Pedagang UMKM di SP Plaza, Tembesi, Sagulung, Selasa (7/2). F Dalil Harahap/Batam Pos
batampos – Geliat ekonomi masyarakat di Batuaji dan Sagulung khususnya pelaku usaha kecil dan menengah sedikit membaik seiring menghilangnya penyebaran Covid-19 di Tanah Air.
Lokasi bisnis baru bermunculan di dua wilayah berpenduduk padat tersebut. Pusat perbelanjaan, kawasan bisnis, hingga pusat kuliner semakin tumbuh subur. Kemajuan yang siginifikan mulai dirasakan pelaku UMKM, dimana munculnya pusat bisnis ataupun kuliner baru membuat mereka bebas mengembangkan usaha mereka.
Pusat kuliner di depan pertokoan Grand Cipta City misalkan kini sangat ramai dengan pengunjung. Meskipun hanya beroperasi di malam hari namun sangat cukup menguntungkan bagi pelaku UMKM. Masyarakat juga merasa terbantu sebab tidak perlu jauh-jauh lagi untuk bersantai atau menjelajahi wisata kuliner khas di Kota Batam.
Begitu juga dengan pusat kuliner di sekitaran lapangan Sentosa Perdana (SP) Plaza juga menguntungkan pelaku bisnis termasuk pelaku UMKM. Pertokoan dan tenan-tenan yang ada di sana selalu ramai dengan pengunjung di sore hingga malam hari. Keadaan ini sangat berbeda dengan situasi Covid-19 sebelumya dimana kawasan bisnis ataupun kuliner sepi dengan pengunjung.
“Alhamdulillah sekarang sudah bisa bernapas lega. Lumayan karena sudah sedikit ada perkembangan. Semoga kedepannya lebih baik lagi,” ujar Mukti, pelaku UMKM di kawasan Grand Cipta City, Sagulung.
Selain pusat kuliner, pusat bisnis juga mulai berkembang. Mall dan perhotelan kembali hidup. Bahkan perusahan property mulai berlomba-lomba menciptakan kawasan bisnis baru di sana. Kawasan wisata terpadu Marina misalkan saat ini ada mega proyek untuk pembangunan dan pembaharuan lokasi bisnis.
Informasi yang dihimpun, untuk mega proyek di sekitar lokasi wisata Marina, targetkan tahun 2024 sudah bisa dibuka untuk umum meskipun secara bertahap. Ada pusat perbelanjaan, pertokoan hingga perumahan elit yang akan dibangun di sana.
Begitu juga dengan proyek pengembang perumahan terlihat ramai di mana-mana. Lahan tidur yang selama ini tak terurus mulai ditata untuk dijadikan pemukiman warga. Bahkan sebagian pengembang nekad menimbun lokasi rawa-rawa untuk bangun perumahan. Inilah yang terlihat di wilayah Marina. (*)
akibat belum dibangunya pintu air menyebabkan air laut masuk perkebunan kelapa hingga petani alami gagal panen
batampos– Tahun anggaran 2023, Pemerintah Kabupaten Karimun sudah menyiapkan program untuk membantu petani. Hal ini dilakukan untuk mengurangi beban para petani.
”Ada dua sumber anggaran yang masuk dalam pembiayaan tahun ini untuk membantu petani kita. Yakni, bersumber dari APBN dan APBD kabupaten. Khusus untuk APBN bantuan yang dianggarkan tersebut untuk petani cabe dengan luas 20 hektar. Programnya berupa bantuan bibit cabe, obat-obatan dan kelengkapan untuk menanam cabe,” ujar Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Karimun, Sukrianto Jaya Putra, Rabu (8/2).
Rencananya, lanjut Sukrianto, 20 hektar bantuan bibit cabe lengkap ini akan ditempatkan di satu kecamatan saja. Misalnya, di Pulau Kundur. Sehingga, akan lebih mudah petugas pemantauan dari pertaniannya melakukan pengawasan dan pembinaan.
”Kemudian, yang bersumber dari APBD Kabupaten Karimun juga ada bantuan bibit cabe lengkap untuk lahan dengan luas 15 hektar. Kemudian, termasuk juga ada benerapa hektar lagi untuk bantuan petani sayur dan jagung. Terkait bantuan bibit pertanian ini, nanti proses tanam akan dilakukan pengaturan,” paparnya.
Tujuan pengaturan, tambah Sukrianto, agar panen yang dilakukan tidak serentak. Maksudnya, jika seluruhnya panen dalam waktu serentak, maka dikhawatirkan tidak bisa mengendalikan harga pasar. Tapi, dengan sistim panen bertahap, maka jika terjadi kelangkaan bisa bantu pasokan di pasar.
Menyinggung tentang kerusakan lokasi pertanian akibat bajir rob beberapa waktu lalu, Sukrianto menjelaskan, memang untuk baniir rob tahun ini lebih parah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. ”Kalau laporan terkait kerusakan lahan pertanian dari Moro memang ada. Lahan tersebut bantuan bibitnya memang dari pemerintah kabupaten. Namun, kita berharap tidak gagal panen semuanya, karena pohon cabenya sudah besar-besar,” jelasnya.
Ada juga, katanya, lahan perkebunan kelapa di Desa Sungai Ungar Utara, Kecamatan Kundur Utara. Lahan yang terdampak banjir rob diperkirakan mencapai 70 hektar. Memang, lokasi tersebut langganan banjir, tapi tidak separah tahun ini. Akibat, memang akan terdampak dengan jumlah produksi kelapa. (*)
batampos – Jumlah daerah pemilihan (Dapil) DPRD di Kota Tanjungpinang untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 bertambah menjadi empat Dapil. Diketahui sebelumnya Dapil pada Pemilu 2019 berjumlah 3 Dapil, dan sekarang bertambah menjadi 4 Dapil karena di Dapil Tanjungpinang Timur terjadi pemekaran.
Foto : Peri Irawan/Batam Pos Ketua KPU Tanjungpinang, Aswin Nasution.
Ketua KPU Kota Tanjungpinang Aswin Nasution menjelaskan, penambahan Dapil itu setelah Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 6 tahun 2023 diterbitkan.
Pemekaran Dapil Tanjungpinang Timur dilakukan lantaran jumlah penduduk di wilayah tersebut berdasarkan data agregat kependudukan kedua melebihi ambang batas 3 sampai 12 kursi maka wajib dilakukan pemekaran.
Berdasarkan data terakhir dari Pemko Tanjungpinang jumlah penduduk Tanjungpinang Timur mencapai 107.546 jiwa dan mendapatkan alokasi sebanyak 14 kursi.
“Dalam Undang-undang minimal itu satu Dapil 3 kursi dan maksimal 12 kursi. Karena itulah Dapil Tanjungpinang Timur perlu dimekarkan,” kata Aswin ke Batam Pos, Kamis (9/2).
KPU Tanjungpinang, kata Aswin sebelumnya surah mengajukan tiga opsi pemekaran Dapil Tanjungpinang Timur, yaitu di Kelurahan Pinang Kencana dan Air Raja masuk Dapil Tanjungpinang Timur A dengan alokasi 6 kursi, Kemudian Batu 9, Melayu Kota Piring dan Kampung Bulang masuk Dapil Tanjungpinang Timur B dengan alokasi 8 kursi.
Kemudian Kelurahan Air Raja, Melayu Kota Piring (MKP) dan Kampung Bulang masuk dapil Tanjungpinang Timur A alokasi 5 kursi, Kelurahan Pinang Kencana dan Batu IX masuk Dapil Tanjungpinang Timur B dengan alokasi 9 kursi
Ketiga tetap Air Raja, Kampung Bulang dan MKP masuk Dapil Tanjungpinang Timur A alokasi 5 kursi, Pinang Kencana jadi Dapil Tanjungpinang Timur B alokasi 4 kursi dan Batu 9 jadi Dapil Tanjungpinang Timur C alokasi 5 kursi.
“Setelah diumumkan, tanggapan masyarakat dan diuji publik, maka yang paling mendekati prinsip penataan dapil itu opsi pertama,” terangnya.
Aswin merincikan Dapil yang ada di Tanjungpinang pada Pemilu 2024 yaitu Dapil Tanjungpinang 1 meliputi Kecamatan Tanjungpinang Kota dan Tanjungpinang Barat dengan alokasi 9 kursi, Dapil Tanjungpinang 2 yakni Tanjungpinang Timur A meliputi Kelurahan Air Raja dan Pinang Kencana dengan alokasi 6 kursi.
Dapil Tanjungpinang 3 yakni Tanjungpinang Timur B meliputi Kelurahan Batu IX, Melayu Kota Piring dan Kampung Bulang dengan alokasi 8 kursi, serta Dapil 4 meliputi Kecamatan Bukit Bestari dengan alokasi 7 kursi. (*)
batampos – Pemerintahan Jepang dan Filipina kembali fokus secara intensif terkait hubungan keamanan mereka, dengan menandatangani kesepakatan bantuan bencana, Kamis (9/2/2023).
Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. (F Eloisa Lopez/Reuters)
Kesepakatan ini merupakan awal hubungan keamanan yang lebih dekat antara kedua negara, di saat ketegangan keduanya meningkat dengan Tiongkok.
Penandatanganan kesepakatan oleh pejabat dari kedua belah pihak disiarkan oleh media pemerintah Filipina. “Kesepakatan bantuan bencana ini merupakan bagian dari tujuh kesepakatan yang disampaikan Presiden Filipina, Ferdinand Marcos Jr ke Tokyo,” demikian pernyataan media Filipina seperti dikutip dari Reuters, sore ini.
Pejabat Jepang sebelumnya mengatakan, kesepakatan bantuan bencana akan mempermudah pembentukan kerangka hukum yang lebih luas yang memungkinkan pasukan Jepang dikerahkan ke Filipina.
Beberapa anggota parlemen di Filipina telah meminta negara itu untuk menandatangani apa yang disebut perjanjian pasukan kunjungan dengan Jepang, yang memungkinkan mereka untuk mengerahkan pasukan di wilayah satu sama lain.
Tokyo baru-baru ini juga menandatangani kesepakatan sejenis dengan Australia dan Inggris, dan juga menampung konsentrasi terbesar pasukan AS di luar negeri.
Marcos, yang mengatakan kunjungannya ke Jepang bertujuan untuk menjalin “kerja sama pertahanan dan keamanan yang lebih kuat” di antara hal-hal lain, pekan lalu juga menandatangani perjanjian yang memberi Amerika Serikat akses lebih besar ke pangkalan militer mereka di Filipina.
Aliansi keamanan antar negara khususnya di Asia Pasifik makin menguat untuk menghadapi Tiongkok di masa depan. (*)
batampos – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kota Tanjungpinang meninjau ketersediaan bahan pokok ke sejumlah gudang distributor di Tanjungpinang. Satgas pangan yang terdiri dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) dan Poresta Tanjungpinang mendapati bahwa stok minyak goreng kemasan merek Minyakita yang merupakan minyak subsidi mengalami kekosongan.
Foto : Humas Polresta Tanjungpinang untuk Batam Pos Satgas Pangan Kota Tanjungpinang meninjau ketersediaan bahan pokok ke sejumlah distributor di Tanjungpinang, Kamis (9/2/2023)
Kepala Disperindag Kota Tanjungpinang, Riany mengatakan peninjauan itu merupakan lanjutam dari zoom meeting bersama Kementerian Dalam Negeri, terkait kelangkaan Minyakita yang terjadi saat ini.
Usai pengecekan, Satgas Pangan memastikan tidak ada penimbunan Minyakita, yang terjadi adalah kelangkaan akibat terbatasnya stok dari produsen.
“Stok dari produsen terbatas, bukan hanya di Tanjungpinang, tapi se Indonesia mengalami kelangkaan,” kata Riany, di Gudang Bulog Tanjungpinang, Kamis (9/2/2023)
Riany menyebut, Minyakita itu merupakan minyak goreng favorit yang digunakan oleh para ibu rumah tangga karena harganya murah dan berkemasan.
Kelangkaan minyak kita disebabkan jumlah produksi yang sedikit, namun di sisi lain permintaan oleh masyarakat cukup hanyak.
“Mungkin karena produksi ke luar negeri berkurang, stok juga kurang. Permintaannya juga lebih tinggi,” katanya.
Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Heribertus Ompusunggu mengatakan peninjauan ini untuk mengantisipasi kelangkaan bahan pokok, termasuk minyak goreng.
Jika ditemukan adanya tindakan penimbunan, Ia menegaskan, tidak akan segan-segan menindak oknum tersebut dengan ketentuan.
“Sampai saat ini belum ada penimbunan, kami juga sampaikan setiap distributor agar menjaga supaya tidak terjadi kelangkaan,” tambahnya. (*)
batampos – Mahalnya harga sayuran di Pasar Bintan Center Tanjungpinang membawa berkah bagi pedagang di Pasar Gerai Tani di Jalan Hang Lekir. Sebab sejak beberapa pekan belakang pasar ini menjadi lebih ramai didatangi masyarakat, lantaran harga sayur yang dijual di pasar itu lebih murah karena berasal dari hasil petani lokal.
Foto : Peri Irawan/ Batam Pos Warga mendatangi Pasar Gerai Tani di Jalan Hang Lekir untuk membeli sayur dengan harga lebih murah, Rabu (8/2/2023)
Salah satu pedagang, Merly mengatakan memang sejak mahalnya harga sayuran di Pasar Bintan Center, masyarakat menjadi lebih ramai datang ke pasar itu. Harga sayuran yang dijual memiliki perbedaan harga yang cukup jauh.
Seperti sekarang harga sayur bayam di Pasar Bintan Center mencapai Rp 32 ribu per kilogram (Kg), di Pasar Gerai Tani hanya dijual Rp 20 ribu, kemudian sayur kangkung saat di Pasar Bintan Center dijual Rp 20 ribu, sementara di pasar itu hanya Rp 15 ribu per Kg.
Kemudian kacang panjang di sana hanya dijual Rp 15 ribu per Kg, kalau di Pasar Bintan Center masih Rp 20 ribu per Kg. Sayu sawi hanya Rp 18 ribu.
“Di sini kita sayurnya segar, hasil kebun sendiri, jadi bisa bayar murah dan lebih murah dari Pasar Bintam Center,” kata Merly, Rabu (8/2).
Merly merasakan, saat ini pasar itu memang ramai dan sayur yang dijual oleh pedagang di pasar itu lebih cepat habis. Biasanya sayuran di pasar itu akan habis terjual sekitar pukul 11.00 WIB, namun saat ini pukul 09.00 WIB rata-rata sudah habis terjual.
“Harga yang diberlakukan saat ini memang di atas yang biasanya, tapi tetap lebih murah, jam segini sudah habis,” sebut Merli.
Pedagang lain, Hatmini menambahkan yang belanja di Pasar Gerai Tani tidak hanya masyarakat, pedagang yang berjualan di Pasar Bintan Center juga belanja di sana untuk di jual lagi.
“Jam 11 kami sudah pulang. Cepat habis karena pedagang di sana juga belanja di sini,” tambahnya. (*)
Petani sibuk menjaga tanaman sorgum dari serangan hama burung dengan membunyikan suara berisik yang dihasilkan dari seng bekas di kebun sorgum Kampung Sei Jeram, Desa Lancang Kuning, Rabu (8/2/2023). F.Slamet Nofasusanto
batampos– Sejumlah petani sorgum di Kampung Sei Jeram, Desa Lancang Kuning, Kecamatan Bintan Utara mulai sibuk menjaga tanaman sorgum dari serangan hama burung.
“Hampir setiap hari kita jaga tanaman, karena gerombolan burung datangnya pagi, siang dan sore,” kata petani sorgum, Suroso, Rabu (8/2/2023).
Diakuinya, segerombolan burung yang menyerang tanaman sorgum saat ini lebih banyak dibandingkan panen sebelumnya. Padahal, lahan yang ditanam sorgum lebih luas.
“Kali ini, lahan yang ditanam sorgum sekira 5 hektare, tapi gerombolan burung yang datang lebih banyak,” kata dia.
Dikatakannya, bulir sorgum yang masih muda sangat disukai burung emprit, sedangkan bulir yang sudah agak tua banyak disukai burung tekukur.
Dia mengatakan, berbagai cara pun dilakukan untuk melindungi tanaman dari serangan burung. Salah satunya membungkus tanaman sorgum dengan plastik.
“Iya karena yang diserang bulirnya, jadi dibungkus,” kata dia.
Selain membungkus tanaman sorgum, petani juga berjaga di sela-sela tanaman sorgum sembari berteriak dan membunyikan suara berisik dari seng-seng bekas.
Dia mengatakan, tanaman sorgum yang petani tanam akan panen bertahap mulai akhir Februari 2023, awal Maret 2023 dan seterusnya.
“Mudah-mudahanlah, hasilnya tidak berkurang jauh karena serangan hama burung,” kata dia. (*)
batampos – Presiden Taiwan Tsai Ing-wen dan Wakil Presiden William Lai menyumbangkan gaji mereka untuk membantu para korban gempa di Turki. Hal ini diungkapkan oleh Kantor Kepresidenan Taiwan, Kamis (9/2/2023).
Presiden Taiwan, Tsai Ing-wen yang menyumbangkan satu bulan gajinya sebesar Rp 200 juta untuk korban gempa Turki. F Ang Wang/File
Sebelumnya, negara yang kini berseteru dengan Tiongkok ini juga telah mengirimkan sejumlah bantuan bagi para korban gempa bumi di Turki dan Suriah. “Kami berharap, dengan bantuan ini, kami melakukan bagian kami untuk Turki. Semoga mereka bisa membangun kembali tanah airnya secepat mungkin,” ujar Jubir Kepresidenan Taiwan, seperti dikutip dari Reuters, siang ini.
Bukan hanya kali ini saja Tsai dan Lai menyumbangkan gaji mereka. Namun, 2022 lalu, saat perang Rusia atas Ukraina memanas, mereka menyumbangkan satu bulan gaji bagi korban perang di Ukraina.
Berapa gaji Presiden Taiwan per bulan? Berdasarkan data pemerintahan negara itu, Tsai menerima gaji sekitar 400 ribu dolar Taiwan per bulan. Jumlah itu setara dengan Rp 200 juta.
Dukungan materi dan moral terhadap gempa Turki dari Taiwan ini juga karena merasakan hal senasib. Dimana, Taiwan juga sering mengalami gempa bumi.
Taiwan sendiri telah mengirimkan dua tim penyelamat ke Turki dan bantuan sebesar 2 juta dolar Taiwan untuk kebutuhan masyarakat korban selamat dan perlengkapan medis. “Saya ingin berterima kasih kepada semua anggota relawan (yang dikirim, Red) karena tidak takut menghadapi kesulitan. Berusaha sekuat tenaga sehingga Taiwan dan Turki dapat saling membantu,” tulisnya di halaman Facebook miliknya.
Baik Turki maupun Taiwan tidak memiliki hubungan diplomatik resmi. Mengingat Taiwan masih negara yang kedaulatannya disengketakan Tiongkok. Namun, kedua negara memiliki kedutaan di negara masing-masing. Secara de facto, yakni di Istanbul untuk Taiwan dan di Taipei untuk Turki. Kedua negara ini juga memiliki jadwal penerbangan langsung.
Hubungan kemanusiaan antara Turki dan Taiwan juga terjalin erat. Saat Taiwan dilanda gempa bumi yang menewaskan lebih dari 2 ribu orang pada 1999 lalu, Turki turut mengirimkan bantuan bekerjasama dengan tim penyelamat internasional.
Sementara itu, hingga Kamis (9/2/2023), jumlah korban tewas akibat gempa di Turki dan Suriah mencapai 16 ribu orang. Sebanyak 12.873 jiwa di Turki dan 3.162 jiwa di Suriah. Evakuasi terhadap para korban selamat dan korban tewas yang masih tertimpa puing-puing bangunan masih terus berlangsung.
Tim penyelamat internasional telah bergabung dengan tim penyelamat nasional Turki untuk upaya penyelamatan dan recovery kembali negeri itu setelah gempa. Tim penyelamat itu berasal dari Jerman, Tiongkok, Taiwan, Israel, dan sejumlah negara lainnya. (*)
batampos – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melakukan restrukturisasi atau menata kembali tempat pemungutan suara (TPS) jelang Pemilu 2024.
Foto : Peri Irawan/Batam Pos Komisioner KPU Kepri, Priyo Handoko
Komisioner KPU Kepri, Priyo Handoko menjelaskan restrukturisasi TPS dilakukan agar jumlahnya lebih efektif dan efisien. Sekarang KPU se-Indonesia, termasuk di Kepri sedang melakukan agenda restrukturisasi TPS.
“Untuk mencermati potensi pengurangan TPS yang sudah dipetakan untuk Pemilu 2024,” kata Priyo di Tanjungpinang, Rabu (8/2/2023)
Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kepri itu menyebut, estimasi jumlah TPS Pemilu 2024 di Kepri sekitar 6.228 yang tersebar di tujuh kabupaten atau kota, namun jumlah itu belum final karena tahapan Pemilu masih dan terus berlangsung.
“Restrukturisasi TPS tetap mematuhi ketentuan atau regulasi dalam pembentukan TPS sesuai PKPU Nomor 7 Tahun 2022, yaitu tidak menggabungkan pemilih desa dan kelurahan yang berbeda pada satu TPS, tidak memisahkan pemilih dalam satu keluarga di TPS yang berbeda,” terangnya.
Tidak hanya itu, alasan lain untuk restrukturisasi TPS menimbang aspek geografis dan kemudahan pemilih dalam memilih, seperti akses jarak maupun waktu menuju TPS saat Pemilu.
“Tujuan restrukturisasi untuk mengefektifkan dan mengefisienkan TPS, karena ada batas limit pemilih dalam satu TPS itu 300 orang,” ujarnya.
Belajar dari pengalaman Pemilu sebelumnya, ada dalam satu TPS jumlah pemilih cuma berkisar 120 orang, Hal itu biasanya dikarenakan ego warga antarperumahan, misalnya warga perumahan A enggan memilih di TPS perumahan B, padahal letaknya sangat dekat.
“Itu contoh kecil TPS yang akan dilakukan restrukturisasi. Karena pembentukan TPS sangat berkaitan dengan logistik, pelayanan, hingga honor petugas KPPS,” ujarnya. (*)
Pencuri rambu jalan terciduk membawa hasil curiannya.
batampos – Penangkapan pencuri fasilitas publik berupa pelang atau tiang rambu jalan milik negara pada Jumat (3/2) lalu, mulai menemukan titik terang. Dari penyelidikan diketahui, salah satu motif pelaku menggasak sekaligus merusak fasilitas umum tersebut yakni untuk membeli narkoba.
Hal itu terangkap dari hasil pemeriksaan oleh Subdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri terhadap Rn, pencuri pelang yang tertangkap tersebut. Dari pemeriksaan ini, Rn mengakui baru sekali ini saja melakukan pencurian. Meskipun begitu, polisi tak mempercayai begitu saja perkataan itu.
“Kami masih mendalami pernyataan pelaku dan melakukan pengecekan,” kata Kasubdit III Ditreskrimum, AKBP Robby Topan Manusiwa, Rabu (8/2).
Ia mengatakan, Rn mengaku hanya beraksi sendiri dan baru berniat untuk menjualnya. Dari pengakuan Rn pula diketahui, hasil penjualan pelang rambu itu akan digunakan untuk membeli narkoba jenis sabu-sabu.
“Kata pelaku begitu, namun semuanya masih kami dalami,” tuturnya.
Penangkapan terhadap Rn ini, bermula dari patroli yang dilakukan Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Kepri. Saat patroli itu, petugas jatanras melihat Rn dengan santai membonceng dua pelang rambu jalan dengan sepeda motornya di Jalan Raja Isa, Batam Center, Jumat (3/2) malam.
Kepada polisi, Rn mengakui bahwa dua pelang rambu jalan itu, diambilnya dari sampung halte di Jalan Raja Isa, Batam Center. Barang bukti yang diamankan polisi berupa dua pelang rambu jalan, gunting kawat, kunci pas, satu unit sepeda motor dan uang tunai Rp 44 ribu.
Rn diketahui adalah warga Tanjunguncang, Batuaji. Rn sengaja datang ke Kawasan Batam Center, untuk mencuri pelang rambu jalan. Ia menyasar besi pelang tersebut, yang bakal laku dijual.
Selain pencurian pelang rambu lalu lintas, dalam beberapa bulan terakhir Kota Batam memang tengah digegerkan dengan raibnya barang-barang fasilitas publik. Seperti, kabel lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang rata-rata berbahan tembaga, penutup drainase di trotoar berbahan campuran beton dan besi, penutup manhole Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang juga berbahan besi, dan bangku halte bus Trans Batam.
Mirisnya, pencurian itu terus berulang. Namun, pencuri yang tertangkap hanya satu atau dua orang. Bahkan, meski ada yang sudah tertangkap, kasus pencurian fasilitas-fasilitas tersebut masih terus berulang.
Bahkan saat ini, aksi pencurian tidak lagi menyasar lokasi yang jauh dari pantauan. Pekan lalu, pelaku merusak dan mencuri alat pengatur PJU di Jalan Engku Putri atau di depan Kantor Wali Kota dan DPRD Batam. Sehingga, PJU di sepanjang jalan pusat kota tersebut padam.