Minggu, 3 Mei 2026
Beranda blog Halaman 5883

Sebulan, Ungkap 2 Kasus Pelangsir Solar, Polisi Selidiki Keterlibatan Pihak SPBU

0
polda pelangsir solar
Wadir Reskrimsus Polda Kepri, AKBP Nugroho Agus Setiawan (tengah) menjelaskan modus yang dilakukan T untuk melangsir solar bersubsidi. Foto: Humas Polda Kepri

– Penyalahgunaan pengangkutan Bahan Bakar Minyak (BBM) bio solar bersubsidi kembali marak. Dalam sebulan belakangan, polisi berhasil mengungkap 2 kasus.

Para pelaku mengangkut BBM dengan menggunakan kartu fuel card dan memodifikasi tanki mobil. Padahal kartu tersebut diklaim tidak bisa lagi disalahgunakan.

BACA JUGA:Pertamina Hentikan Pasokan BBM ke SPBU Codo 

Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Budi Hartono mengatakan masih melakukan penyelikan terhadap kasus ini. Penyelidikan mengarah ke keterlibatan pihak SPBU.

“Akan kita tindak lanjuti bersama Disperindag. Kita hanya menindak pelangsir. Solar ini diambil dan dijual ke industri, karena selisih harganya itu jauh,” ujar Budi.

BACA JUGA:SPBU Bermain Curang, Dirreskrimsus: Harus Diusut Tuntas, Diberi Efek Jera

Diketahui, SPBU kawasan Batuaji menjadi target utama para pelangsir solar, seperti di SPBU Tanjunguncang, dan SPBU Aviari. Para pelangsir mengantongi 3 kartu dan mengambil solar secara bergantian di 2 SPBU tersebut.

“Seperti kasus ini sudah sejak September. Kenapa bisa mengantongi 3 kartu dan menggunakan 1 mobil itu wewenang Disperindag,” katanya.

Budi menambahkan para pelangsir solar tersebut harus ditindak seluruhnya. Sebab, tindakan pelaku mengambil keuntungan dari karugian negara.

“Ini korbannya negara. Sehingga harus ditindak. Jika masyarakat mengetahui, segera laporkan,” tutupnya.

BACA JUGA:SPBU Codo Masih Disegel

Seperti diberitakan sebelumnya, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Barelang menangkap YY, warga Green Laguna, Sagulung. Pria 26 tahun ini melangsir BBM bersubsidi jenis solar dengan menggunakan 3 kartu fuel card 3.0.

Pelaku kerap membeli solar di 2 lokasi, yakni di SPBU Tanjunguncang, dan SPBU Aviari. Dalam sehari, pelaku melangsir 120 liter solar. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

 

Kepala BNPB Minta Kebutuhan Pokok Pengungsi di Natuna Terpenuhi

0
Kondisi para pengungsi korban longsor di PLBN Serasan. Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto meminta seluruh stakeholder dapat bekerja sama dalam pemenuhan kebutuhan dasar para pengungsi banjir bandang dan tanah longsor di Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau. (ANTARA/HO-Kominfo Natuna )

batampos – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto meminta seluruh stakeholder dapat bekerja sama dalam pemenuhan kebutuhan dasar para pengungsi banjir bandang dan tanah longsor di Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau.

Sebab, sampai saat ini pengungsi masih banyak. “Ada yang masih mengungsi. Ini kita pastikan agar kebutuhan dasar selama mengungsi ini bisa terpenuhi,” kata Suharyanto, Jumat (10/3).

Suharyanto mendorong agar semua berupaya semaksimal mungkin. Sehingga apa yang menjadi kebutuhan warga pengungsi dapat terpenuhi.“Semuanya berusaha semaksimal mungkin agar kebutuhan warga terdampak ini terpenuhi,” jelasnya.

Sebelumnya, Suharyanto mengatakan bahwa pemenuhan kebutuhan warga terdampak tidak hanya yang berada di tempat pengungsian saja. Dia menyarankan apabila warga tidak berkenan dipengungsian, maka dapat menyewa rumah dengan sistem kontrak dan biaya akan ditanggung negara selama masa darurat.

Oleh sebab itu, pendataan menjadi hal yang sangat perlu dilakukan. “Nanti dapat uang kontrak dari negara. Itu jumlahnya sesuai dengan aturan Rp 500 ribu per kepala keluarga per bulan,” imbuh Suharyanto.

Lebih lanjut, Suharyanto juga memberikan alternatif lain kepada warga terdampak.

Apabila lebih berkenan tinggal di dekat rumahnya sendiri, maka tim satgas gabungan dapat memenuhi kebutuhannya mulai dari tenda, matras, selimut, lampu garam dan sebagainya. “Atau memang inginnya di dekat rumahnya yang rusak. Di tenda misalkan, ya kita siapkan,” pungkas Suharyanto.

Berdasarkan data per Rabu (8/3) dini hari, jumlah pengungsi sebanyak 1.216 jiwa yang terbagi di empat titik lokasi.

Rinciannya, sebanyak 219 jiwa di PLBN Serasan, 215 jiwa di Puskesmas Serasan, 500 jiwa di Masjid Al-Furqon dan 282 jiwa di SMAN 1 Serasan. Data ini dimutakhirkan oleh Bupati Natuna yang menyebutkan bahwa total pengungsi per Rabu siang (8/3) berjumlah setidaknya 1.300 orang. (*)

Reporter: JP Group

Kemenag dan Saudi Sepakat Berlakukan Visa Bio untuk Jamaah Haji 2023

0
Kementerian Agama (Kemenag) bersama pihak otoritas Arab Saudi sepakat untuk menggunakan Aplikasi Visa Bio untuk seluruh jamaah haji Indonesia 1444 H/2023 M. (Kemenag RI)

batampos – Kementerian Agama (Kemenag) bersama pihak otoritas Arab Saudi sepakat untuk menggunakan Aplikasi Visa Bio untuk seluruh jamaah haji Indonesia 1444 H/2023 M. Aplikasi ini digunakan dalam proses penerbitan visa melalui pendaftaran fitur biometrik wajah, sidik jari, serta fotokopi paspor.

Kesepakatan tersebut dihasilkan dalam pertemuan antara Tim Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag dengan delegasi Arab Saudi di Kantor Kedutaan Besar Arab Saudi di Kuningan, Jakarta, Kamis (9/3).

Delegasi Saudi terdiri atas perwakilan Kementerian Haji dan Umrah, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Dalam Negeri, General Authority of Civil Aviation (GACA), Wukala, serta tim Visa Bio dan tim Makkah Route. Mereka dipimpin oleh Abdurrahman Al Bijawi dari Kementerian Haji dan Umrah Saudi. Dari Kemenag hadir Dirjen PHU Hilman Latief. Ikut mendampingi Direktur Layanan Haji Dalam Negeri Saiful Mujab beserta jajarannya.

Penggunaan aplikasi Saudi Visa Bio ini memungkinkan jamaah melakukan pendaftaran secara mandiri, tanpa perlu mengunjungi kedutaan dan konsulat Arab Saudi atau pusat penerbitan visa di Indonesia. Aplikasi tersebut pun bisa mudah digunakan di gawai masing-masing jamaah.

“Penggunaan aplikasi ‘Saudi Visa Bio’ akan diterapkan pada seluruh jemaah haji Indonesia tahun 1444 H/2023 M untuk memberikan kemudahan dan kecepatan pemeriksaan jemaah saat datang di bandara Arab Saudi,” kata Hilman.

“Aplikasi ini dapat diunduh melalui gawai masing-masing jemaah dan seluruh identitas termasuk sidik jari dan wajah jemaah direkam pada aplikasi tersebut,” sambungnya.

Selain itu, rapat koordinasi dua negara ini juga membahas implementasi Mecca Route atau fast track. Tahun ini, fast track akan kembali dilaksanakan di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), bagi jamaah dari DKI Jakarta, Banten, Lampung, dan sebagian Jawa Barat. “Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan, pihak Saudi meminta fasilitas ruang tunggu fast track Bandara Soetta yang lebih luas dan akses yang lebih mudah,” ucap Hilman.

Layanan fast track, kata Hilman, sudah dimulai sejak 2018. Melalui layanan fast track, proses imigrasi jamaah haji dilakukan sejak di bandara Indonesia. Sehingga, mereka tidak perlu diperiksa paspor dan visanya lagi saat tiba di Arab Saudi. Baca juga: Dana Rp 250 Miliar Disiapkan untuk Peningkatan SDM Pesantren 2023 “Jumlah jamaah yang akan dilayani oleh fasilitas fast track sebanyak 55.321 jamaah,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Layanan Haji Dalam Negeri Saiful Mujab menambahkan, untuk keberlanjutan layanan fast track, pihak Arab Saudi meminta agar MoU antara Indonesia dan Arab Saudi bisa segera dilakukan. Dengan begitu, perencanaan fast track dapat dilakukan lebih awal.

“Untuk lokasi fasilitas fast track, akan dilakukan pembahasan bersama dengan pihak Otoritas Bandara Soetta, Angkasa Pura 2, Imigrasi, Avsec, dan maskapai penerbangan,” sebutnya. (*)

Reporter: JP Group

Temui Khofifah, LaNyalla Perjuangkan Aspirasi Guru Honorer yang Tak Masuk Formasi PPPK

0

 

Gerak cepat ditunjukkan Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti dalam memperjuangkan aspirasi guru honorer di Provinsi Jatim yang dinyatakan lulus Passing Grade (PG), namun tak diusulkan masuk dalam formasi PPPK.

Jumat (10/3/2023) pagi, LaNyalla langsung menemui Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi untuk memperjuangkan aspirasi tersebut.

Kepada Khofifah, LaNyalla yang merupakan Senator asal Jawa Timur itu meminta agar nasib guru honorer yang tergabung dalam Guru Lulus Passing Grade (GLPG) Swasta Jawa Timur untuk diperjuangkan.

“Saya serahkan berkas aspirasi dari forum guru honorer yang tergabung dalam GLPG Swasta Jawa Timur. Kiranya agar aspirasi mereka dapat diperjuangkan. Mereka adalah tenaga pendidik yang harus kita perhatikan dengan seksama nasibnya,” kata LaNyalla kepada Khofifah.

Dijelaskan LaNyalla, dua hari lalu, tepatnya pada hari Selasa (7/3/2023), perwakilan GLPG Swasta Jawa Timur datang menemui dirinya. Mereka membeberkan nasib 6.138 guru lulus Passing Grade (PG) tahun 2021 dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur yang tidak diajukan dalam formasi Penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) oleh Pemprov Jatim.

“Dari informasi mereka, Jawa Timur tidak mengusulkan formasi guru ini sebagaimana provinsi-provinsi lain. Saya berjanji untuk memperjuangkan aspirasi mereka. Dan hari ini, saya tunaikan janji saya dengan meneruskan aspirasi ini kepada Ibu Gubernur untuk dapat diperjuangkan dan dicarikan solusinya,” harap LaNyalla.

Menurut LaNyalla, profesi guru memang harus diberi prioritas untuk diangkat sebagai PPPK. Bukan soal menghargai pengabdian, namun hal itu merupakan janji pemerintah yang ingin memprioritaskan tenaga kependidikan.

“Makanya ini karena demokrasi kita sudah menganut demokrasi liberal. Hilang nilai-nilai Pancasila kita. Kesejahteraan kita semakin terpuruk karena dikuasai oleh oligarki ekonomi. Sudah benar salah satu solusinya adalah kembali ke sistem asli yang digagas pendiri bangsa melalui UUD 45 naskah asli. Kesejahteraan rakyat akan semakin terjamin untuk anak cucu kita,” pungkasnya.

Menanggapi hal itu, Gubernur Khofifah yang didampingi Sekda Adhy Karyono menerima berkas aspirasi yang diberikan Ketua DPD RI terkait masukan atas aspirasi para guru honorer tersebut.

Kepada Ketua DPD RI Gubernur Khofifah menyampaikan akan segera menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan.

“Terima kasih saya ucapkan kepada Bapak Ketua DPD RI yang sudah meneruskan aspirasi dari guru honorer. Berkas aspirasi ini saya terima dan akan segera saya tindaklanjuti,” kata Khofifah.(*)

Polisi akan Tingkatkan Patroli Jelang Sahur

0
polisi patroli
Ilustrasi. Personel Polresta Barelang. Foto: Polresta Barelang untuk Batam Pos

batampos – Polisi akan meningkatkan patroli selama bulan Ramadan nanti. Patroli difokuskan pada jam rawan kejahatan atau pada malam hari dan menjelang sahur.

Kasat Samapta Polresta Barelang, Kompol Satria Nanda, mengatakan, peningkatan patroli selama Ramadan ini dilakukan untuk mengantisipasi aksi kejahatan. Seperti pencurian, narkoba, senjata tajam hingga aksi premanisme.

“Patroli sudah kita lakukan setiap hari, dari siang maupun malam hari. Tapi khusus Ramadan nanti, fokusnya jam rawan menjelang sahur,” ujar Satria, Kamis (9/3/2023).

Baca Juga: PLN Peduli Hadir untuk Korban Longsor di Natuna, Beri Paket Sembako Hingga Pulihkan Listrik

Satria menjelaskan, patroli pada malam hari ditargetkan ke perumahan dan masjid. Tujuannya, untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang beribadah.

“Sedangkan sahur itu ada kegiatan sahur on the road (sahur di luar rumah dan jalanan). Maka patroli pada jam itu sangat penting,” katanya.

Satria menambahkan untuk patroli pada malam hari dilakukan 6 orang personel dengan menggunakan 3 unit kendaraan mobil patroli. Sedangkan pada siang hari melibatkan 9 orang personel.

Baca Juga: PMI Ilegal Ditampung di Apartemen di Batam

“Siang hari digunakan kendaraan roda dua dan empat. Malam hari hanya roda empat,” ungkapnya.

Satria juga meminta masyatakat selama Ramadan nanti untuk meningkatkan kewaspadaan. Sehingga terhindar dari korban kejahatan.

“Semoga kehadiran Polri selama Ramadan nanti busa mencegah terjadinya tindak kejahatan. Sehingga memberikan rasa aman kepada masyarakat Kota Batam,” tutupnya.(*)

Reporter: Yofi Yuhendri

Pemko Batam Usulkan Pembentukan SOTK BPBD

0
pemkobatam pendidikan
Sekda Kota Batam, Jefridin Hamid. Foto: Diskominfo Kota Batam untuk Batam Pos

batampos – Pemko Batam mengusulkan pembentukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), mengingat Indonesia yang rawan bencana.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin, mengatakan, untuk Batam sebenarnya tidak terlalu rawan bencana.

Selama ini, untuk penanggulangan bencana ini berada di bawah Dinas Pemadam Kebakaran Kota Batam. Namun keberadaan bidang tersebut dinilai kurang efektif. Sehingga harus dilakukan evaluasi, dengan pembentukan dinas tersendiri.

“Ada sebenarnya Bidang pemadam dan penanggulangan bencana. Harusnya bidang ini yang memiliki data mitigasi bencana dan penanggulangan. Karena kurang optimal makanya kami usulkan penambahan satu badan khusus,” jelasnya.

Baca Juga: PLN Peduli Hadir untuk Korban Longsor di Natuna, Beri Paket Sembako Hingga Pulihkan Listrik

Pembentukan badan khusus ini memang sesuai dengan anjuran dari ketentuan, karena Indonesia rawan bencana. Meskipun Batam tidak memiliki bencana skala besar, beberapa kejadian belakangan menjadi pelajaran dalam kesiapan daerah menghadapi bencana.

“Kalau di Batam ini ada puting beliung, banjir, dan yang terakhir itu longsor yang menimbulkan korban meninggal,” sebutnya.

Disinggung mengenai kinerja Dinas Pemadam Kebakaran yang dinilai lambat dalam merespon bencana pada saat kejadian, Kepala Dinas Damkar, Azman mengaku belum menerima laporan terkait bencana longsor yang menyebabkan satu nyawa meninggal.

Baca Juga: Pengurus Iperindo Kepri Komit Memajukan Industri Galangan Kapal di Kepri

Jefridin mengungkapkan hal tersebut menjadi catatan dalam evaluasi, dan pembinaan ASN.

“Ada bidangnya, kalau Kadisnya tidak tahu, mungkin dia tidak baca. Kemarin sudah dibantu warga, namun memang tidak tertolong,” jelasnya.

Ia berharap dengan terbentuknya Panitia Khusus (Pansus) Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK), pembentukan badan atau dinas baru ini bisa segera terwujud.

“Sementara ini akan kami optimalkan bidang yang ada di Damkar. Jadi ke depan penanggulangan bencana di sana dulu. Namun demikian kami tetap berharap Batam jauh dari bencana,” bebernya.

Baca Juga: Jalan Alternatif di Piayu Laut Selesai Diratakan, Sudah Bisa Dilalui Mobil

Terkait kinerja pejabat eselon dua atau setingkat kepala dinas yang kurang cepat tanggap, Jefridin mengungkapkan hal tersebut merupakan kebijakan dari Wali Kota Batam.

“Ke Pak Wali kalau yang itu ya. Itu bukan wewenang saya,” tegasnya.

Dengan adanya dinas atau badan Penanggulangan Bencana Daerah diharapkan Batam lebih siap dalam antisipasi bencana, dan merespon lebih cepat ketika ada bencana yang terjadi.

“Saya sudah sampaikan ke Pak wali tingkat urgensi pembentukan badan ini. Sehingga Batam bisa miliki mitigasi bencana,” tutupnya.(*)

Reporter: Yulitavia

600 Ekor Sapi Akan Didatangkan dari Kupang ke Bintan

0

batampos– Sebanyak 600 ekor hewan ternak sapi akan didatangkan dari Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Bintan.

Hal ini setelah Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bintan bersama Satgas PMK Kabupaten Bintan mengeluarkan rekomendasi pemasukan hewan ternak sapi dari luar.

Peternak memberi makan sapi di kandang yang berada di Kampung Sungai Jeram, Desa Lancang Kuning, Kecamatan Bintan Utara, Kamis (9/3/2023). F.Slamet Nofasusanto

Pejabat Otoritas Veteriner Kabupaten Bintan, drh Iwan Berri Prima mengatakan, selain merekomendasikan sekira 600 ekor sapi dari Kupang, NTT, satgas juga telah merekomendasikan pemasukan 50 ekor sapi dari Kabupaten Kepulauan Meranti.

Dia mengatakan, pemasukan hewan ternak sapi dan kambing dari luar Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sudah dibolehkan.

Namun pihaknya masih berpedoman pada Surat Edaran Satgas PMK No 8 Tahun 2022, dimana zona hijau hanya boleh memasukkan dari zona hijau juga.

“Pulau Bintan zona hijau dan Kabupaten Kepulauan Meranti zona hijau,” kata dia.

Dia mengatakan, sejauh ini jumlah hewan ternak sapi berdasarkan pengawasan yang dilakukan hingga akhir Februari 2023 sekira 316 ekor.

BACA JUGA:600 Sapi dari NTT akan Masuk Tanjungpinang

“Itu sudah termasuk jantan, betina dan anak,” kata dia.

Menurutnya, kalau berbicara soal kecukupan untuk hewan kurban, jumlah segitu jauh dari kata cukup.

Untuk jumlah kebutuhan hewan kurban, kata dia, pihak Kemenag Bintan yang lebih tahu detailnya.

“Yang pasti, dengan jumlah populasi sapi hanya 316 ekor masih jauh dari kata cukup,” kata dia.

Dia mengatakan, populasi sapi yang saat ini hanya sekira 316 ekor sebenarnya peluang bagi peternak lokal karena beternak sapi memiliki prospek pangsa pasar yang menjanjikan. (*)

reporter: slamet

Terkait Pencurian Fasilitas Publik, Kasat Reskrim: Kasus Ini Memang jadi Atensi

0
kable oju
Kabel PJU yang berada di jalur cepat arah Fly Over Laluan Madani, tepatnya di depan Polresta Barelang, Selasa (7/3) malam.

batampos – Kasus pencurian fasilitas publik berupa kabel, tiang, dan timer Penerangan Jalan Umum (PJU) tengah marak terjadi. Namun, hingga kini para pelakunya tak tersentuh aparat kepolisian.

Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Budi Hartono mengatakan kasus pencurian ini menjadi atensi sejak ia menjabat sepekan belakangan.

“Kasus ini memang jadi atensi. Anggota sedang melakukan penyelidikan,” ujar Budi, Kamis (9/3/2023).

Baca Juga: PLN Peduli Hadir untuk Korban Longsor di Natuna, Beri Paket Sembako Hingga Pulihkan Listrik

Diketahui dalam sepekan belakangan ini terjadi pencurian kabel PJU. Bahkan, pelaku nekat mencuri kabel yang berada di depan markas polisi, diantaranya di jalan depan Polsek Seibeduk serta Polresta Barelang.

“Sampai saat ini laporan polisi tidak ada. Tapi tetap akan kita tindak lanjuti,” katanya.

Namun, kata Budi, dari laporan anggotanya, kasus pencurian yang selama ini terjadi minim petunjuk, seperti saksi dan rekaman CCTv.

“Kendalanya memang itu. Semoga dengan dilakukan penyelidikan ini, pelakunya akan tertangkap,” ungkapnya.

Baca Juga: Buruh Batam Kembali Berduka

Sebelumnya, Pencurian kabel Penerangan Jalan Umum (PJU) belum berhenti. Kali ini,

pelaku kejahatan merusak dan mencuri perlengkapan PJU yang berada di jalur lambat dari Kepri Mall ke arah Flyover Laluan Madani, Batam Kota, Selasa (7/3) malam.

PJU di dekat Polsek Seibeduk arah Kampung Bagan, Sungaibeduk, juga berhasil digondol pelaku. Selanjutnya, kabel PJU di dekat Bukit

Kemuning menuju Perumahan Puri Agung juga dicuri. Tidak hanya itu, timer PJU di depan DPRD dan Pemko Batam juga dicuri, Sabtu (4/2) malam lalu. Kamis (2/2) malam, Kabel lampu dari Flyover Laluan Madani ke arah Taman Engku Hamidah, Batam Center, juga hilang.(*)

Reporter: Yofi Yuhendri

Pemko Batam Kembali Gelar Pasar Murah

0
Operasi Pasar 1 F Cecep Mulyana
Ilustrasi. Operasi pasar murah yang digelar Pemko Batam diserbu masyarakat beberapa waktu lalu. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Pemko Batam bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) akan menggelar operasi pasar murah selama 20 kali dan akan dibagi dalam dua tahap. Yakni 10 kali jelang bulan suci Ramadan dan 10 kali dipertengahan bulan suci.

Gelaran operasi pasar yang melibatkan 50 distributor akan dimulai Senin (13/3) pukul 09.00 WIB sampai selesai. Setiap hari, gelaran operasi pasar dilaksanakan di tempat berbeda.

Kabag Perindustrian dan Perekonomian Pemko Batam, Zul Arif, mengatakan gelaran pasar murah digelar selama 10 kali di 9 Kecamatan Maindland. Ada satu Kecamatan yang digelar 2 kali dalam periode tahap 1.

Baca Juga: PMI Ilegal Ditampung di Apartemen di Batam

“Untuk jadwal sudah ada, hari pertama digelar tanggal 13 Maret, satu Kecamatan satu kali, namun ada yang dua kali,” sebut Zul.

Dalam kegiatan operasi pasar murah ini, pihaknya mengandeng 50 distributor di Kota Batam. Dimana harga jual untuk setiap kebutuhan pokok, dipastikan lebih muraj dibanding pasar.

“Ada 50 distributor yang kami libatkan, untuk harga yang diberikan, harga distributor, jadi murah,” kata Zul.

Menurut dia, operasi pasar murah merupakan agenda rutin yang biasa digelar menjelang hari besar seperti bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri. Sebab pada saat itu, kebanyakan harga-harga kebutuhan akan melonjak.

Baca Juga: Pengurus Iperindo Kepri Komit Memajukan Industri Galangan Kapal di Kepri

“Jadi untuk menekan harga agar tak melonjak, maka kami gelar pasar murah. Diharapkan hal ini dapat membantu masyarakat ditengah lonjakan harga jelang bulan puasa. Jadi digelar 10 kali jelang bulan puasa, dan 10 kali di pertengahan puasa,” imbuh Zul.

Selain itu, operasi pasar juga dilaksanakan untuk mengendalikan inflasi daerah. Sehingga diharapkan, setelah gelaran pasar murah, angka inflasi bisa turun. Dimana melibatkan sejumlah dinas, Bank Indonesia dan Distributor.

“Jadi untuk menekan angka inflasi juga agar tak naik, ditengah lonjakan harga,” sebutnya.

Baca Juga: Harga Gula dan Beras Berangsur Naik, Minyak Goreng dan Tepung Normal

Sementara, Ketua Asosiasi Distributor Bahan Pokok Kota Batam, Aryanto, mengaku pihaknya siap dalam agenda positif Pemko Batam. Yang pastinya, saat gelaran kegiatan, semua harga komoditas diberikan dengan harga Distributor.

“Pastinya kami mendukung dan sangat senang dilibatkan dalam kegiatan ini. Kami suport penuh lah,” tegas Aryanto. (*)

Reporter: Yashinta

BP Batam Matangkan Rencana Pembangunan LRT

0
Kantor BP Batam
Ilustrasi. Kantor BP Batam. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus mematangkan pembangunan proyek kereta api cepat atau Light Rail Train (LRT) di Kota Batam.

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol Ariastuty Sirait mengatakan, perkembangan proyek transportasi modern tersebut masih dalam tahap diskusi untuk area yang dibutuhkan. Termasuk seluruh perizinan yang harus dipenuhi nantinya.

Meski demikian rencana proyek pembangunan LRT ini sudah dilaporkan kepada dewan pengawas BP Batam, yang dalam hal ini adalah Kementrian Koordinator Ekonomi. Dimana, dewan pengawas telah memberikan lampu hijau pembangunan proyek ini asalkan semua sudah sesuai.

Baca Juga: Polsek Batuampar Tangkap Penjambret di Tanjungsengkuang

“Karena itu, saat ini kajian masih terus dibahas,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala BP Batam, Muhamamd Rudi, mengatakan, saat ini pihaknya sedang mengupayakan pembangunan LRT di Batam. Jaringan transportasi massal ini akan menjadi solusi transportasi umum dan akan mendorong Batam menjadi kota modern.

Direncanakan, ada tiga rute LRT di Batam. Rutenya mulai dari Batuampar sampai ke Bandara Hang Nadim Batam, kemudian Kantor BP Batam di Batam Center hingga ke Sekupang, dan juga dibangun pusat koridor di sekitar Flyover Laluan Madani, Batam Center. Nilai investasinya, diperkirakan mencapai Rp 12,9 triliun.

Baca Juga: PLN Peduli Hadir untuk Korban Longsor di Natuna, Beri Paket Sembako Hingga Pulihkan Listrik

Rudi juga membayangkan bisa menggelar rapat di dalam LRT sembari berkeliling Batam. Terlebih, dia sudah meminta agar jenis lokomotif yang digunakan berkapasitas 20-30 orang, sehingga tidak perlu waktu lama untuk penuh dan langsung jalan.

“Bapak Ibu yang tinggal di Batam Center ini bersyukurlah, karena banyak sekali pembangunan di wilayah Batam Center ini,” katanya.

Beberapa waktu sebelumnya, Rudi juga mengungkapkan bahwa ada investor dari Singapura dan Malaysia yang tertarik membangun LRT di Batam. “Kita harap tahun 2024 sudah mulai kita bangun,” katanya. (*)

Reporter: Eggi Idriansyah