Rabu, 20 Mei 2026
Beranda blog Halaman 6

Malam Pertama Gagal, Pria Ini Ditangkap Usai Ucapkan Ijab Kabul karena Kasus Curanmor

0
Ilustrasi curanmor. F. istimewa

batampos – Jagat maya dihebohkan oleh video penangkapan seorang pengantin pria berinisial H, 24, di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Bukannya bersanding di pelaminan, pria ini justru langsung digelandang polisi sesaat setelah mengucap ijab kabul, Sabtu (16/5).

Usut punya usut, pengantin baru ini merupakan terduga pelaku kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Ironisnya, aksi pencurian motor di Bandung tersebut dilakukan H hanya tiga hari sebelum hari pernikahannya.

Momen menegangkan ini terjadi di Gedung PGRI Kabupaten Garut saat resepsi pernikahan baru saja dimulai. Dalam video yang diunggah akun resmi Polsek Ibun, aparat bergerak cepat mengamankan H begitu prosesi akad nikah selesai. Suasana bahagia seketika berubah menjadi tegang bagi keluarga kedua mempelai.

Kronologi Kasus Curanmor di Bandung
Aksi nekat H bermula pada Rabu (13/5), di Kampung Babakan Panyingkiran, Dusun Dukuh, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung. Korban berinisial R, 46, baru menyadari sepeda motor yang diparkir di garasi rumahnya raib pada Kamis dini hari sekitar pukul 03.30 WIB.

Korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ibun. Polisi pun bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi.

“Anggota Polsek Ibun langsung cek TKP curanmor pada Kamis, 14 Mei 2026,” ujar Kapolsek Ibun, Iptu Deny Fourtjahjanto, dalam keterangannya.

Ditangkap Polisi Tepat Setelah Akad Nikah
Penyelidikan polisi akhirnya mengarah kuat kepada H yang terlacak sedang berada di Garut untuk mempersiapkan pernikahannya. Sempat terjadi kejar-kejaran waktu karena pelaku diduga mencium kedatangan petugas pada Kamis malam.

Tak mau buruannya lepas, Kanit Reskrim Polsek Ibun bersama tim kembali meluncur ke Garut pada Jumat malam dan berkoordinasi dengan Reskrim Polres Garut. Polisi memutuskan menunggu momen yang tepat agar pelaku tidak melarikan diri.

“Pada Jumat, 15 Mei 2026 malam, dipimpin Kanit Reskrim, kembali ke Garut dan infonya pelaku menikah pada Sabtu, 16 Mei 2026 sekaligus koordinasi dengan Reskrim Polres Garut,” ungkapnya.(*)

Artikel Malam Pertama Gagal, Pria Ini Ditangkap Usai Ucapkan Ijab Kabul karena Kasus Curanmor pertama kali tampil pada News.

Pengawasan Kendaraan Berat Dimaksimalkan hingga Malam Hari

0
Satlantas Polresta Barelang tindak kendaraan berat yang berisiko di jalan raya. F.Humas Polresta untuk Batam Pos

batampos – Pengawasan terhadap kendaraan berat di Kota Batam semakin dimaksimalkan. Jajaran Satuan Lalu Lintas Polresta Barelang kini rutin menggelar patroli malam sekaligus penindakan terhadap kendaraan bertonase besar yang tidak memenuhi standar keselamatan dan kelayakan jalan.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), sekaligus menekan risiko kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan berat, khususnya truk trailer yang beroperasi pada malam hari.

Patroli malam yang digelar Senin (18/5) menyasar sejumlah jalur protokol dan ruas jalan yang kerap dilintasi kendaraan trailer di wilayah hukum Polresta Barelang. Dalam kegiatan tersebut, petugas menemukan sejumlah kendaraan trailer yang tidak menggunakan lampu rem saat melintas di jalan raya.

Kegiatan patroli dipimpin Kanit Turjagwali Satlantas Polresta Barelang, Ipda Tino Desmawanto. Kehadiran personel di lapangan difokuskan untuk melakukan pengawasan sekaligus penindakan terhadap kendaraan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan.

Dalam patroli mobile tersebut, petugas menyisir sejumlah titik rawan pelanggaran lalu lintas dan jalur yang sering dilalui kendaraan bertonase besar. Kondisi minim penerangan pada malam hari membuat pelanggaran seperti lampu rem yang tidak berfungsi dinilai sangat membahayakan pengguna jalan lainnya.

Selain melakukan penindakan, personel Satlantas juga memberikan edukasi dan imbauan kepada para sopir truk trailer agar segera melengkapi kendaraan dengan perlengkapan keselamatan sesuai ketentuan. Langkah preventif ini dinilai penting untuk meminimalisir potensi kecelakaan akibat kurangnya visibilitas kendaraan saat melakukan pengereman.

Dari hasil kegiatan tersebut, petugas memberikan peneguran terhadap tiga unit kendaraan trailer yang kedapatan tidak menggunakan lampu rem. Kegiatan patroli dan penindakan itu mendapat respons positif dari masyarakat karena dinilai mampu meningkatkan rasa aman bagi pengguna jalan pada malam hari.

Kasat Lantas Afiditya Arief Wibowo menegaskan pengawasan terhadap kendaraan berat akan terus ditingkatkan demi menekan angka kecelakaan lalu lintas di Batam.
“Pengawasan terhadap kendaraan berat akan terus kami lakukan, terutama kendaraan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan karena sangat berpotensi membahayakan pengguna jalan lain,” ujar Afiditya.

Sementara itu, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Kepulauan Riau, Dini Kusumahati Damarintan, sebelumnya juga menegaskan kendaraan over dimensi dan over loading (ODOL) menjadi perhatian serius pemerintah dan akan ditindak melalui operasi gabungan bersama instansi terkait.
“Yang over dimensi itu jelas melanggar dan akan kita tindak,” tegas Dini. Ia menambahkan, saat ini pihaknya masih fokus melakukan sosialisasi kepada pemilik kendaraan terkait aturan tata cara pengangkutan barang di jalan sebelum penindakan dilakukan lebih luas.

Hal senada disampaikan Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Batam, Edward Sahat Mulatua Purba. Menurutnya, Dishub Batam akan memperketat pengawasan kendaraan berat melalui pengujian KIR agar kendaraan dengan dimensi tidak sesuai spesifikasi teknis tidak lagi bebas beroperasi di jalan raya.
“Dishub Batam juga akan memperketat untuk tidak memberikan KIR jika dimensi kendaraan tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan. Kolaborasi dengan pihak terkait terus dilakukan,” ujarnya.(*)

Artikel Pengawasan Kendaraan Berat Dimaksimalkan hingga Malam Hari pertama kali tampil pada Metropolis.

Terkait Dugaan Korupsi K3 Kemnaker, Apakah Sudah Ada Tersangka dari Perusahaan di Batam? Ini Penjelasan KPK

0
Ilustrasi pelatihan K3. KPK masih mendalami dugaan praktik setoran uang pelicin dalam pengurusan sertifikat K3 oleh sejumlah perusahaan di Batam. Foto: chatgpt

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan pihak-pihak perusahaan yang diperiksa dalam kasus dugaan korupsi dan pemerasan pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan RI hingga saat ini masih berstatus sebagai saksi.

Penegasan tersebut disampaikan menyusul berkembangnya informasi terkait pemeriksaan sejumlah direksi dan perwakilan perusahaan di Batam yang dilakukan penyidik KPK dalam beberapa waktu terakhir. Pemeriksaan sendiri disebut masih terus berjalan dengan lokasi yang berpindah-pindah.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo menyampaikan, para pihak yang dipanggil penyidik sejauh ini masih dimintai keterangan dalam kapasitas sebagai saksi untuk melengkapi proses penyidikan perkara dugaan korupsi sertifikasi K3 tersebut.
“Status pemeriksaan para pihak dalam kapasitas sebagai saksi,” ujar Budi saat dikonfirmasi terkait perkembangan penanganan perkara tersebut, Selasa (19/5).

Dalam kasus ini, KPK sebelumnya memanggil enam orang dari sejumlah perusahaan di Batam untuk dimintai keterangan terkait dugaan praktik pemerasan dan pemberian uang tidak sah dalam proses pembinaan, pelatihan hingga penerbitan sertifikat K3 di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan.
Enam orang yang dipanggil masing-masing yakni NOV selaku Direktur PT KGBS, EKB Direktur Utama PT KGBS, MAA Direktur PT TT, HAF Komisaris PT TT, MAS Direktur PT SIMB dan MBP pegawai PT SIMB.

Dari enam orang tersebut, lima saksi hadir memenuhi panggilan penyidik KPK untuk diperiksa, sementara satu orang saksi berinisial MBP dilaporkan tidak hadir. Pemeriksaan sebelumnya sempat dilakukan dengan meminjam fasilitas ruangan di Polresta Barelang.

Penyidik mendalami dugaan adanya permintaan dan pemberian sejumlah uang oleh pihak perusahaan kepada oknum pegawai maupun pejabat di Kementerian Ketenagakerjaan terkait penerbitan sertifikat K3. Dugaan pemberian uang tersebut disebut dilakukan baik secara tunai maupun melalui transfer ke rekening tertentu.

Dalam pengembangan penyidikan, KPK juga mengungkap dugaan adanya aliran dana miliaran rupiah dari tiga perusahaan di Batam kepada oknum di Kementerian Ketenagakerjaan dalam rentang waktu 2019 hingga 2025. Dugaan setoran tersebut kini masih terus ditelusuri penyidik.

Meski demikian, hingga saat ini KPK belum memberikan informasi lebih lanjut terkait kemungkinan adanya penetapan tersangka baru dari pihak perusahaan yang diperiksa. Penyidik disebut masih fokus mendalami keterangan para saksi serta mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap secara menyeluruh dugaan korupsi dalam pengurusan sertifikasi K3 tersebut.(*)

Artikel Terkait Dugaan Korupsi K3 Kemnaker, Apakah Sudah Ada Tersangka dari Perusahaan di Batam? Ini Penjelasan KPK pertama kali tampil pada Metropolis.

Kementerian Luar Negeri Pastikan Ada 5 WN Indonesia yang Ditangkap Pasukan Israel

0
Ilustrasi kapal peserta Sumud Global Folitilla. F. Antara

batampos – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengonfirmasi lima warga negara Indonesia ditangkap oleh pasukan Israel yang menyergap kapal-kapal dalam konvoi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) pada Senin (18/5).

Juru Bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang menyatakan terdapat sembilan WNI anggota koalisi Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) yang tergabung dalam misi pelayaran kemanusiaan GSF 2.0 ke Jalur Gaza tersebut.

“Berdasarkan informasi per pagi ini, sebanyak lima WNI dilaporkan telah ditangkap oleh militer Israel,” kata Yvonne dalam pernyataannya yang disiarkan Selasa.

Sementara, empat WNI lainnya yang berada di dua kapal berbeda diketahui masih melanjutkan pelayaran di sekitar perairan Siprus, kata dia.

Ia menjelaskan bahwa situasi di lapangan masih sangat dinamis, dan para WNI lainnya yang lolos dari pencegatan pasukan Zionis Israel kemarin masih terancam diculik Israel.

“Keempat WNI yang masih berlayar tersebut tetap berada dalam kondisi rawan dan sewaktu-waktu juga dapat mengalami intersepsi oleh militer Israel,” ucap jubir Kemlu RI.

Sehubungan dengan perkembangan tersebut, Kemlu RI telah melakukan koordinasi awal dengan sejumlah KBRI di Kairo, Roma, Amman, dan Istanbul untuk mempersiapkan langkah penanganan WNI yang ditangkap Zionis Israel.

Perwakilan RI siap melakukan penerbitan SPLP (Surat Perjalanan Laksana Paspor) sebagai dokumen perjalanan pengganti apabila paspor mereka disita Zionis, serta memberikan dukungan medis apabila diperlukan.

“Perwakilan RI juga melakukan pendekatan kepada otoritas setempat guna memastikan akses transit dan proses kepulangan WNI dapat berjalan tanpa hambatan keimigrasian,” kata dia.

Di samping itu, perwakilan RI setempat akan terus memantau perkembangan situasi, melakukan verifikasi posisi dan kondisi para WNI, menyiapkan langkah-langkah pelindungan, serta segera menindaklanjuti notifikasi dari otoritas setempat begitu diterima, ucap Yvonne.

Indonesia mengutuk keras tindakan militer Zionis Israel yang mencegat kapal-kapal pembawa bantuan kemanusiaan dan menangkap para relawannya yang mencakup sejumlah WNI, kata dia.

“Kemlu RI mendesak otoritas Israel untuk segera melepaskan seluruh kapal dan awak misi kemanusiaan internasional yang ditahan,” ujar Jubir Kemlu RI.

Situasi tersebut juga menegaskan kembali pentingnya kesadaran rezim Zionis untuk menjamin kelanjutan penyaluran bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina sesuai hukum humaniter internasional, demikian Yvonne.(*)

 

Artikel Kementerian Luar Negeri Pastikan Ada 5 WN Indonesia yang Ditangkap Pasukan Israel pertama kali tampil pada News.

Saksi Sebut Dwi Putri Disiksa Bergilir di Mess LC Sebelum Meninggal

0
Terdakwa kasus pembunuhan Dwi Putri menjalani sidang di PN Batam, Senin (18/5/2026). F. Azis Maulana/ batam pos

batampos– Sidang perkara dugaan penyiksaan yang menewaskan Dwi Putri Apriliandini di Pengadilan Negeri Batam kembali membuka rangkaian kesaksian yang menggambarkan kekerasan brutal di sebuah mess calon pekerja lady companion (LC) di Batam.

Sejumlah mantan penghuni mess mengaku menyaksikan langsung penganiayaan yang disebut berlangsung selama berhari-hari hingga korban meninggal dunia.

Dalam sidang lanjutan pada Senin,(18/5) saksi Vita Aprilia, (30), menceritakan awal mula dirinya direkrut sebagai pekerja LC setelah melihat iklan lowongan kerja di TikTok pada Oktober 2025.

Saat itu, ia berada di Singapura sebelum akhirnya diberangkatkan ke Batam menggunakan tiket yang disebut difasilitasi pihak agensi.

Di hadapan majelis hakim, Vita mengungkap kehidupan di mess yang dihuni sekitar 10 perempuan pekerja LC.

Menurut dia, seluruh penghuni diwajibkan mengikuti ritual yang dipimpin terdakwa Wilson Lukman alias Koko.

Kesaksian Vita kemudian mengarah pada dugaan penyiksaan terhadap korban. Ia menyebut kekerasan bermula setelah ritual berlangsung. “Saat kejadian pertama, korban ditendang oleh Wilson,” kata Vita di ruang sidang.

Menurut dia, suasana di dalam rumah kerap diwarnai keributan dan tindak kekerasan.

Para terdakwa disebut melakukan penganiayaan bersama-sama terhadap Dwi Putri sejak 25 hingga 27 November 2025 di Perumahan Jodoh Permai, Batuampar.

Empat terdakwa dalam perkara ini ialah Wilson Lukman alias Koko, Anik Istiqomah Noviana alias Meylika Levana alias Mami, Salmiati alias Papi Charles, dan Putri Eangelina alias Papi Tama.

Vita mengaku sempat merawat korban ketika kondisi perempuan itu mulai melemah akibat dugaan penganiayaan.

Ia menyuapi makan dan minum serta mengganti pakaian korban yang disebut sudah tak mampu menelan makanan.

“Dia hanya bicara terbata-bata sambil meminta maaf,” ujar Vita.

Menurut keterangannya, tubuh korban dipenuhi lebam di bagian wajah, tangan, dan kaki. Korban juga disebut sudah tidak makan sejak Rabu malam.

Kesaksian lain datang dari Sepriani Manik, mantan pekerja LC yang juga tinggal di mess tersebut. Ia mengaku pernah melihat korban dalam kondisi dilakban. Pada Jumat dini hari, 28 November 2025, ia melihat korban terbaring di kamar ritual dengan mata, hidung, dan telinga ditutupi tisu serta kapas.

“Mukanya sudah membengkak,” kata Sepriani. Keesokan harinya, ia memperoleh kabar bahwa korban meninggal dunia.

Dalam persidangan juga terungkap bahwa Vita sempat ikut memukul dada korban sebanyak tiga kali.

Ia mengaku melakukan hal itu karena takut kepada Wilson Lukman.

Jaksa Penuntut Umum menyebut perkara bermula ketika korban datang melamar pekerjaan sebagai LC yang dikelola salah satu terdakwa. Setelah wawancara, korban kembali ke mess dan mengikuti ritual bersama penghuni lain.

Dalam dakwaan jaksa, para peserta ritual disebut diminta mengonsumsi minuman keras. Situasi berubah ketika korban mengalami kondisi histeris yang oleh para terdakwa dianggap sebagai kepura-puraan atau gangguan.

Sejak saat itu, menurut jaksa, korban mengalami serangkaian kekerasan fisik dan psikis yang terus meningkat selama beberapa hari. Wilson Lukman disebut melakukan pemukulan, penendangan, hingga penyiksaan menggunakan sejumlah benda.

Korban juga diduga dilakban, diborgol, dan disiram air berulang kali, termasuk ke bagian wajah dan saluran pernapasan ketika dalam keadaan tidak berdaya.

Jaksa turut mengungkap dugaan rekayasa video yang dibuat salah satu terdakwa untuk memancing emosi Wilson. Video itu disebut memperlihatkan seolah-olah korban melakukan kekerasan terhadap orang lain.

Selain penganiayaan fisik, korban diduga dipaksa menjalani tindakan yang dinilai merendahkan martabatnya. Jaksa menilai seluruh tindakan dilakukan secara bersama-sama dan terencana hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Keheningan sidang pecah ketika kakak korban, Melia Sari, meminta izin membacakan surat dari ayah mereka yang berada di Lampung. Dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca, Melia menyampaikan ratapan keluarga yang kehilangan putri mereka secara tragis.

“Kami datang bukan untuk balas dendam. Kami datang untuk memohon keadilan,” ucap Melia membacakan isi surat di ruang sidang.

Dalam surat itu, keluarga meminta majelis hakim menjatuhkan hukuman setimpal kepada para terdakwa. Melia juga membacakan bagian yang menceritakan anak korban yang masih kecil dan terus menanyakan keberadaan ibunya.

“Yang bunuh mama, sudah dihukum belum?” kata Melia, menirukan isi pertanyaan anak korban.

Suasana ruang sidang mendadak hening. Sejumlah pengunjung tampak menundukkan kepala saat Melia melanjutkan pembacaan surat.

Keluarga korban meminta majelis hakim tetap berpegang pada dakwaan pembunuhan berencana yang diajukan jaksa. Menurut mereka, tindakan para terdakwa bukan kekhilafan, melainkan perbuatan sadar dan keji yang berlangsung selama berhari-hari.

“Empat orang terdakwa selama tiga hari terekam melakukan penyiksaan secara keji. Korban dilukis wajahnya dan disiram air melalui hidung,” demikian isi surat yang dibacakan Melia.

Menutup surat itu, keluarga menitipkan harapan agar majelis hakim memberikan keadilan bagi almarhumah serta masa depan anak korban yang kini kehilangan ibunya.

Jaksa menjerat para terdakwa dengan Pasal 459 juncto Pasal 20 huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana sebagai dakwaan primer. Para terdakwa juga didakwa secara subsider dengan Pasal 458 ayat (1) juncto Pasal 20 huruf c, serta lebih subsider Pasal 469 ayat (2). Dalam perkara ini, para terdakwa terancam pidana mati.(*)

Artikel Saksi Sebut Dwi Putri Disiksa Bergilir di Mess LC Sebelum Meninggal pertama kali tampil pada Metropolis.

Jose Mourinho Kembali ke Real Madrid

0
Jose Mourinho kembali ke Real Madrid. (x.com/FabrizioRomano)

batampos – Jose Mourinho akhirnya benar-benar kembali ke Real Madrid. Kabar yang sempat beredar dalam beberapa pekan terakhir kini sudah mendapat konfirmasi langsung dari Fabrizio Romano lewat ciri khasnya: “Here we go!”

Presiden Real Madrid, Florentino Perez, disebut mengambil keputusan besar dengan mengakhiri kerja sama dengan Alvaro Arbeloa setelah dua musim tanpa trofi. Sebagai gantinya, Perez memilih sosok lama yang sudah sangat mengenal atmosfer Santiago Bernabeu.

Mourinho kembali dengan misi yang tidak mudah. Selain dituntut membawa Madrid kembali berjaya, ia juga harus memperbaiki suasana ruang ganti yang dikabarkan mulai tidak stabil dalam beberapa waktu terakhir.

Pelatih asal Portugal itu diyakini perlu membangun ulang hubungan dengan sejumlah pemain penting seperti Aurelien Tchouameni, Federico Valverde, Antonio Rudiger, hingga Alvaro Carreras. Tak cuma itu, Mourinho juga disebut harus mengembalikan dukungan suporter kepada Kylian Mbappe.

Sebelumnya, pada 9 Mei lalu, sudah muncul laporan bahwa Mourinho dan Perez membahas sejumlah nama inti dalam skuad Madrid. Kini, kesepakatan tersebut akhirnya benar-benar tercapai.

Melansir Team Talk, Romano menulis di X: “Jose Mourinho kembali ke Real Madrid, AYO KITA MULAI!”

“Semua persyaratan telah disepakati secara lisan antara Jose Mourinho dan Real Madrid, tinggal menunggu penandatanganan semua dokumen.”

“Rencananya kontrak awal dua tahun, JM akan berangkat ke Madrid setelah pertandingan Real-Bilbao.”

“The Special One telah kembali.”

Sebelum nama Mourinho dipilih, Madrid sebenarnya sempat dikaitkan dengan beberapa pelatih top lain seperti Jurgen Klopp, Mauricio Pochettino, Zinedine Zidane, hingga Didier Deschamps. Namun Perez akhirnya lebih percaya kepada Mourinho untuk membangkitkan kembali mental Galacticos.

Rodri Jadi Prioritas, Bernardo Silva Masuk Radar

Salah satu fokus utama Mourinho adalah memperkuat lini tengah. Nama Rodri menjadi target utama untuk mengisi sektor tersebut.

Meski Manchester City terus mencoba mempertahankan gelandang Spanyol itu dengan kontrak baru bernilai besar, Madrid dikabarkan masih serius memantau situasinya.

Menariknya, laporan terbaru juga menyebut Madrid mendapat kesempatan merekrut Bernardo Silva. Gelandang Portugal itu akan berstatus bebas transfer setelah mengakhiri perjalanan panjangnya bersama Manchester City.

Barcelona sebenarnya sudah lama mengagumi Bernardo Silva. Namun kehadiran Mourinho membuka peluang terjadinya “pembajakan” yang bisa memanaskan kembali rivalitas klasik antara Madrid dan Barca.

Kalau transfer itu benar-benar terjadi, Mourinho tampaknya langsung kembali membawa drama khasnya ke sepak bola Spanyol.

Madrid Tak Cari Striker Baru

Di tengah banyaknya rumor penyerang top yang dikaitkan dengan Madrid, klub justru disebut tidak berencana membeli striker anyar musim panas ini.

Nama-nama seperti Erling Haaland dan Dusan Vlahovic memang sempat muncul dalam berbagai laporan. Namun hingga saat ini, keduanya belum masuk prioritas utama Los Blancos.

Madrid lebih memilih mengandalkan kembalinya Endrick untuk menambah kekuatan lini depan.

Sebaliknya, fokus utama justru ada di sektor pertahanan. Kepergian David Alaba dan Dani Carvajal membuat Madrid harus bergerak mencari bek baru.

Selain itu, kondisi kebugaran Antonio Rudiger dan Eder Militao juga mulai menjadi perhatian serius klub. Untuk posisi bek tengah, Madrid dikaitkan dengan beberapa nama seperti Micky van de Ven, Nico Schlotterbeck, hingga Jon Martin.

Sementara di posisi bek kanan, Los Blancos disebut sedang memantau Michael Kayode, Pedro Porro, dan Kyriani Sabbe.

Ada juga opsi membawa pulang Jacobo Ramon dari Como, sedangkan Josko Gvardiol tetap masuk daftar incaran jangka panjang Madrid.

Kini pertanyaannya tinggal satu: apakah comeback Mourinho kali ini bisa mengembalikan Real Madrid ke era dominasi seperti dulu? (*)

Artikel Jose Mourinho Kembali ke Real Madrid pertama kali tampil pada Olahraga.

Kuliner Batam: 5 Rekomendasi Tempat Makan Siang yang Wajib Masuk Daftar

0
Rekomendasi Tempat Makan Siang
Ilustrasi Soto Ayam. (youtube.com/@devinahermawan)

batampos – Kota Batam dikenal sebagai kawasan industri dan destinasi wisata yang memiliki banyak pilihan kuliner yang cocok untuk makan siang.

Bagi warga lokal maupun wisatawan yang sedang mencari rekomendasi makan siang, ada beberapa tempat kuliner populer di Batam yang layak dicoba.

5 Rekomendasi Makan Siang di Batam yang Wajib Masuk Daftar, dirangkum dari berbagai sumber:

1. Sego Gudeg Sukowati
Bagi yang ingin makan siang dengan menu khas dari Yogyakarta bisa ke sini. Kamu bisa menikmati gudeg, krecek, bothok lamtoro, tahu dan tempe bacem. Lokasi di Ruko Legenda Gemilang Blok D No 8, Jl. Pemuda (Samping Kantor Pos), Batam Kota, Batam.

2. Warung Baso Priangan
Cuaca hujan yang sedang melanda Kota Batam sangat cocok bagi yang ingin makan bakso atau mie yamin. Kamu bisa menikmati mie ayam manis di sini. Lokasi di Komplek New Holiday Hotel, Jl. Imam Bonjol, Sungai Jodoh, Kecamatan Batuampar, Kota Batam.

3. Miendoni Mie Ayam Goreng
Makan mie ayam dengan sensasi goreng yang sangat unik. Cocok bagi kamu yang suka mie ayam manis. Lokasi di Jl. Baloi Taman Kota, Baloi Indah, Kecamatan Lubukbaja, Kota Batam.

4. Warung Teduh Batam
Makan siang dengan harga terjangkau dan rasa rumahan. Kamu udah mulai bisa menikmati berbagai menu Nusantara dengan harga terjangkau. Lokasi di Ruko Orchard Business Centre Blok A1 No. 3, Sungai Panas, Batam Kota.

5. Soto Ayam Joyoboyo
Soto lamongan legendaris di Kota Batam yang telah berjualan 20 tahun. Kamu bisa menikmati soto hangat dengan porsi yang banyak. Lokasi di Lubukbaja Kota, Lubukbaja, Batam.

Beragam pilihan makanan dari seafood hingga hidangan tradisional membuat kota ini selalu menarik bagi pecinta kuliner. Pastikan lokasi dan jam buka sebelum berkunjung. (*)

Artikel Kuliner Batam: 5 Rekomendasi Tempat Makan Siang yang Wajib Masuk Daftar pertama kali tampil pada Metropolis.

Dituntut 5 Tahun Penjara, Immanuel Ebenezer Menyesal Tak Korupsi Sebanyak-banyaknya di Kemnaker

0
Terdakwa kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikat K3 di Kementerian Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer alias Noel menjalani sidang beragendakan tuntutan Jaksa di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (18/5/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos – Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel Ebenezer mengaku menyesal atas tuntutan 5 tahun penjara yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Selain pidana penjara, Noel juga dituntut membayar denda Rp 250 juta subsider 90 hari kurungan.

Pernyataan penyesalan yang disampaikan Noel sebagai bentuk sindiran terhadap perbedaan hukuman kasus korupsi yang dinilainya tidak sebanding. Menurut dia, ada terdakwa lain dengan nilai korupsi jauh lebih besar, namun hanya menerima hukuman sedikit lebih berat.

“Bayangkan, (terdakwa lain) yang korupsi Rp 75 M (miliar) hanya enam tahun. Saya yang dianggap (menerima) Rp 3 M, (tuntutan) lima tahun. Kalau gitu menyesal nggak? Saya menyesal lah! Mending yang korupsi sebanyak-banyaknya. Cuma beda setahun,” kata Noel usai menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin malam (18/5).

Baca Juga: Immanuel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp 1,4 Miliar

Noel menilai, tuntutan yang diajukan jaksa KPK terhadap dirinya terlalu berat. Ia mengaku tidak memahami dasar logika hukum yang digunakan dalam tuntutan tersebut.

“Ini gimana sih hukum? Logikanya saya nggak ngerti ini cara berpikirnya tuh. Gitu. Ya jujur aja, mau 4 tahun, mau 5 tahun, dihukum 3 hari aja kita merasa kayak di neraka tuh. Apalagi sekian banyak?” tegas dia.

Lebih lanjut, Noel menegaskan selama menjabat sebagai Wamenaker RI dirinya telah bekerja untuk kepentingan rakyat. Ia menyebut kebijakan yang dijalankannya juga mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Saya bingung, kok kita punya kebijakan yang menguntungkan rakyat, lantas kemudian saya juga ngikutin arah perintah presiden, tidak ada kerugian negara. Tidak ada yang saya curi duit rakyat satu rupiah pun. Gitu lho,” imbuhnya.

Sebelumnya, mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer alias Noel Ebenezer dituntut 5 tahun pidana penjara dan denda Rp 250 juta subsider 90 hari oleh JPU KPK. Jaksa meyakini, Noel bersama terdakwa lain menerima suap dan gratifikasi terkait pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Baca Juga: Gubernur BI Sebut Pelemahan Rupiah Saat Ini Hanya Musiman

Noel juga dituntut untuk membayar uang pengganti sebesar Rp 1.435.000.000 atau Rp 1,4 miliar. Uang pengganti harus dibayarkan setelah satu bulan berkekuatan hukum tetap.

Jaksa meyakini, Noel terbukti menerima aliran uang haram sebesar Rp 4.435.000.000. Uang itu terdiri atas penerimaan suap sebesar Rp 1 miliar, penerimaan gratifikasi sebesar Rp 3.435 miliar, dan satu unit sepeda motor Ducati Scramble dengan nomor polisi B 4225 SUQ dari Irvian Bobby Mahendro seharga Rp 600.000.000.

Jaksa menyatakan, penerimaan uang tersebut telah dikembalikan oleh Noel ke rekening penampungan KPK sebesar Rp 3 miliar.

Noel Ebenezer dituntut melanggar Pasal 12 huruf b juncto Pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 20 huruf c juncto Pasal 127 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. (*)

Artikel Dituntut 5 Tahun Penjara, Immanuel Ebenezer Menyesal Tak Korupsi Sebanyak-banyaknya di Kemnaker pertama kali tampil pada News.

Final Piala Wali Kota Batam Berujung Ricuh, Diskominfo Sebut Fanatisme Berlebihan

0
Ilustrasi suasana ricuh final Bola Volly Piala Wali Kota Batam antara tim BP Batam vs PGRI di GOR TIban, Minggu (12/5) malam. Foto: chatGpt

batampos – Final Turnamen Bola Voli Piala Wali Kota Batam yang digelar di Lapangan Olahraga Abdul Jafar, Tiban Center, Minggu malam, 17 Mei 2026, berakhir ricuh. Laga puncak antara tim BP Batam melawan PGRI Batam yang semestinya menjadi ajang sportivitas justru berubah menjadi keributan antarsuporter di hadapan Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad.

Insiden itu memicu sorotan publik karena kedua tim yang bertanding membawa nama institusi di bawah kepemimpinan Amsakar.

Kericuhan yang terjadi dalam turnamen bertajuk Piala Wali Kota Batam tersebut dinilai mencoreng semangat olahraga dan budaya sportif yang selama ini digaungkan pemerintah daerah.

Baca Juga: Mafia K3 Picu Laka Kerja

Situasi memanas ketika sejumlah penonton di tribun terlibat aksi saling lempar botol air mineral. Ketegangan dengan cepat meluas hingga aparat keamanan terpaksa mengevakuasi Amsakar Achmad beserta istrinya dari arena pertandingan demi alasan keamanan.

Sorotan publik juga mengarah pada citra institusi pemerintah yang dinilai seharusnya menjadi teladan dalam menjunjung sportivitas. Masyarakat menilai pertandingan antarlembaga pemerintah semestinya menjadi ruang pembinaan atlet dan persaudaraan, bukan mempertontonkan suasana panas di depan publik.

Kericuhan tersebut dinilai mencederai marwah turnamen yang membawa nama kepala daerah. Di media sosial, sejumlah warga bahkan mempertanyakan bagaimana instansi pemerintah yang berada di bawah kepemimpinan Wali Kota Batam justru terlibat dalam atmosfer pertandingan yang berujung ricuh.

Menanggapi insiden itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam, Rudi Panjaitan, mengakui keributan dipicu fanatisme berlebihan dari masing-masing pendukung tim.

“Fanatisme berlebihan dari masing-masing supporter kepada tim kebanggaan mereka yang menyebabkan hal tersebut,” kata Rudi saat dikonfirmasi pada Senin, (18/5).

Baca Juga: Danus Tower Diresmikan, Bank Danus Tegaskan Posisi BPR No 1 di Kepri

Menurut dia, kejadian tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk penyelenggaraan event olahraga berikutnya, terutama pertandingan yang melibatkan tim dengan basis pendukung besar.

Rudi menegaskan pentingnya menjaga sportivitas dan kebersamaan dalam setiap pertandingan olahraga. “Ke depannya, mari kita budayakan berolahraga secara sportif dan menjunjung tinggi kebersamaan dengan tidak merendahkan siapa pun dan dalam bentuk apa pun,” ujarnya.

Ia menambahkan, setiap penyelenggaraan event olahraga harus dibarengi evaluasi menyeluruh agar pembinaan atlet dapat berjalan baik dan menghasilkan prestasi bagi Kota Batam.

“Setiap perhelatan olahraga harus dibarengi dengan evaluasi penyelenggaraan, sehingga bibit-bibit atlet yang terpilih melalui event olahraga dari berbagai level dapat membawa harum nama Kota Batam,” kata Rudi. (*)

Artikel Final Piala Wali Kota Batam Berujung Ricuh, Diskominfo Sebut Fanatisme Berlebihan pertama kali tampil pada Metropolis.

Danus Tower Diresmikan, Bank Danus Tegaskan Posisi BPR No 1 di Kepri

0
Wakil Walikota Batam Li Claudia Chandra bersama perwakilan pemegang Saham PT BPR Dana Nusantar (Bank Danus) Suhendro Gautama, Presiden Direktur Bank Danus Winoto Sumitro, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepri Rony Widijarto, dan Kepala OJK Provinsi Kepri Sinar Danandjaya meresmikan Danus Tower di Batam Center, Senin (18/5). F.Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Peresmian kantor pusat baru Bank Dana Nusantara atau Bank Danus di Batam Centre, Kota Batam, Senin (18/5) berlangsung tak biasa. Tak ada prosesi gunting pita dalam pembukaan Danus Tower di Jalan Raja Isa, Batam Kota.

Jajaran pemegang saham, regulator, dan pejabat daerah justru menuangkan pasir berwarna emas ke sebuah plakat besar bertuliskan “Grand Opening Danus Tower”. Butiran pasir itu perlahan membentuk nama gedung beserta tanggal peresmian, menandai dimulainya operasional kantor pusat baru bank tersebut.

Peresmian gedung sembilan lantai itu bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Bank Danus ke-24. Momentum tersebut sekaligus menjadi penanda pertumbuhan bank daerah asal Kepulauan Riau itu yang kini masuk jajaran empat besar Bank Perekonomian Rakyat (BPR) terbesar di Indonesia dengan total aset mencapai Rp3,5 triliun.

Perwakilan pemegang saham Bank Danus, Soehendro Gautama, mengatakan, pencapaian perusahaan tidak diraih secara instan. Menurut dia, perjalanan Bank Danus selama lebih dari dua dekade dibangun melalui keperca­yaan masyarakat yang menitipkan dana untuk kemudian disalurkan kembali ke sektor usaha di Batam dan Kepulauan Riau.

Baca Juga: Bank Danus Resmikan Danus Tower

“Hari ini kami berada pada peringkat keempat BPR terbesar secara nasional dengan aset sekitar Rp3,5 triliun. Ini pencapaian yang tidak datang dengan mudah dan tidak datang dengan cepat,” kata Soehendro dalam sambutannya.

Ia menyebut pembangunan Danus Tower diselesaikan dalam waktu sekitar dua tahun. Gedung tersebut dilengkapi sejumlah teknologi modern, mulai dari fasilitas pengisian kendaraan listrik atau EV charger, panel surya, videotron LED, infrastruktur teknologi informasi, hingga sistem pengawasan CCTV berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

PT BPR Dana Nusantara (Bank Danus) meresmikan Danus Tower sebagai kantor pusat barunya di Jalan Raja Isa, Kota Batam, Senin (18/5/2026). Foto: Dokumentasi DANUS untuk Batam Pos

Soehendro mengatakan, keberadaan gedung baru itu juga menjadi simbol komitmen Bank Danus terhadap perekonomian daerah. “Dari Kepri, oleh Kepri, dan untuk Kepri. Dana yang dititipkan masya­rakat kami putar kembali untuk menggerakkan usaha di Batam dan Kepri,” ujarnya.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Rony Widijarto, menilai, peresmian Danus Tower mencerminkan optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi Batam dan Kepulauan Riau. Menurut dia, pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau pada 2025 mencapai 6,9 persen, tertinggi di wilayah Sumatra.

“Batam punya kemewahan berada di gerbang perdagangan dunia. Ini menjadi peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Rony.

Ia menilai sektor industri, pariwisata, dan usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM di Batam masih memiliki ruang tumbuh yang besar. Tingginya kunjungan wisatawan asal Singapura pascapandemi COVID-19 juga dinilai membuka peluang peningkatan transaksi ekonomi di daerah tersebut.

Karena itu, Bank Indonesia mendorong percepatan digitalisasi layanan keuangan melalui penggunaan QRIS dan BI-FAST agar transaksi masyarakat maupun wisatawan asing dapat berlangsung lebih efisien.

Baca Juga: Dua Kali Mangkir, Saksi Kasus Tambang Pasir Ilegal Nongsa Terancam Dijemput Paksa

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Otoritas Jasa Keuangan Kepulauan Riau, Sinar Dananjaya, meminta Bank Danus memperkuat tiga aspek utama yang ia sebut sebagai “3K”: kokoh kuat, kompetitif, dan kontributif.

Menurut Sinar, aspek kokoh kuat harus diwujudkan melalui tata kelola perusahaan dan manajemen risiko yang baik di tengah tantangan geopolitik global, ancaman serangan siber, hingga potensi manipulasi laporan keuangan debitur.

“Analisa kredit jangan sampai management by feeling, tetapi harus benar-benar berbasis manajemen risiko,” ujarnya.

Ia juga meminta Bank Danus meningkatkan daya saing dengan menghadirkan layanan yang lebih cepat, murah, dan mudah diakses masyarakat, terutama pelaku UMKM.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Batam sekaligus Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, mengatakan, pertumbuhan ekonomi Batam harus dijaga melalui stabilitas keamanan, kenyamanan investasi, dan kepastian regulasi. Pemerintah daerah, kata dia, membuka ruang komunikasi bagi pelaku usaha terkait persoalan investasi maupun perizinan di Batam.

Peresmian Danus Tower menambah daftar gedung perbankan modern yang tumbuh di Batam Centre, kawasan yang dalam beberapa tahun terakhir berkembang sebagai pusat bisnis dan layanan keuangan di Kota Batam. (*)

Artikel Danus Tower Diresmikan, Bank Danus Tegaskan Posisi BPR No 1 di Kepri pertama kali tampil pada Metropolis.