Jumat, 17 April 2026
Beranda blog Halaman 6010

Peringatan Satu Abad NU Disejalankan Peresmian Kantor PCNU Kabupaten Bintan

0
Warga Nahdliyin di Bintan memperingati satu abad NU dengan meresmikan kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bintan di Bintan Buyu, Sabtu (4/2/2023). F.Adi

batampos– Warga Nahdliyin di Kabupaten Bintan memperingati satu abad Nahdlatul Ulama (NU).

Kegiatan ini disejalankan peresmian kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bintan di Bintan Buyu, Sabtu (4/2/2023).

Bupati Bintan, Roby Kurniawan mengapresiasi peran warga Nahdliyin yang selama ini sudah berkontribusi dalam pembangunan di Kabupaten Bintan.

BACA JUGA: PCNU Buka Gerai Vaksin 3 Hari di Tanjungpinang

Dia mengatakan, PCNU Bintan selama ini telah menjadi mitra pemerintah daerah dalam menghadapi berbagai persoalan. Salah satunya selama masa pandemi covid-19

“Pemerintah daerah telah banyak dibantu salah satunya dalam penanganan covid-19 dengan menyalurkan energi positif ke masyarakat,” kata dia.

Dia mengharapkan, PCNU terus menebar kebaikan dan bersama mewujudkan cita-cita besar NU.

“Cita-cita besar kita bersama untuk mencerdaskan bangsa,” kata dia.

Peringatan satu abad NU ini juga dilakukan pembacaan Rotibul Haddad untuk keberkahan bangsa tercinta. (*)

reporter: slamet

Kualitas Air Baku Waduk Seiladi Alami Penurunan

0
Dam Seiladi Dalil Harahap
Dam Seiladi

batampos – Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Batam menginformasikan terjadinya penurunan kualitas air baku di waduk Seiladi. Sehingga, SPAM Batam melakukan penyesuaian jumlah produksi.

Corporate Communication SPAM Batam, Ginda Alamsyah mengatakan, Air Batam Hulu saat ini memproduksi dan mendistribusikan air ke pelanggan melalui 6 Instalasi Pengolahan Air.

Salah satu nya adalah Instalasi Pengolahan Air (IPA) Seiladi, yang berkapasitas 240 liter per detik.

“IPA ini mengaliri di sebagian besar Tiban, sebagian Baloi, Tanjunguma dan sekitarnya,” ujar Ginda.

Baca Juga: Knalpot Brong dan Geng Motor Bikin Resah Warga Bengkong

Ia melanjutkan, sejak beberapa hari terakhir terjadi penurunan kualitas air baku di waduk Seiladi yang menjadi sumber air baku IPA Seiladi. Sehingga air baku sulit diolah menjadi air bersih seperti biasanya.

Sesuai komitmen SPAM Batam, untuk memberi pelayanan yang terbaik bagi masyarakat, SPAM Batam akan terus berusaha untuk menyelesaikan permasalahan penurunan kualitas air baku tersebut. Sehingga tetap dapat menghasilkan kualitas air yang bersih dengan debit yang cukup.

“Saat ini kami menyesuaikan jumlah produksi secara bertahap dan melakukan percepatan untuk menghasilkan kualitas air bersih secara maksimal, hingga akhirnya kondisi suplai kembali normal,” katanya.

Baca Juga: Sepuluh Rumah di Pulau Buluh Porak Poranda Dihantam Puting Beliung

SPAM Batam akan tetap berusaha menjaga kualitas, kuantitas dan kontiunitas suplai air ke pelanggan. Saat ini masih terdapat beberapa daerah yang terdampak akibat dari penyesuian jumlah produksi, yaitu durasi alir suplai dari kondisi normal menjadi berkurang.

“Secara bertahap bertahap kualitas, kuantitas, kontuinitas air bersih dapat kembali ke kondisi normal,” katanya.

Ia menambahkan, untuk daerah yang terdampak, SPAM menyediakan suplai air bersih melalui watertangki ke pelanggan secara gratis.

“Permintaan watertangki ini dapat melalui perangkat RT/ RW setempat di call centre kami,” imbuhnya. (*)

 

 

Reporter : Eggi Idriansyah

 

Ulama dari 40 Negara Bahas Fikih Peradaban

0
Foto perjalanan KH Abdul Wahab Chasbullah dalam Komite Hijaz, ditampilkan secara berurutan pada pameran Foto Komite Hijaz di halaman Pendopo Jombang, Ahad (5/2/2023). (Dokumne NU Online)

batampos – Sebanyak 68 foto lawas terpampang rapi dalam pameran di Hotel Shangri-La, Surabaya, kemarin (5/2). Di bawah foto-foto tersebut, terdapat penjelasan ringkas. Itu adalah rangkaian foto dan dokumen perjalanan Komite Hijaz yang dilakukan KH Wabah Hasbullah dan Syekh Ghanaim Al Amir sebagai utusan NU yang bertemu Raja Ibn Saud pada 1928.

Pameran foto dan dokumen Komite Hijaz itu dibuka langsung oleh Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf. Gus Yahya –sapaannya– berkeliling melihat langsung manuskrip-manuskrip kuno itu. Foto dan dokumen tersebut cukup lengkap terkait gambaran perjalanan Komite Hijaz. Dalam foto juga dimuat kapal yang dipakai untuk berlayar. Namanya kapal Plancius yang berlayar dari Pelabuhan Tanjung Perak.

Kapal yang dinaiki dari Pelabuhan Tanjung Perak transit di Singapura. Di sana, KH Wahab Hasbullah bertemu ulama ahlusunah waljamaah. KH Wahab juga singgah di Johor, Malaysia. Dokumen-dokumen menggambarkan pertemuan KH Wahab dengan sejumlah ulama Madinah hingga bertemu dengan Raja Ibn Saud untuk menyampaikan aspirasi dari organisasi ulama ahlusunah waljamaah.

Dokumen juga menggambarkan kepulangannya melalui Pelabuhan Tanjung Priok. Dari Jakarta, KH Wahab tidak langsung ke Surabaya. Dia menemui sejumlah ulama untuk menceritakan perjalanannya selama di Arab Saudi. Dari Jakarta, KH Wahab singgah ke Jogjakarta. Lalu, ke Jombang sebelum sampai di Surabaya untuk menggelar rapat resmi di Kantor PBNU, Jalan Bubutan, Surabaya. Saat ini gedung itu berfungsi sebagai kantor PCNU Surabaya.

Gus Yahya menyampaikan, Kiai Wahab adalah ulama yang berpandangan modern. Jalan dakwahnya pun melalui media massa atau surat kabar. Kala itu dia mendirikan surat kabar Soeara Nahdlatul Oelama. Karena itu, jelas Gus Yahya, Kiai Wahab adalah sosok wali peradaban. Sejak muda dia konsen terhadap perubahan-perubahan peradaban besar di dunia. ’’Kiai Wahab Hasbullah adalah ulama peradaban. Ini membuka ingatan kita apa yang diperjuangkan muassis adalah komitmen atas perjuangannya,’’ tegas Gus Yahya.

Momen pameran foto dan dokumen Komite Hijaz itu mengawali Muktamar Internasional Fiqih Peradaban yang digelar hari ini. Gus Yahya menjelaskan bahwa rangkaian peringatan satu abad NU itu bakal dihadiri 79 ulama ahli fikih dunia. Para ulama yang mengonfirmasi hadir berasal dari 40 negara. ’’Yang sudah hadir sekitar 60 ulama dari 79 yang telah konfirmasi hadir,’’ jelasnya.

Muktamar Fiqih Peradaban diharapkan melahirkan diskursus atau wacana tentang peradaban ke depan. Salah satu yang akan dibahas terkait dengan Piagam PBB. Sebab, Piagam PBB memiliki implikasi yang signifikan dalam memengaruhi peradaban dunia. ’’Maka, di usia NU yang mencapai 100 tahun ini bisa membawa perubahan bagi peradaban dunia yang lebih baik,’’ tuturnya.

Terpisah, Guru Besar Ilmu Hukum Islam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Ahmad Tholabi Kharlie menuturkan, fikih peradaban yang digagas PBNU mendudukkan hukum Islam untuk kemanusiaan. ’’Ini memberi nilai positif untuk menempatkan fikih sesuai tujuannya. Yakni, kemaslahatan kemanusiaan,’’ ujar Tholabi.

Ketua Forum Dekan Fakultas Syariah dan Hukum Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) se-Indonesia itu mengatakan, perubahan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat saat ini cukup dinamis. Perubahan tersebut perlu diikuti dengan cara baca yang baru dalam melihat teks-teks sumber hukum Islam. Menurut dia, dibutuhkan cara baca untuk mendekatkan disparitas antara teks-teks suci dan realitas peradaban saat ini.

Tholabi yang juga dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menjelaskan upaya yang perlu dilakukan saat ini. Di antaranya, menggali teks klasik peninggalan para pemikir Islam terdahulu untuk didialogkan dengan realitas saat ini. Tujuannya, mencari titik temu di antara keduanya dan apa perbedaannya. ’’Serta pertimbangan konsekuensi apabila pandangan fukaha tempo dulu diterapkan pada realitas saat ini,’’ kata dia.

Menurut Tholabi, fikih peradaban yang digagas PBNU itu patut direspons positif oleh kalangan sarjana Islam. Khususnya di lingkungan perguruan tinggi keagamaan Islam di Indonesia. Menurut dia, upaya kolaboratif kalangan ulama di pesantren dan sarjana di perguruan tinggi harus dirintis guna menyemai pikiran konstruktif untuk kemaslahatan umat. (mar/wan/c7/oni)

Susul Anak Haji Lulung, Riano Bongkar Alasannya Mundur dari PPP

0
Plt Ketum PPP Mardiono dianggap tak lagi menghargai para ulama dan habaib. (Sabik/JawaPos.com)

batampos – Wakil Ketua DPW PPP DKI bidang Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi (OKK) Riano P. Ahmad menyusul anak Haji Lulung Guruh Tirta Lunggana mengundurkan diri dari Partai berlambang Kabah itu. Ia mengaku pengunduran diri itu merupakan keputusan berat mengingat dirinya sudah mengorbankan kursi DPRD DKI saat memilih berlabuh ke PPP.

“Meskipun harus saya katakan sebenarnya ini sangat berat buat saya, dan saya sudah berkorban meninggalkan kursi DPRD DKI,” ujarnya kepada wartawan, Senin (6/2).

Namun, Riano menganggap lebih berat lagi jika mempertahankan diri di PPP yang saat ini dipimpin oleh Plt Ketua Umum PPP Mardiono. Pasalnya, ia merasa bahwa Mardiono sudah mencerabuti ulama-ulama dan para habaib yang selama ini punya andil besar di PPP.

“Keputusan Plt Mardiono memecat para ulama dan habaib dari jajaran Majelis Syariah DPW PPP DKI membuat saya harus bersikap,” tegasnya.

Sebagai Ketua Umum Bamus Betawi, ia juga merasa berdosa lantaran tidak bisa menjaga nama ulama-ulama besar besar Betawi yang dipecat Mardiono itu.

Hingga sejauh ini, nama-nama ulama yang dipecat Mardiono adalah KH. Munawir Aseli, KH. Mahfud Asirun, KH. Nursofa Tohir, Habib Idrus Jamalulail, Habib Ahmad bin Hamid Al Aydid, Habib Abdurahman Ahmad Al Habsyi, dan KH. Ibrahim Karim.

“Mereka semua merupakan ulama besar di Jakarta yang sangat saya hormati. Mereka juga sumber elektoral besar untuk PPP DKI Jakarta,” ungkap Riano.

Lebih jauh lagi, ia berterus terang bahwa keputusannya untuk mengundurkan diri dari PPP memang bentuk pemberontakan terhadap pemecatan Tirta Lunggana yang dicopot dari jabatannya sebagai Ketua DPW PPP.

“Perlu juga saya sampaikan bahwa saya tidak rela adik saya Tirta Lunggana diperlakukan tidak ada adil oleh elite PPP,” berangnya.

“Termasuk teman-teman Pengurus Harian DPW PPP DKI yang sudah bekerja buat partai, tapi tiba-tiba dirombak secara besar-besaran tanpa pernah diajak bicara,” sambung Riano.

Dengan tegas Ketua Bamus Betawi itu menyatakan bahwa PPP di bawah kepemimpinan Mardiono tidak mengehendaki orang-orang Haji Lulung berada di dalam kepengurusan DPW PPP DKI.

“Inilah yang membuat saya akhirnya memutuskan mundur,” tandasnya. (*)

Reporter: JP Group

KKP Hentikan Proyek Reklamasi Laut di Jembatan II Barelang

0
image0 e1675611194583
Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Laksda TNI Dr. Adin Nurawaluddin turun langsung menghentikan aktivitas proyek reklamasi di jembatan II Barelang Batam. F.Istimewa

batampos – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menghentikan sementara dua proyek reklamasi laut di Batam, yang berada di Jembatan II Barelang, Setokok, Jumat (3/2). Proyek reklamasi ini dihentikan lantaran tidak memiliki izin dokumen reklamasi dan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL).

“Iya aktifitas ini tidak memiliki izin reklamasi. Hasil pengawasan ruang laut oleh Polisi Khusus Pengawasan Wilayah Perairan dan Pulau-Pulau Kecil (Polsus PWP3K) Pangkalan PSDKP Batam, dua proyek reklamasi tersebut tidak dilengkapi Izin,” ujar Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Laksda TNI Dr. Adin Nurawaluddin, dalam keterangannya melalui humas KKP, Minggu (5/2/2023).

Baca Juga: Jalan Rusak Semakin Bertambah, Warga Batam Minta Pemerintah Segera Perbaiki

Sesuai dengan PermenKP Nomor 31 Tahun 2021 tentang Pengenaan Sanksi Administratif di Bidang Kelautan dan Perikanan, PT. BSSTEC dan PT. MPP dinyatakan telah melanggar aturan dan akan dikenakan sanksi pemerintah untuk investigasi lebih lanjut.

Adin menerangkan bahwa lahan dasar sebelum reklamasi diketahui merupakan milik pihak ketiga yang telah melakukan perjanjian pinjam pakai tanah dengan PT BSSTEC dan PT MPP.

Data yang didapat dari pemilik lahan, pengalokasian lahan yang dipergunakan oleh PT. BSSTEC seluas 30 ribu meter persegi, sedangkan PT. MPP seluas 53.623 meter persegi.

Baca Juga: Knalpot Brong dan Geng Motor Bikin Resah Warga Bengkong

Pada kasus PT. BSSTEC, proyek reklamasi telah berlangsung sejak 10 November 2022. Pihak perusahaan mengaku bahwa reklamasi tersebut dikarenakan longsoran akibat dampak kegiatan cut and fill.

“Saat petugas mendatangi PT. BSSTEC, perusahaan tersebut mengakui belum memiliki PKKPRL,” ungkapnya.

Sementara untuk kasus PT. MPP, proyek reklamasi terindikasi telah berlangsung sejak 3 September 2022 dan telah membangun pondasi.

Pengakuan dari pihak perusahaan, pondasi masih berada di dalam pengalokasian lahan yang telah diterbitkan dan masih tersisa 1 meter dari batas pengalokasian lahan.

“Namun, hasil pemetaan oleh petugas, pondasi tersebut rupanya keluar dari pengalokasian lahan yang diterbitkan,”ujarnya.

Baca Juga: Musim Hujan, Harga Sayuran di Batam Naik 100-300 Persen

Petugas di lapangan mendapati bahwa proyek reklamasi maupun pembangunan pondasi belum memiliki PKKPRL.

Lebih lanjut Adin mengungkapkan bahwa langkah tegas KKP dalam menghentikan proyek ini sementara, merupakan wujud keseriusan KKP dalam menyukseskan salah satu dari lima program prioritas ekonomi biru, yaitu pengelolaan berkelanjutan pesisir dan pulau-pulau kecil. (*)

 

 

Reporter: Azis Maulana

Tarif Pass Penumpang Naik Jadi Rp 100 Ribu, Warga Batam Tuntut Peningkatan Pelayanan

0
pelabuhan sekupang
Penumpang memadati Pelabuhan Internasional Sekupang Kota Batam. Tarif pass penumpang internasional akan naik menjadi Rp 100 ribu. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam berencana melakukan penyesuaian tarif pass penumpang internasional yang berangkat dari Batam. Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol Ariastuty Sirait mengaku besaran pass penumpang internasional saat ini Rp 65.000. Dengan penyesuaian ini, besaran tarif naik menjadi Rp 100.000.

Wahyudi, salah seorang penumpang di Pelabuhan Internasional Sekupang menilai, tencana kenaikan tarif pass penumpang ini harus dibarengi dengan peningkatan layanan. Ia menyarankan pemerintah agar tidak hanya fokus pada kenaikan tarif, tapi lebih memperhatikan hal-hal lain yang membuat masyarakat pengguna jasa merasa lebih nyaman.

“Kita tidak mempermasalahkan kenaikan tarif pass pelabuhan ini. Akan tetapi juga harus dibarengi dengan peningkatan pelayanan, ” ujarnya, Minggu (5/2).

Baca Juga: BP Batam Akan Lakukan Penyesuaian Tarif Pass Penumpang Internasional

Saat ini, lanjutnya, masyarakat memiliki tuntutan yang tinggi terhadap kualitas pelayanan. Mulai dari kehandalan fasilitas dan pelayanan pelabuhan. Begitu juga faktor kenyamanan dan keamanan pelabuhan. “Jika ini diselaraskan tentu tidak ada masalah ketika ada penyesuaian tarif ini, ” tambah Wahyudi.

Hal senada juga dikatakan penumpang lainnya Wiwin. Menurutnya, masyarakat mau membayar jasa lebih mahal jika kualitas pelayanan yang baik. “Termasuk tarif pass ini, saya pikir gak ada masalah jika masyarakat mendapatkan pelayanan dan kualitas pelabuhan yang lebih baik, ” ujarnya.

Diketahui, BP Batam terus berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan terbaik bagi para penumpang moda transportasi laut di pelabuhan domestik maupun internasional. Seiring dengan kebutuhan pelayanan penumpang yang senantiasa meningkat, dibarengi dengan peningkatan biaya operasional pelabuhan yang semakin tinggi, maka akan dilakukan penyesuaian tarif khusus penumpang internasional.

Ariastuty Sirait mengatakan, saat ini besaran pass penumpang internasional sebesar 7 dollar Singapura yang kemudian dilakukan konversi dollar ke rupiah melalui Peraturan Kepala BP Batam Nomor 17 Tahun 2016 tentang Petunjuk Pelaksanaan Jenis dan Tarif Layanan pada Kantor Pelabuhan Laut Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam, sebesar Rp 65.000.

Baca Juga: Smart Green Services, Layanan Listrik Bersih PLN Berbasis PLTS di Batam

Sehingga, BP Batam akan melakukan penyesuaian tarif pass penumpang Internasional seiring dengan peningkatan layanan.“BP Batam telah melakukan diskusi dan sosialisasi dengan para pengelola Pelabuhan Penumpang Internasional dan operator. Penyesuaian tarif dilakukan dalam rangka upaya peningkatan pelayanan kepada penumpang internasional,” ujar Ariastuty Sirait.

Lebih lanjut, Ariastuty mengatakan BP Batam belum pernah melakukan penyesuaian besaran pass penumpang Internasional di Pelabuhan Batam sejak tahun 2012. Dengan penyesuaian ini, maka besaran pass penumpang Internasional di Pelabuhan Batam yang sebelumnya sebesar Rp 65.000,- akan menjadi Rp 100.000,- per orang.

“Penyesuaian pass penumpang internasional ini akan diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan yang optimal bagi seluruh pengguna jasa kepelabuhanan. Sehingga kami membutuhkan dukungan semua pihak demi penataan sarana dan prasarana Pelabuhan yang lebih baik lagi,” imbuhnya. (*)

 

 

Reporter : Rengga Yuliandra

Erwan Yuni Suryanta Ajukan Praperadilan, Ini Alasanny…

0
Nixon Andreas Lubis. F. Yusnadi Nazar

batampos- Tersangka korupsi atas nama Erwan Yuni Suryanta mengajukan permohonan praperadilan ke Pengadilan Negeri Tanjungpinang.

Permohonan praperadilan diajukan terhadap termohon yakni Kejari Tanjungpinang, Kejati Kepri dan Kejaksaan Agung terkait sah atau tidaknya penetapan sebagai tersangka dalam kasus korupsi peningkatan kualitas pemukiman kumuh perkotaan kawasan Kampung Bugis Kota Tanjungpinang oleh penyidik Kejari Tanjungpinang.

Humas Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Isdaryanto, mengatakan permohonan praperadilan telah teregister dengan perkara nomor: 2/Pid.Pra/2023/PN Tpg di PN Tanjungpinang, Rabu (1/2). “Sidang 20 Februari 2023 nanti,” kata Isdaryanto.

Sementara itu, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Kepri Nixon Andreas Lubis, mengatakan pihaknya menunggu pemberitahuan praperadilan dari Pengadilan Negeri,” kata Nixon.

BACA JUGA: Majelis Hakim Tolak Praperadilan Tersangka Korupsi

Pihaknya, lanjut Nixon, siap menghadiri sidang prapradilan yang dimohonkan oleh tersangka korupsi tersebut. “Kejati Kepri selaku termohon II siap untuk menghadiri sidang permohonan praperadilan tersebut,” jelasnya.

Seperti diketahui, Kejari Tanjungpinang menetapkan empat tersangka kasus korupsi proyek peningkatan kualitas pemukiman kumuh perkotaan kawasan Kampung Bugis Tanjungpinang termasuk Direktur PT Ryantama Citra Karya Erwan Yuni Suryanta. (*)

reporter: yusnadi

Penahanan Ferdy Sambo Dkk Diperpanjang 30 Hari

0
Terdakwa kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua, Ferdy Sambo bersiap menjalani sidang lanjutan di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (31/1/2023). (FOTO:MIFTAHUL HAYAT/JAWA POS)

batampos – Masa penahanan terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J), Ferdy Sambo dkk kembali diperpanjang selama 30 hari, yakni dari 7 Februari-8 Maret 2023. Hal itu dikatakan Pejabat Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Djuyamto.

“Penetapan perpanjangan 30 hari yang kedua sudah turun, 30 hari dihitung sejak tanggal 7 Februari 2023,” ucap Djuyamto kepada wartawan di Jakarta, dikutip dari Antara, Minggu (5/2).

Sebelumnya, pada 6 Januari 2023, masa penahanan Ferdy Sambo telah dikabulkan untuk diperpanjang oleh Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Masa perpanjangan penahanan sebelumnya dimulai pada 8 Januari 2023 sampai dengan 6 Februari 2023.

Dikarenakan proses hukum yang masih bergulir dan vonis untuk Ferdy Sambo baru akan dibacakan pada 13 Februari 2023, masa penahanan Ferdy Sambo dkk pun diperpanjang hingga 30 hari ke depan.

Adapun hukum yang mendasari perpanjangan ini adalah Pasal 29 ayat (1), ayat (2), ayat (3) b, dan ayat (6) KUHAP.

Saat ini, persidangan kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat sudah melewati tahap pembacaan duplik. Pada tanggal 13 Februari 2023, majelis hakim yang diketuai oleh Wahyu Iman Santoso akan membacakan vonis kepada Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.

Di sisi lain, untuk vonis Kuat Ma’ruf dan Ricky Rizal akan dibacakan pada 14 Februari 2023, serta vonis untuk Richard Eliezer dibacakan pada 15 Februari 2023.

Dengan demikian, persidangan kasus ini sudah memasuki tahap akhir persidangan. Kelima terdakwa ini didakwa melanggar Pasal 340 subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (*)

Reporter: JP Group

Ruas Jalan di Batam Terancam Gelap Gulita

0
Lampu PJU Padam 2 F Cecep Mulayana scaled e1675418692174
Ilustrasi: Lampu penerangan jalan umum di Jalan Laksamana Bintan Sei Panas terlihat padam, Kamis (2/2). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Aksi pencurian terhadap fasilitas publik kian marak terjadi. Kali ini, timer Penerangan Jalan Umum (PJU) di sepanjang jalan depan kantor DPRD dan Pemko Batam raib digondol maling. Akibatnya penerangan jalan umum di jalan tersebut padam, Sabtu (4/2) malam.

Pantauan di lokasi, timer PJU hilang sementara kabel-kebel PJU tersebut dipotong di semua sisi. Kondisi seperti ini bukan kali pertama terjadi, bahkan sudah berulang kali. Bahkan jika terus dibiarkan sejumlah ruas jalan di Batam bakal gelap gulita.

“Pantasan semalam lampunya gak nyala, ternyata dicuri juga, ” ujar Hafis warga Batam, Minggu (5/2).

Baca Juga: Polisi Bubarkan Remaja yang Nongkrong hingga Larut Malam

Warga berharap pelaku pencurian fasilitas publik ini ditindak tegas. Sebab jika terus dibiarkan tentu akan banyak fasilitas publik yang hilang. Sementara sisi lain, kehadiran penerangan jalan umum ini sangat dibutuhkan masyarakat khususnya para pengendara, terlebih lagi akses jalan di Batam sangat padat.

“Harus ada tindakan tegas, Bisa-bisa habis semua komponen PJU di Batam ini, ” tambahnya.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM SDA) Kota Batam, Yumasnur membenarkan pencurian timer PJU di depan kantor DPRD dan Pemko Batam ini. “Iya, tadi malam dapat laporan timernya hilang dan kabelnya pada dipotongin, ” ujarnya kepada Batam Pos.

Baca Juga: Sepuluh Rumah di Pulau Buluh Porak Poranda Dihantam Puting Beliung

Menurutnya, pihaknya sudah turun ke lokasi memperbaiki timer PJU yang hilang tersebut dan saat ini lampu disepanjang jalan DPRD sudah menyala kembali. “Sekarang sudah nyala lagi,” tambahnya.

Pencurian fasilitas publik ini bukanlah kali pertama. Bahkan, kata Yumasnur, dalam sepekan ini saja sudah ada tiga laporan pencurian komponen PJU. Sebelumnya Kamis (2/2) malam, kabel PJU panel 206 NT 50 jalur lambat Polresta menuju arah Dishub juga hilang dicuri maling. Lalu pada Sabtu (4/2) malam, lampu dari Fly Over Laluan Madani ke arah Engku Hamidah juga mati dan setelah dicek ternyata kabelnya juga dicuri.

“Untuk jalur lambat Polresta Dishub juga sudah kita perbaiki. Sementara lampu jalan Over Laluan Madani ke arah Engku Hamidah masih dalam tahap pemasangan. Dalam satu pekan ini sudah tiga tempat yang hilang, ” sesalnya.

Yumasnur menambahkan, timnya selalu rutin patroli setiap malam guna memantau kondisi PJU di seluruh wilayah di Kota Batam. Jika ada yang padam akan segera dilaporkan dan sekaligus dilakukan perbaikan. “Kebetulan tadi malam tim patroli melihat PJU di Fly Over Laluan Madani padam dan setelah dicek, kabelnya dicuri, ” tutup Yumasnur. (*)

 

 

 

Reporter : Rengga Yuliandra

 

Wirya Silalahi Fasilitasi Pembangunan Toilet GBI Bengkong Tengah

0
1047dc7f 764b 4489 b4c3 349fec946e7f e1675609834724
Wirya Putra Silalahi, anggota DPRD Kepri foto bersama gembala dan majelis jemaat GBI Bengkong Tengah, usai rmah tamah

batampos- Ir. Wirya Putra Sar Silalahi, anggota DPRD Provinsi Kepri memfasilitasi pembangunan sarana toilet yang memadai untuk dipakai di GBI Bengkong Tengah.

Minggu (5/2/2023), karena sarana toilet yang dibangun dengan anggaran sekitar Rp 200 juta itu, majelis jemaat Gereja GBI Bengkonf Tengah yang dipimpin Gembala Pdt Makmur Butarbutar mengadakan ramah tamah dengan Pak WS, sapaan akrab Wirya Putra Sar Silalahi, anggota DPRD Kepri dari partai Nasdem.

Bagi majelis jemaat dan jemaat GBI Bengkong Tengah itu, ramah tamah tersebut selain berdiskusi, para majelis jemaat juga mengucapkan terimah kasih kepada PAK WS, atas selesainya pembangunan sarana toilet tersebut.

Dalam ramah tamah itu, majelis jemaat GBI Bengkong Tengah juga berharap kepada Pak WS, agar dikemudian hari bantuan-bantuan seperti yang sudah mereka terima berkelanjutan.

BACA JUGA: Dapat Bantuan dari Wirya Silalahi, Akhirnya GMIT Batam Center Miliki Ruang Majelis

Menjawab pemintaan majelis jemaat GBI Bengkong Tengah, Politisi Nasdem dari Dapil Bengkong, Batuampar, Lubukbaja dan Batam Center ini mengatakan, dirinya juga berharap dapat terlaksana untuk ke depannya.

”Doakan kalian saja. Doakan juga saya untuk bisa menjalankan tugas dan amanah rakyat di DPRD Kepri,” ujar Wirya Putra Silalahi.

Dijelaskan Wirya, walau bantuan yang diberikannya untuk pembangunan toilet berbiaya sekitar Rp 200 jutaan itu tidak terlalu besar nilainya, tapi manfaatnya bisa
dirasakan semua jemaat. ”Dukung kalian saya dalam doa semoga sehat terus dalam menjalankan tugas,” beber Wirya yang sebelum ramah tamah menyempatkan diri meninjau sarana toilet yang baru dibangun dan sudah bisa dimanfaatkan langsung. (*)