
batampos – Bupati Karimun Iskandarsyah didampingi Wakil Bupati Rocky M Bawole menyambut kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) perdana asal Malaysia di Pelabuhan Internasional Tanjung Balai Karimun, Kamis (1/1) pagi.
Penyambutan dilakukan dengan pemberian kalungan bunga dan tanjak kepada wisman yang turun dari kapal. Prosesi berlangsung sederhana dengan nuansa budaya Melayu, diiringi tabuhan kompang.
Iskandarsyah mengatakan, pemberian suvenir kepada wisatawan yang pertama kali menginjakkan kaki di Karimun merupakan langkah awal untuk menarik minat wisman berkunjung ke daerah tersebut.
“Pemberian suvenir kepada wisman yang pertama menginjak Karimun ini sebagai langkah awal untuk menarik wisatawan mancanegara datang ke Karimun,” ujar Iskandarsyah.
Ia menambahkan, penyambutan tersebut menjadi bentuk apresiasi Pemerintah Daerah (Pemda) Karimun dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata agar lebih baik pada 2026.
“Selamat tahun baru dan selamat menikmati Kota Karimun,” ucap Iskandarsyah kepada wisman tersebut.
Diketahui, dua wisatawan mancanegara asal Malaysia yang mendapat sambutan khusus itu bernama Abdul Azis bin Bachik dan Salim bin Sies. Keduanya mengaku terkejut sekaligus terharu atas penyambutan yang diterima saat tiba di Karimun pada awal tahun 2026.
“Saya sangat senang sekali, karena ini baru pertama kali ke Karimun,” ujar Abdul Azis dengan logat Melayu.
Berdasarkan pantauan di lapangan, Kapal Oceana VIII dari Kukup, Malaysia, yang membawa wisman tiba di Pelabuhan Internasional Tanjung Balai Karimun sekitar pukul 08.30 WIB. Dalam kunjungan perdana tersebut, tercatat sebanyak 52 wisatawan mancanegara masuk ke Karimun menggunakan kapal tersebut.
Sementara itu, Ketua Badan Pimpinan Cabang (BPC) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Karimun, Agustyawarman, mengatakan pihaknya turut mendukung penyambutan wisman perdana dengan menyiapkan voucher penginapan gratis.
“Ada enam voucher yang kami siapkan untuk menginap semalam di hotel berbintang,” tuturnya. (*)
Artikel Wisman Perdana 2026 Tiba di Karimun, Bupati Sambut dengan Nuansa Melayu pertama kali tampil pada Kepri.









