Minggu, 5 April 2026
Beranda blog Halaman 6041

Jelang Imlek 2023, DKUPP Bintan Pastikan Stok Gas Elpiji 3 Kg Cukup

0
Pegawai dari Dinas KUPP Kabupaten Bintan mengecek stok gas elpiji 3 Kg di SPPBE Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Jumat (20/1/2023). F.Dinas KUPP Kabupaten Bintan

batampos– Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Bintan memastikan stok gas elpiji 3 kilogram (Kg) cukup menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2023.

“Stok gas elpiji 3 Kg menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2023 mencukupi,” kata Kepala DKUPP Kabupaten Bintan, Asy Syukri setelah mengecek stok gas elpiji 3 Kg di SPPBE Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Jumat (20/1/2023).

Dia mengatakan, sejauh ini permintaan gas elpiji 3 Kg masih normal yakni sebanyak 13 LO atau sekira 7.280 tabung per hari.

BACA JUGA: Harga Gas Elpiji Non Subsidi Naik Lagi, Sekarang jadi…

“Pendistribusiannya setiap hari kecuali hari Minggu. Kalau sebulan sekira 338 sampai dengan 351 LO,” katanya.

Akan tetapi kalau permintaan meningkat, dia mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pertamina dan SPBBE untuk penambahan pasokan gas elpiji.

Selain mengecek stok gas elpiji 3 Kg, Dinas KUPP Kabupaten Bintan juga mengecek harga sejumlah komoditi sembako menjelang Tahun Baru Imlek 2023.

Dari pengecekan di lapangan, harga cabai rawit hijau naik dari sebelumnya Rp 58 ribu per kilogram menjadi Rp 60 ribu per kilogram.

Kemudian, bawang merah India juga mengalami kenaikan dari Rp 19 ribu per kilogram menjadi Rp 20 ribu per kilogram.

Sedangkan harga cabai rawit merah mengalami penurunan dari Rp 75 ribu per kilogram menjadi Rp 73 ribu per kilogram dan harga cabai merah keriting turun menjadi Rp 55 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp 58 ribu per kilogram. (*)

 

Reporter: Slamet Nofasusanto

 

Kasus Campak Meningkat, Kepri Gesa Vaksinasi

0
Ilustrasi vaksinasi campak 1
Ilustrasi. Seorang anak menutup matanya ketika vaksinasi campak. Foto: jawapos.com

batampos – Kasus campak meningkat se-Indonesia. Kemenkes melaporkan peningkatan kasus campak cukup tinggi. Guna meminimalisir, Provinsi Kepri pun berencana untuk mengesa vaksinasi campak.

Adanya peningkatan kasus ini diamini oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, M Bisri. Di Kepri sendiri lanjutnya, peningkatan kasus sampak tidak banyak.

“Tahun lalu, ada beberapa kasus saja. Tak banyak,” kata Bisri, Jumat (20/1/2023).

Baca Juga: Gadis Belia Dilaporkan Hilang, Ternyata Dibawa 3 Remaja yang Kenal dari Facebook

Ia mengatakan, Provinsi Kepri dapat meminimalisir penyebaran campak karena vaksinasi yang cukup tinggi.

Provinsi Kepri memiliki program kejar untuk meningkatkan vaksinasi campak terhadap balita.

Lalu, ada bulan-bulan imunisasi sekolah. Berbagai program ini meminimalisir penyebaran campak di Kepri.

Baca Juga: Pasokan Solar Lancar, Tak Ada Antrean Kendaraan Lagi

Meski begitu, Bisri mengatakan, vaksinasi campak di 2022 tidak maksimal. Hal ini disebabkan fokus saat itu adalah pemberian vaksin Covid-19.

“Tingkat partisipasinya masih kurang dari 95 persen, jadi resiko munculnya masih tetap ada,” ujarnya.

Kepada masyarakat yang memiliki anak masih belum vaksin campak, kata Bisri dapat datang ke posyandu atau puskesmas.

Baca Juga: Masyarakat Pulau Buluh dan Bulang Keluhkan Padatnya Aktivitas Kapal Besar

Ia mengatakan hak anak adalah terpenuhi vaksinasinya.

“Vaksinasi itu hak anak, buka kemauan orangtua,” tutur Bisri.

Ia mengatakan, vaksinasi ini sudah menjadi program pemerintah. Masyarakat tidak perlu membayar satu rupiah pun.

“Gratis,” ujarnya.(*)

Reporter: Fiska Juanda

RSUD Embung Fatimah Tidak Kekurangan Dokter Spesialis

0
rsudef
Ilustrasi. Suasana di RSUD Embung Fatimah Kota Batam. Foto: Dokumentasi Batam Pos

batampos – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam memastikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah tidak kekurangan dokter spesialis. Kadinkes juga memastikan ketersediaan dokter umum di rumah sakit milik Pemerintah Kota Batam itu mencukupi.

“Kalau RSUD kita cukup. Baik dokter umum dan dokter spesialis gak ada yang kosong, ” ujarnya, Jumat (20/1).

Selain itu lanjutnya, beberapa orang dokter juga bersekolah untuk mengambil spesialis, sehingga ke depan dapat memenuhi kebutuhan dokter spesialis yang pensiun atau sebagainya.

Baca Juga: Gadis Belia Dilaporkan Hilang, Ternyata Dibawa 3 Remaja yang Kenal dari Facebook

“Ada juga yang sekolah, jadi untuk rumah sakit daerah aman lah, ” benernya.

Didi menambahkan, selain RSUD dokter umum di setiap puskesmas di Batam juga mencukupi.

Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan semua semua puskesmas jika ada kekurangan tenaga kesehatan maupun kebutuhan dokter.

“Kalau rumah sakit swasta kita gak tau. Karena mereka sendiri yang ngadain. Tapi kalau dinkes, dia butuh ada pegawai ya kita sekolahkan, ” pungkasnya.

Baca Juga: Mesin X-Ray Tidak Berfungsi, Polsek KKP Minta Pengelola Pelabuhan Domestik Perbaiki

Sebelumnya, Provinsi Kepri masih kekurangan dokter umum dan spesialis. Kebutuhan dokter ini masih cukup banyak, demi memberikan pelayanan mumpuni ke masyarakat. Hal ini diamini oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, M Bisri.

“Kami sedang melakukan pemetaan (kekurangan) dokter di kabupaten dan kota di Kepri,” kata Bisri, Kamis (19/1).

Ia mengatakan, setiap kabupaten itu minimal memiliki 7 dokter spesialis. Dokter spesialis yang dibutuhkan yakni penyakit dalam, anak, bedah dan anestesi.

Baca Juga: Masyarakat Pulau Buluh dan Bulang Keluhkan Padatnya Aktivitas Kapal Besar

Sedangkan, di provinsi membutuhkan 12 spesialis.“Minimal ada 3 orang spesialis penyakit dalam. RSUP Kepri masih kekurangan itu,” ujarnya.

Bisri mengatakan, kekurangan dokter spesialis tidak hanya di kabupaten atau kota di Kepri saja. Tapi, RSUP Kepri juga masih belum memiliki dokter spesialis yang optimal.(*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Kondisi Jalan Laksamana Bintan Semakin Memprihatinkan

0
HL Jalan Laksamana Bintan 1 F Cecep Mulyana e1656298384850
Sejumlah kendaraan melintas di Jalan Laksamana Bintan, Seipanas. Kondisi Jalan Laksamana Bintan saat ini semakin memprihatinkan. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Kondisi Jalan Laksamana Bintan semakin memprihatinkan. Pantauan di lokasi, kondisi jalan dari terowongan Pelita hingga Simpang Frengki, Batamcenter tak kunjung diperbaiki. Jalannya kini dipenuhi lubang dan gelombang.

“Yang diperbaiki cuma satu jalan saja. Dari arah terowongan sampai patung kuda (Seipanas) jalannya sudah parah sekali,” kata Andri, warga Bengkong.

Ia mengatakan kondisi jalan tersebut sangat membahayakan pengendara motor. Terlebih, saat pagi dan sore hari, ruas jalan tersebut selau macet.

Baca Juga: Atap Masjid Agung Batam Selesai Dibongkar, Ini Pekerjaan Berikutnya

“Pasti macet. Jalan sempit, banyak gelombang dan lubang. Kalau lewat jalan ini harus lebih hati-hati,” katanya.

Andri berharap perbaikan jalan tersebut dilakukan secara keseluruhan. Sebab, dengan kondisi jalan saat ini berpotensi menimbulkan korban jiwa.

Baca Juga: Pelayaran Kapal Roro Bahtera Nusantara 01 Rute Tanjunguban-Anambas Ditunda

“Kalau diperbaiki, kerjakan seluruhnya. Jangan sampai ada korban, baru dikerjakan lagi,” tutupnya.(*)

Reporter: Yofi Yuhendri

Akhirnya Bambang Dipulangkan dari Vietnam, Nelayan yang Sempat Hilang di Laut Natuna

0
Raden Bambang Firman Alamsyah (pakai topi) didampingi Sutar, staf KBRI Kuala Lumpur, Malaysia saat berada di Bandara Intenasional KL, Malaysia sebelum terbang ke Jakarta. f. dok KBRI

batampos- Satu orang kru kapal jaring rawai, yakni KM Bahagia Natuna , Bambang Firman Alamsyah (BFA) yang terapung di laut dan diselamatkan sampai ke Vietnam resmi dipulangkan ke Indonesia. Keberangkatan dari Vietnam ke Indonesia difasilitasi oleh KBRI Vietnam.

”Kita dapat laporan bahwa keberangkatan Raden BFA dari Vietnam ke Jakarta, Indonesia via Kuala Lumpur, Malaysia pada Jumat (20/1). Penerbangan tidak langsung. Raden BFA akan melanjutkan perjalanan ke Jakarta pada pukul 16.30 waktu Malaysia,” ujar Danlanal Tanjungbalai Karimun, Letkol Laut (P) Joko Santosa.

BACA JUGA: Dinyatakan Hilang dari KM Bahagia Natuna, Raden Bambang Ternyata Sudah Sampai Vietnam

Diperkirakan, lanjut Danlanal, saat tiba di Jakarta tidak langsung terbang ke Batam. Melainkan, akan tinggal satu malam terlebih dulu di Jakarta.

Jika proses administrasi selesai, maka Sabtu (21/1) baru berangkat dari Jakarta menuju ke Batam. Lanal TBK akan melakukan penjemputan di pelabuhan Tanjungbalai Karimun.

Sementara itu, Raden Ridwan selaku orang tua Raden BFA yang dikonfirmasi secara terpisah membenarkan bahwa anaknya akan segera pulang dan berkumpul bersama keluarga lagi.

”Kita dapat informasi dari Pak Ari, staf KBRI Vietnam bahwa Iman (Raden BFA, red) diberangkatkan pukul 11. 00 waktu Vietnam menuju ke Jakarta. Namun, transit dulu di Kuala Lumpur, Malaysia,” jelasnya.

Dikatakannya, dia berharap bisa menjemput anaknya saat tiba di Batam. Namun, disebabkan sesuatu hal, maka pihak keluarga hanya menunggu di Tanjungbalai Karimun. (*)

reporter: sandi

Terungkap, Ini Nama Korban Bunuh Diri di Dalam Kawasan Kantor Bea Cukai Batam

0
tewas
Polisi mengevakuasi korban bunuh diri di dalam kawasan kantor Bea Cukai Kota Batam beberapa waktu lalu. Polisi akhirnya menemukan identitas pria tersebut dan diketahu bernama Sukiman, warga Penjaringan, Jakarta Utara.Foto: Ricky untuk Batam Pos

batampos – Polisi akhirnya menemukan identitas pria yang bunuh diri dengan melompat tower dalam kawasan Kantor Bea Cukai Batam. Pria tersebut bernama Sukiman, 43, warga Penjaringan, Jakarta Utara.

“Identitasnya Alhamdulillah sudah diketahui. Didapati setelah keluarga mengkonfirmasi ke kita,” ujar Kanit Reskrim Polsek Batuampar, Iptu M. Fachri Rizky.

Fachri menjelaskan dari keterangan keluarga, korban bunuh diri diduga depresi karena faktor ekonomi. Sebab, korban sempat memiliki masalah pekerjaan.

Baca Juga: Pasokan Solar Lancar, Tak Ada Antrean Kendaraan Lagi

“Ada masalah ekonomi, dan masalah asmara dengan pacarnya,” katanya.

Sebelumnya, polisi sempat menyebarkan identitas korban bunuh diri ini.

Ciri-ciri korban yakni diperkirakan berusia 30-40 tahun, berambut ikal, dan berkulit sawo matang. Ciri-ciri ini disebarkan melalui personel Bhabinkamtibmas dan media sosial (medsos).

Baca Juga: Gadis Belia Dilaporkan Hilang, Ternyata Dibawa 3 Remaja yang Kenal dari Facebook

“Dari informasi ciri-ciri ini, keluarganya melaporkan. Untuk jasad sudah diambil keluarga dari RS Bhayangkara,” tutupnya.

Sebelumnya, seorang pria tanpa identitas ditemukan tewas di bawah tower di dalam kawasan Kantor Bea Cukai Batam, Selasa (10/1) pagi. Diduga, pria ini mengakhiri hidupnya dengan meloncat dari tower setinggi 50 meter tersebut.(*)

Reporter: Yofi Yuhendri

37 Titik Lampu Penerangan yang Mati di Daerah Pemukiman dan Perumahan Sudah Kembali Menyala

0
Lampu penerangan jalan yang sebelumnya mati, akhirnya kembali menerangi jalan di Perumahan Lobam Mas Asri, Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Jumat (20/1/2023). F.Slamet Nofasusanto

batampos– Dinas Permukiman dan Perumahan (Perkim) Kabupaten Bintan sedang mendata lampu penerangan jalan yang mati di daerah perumahan dan pemukiman masyarakat.

Kadis Perkim Bintan, M Irzan mengatakan, pendataan lampu penerangan jalan yang mati di daerah pemukiman dan perumahan masyarakat masih terus didata.

Setelah mendapat data dan laporan dari masyarakat, dia mengatakan, sejauh ini sudah 37 lampu penerangan yang mati di beberapa daerah permukiman dan perumahan masyarakat telah diperbaiki.

Selain memperbaiki lampu yang mati, dia mengatakan, pihaknya juga melakukan survei ke sejumlah titik yang layak ditambah lampu penerangan jalan untuk daerah pemukiman dan perumahan masyarakat.

BACA JUGA: Lampu Pengatur Lalu Lintas yang Mati di Simpang Rumah Sakit Tanjunguban, Akhirnya Kembali Menyala

“Lagi dipetakan, daerah mana yang perlu ditambah lampu penerangan jalan yang ada di pemukiman maupun perumahan masyarakat,” kata dia.

Dia mengatakan, tahun ini pihaknya mengalokasikan anggaran hampir sekira Rp 500 juta untuk perbaikan lampu penerangan jalan yang mati dan penambahan lampu penerangan di daerah baik di pemukiman maupun perumahan masyarakat.

“Kewenangan kita hanya lampu penerangan jalan yang ada di permukiman dan perumahan masyarakat. Jumlahnya lebih dari 500 titik lampu penerangan jalan,” kata dia. (*)

 

Reporter: Slamet Nofasusanto

 

Imigrasi Batam Buka Layanan Paspor Hari Ini di Mall Botania 2 dan Harbour Bay

0
Imigrasi paspor
Ilustrasi. Salah seorang warga mengurus paspor di kantor Imigrasi Kota Batam. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam kembali membuka layanan pengurusan paspor di Unit Layanan Paspor (ULP) Harbourbay, hari ini, Sabtu (21/1). Layanan ini, dibuka Imigrasi Batam sebanyak 50 kuota.

“Layanan ini kita berikan setiap akhir pekan. Namun untuk tanggal 22 besok kita tiadakan karena bertepatan dengan imlek. Jadi kita majukan di hari Sabtu,” ujar Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Tessa Harumdila, Jumat (20/1/2023).

Ia melanjutkan, layanan paspor di akhir pekan ini masih dalam rangka menyambut Hari Bhakti Imigrasi ke-73.

Baca Juga: Atap Masjid Agung Batam Selesai Dibongkar, Ini Pekerjaan Berikutnya

Kegiatan ini merupakan arahan langsung dari Direktorat Jenderal Imigrasi melalui Surat Direktur Sistem dan Teknologi Informasi Keimigrasian selaku Ketua Panitia Peringatan Hari Bhakti Imigrasi ke-73 Nomor IMI.7-UM.01.01-092 tentang pelaksanaan layanan Paspor Simpatik.

Untuk dapat menggunakan layanan Paspor Simpatik, masyarakat dapat mendaftar melalui aplikasi Whatsapp ke Nomor 0812-8583-1393 untuk pendaftaran di Mall Botania 2, dan 0812-7786-9894 untuk pendaftaran di ULP Harbour Bay.

Kegiatan ini sebelumnya telah dilaksanakan pada 8 dan 15 Januari lalu. Dan terakhir akan dilaksanakan pada 29 Januari mendatang.

Baca Juga: Pelayaran Kapal Roro Bahtera Nusantara 01 Rute Tanjunguban-Anambas Ditunda

Sampai saat ini, Imigrasi Batam telah melayani total 99 permohonan, baik di ULP Harbour Bay dan juga Mall Botania 2 pada tanggal 8 dan 15 Januari 2023.

“Dengan rincian, 17 permohonan E-Paspor, dan 82 Permohonan Paspor Biasa,” ujarnya.

Layanan ini, lanjut Tessa, sebelumnya hanya dibuka kuota sebanyak 20 orang. Namun, karena tingginya permintaan paspor di Kota Batam, Kepala Kantor Imigrasi Batam, Subki Miuldi menginstruksikan untuk penambahan kuota menjadi 50 permohonan.

Baca Juga: Gadis Belia Dilaporkan Hilang, Ternyata Dibawa 3 Remaja yang Kenal dari Facebook

“Layanan ini hanya berlaku bagi permohonan paspor baru dan penggantian paspor baik untuk paspor biasa dan paspor elektronik,” katanya.

Ia menambahkan, bagi masyarakat Kota Batam yang ingin mengajukan pembuatan paspor melalui layanan simpatik, bisa memanfaatkan Kembali layanan paspor simpatik yang akan diselenggarakan Kembali pada tanggal 29 Januari 2023.

“Masyarakat dapat mengakses informasi syarat dan jadwal pendaftaran dengan mengecek media sosial Kanim Batam,” imbuh Subki. (*)

Reporter: Eggi Idriansyah

Polsek Balai,Karimun Laksanakan Jumat Curhat

0
Polsek Balai Karimun menyerahkan makanan gratis kepada masyarakat

batampos- Polsek Balai Karimun, Jumat (20/1) melaksanakan kegiatan Jumat curhat yang melibatkan Danramil 01/TBK, Lurah dan tokoh masyarakat yang ada di Kelurahan Sei Lakam Barat, Kecamatan Karimun. Kemudian, kegiatan dilanjutkan dengan Jumat barokah.

”Dalam pertemuan dengan warga Kelurahan Sei Lakam Barat tersebut ada beberapa hal yang disampaikan oleh masyarakat. Diantaranya adanya aktivitas ngelem oleh kelompok remaja di ruko kosong. Terkait hal ini kita akan rutin melakukan patroli. Tapi, peran orang tua juga sangat diperlukan untuk mengantasi anak-anak yang ngelem,” ujar Kapolsek Balai Karimun, Kompol Edy Wiyanto.

BACA JUGA: Jumat Curhat: Warga Keluhkan Jalan Rusak depan Polsek Binut

Dalam pertemuan tersebut, katanya, pihaknya memberikan nomor ponsel yang dapat dihubungi kapan saja. Selain itu, warga juga menginginkan adanya kerja sama antara Polri, pemerintah dan RT/Raw mengantisipasi kenakalan remaja. Melalui Jumat Curhat, diharapkan terciptanya situasi Kamtibmas yang Kondusif. Dan, dalam rangka meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri yang selalu hadir di tengah masyarakat.

”Kemudian, menjelang salat Jumat, kita bersama personil Polsek Balai Karimun membagikan 60 kotak makanan kepada masyarakat yang membutuhkan. Pembagian makanan dilakukan di depan Mapolsek Balai Karimun,” jelasnya.

Diharapkan, sambung Kapolsek, dengan pemberian makanan gratis ini dapat membantu masyarakat. Selain itu, ini adalah bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat. Sehingga, masyarakat merasakam kehadiran Polri di tengah masyarakat. (*)

Reporter: sandi

Polsek Moro Sambang Duka ke Rumah Purnawirawan Polri

0
Kapolsek Moro melakukan sambang duka atau ziarah ke rumah purnawirawan Polri yang meninggal dunia

batampos- Dalam meningkatkan tali silaturahmi harus pandang bulu. Sebagai pelayan, pelindung dan pengayom masyarakat l Polri harus menjalin silaturahmi dengan siapa saja. Begitu juga dengan keluarga purnawirawan Polri

”Hari ini, Jumat (20/1) kita melaksanakan sambang duka. Yakni, melakukan kunjungan ke rumah almarhum Suhairi Boiman yang merupakan purnawirawan Polri. Kita dapat kabar purnawirawan Polri tersebut meninggal dunia. Sehingga, sudah selayaknya kita yang masih aktif bertugas menyambangi kediaman almarhum di Kelurahan Moro, Kecamatan Moro,” ujar Kapolsek Moro, AKP Rizal Rahim.

BACA JUGA: HUT Bhayangkara ke-76 di Polres Karimun, Ini Alasan Bupati Karimun Beri Apresiasi

Sambang duka atau takziah yang dilakukan Polsek Moro, kata Rizal, sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga yang ditinggalkan. Apalagi, kebersamaan sesama anggota Polri tidak hanya dalam suka saja, tapi juga jika ada yang berduka kita harus peduli. Sehingga, silaturahmi bisa terus terjalin.

”Dalam kesempatan tersebut, kita juga berkesempatan bertemu dengan tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat. Intinya tidak lain mengajak untuk menjaga situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Moro agar tetap kondusif dan kegiatan sehari -hari bisa berjalan dengan lancar,” katanya.

Dikatakan Rizal, mari berama-sama menjaga daerah Moro dari tidak kejahatan serta gesekan di tengah masyarakat. Ini untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan bisa dihindari secara dini. Dan silaturahmi merupakan upaya yang paling ampuh untuk mengedukasi masyarakat tentang saling menjaga persatuan dan keamanan. (*)

reporter: sandi