Jumat, 17 April 2026
Beranda blog Halaman 6005

Kualitas Pelayanan Publik Terendah, Pemko dan BP Batam Harus Berbenah

0
Kantor BP Batam
Kantor BP Batam. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

Kota Batam adalah daerah paling maju di antara kota dan kabupaten di Propinsi Kepri. Meski begitu, ternyata pelayanan publik di Kota Batam paling rendah dari kota/kabupaten lainnya di Kepri. Apa yang salah?

Reporter : Yashinta/EGGI IDRIANSYAH/YULITAVIA

Nilai terendah itu didapat dari survei yang dilakukan Ombudsman Kepri terhadap opini pelayanan publik tahun 2022. Dimana untuk pelayanan publik Pemerintah Kota Batam berada di urutan ke-7 dari Kabupaten dan Kota Se Provinsi Kepri. Sedangkan pelayanan paling rendah, dinobatkan terhadap pelayanan publik Badan Pengusahaan BP Batam.

Meski pelayanan Pemko Batam, diurutan ke-7, namun nilai untuk Pemko Batam naik dibanding tahun 2021. Yang dalam penilaian tahun sebelumnya, Pemko Batam hanya mengangtongi nilai 69,86. Sedangkan tahun ini meningkat menjadi 83,06.

Peningkatan nilai ini membawa Batam masuk pada kategori B serta kualitas opini Tinggi. Namun, hasil ini tak cukup mengangkat posisi Batam di bandingkan kota/kabupaten lain di Kepri.

“Iya, nilainya memang naik, namun di antara kabupaten dan kota lain di Provinsi Kepri, pelayanan publik di Kota Batam masih paling rendah,” kata Kepala Ombudsman Perwakilan Cabang Kepri Lagat Siadari kepada Batam Pos, pekan lalu.

Di Pemko Batam hanya satu instansi masuk pada kategori A dan mendapatkan kualitas opini tertinggi, yaitu Puskesmas Botania yang memperoleh nilai 89,73. Sisanya lima instansi masuk pada kategori B dan mendapatkan kualitas opini Tinggi, yaitu Dinas Kesehatan dengan nilai 86,5; Dinas Pendidikan 85,91; Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil 84,36; Dinas Sosial dengan nilai 79,62; dan DPM-PTSP dengan nilai 79,38; serta satu instansi lainnya yaitu Puskesmas Tanjung Uncang masuk pada kategori C dan mendapatkan kategori kualitas opini Sedang dengan perolehan nilai 75,92.

Sedangkan, BP Batam memperoleh kategori C atau kualitas opini Sedang karena dua produk pelayanan BP Batam yang dinilai kurang, yakni Direktorat Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) dan Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Batam (SPAM Batam) yang masing-masing hanya memperoleh nilai 70,4 dan 56,07.

“Semua pelayanan di BP Batam sebenarnya ada keluhan, tapi paling di rekomendasikan dua unit Layanan yaitu pada usaha SPAM dan Direktorat PTSP. Jadi dari penilaian opini publik terhadap pelayanan, BP Batam berada di urutan nomor 8 setelah Pemko Batam,” kata Lagat.

Dikatakan Lagat, dalam hal pelayanan spam Batam, BP Batam terkesan tidak siap. Terutama dari kompetensi para pelayanan terlihat belum memahami sepenuhnya teknis dan non teknis. Begitupun dengan dokumen.

“Jadi kami juga bingung BP sebesar itu kok saat diminta dokumen mereka tak siap. Parahnya bilang karena mendadak nah memang pilihan kami ini On The Spot enggak dikasih tahu dulu. Masa survei harus kasih tahu,” jelas Lagat.

Masih kata Lagat, pihaknya juga telah memberi rentang waktu dua bulan untuk BP Batam menyiapkan dokumen yang dibutuhkan. Namun hingga waktu yang ditentukan, dokumen tersebut tak juga disiapkan.

“Kami bilang interval 2 bulan ini Jadi bukan besok datang juga enggak. Kami kasih tahu dulu kan harusnya mereka udah persiapkan ya dokumen-dokumen yang harus mereka buktikan,” jelas Lagat.

Penilaian kepatuhan ini berlangsung sejak Agustus hingga November 2022, dengan berkeliling daerah di Kepri. Substansi penilaian yakni kesehatan (pelayanan jasa dan administrasi), pendidikan, sosial, perizinan dan administrasi kependudukan serta pada Kementerian ATR/ BPN dan Polri.

“Jadi kami memang memilih dinas-dinas yang paling banyak dikeluhkan oleh masyarakat. Waktu dan anggaran kami memang terbatas, sehingga kami hanya mengambil beberapa sampel saja dari tiap Kota dan Kabupaten, serta propinsi,” terang Lagat.

Empat poin tujuan penilaian kepatuhan, di antaranya; mengidentifikasi tingkat kompetensi penyelenggara pelayanan publik, mengidentifikasi kecukupan pemenuhan sarana dan prasaranapelayanan, kemudian mengidentifikasi pemenuhan komponen standar pelayanan publik, serta mengidentifikasi
pengelolaan pengaduan dalam instansi penyelenggaraan pelayanan publik.

“Penilaian kali ini berbeda dengan sebelumnya, karena kali ini kami lebih memperluas penilaian, seperti mengukuran kompetensi penyelenggara, pemenuhan sarana dan prasarana, standar pelayanan serta pengelolaan pengaduan,” kata Lagat.

Ia menyebutkan, ada 5 indikator penilaian seperti penundaan berlarut, penyimpangan prosedur, tidak memberikan pelayanan, penyalahgunaan wewenang hingga tidak kompeten. Paling tinggi adalah penyimpangan prosedur kemudian penundaan berlarut dan yang tidak dilayani. Kemudian beberapa persen penyalahgunaan wewenang.

“Tapi memang tiga tadi lah yang dominan setiap tahun kami terima laporannya, serta keluhan yang disampaikan oleh masyarakat yang ada di 7 Kota kabupaten yang ada di Kepri,” ungkap Lagat.

Siap Berbenah dengan Mengadopsi Teknologi Terkini

Merespons penilaian Ombudsman, Pemerintah Kota Batam berjanji akan terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya dengan berbagai inovasi dan mendorong pelayan digital.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan, upaya memperbaiki layanan mulai dari perizinan hingga pelayan publik sudah dimulai sejak beberapa tahun ini. “Berbagai inovasi dan penyederhanaan pengurusan perizinan sudah dilakukan, guna mendorong investasi di Kota Batam,” ujarnya kepada Batam Pos, pekan lalu.

Selain itu, untuk pelayanan publik terus diupayakan membaik. Seperti di Dinas Pendidikan Batam. Selama ini hal yang menjadi polemik adalah sistem penerimaan peserta didik baru (PPDB). Dengan penerimaan online yang diterapkan dan evaluasi yang diberikan, berhasil mengendalikan orangtua, dan sehingga meminimalisir terjadinya konflik saat pendaftaran terjadi.

“Kalau dulu orangtua harus antre di depan gedung sekolah sejak subuh. Sekarang sudah tidak lagi. Mereka cukup akses link yang disediakan panitia dari rumah, kantor, dan di mana saja, dan tidak lagi ke sekolah. Semua sesederhana itu untuk pelayanan,” ujarnya.

Persoalan pengurusan kependudukan juga sama. Beberapa waktu lalu sudah sempat online, namun karena ada perubahan dan pembaharuan dari pusat, pelayanan kembali manual. Sehingga antrean kembali terjadi di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

“Akibatnya semua kembali harus bolak balik kantor. Tidak saja itu, petugas juga kembali disibukkan dengan pelayanan manual. Saya rasa ini yang menyebabkan pelayanan sedikit mengalami perubahan,” ujarnya.

Namun, menjawab kebutuhan publik, Disdukcapil bersama Diskominfo Batam berupaya menghadirkan pelayanan digital. Melalui aplikasi Layanan Kependudukan Secara Elektronik (LAKSE).

Pengurusan secara online ini akan memangkas waktu, dan memudahkan warga dalam mengurus dokumen kependudukan, tanpa perlu mendatangi Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Batam.

Ia mengatakan pengurusan online tidak saja memudahkan warga, namun juga petugas di loket pelayanan. Beberapa waktu lalu pengurusan dokumen sudah online.

Namun karena adanya pembaharuan sistem SIAK di Kementerian Dalam Negeri, layanan dihentikan, dan kembali berbasis offline atau luring. Akibatnya warga kembali memenuhi loket pelayanan.

“Kalau offline ruang pelayanan penuh. Tidak saja itu, warga yang punya kesibukan juga tidak punya banyak waktu, sehingga jika mereka harus mengantre dalam waktu lama, dan bolak-balik ke kantor sangat tidak efisien,” ujarnya.

Aplikasi LAKSE memuat layanan seperti layanan cetak KTP dan KK, layanan Akte Kelahiran, layanan Akte Perkawinan, layanan Akte Kematian, layanan Pencetakan KIA, layanan perubahan eleman data, layanan surat pindah (keluar Batam), dan layanan surat pindah datang (masuk Batam).

“Secara resmi, layanan online ini mulai 1 Februari 2023,” ujarnya. Begitu juga dengan layanan kesehatan. Pemko Batam secara konsisten melakukan peningkatan kualitas SDM melalui berbagai pelatihan, dan pemberian beasiswa bagi ASN.

Di sisi infrastruktur, pihaknya juga menambah fasilitas puskesmas di Kota Batam. Untuk pelayanan unit gawat darurat juga dioptimalkan, guna mencapai nilai terbaik dalam pelayanan publik.

“Namun begitu, memang belum semua sempurna, masih ada hal yang harus ditingkatkan. Karena saat ini Pemko Batam juga gencar membangun Batam menjadi Kota Baru. Tentu meliputi infrastruktur dan SDM-nya juga. Jadi tidak semua berbentuk fisik, namun juga skill atau keahlian,” bebernya.

Grade penilaian dari berbagai pihak juga menjadi bahan evaluasi untuk menjadi lebih baik tentunya. Untuk itu, semua terus berproses untuk menciptakan pelayanan yang ramah publik.

“Membentuk SDM itu dimulai dari sekarang, dan hasilnya bisa dinikmati di kemudian hari. Bahkan Jepang saja butuh waktu yang lama baru bisa sampai seperti sekarang. Karena membentuk SDM berkualitas itu butuh waktu juga” tutupnya.

Hal senada dikatakan Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait. Ia menegaskan, BP Batam akan terus berbenah terhadap layanan BU SPAM Batam dan DPM PTSP.

“Jadi intinya BP Batam akan berbenah untuk perbaikan pelayanan kepada publik terutama SPAM. Begitu juga PTSP akan terus berbenah. Tentunya, karena merupakan nafas untuk Kota Batam juga. Agar pelayanan tentang investasi dapat berjalan cepat dan tepat,” katanya. (***)

Tahun Ini 62 Ribu Lansia Jadi Jamaah Haji, Ini Persiapan Kemenag

0
Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Hilman Latief. (ANTARA/Desi Purnamawati)

batampos – Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Hilman Latief menyebut, pada musim haji 1444H/2023M kurang lebih ada 62 ribu jamaah haji kategori lanjut usia (lansia). Jumlah tersebut harus diimbangi oleh petugas yang mumpuni.

“Berdasarkan data yang kami miliki bahwa tahun ini ada kurang lebih 62 ribu jamaah lanjut usia yang harus kita fasilitas dan kita layani dengan baik dari aspek ibadahnya maupun dari aspek layanan lainnya. Oleh karena itu kami mempersiapkan berbagai hal terkait mitigasi layanan lansia dengan standar, aspek kesehatan maupun layanan umumnya,” kata Hilman, Senin (6/2).

“Petugas itu nanti akan diberikan wawasan khusus penanganan jemaah lansia, karena tahun ini Kemenag punya program Haji Ramah Lansia,” sambungnya.

Ia menambahkan, selain program Haji Ramah Lansia, Kemenag juga sudah mempersiapkan Asrama Haji menjadi tempat yang ramah bagi jamaah haji berkebutuhan khusus. Kemenag sendiri akan menggandeng Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang punya pusat studi untuk mengkaji jamaah haji inklusif ini.

“Persiapan asrama haji pada musim haji tahun ini adalah karena lebih banyak jamaah lansia yang akan berangkat akan ada sedikit modifikasi-modifikasi di asrama dan kami akan konsultasi juga dengan perguruan tinggi, PTKIN, yang punya pusat studi inklusif untuk jemaah haji berkebutuhan khusus agar asrama-asrama itu bisa ramah disabilitas,” pungkas Hilman.

Sebelumnya, pemerintah Indonesia mendapat kuota memberangkatkan 221 ribu orang tanpa batasan usia untuk menunaikan ibadah haji di Tanah Suci Mekkah pada 2023. Menag Yaqut Cholil Qoumas dan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F Al Rabiah menandatangani kesepakatan mengenai kuota haji Indonesia tahun 1444 Hijriah/2023 Masehi di Kota Jeddah, Arab Saudi, pada Minggu (8/1).

“Alhamdulillah, misi haji 2023 dimulai. Saya hari ini menandatangani kesepakatan haji dengan Menteri Haji Saudi. Kuota haji Indonesia tahun ini sebesar 221.000,” kata Yaqut sebagaimana dikutip dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Ahad.

“Kuota itu terdiri atas 203.320 jamaah haji reguler dan 17.680 jamaah haji khusus. Adapun untuk petugas, tahun ini kita mendapat 4.200 kuota,” Yaqut.

Penandatanganan kesepakatan mengenai kuota haji Indonesia tahun 2023 antara lain dihadiri oleh Ketua Komisi VIII DPR RI Ashabul Kahfi, Direktur Jenderal Penyenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Hilman Latief, serta Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Fadlul Imansyah. (*)

Reporter: JP Group

Leo/Daniel Juara di Thailand Masters Meski Performa Tidak Terlalu Bagus

0
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin juarai Thailand Masters 2023. (Humas PP PBSI)

batampos – Kepala Pelatih Ganda Putra Pelatnas PBSI Herry Iman Pierngadi memaparkan evaluasi dari empat pasangan yang tampil dalam turnamen Thailand Masters 2023 di Bangkok pada 32 Januari-5 Februari, dikutip dari Antara.

Diawali dengan pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin yang keluar sebagai juara, Herry menilai penampilan mereka pada babak final sebenarnya tidak maksimal karena faktor kelelahan.

“Secara umum sebenarnya performa Leo/Daniel di Thailand Masters tidaklah terlalu bagus. Kondisinya belum fit benar sejak jadi juara di Indonesia Masters lalu. Apalagi ini merupakan turnamen keempat secara beruntun yang harus diikuti Leo/Daniel,” kata Herry, Senin (6/2).

Baca Juga: PSG Berdiskusi soal Perpanjangan Kontrak Messi

Daniel pun punya masalah tersendiri yaitu telapak kaki kiri yang tengah bengkak. Hal itulah yang sebenarnya membuat performa Daniel tidak 100 persen fit tampil pada partai puncak.

Namun karena keinginan menjadi juara begitu besar, Daniel seolah melupakan rasa sakitnya dan tetap tampil nekat.

“Sebagai evaluasi, prestasi Leo/Daniel memang layak disyukuri. Mereka mampu merebut dua kali juara dalam dua minggu. Bahkan ada nilai positif lain dari penampilan Leo/Daniel di Thailand Masters ini,” Herry menjelaskan.

Pelatih berjuluk Coach Naga Api itu melihat aksi Leo/Daniel malah lebih bervariasi. Pasangan berjuluk The Babies itu tampil lebih tenang dan mampu mengontrol permainan.

Baca Juga: Barcelona Menang 3-0 atas Sevilla, Menjauh dari Kejaran Real Madrid

“Daniel juga tidak harus bermain keras terus, mengobral smes terus. Jadi Leo/Daniel di Thailand Masters bisa main di dua taktik atau strategi permainan yang berbeda,” katanya.

Sementara Muhammad Rayhan Nur Fadillah/Rahmat Hidayat yang merupakan pasangan pelapis dinilai punya performa cukup bagus. Kekurangan mereka ialah jam terbang dan pengalaman, sehingga harus lebih banyak dimatangkan pada berbagai turnamen.

Selanjutnya adalah pasangan Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan. Herry melihat performa mereka belum pulih kembali seperti sebelum Yere cedera. Mereka masih perlu waktu untuk bisa kembali karena Yere masih sering ragu-ragu sehingga berdampak kepada penampilan Pram.

Baca Juga: Kalah Lawan Tuan Rumah, Manchester City Gagal Pangkas Jarak dengan Arsenal

Sementara bagi Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri, performanya dipandang belum meyakinkan seperti saat merebut juara All England 2022 lalu.

Pada penampilan babak semifinal, Bagas/Fikri kurang bisa bermain aman. Terbukti pada poin-poin kritis malah melakukan kesalahan sendiri dan servisnya kerap gagal.

“Keduanya memang harus ditingkatkan lagi penampilannya. Harus berlatih keras lagi. Mereka harus lebih tenang dan main safe saat di poin-poin kritis,” pungkas Herry. (*)

 

 

 

Reporter: Antara

 

Jangan Bebani Si Kecil dengan Overstimulasi

0
f: BERI JEDA: Misalnya ketika sesi bermain atau belajar, lalu anak rewel dan
menangis, bisa jadi itu ekspresi lelah atau kewalahan. Stop dulu, tenangkan si kecil.
Foto hanya sebagai ilustrasi. (FOTO ILUSTRASI DIPERAGAKAN FELISHA MIKHAYLOVA
WIJAYA — FRIZAL/JAWA POS)

batampos – Jangan bebani si kecil dengan overstimulasi. Meskipun Anda sadar
stimulasi menjadi bagian dari pengasuhan yang perlu diberikan sejak anak lahir
sebagai proses belajarnya.

Kebutuhan stimulasi di setiap tahapan usia tidak sama. Jangan sampai anak
mendapat stimulasi di luar kapasitas dia untuk mengatasinya.

Overstimulasi bisa berdampak buruk. Anak dikatakan overstimulasi apabila dibanjiri
sensasi, pengalaman, dan aktivitas di luar kebutuhannya.

”Misalnya, overstimulasi kebisingan. Anak diajak ke acara nikahan yang ramai sekali
atau nonton konser musik, padahal belum cukup umur. Volume TV terlalu kencang
itu juga termasuk,” tutur Irma Gustiana A. SPsi MPsi Psikolog.

Baca juga: Anak Mulai Kasar dan Agresif, Ini Tips bagi Ortu

Pada beberapa anak yang overstimulasi, timbul dampak buruk pada fisiknya seperti
napas tersengal-sengal atau sesak. ”Lalu, mukanya tegang, badannya kaku. Sebab,
situasi itu membuat dia kewalahan,” lanjut psikolog anak, remaja, dan keluarga itu.

Jika terus-menerus overstimulasi, dampaknya bisa panjang dan mengganggu
perkembangan jiwanya. Saat beranjak dewasa, anak akan selalu merasa tidak aman.
Perasaannya didominasi kecemasan dan kegelisahan. ”Itu bisa terjadi jika ortunya
tidak sadar. Misal, masih umur 2 tahun sudah saklek diajari baca dan tulis. Padahal,
itu kebutuhan anak umur 3 tahun ke atas atau balita. Anak merasa hectic, secara
mental capek,” jelas Irma.

Karena itu, ortu harus bisa mengenali tanda-tanda yang anak berikan. Misalnya,
anak jadi gampang rewel dan menangis. Itu bentuk ketidaknyamanannya. ”Coba
dipeluk, kemudian menjauh dari pemicu overstimulasinya. Kalau penyebabnya
kegiatan yang banyak, berarti ortu harus stop,” ujar founder klinik
@ruangtumbuh.id itu.

Pada saat memberikan stimulasi, lanjut Irma, ortu perlu memetakan kegiatan anak
sesuai kapasitasnya. Ortu juga harus tahu kapan anak capek, jenuh, atau merasa
tidak nyaman.

”Tak jarang ketika anaknya sudah capek, tapi ortunya masih terus mengajak
bermain edukasi,” ungkap Irma. Justru, berikan situasi yang menenangkan supaya
nanti bisa kembali diberi stimulasi.

PANDUAN STIMULASI BUAH HATI

Umur 3–6 Bulan

• Bermain cilukba dan melihat wajah di cermin

• Belajar tengkurap, telentang, dan bolak-balik

Umur 6–9 Bulan

• Belajar duduk dan berpegangan

• Panggil namanya, ajak tepuk tangan

• Bacakan dongeng

Umur 9–12 Bulan

• Lakukan stimulasi seperti usia sebelumnya

• Belajar berdiri, berjalan, berpegangan

• Mengulang kata mama, papa, kakak

• Mulai minum dari gelas

• Menggelindingkan bola dan memasukkan ke dalam wadah

Umur 12–18 Bulan

• Lakukan stimulasi seperti usia sebelumnya

• Berjalan tanpa pegangan

• Mencoret-coret

• Menyusun kubus atau puzzle

• Memasukkan dan mengeluarkan benda dari wadah

• Jalan mundur, naik tangga, menendang bola

Umur 18–24 Bulan

• Lakukan stimulasi seperti usia sebelumnya

• Tanya dan sebutkan gambar atau benda yang ditunjuk

• Tanya, sebut, dan tunjuk bagian tubuh

• Ajak bicara tentang aktivitas sehari-hari seperti makan, main, mandi

Umur 2–3 Tahun

• Lakukan stimulasi seperti usia sebelumnya

• Belajar menyebutkan warna, mengenal kata sifat (dingin, panas, banyak, sedikit)

• Sebutkan nama orang terdekat

• Belajar sikat gigi dan buang air di toilet

Umur > 3 Tahun

• Lakukan stimulasi seperti usia sebelumnya

• Belajar memegang pensil dengan baik

• Mengenal huruf dan angka

• Berhitung sederhana

• Berbagi dengan orang lain

• Membacakan buku cerita

• Bermain boneka jari. (*)

Reporter: JPGroup

Bulog Tanjungpinang Sidak Harga Beras Medium di Pasaran

0

 

batampos – Badan Usaha Logistik (Bulog) Cabang Tanjungpinang menyidak sejumlah warung sembako di Kawasan Pasar Bintan Center usai mendapat informasi terkait adanya kenaikan harga beras bulog tipe medium.

Foto : Peri Irawan/Batam Pos
Bulog Tanjungpinang memasang harga jual beras bulog pada salah satu warung binaan di Kawasan Bintan Center, Senin (6/2/2023).

Asisten Manager Suply Chain Pelayanan Publik Bulog Cabang Tanjungpinang, Halim Lubis menyebut usai menerima laporan dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tanjungpinang yang menyebutkan harga beras bulog di pasaran dijual Rp 11 ribu per Kilogram (Kg).

“Untuk memastikan harga, karena kemarin kita mendapat laporan dari Disperindag itu bahwa ada yang menjual beras medium Rp 11 ribu,” kata Halim di Pasar Bintan Center, Senin (6/2).

Usai dilakukan sidak, kata Halim belum ditemukan pedagang sembako yang menjual beras bulog diatas harga eceran tertinggi, pedagang masih menjual sekitar Rp 7 ribu dan Rp 8 ribu per Kg, sedangkan HET nya Rp 11.500 per Kg.

“Sekarang beras bulog yang beredar di pasaran adalah tipe medium,” ujarnya.

Warung yang dipantau saat itu adalah warung yang berada di bawah binaan Bulog Cabang Tanjungpinang. Ia memastikan para pedagang tersebut menjual beras sesuai aturan.

“Kalau ada yang menjual di atas HET akan kita tegur, diberi pembinaan, kalau teguran lain belum ada,” ucapnya.

Ia memastikan tidak ada kenaikan harga beras bulog dan jumalah saat ini masih mencukupi, jumlah yang ada di gudang bulog saat ini sekitar 1.400 ton, dengan kebutuhan per bulanya sekitar 300 ton.

“Stok saat ini masih aman untuk 5 tahun ke depan,” ungkapnya. (*)

 

 

Reporter : Peri Irawan

Imigrasi Tanjungpinang Sediakan Jalur Khusus Layanan Paspor Satu Hari, Bayar Rp 1 Juta

0

 

 

batampos – Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang menyediakan layanan jalur khusus pembuatan paspor satu hari selesai dengan biaya Rp 1 juta.

Foto : Peri Irawan/Batam Pos
Petugas imigrasi Kelas I Tanjungpinang melayani masyarakat yang datang untuk membuat paspor, Senin (6/2/2023).

Hal ini untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan layanan paspor reguler ini.

Kepala Seksi (Kasi) Teknologi Informasi Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang, Ryawantri Nurfatimah menjelaskan percepatan paspor satu hari memang ada.

Biaya jalur khusus Rp 1 juta itu masuk Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Layanan khusus itu belum termasuk biaya buku paspor biasanya Rp 350 ribu.

“Untuk percepatannya di luar buku paspor. Jadi total Rp 1,350 juta untuk layanan paspor satu hari,” kata Ryawantri ke Batam Pos, Senin (6/2).

Ia menyebutkan untuk layanan satu hari ini, pemohon harus datang ke Kantor Imigrasi Kelas I Tajungpinang sebelum pukul 11.00 WIB dengan membawa persyaratan lengkap.

“Ketentuannya harus datang sebelum jam 11 siang. Tak perlu daftar online langsung datang ke kantor,” ujarnya.

Untuk persyaratan, kata Ryawantri sama dengan paspor biasa, layanan itu sudah lama dibuka, sejak diberlakukanya PNBP layanan khusus itu juga suda ada.

“Sebenernya sudah lama semenjak di berlakukan PNBN- nya sudah ada,” terangnya.

Meski demikian, di Tanjungpinang minat masyarakat untuk layanan jalur khusus ini tidak terlalu banyak. Menurutnya yang membuat paspor ini adalah orang yang dalam keadaan mendesak.

“Mungkin yang betul-betul urgent yang membuat paspor percepatan ini,” ucapnya. (*)

 

 

Reporter : Peri Irawan

Soal Maju Pilpres 2024, Sekarang Jawaban Prabowo Begini

0
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta Selatan, Senin (6/2). (Ridwan/JawaPos.com)

batampos – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto meminta jajarannya harus patuh pada sikap partai yang memutuskan dirinya untuk maju pada Pilpres 2024. Menurut Prabowo, para kader partainya harus mempunyai sikap tegas.

“Saya kira ini adalah suatu apa ya sikap umum yang harus kita pegang, itu yang saya ingin Gerindra memberi contoh gitu,” kata Prabowo di kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta Selatan, Senin (6/2).

Meski demikian, Prabowo mengakui dirinya tidak bisa mempengaruhi hak seseorang untuk maju dalam gelanggang Pilpres 2024. Namun, sikap Partai Gerindra tegas mendukung dirinya sebagai calon presiden (capres) pada 2024.

“Kita nggak bisa pengaruhi orang lain. Kalau orang lain mau ambil sikap lain ya terserah,” ucap Prabowo.

Menteri Pertahanan (Menhan) ini pun mengaku, mempunyai kesehatan dan kesiapan untuk maju menjadi capres 2024. Karena itu, ia bertekad untuk kembali maju dalam pesta demokrasi lima tahunan mendatang.

“Ya inysa Allah dalam artian begini, dalam sebuah republik itu kalau kita diberi kepercayaan, kita diberi amanat kita diberi harapan, dan kita merasa diri kita sanggup kita punya latar belakang, kita punya pendidikan, kita punya kesehatan, kita punya katakanlah kemandirian di bidang ekonomi, saya kira itu kewajiban untuk setiap anak bangsa menawarkan diri untuk berbakti,” pungkas Prabowo. (*)

Reporter: JP Group

Akhir Perjalanan Kasus Hasan-Tantri, Pasutri Mantan Bupati Probolinggo

0
Pasangan suami istri, Hasan Aminuddin dan Puput Tantriana Sari. Putusan kasasi dari MA menetapkan keduanya tetap divonis 4 tahun penjara. (Jawa Pos Radar Bromo)

batampos – Hukuman pada mantan bupati pasangan suami-istri Hasan Aminuddin dan Puput Tantriana Sari, akhirnya inckracht (memiliki kekuatan hukum tetap). Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas perkara suap jual-beli jabatan di lingkungan Pemkab Probolinggo pada 2020 silam.

Dua terdakwa pasutri tersebut tetap divonis dengan hukuman masing-masing 4 tahun penjara. Selain itu, MA juga memvonis kedua terdakwa dengan denda sebesar Rp 200 juta subsider 6 bulan kurungan. Namun, untuk terdakwa Tantri, juga wajib membayar uang pengganti sebesar Rp 20 juta subsider 6 bulan penjara.

Putusan tersebut telah tertuang dalam amar putusan MA Nomor Perkara 30 K/Pid.Sus/2023, Selasa, 31 Januari 2023. Sesuai amar putusan yang diunggah di website MA disebutkan bahwa MA menolak kasasi penuntut umum dengan perbaikan kualifikasi terbukti pasal 11. ‘’Pidana masing-masing 4 tahun penjara.’’ Demikian bunyi putusan MA.

MA menilai kedua terdakwa terbukti melanggar pasal 11. Jeratan pasal itu tidak sama dengan vonis Pengadilan Negeri (PN) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya. Sebelumnya, PN Tipikor Surabaya menyatakan, Tantri dan Hasan bersalah secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi. Sebagaimana dakwaan pertama, Pasal 12 huruf a UU Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 65 Ayat (1) KUHP.

Atas tindakan itu, majelis hakim memvonis kedua terdakwa dengan hukuman pidana 4 tahun penjara. Hukuman itu separo dari tuntutan JPU. Sebelumnya, JPU menuntut Tantri dan Hasan selama 8 tahun. Begitu juga putusan banding dari Pengadilan Tinggi (PT) Surabaya yang menguatkan putusan PN Tipikor Surabaya.

Arief Suhermanto, salah seorang tim JPU dari Komisi Pemberantan Korupsi (KPK) belum dapat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Bromo tentang hasil kasasi tersebut. Saat dihubungi via telepon, tidak respons.

Agus Sudjatomoko, advokat yang mendampingi terdakwa Tantri dan Hasan selama persidangan, mengatakan, amar putusan kasasi MA yang menolak kasasi JPU dan memperbaiki kualifikasi pasal dari pasal 12 menjadi pasal 11 itu, sesuai materi pembelaan di persidangan. Dalam pleidoi (pembelaan) primer, pihaknya meminta kedua kliennya bebas dari hukuman.

Lalu, lanjut dia, pleidoi kedua, pasal yang seharusnya ditetapkan pasal 11. Bukan pasal 12 sesuai tuntutan penuntut umum. Sebab, tidak ada penyalahgunaan wewenang dalam perkara tersebut.

Kliennya, Hasan menerima uang itu bukan sebagai pejabat yang memiliki wewenang untuk menunjuk penjabat (Pj) kepala desa (Kades). Bahkan, uang itu digunakan Hasan untuk membeli kain dan sembako untuk dibagikan.

Adapun, kliennya Tantri, yang memiliki kewenangan dalam penunjukan Pj Kades itu, tidak pernah mengetahui soal pemberian uang dari para calon Pj Kades tersebut. Bahkan, tidak pernah menerima sedikitpun uang dari hasil penyerahan tersebut.

”Seharusnya, Bu Tantri bisa bebas dari segala tuntutan hukuman. Karena memang beliau tidak mengetahui dan tidak pernah menerima uang dari para calon Pj kades itu,” ungkapnya seperti dilansir Jawa Pos Radar Bromo.

Perjalanan Jerat Hukum Pasutri Hasan-Tantri

30 Agustus 2021

  • Puput Tantriana Sari dan Hasan Aminuddin diamankan KPK pada dini hari di rumahnya Jalan Ahmad Yani, Kota Probolinggo.

31 Agustus 2021

  • Hasan-Tantri  ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan atas kasus dugaan suap jual beli jabatan Pj Kades tahun 2021 di Kecamatan Krejengan dan Paiton.
  • Saat itu, ditetapkan juga 20 tersangka yang semuanya ASN di lingkungan Pemkab Probolinggo. Antara lain, Camat Paiton Muhammad Ridwan dan Camat Krejengan Doddy Kurniawan. Lalu, Pj Kades Karangren Sumarto dan 17 calon Pj Kades di Krejengan dan Paiton.

 28 Desember 2021

  • Hasan=Tantri dan berkasnya dilimpahkan oleh jaksa KPK ke Pengadilan Tipikor Surabaya.

25 Januari 2022

  • Terdakwa Hasan-Tantri mulai disidangkan di Pengadilan Tipikor Surabaya. Ketua Majelis Hakim Dju Johnson Mira Mangngi dengan anggota, Emma Ellyani dan Abdul Ghani.

21 April 2022

  • Sidang pembacaan tuntutan pada terdakwa Hasan-Tantri oleh JPU. Keduanya dituntut dengan pidana penjara masing-masing 8 tahun. Tuntutan pidana penjara itu dikurangi masa penahanan yang telah dijalani terdakwa
  • Selain itu, kedua terdawa dituntut membayar denda masing-masing Rp 800 juta. Lalu khusus untuk uang pengganti, hanya dibebankan pada terdakwa Tantri  sebesar Rp 20 juta.

2 Juni 2022

  • Sidang pembacanaan putusan untuk terdakwa Tantri-Hasan oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Surabaya. Terdakwa Hasan-Tantri dijatuhi pidana penjara selama 4 tahun. Selain itu, didenda Rp 200 juta, subsider kurungan 2 bulan.
  • Terdakwa Tantri diwajibkan membayar uang pengganti Rp 20 juta, subsider pidana penjara 6 bulan.

18 Agustus 2022

  • JPU menerima rilis pemberitahuan putusan banding untuk terdakwa Hasan-Tantri dari PT Surabaya. Isi putusannya sama dengan Pengadilan Tipikor

31 Januari 2023

  • Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi JPU. Hasan-Tantri tetap divonis hukuman 4 tahun penjara.  dengan denda sebesar Rp 200 juta subsider 6 bulan kurungan. Namun, untuk terdakwa Tantri, juga wajib membayar uang pengganti sebesar Rp 20 juta subsider 6 bulan penjara. (*)

Reporter: JP Group

Menag Minta Jajarannya Luruskan Info soal Dana Haji dan Kenaikan Bipih

0
Menteri Agama Yaqut Cholil Quomas. (HENDRA EKA/JAWA POS)

batampos – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengingatkan jajarannya bahwa dengan satuan kerja yang demikian banyak, pusat hingga daerah, Kemenag memiliki tantangan yang tidak mudah, apalagi menjelang tahun politik. Untuk itu, diperlukan komitmen bersama untuk berada pada satu komando dan satu barisan.

“Walau banyak tantangan, kita harus tegak lurus, satu komando, satu barisan terlebih dalam meluruskan info-info yang tidak benar. Kepentingannya adalah pelayanan terbaik bagi masyarakat,” kata Yaqut, Senin (6/2).

Yaqut mencontohkan pentingnya kebersamaan dalam meluruskan informasi seputar kenaikan biaya haji. Menurutnya, usulan pemerintah belum menjadi keputusan final, masih dibahas bersama DPR RI.

“Pemerintah ingin menjaga keberlangsungan dana haji, dan menjaga hak jamaah yang belum berangkat haji. Jika Bipih tidak dinaikkan, maka uang manfaat dana haji akan habis. Ini hal-hal yang perlu diluruskan informasinya kepada masyarakat,” imbuhnya.

Yaqut juga menggarisbawahi pentingnya peningkatan layanan digital melalui SuperApps. Baginya, transformasi digital akan mendekatkan layanan Kemenag kepada publik. Dia mengakui bahwa anggaran Kemenag tidak sebesar yang dibutuhkan. Untuk itu, para pimpinan, ASN Kemenag harus kreatif dalam mengelola anggaran.

“Ciptakan sistem kerja yang tidak koruptif, hindari praktek koruptif dan Bapak/Ibu bisa menjadi contoh,” ucapnya.

Sementara itu, Kakanwil Kemenag Jatim, Husnul Maram bersyukur atas kehadiran Menag Yaqut dan rombongan di Jatim. Ini menambah semangat bagi semua ASN dalam membangun Jatim.

Alhamdulillah 38 Kab/Kota di Jatim seluruhnya kompak, satu barisan, dan satu komando. Ormas di Jatim juga turut membangun Jatim dan siap untuk menjalankan dan mensukseskan giat tanggal 7 Februari 2023 yakni Harlah 1 Abad NU,” kata Husnul.

“Layanan di Jatim terus membaik. Tahun 2022, pembangunan melalui SBSN, Jatim memiliki 51 Paket/titik yakni 36 Madrasah Neger, 9 KUA dan Manasik Haji, dan 6 PLHUT. Ini sudah selesai semua pembangunannya,” lanjutnya. (*)

Reporter: JP Group

Negeri Dilanda Gempa, Turki Serukan Bantuan Internasional dan Donor Darah

0

batampos – Gempa bumi mematikan berkekuatan 7,9 Skala Richter mengguncang Turki, Senin (6/2/2023). Gempa itu bersumber di Turki tengah dan wilayah barat laut Suriah, yang berbatasan langsung dengan kota Gaziantep, Turki.

Tim penyelamat berusaha mengeluarkan korban dari reruntuhan bangunan akibat gempa bumi di Diyarbakir, Turki, Senin (6/2/20223) F Sertac Kayar/Reuters

Saksi mata di kawasan Diyarbakir, yang berjarak sekitar 350 Km atau 218 mil ke timur menyebutkan, gempa berlangsung sekitar satu menit dan menghancurkan ratusan rumah, dan getarannya dirasakan hingga ke beberapa negara tetangga Turki, seperti Suriah dan Libanon.

BACA JUGA:
Gempa Mematikan 7,9 SR Guncang Turki, Ribuan Warga Terjebak di Reruntuhan Gedung

“Sedikitnya 17 bangunan rusak parah di Diyarbakir,”ujar seorang Pejabat Keamanan seperti dilansir dari Reuters, siang ini.

Tak hanya itu, pihak berwenang juga menambahkan, sebanyak 16 bangunan runtuh di Sanliurfa dan 34 di Osmaniye.

Penyiar TRT dan Haberturk menunjukkan rekaman orang-orang yang berlalu lalang di wilayah puing-puing bangunan. Mereka berjibaku memindahkan tandu, dan mencari korban selamat di Kahramanmaras, di tengah musim dingin dan hari yang masih gelap.

“Tugas utama kami adalah melakukan pekerjaan pencarian dan penyelamatan dan untuk melakukan itu semua tim kami dalam keadaan siaga,” ujar Menteri Dalam Negeri Turki, Suleyman Soylu kepada wartawan.

Pusat Penelitian Geosains Jerman (GFZ) mengatakan, gempa ini terjadi pada kedalaman 10 km (6 mil), sementara layanan pemantauan EMSC mengatakan sedang menilai risiko tsunami.

Survei Geologi AS (USGS) melaporkan serangkaian gempa bumi lebih lanjut akan terjadi di Turki. Terbaru berkekuatan 7,9 SR. Ada gempa berkekuatan 6,7 di Gaziantep, dan sebelumnya berkekuatan 5,6 SR di daerah kota Nurdag.

Otoritas Penanggulangan Bencana dan Darurat Turki (AFAD) memperkirakan gempa berkekuatan 7,4 SR di dekat Kahramanmaras dan kota besar Gaziantep, dekat perbatasan Suriah.

Getaran juga dirasakan di ibu kota Turki, Ankara, 460 km (286 mil) barat laut pusat gempa, dan di Siprus, di mana polisi melaporkan tidak ada kerusakan. Daerah ini kerap dilanda gempa bumi yang kuat.

“Gempa bumi melanda wilayah yang kami khawatirkan. Ada kerusakan serius yang menyebar luas,” kata Kerem Kinik, kepala badan bantuan palang merah (Bulan Sabit Merah Turki).

Gempa Turki kali ini berada pada level empat yang membutuhkan bantuan internasional. Donor dalam dalam negeri pun diserukan, untuk membantu para korban yang terluka dan yang masih tertimpa gedung dan butuh evakuasi dan penyelamatan segera. (*)

Reporter: Chahaya Simanjuntak