kapal RoRo Bahtera Nusantara (BN) 01. Foto: Istimewa untuk Batam Pos
batampos – Tingginya gelombang di perairan Anambas membuat pelayaran kapal RoRo Bahtera Nusantara (BN) 01 ditunda. Kapal RoRo BN01 diketahui berlayar dari Tanjungubang, Bintan menuju Matak, Kabupaten Anambas.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Batam, Marsadik, mengatakan, kemarin cuaca sudah cukup baik sehingga pihaknya mengeluarkan jadwal kapal RoRo ke Matak, Anambas.
“Tadi pagi melihat perkiraan cuaca gelombang laut tinggi sehingga kita ambil kebijakan untuk tidak berlayar dulu. Namanya cuaca selalu berubah-ubah. Jadi sebab pertimbangan faktor keselamatan pelayaran kita tunda dulu,” ujarnya, Jumat (20/1/2023).
Ia mengatakan, pihaknya akan melihat perkembangan cuaca lebih lanjut. Jika dalam satu dan dua hari memungkinkan pihaknya akan bersurat ke BPTD untuk mengadakan pelayaran.
“Rute ini menurut jadwal ada tiga dan empat kali tergantung pada tanggalnya. Dalam seminggu jadi kapal berangkat hari Selasa itu baru kembali pada Senin,” ujarnya.
Saat ini dari ASDP masih menunggu kondisi cuaca bisa dilalui pelayaran oleh kapal. Menurut informasi dari BMKG gelombang laut di perairan Anambas diprakirakan mencapai empat meter.
batampos– Sekretaris DPRD Provinsi Kepri, Martin Maromon mengatakan, paska runtuhnya plafon Kantor DPRD Kepri, aktivitas sidang dewan akan menggunakan Aula Kantor Gubernur Kepri. Sementara itu, Sekda Provinsi Kepri, Adi Prihantara mengatakan, kebutuhan anggaran perbaikan masih dalam proses penghitungan.
“Untuk sementara waktu, sambil menunggu perbaikan selesai, maka akvitas sidang dan rapat digeser ke Aula Kantor Gubernur Kepri,” ujar Martin Maromon, Kamis (19/1) di Tanjungpinang
Mantan Kepala Biro Umum Pemprov Kepri ini menjelaskan, terkait kerusakan ini, DPRD Provinsi Kepri juga sudah melakukan hearing pada Selasa (17/1) lalu di Graha Kepri, Batam. Salah satu poinnya adalah meminta perbaikan Kantor DPRD Kepri dilakukan segera.
“Menyikapi kondisi ini, untuk sementara waktu seluruh aktivitas di Gedung DPRD Kepri akan dialihkan ke Kantor Pemerintahan Provinsi Kepri,” jelas Martin.
Sementara itu, Sekda Provinsi Kepri, Adi Prihantara mengatakan, berapa anggaran yang dibutuhkan untuk perbaikan gedung DPRD Provinsi Kepri masih dalam proses penghitungan. Menurutnya, perbaikan atas kerusakan akan dilakukan lewat APBD Perubahan.
“Kondisi yang sangat memungkinkan adalah, perbaikan akan dilakukan lewat APBD Perubahan. Untuk saat ini, masih dalam proses penghitungan kebutuhannya,” ujar Adi Prihantara.
Disingung berapa besar anggaran yang akan disiapkan untuk perbaikan gedung DPRD Provinsi Kepri tersebut. Ia menyebutkan bahwa untuk perbaikan nantinya akan melihat sejauh mana kerusakannya dan apa saja yang harus di perbaiki.
“Tergantung kerusakan dan atau perubahan kontruksi untuk perbaikan. Karena kita tidak bisa membuat perkiraan, karena harus dihitung secara detail,” jelasnya.(*)
Pemain Real Madrid berselebrasi setelah menaklukkan Villarreal dalam pertandingan 16 besar Copa del Rey di Estadio de la Ceramica, Villarreal, Spanyok, Kamis (19/1). (Pablo Morano/Reuters/Antara)
batampos – Real Madrid membuat pembalikan menakjubkan setelah tertinggal dua gol untuk mengalahkan Villarreal 3-2 pada pertandingan 16 besar Copa del Rey pada Kamis (19/1) malam waktu setempat yang memastikan mereka ke perempat final kompetisi tersebut.
Tim asuhan Carlo Ancelotti itu berharap kemenangan itu menjadi titik balik setelah rangkaian hasil mengecewakan selama 2023. Mereka ditaklukkan Barcelona dalam final Piala Super Spanyol pekan lalu. Los Blancos tampaknya akan tersingkir dari kompetisi itu setelah Etienne Capoue dan Samuel Chukwueze mencetak gol pada babak pertama untuk tuan rumah Villarreal.
Namun gol-gol yang dibuat Vinicius Junior, Eder Militao, dan Dani Ceballos, setelah turun minum membalikkan keadaan dan sekaligus mengirimkan Madrid ke babak berikutnya kompetisi yang terakhir dijuarai mereka pada 2014 itu.
Dilansir dari Antara, Villarreal yang tampil mengesankan saat mengalahkan Madrid dalam pertandingan La Liga awal Januari, memulai laga dengan gemilang. Capoue mencetak gol menakjubkan setelah meneruskan umpan Gerard Moreno.
Pasukan Quique Setien telah memenangkan enam dari tujuh pertandingan terakhirnya sehingga bermain dengan percaya diri pada babak pertama. Sebaliknya, Madrid tampak terpukul setelah hasil terakhir mereka sampai kemudian kebobolan pada menit-menit awal.
Tuan rumah menggandakan keunggulan mereka tepat sebelum paro waktu setelah Chukwueze mengakhiri pergerakan mengalir pemain-pemain Villarreal.
Ancelotti merespons dengan memasukkan Ceballos dan Marco Asensio dan perubahan itu langsung membuahkan hasil. Ceballos merancang gol yang dibuat Vinicius yang membuat asa Madrid bangkit kembali.
Asensio melepaskan tendangan bebas rendah tetapi Filip Jorgensen membloknya ketika Los Blancos berusaha keras menyamakan kedudukan. Stopper Denmark itu kemudian menangkis sundulan Karim Benzema beberapa saat kemudian, tetapi Militao menerkam bola pantul untuk menyamakan kedudukan.
Waktu pertandingan semakin pendek namun saat inilah Ceballos mencetak gol dengan tendangan rendah dari tepi kotak penalti setelah assist dari Asensio, untuk menuntaskan misi penyelamatan Madrid. (*)
batampos – Wg, gadis belia yang dilaporkan hilang oleh orangtuanya di Batuaji, Rabu (18/1) lalu, kini ditemukan. Gadis yang baru tamat sekolah ini ternyata dibawa pergi oleh tiga orang pemuda tanggung untuk nginap di kos-kosan mereka di kawasan Tanjungpiayu, Seibeduk, selama dua malam.
Wg diantara balik oleh Az, satu dari tiga pemuda yang membawanya setelah berita kehilangan Wg viral di media sosial. Ketiga pemuda tanggung ini ketakutan sehingga satu diantara mereka mengantar balik Wg.
Orangtua Wg langsung menahan Az dan dibawa ke kantor Polsek Batuaji. Dari interogasi keluarga Wg, ternyata diketahui Wg dibawa oleh tiga pemuda ini darii kawasan Panbil Mall saat Wd usai memasukan lamaran kerja di Mukakuning.
Ketiga pemuda ini menggunakan mobil rental dan membawa Wg keliling Batam. Setelah itu Wg dibawa ke kos-kosan mereka di kawasan Seibeduk.
“Belum ada keterbukaan dari mereka semua, gimana anak saya ini selama dua malam di sana. Makanya ini kami serahkan ke polisi,” Dg, orangtua Wg.
Wg sendiri juga belum bercerita banyak sebab dilanda perasaan takut kepada kedua orangtua dan keluarga besarnya. Wg hanya menyebutkan dia dipaksa menginap oleh ketiga pemuda tersebut.
Kapolsek Batuaji Kompol Restia Octane Guchy membenarkan kembali ditemukannya laporan anak hilang itu dan saat ini dalam pemeriksaan terhadap ketiga pemuda yang membawanya itu. (*)
Pemko Batam menguji coba penggunaan KTP digital kepada 2.090 Aparatur Sipil Negara (ASN). Foto: Rengga Yuliandra
batampos – Pemko Batam menguji coba penggunaan KTP digital kepada 2.090 Aparatur Sipil Negara (ASN).
Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Dinas Kependudukan dan Catat Sipil (Disdukcapil) Kota Batam, Ferri Tarmizi, mengatakan, penggunaan KTP digital ini sebagai salah satu terobosan sehingga data kependudukan bisa diakses dengan mudah di dalam genggaman.
“Program ini merupakan inovasi dari Dirjen Kemendagri berupa aplikasi yang menyimpan dokumen kependudukan secara digital. Untuk tahap pertama ini kita fokuskan ke ASN di Kota Batam, ” ujarnya, Jumat (20/1).
Saat ini kata dia, pihaknya secara maraton telah melakukan aktivasi KTP digital kepada ASN yang jumlahnya mencapai enam ribuan orang.
“Per hari ini sudah 2.090 orang yang sudah diaktivasi dan jelang Maret tahun ini ditargetkan semua rampung,” kata Ferry.
Ia menjelaskan, cara kerja KTP Digital ini masing-masing individu memiliki akun di telepon pintarnya dan di dalamnya sudah mencakup Nomor Induk Kependudukan, data NPWP, BPJS Kesehatan, BPJS ketenagakerjaan hingga pajak dan data pemilih.
“Nantinya semua layanan yang terkait dengan NIK terangkum dalam KTP digital,” ujarnya.
Untuk mengaktivasi harus memiliki telepon pintar berbasis android, lalu mengunduh dan menginstal aplikasi kependudukan digital. Kemudian setelah mengisi data lalu mengambil swafoto untuk memastikan yang mengisi ‘form’ adalah orang yang bersangkutan.
Selanjutnya akan dikeluarkan kode batang oleh petugas untuk dipindai untuk aktivasi oleh admin. Kemudian baru dikirimkan kode aktivasi oleh admin semacam pin enam angka dan penduduk yang bersangkutan akan bisa membuka aplikasi kependudukan digital ini dan melihat semua dokumen yang ada.
“Masyarakat yang ingin mendownload aplikasi ini bisa juga ke kecamatan sesuai domisili. Sebab kita juga menyiapkan admin di setiap kecamatan, ” tuturnya.
Selain ASN, Disdukcapil Batam juga akan mensosialisasikan KTP Digital ini ke mahasiswa pada Maret 2023 mendatang. Rencananya petugas Disdukcapil akan mendatangi setiap kampus sekaligus sosialisasi KTP digital ini.
“Setelah mahasiswa baru nanti masyarakat umum. Ditargetkan seluruh masyarakat sudah memiliki KTP digital ini, ” pungkasnya.
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Batam, Heryanto, menambahkan, dasar hukum KTP digital adalah Permendagri Nomor 72 Tahun 2022 tentang standar dan spesifikasi perangkat keras, perangkat lunak dan blangko KTP elektronik serta penyelenggaraan identitas Kependudukan digital.
“Tujuannya adalah transformasi KTP elektronik dari bentuk fisik menjadi format digital yang terhubung langsung dengan SIAK terpusat. Selain itu juga transformasi semua dokumen Kependudukan jadi bentuk digital,” ujarnya.
Ia menambahkan, melalui sistem autentikasi dan keamanan yang canggih, identitas digital sulit untuk dipalsukan, dicuri, ataupun hilang dibandingkan dengan identitas maupun dokumen Kependudukan dan pencatatan Sipil manual. Mempermudah dan mempercepat pelayanan administrasi kependudukan.
Personil Pangkalan TNI AL (Lanal) Bintan raih juara 1 lomba renang estafet.
batampos – Personil Pangkalan TNI AL (Lanal) Bintan raih juara 1 lomba renang estafet pada saat olah raga bersama jajaran TNI AL yang berada di Tanjunguban, bertempat di kolam renang Tirto Sagoro 04 di Mentigi, Tanjunguban, Jumat (20/01/2023).
Kegiatan olahraga bersama ini diadakan sebagai upaya membina, mangasah kemampuan personil serta menjaga silatuhrahmi antar personel TNI AL di Tanjunguban sehingga menjadi lebih kompak dan solid. Well informed yang berujung pada keberhasilan pelaksanaan tugas utamanya demi kejayaan Angkatan Laut.
Kegiatan oleh raga bersama diawali dengan senam SKJ 88 kemudian dilanjutkan dengan jalan santai. Dipuncak acara olah raga bersama tersebut dilaksanakan lomba renang estafet yang diikuti oleh satuan Koarmada I dan Satuan di Tanjung Uban serta Unsur-unsur KRI, personil Lanal Bintan, personil Fasharkan Mentigi, perwakilan personil unsur KRI yang sandar di Tanjung Uban dan personil Satrol Lantamal IV Batam dengan jumlah total peserta renang estafet 17 Team/Satuan Kerja.
Danlanal Bintan Kolonel Laut (KH) Farid Ma’ruf yang juga eks Atlet Triathlon Mabesal selalu men-trigger tim Renang Lanal Bintan agar menunjukkan semangat dan kebersamaan tim yang baik dan dibawah pembinaan Pasops Lanal Bintan Mayor Laut (P) Ahmad Sofyan menyabet juara pertama. Sedangkan juara kedua diraih oleh personil KRI Krait-827 dan juara ketiga personil KRI Bubara-868, kemudian juara harapan diraih oleh Fasharkan Mentigi.
Danlanal Bintan sangat mengapresiasi atas pencapaian prestasi tersebut dan mengucapkan terima kasih kepada KS Pangkoarmada I dan Dankolat Koarmada I yang telah memberikan motifasi, dukungannya serta pemberian hadiah kepada pemenang lomba pada kegiatan olah raga bersama tersebut bersama satuan TNI AL di Tanjunguban, sehingga jalinan silahturahmi dan kerjasama tetap terpelihara dengan baik.
Olah raga bersama tersebut juga dihadiri oleh KS Pangkoarmada Laksma TNI Achmad Wibisono, bersama unsur pimpinan jajaran TNI AL yang ada di Tanjunguban. (*)
Salah satu waduk yang di Kota Batam. Foto: BP Batam untuk Batam Pos
batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam memberikan tiga solusi suplai air bersih untuk masyarakat Kota Batam.
Seiring dengan pertumbuhan penduduk, peningkatan pelanggan air bersih juga terus terjadi secara bertahap hingga mencapai hampir tiga ratus ribu pelanggan di Kota Batam.
Peningkatan ini terjadi baik pada wilayah yang sebelumnya telah terdaftar dalam sistem pelayanan air bersih, wilayah baru yang mengalami stress area (daerah yg sulit untuk dilalui air) akibat topografi atau elevasi, maupun wilayah yang berada di ujung area pelayanan.
Maka dari itu, atas peningkatan ini tentunya dibutuhkan infrastruktur tambahan agar mampu mengolah dan menyuplai air secara menyeluruh.
Untuk memastikan kebutuhan air bersih tercukupi bagi seluruh masyarakat, BP Batam memberikan tiga program solutif atas tantangan pengelolaan suplai air bersih di Kota Batam.
Ketiga program tersebut yakni; program quick win, program reguler dan Pembangunan Terpadu Lima Tahun yang akan dilaksanakan secara bertahap, mengingat ketersediaan anggaran dan waktu pelaksanaan pekerjaan tersebut.
Direktur Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM), Memet E. Rachmat, menjelaskan, solusi yang ditawarkan pada program jangka pendek sebagai berikut:
1. Pada Instalasi Pengelolaan Air (IPA) Duriangkang akan dilakukan re-rating atau optimalisasi kapasitas IPA sesuai dengan desain awal sehingga dapat menambahkan ketersediaan air sebesar 250 lpd pada area suplai Batu Besar dan Batu Aji;
2. Pembangunan IPA baru di Duriangkang dengan kapasitas 400 lpd, pada area suplai Kabil-Nongsa dan Batam Kota pada akhir tahun 2023;
3. Penguatan pipa di beberapa titik pelayanan Jaringan Distribusi Utama (JDU) dan Jaringan Distribusi Baru (JDB), seperti pipa di downstream Duriangkang sebesar 800 mm, dan pembangunan pipa di beberapa titik jalan Batu Aji, Kabil, Nongsa dan Sukajadi;
4. Pembangunan Inline Booster Pump (IBP) di jaringan distribusi dengan kapasitas 250 lpd di Simpang Basecamp untuk dapat mendukung penyelesaian aliran air di Daerah Batu Aji-Tanjung Uncang;
5. Pembangunan IPA Muka Kuning Tahap 2 berkapasitas 350 lpd (pembangunan sudah mulai dilakukan, pembangunan WTP dan perkuatan jaringan pipa Mukakuning-Sukajadi)
6. Desalinasi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) di untuk kebutuhan Tanjung Uncang dan Dapur 12 dan Nongsa.
7. Pengadaan truk tangki air sebanyak 5 unit dengan kapasitas 5.000 liter
Memet mengatakan, program Quick Win tersebut diharapkan mampu menyelesaikan sebagian persoalan distribusi air di stress area secara efisien dan efektif.
“Programnya sudah direncanakan sejak November 2022, tapi pelaksanaannya akan dimulai pada Januari 2023 dan dijadwalkan terus berlangsung selama enam bulan ke depan hingga Juni 2023,” ujar Memet.
Agar proses suplai air pada program Quick Win terlaksana secara optimal, maka dicanangkan program Reguler berupa pemasangan pipa-pipa baru yang tersebar di beberapa wilayah.
Dampak dari pemasangan pipa ini akan meningkatkan jumlah pelayanan pada wilayah Tanjung Uncang, Batu Aji, Sei Lekop, Nongsa, Batu Besar, Batam Center, Tanjung Uma, Baloi, dan sebagian wilayah Bengkong.
Dari program ini diperkirakan mampu menambah waktu aliran air, antara 1-2 jam hingga 4-5 jam.
“Untuk program Reguler akan dilaksanakan bersamaan dengan Quick Win. Perbedaannya adalah masa pengerjaannya lebih panjang, diperkirakan rampung pada akhir tahun 2023,” jelas Memet.
Ia melanjutkan, program Reguler merupakan bagian dari program Pembangunan Terpadu Lima Tahun dalam rangka mengantisipasi perkembangan pembangunan dalam 15 tahun, program tersebut akan dilaksanakan secara bertahap selama kurang lebih 5 tahun.
Diantaranya dengan melakukan peremajaan watermeter, perkuatan jaringan pipa eksisting, sehingga perkuatan pipa-pipa baru akan terus dilakukan hingga tahun 2028, di samping program pemeliharaan lainnya terus dilakukan.
Untuk melakukan ini seluruh program ini, dibutuhkan dana kurang lebih Rp4,5 triliun.
Selain itu, untuk memperkuat ketahanan air di Kota Batam, BP Batam sementara mengkaji penambahan waduk baru untuk memenuhi kebutuhan air di Kota Batam.
“BP Batam akan terus berupaya penuh menjalankan semua program ini sesuai dengan target pelaksanaan dan kami juga memohon dukungan dari semua pihak agar seluruh proses berjalan lancar sehingga distribusi air bersih di Batam dapat terselenggara maksimal,” harapnya.
Perbaikan Kualitas Pipa Air
Sementara itu, menanggapi persoalan pemasangan jariangan dan kondisi pipa yang ada, sesuai dengan hasil pemeriksaan dari PT Surveyor Indonesia Cabang Batam, kualitas pipa air di Batam dinilai masih baik.
Namun seiring dengan pengembangan perumahan dan meningkatnya kebutuhan air bersih di kota Batam untuk penduduk, diperlukan penguatan pada pipa-pipa air yang ada, karena dibutuhkan pipa penyaluran berdiameter lebih besar untuk menyalurkan air ke seluruh lokasi perumahan.
Kepala Biro Humas, Promosi, dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, menjelaskan, pertumbuhan perumahan di Kota Batam saat ini telah menjamah daerah stress area.
Untuk mengantisipasi minimnya pasokan air bersih, dari 23 stress area, PT Air Batam Hilir telah mengalokasikan 10 truk tanki air dengan pengiriman air sebanyak 70 trip per hari.
“Selain itu, sebagai langkah antisipasi, BP Batam sudah menambah 5 truk dalam minggu ini untuk distribusi air,” ujar Ariastuty.
Menilik skema kerjasama yang berbeda dengan pihak terdahulu, BP Batam memastikan pemerintah mendapat porsi pendapatan yang sesuai sebagai modal untuk membangun Kota Batam.
“Prioritas pengembangan saat ini ada pada beberapa jalan utama dan pembuatan waduk agar menambah kuantitas air di kota Batam. Jadi semua arus kasnya harus jelas dan sesuai perjanjian,” jelas Ariastuty.
Ia juga memohon pengertian masyarakat agar tidak membandingkan perusahaan terdahulu dengan PT Air Batam Hulu dan PT Air Batam Hilir yang terhitung baru dalam menangani suplai air bersih di Kota Batam.
“Kami menyadari masih banyak yang harus diperbaiki khususnya dalam penyediaan air bersih kepada masyarakat. Pengawasan maksimal akan kami lakukan kepada mitra BP Batam untuk pelayanan yang lebih baik,”
“Secara keseluruhan, mekanisme jaringan, operasional, armada, dan lain lain menjadi prioritas kami agar dapat dilaksanakan sebaik baiknya,” tegas Ariastuty.(*)
Salah satu waduk yang di Kota Batam. Foto: BP Batam untuk Batam Pos
batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam memberikan tiga solusi suplai air bersih untuk masyarakat Kota Batam.
Seiring dengan pertumbuhan penduduk, peningkatan pelanggan air bersih juga terus terjadi secara bertahap hingga mencapai hampir tiga ratus ribu pelanggan di Kota Batam.
Peningkatan ini terjadi baik pada wilayah yang sebelumnya telah terdaftar dalam sistem pelayanan air bersih, wilayah baru yang mengalami stress area (daerah yg sulit untuk dilalui air) akibat topografi atau elevasi, maupun wilayah yang berada di ujung area pelayanan.
Maka dari itu, atas peningkatan ini tentunya dibutuhkan infrastruktur tambahan agar mampu mengolah dan menyuplai air secara menyeluruh.
Untuk memastikan kebutuhan air bersih tercukupi bagi seluruh masyarakat, BP Batam memberikan tiga program solutif atas tantangan pengelolaan suplai air bersih di Kota Batam.
Ketiga program tersebut yakni; program quick win, program reguler dan Pembangunan Terpadu Lima Tahun yang akan dilaksanakan secara bertahap, mengingat ketersediaan anggaran dan waktu pelaksanaan pekerjaan tersebut.
Direktur Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM), Memet E. Rachmat, menjelaskan, solusi yang ditawarkan pada program jangka pendek sebagai berikut:
1. Pada Instalasi Pengelolaan Air (IPA) Duriangkang akan dilakukan re-rating atau optimalisasi kapasitas IPA sesuai dengan desain awal sehingga dapat menambahkan ketersediaan air sebesar 250 lpd pada area suplai Batu Besar dan Batu Aji;
2. Pembangunan IPA baru di Duriangkang dengan kapasitas 400 lpd, pada area suplai Kabil-Nongsa dan Batam Kota pada akhir tahun 2023;
3. Penguatan pipa di beberapa titik pelayanan Jaringan Distribusi Utama (JDU) dan Jaringan Distribusi Baru (JDB), seperti pipa di downstream Duriangkang sebesar 800 mm, dan pembangunan pipa di beberapa titik jalan Batu Aji, Kabil, Nongsa dan Sukajadi;
4. Pembangunan Inline Booster Pump (IBP) di jaringan distribusi dengan kapasitas 250 lpd di Simpang Basecamp untuk dapat mendukung penyelesaian aliran air di Daerah Batu Aji-Tanjung Uncang;
5. Pembangunan IPA Muka Kuning Tahap 2 berkapasitas 350 lpd (pembangunan sudah mulai dilakukan, pembangunan WTP dan perkuatan jaringan pipa Mukakuning-Sukajadi)
6. Desalinasi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) di untuk kebutuhan Tanjung Uncang dan Dapur 12 dan Nongsa.
7. Pengadaan truk tangki air sebanyak 5 unit dengan kapasitas 5.000 liter
Memet mengatakan, program Quick Win tersebut diharapkan mampu menyelesaikan sebagian persoalan distribusi air di stress area secara efisien dan efektif.
“Programnya sudah direncanakan sejak November 2022, tapi pelaksanaannya akan dimulai pada Januari 2023 dan dijadwalkan terus berlangsung selama enam bulan ke depan hingga Juni 2023,” ujar Memet.
Agar proses suplai air pada program Quick Win terlaksana secara optimal, maka dicanangkan program Reguler berupa pemasangan pipa-pipa baru yang tersebar di beberapa wilayah.
Dampak dari pemasangan pipa ini akan meningkatkan jumlah pelayanan pada wilayah Tanjung Uncang, Batu Aji, Sei Lekop, Nongsa, Batu Besar, Batam Center, Tanjung Uma, Baloi, dan sebagian wilayah Bengkong.
Dari program ini diperkirakan mampu menambah waktu aliran air, antara 1-2 jam hingga 4-5 jam.
“Untuk program Reguler akan dilaksanakan bersamaan dengan Quick Win. Perbedaannya adalah masa pengerjaannya lebih panjang, diperkirakan rampung pada akhir tahun 2023,” jelas Memet.
Ia melanjutkan, program Reguler merupakan bagian dari program Pembangunan Terpadu Lima Tahun dalam rangka mengantisipasi perkembangan pembangunan dalam 15 tahun, program tersebut akan dilaksanakan secara bertahap selama kurang lebih 5 tahun.
Diantaranya dengan melakukan peremajaan watermeter, perkuatan jaringan pipa eksisting, sehingga perkuatan pipa-pipa baru akan terus dilakukan hingga tahun 2028, di samping program pemeliharaan lainnya terus dilakukan.
Untuk melakukan ini seluruh program ini, dibutuhkan dana kurang lebih Rp4,5 triliun.
Selain itu, untuk memperkuat ketahanan air di Kota Batam, BP Batam sementara mengkaji penambahan waduk baru untuk memenuhi kebutuhan air di Kota Batam.
“BP Batam akan terus berupaya penuh menjalankan semua program ini sesuai dengan target pelaksanaan dan kami juga memohon dukungan dari semua pihak agar seluruh proses berjalan lancar sehingga distribusi air bersih di Batam dapat terselenggara maksimal,” harapnya.
Perbaikan Kualitas Pipa Air
Sementara itu, menanggapi persoalan pemasangan jariangan dan kondisi pipa yang ada, sesuai dengan hasil pemeriksaan dari PT Surveyor Indonesia Cabang Batam, kualitas pipa air di Batam dinilai masih baik.
Namun seiring dengan pengembangan perumahan dan meningkatnya kebutuhan air bersih di kota Batam untuk penduduk, diperlukan penguatan pada pipa-pipa air yang ada, karena dibutuhkan pipa penyaluran berdiameter lebih besar untuk menyalurkan air ke seluruh lokasi perumahan.
Kepala Biro Humas, Promosi, dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, menjelaskan, pertumbuhan perumahan di Kota Batam saat ini telah menjamah daerah stress area.
Untuk mengantisipasi minimnya pasokan air bersih, dari 23 stress area, PT Air Batam Hilir telah mengalokasikan 10 truk tanki air dengan pengiriman air sebanyak 70 trip per hari.
“Selain itu, sebagai langkah antisipasi, BP Batam sudah menambah 5 truk dalam minggu ini untuk distribusi air,” ujar Ariastuty.
Menilik skema kerjasama yang berbeda dengan pihak terdahulu, BP Batam memastikan pemerintah mendapat porsi pendapatan yang sesuai sebagai modal untuk membangun Kota Batam.
“Prioritas pengembangan saat ini ada pada beberapa jalan utama dan pembuatan waduk agar menambah kuantitas air di kota Batam. Jadi semua arus kasnya harus jelas dan sesuai perjanjian,” jelas Ariastuty.
Ia juga memohon pengertian masyarakat agar tidak membandingkan perusahaan terdahulu dengan PT Air Batam Hulu dan PT Air Batam Hilir yang terhitung baru dalam menangani suplai air bersih di Kota Batam.
“Kami menyadari masih banyak yang harus diperbaiki khususnya dalam penyediaan air bersih kepada masyarakat. Pengawasan maksimal akan kami lakukan kepada mitra BP Batam untuk pelayanan yang lebih baik,”
“Secara keseluruhan, mekanisme jaringan, operasional, armada, dan lain lain menjadi prioritas kami agar dapat dilaksanakan sebaik baiknya,” tegas Ariastuty.(*)
Polsek KKP Curhat Kamtibmas bersama instansi terkait dan juga agen tiket, taksi pelabuhan, ojek pelabuhan, porter dan masyarakat di Kantin Pelabuhan Harbourbay Batam, Jumat (20/1).
batampos – Kapolsek Kawasan Pelabuhan Batam Iptu Jaya Putra Tarigan melaksanakan kegiatan Jumat Curhat Kamtibmas bersama instansi terkait dan juga agen tiket, taksi pelabuhan, ojek pelabuhan, porter dan masyarakat di Kantin Pelabuhan Harbourbay Batam sekitar pukul 09.30 WIB pada, Jumat (20/1).
Kapolsek mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh instansi terkait dan juga masyarakat yang berada di wilayah pelabuhan, yang telah menyempatkan hadir dalam kegiatan ini.
Dikatakannya, adapun maksud dan tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk bersilaturahmi guna mendekatkan diri antara Polri dengan masyarakat khususnya masyarakat yang ada di sekitar pelabuhan.
“Terimakasih kepada bapak ibu dari seluruh inkait yang telah menyempatkan waktu untuk bertemu dengan kami kepolisian dalam acara Curhat Kamtibmas pagi ini,” ujar Tarigan panggilan akrabnya.
Dengan adanya kegiatan, pihaknya mempersilahkan kepada masyarakat untuk menyampaikan keluh kesahnya atau saran dan juga masukan-masukannya kepada Polri, sehingga kedepan pihaknya bisa menjadi lebih baik.
Ada berbagai keluhan mencuat dalam Jumat Curhat Kamtibmas tersebut, diantaranya, keluhan dari taksi pelabuhan, ojek pelabuhan dan lainnya. Rata-rata mereka mengeluhkan adanya taksi luar yang mengambil penumpang dari dalam pelabuhan.
“Untuk diamankan dibolehkan dan lalu dibawa ke pos. Tentang SKB peraturan hanya bisa teguran. Yang bisa menindak hanya Dishub Provinsi Kepei dan Ditlantas Polda Kepri,” jelasnya.
Selanjutnya, dari pihak Syahbandar menyampaikan keluhan tentang tidak berfungsinya mesin X-ray di Pelabuhan Domestik Sekupang. Kemudian ID card untuk mengetahui siapa saja yang masuk ke pelabuhan. JUga perlunya pengadaan HT untuk anggota pospol agar memudahkan komunikasi apabila handphone sedang gangguan.
“Kami akan sampaikan ke pengelola masalah X-ray untuk segera diperbaiki. Untuk ID card juga kita sampaikan kepada setiap inkait untuk mengenakan tanda pengenal,” imbuhnya.
Hingga acara berakhir, tidak ada kendala berarti. Jumat Curhat Kamtibmas Polsek KKP berjalan dengan aman, lancar dan terkendali.
Turut hadir dalam kegiatan itu, Kapolsek Kawasan Pelabuhan Batam Iptu Jaya Putra Tarigan didampingi Kanit Intel KKP, Ipda Heru Hartanto, Ps. Kanit Binmas KKP, Aiptu Syafrijal, Ps. Kanit Samapta KKP, Aiptu Sahat Tambunan, Kapospol Pelabuhan Harbourbay, Bripka Rahmat Riadi serta Anggota pos, Brigadir Joko Tri Saputra dan Brigadir Muhamad Irfan.
Dari pihak pelabuhan hadir juga, Pengelola Pelabuhan Harbourbay, Dedy, Bea Cukai, Imigrasi, Syahbandar, BP2MI, Karantina Kesehatan, Karantina Tumbuh-tumbuhan, agen ke Puteri Harbour, Agen ke Tg. Balai karimun, agen ke Tembilahan, agen ke Stulang Laut, agen ke Singapura, Ketua Taxi, Ketua Porter dan Chief Security pelabuhan. (*)
batampos – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepri mencatat kondisi stunting mulai menunjukkan hasil yang baik atas beberapa upaya yang sudah dilaksanakan oleh pihak terkait sejak beberapa tahun belakang.
Foto : BKKBN Kepri untuk Batam Pos Dialog Kepala Perwakilan BKKBN Kepri, Rohina di RRI Tanjungpinang, Jumat (20/1/2023).
Kepala Perwakilan BKKBN Kepri, Rohina menjelaskan saat ini angka stunting di Kepri sudah menunjukkan penurunan atas kerjasama dengan pemerintah daerah.
Walaupun belum diumumkan secara resmi oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes), di 2023 angka stunting di Kepri turun ke angka 15 persen dari sebelumnya masih di angka 17 persen.
“Alhamdulillah ada penurunan sekitar 2,4 persen, mudah-mudahan setelah selesai evaluasi angkanya bisa turun lagi,” kata Rohina saat dialog di RRI Tanjungpinang, Jumat (20/1).
Berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) angka stunting yang masing terbilang tinggi di Kepri saat ini yaitu di Kabupaten Lingga, Natuna dan Karimun. Meski demikian berdasarkan Elektronik Pencatatan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM) angkannya stunting di Lingga bisa mengalami penurunan yang bagus.
“Di Lingga berkurangnya sangat jauh. Jadi konsentrasi kepala daerah bersama jajaran hingga pemerintah desa cukup mendukung untuk penuntasan stunting,” paparnya.
Langkah penanganan yang dilakukan pada awalnya sudah membentuk tim penanganan stunting, mulai dari Pemerintah Provinsi, Kabupaten, Kota sampai Desa, Tim Pendamping Keluarga (TPK) sebanyak 1.163 di Kepri.
Selanjutnya, setelah melewati berbagai evaluasi untuk langkah ke depan, yang sebelumnya hanya pendampingan untuk bayi di bawah dua tahun dan pendampingan ibu hamil, ternyata penanganan yang paling bagus harus dari hulu.
“Kami menjalin kerjasama yaitu Calon Pengantin (Catin), dimana anak remaja dipastikan tidak kekurangan darah sejak sebelum menikah, jangan sampai terlalu kurus dan kriteria lainnya,” ungkapnya.
Remaja akan didampingi selama 3 bulan sebelum menikah, harapannya selama pendampingan dilaksanakan jika seorang remaja perempuan mengalami kekurangan darah maka bisa diatasi.
“Catatan sekarang, banyak remaja di Kepri yang akan menikah tapi tidak melakukan itu, harapannya di tahun ini semua Catin harus melaksanakan tes kesehatan sebelum menikah,” harapnya.(*)