KFC dan Pizza Hut di India merger dan buka ribuan gerai baru. F. x.com/siyahsancakx
batampos – Dua operator waralaba restoran cepat saji KFC dan Pizza Hut di India menyepakati merger besar senilai US$ 934 juta. Penggabungan ini bertujuan mengonsolidasikan operasi kedua merek dan membentuk salah satu perusahaan quick service restaurant (QSR) terbesar di India.
Kesepakatan merger tersebut telah mendapat persetujuan dari dewan direksi masing-masing perusahaan dan ditargetkan rampung dalam waktu 12 hingga 15 bulan ke depan. Proses ini masih menunggu persetujuan dari regulator, bursa saham, otoritas persaingan usaha, pemegang saham, serta kreditor.
Dalam skema transaksi, Devyani International akan menerbitkan 177 saham baru untuk setiap 100 saham Sapphire Foods yang dimiliki pemegang saham, melalui mekanisme share swap.
Setelah merger rampung, entitas gabungan ini akan menjadi operator tunggal restoran KFC dan Pizza Hut di India serta sejumlah wilayah internasional. Perusahaan hasil penggabungan tersebut diperkirakan akan mengelola lebih dari 3.000 gerai di dalam dan luar India.
Penggabungan ini diharapkan mampu menghadirkan skala ekonomi yang lebih besar, meningkatkan efisiensi biaya operasional, serta membuka ruang ekspansi yang lebih agresif.
Langkah ini juga menjadi respons strategis terhadap meningkatnya tekanan operasional, ketatnya persaingan, serta perlambatan pertumbuhan penjualan di sektor restoran cepat saji.
Pasar QSR di India saat ini menghadapi persaingan kuat dari pemain besar seperti Domino’s Pizza dan McDonald’s. Selain itu, perubahan perilaku konsumen yang lebih berhati-hati dalam belanja non-esensial turut mendorong konsolidasi sebagai strategi bertahan dan tumbuh.
Merger ini juga telah mendapatkan restu dari Yum! Brands, pemilik global merek KFC dan Pizza Hut. Perusahaan tersebut menilai konsolidasi ini dapat menyederhanakan struktur operasional dan mempercepat pertumbuhan bisnis di India, yang merupakan salah satu pasar terbesar dan paling potensial di dunia. (*)
batampos – Matcha, bubuk teh hijau khas Jepang, kian populer dan digemari di berbagai belahan dunia. Minuman ini hadir dalam beragam kelas kualitas dan kegunaan, yang kerap membuat konsumen bingung saat memilih.
Dua istilah yang paling sering ditemui di pasaran adalah ceremonial matcha dan matcha biasa. Meski sama-sama berasal dari tanaman Camellia sinensis, keduanya memiliki perbedaan mendasar dari sisi proses pembuatan, rasa, hingga peruntukannya.
Mengutip The Chasen, berikut lima perbedaan utama antara ceremonial matcha dan matcha biasa:
1. Asal Daun Teh dan Proses Panen
Ceremonial matcha dibuat dari daun teh pilihan yang dipetik pada panen pertama. Sebelum dipanen, tanaman ditanam di bawah naungan selama beberapa minggu untuk meningkatkan kadar klorofil dan L-theanine, sehingga menghasilkan warna cerah dan rasa lembut.
Sementara matcha biasa umumnya menggunakan daun dari panen kedua atau ketiga yang lebih tua. Warna daun cenderung lebih gelap dengan karakter rasa yang lebih kuat.
2. Rasa dan Tekstur
Ceremonial matcha memiliki rasa halus, manis alami, kaya umami, dengan pahit yang sangat minimal. Sebaliknya, matcha biasa memiliki rasa pahit yang lebih dominan sehingga cocok dicampurkan ke dalam berbagai olahan.
3. Warna dan Kualitas Visual
Dari segi visual, ceremonial matcha berwarna hijau cerah dan segar. Matcha biasa cenderung berwarna hijau tua hingga kehijauan kusam.
4. Peruntukan Penggunaan
Ceremonial matcha biasanya dikonsumsi tanpa campuran, diseduh sebagai teh tradisional, dan digunakan pada momen khusus. Matcha biasa lebih cocok untuk bahan campuran seperti latte, smoothie, kue, pancake, dan berbagai olahan makanan.
5. Harga dan Ketersediaan
Ceremonial matcha memiliki harga lebih tinggi karena kualitas daun dan proses produksinya. Sementara matcha biasa lebih terjangkau dan banyak dipilih oleh konsumen yang ingin bereksperimen dalam kreasi minuman dan makanan.
Label ceremonial dan matcha biasa umumnya digunakan di pasar internasional sebagai panduan kualitas bagi konsumen. Namun, para ahli menilai faktor terpenting dalam memilih matcha tetap terletak pada warna, aroma, rasa, serta asal daun teh yang digunakan. (*)
Pelaku kekerasan seksual terhadap anak disabilitas menjalani sidang. f Azis Maulana/ Batam Pos
batampos – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Batam menjatuhkan vonis pidana penjara selama 8 tahun kepada terdakwa Daud Yakub. dalam perkara kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur yang merupakan penyandang disabilitas. Putusan dibacakan dalam sidang yang digelar Selasa (6/1).
Ketua Majelis Hakim Monalisa menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 6 huruf c juncto Pasal 15 ayat (1) Undang-Undang tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual.
“Selain pidana badan, majelis juga menjatuhkan denda Rp100 juta dengan ketentuan subsider 2 bulan kurungan apabila denda tidak dibayar,” ujarnya di ruang sidang.
Dalam pertimbangan putusan, majelis menilai perbuatan terdakwa memenuhi seluruh unsur pidana karena dilakukan dengan memanfaatkan kerentanan korban sehingga merusak kehormatan dan masa depan korban.
Adapun hal yang meringankan majelis mempertimbangkan usia terdakwa yang telah lanjut, sehingga pidana dijatuhkan lebih rendah dari tuntutan yakni 8 tahun penjara.
Atas putusan tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) maupun penasihat hukum terdakwa menyatakan pikir-pikir.
Dalam dakwaan JPU, Daud Yakub diduga melakukan serangkaian tindakan kekerasan seksual terhadap korban SS seorang perempuan penyandang disabilitas, sejak November 2023 hingga 30 Maret 2025 di sejumlah lokasi di kawasan Patam Lestari, Sekupang.
Perbuatan bermula saat terdakwa menawarkan tumpangan kepada korban yang sedang berjalan kaki pada November 2023. Sejak itu, terdakwa kerap mengantar korban, memberi uang jajan, dan membangun kedekatan sebelum akhirnya melakukan kekerasan seksual.
Aksi pertama terjadi di sebuah pondok kawasan Bukit Harimau saat korban dan terdakwa berteduh dari hujan lebat.
Dalam situasi tersebut, terdakwa memaksa korban melakukan hubungan seksual. Setelahnya, perbuatan serupa kembali dilakukan berulang kali dengan peristiwa terakhir pada 30 Maret 2025 di sebuah kos-kosan kawasan Kavling Patam Lestari
Kasus ini terungkap pada Rabu, 20 Agustus 2025 ketika terdakwa melintas di depan rumah korban dan dipanggil oleh ibu korban.
Kepada orang tua korban, terdakwa mengakui perbuatannya dan menyatakan kesediaan menikahi korban serta mencarikan tempat tinggal. Pengakuan tersebut didengar oleh kakak korban, yang kemudian membawa terdakwa ke Polsek Sekupang untuk diproses hukum.
JPU juga membacakan visum et repertum dari RSUD Embung Fatimah Nomor VER/30/IKFM/VIII/RSUD-EF/2025** tertanggal 22 Agustus 2025
yang menyimpulkan adanya robekan lama pada selaput dara korban di beberapa arah jarum jam.
Perbuatan terdakwa didakwa melanggar Pasal 6 huruf c jo Pasal 15 ayat (1) huruf h Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 yang mengatur kekerasan seksual dengan cara menyalahgunakan kedudukan serta memanfaatkan kerentanan, ketidaksetaraan, atau ketergantungan korban, khususnya terhadap penyandang disabilitas. (*)
Tim Rescue Pangkalan PLP Tanjunguban mengecek lokasi temuan minyak yang mencemari pesisir pantai di Kampung Tanjungtalok, Desa Teluk Sasah, Selasa (6/1). F. Pangkalan PLP Tanjunguban untuk Batam Pos.
batampos – Petugas Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Tanjunguban melakukan pengecekan ke lokasi yang diduga tercemar tumpahan minyak di pesisir Pantai Kampung Tanjungtalok, Desa Teluk Sasah, Selasa (6/1/2026).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pangkalan PLP Tanjunguban, Alfaizul, mengatakan pihaknya menurunkan tim rescue untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait dugaan pencemaran minyak di wilayah RT 001 RW 002 Kampung Tanjungtalok.
“Tim rescue kami turunkan ke lokasi untuk mengecek langsung laporan masyarakat terkait dugaan tumpahan minyak di pesisir pantai,” ujar Alfaizul.
Tim rescue Pangkalan PLP Tanjunguban tiba di lokasi sekitar pukul 10.15 WIB dan langsung melakukan pengamatan serta mengumpulkan keterangan dari warga setempat.
Berdasarkan keterangan Ketua RT setempat, Bahir, minyak mulai terlihat mencemari pesisir pantai sejak Jumat (2/1) sekitar pukul 07.00 WIB. Pencemaran tersebut disertai bau menyengat dan berlangsung hingga Minggu (4/1).
“Kami sudah mengambil keterangan warga. Menurut mereka, bau minyak cukup menyengat,” kata Alfaizul.
Hasil pengamatan tim di lapangan menunjukkan bahwa pencemaran masih terlihat di sejumlah titik pesisir, meski intensitas bau dan sebaran minyak mulai berkurang.
“Masih ada dampak pencemaran, tapi intensitasnya sudah menurun,” tambahnya.
Alfaizul menyebutkan pihaknya masih menelusuri sumber dugaan tumpahan minyak tersebut serta menyiapkan langkah lanjutan untuk mengantisipasi dampak lingkungan yang ditimbulkan.
Ia juga mengimbau masyarakat pesisir agar segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan kejadian serupa, guna mencegah pencemaran meluas dan merusak ekosistem laut. (*)
Hidangan 60 Seconds to Seoul. F. Archipelago untuk Batam Pos.
batampos – Mencoba berbagai sajian makanan dari berbagai penjuru dunia adalah impian bagi sebagian besar orang, khususnya untuk pecinta kuliner. Mulai dari makanan khas barat, hingga asia seperti Thailand, Cina atau pun Korea yang hingga saat ini masih menjadi trend di Indonesia.
Melihat besarnya antusiasme tersebut, Archipelago, grup manajemen perhotelan terbesar di Asia Tenggara, menghadirkan “60 Seconds to Seoul”, sebuah konsep pop-up kuliner yang membawa cita rasa street food Seoul ke jaringan hotelnya di Indonesia yang merupakan bagian dari rangkaian Archipelago Global Flavours Series.
Indonesia tercatat sebagai negara dengan tingkat ketertarikan tertinggi terhadap budaya Korea secara global. Berdasarkan Survei Hallyu Luar Negeri 2024 yang dirilis oleh Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan (MCST) bersama Korea Foundation for International Culture Exchange (KOFICE), sebanyak 86,3% responden di Indonesia menunjukkan minat yang kuat terhadap budaya Korea, mencakup kuliner, gaya hidup, dan tren urban.
60 Seconds to Seoul ini menawarkan pengalaman menikmati hidangan khas Korea yang autentik, mudah dinikmati mulai dari Januari hingga Juni.
Melalui program ini, Archipelago menghadirkan perjalanan rasa yang terinspirasi dari kuliner jalanan Seoul di seluruh jaringan hotel Archipelago di Indonesia.
“Lewat program 60 Seconds to Seoul, kami ingin menghadirkan pengalaman kuliner yang fun, autentik, dan relevan dengan tren yang digemari masyarakat saat ini. Harper Premier Nagoya Batam menyambut inisiatif ini sebagai bentuk komitmen kami dalam menghadirkan variasi kuliner global yang dapat dinikmati tidak hanya oleh tamu hotel, tetapi juga oleh masyarakat Batam. Konsep street food Korea ini kami harapkan dapat menjadi pilihan bersantap yang menarik, praktis, dan berkesan.” ujar Yanuwar Dedy Setyawan Cluster General Manager.
Mulai dari Rp38 ribu, para tamu dapat menikmati beragam menu street food Korea yang populer dan penuh karakter, seperti Tteokbokki, Korean Cheese Burger, Gangnam Hot Chicken, Soko Fish Taco, dan Kimchi Fried Rice, serta pilihan hidangan gurih lainnya yang terinspirasi dari suasana jalanan Seoul.
Pengalaman bersantap ini dilengkapi dengan dua pilihan dessert khas, seperti Jeju Matcha Puff dan Baesuk Pear, serta empat minuman segar, yaitu Sparkling Yuzu Honey, Shiye Fizz, Maesil Mojito, dan Omija Cooler, untuk menyempurnakan setiap sajian.
Seluruh menu “60 Seconds to Seoul” tersedia untuk poolside, dan room service, hingga layanan pesan antar melalui GoFood dan GrabFood, sehingga dapat dinikmati dengan mudah oleh tamu hotel maupun masyarakat umum.
Melalui program ini, Archipelago terus menghadirkan pengalaman F&B yang kreatif dan berkesan, sekaligus membawa semangat street food Seoul lebih dekat ke Indonesia, tanpa harus meninggalkan tanah air.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.archipelagohotels.com, ikuti juga @archipelagointernational di Instagram. (*/adv)
Ilustrasi. Nelayan Batubesar, Nongsa saat pergi melaut. Foto: Iman Wachyudi/ Batam Pos
batampos – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam mengeluarkan peringatan dini waspada bahaya cuaca ekstrem kepada seluruh perusahaan pelayaran, nakhoda, operator kapal, serta masyarakat maritim. Imbauan ini disampaikan guna meningkatkan keselamatan dan keamanan pelayaran di wilayah perairan Batam dan sekitarnya.
Peringatan tersebut tertuang dalam surat bernomor UM.003/22/19/KSOP.Btm/2025 tertanggal 29 Desember 2025, yang merujuk pada siaran pers Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tanggal 26 Desember 2025 terkait potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah perairan Indonesia.
Kepala KSOP Khusus Batam, M. Takwim Masuku, menegaskan bahwa kondisi cuaca buruk berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan laut apabila tidak diantisipasi secara serius oleh seluruh pemangku kepentingan pelayaran.
“Dalam rangka meningkatkan keselamatan dan keamanan pelayaran serta meminimalisir risiko kecelakaan kapal akibat cuaca buruk, diperlukan sinergi antara nakhoda, operator kapal, dan pengguna jasa,” ujar Takwin, Selasa (6/1).
KSOP mengimbau seluruh operator kapal, khususnya nakhoda, untuk memastikan keselamatan awak kapal, penumpang, dan muatan. Nakhoda juga diminta rutin memperbarui informasi cuaca melalui laman resmi BMKG serta memaksimalkan penggunaan perangkat navigasi dan komunikasi kapal.
Selain itu, nakhoda dan operator kapal dihimbau menunda keberangkatan apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan kapal berlayar dengan aman, terutama saat jarak pandang sangat terbatas. Kapal juga diminta berlayar dengan kecepatan aman dan memastikan seluruh peralatan navigasi berfungsi optimal.
Bagi kapal penumpang kecepatan tinggi (Passenger High Speed Craft), KSOP menegaskan agar pengoperasian dilakukan dengan awak yang cukup dan jumlah penumpang sesuai sertifikat keselamatan kapal. Jika menghadapi cuaca buruk di tengah pelayaran, kapal diminta segera berlindung di tempat yang aman dan melaporkan kondisi kepada syahbandar atau SROP terdekat.
Sementara itu, kapal dengan ukuran di bawah 35 GT, termasuk tug boat, LCT, dan kapal Ro-Ro penumpang, diminta menunda pelayaran hingga cuaca dinyatakan aman oleh syahbandar. Operator juga diminta memastikan kapal dalam kondisi aman saat bersandar, termasuk pengikatan tambat dan pengamanan muatan.
Untuk kapal berukuran di atas 35 GT, termasuk kapal asing dan kapal niaga lainnya, KSOP mewajibkan pembuatan Surat Pernyataan Tambahan yang menyatakan kesiapan dan tanggung jawab penuh terhadap keselamatan kapal, muatan, serta awak kapal. Nakhoda juga diminta melakukan evaluasi risiko dan terus memantau perkembangan cuaca sepanjang pelayaran.
KSOP Khusus Batam juga mengingatkan agar setiap kecelakaan kapal segera dilaporkan ke Kantor KSOP Khusus Batam atau melalui Ruang Pelayanan Publik Satu Pintu, baik melalui telepon maupun email resmi.
“Keselamatan pelayaran adalah tanggung jawab bersama. Kepatuhan terhadap peringatan cuaca dan prosedur keselamatan menjadi kunci untuk mencegah terjadinya kecelakaan di laut,” tegas Takwin.
Sebelumnya, viral di media sosial dan memperlihatkan penumpang mengenakan jaket keselamatan saat menaiki kapal Ferry Dumai Line. Kapal rute Dumai–Batam itu sempat diterjang ombak setinggi 2 hingga 3 meter di perairan Tanjung Jati, Bengkalis, Minggu (4/1).
Humas Dumai Line, Asmadi, mengatakan, kondisi gelombang tinggi tersebut merupakan fenomena rutin saat musim angin Utara yang biasanya terjadi pada Desember hingga Januari.
“Kalau musim Utara, memang ombaknya bisa lumayan. Tapi kapal-kapal Dumai Line itu besar-besar, kapasitasnya hampir 400 penumpang. Ombak 2 sampai 3 meter itu masih aman,” kata Asmadi, Senin (5/1).
Ia menegaskan, secara teknis kapal berada dalam kondisi aman dan tidak berada di tengah laut lepas. Pada jalur pelayaran tersebut, garis pantai masih terlihat di sisi kiri dan kanan, sehingga tidak menimbulkan risiko serius bagi kapal.
“Alurnya masih kelihatan pantainya. Jadi sebenarnya tidak terlalu mengkhawatirkan. Ini memang kondisi musiman yang sudah biasa kami hadapi setiap tahun,” ujarnya.
Asmadi juga memastikan tidak ada korban luka maupun gangguan keselamatan dalam peristiwa tersebut. Seluruh penumpang tiba dengan selamat.
“Tidak ada yang terluka. Selama ini penumpang aman-aman saja,” tegasnya.
Ia menambahkan, dari sisi keselamatan, kapal Dumai Line dilengkapi peralatan keselamatan melebihi standar kapasitas. Setiap kapal memiliki life jacket lebih 25 persen dari jumlah penumpang, lifebuoy, hingga liferaft lengkap dengan perlengkapan darurat.
“Kalau kapasitas 400 penumpang, life jacket itu harus ada tambahan sekitar 100 lagi. Jadi alat keselamatan kita lebih dari cukup,” ungkap Asmadi. (*)
Penyaluran donasi masyarakat yang dihimpun melalui LAZ BATAM bersama Batam Pos kepada masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang pada Rabu, 17 Desember 2025.
batampos – Solidaritas masyarakat Batam terhadap korban bencana alam di sejumlah wilayah Sumatra tercermin dari besarnya bantuan kemanusiaan yang berhasil dihimpun. Hingga akhir penggalangan, total bantuan yang terkumpul mencapai Rp13,7 miliar, belum termasuk bantuan logistik.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh warga Batam serta berbagai pihak yang telah menunjukkan kepedulian sosial terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana.
“Untuk ukuran Batam, ini merupakan partisipasi sosial yang sangat tinggi. Solidaritas seperti inilah yang menunjukkan kekuatan masyarakat kita,” katanya, Selasa (6/1/2026).
Ia merinci, dari partisipasi masyarakat Batam terkumpul dana sebesar Rp6,21 miliar. Selain itu, Pemerintah Kota (Pemko) Batam telah menyalurkan bantuan sebesar Rp7,5 miliar.
Dukungan juga datang dari berbagai lembaga dan kelompok masyarakat. Hari ini saja, PLN memberikan bantuan sebesar Rp1,5 miliar, masyarakat di Batuaji menyumbang sekitar Rp500 juta, serta IKABSU turut berkontribusi sebesar Rp100 juta.
Selain bantuan dana, sejumlah organisasi paguyuban dan komunitas juga mengirimkan bantuan dalam bentuk logistik. IKABSU tercatat telah mengirimkan tujuh truk bantuan ke daerah terdampak.
PLN juga menyalurkan bantuan barang dengan nilai setara Rp1 miliar, sementara sejumlah partai politik dan organisasi kemasyarakatan lainnya turut mengirimkan bantuan serupa.
Amsakar menilai, tingginya partisipasi ini mencerminkan kuatnya rasa empati dan kebersamaan warga Batam lintas suku, agama, dan latar belakang.
“Solidaritas ini terbangun dengan sangat baik, baik antar-paguyuban, antarumat beragama, antardaerah, hingga antarprovinsi,” katanya.
Pemko Batam bersama unsur Forkopimda berencana menyerahkan bantuan secara langsung kepada pemerintah daerah terdampak mulai 8 Januari sebagai bentuk pertanggungjawaban atas amanah masyarakat.
Penyerahan secara langsung ini bertujuan memastikan bantuan diterima secara resmi oleh pemerintah daerah setempat dan disalurkan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.
Meski penggalangan dana secara resmi telah ditutup pada 31 Desember, Amsakar menyebut bantuan yang masih masuk tetap akan diterima dan disalurkan sesuai mekanisme yang berlaku.
Ia berharap, bantuan itu dapat meringankan beban korban bencana dan membantu percepatan pemulihan kehidupan masyarakat di daerah terdampak.
“Semangat kebersamaan dan kepedulian ini harus terus kita rawat, karena dari situlah kekuatan untuk bangkit bersama dapat terwujud,” ujar Amsakar.(*)
Pemain Detroit Pistons Cade Cunningham (kanan) bersama Isaiah Stewart merayakan kemenangan timnya atas New York Knicks 121-90 dalam laga di Detroit, Selasa (6/1/2026) WIB. (ANTARA/DetroitPistons)
batampos – Detroit Pistons mengalahkan New York Knicks yang merupakan finalis NBA Wilayah Timur 2025 dengan skor telak 121-90 dalam laga lanjutan NBA di Detroit, Selasa WIB, berkat penampilan dominan Cade Cunningham yang mencetak 29 poin dan 13 assist.
Mengutip laman remsi NBA, Cunningham memimpin Pistons dan menjadi motor serangan utama tim tuan rumah dalam kemenangan atas Knicks, yang merupakan pertemuan pertama kedua tim sejak playoff musim lalu.
Selain Cunningham, kontribusi Detroit datang dari Javonte Green yang membukukan 17 poin serta Jaden Ivey dengan tambahan 16 poin, sementara Pistons unggul jauh dalam poin di area paint dengan perbandingan 52-34 serta mendominasi rebound 44-30.
Di sisi Knicks, Jalen Brunson menjadi pencetak angka terbanyak dengan 25 poin, diikuti Miles McBride yang menyumbang 17 poin, namun Mikal Bridges dengan 10 poin menjadi satu-satunya pemain New York lain yang mencapai dua digit.
Detroit menutup paruh pertama dengan keunggulan 64-54, saat Cunningham mencetak 14 poin dan tujuh assist, meski Knicks sempat menekan lewat akurasi tembakan yang mencapai 53,8 persen, termasuk 57,1 persen dari jarak tiga angka.
Pistons kemudian membuka paruh kedua dengan laju 19-5 selama lebih dari delapan menit, di mana Cunningham mencetak 15 poin dan mengirim assist untuk dua basket lain, membawa Detroit unggul hingga 24 poin.
Knicks kesulitan mengimbangi permainan agresif Pistons setelah gagal memasukkan 14 dari 16 tembakan awal di kuarter ketiga, sementara Detroit kembali mendulang poin dari area paint.
Selanjutnya, Knicks dijadwalkan menjamu Los Angeles Clippers pada Rabu, sedangkan Pistons akan melanjutkan rangkaian laga kandang dengan menghadapi Chicago dalam pertandingan kedua dari enam laga kandang beruntun.(*)
Warga saat membeli cabai merah di Pasar Summerland, Batubesar. Foto: Yashinta/ Batam Pos
batampos – Harga sejumlah komoditas pangan di Batam mengalami kenaikan signifikan. Harga cabai dilaporkan menembus kisaran Rp80 ribu per kilogram, sementara harga ayam potong berada di bawah Rp40 ribu per kilogram. Kenaikan ini memicu kekhawatiran masyarakat, terutama karena berdekatan dengan momentum hari besar keagamaan yang biasanya diikuti lonjakan konsumsi.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menjelaskan, fluktuasi harga tersebut merupakan tren yang hampir selalu terjadi setiap tahun, terutama setelah perayaan Natal dan Tahun Baru. Pola serupa juga lazim terjadi saat memasuki Idul Fitri, Idul Adha, masa masuk sekolah, serta periode libur panjang.
“Kalau kita melihat polanya, setiap hari besar keagamaan nasional selalu diikuti kenaikan harga komoditas strategis. Itu tren tahunan. Tetapi memang saat ini kenaikannya terasa lebih tinggi,” kata dia, Selasa (6/1).
Ia menambahkan, kondisi saat ini diperparah oleh gangguan rantai pasok dari daerah penyuplai utama. Batam sangat bergantung pada pasokan cabai, sayur-mayur, telur, dan daging ayam dari Sumatera Barat, Sumatera Utara, serta Lombok. Sejumlah daerah tersebut tengah menghadapi bencana alam, sehingga distribusi ke Batam tidak berjalan optimal.
“Sumatera Barat dan Sumatera Utara adalah pemasok penting kita, begitu juga Lombok untuk cabai. Ketika daerah-daerah ini terdampak bencana, otomatis pasokan ke Batam ikut terganggu,” katanya.
Selain faktor distribusi, cuaca ekstrem juga jadi penyebab utama kenaikan harga. Curah hujan tinggi dan angin kencang yang terjadi sejak Desember berdampak pada aktivitas produksi dan distribusi, termasuk sektor perikanan akibat gelombang laut yang meninggi.
Amsakar membeberkan, berdasarkan hasil rapat bersama BMKG, gelombang laut diperkirakan meningkat pada periode ini. Meski Batam relatif aman dibandingkan beberapa daerah lain, potensi cuaca ekstrem tetap perlu diwaspadai.
“Cuaca memang sedang tidak bersahabat. Curah hujan tinggi, angin kencang, dan gelombang laut naik. Ini sangat berpengaruh terhadap pasokan ikan dan distribusi barang,” ujarnya.
Untuk menekan dampak kenaikan harga, Pemerintah Kota Batam telah mengambil langkah intervensi, di antaranya dengan menggelar bazar sembako murah serta melibatkan distributor dalam penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat.
“Upaya sudah kita lakukan, termasuk bazar dengan potongan harga dan keterlibatan distributor. Alhamdulillah, ini cukup membantu masyarakat, meski kita akui menjaga harga tetap normal dalam kondisi distribusi terganggu bukan hal yang mudah,” ujar Amsakar. (*)
Ilustrasi siswa saat menyantap makanan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
batampos – Selama setahun terakhir, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto telah tersalurkan kepada 55 juta penerima manfaat per Senin (5/1). Presiden Praboeo menyebut penyalurkan program MBG kepada sekitar 55 juta penerima manfaat per Senin (5/1). Menurutnya, progres tersebut tergolong sangat cepat jika dibandingkan dengan negara lain yang memiliki kebijakan serupa, seperti Brasil.
Prabowo menjelaskan, Indonesia mampu mencapai angka tersebut hanya dalam kurun waktu satu tahun. Sementara itu, Brasil baru bisa menyalurkan program makan gratis kepada sekitar 40 juta penerima manfaat setelah 11 tahun pelaksanaan.
“Hari ini sudah ada 55 juta penerima manfaat (MBG) di Indonesia, berarti itu sama dengan memberi makan delapan kali Singapura. Tiap hari kita beri makan 55 juta mulut. Presiden Brasil menyampaikan ke saya, mereka mencapai 40 juta (penerima) dalam 11 tahun, kita 55 juta dalam satu tahun,” ujar Prabowo dalam sambutan Perayaan Natal Nasional, Senin (5/1).
Ia pun kemudian mengungkapkan latar belakang munculnya kebijakan tersebut. Ia berkisah, ide ini muncul setelah ia kerap merasa tidak tega melihat anak-anak di pedesaan yang telah berusia menjelang remaja, namun kondisi fisiknya tidak mencerminkan usia mereka akibat kekurangan gizi.
Berangkat dari pengalaman tersebut, Prabowo mengatakan dirinya melakukan kajian dan studi kebijakan ke berbagai negara terkait pemenuhan gizi masyarakat. Salah satu yang menjadi rujukan adalah India yang memprioritaskan anggaran negara untuk program makan bergizi bagi kelompok rentan.
“Saya keliling dunia, saya belajar. Saya lihat bagaimana India membantu rakyat miskinnya dengan makan bergizi gratis,” lanjutnya.
Kini, pemerintah indonesia telah berhasil merealisasikan kebijakan tersebut secara masif. Bahkan menurutnya, program MBG juga mendapat apresiasi dari kalangan internasional.
Ia berkisah bahwa para ahli dari Rockefeller Institute sempat menilai MBG sebagai investasi pemerintahan yang terbaik. Pasalnya, setiap Rp1 investasi kepada program MBG dapat menghasilkan efek pengganda ekonomi sebesar 5–35 kali lipat.
Meski demikian, Prabowo menegaskan bahwa dampak ekonomi bukanlah tujuan utama dari program tersebut. Baginya, yang paling penting adalah memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan asupan gizi yang layak.
“Saya tidak mengejar itu. Saya hanya didorong oleh rasa tidak sampai hati melihat anak-anak Indonesia kekurangan gizi,” pungkasnya.(*)