Selasa, 14 April 2026
Beranda blog Halaman 6007

BKKBN Kepri Paparkan Langkah Penganangan Stunting di Batam ke Komisi IX DPR RI

0

 

 

batampos – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kepri menerima kunjungan kerja Komisi IX DPR RI di Kota Batam. Pada kesempatan itu BKKBN Kepri memaparkan hasil penurunan stunting yang dilakukan di Kepri dan Kota Batam serta langkah yang lakukan untuk mempercepat penekanan angka stunting.

bkkbn batam 1
Foto : BKKBN Kepri untuk Batam Pos
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, Deputi KSPK BKKBN RI foto bersama saat kunjungan kerja Komisi IX DPR RI ke Batam, Kamis (2/2/2023).

Kepala Pewakilan BKKBN Kepri, Rohina menjelaskan hasil evaluasi penanganan stunting di Kepri khususnya Kota Batam dalam 2 tahun ini termasuk selama masa pandemic COVID-19 telah berjalan dengan baik.

Hal ini dapat dilihat dari penurunan prevalensi angka stunting dari tahun 2021 ke tahun 2022 sebesar 2,3 persen dari 17,5 persen turun menjadi 15,2 persen.

“Penurunan stunting di Kota Batam sebesar 2,3 persen tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan penurunan stunting Kepri sebesar 2,2 persen,” Kata Rohina, Kamis (2/2/2023).

Rohina memaparkan beberapa hal yang dilakukan oleh BKKBN untuk mendorong dan mempercepat penurunan stunting di Kota Batam sehingga sesuai target nasional yaitu melalui Pembentukan Tim Pendamping Keluarga (TPK) di setuap kelurahan yang di dalamnya terdapat bidan, tim penggerak PKK dan kader KB.

“Jumlah TPK se-Kepri sebanyak 1.116 tim atau 3.348 orang dan 544 tim atau 1.632 orang diantaranya berada di Kota Batam,” Papar Rohina.

Kemudian pembentukan tim percepatan penurunan stunting (TPPS) tingkat provinsi sampai tingkat kelurahan atau desa, yang sudah dimulai sejak 2021 sampai 2022. Saat ini jumlahnya di Kepri sebanyak 501 TPPS dan 77 diantaranya di Batam.

Peningkatan peran serta remaja dalam kampanye pencegahan stunting melalui pengukuhan duta genre hingga ketingkat desa atau kelurahan serta pembentukan pusat informasi dan konseling remaja (PIK R) di sekolah, universitas dan jalur masyarakat.

“Terdapat 124 pasang yang sudah dikukuhkan sebagai duta genre kelurahan se- Kepri. Batam sudah memiliki 64 duta genre kelurahan. Jumlah PIK Remaja se-Kepri sebanyak 263 Kelompok dan 118 diantaranya ada di Kota Batam,”terangnya.

Ia menambahkan, upaya lain yang dilakukan adalah pembentukan dapur sehat atasi stunting (Dashat). Pelibatan perusahaan dan tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat serta TNI sebagai bapak asuh anak stunting.

Pemberian konsultasi pada calon pengantin 3 bulan sebelum menikah yang dilakukan oleh KUA. Sosialisasi pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan yang dilakukan secara massif.

Pembentukan tim pakar setiap kabupaten kota yang terdiri dari beberapa unsur yaitu dokter ginekology, dokter spesialis anak, obstetri, ahli gizi dan psikolog.

Posyandu dilibat dan terlibat dalam pengelolaan dan kepengurusan Kampung Keluarga Berkualitas (KB) serta pengelola Dashat. Batan memiliki 23 Kampung KB yang sudah memiliki Dashat.

“Kampung KB memiliki peran penting pada upaya peningkatan sumber daya manusia dan upaya percepatan penurunan stunting,” tambahnya. (*)

 

 

Reporter : Peri Irawan

BKKBN Kepri Buka Pelayanan KB Gratis di Kampung Belian

0

 

 

batampos – Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KSPK) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Nopian Andusti bersama Kepala Perwakilan BKKBN Kepri meninjau pelayanan KB gratis di Kampung Belian, Kota Batam.

belian batam
Foto :BKKBN untuk Batam Pos
Deputi KSPK BKKBN (kanan) dan Rombongan BKKBN Kepri datangin pelayanan KB di Kampung Belian, Batam, Rabu (1/2/2023)

Kepala BKKBN Kepri, Rohina mengatakan Pelayanan KB yang dilaksanakan dalam rangka kunjungan Kepala BKKBN Pusat dan diwakili oleh Deputi KSPK.

“Ini upaya percepatan pelayanan KB yang dilaksanakan oleh faskes-faskes yang sudah terdaftar sebagai faskes yang melayani KB,” kata Rohina, di Batam, Senin (1/2).

Dikatakan Rohina, pelayanan KB gratis tersebut juga salah satu langkah percepatan penyerapan anggaran penggerakan KB melalui dana Dana Alokasi Khusus (DAK) Bantuan Operaaional Keluarga Berencana (BOKB) kabupaten kota.

“Harapannya dengan kegiatan ini kita berupaya di awal tahun sudah ada upaya percepatan tersebut,” harapnya.

Tidak hanya itu, pelayanan KB ini juga bagian dari upaya untuk membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya program KB untuk membangun keluarga berkualitas yang berketahanan dan sehat.

“Pengendalian angka kelahiran dalam satu keluarga akan berdampak kepada penurunan prevalensi stunting,” ucap Rohina.

Dalam kesempatan itu diikuti oleh akseptor sebanyak 23 orang, dengan rincian Implan 14 orang, IUD 6 Orang dan suntik 3 orang. (*)

 

 

Reporter : Peri Irawan

 

KemenPANRB Gandeng BPK untuk Kawal SPBE

0
Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas. (Istimewa)

batampos – Pemerintah tengah menyiapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) guna percepatan pelayanan publik. Untuk mengawal transformasi ini, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) menggandeng Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Sistem yang menjadi kunci transformasi digital ini dinilai butuh dikawal ketat agar tak ada penyelewengan dalam konteks pengelolaan keuangannya. Sehingga pelayanan kepada masyarakat lebih efektif.

Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas mengatakan, digitalisasi pemerintahan ini menjadi salah satu jalan untuk mempercepat pencapaian tujuan pembangunan nasional. Yakni, mensejahterakan masyarakat Indonesia.

”Tata kelola pemerintahan berbasis digital akan memastikan layanan kepada masyarakat menjadi terintegrasi, cepat, tepat dan aman,” ujar Anas usai pertemuan dengan Anggota III BPK Achsanul Qosasi, di Jakarta, Kamis (2/2).

Karenanya, percepatan implementasi SPBE ke seluruh sektor perlu diawasi. Termasuk, dari sisi anggaran.

Selain itu, kata dia, Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar penerapan SPBE dikebut. Dengan begitu, dapat mempercepat pelayanan publik sekaligus mencegah praktik korupsi.

Berkaitan dengan laporan keuangan, lanjut dia, KemenPANRB memperoleh predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama delapan kali berturut-turut. Persentase tindak lanjut pun dari tahun ke tahun relatif baik. Bahkan, peningkatan persentase penyelesaian tindak lanjut 2021-2022, KemenPANRB masuk peringkat lima besar pada Auditor Utama Keuangan Negara III. Tak hanya itu, dari penggunaan aplikasi tindak lanjut (SiPTL), KemenPANRB menduduki peringkat 4 besar pada AKN III. ”Prestasi tersebut harus tetap dipertahankan,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Achsanul Qosasi mengapresiasi terobosan-terobosan yang diciptakan Anas. Menurutnya, SPBE akan mengurai benang kusut birokrasi yang selama ini menyulitkan masyarakat. ”BPK nanti secara eksplisit akan turun membantu program ini, efektivitas program ini dalam hal pelaksanaan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik,” ungkapnya. (*)

Reporter: JP Group

Wisatawan Bisa Foto Bareng Burung Elang di Gurun Pasir Telaga Biru, Bintan

0
Seorang wisatawan asing saat foto bareng burung elang di lokasi wisata Gurun Pasir Telaga Biru, Desa Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam. F.Slamet Nofasusanto

batampos– Wisata Gurun Pasir Telaga Biru di Kabupaten Bintan menjadi salah satu objek wisata yang ramai dikunjungi saat akhir pekan.

Tidak hanya wisatawan lokal, wisatawan mancanegara juga ramai mengunjungi destinasi wisata yang terletak di Desa Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam.

Wisatawan yang berkunjung disuguhkan beberapa spot foto seperti pemandangan bebukitan pasir layaknya seperti gurun pasir dan spot foto dengan latar danau.

Selain itu, wisatawan bisa mencoba berbagai wahana yang tersedia di destinasi wisata Gurun Pasir Telaga Biru seperti menyewa kendaraan ATV, memanah serta lainnya.

Tidak hanya itu, wisatawan juga bisa foto bareng burung elang.

Pemuda yang menawarkan jasa foto bareng burung elang, Dedi mengatakan, wisata foto bareng burung elang sebenarnya sudah hampir dua tahun dan kembali dibuka selepas covid-19 mereda.

BACA JUGA: Libur Akhir Tahun, Gurun Pasir Telaga Biru di Desa Busung Ramai Dikunjungi

Dikatakannya, wisata foto bareng burung elang ini termasuk diminati wisatawan yang berkunjung ke destinasi wisata Gurun Pasir Telaga Biru.

“Kalau akhir pekan bisa 100 orang lebih yang minta foto bareng sama burung elang,” kata Dedi.

Dia mengatakan, hanya dengan mengeluarkan uang Rp 15-20 ribu wisatawan lokal sudah bisa berfoto bareng elang. Sedangkan wisatawan mancanegara dipatok dengan tarif Rp 50 ribu.

Menariknya, wisatawan bisa foto sambil memegang elang yang diberi nama Joker ini.

Dia mengatakan, elang yang ada di destinasi wisata Gurun Pasir Telaga Biru sudah jinak karena dipelihara sejak kecil.

Sehingga, wisatawan tidak perlu khawatir jika foto bareng dengan elang. Terlebih sudah ada orang seperti pawang burung yang berada di lokasi.

Seorang wisatawan asal Batam, Sakhi mengaku sedikit takut saat mencoba wisata foto bersama burung elang. Namun karena didampingi orang seperti pawang burung elang membuat dia sedikit tenang.

“Ya menyenangkan ternyata bisa foto bareng elang,” kata dia. (*)

 

Reporter: Slamet Nofasusanto

 

Kapolda Kepri Sambangi Batam Pos

0
kapolda
Kapolda Kepri, Irjen Tabana Bangun dan jajaran menyambangi Batam Pos, Kamis (2/2/2023).

batampos – Kapolda Kepri, Irjen Tabana Bangun menyambangi Batam Pos, dalam kegiatan visi media, Kamis (2/2). Dalam kegiatan itu, juga hadir Direktur Polisi Perairan dan Udara Kombes Boy Herlambang, Direktur Reserse Kriminal Khusus Kombes Nasriadi, Direktur Reserse Kriminal Umum Kombes Jefri R Siagian dan Kapolresta Barelang Kombes Nugroho Nuryanto.

Kedatangan Kapolda Kepri Irjen Tabana Bangun ini, disambut oleh jajaran manajemen Batam Pos.

“Jadi kami pikir, hubungan (Polda Kepri) dan media ini perlu terpelihara dan berlanjut. Hal yang sama berlaku di Polda Riau dengan Riau Pos,” kata Kapolda Kepri, Irjen Tabana Bangun, Kamis (2/2/2023).

Baca Juga: Banyak Pohon Besar, Pengendara Takut Melintas di Jalan Seraya Atas

Ia mengatakan kerjasama yang baik dengan Batam Pos saat ini, sangat perlu dijaga dan ditingkatkan. Batam Pos, kata Tabana selama ini terus menyuarakan masukan dari masyarakat, untuk pemerintah dan Polri.

Polisi, kata Tabana membutuhkan media, sebagai sarana menyampaikan pesan kamtibmas. Selain itu, media juga menjadi corong penyampaian apa saja yang sudah dilakukan jajaran Polri.

Ia mengatakan, menyongsong tahun 2024. Polri membutuhkan media, untuk menjaga stabilitas keamanan di Kepri.

Baca Juga: Ini Kata SPAM Batam Terkait Air Keruh di Perumahan Duta Mas

“Tahun 2023 ini sudah mulai membahas tentang eksekutif dan legislatif menuju tahun 2024. Maka kami sangat membutuhkan media untuk dapat memberikan informasi kepada masyarakat dalam penyajian sebuah berita agar tetap berimbang dan dalam keadaan yang kondusif,” ujar Tabana.

Direktur Batam Pos, Anthon Joy Nahampun mengatakan, sangat senang Kapolda Kepri Irjen Tabana Bangun datang ke Batam Pos. Joy mengatakan, siap membantu Polda Kepri dalam mempersiapkan 2024 yang aman dan sejuk.

Joy mengatakan, Batam Pos akan siap membantu Polda Kepri dalam menyampaikan hal-hal positif tentang Polri.

Baca Juga: Perusahaan di Batam Diminta Tertib Bayar Upah Sesuai UMK

Dari perbincangan itu juga dibahas mengenai program-program, yang dapat digarap Batam Pos dan Polda Kepri. Seperti salah satunya, mendorong masyarakat untuk tertib berlalu lintas. Salah satunya masyarakat memfoto orang-orang yang tertib berlalu lintas.

Atas usulan-usulan itu, Irjen Tabana Bangun mengatakan, akan membicarakannya secara internal Polda Kepri.(*)

Reporter: Fiska Juanda

Pengajuan Fuel Card 3.0 Bukopin Meningkat, Jumlahnya Mencapai 7 Ribuan

0
fuel card
Branch Manager Bukopin Cabang Batam, Irfan, memperlihatkan fuel card Bukopin 3.0. Foto: Yashinta/Batam Pos

batampos – Masyarakat Batam yang ingin mendapatkan fasilitas pembelian bahan bakar jenis tertentu (BJT) atau Bio Solar dengan Fuel Card 3.0 Bukopin meningkat dibanding jumlah Brizzi Fuel Card.

Branch Manager Bukopin Cabang Batam, Irfan Sugiharto, mengatakan, jumlah pengajuan Fuel Card 3.0 Bukopin hingga awal Februari 2023 yakni 7.208 pemohon. Dari Jumlah tersebut, yang berhasil disetujui oleh Disperindag Batam baru 5.671 pemohon.

“Jumlah yang diapproved (disetujui,red) baru 4.350 pemohon yang telah membuka rekening. 4.200 kartu (Fuel Card 3.0 Bukopin) telah dicetak dan sudah tersebar 3.900 kartu. Sekitar 300 lagi, masih belum diambil,” kata Irfan, Kamis (2/2/2023).

Baca Juga: Banyak Pohon Besar, Pengendara Takut Melintas di Jalan Seraya Atas

Menurut dia, petugas Bank Bukopin telah mengkonfirmasi para pemohon untuk segera mengambil kartu yang telah dicetak. Begitu juga bagi yang sudah disetujui, segera membuka rekening agar bisa memiliki Fuel Card 3.0 Bukopin.

“Petugas kami sudah menghubungi masyarakat yang belum mengambil Fuel Card 3.0 Bukopin. Pengambilan kartu juga tak bisa diwakilkan, harus dijemput pemohon bersangkutan. Karena ada proses pembuatan pin juga,” jelas Irfan.

Dijelaskanya, satu pengajuan yang disetujui akan memiliki satu kartu dan juga satu nomor rekening.

Dimana untuk jenis kartu juga terbagi dalam 5 kategori, berdasarkan jenis kendaraan, yakni untuk kartu pengisian 25 liter, 30 liter, 40 liter, 50 liter hingga 80 liter.

Baca Juga: Perusahaan di Batam Diminta Tertib Bayar Upah Sesuai UMK

“Jadi misalnya satu pemohon memiliki 5 kendaraan dan diapproved, maka wajib membuka 5 rekening juga. Karena satu rekening khusus untuk satu kartu. Sehingga jika pembelian melebihi dari yang telah dikuotakan sesuai kartu, maka sistem secara otomatis akan langsung memblokir pembelian di hari yang sama, dan kembali aktif di hari berikutnya,”jelas Irfan.

Masih kata Irfan, dari tanggal 16 Februari hingga awal Februari, tercatat total transaksi Fuel Card 3.0 Bukopin untuk seluruh SPBU di Batam yakni lebih dari Rp 1 miliar. Diakuinya, jumlah itu belum maksimal, karena masih banyak pemilik kartu yang belum menggunakan Fuel Card 3.0 Bukopin untuk setiap pembelian.

“Mungkin karena masa transisi, jadi masih ada yang menggunakan kartu lama. Karena dilihat, kartu baru yang sudah diambil, masih ada yang belum aktif,” imbuh Irfan.

Baca Juga: Hari Ini, Kapal Roro Tujuan Anambas Siap Berlayar

Di lain hal, Irfan juga menjelaskan kekurangan sistem Fuel Card 3.0 Bukopin selama masa transisi. Dimana adanya biaya Rp 4000 per sekali transaksi menggunakan Fuel Card 3.0.

Ia berharap masyarakat tak perlu panik atau lainnya, karena biaya itu akan dikembalikan secara otomatis ke rekening pemilik sebelum tanggal 10 Februari.

“Ada sedikit kendala di sistem kami, yakni adanya pemotongan biaya Rp 4.000 untuk sekali transaksi. Tapi biaya itu akan kembali, tidak hilang begitu saja. Sebelum tanggal 10 Februari, semua saldo yang dipotong pertransaksi itu akan kembali, ” kata Irfan.

Sementara, Kadisperindag Kota Batam, Gustian Riau, sudah memprediksi adanya lonjakan pengguna solar saat proses masa transisi Brizzi Fuel Card ke Fuel Card 3.0 Bukopin.

Baca Juga: BP Batam Akan Lakukan Penyesuaian Tarif Pass Penumpang Internasional

Dimana dulunya, jumlah Brizzi Fuel Card yang beredar ditengah masyarakat hanya 6.500 kartu. Namun dimasa peralihan Brizzi Fuel Card ke Fuel Card 3.0 Bukopin, terjadi lonjakan. Hal itu terlihat dari jumlah pemohon.

“Jumlah pemohon melebihi data dari Brizzi yang telah dikeluarkan ini sudah saya prediksi. Banyak yang coba-coba melakukan pendaftaran meski tanpa syarat yang lengkap, jumlahnya mencapai 7.208 pemohon,” kata Gustian.

Ia yakin, dari sekian banyak jumlah pemohon, pasti ada “pemain” yang aji mumpung mencoba daftar ulang.

Baca Juga: Awal Tahun, 66 Kasus DBD di Batam

Namun, karena syarat untuk mendapatkan Fuel Card 3.0 Bukopin lebih ketat dan selektif, banyak pemohon yang akhirnya tak melanjutkan proses pendaftaran.

“Memang banyak yang daftar, tapi yang melengkapi berkas tak sampai 6000. Selebihnya ketika kami konfirmasi, tak ada yang menindaklanjuti syarat pendaftaran lainnya. Karena banyak juga yang tak punya mobil, sementara salah satu syarat harus cek fisik kendaraan,” jelas Gustian.(*)

Reporter: Yashinta

PCR Digunakan untuk Deteksi Kanker

0
Ilustrasi: Proses pengobatan kanker. (Cancer Center)

batampos – Kanker merupakan penyakit mahal. Apalagi jika terlanjur fatal. Untuk itu pemerintah berupaya untuk melalukan deteksi dini.

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Maxi Rondonuwu menyatakan kanker merupakan penyebab kematian tertinggi di dunia dengan 10 juta kematian pada 2020. Hampir 70 persen kematian akibat kanker terjadi di negara berkembang termasuk Indonesia. “Hal ini sangat disayangkan, karena sesungguhnya menurut penelitian bahwa 50 persen kematian akibat kanker sesungguhnya dapat dicegah,” katanya. Maxi menyatakan cara untuk mengurangi angka kematian adalah dengan cara menghindari faktor risiko dan melakukan deteksi dini secara berkala.

Beban biaya kanker tak sedikit. BPJS Kesehatan pada 2020 mencatat kanker sebagai penyakit katastropik dengan pembiayaan terbesar kedua, yaitu senilai Rp 3,5 triliun. “Angka kejadiannya yang cukup tinggi dan juga beban biaya serta dampak sosial yang ditimbulkan,” ungkapnya.

Kanker pada anak juga telah menjadi masalah. Setiap tahunnya, diestimasikan 400.000 anak dan remaja usia 0-19 tahun menderita kanker. “Berdasarkan Globocan pada tahun 2020, diestimasikan terdapat 11.156 kasus baru kanker pada anak pada usia 0-19 tahun di Indonesia, dengan kasus terbanyak adalah leukemia sebanyak 3.880 kasus,” ucap Maxi.

Ada berbagai program untuk deteksi dini. Menurut pengalaman Maxi yang pernah jadi direktur rumah sakit, banyak orang yang terkena kanker bisa sembuh ketika bisa deteksi dan ditangani. “Program nasional deteksi dini kanker leher rahim yang saat ini adalah pemeriksaan Inspeksi Visual Asam asetat (IVA) pada wanita usia 30 sampai 50 tahun yang sudah pernah melakukan hubungan seksual,” katanya.

Maxi menyatakan mulai tahun ini pemerintah punya program anyar. “Dengan menggunakan teknologi APV DNA yang bisa gunakan alat PCR yang kita miliki,” ungkapnya. Metode ini bisa temukan kanker lebih dini. DKI Jakarta mulai melakukan pada bulan ini. Sementara untuk kanker payudara ada Kampanye Periksa Payudara Sendiri (SADARI) yang dilakukan secara mandiri setiap bulan dan Periksa Payudara Secara Klinis (SADANIS) dilakukan oleh tenaga kesehatan dengan interval pemeriksaan setiap tiga tahun.

Dokter spesialis bedah ongkologi dr Rian Fabian Sofyan SpB.Subsp.Onk(K) menyatakan sembilan orang yang terkena kanker payudara di negara maju hanya satu yang meninggal. Hanya saja, di Indonesia 25 persen dari 10 orang penderita kanker payudara meninggal dunia. “Nah artinya ada masalah di Indonesia,” ujarnya.

Banyak pasien di Indonesia, menurut Rian, banyak pasien yang mengetahui stadium lanjut. Misalnya saja di RS Darmais, 72 persen pasien yang datang sudah stadium lanjut. (*)

Reporter: JP Group

Banyak Pohon Besar, Pengendara Takut Melintas di Jalan Seraya Atas

0
tertimpa pohon
Korban tertimpa pohon di Seraya Atas, Batuampar. Foto: Tangkapan layar video group WhatsApp

batampos – Keberadaan pohon besar di sepanjang pinggir jalan Yos Sudarso atau tepatnya di Seraya Atas menjadi hal yang menakutkan bagi para pengendara. Sebab, saat ini Batam tengah dilanda hujan.

Para pengendara mengaku takut karena pohon tersebut sudah memakan korban jiwa. Sebelumnya pengendara motor wanita yang melintas di kawasan itu tewas setelah tertimpa pohon yang tumbang saat hujan.

“Pohonnya sudah besar dan tinggi-tinggi. Harus lebih waspada, kalau hujan lebat, lebih baik tak usah lewat,” ujar Febri, salah seorang pengendara.

Baca Juga: Perusahaan di Batam Diminta Tertib Bayar Upah Sesuai UMK

Menurut Febri, Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui dinas terkait harus segera melakukan peremajaan atau pun pemotongan pohon-pohon di tepi jalan Seraya Atas tersebut.

“Jangan tunggu ada korban lagi baru dipotong,” katanya.

Selain keberadaan pohon besar, pengendara yang melintas saat hujan juga harus mewaspadai longsor. Sebab, jalan tersebut hanya berjarak 2 meter dari jurang.

Baca Juga: BP Batam Akan Lakukan Penyesuaian Tarif Pass Penumpang Internasional

“Memang seharusnya sudah ada perbaikan total jalan ini,” ungkap Febri.

Febri mengaku setiap melintasi jalan ini, ia harus menuruni kecepatan. Sebab, jalan tersebut kerap dilintasi truk besar.

“Setiap hari saya kerja lewat jalan itu. Sekarang lambat-lambat, apalagi banyak truk besar,” tutupnya.(*)

Reporter: Yofi Yuhendri

Mencuri, Oknum Honorer mulai Disidang

0

batampos – Seorang honorer di Tanjungpinang, Robby Kurniawan didakwa melakukan pencurian oleh Jaksa di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Kamis (2/2).

Jaksa Rachmah Chaisari, mengatakan terdakwa melakukan pencurian di perumahan Geisya Gurindam Jalan Garuda Tanjungpinang Timur. Saat itu terdakwa melihat rumah yang berada di samping rumahnya dalam keadaan kosong. “Timbul niat terdakwa untuk mengambil barang di dalam rumah tetangganya itu, jelas Rachmah dalam dakwaannya.

Sebelum melakukan pencurian, lanjut Rachmah, terdakwa menyiapkan kunci bekas. Selanjutnya, terdakwa masuk dengan cara membuka paksa pintu rumah tetangganya. Terdakwa mengambil satu laptop dan satu tabung gas.

BACA JUGA: Pemkab Karimun Perpanjang Kontrak 2.449 Tenaga Honorer

Selanjutnya, terdakwa kembali membobol rumah tetangga lainnya. Aksi pencurian dilakukan dengan cara dan modus yang sama. Terdakwa kembali mengambil notebook dan satu tabung gas. “Karena perbuatannya, terdakwa diancam pidana dan melanggar Pasal 363 Ayat (1) Ke-3 dan Ke-5 Jo Pasal 65 Ayat 1 KUHP,” tegas Jaksa.

Sebelumnya diketahui, Robby Kurniawan ditangkap polisi saat menjual barang hasil curian di media sosial pada November 2022 lalu. Terdakwa mengaku mencuri untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan berfoya-foya. (*)

reporter: yusnadi

Jamaah Umrah Over Kapasitas, Harga Hotel Melambung

0
Ilustrasi jmaah umrah berangkat ke tanah suci (DIPTA WAHYU/JAWA POS)

batampos – Tren kenaikan harga layanan umrah sebelumnya diprediksi kembali normal di Februari. Nyatanya harga tiket pesawat dan hotel di Makkah maupun Madinah kian menggila. Pemicunya adalah over kapasitas jumlah jamaah umrah.

Ketua Umum Kebersamaan Pengusaha Travel Haji Umrah (Bersathu) Wawan Suhada mengatakan over kapasitas jemaah umrah bisa dilihat dari tingkat hunian hotel. Dia mengatakan over kapasitas sewa hotel mencapai 250 persen. “Artinya dalam hampir bersamaan, hampir tiga travel memesan satu kamar hotel yang sama,” kata Wawan kemarin (2/2).

Kondisi over kapasitas tersebut disebabkan jumlah jamaah umrah yang meningkat. Di sisi lain belum semua hotel kembali beroperasi. Masih banyak hotel yang tutup, sejak adanya pandemi Covid-19. Dia menegaskan situasi penyelenggaraan umrah saat ini sedang kondisi yang sangat sulit.

Wawan mengatakan akibat over kapasitas tersebut, harga sewa hotel bintang tiga mencapai 20-35 persen dibanding 2019 atau sebelum pandemi Covid-19. Kemudian untuk hotel bintang empat dan lima, kenaikannya semakin gila. “Kenaikan hotel bintang tiga sampai 150 persen. Hotel bintang lima ada yang naik sampai 300 persen,” ungkapnya.

Selain harganya yang tinggi, harga sewa hotel juga fluktuatif. Harga sewa untuk kamar dan hotel yang sama, bisa berbeda ketika pesan pagi, siang, lalu malam. Kenaikan yang fluktuatif itu, kata Wawan, sangat tidak menguntungkan bagi travel. Sebab travel harus sudah menetapkan harga paket umrah sejak beberapa bulan lalu.

“Contohnya di paket umrah sewa hotelnya 500 riyal. Tetapi saat ini ternyata naik jadi 800 riyal,” tuturnya. Jalan satu-satunya yang diambil travel adalah menaikkan harga. Tapi pada kenyataannya banyak jemaah yang tidak mau menambah uang selisih itu. Alasannya mereka berpatokan dengan kontrak yang sudah diteken beberapa bulan lalu.

Selain itu Wawan mengatakan harga tiket pesawat juga naik. Meskipun tidak se-ekstrem kenaikan sewa hotel. Dia menuturkan harga tiket pesawat naik kisaran 20-35 persen. Wawan tidak tahu kapan tren kenaikan sewa hotel dan pesawat itu akan berhenti. Dia hanya memperkirakan, bulan Syawal umumnya masuk kategori low seasons jemaah umrah. Dengan demikian sewa kamae hotel diperkirakan bakal turun.

Dia berharap Kementerian Agama (Kemenag) tidak tinggal diam dengan adanya kenaikan harga sewa hotel itu. Wawan mengatakan sudah waktunya Kemenag merevisi harga referensi atau harga minimal paket umrah. Saat ini Kemenag menetapkan harga referensi umrah sebesar Rp 26 juta. “Harga referensi ini sudah tidak sesuai lagi dengan kondisi saat ini,” jelasnya. (*)

Reporter: JP Group