ramadhan Fair (KURMA) mencatatkan penjualan UMKM lebih dari Rp2,7 miliar dan pembiayaan sebesar Rp2,19 miliar, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, event Creative and Innovative Riau Island Carnival (CERNIVAL) mencatatkan lonjakan transaksi QRIS lebih dari 400 persen dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.

Memasuki 2026, perekonomian Kepri masih dihadapkan pada tantangan global, seperti dinamika perdagangan internasional dan konflik geopolitik. Namun, peluang tetap terbuka seiring penurunan suku bunga, kepastian regulasi, dan peningkatan promosi investasi.

Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Kepri berada pada kisaran 6,5–7,3 persen (yoy) pada 2025 dan 6,4–7,2 persen (yoy) pada 2026, dengan inflasi tetap terjaga dalam sasaran 2,5±1 persen.

“Kami optimistis, dengan sinergi dan kolaborasi yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan, momentum pertumbuhan ekonomi Kepri dapat terus dijaga agar berkelanjutan dan inklusif,” kata dia. (*)

Artikel Pertumbuhan Ekonomi Kepri: Tertinggi di Sumatera, Nomor Tiga Nasional pertama kali tampil pada Metropolis.

LAZ BATAM–Batam Pos Salurkan Bantuan Peduli Bencana ke Tapanuli Tengah

0
Penyaluran bantuan sembako dari LAZ BATAM bersama Batam Pos kepada warga terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Desa Aek Horsik, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Selasa (30/12/2025).
Relawan LAZ BATAM dan Batam Pos menyalurkan bantuan sembako kepada warga korban banjir bandang dan tanah longsor di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. F. Dok. LAZ BATAM

batampos – Lembaga Amil Zakat Batam (LAZ BATAM) bersama Batam Pos kembali menyalurkan amanah donasi masyarakat Batam melalui program Dana Peduli Bencana Sumatra. Setelah sebelumnya disalurkan ke Aceh Tamiang dan Pidie Jaya, bantuan kali ini diberikan kepada warga terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Provinsi Sumatra Utara.

Penyaluran bantuan dilakukan pada Selasa (30/12/2025) di Desa Aek Horsik, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah. Bantuan berupa paket sembako diserahkan kepada warga yang masih mengungsi maupun yang telah mulai berbenah pascabencana.

Relawan LAZ BATAM di Tapanuli Tengah, Laras, menjelaskan bahwa dapur umum di wilayah terdampak telah ditutup karena sebagian besar relawan kembali ke daerah masing-masing. Oleh sebab itu, bantuan difokuskan pada bahan pangan agar dapat diolah langsung oleh masyarakat.

Baca Juga: Kecelakaan dan Tilang Meningkat di Batam

“Sudah hampir satu bulan pascakejadian banjir bandang dan tanah longsor. Saat ini masyarakat mulai berbenah, sehingga bantuan bahan pangan dinilai lebih tepat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Laras.

Ketua LAZ BATAM, Syarifuddin, mengatakan bantuan tersebut merupakan hasil donasi masyarakat Batam yang diamanahkan melalui LAZ BATAM bekerja sama dengan Batam Pos.

“Amanah ini adalah bentuk kepedulian masyarakat Batam kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Sumatra Utara. Kami berupaya menyalurkan bantuan secara tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” jelas Syarifuddin.

Baca Juga: Amsakar Apresiasi PAD Parkir Dishub Batam yang Capai Rp15 Miliar Tahun Ini

Ia menambahkan, akses menuju Kabupaten Tapanuli Tengah saat ini sudah dapat dilalui dari Kota Medan, meski masih menggunakan jalur alternatif. “Jarak tempuh yang normalnya sekitar delapan jam kini masih memakan waktu hingga sekitar 12 jam,” ujarnya.

Kabupaten Tapanuli Tengah menjadi salah satu wilayah dengan dampak cukup parah akibat banjir bandang dan tanah longsor. Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, tercatat 1.902 kepala keluarga (KK) di tujuh kecamatan terdampak bencana tersebut.

Pimpinan Batam Pos, Yusuf Hidayat, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah mempercayakan penyaluran donasi melalui Batam Pos dan LAZ BATAM.

Baca Juga: Kasus Kriminal di Batam Selama 2025: Didominasi Kasus Penganiayaan dan Pengeroyokan

“Batam Pos bersama LAZ BATAM berkomitmen menyalurkan bantuan secara amanah, transparan, dan tepat sasaran. Terima kasih atas kepercayaan para donatur,” ujarnya.

Hingga saat ini, LAZ BATAM–Batam Pos masih membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam program Donasi Peduli Bencana Sumatra. Donasi dapat disalurkan melalui Bank CIMB Niaga Syariah nomor rekening 8600.0356.6100 atas nama LAZ BATAM.

LAZ BATAM dan Batam Pos berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak serta membantu proses pemulihan pascabencana. Semoga Allah SWT membalas seluruh kebaikan para donatur dengan rezeki yang melimpah dan penuh keberkahan. (*)

Artikel LAZ BATAM–Batam Pos Salurkan Bantuan Peduli Bencana ke Tapanuli Tengah pertama kali tampil pada Metropolis.

Polisi Jepang Kembangkan Sistem AI untuk Membuat Sketsa Wajah Tersangka

0
Petugas polisi yang mengenakan masker pelindung wajah melakukan pemeriksaan di depan iklan dinding Olimpiade Paralimpiade Tokyo di Tokyo, Jepang, Jumat (28/5/2021). ANTARA/REUTERS/Stringer/RWA/sa.

batampos – Kepolisian Jepang bekerja sama dengan sebuah universitas di Prefektur Aichi serta perusahaan teknologi dan layanan IT NTT Data Group Corp. mengembangkan sistem berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk membuat sketsa wajah tersangka kejahatan.

Kantor berita Kyodo melaporkan, Rabu, sistem tersebut dirancang untuk menghemat waktu dan memungkinkan siapa pun, termasuk mereka yang tidak memiliki kemampuan menggambar, menghasilkan sketsa wajah yang andal.

Sistem AI ini dijadwalkan menjalani uji coba pada periode April 2026 hingga September 2027. Meski demikian, kepolisian di prefektur Jepang bagian tengah tersebut belum mengumumkan jadwal penerapan sistem secara resmi dalam operasional kepolisian.

Pada pertengahan Desember, mahasiswa Universitas Human Environments telah menguji purwarupa sistem tersebut di markas kepolisian Nagoya. Dalam simulasi itu, para mahasiswa mengamati wajah seorang polisi yang berperan sebagai tersangka selama sekitar 30 detik.

Selanjutnya, mereka memasukkan data ke dalam sistem, seperti jenis kelamin, perkiraan usia, ukuran hidung, dan gaya rambut. Sistem kemudian menghasilkan empat sketsa komposit, dan pengguna memilih gambar yang paling menyerupai wajah yang diamati, sebelum melakukan penyesuaian kecil.

Seluruh proses pembuatan sketsa tersebut dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 10 menit.

“Saya memang merasa kesulitan, tetapi tetap bisa membuat sketsa yang mirip dengan model. Saya berharap sistem ini dapat membantu mempercepat penangkapan tersangka,” ujar Kaho Hibino (22), mahasiswa Universitas Human Environments.

Sementara itu, Kepala Unit Siber Kepolisian setempat, Yoshihiro Aoyama, mengatakan penggunaan AI diharapkan dapat meningkatkan efisiensi kerja aparat penegak hukum.

“Kami bertujuan meningkatkan efisiensi kerja kepolisian dengan mengadopsi AI,” ujarnya. (*)

Artikel Polisi Jepang Kembangkan Sistem AI untuk Membuat Sketsa Wajah Tersangka pertama kali tampil pada News.

Jarang Posting Foto Diri di Media Sosial? Ini 9 Karakter Langka yang Kamu Miliki

0
Ilustrasi bermain medsos.

batampos – Di era digital saat ini, media sosial seolah menjadi etalase kehidupan. Banyak orang membagikan potret diri, aktivitas harian, hingga momen paling personal untuk konsumsi publik.

Namun, ada kelompok kecil orang yang justru memilih tidak menampilkan foto diri mereka sama sekali di media sosial. Menariknya, keputusan ini bukan selalu karena antisosial atau gagap teknologi.

Justru, menurut berbagai pengamatan psikologi, orang yang jarang atau bahkan tidak pernah mengunggah foto diri di media sosial kerap menunjukkan karakter-karakter langka yang tidak dimiliki kebanyakan orang.

Dikutip dari laman Geediting, berikut sembilan sifat unik yang umumnya dimiliki oleh mereka yang memilih menjaga jarak dari eksistensi visual di dunia maya.

1. Nyaman dengan Diri Sendiri

Mereka tidak bergantung pada validasi eksternal seperti “like” atau komentar. Kepuasan hidup datang dari dalam diri, bukan dari pengakuan orang lain. Orang dengan karakter ini biasanya memiliki kehidupan batin yang kaya dan stabil secara emosional.

2. Lebih Mengutamakan Hubungan yang Bermakna

Alih-alih memiliki ratusan koneksi digital, mereka lebih memilih sedikit hubungan yang benar-benar dekat dan dapat diandalkan. Kualitas relasi lebih penting daripada kuantitas pertemanan.

3. Hidup Lebih Hadir di Momen Saat Ini

Tanpa dorongan untuk mendokumentasikan segalanya, mereka lebih menikmati pengalaman secara utuh. Fokus mereka bukan pada sudut kamera terbaik, melainkan pada makna dari momen yang sedang dijalani.

4. Memiliki Batasan Pribadi yang Kuat

Mereka memahami bahwa tidak semua aspek kehidupan harus dibagikan. Privasi dianggap sebagai aset berharga yang perlu dijaga, bukan sesuatu yang wajib dikorbankan demi eksistensi digital.

5. Minim Perbandingan Sosial

Dengan tidak terjebak dalam siklus unggah dan scroll, mereka lebih jarang membandingkan hidupnya dengan pencapaian orang lain. Hal ini membantu menjaga kesehatan mental dan mengurangi rasa iri maupun cemas.

6. Kesadaran Tinggi terhadap Privasi Jangka Panjang

Mereka paham bahwa jejak digital bersifat permanen. Setiap unggahan bisa berdampak pada masa depan, baik dalam urusan karier, relasi, maupun kehidupan pribadi.

7. Tidak Terobsesi Mengelola Citra

Tanpa tekanan untuk selalu tampil sempurna, mereka bebas menjadi diri sendiri. Tidak ada kelelahan mental karena harus menjaga “persona online” yang sering kali tidak mencerminkan realitas.

8. Menghargai Nilai Misteri

Tidak membagikan segalanya justru membuat mereka lebih menarik secara sosial. Orang lain perlu berinteraksi langsung untuk benar-benar mengenal mereka, bukan sekadar melihat potongan hidup di layar.

9. Memiliki Hubungan Sehat dengan Teknologi

Mereka menggunakan teknologi secara sadar dan terukur. Media sosial diposisikan sebagai alat, bukan pusat kehidupan. Kendali tetap berada di tangan manusia, bukan algoritma.(*)

Artikel Jarang Posting Foto Diri di Media Sosial? Ini 9 Karakter Langka yang Kamu Miliki pertama kali tampil pada Lifestyle.

Kecelakaan dan Tilang Meningkat di Batam

0
Mobil crane menimpa mobil sedan saat kecelakaan di Tiban Center. f.ist

batampos – Angka kecelakaan dalam tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Hingga akhir 2025 ini, jumlah kecelakaan mencapai 1.043 kasus, sedangkan tahun 20224 berjumlah 917 kasus.

Kapolresta Barelang, Kombes Anggoro Wicaksono mengatakan pada tahun ini korban kecelakaan meninggal dunia menurun yakni 33 orang, sedangkan tahun 2024 ada 78 orang.

“Jumlah laka lantas naik 12 persen, tetapi jumlah korban meninggal dunia menurun,” ujarnya di Mapolresta Barelang, Selasa (30/12).

Untuk korban luka berat pada tahun ini sebanyak 151 orang, dan luka ringan 1.157 orang. Sementara tahun 2024, korban luka berat 181 orang, dan luka ringan 979 orang.

“Saya pejabat baru akan melakukan langkah-langkah untuk menekan kecelakaan ini,” kata Anggoro.

Baca Juga: Kasus Kriminal di Batam Selama 2025: Didominasi Kasus Penganiayaan dan Pengeroyokan

Selain kasus kecelakaan, jumlah tilang juga mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk tahun ini sebanyak 3.688, dan tahun 2024 sebanyaj 2.617 tilang.

“Untuk tilang ini naik 29 persen, dan jumlah pelanggaran turun 1 persen,” ungkapnya.

Anggoro menambahkan sepanjang tahun ini Polresta Barelang juga menindak dan menyita 506 knalpot brong. Seluruh knalpot ini turut dimusnahkan dengan cara digerinda.

“Knalpot ini tidak sesuai aturan. Harapannya ini bisa menjadi pembelajaran bagi masyarakat,” ungkapnya.

Anggoro meminta masyarakat khususnya pesepeda motor untuk tetap menggunakan knalpot sesuai standar. Sehingga tidak menimbulkan polisi udara dan menganggu kenyamanan masyarakat.

“Kita imbau masyarakat untuk tidak menggunakan knalpot brong ini,” katanya.

Baca Juga: Empat Bus Sekolah Gratis untuk Hinterland, 593 Juru Parkir Dapat Rompi Kerja

Sementara Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo mengatakan kanpot brong ini didapati melalui razia balap liar, khususnya pada akhir pekan.

“Penindakan ini melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE),” ujarnya.

Ia menambahkan jumlah penindakan knalpot brong ini menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2024 polisi menyita 1.855 knalpot.

“Jumlah ini mengalami penurunan dibandingkan tahun 2024. Kita harap masyatakat terus mematuhi aturan yang berlaku,” tutupnya. (*)

Artikel Kecelakaan dan Tilang Meningkat di Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Amsakar Apresiasi PAD Parkir Dishub Batam yang Capai Rp15 Miliar Tahun Ini

0
Seorang juru parkir sedang mengatur kendaraan yang akan meninggalkan area parkir di kawasan Batam Center beberapa waktu lalu.
F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, memberikan apresiasi kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam atas capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir yang meningkat signifikan sepanjang tahun 2025.

PAD parkir pada 2025 tercatat mencapai Rp15 miliar, naik drastis dibandingkan tahun 2024 yang hanya sebesar Rp11 miliar. Capaian tersebut dinilai sebagai hasil dari upaya pembenahan tata kelola parkir di Kota Batam.

Apresiasi tersebut disampaikan Amsakar dalam kegiatan pemasangan rompi juru parkir (jukir) oleh Pemerintah Kota Batam melalui Dishub Kota Batam yang digelar pada Selasa (30/12) pagi di halaman Kantor Dishub Kota Batam.

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam. “Acara ini dihadiri Forkopimda lengkap, kecuali acara formal pemerintah. Artinya, di mata Forkopimda, Bapak dan Ibu sekalian juga penting,” ujar Amsakar di hadapan 539 juru parkir se-Kota Batam.

Baca Juga: Empat Bus Sekolah Gratis untuk Hinterland, 593 Juru Parkir Dapat Rompi Kerja

Amsakar menegaskan, capaian tersebut selaras dengan salah satu misi Pemerintah Kota Batam, yakni mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.

Menurutnya, tata kelola yang baik harus dimulai dari mental aparatur serta didukung penyediaan sarana dan prasarana yang memadai.

“Juru parkir ini adalah garda terdepan dalam konteks mendapatkan pendapatan asli daerah dari sektor parkir,” katanya.

Ia juga menyinggung bahwa dalam pengelolaan parkir selama ini masih kerap terjadi kebocoran. Menurut Amsakar, kebocoran tersebut tidak lepas dari persoalan sikap dan mental yang belum sepenuhnya dibenahi.

“Kita belum secara serius membenahi itu. Padahal visi kami adalah membangun tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih,” ujarnya.

Melalui pembagian atribut baru, Pemko Batam berupaya memberikan apresiasi kepada para juru parkir atas kerja keras mereka dalam menyumbang pendapatan daerah.

Amsakar berharap, pemberian rompi dan perlengkapan baru tersebut diikuti oleh peningkatan kinerja dan kedisiplinan.

“Saya berharap ke depan beberapa kelemahan dalam tata kelola ini bisa diperbaiki oleh Pak Kadis,” tegasnya.

Baca Juga: Kasus Kriminal di Batam Selama 2025: Didominasi Kasus Penganiayaan dan Pengeroyokan

Menindaklanjuti keluhan juru parkir terkait kondisi rompi lama yang sudah tidak layak, Pemko Batam secara resmi mengganti rompi bagi 539 juru parkir.

“Supaya keren di lapangan nanti,” ucap Amsakar yang disambut tepuk tangan para juru parkir.

Ia menekankan bahwa peningkatan fasilitas harus sejalan dengan tanggung jawab dan kinerja yang lebih baik. Amsakar mengaku bersyukur dan bangga atas peningkatan PAD dari sektor parkir yang dinilai sangat signifikan.

“Pak Leo, saya bahagia karena dari Rp11 miliar menjadi Rp15 miliar. Lebih dari Rp3 miliar peningkatannya selama Anda diberikan amanah memimpin Dinas Perhubungan,” ujar
Amsakar sembari memberikan apresiasi kepada Kepala Dishub Kota Batam, Leo Putra, yang disambut tepuk tangan meriah.

Menurut Amsakar, potensi pendapatan dari sektor parkir masih sangat besar jika dikelola secara optimal. Dengan jumlah kendaraan yang terus meningkat dan sistem parkir berlangganan, target PAD dinilai masih bisa ditingkatkan.

“Kalau kita punya target Rp20 miliar, mudah-mudahan secara ideal target itu bisa mendekati tercapai. Tapi saya tetap mengapresiasi karena ada peningkatan yang signifikan dibandingkan periode sebelumnya,” katanya.

Ia mengajak seluruh jajaran Dishub dan para juru parkir untuk terus melakukan pembenahan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Sejarah akan mencatat kinerja yang luar biasa dan terobosan yang luar biasa,” ujarnya.

Amsakar menilai Dishub Kota Batam saat ini telah memiliki semangat untuk melakukan berbagai terobosan dalam peningkatan kinerja. Ia pun mengingatkan seluruh pihak agar bekerja dengan mengedepankan kepentingan daerah.

“Berhenti bekerja untuk kepentingan personal atau pribadi. Dahulukan kepentingan daerah, bangsa, dan negara,” kata dia. (*)

Artikel Amsakar Apresiasi PAD Parkir Dishub Batam yang Capai Rp15 Miliar Tahun Ini pertama kali tampil pada Metropolis.

Jaring Laba-laba Terbesar di Dunia Ditemukan di Gua Albania, Isinya 110 Ribu Ekor

0
Kota laba-laba ditemukan di sebuah goa di perbatasan Albania dan Yunani, yang diperkirakan dihuni sekitar 110.000 makhluk kecil tersebut. (Subterranean Biology)

batampos – Penemuan menakjubkan terjadi di perbatasan Albania dan Yunani. Sebuah jaring laba-laba raksasa yang diklaim sebagai yang terbesar di dunia ditemukan membentang di dalam gua gelap.

Fenomena ini membuat para ilmuwan tercengang. Bukan hanya karena ukurannya, tapi karena ribuan laba-laba di dalamnya hidup rukun tanpa saling memangsa.

Dikutip dari CBS News, jaring ini ditemukan di dalam Gua Sulfur, sebuah lorong sempit yang melintasi dua negara.

Luas jaringnya mencapai 1.140 kaki persegi, menyelimuti dinding gua layaknya karpet tebal yang kokoh.

Diperkirakan ada sekitar 110.000 laba-laba yang menghuni koloni raksasa ini. Bagi penderita arachnophobia, tempat ini mungkin tampak seperti mimpi buruk, namun bagi sains, ini adalah harta karun evolusi.

Ahli biologi evolusi Lena Grinsted dari Universitas Portsmouth menyebut temuan ini sangat langka. “Ketika saya melihat penelitian ini, saya sangat gembira karena hidup berkelompok sangat jarang terjadi pada laba-laba,” ujarnya.

Dua Spesies Berbeda Hidup Berdampingan

Hal yang paling tidak lazim adalah koloni ini dihuni oleh dua spesies berbeda: Tegenaria domestica (laba-laba rumah) dan Prinerigone vagans yang berukuran lebih kecil. Biasanya, laba-laba adalah makhluk soliter yang agresif dan kanibal.

Namun, di kegelapan Gua Sulfur, hukum alam seolah berubah. “Sering kali jika ada laba-laba di sekitar, mereka akan berkelahi dan akhirnya saling memakan,” ujar Grinsted. Nyatanya, di sini mereka justru berbagi ruang dengan damai.
Rahasia “Perdamaian”: Pesta Makanan yang Melimpah

Mengapa mereka tidak saling serang? Kuncinya ada pada ketersediaan makanan. Ada sekitar 2,4 juta lalat chironomid yang menjadi sumber nutrisi tak terbatas bagi para laba-laba ini.

Selain itu, keterbatasan penglihatan laba-laba di kegelapan total turut berpengaruh. “Laba-laba, secara umum, tidak terlalu pandai melihat sesuatu,” jelas Grinsted.

Mereka hanya merespons getaran. Selama laba-laba kecil tidak memicu getaran mangsa, laba-laba besar akan mengabaikan mereka.
Tekstur Jaring Seperti Selimut dan Misteri DNA

Blerina Vrenozi, ahli biologi dari Universitas Tirana, menggambarkan tekstur jaring tersebut yang sangat rapat. “Jaringnya lebih seperti selimut,” ujarnya.

Penelitian juga mengungkap fakta mengejutkan dari sisi genetika. Meski spesiesnya umum ditemukan, laba-laba gua ini memiliki profil DNA yang unik.

“Spesiesnya sama, tetapi DNA-nya berbeda,” kata Vrenozi. Hal ini mengindikasikan adanya adaptasi khusus terhadap lingkungan gua yang ekstrem.

Strategi Bertahan Hidup yang Unik

Marek Audy, speleolog asal Ceko yang pertama kali menemukan situs ini pada 2021, mencatat bahwa laba-laba gua bertelur lebih sedikit dibanding kerabat mereka di luar ruangan.

Ini menandakan mereka merasa cukup aman di dalam gua sehingga tidak perlu bereproduksi secara masif.

Sara Goodacre, profesor biologi evolusi dari Universitas Nottingham, menilai fenomena ini sebagai bukti cerdasnya seleksi alam. “Seleksi alam akan memilih strategi terbaik, apa pun bentuknya,” imbuhnya. (*)

Artikel Jaring Laba-laba Terbesar di Dunia Ditemukan di Gua Albania, Isinya 110 Ribu Ekor pertama kali tampil pada News.