Selasa, 28 April 2026
Beranda blog Halaman 6057

Prajurit TNI AL Pergoki Maling Motor Tempel, Lari, Dikejar, Tak Lama Kemudian Tertangkap

0

 

 

batampos – Prajurit TNI AL Babinpotmar Pulau Panjang Posal Galang Lantamal IV Batam menangkap 3  orang yang diduga melakukan aksi pencurian mesin kapal tempel di Pulau Panjang, Kepulauan Riau, Selasa (07/2/2023).

tni alAksi pencurian tersebut digagalkan setelah sebelumnya terjadi kejar-kejaran oleh Anggota TNI AL Peltu Ridwan bersama anggota Babinpotmar Pulau Panjang yang melihat 2 boat dari arah Pulau Jaloh menuju Pulau Judah secara beriringan.

Anggota TNI AL Babinpotmar Pulau Panjang yang sedang melaksanakan patroli pada sekitar pukul 01.35 dini hari tersebut merasakan ada gelagat kapal boat yang mencurigakan, hingga dilakukan upaya pencegatan.

Namun sesaat akan dihadang, 1 boat berusaha melarikan diri dengan kecepatan penuh, dan Babinpotmar Pulau Panjang melakukan pengejaran dan berusaha menghentikan boat tersebut, namun boat tersebut tidak mau berhenti.

Babinpotmar Pulau Panjang lalu melakukan tindakan dengan memotong haluan boat tersebut, yang seketika boat tersebut langsung berhenti dan ditemukan terdapat mesin 15 PK di dalam boat tersebut.

Tidak sampai disitu, usai mengamankan boat yang pertama, Babinpotmar Pulau Panjang melakukan pengejaran terhadap 1 boat lagi yang melarikan diri, dan akhirnya dalam waktu singkat juga berhasil ditangkap.

Dari tangan pelaku, anggota TNI AL Babinpotmar Pulau Panjang berhasil mengamankan 1 Mesin kapal curian, beserta 2 buah boat 40 PK yang digunakan pelaku melancarkan aksinya.

Sementara itu berdasarkan hasil pemerikasaan awal, 2 orang pelaku mengakui sebagai pengguna narkotika jenis sabu-sabu.

Guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, ketiga pelaku digelandang ke Kantor Polisi Militer Lantamal IV Batam. (*)

 

Reporter : Dalil Harahap

Turis Antusias Beli Kue Lapis dan Suvenir

0

 

batampos – Ratusan turis yang kebanyakan datang dari Singapura, memadati Nongsa Resort di Kecamatan Nongsa untuk berlibur, Senin (6/2/2023). Menyambut kedatangan para turis, Nongsa Resort menghadirkan para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk menyediakan aneka kudapan maupun suvenir. Mereka menjajakan mulai dari batik, keranjang, gamis dan aneka makanan.

turis
F. Fiska Juanda/Batam Pos
Aneka makanan dan suvenir dari pelaku UMKM Batam menyambut kunjungan wisman di Nongsa Resort, kemarin.

”Makanan ada kue lapis, keripik dan emping-empingan,” kata Nongsa Resort Group Director, Gerald Hendrick, Senin (6/2/2023).

Dari semua yang dijajakan para pelaku UMKM itu, Gerald mengatakan yang paling banyak dipesan dan dibeli turis adalah kue lapis dan suvenir keranjang dari kerajinan tangan. Menghadirkan UMKM, kata Gerald, diadakan dalam rangka ikut meningkatkan dan membantu perekonomian para pelaku UMKM.

Nongsa Resort, sambung Gerald, tidak hanya mendatangkan pelaku UMKM ke kawasan resort. Para turis juga akan berkesempatan berbelanja di mal-mal yang ada di Batam. ”Esok (hari ini) kami jadwalkan keluar dari Nongsa Resort untuk berbelanja,” ucap Gerald.

Hal itu diharapkan bisa memberikan efek terhadap perekonomian Kota Batam. Ia berharap kondisi ini terus semakin baik. Sehingga, semakin banyak turis yang datang, tentunya memberikan efek ke Kota Batam. ”Mereka di sini selama 4 hari 3 malam. Namun, banyak yang menambah jadwal liburannya,” ucap Gerald.

Sepanjang Februari ini, kata Gerald, Nongsa Resort didatangi banyak turis. Jadwal kedatangan turis penuh sampai akhir bulan. Gerald menga-takan satu rombongan turis dalam jumlah besar datang dari Singapura, dari berbagai latar belakang. Ada perusahaan, keluarga, atau rombongan gereja. ”Kedatangan mereka dalam rangka meeting, tim building, rekreasi,” tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan optimistis kunjungan wisman akan naik seiring membaiknya kondisi dunia pasca pandemi Covid-19.

”Trennya kunjungan wisman akan kembali pada pola sebelum pandemi, yaitu sekitar 150 ribu kunjungan wisman setiap bulannya,” katanya. (*)

Jokowi: Banser NU Sekarang Sudah Seneng Queen

0
Presiden RI Joko Widodo (Antara)

batampos – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan kekagumannya terhadap penampilan marching band Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Nahdlatul Ulama (NU) saat memberikan sambutan pada puncak acara hari lahir (Harlah) satu abad NU di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (7/2).

Kepala negara berseloroh, Banser kini menyukai band Queen asal Inggris, karena marchind band menggunakan lagu ‘We Will Rock You‘ milik band legendaris Inggris, Queen.

“Tadi saya kagum betul drumband-nya Banser tadi bawakan ‘We Will Rock You’. Itu biasa yang dinyanyikan oleh Queen. Sekarang Banser sudah seneng Queen,” kata Jokowi dalam sambutannya yang disiarkan pada kanal Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (7/2).

Pernyataan ini lantas disambut tawa oleh para hadirin. Salah satunya Menteri Agama (Menag) yang juga menjabat Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas yang duduk tepat dibelakan Presiden Jokowi.

Kepala negara lantas menyampaikan, panasnya pagi hari pada puncak Harlah 1 Abad NU, merupakan panas yang sehat.

“Bapak ibu sekalian, panas? Panasnya pagi hari ini adalah panas yang sehat karena vitamin D bagus untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Jadi panas yang sehat,” ungkap Jokowi.

Mantan Wali Kota Solo ini kemudian menyampaikan ucapan selamat dan rasa syukur atas kiprah NU untuk bangsa dan negara.

“Pertama-tama atas nama rakyat Indonesia saya mengucapkan tahniah dan syukur, mengucapkan tasyakur terimakasih dan bersyukur atas peran NU untuk bangsa dan negara,” pungkas Jokowi.  (*)


Reporter : JP GROUP

Reza Surya-Alifhia Sepakat Tak Mau Membesarkan Masalah Kecil

0
Reza Surya-Alifhia Fitri (Instagram @alifhiafitri)

batampos – Pasangan sesama konten kreator Reza Surya-Alifhia Fitri sepakat tidak mau membesar-besarkan masalah kecil dalam berumah tangga.

Membangun bahtera rumah tangga tentu harus dipersiapkan dengan baik bersama pasangan sejak sebelum menikah. Persiapan yang sangat penting adalah memastikan adanya kesamaan pandangan dan mengelola emosi. Hal-hal semacam ini seharusnya mulai dibicarakan sebelum naik ke pelaminan.

Menyadari pentingnya hal tersebut, pasangan sesama konten kreator Reza Surya-Alifhia Fitri melakukannya. Mereka sudah membicarakan hal-hal yang berpotensi menjadi duri dalam keharmonisan rumah tangga bahkan dapat mengakibatkan perceraian jika tidak dikelola dengan baik. Salah satu kesepakatan mereka, tidak perlu membesar-besarkan masalah sepele.

“Kita punya prinsip, jangan membesar-besarkan masalah yang kecil. Karena masalah yang kecil itu biasanya dipancing oleh setan untuk menjadi masalah besar. Jadi, kita pengin memikirkan hal-hal yang besar dengan tidak meninggalkan hal-hal yang kecil,” kata Reza Surya di bilangan Mampang Jakarta Selatan, Senin (6/2).

Baca juga:Tinggalkan Orang-orang Toxic, Ini langkahnya

Selain itu, yang juga sangat penting dalam mempertahankan rumah tangga adalah adanya komunikasi yang baik. Keduanya punya komitmen untuk membicakan apapun kepada pasangan.

“Kalau ada sesuatu yang kurang pas langsung dikomunikasikan,” jelas Reza Surya dan langsung diamini Alifhia Fitri.

Usia pernikahan pasangan ini memang baru hitungan hari. Mereka melangsungkan pernikahan pada 28 Januari 2023 lalu.

Reza Surya-Alifhia Fitri menikah dengan maskawin berupa 50 gram logam mulia, 20,31 gram set perhiasan emas, 0,257 karat berlian, dan uang tunai senilai 281 real. Pasangan ini melengkapi kebahagiaan pernikahan dengan bulan madu yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

Reza Surya-Alifhia Fitri ternyata sudah merencanakannya sejak sebelum menikah. “Alhamdulillah ada bulan madu. Kita rencanainnya dari sebelum nikah,” kata Alifhia Fitri.

“Kita pengin jalan-jalan beberapa hari lagi, pertengahan bulan ini, mau ke Eropa,” timpal Reza Surya.

Terkait masalah momongan, pasangan ini memastikan tidak akan menunda. Sebaliknya, keduanya berdoa agar cepat dikaruniai momongan untuk menambah kebahagiaan di dalam keluarga mereka yang mungil.

“Semoga kita selalu menjadi pasangan yang salng mencintai, saling mengasihi, bisa melewati problematika rumah tangga dengan baik. Karena menikah itu ibadah dan semoga kita bisa cepat punya anak,” doa Reza Surya. (*)

Reporter: jpgroup

Dewan Pers Sebut Presiden Akan Terbitkan Perpres Keberlanjutan Media

0
ILUSTRASI. Literasi digital diperlukan dalam menggunakan media sosial

batampos- Anggota Dewan Pers periode 2022–2025 kemarin (6/2) menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka. Dalam kesempatan itu, Jokowi menekankan pentingnya kebebasan pers yang bertanggung jawab. Selain itu, dalam pertemuan tersebut juga dibahas keadilan bagi media dan platform digital.

Seusai pertemuan itu, Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu menyampaikan bahwa Presiden Jokowi memberikan pesan soal pemberitaan yang bertanggung jawab. Bukan hanya soal kebebasan pers.

Lebih lanjut Ninik menyatakan, pertemuan tersebut juga membahas sustainability (keberlanjutan). ”Bapak Presiden dalam pertemuan ini menegaskan, memang harus ada keadilan bagi media dan platform,” ucapnya.

Presiden, kata Ninik, berencana menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Keberlanjutan Media Massa jelang peringatan Hari Pers Nasional yang jatuh pada 9 Februari. Perpres itu nantinya yang mengatur pola kerja sama dan hubungan antara media dengan platform global.Tujuannya agar sama-sama mendapatkan keuntungan secara bisnis.

”Dalam hal media sustainability ini, presiden menyetujui bahwa Perpres Media Sustainability mengacu pada UU Pers sesuai usulan Dewan Pers,” katanya seperti dikutip Antara. (*)

Reporter : JP GROUP

Hujan dan Angin Kencang, Tangkapan Ikan Nelayan Tradisional Sedikit

0
Akibat cuaca tak menentu, nelayan tradisional terpaksa memarkirkan perahu di pelabuhan

batampos– Sudah sebulan kondisi cuaca di Karimun dan sekitarnya, terjadi hujan dengan insensitas cukup tinggi yang disertai angin kencang. Sehingga, sangat berdampak terhadap tangkapan ikan nelayan tradisional.

Ketua DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Karimun Abdul Latif mengungkapkan, akibat tangkapan ikan oleh nelayan tradisional berdampak peredaran ikan dipasaran berkurang dan harganya terjadi kenaikan. Dimana, saat ini jumlah nelayan tradisional hampir 10 ribu nelayan yang tergabung dalam HNSI Karimun.

” Selain kendala cuaca, juga bahan bakar minyak (BBM) subsidi untuk nelayan yang masih terbatas bagi nelayan tradisional kita. Sehingga, berdampak terhadap pendapatan ikan para nelayan tradisional yang dijual dipasaran,” terangnya, Senin (6/1).

Selain kendala BBM subsidi yang terbatas dan cuaca, juga kondisi laut yang sudah tidak bisa menjaring ikan. Dimana, paling banyak nelayan berada di kecamatan Meral, Moro dan Buru. Dengan demikian, pihaknya telah mengusulkan kepada pemerintah untuk menambah kuota BBM subsidi bagi nelayan tradisional di kabupaten Karimun.

” Nah, anda bisa liat sendiri sekarang wilayah diperairan pulau karimun ini sudah menjadi industri. Jadi, para nelayan tradisional sudah bergeser disekitar pulau tokong hiu yang masih terdapat ikan. Namun, harus didukung dengan peralatan tangkap yang lebih besar lagi,” ungkapnya.

BACA JUGA: Kisah Sunardi, Nelayan asal Bintan yang Bertahan Hidup saat Terapung Berhari-hari di Laut hanya Makan Gula

Masih kata Abdul Latif lagi, pihaknya terus berupaya untuk mengusulkan alat tangkap nelayan tradisional diperbaharui. Sehingga, bisa menghasilkan tangkapan ikan lebih banyak lagi. Mengingat, para nelayan tradisional tersebut mencari ikan dilaut-laut besar diluar pulau Karimun.

” Sekarang rata-rata para nelayan tradisional pendapatan ikannya tinggal 30 persen. Dan, kita juga tetap terus menghimbau kepada para nelayan tradisional agar tetap waspada saat melaut,” ucapnya.

Sementara Udin salah seorang nelayan Meral mengungkapkan, bahwa dirinya untuk sementara waktu tidak bisa melaut untuk menjaring ikan. Mengingat, kondisi cuaca yang tidak memungkinkan dan beralih untuk mencari pekerjaan didarat.

” BBM subsidi terbatas, kondisi cuaca tidak memungkinkan. Terpaksa kita cari pekerjaan lain dululah, semua harus diperhitungan belum pasti kita melaut dapat ikan banyak,” katanya.(*)

reporter: tri haryono

Kadisdik Sumut Sambut Hangat Rombongan PWI Kepri

0
IMG 20230207 WA0115
Kadisdik Kepri, Asren Nasution (kemeja putih) bersama Ketua PWI Kepri, Candra Ibrahim (kemeja biru kotak-kotak) mengajak rombongan PWI Kepri di SMAN 2 Kota Medan. Foto: Messa Haris/Batam Pos

batampos – Rombongan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepri mendapat sambutan yang hangat dari Kepala Dinas Pendidikan Sumatra Utara, Asren Nasution.

Ia mengatakan, Hari Pers Nasional (HPN) 2023 menjadi momentum yang sangat spesial karena dapat menjadi bukti Sumut juga siap menjadi tuan ruman PON 2024 mendatang.

“HPN ini salah satu momentum yang sangat mahal bagi Sumatra Utara karena kita sedang menghadapi persiapan PON dan momentum ini sangat bisa dijadikan sosialisasi bagi kita (Sumut) untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Sumut sangat siap menjadi tuan rumah PON 2024,” katanya, Selasa (7/2/2023).

Ia menjelaskan sangat bangga dengan pers saat ini sangat membantu pemerintah, terutama Dinas Pendidikan.

“Tanpa pers semua program-program Dinas Pendidikan tidak akan berjalan. Kami banyak didukung oleh pers itu sendiri. Baik dalam membangun visi dan misi serta melakukan koreksi yang sifatnya membangun bagi dunia pendidikan,”ujarnya.

20230207 105613 scaled e1675753230469
Rombongan PWI Kepri disambut oleh tim Dinas Pendidikan Provinsi Sumut saat tiba di Bandara Kuala Namu. Foto: Messa Haris/Batam Pos

Ia menjelaskan, saat ini ada tiga program dari Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi. Yakni pendidikan, infrastuktur dan kesehatan.

Di sektor pendidikan lanjutnya, pihaknya menargetkan pembangunan 26 unit sekolah baru (USB) SMA/SMK. Pembangunan kata dia, diprioritaskan di daerah-daerah perdesaan.

“Karena taglinenya pak Gubernur itu membangun desa menata kota. Insya allah untuk membangun 26 USB itu akan tercapai dan kita tetap meneruskan BOT kepada 126 ribu siswa,” jelasnya.

Sementara itu Ketua PWI Kepri, Candra Ibrahim, mengatakan, sangat terkesan dengan sambutan Dinas Pendidikan Sumut.

“Kita sangat bersyukur karena Kepri dan Deli Serdang sama-sama melayu dan kita disambut dengan tarian-tarian melayu, pancak silat. Jadi kita seperti merasa pulang ke rumah,” tuturnya.

PWI Kepri lanjutanya, tidak merasa jauh dengan Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi.

Karena saat masih aktif menjadi anggota TNI juga pernah bertugas di Kota Batam.

“Jadi ini seperti nostalgia. Mudah-mudahan ke depan membawa berkah bagi kita semua,” jelasnya.(*)

Karyawan PT McDermott Bunuh Diri, Polisi bilang, Korban Terlilit Hutang

0

 

batampos – Pekerja PT McDermott digegerkan dengan tewasnya salah seorang karyawan, Senin (6/2) malam. Karyawan berinisial HS, 32, tersebut ditemukan tewas gantung diri di dalam kawasan perusahaan.

Informasi yang didapatkan, jasad HS pertama kali ditemukan oleh rekannya pada pukul 21.40 WIB di area scaffolding. Saat ditemukan, warga Tanjunguma, Lubukbaja itu mengenakan wearpack dan tergantung dengan seutas tali tambang nilon.

Kapolsek Batuampar, Kompol Salahuddin mengatakan HS ditemukan pekerja lainnya saat sedang melakukan penyemprotan disinfectan di kawasan perusahaan.

“Yang menemukan pekerja lainnya. Langsung dilaporkan dan kita langsung ke lokasi,” ujar Salahuddin.

Selain jasad HS, di lokasi polisi menemukan bangku yang digunakan untuk menopang kakinya saat bunuh diri.

“Kita lakukan olah TKP, dan saat itu keluarga korban juga datang ke lokasi,” katanya.

Dari pemeriksaan dan keterangan pihak keluarga, kata Salahuddin, motif bunuh diri tersebut karena faktor ekonomi. Dugaan, HS tengah terlilit hutang.

“Motifnya karena ekonomi, sehingga terlilit hutang,” tegasnya.

Salahuddin menambahkan jasad HS sendiri sudah dibawa pihak keluarga ke rumah duka. Keluarga menolak untuk dilakukan autopsi.

“Keluarga langsung membawa korban ke rumah duka,” tutupnya. (*)

 

 

Reporter: YOFI YUHENDRI

Dugaan Pencemaran Nama Baik, Wakabinda Laporkan Salah Seorang Tokoh Agama ke Polda Kepri

0
e3aa80b2 55e8 4bd7 a239 15bfd89d9598 e1675752801636
Wakabinda Kepri Bambang Prianggodo (baju hitam) bersama Kuasa Hukum nya, Ade Darmawan, D, SH usai membuat laporan tokoh Rohaniawan RP di Polda Kepri. Foto : istimewa

batampos- Wakil Kepala Badan Intelejen Negara Daerah (Wakabinda) Provinsi Kepri, Bambang Prianggodo melaporkan salah seorang tokoh agama di Batam berinisial RP ke Polda Kepri. Laporan ini, atas dugaan penyebaran berita bohong dan pencemaran nama baik.

Kuasa hukum Bambang Prianggodo, Ade Darmawan mengatakan, laporan rerhadap RP yang juga Ketua Komisi Pelayanan Pastoral Migran dan Perantau (KPPMP) itu sudah masuk ke Polda Kepri pada Senin (6/2) malam.

“Iya kami telah melaporkan RP pada Senin 6 Februari 2023, klien kami telah memberikan keterangan ke Polda Kepri di subnit 3 selama 10 jam. Kami laporkan RP terkait penyebaran berita bohong, Junto 310 dan 311 tentang pencemaran nama baik dan fitnah,” kata Ade, sesaat setelah Bambang Panji Prianggodo selesai membuat laporan, Senin, (6/2) malam.

Dilanjutkan Ade, RP menyebarluaskan surat yang diduga berisi berita bohong dan pencemaran nama baik kliennya ke sejumlah instansi.

“Hingga akhirnya klien kami mendapat informasi soal surat itu,” ujar dia.

Atas surat RP itu, pihaknya telah memberikan somasi kepada RP sebelumnya. Namun, somasi yang dilayangkan pihaknya tidak digubris oleh RP.

“Hingga akhirnya, kami putuskan membuat laporan ke Polisi,” beber dia lagi.

Akibat surat yang disebarkan oleh RP, Ade mengungkapkan bahwa kliennya merasa sangat dirugikan. Selain itu, kliennya juga mengalami tekanan secara psikis maupun psikologis.

“Klien saya juga mulai terancam karena ini menyangkut pribadi dan jabatan sebagai wakabinda Kepri,” ujar Ade.

Ade menambahkan, pihaknya berharap pihak kepolisian dapat bertindak profesional dalam menangani kasus ini.

“Kita serahkan ke penyidik. Kami yakin Polda Kepri profesional. Seperti yang disampaikan Kapolda. Kami harapkan juga saudara RP nantinya kooperatif,” tegas dia.

BACA JUGA: KKP Batam Gagalkan Pengiriman 10 Calon PMI Ilegal ke Luar Negeri

Sementara itu, Wakabinda Kepri Bambang Panji Prianggodo menyebutkan, dirinya merasa sangat dirugikan akibat persoalan ini. Selama ini, dirinya tidak marah jika ada yang mengkritisi atau lainnya.

“Artinya kami sebagai BIN itu tetap menyatu bersama rakyat. Tapi, jika ada perbuatan yang melawan hukum, ya kita atasi dengan hukum,” kata dia.

Ia pun berharap, hukum dapat berjalan dengan baik pada laporan yang ia buat ini.

“Karena tak ada satupun yang kebal dengan hukum. Jadi hukum lah yang selalu kita kedepankan,” imbuhnya. (*)

Pelebaran Jalan hingga Nongsa Tingkatkan Konektivitas Akses Logistik

0

 

 

batampos – Pembangunan infrastruktur terus menjadi prioritas utama Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi, hingga tahun 2023 ini. Infrastruktur ini digadang-gadang kepala BP Batam sebagai kunci utama dari kebangkitan pere-konomian Batam.

Berbagai proyek strategis dilakukan BP Batam sebagai Badan Layanan Umum (BLU) yang bertugas untuk meningkatkan nilai investasi serta pelayanan publik di Batam. Salah satunya, peningkatan jalan arteri dari pelabuhan logistik Batuampar hingga Bandara Hang Nadim. Pembangunan ini akan berdampak pada peningkatan konektivitas akses logistik.

”Saya kembangkan ini agar ekonomi Batam semakin maju lagi. Kalau ekonomi sudah maju, masyarakat akan memiliki kesempatan untuk lebih baik, mari kita sambut pembangunan ini,” kata Rudi.

Meningkatkan konektivitas akses logistik ini, pembangunan akan dimulai dari Jalan Yos Sudarso tahap 4 sepanjang 2,4 km. Proyek ini, akan dimulai dari Terowongan Pelita hingga Nagoya Gate. Pembangunan ini dilaksanakan kontraktor PT Kuala Batee Indonesia dan konsultan pengawas PT Calvindam Jaya.

Selanjutnya, jalan koridor utama Pelabuhan Batuampar – Bandara Internasional Hang Nadim sepanjang 9 km dari Simpang Laluan Madani hingga Simpang Bundaran Punggur. Proyek ini akan dipegang kontraktor PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. – PT Maju Bersama Jaya (KSO) dan konsultan pengawas PT Portal Engineering Perkasa.

Kemudian, jalan koridor utama pelabuhan hingga bandara sepanjang 2,6 km. Dimana pembangunan ini dimulai dari Bundaran Punggur hingga Simpang Bandara. Dengan kontraktor PT Harap Panjang dan konsultan pengawas PT Multi Forma Riau Konsultan.

Ada juga pengembangan Jalan Hang Jebat sepanjang 5,5 km dari Simpang Batubesar hingga Simpang Turi, dengan kontraktor PT Sinar Arengka Setia Maju dan konsultan pengawas PT Multi Forma Riau Konsultan.

Terakhir, Bundaran Bandara, berdiameter 100 m serta panjang jalan mencapai 800 m dengan kontraktor PT Kurnia Djaja Alam dan konsultan pengawas PT Astadipati Duta Harindo.

”Jadi, visinya adalah menghubungkan jalan ke tiga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Batam. Ada Nongsa Digital Park, kemudian Maintenance Repair Overhaul (MRO) dan Aerocity di Bandara Hang Nadim. Ini jelas menjadi nilai tambah untuk daya saing Batam,” jelas Rudi.

Rudi menegaskan bahwa Batam harus bisa menjadi kota baru dan modern. Untuk itu, ia mengajak masyarakat kompak bersatu. Ia menjelaskan, pembangunan yang menjadi prioritas saat ini untuk kepentingan umum dan harus segera diselesaikan di 2023 ini.

“Apabila akses jalan selesai, tentunya akan berdampak pada perekonomian Kota Batam ke depannya,” imbuhnya. (*)