Senin, 25 Mei 2026
Beranda blog Halaman 6090

Bukan Subsidi, Sultan Usulkan Skema Tukar Tambah Mobil Konvensional Dengan Mobil Listrik

0

 

batampos – Pemerintah melalui Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan insentif pembelian kendaraan listrik akan diterapkan mulai 2023, yakni Rp 80 juta untuk pembelian mobil listrik, Rp 8 juta motor listrik, Rp 40 juta mobil hybrid, dan Rp 5 juta sepeda motor listrik konversi.

Wakil ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Sultan B Najamudin (tengah)

Menanggapi hal tersebut Wakil ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Sultan B Najamudin kembali mempertimbangkan wacana kebijakan subsidi yang bersumber dari APBN tersebut dan mengusulkan kepada Pemerintah untuk menerapkan skema tukar tambah mobil konvensional dengan mobil listrik.

“Pada prinsipnya kami sangat mengapresiasi dan menghargai upaya Pemerintah dalam upaya transisi energi dan pengendalian atas pemanasan global. Namun penggunaan APBN untuk subsidi kendaraan listrik rasanya belum tepat di tengah gonjang-ganjing ekonomi global saat ini”, ungkap Sultan melalui keterangan resminya pada Sabtu (25/02).

Selain itu, kata Sultan, ledakan jumlah kendaraan bermotor di kota-kota besar telah menyebabkan peningkatan kemacetan lalu lintas. Data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah kendaraan bermotor di Jakarta konsisten bertambah tiap tahun. Pada 2021 jumlah kendaraan di Jakarta sudah mencapai sekitar 21,75 juta unit, tumbuh 7,6% dari tahun sebelumnya (year-on-year/yoy).

“Itu artinya kebijakan subsidi ini tidak perlu membebani daya tahan fiskal dan memungkinkan terjadi adanya sirkulasi atau distribusi kendaraan dari kota-kota padat penduduk ke daerah-daerah yang membutuhkan lebih banyak kendaraan bermotor. Beban APBN dan beban jalan di kawasan perkotaan harus menjadi bahan pertimbangan utama pemerintah dalam wacana kebijakan ini”, tegas mantan Wakil Gubernur Bengkulu itu.

Oleh karena itu, lanjut Sultan, kami mengusulkan agar diterapkan skema tukar tambah mobil konvensional dengan mobil listrik. Pemerintah bersama mitra pelaku industri otomotif perlu menyusun aturan dan pola konversi dan distribusi kendaraan ini.

“Saat ini jumlah kendaraan bermotor di Indonesia mencapai 152,51 juta unit, dan hampir 60 persen kendaraan tersebut berada di Pulau Jawa. Kita ingin sebaran dan kepemilikan kendaraan ini bisa diakses oleh semua kalangan khususnya di daerah-daerah dengan harga terjangkau, sehingga terjadi peningkatan geliat ekonomi dan pemanfaatan atas infrastruktur jalan dan jembatan yang sudah dibangun oleh pemerintah selama ini”, terang Senator Sultan.

Lebih lanjut Sultan menjelaskan bahwa Skema tukar tambah kendaraan listrik juga sudah diterapkan juga oleh negara tetangga seperti Thailand. Tak salah kita mengadopsi strategi ini dalam rangka mendorong percepatan transisi energi di sektor transportasi. (*)

Harga Tahu dan Tempe Mulai Naik

0
tahu tempe
Cetak Tahu: Pengusaha tempe dan tahu di Kota Batam mengeluhkan kenaikan harga kedelai hingga 100 persen. Kenaikan harga bahan pokok ini dikhawatirkan berdampak pada biaya produksi, dan harga jual. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Harga tahu dan tempe di Batam mulai merangkak naik. Kenaikan harga memang belum terlalu mencolok, namun cukup dirasakan oleh masyarakat yang berbelanja.

Seperti untuk harga tahu ukuran kecil, yang biasanya dijual Rp 1000 untuk 3 potong, saat ini naik menjadi Rp 2000 untuk 5 potong. Begitu juga tahu ukuran besar, yang biasanya Rp 1000 perpotong, naik menjadi Rp 1500, atau Rp 5000 untuk 4 potong.

Rahma, penjual sayur mayur mengatakan, harga tahu sudah naik sejak seminggu terakhir. Meski naik, menurutnya daya beli masyarakat masih tetap sama.

Baca Juga: Tiga Penyalur PMI Ilegal di Batam Dituntut 4 Tahun Penjara

“Iya ada kenaikan sedikit. Beberapa bulan lalu sempat naik juga kemudian turun. Nah ini naik lagi,” kata Rahma.

Dikatakan Rahma, penyebab kenaikan diduga karena harga kacang kedelai naik. Hal itu berdampak pada produksi pabrik tahu dan tempe.

“Untuk tempe juga naik, dari yang Rp 2000, sekarang sudah Rp 2500,” terangnya.

Tak hanya itu, menurut Rahma ukuran tahu dan tempe juga berkurang dibanding biasanya. Ia menduga, karena adanya penyesuaian biaya produksi di pabrik tahu dan tempe karena harga kacang kedelai naik.

Baca Juga: Banyak Remaja Kumpul-Kumpul hingga Balap Liar, Warga Sekupang Minta Polisi Tingkatkan Patroli

“Yang biasa belanja pasti tahu, kalau ukuran tahu dan tempe menyusut, ” sebut Rahma.

Sementara, Yanti pedagang makanan mengaku belum merasakan efek dari kenaikan harga tahu dan tempe. Sebab perbedaanya tidak terlalu besar dengan harga yang lama.

“Ya memang naik, cuma tidak terlalu terasa.. Beda kalau cabai atau ayam yang naik, itu pasti langsung terasa naiknya,” imbuh Yanti.(*)

Reporter: Yashinta

Pelajar Dipaksa Layani Tamu, Dua Muncikari Ditangkap Polisi

0
Tiga pelaku kasus Traficking ditahan di Mapolresta Tanjungpinang. F. Yusnadi Nazar

batampos – Satreskrim Polresta Tanjungpinang mengungkap kasus Trafficking (pidana perdagangan orang) di Tanjungpinang, Senin (20/2). Saat penggerebekan di salah satu wisma, polisi menangkap tiga pelaku beserta barang bukti.

Kapolresta Tanjungpinang Kombes Heribertus Ompusunggu, mengatakan tiga pelaku kasus Trafficking yaitu dua perempuan inisial MS dan LTF. Pelaku laki-laki yakni MI. Sedangkan korbannya, seorang pelajar berusia 15 tahun. “Tersangka ditangkap berdasarkan laporan keluarga korban,” jelasnya, Jumat (24/2).

Korban asal Bintan awalnya menginap di salah satu wisma di Tanjungpinang bersama MS yang baru dikenalnya kawasan Lagoi Bintan. MS kemudian mengajak korban untuk bekerja di Tanjungpinang. Korban pun setuju.

Saat berada di wisma, korban tiba-tiba dipaksa bekerja untuk mendapatkan uang oleh MS dan LTF dengan cara ‘melayani tamu’ seorang laki-laki yakni MI.

“Sebelumnya korban juga dipaksa mengamen di lampu merah oleh MS,” ungkap Heribertus.

Korban yang sebelumnya telah dicekoki minuman keras, terpaksa melayani tamu di kamar wisma. Setelah itu, korban diberi uang oleh tamunya sebesar Rp 150 ribu.

Selanjutnya, uang tersebut diambil oleh MS. Korban yang telah melayani tamu, hanya diberi uang sebesar Rp 50 ribu oleh MS. Tidak hanya itu, pelaku LTF juga berperan mencarikan tamu untuk dilayani oleh korban.

“Dalam sehari korban dipaksa melayani 4 hingga 5 tamu pria. Pelaku MS mengaku sudah sering melakukan hal tersebut (menjadi muncikari),” terang Heribertus.

BACA JUGA:Polisi Bongkar Kasus Prostitusi di Bintan, Sekali Kencan Rp 800 Ribu

Atas perbuatannya, tiga pelaku dapat dijerat Pasal 88 Jo Pasal 76i Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Tiga pelaku juga dijerat Pasal 2 ayat (1) dan ayat (2) Jo Pasal 17 Jo Pasal 10 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang.

“Tiga pelaku ditahan guna proses penyelidikan lebih lanjut. Korban kini diserahkan ke UPTD PPA Tanjungpinang,” kata Kapolresta. (*)

reporter: yusnadi

Kabel PJU Kembali Dicuri, Kali Ini Dekat Ruko Bukit Kemuning

0
PJU 1
Kabel PJU yang dicuri di dekat Ruko Bukit Kemuning. Foto: Istimewa untuk Batam Pos

batampos – Aksi pencurian kabel penerangan jalan umum (PJU) kembali terjadi. Kali ini pelaku kejahatan merusak dan mencuri perlengkapan PJU yang berada di dekat Ruko Bukit Kemuning menuju Perumahan Puri Agung.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Batam, Yumasnur mengatakan kehilangan diketahui saat tim PJU melakukan patroli dan pengecekan fasilitas umum tersebut.

“Ini baru ada lagi. Kemarin sempat berhenti. Namun dilanjutkan kembali aksi pencuriannya,k kata dia, Jumat (24/2/2023).

Baca Juga: Belum Ada Dokumen Sah, Warga Diminta Waspada dengan Penawaran KSB

Pelaku merusak PJU, dan memotong kabel. Sehingga PJU tidak bisa berfungsi dengan baik. PJU padam beberapa titik. Untuk perbaikan, tim teknis sudah menggali untuk diperbaiki.

“Kami upayakan hari ini sudah kembali menyala. Karena tim sudah turun langsung hari ini,” ujarnya.

Yumasnur mengaku aksi pencurian masih terus terjadi. Sehingga kerusakan terhadap aset daerah masih tidak bisa terhentikan.

Hingga Februari ini total kerusakan pada pJu sudah mencapai puluhan unit. Satu unit tiang PJU berukuran 9 meter juga sudah raib digondol pelaku pencurian.

Baca Juga: Pengusaha Keluhkan Kenaikan Kedelai Capai 100 Persen

“Ini sudah yang kesekian kalinya untuk kabel PJU yang dipotong dan dicuri,” sebutnya.

Ia mengaku kehilangan ini membuat beban pengeluaran untuk pemeliharaan PJU terus meningkat, karena aset yang hilang juga bertambah.

“Ini yang terbaru. Tim patroli menemukan kerusakan pada tiang PJU. Akibatnya PJU tidak berfungsi dengan baik, dan mengganggu penerangan jalan bagi pengendara,” ujarnya.

Baca Juga: Dubes Jerman Tertarik dengan Batam, Dorong Perusahan Jerman Tanamkan Modal di Batam

Diakuinya aksi ini kembali lagi terjadi. Pasalnya tidak hanya kerugian materi, namun aktivitas masyarakat umum tentu saja terganggu.

“Yang paling kasihan pengguna jalan pastinya. Karena kalau terjadi kecelakaan pengendara, akibat gangguan penerangan jalan kan sangat disayangkan. Padahal mereka sudah berkontribusi pada pendapatan dari PJU ini,” terangnya.(*)

Reporter: Yulitavia

Warga Bengkong Resah, Banyak Remaja yang Sering Check In di Hotel dan Mengunjungi Tempat Hiburan

0
hotel
Ilustrasi. Foto: INT

batampos – Warga Bengkong mengeluhkan kenakalan pelajar khususnya para remaja. Pelajar ini kerap menginap atau check in di hotel kawasan Bengkong, serta mengunjungi tempat hiburan.

“Kami mendapatkan informasi anak sekolah yang booking kamar hotel dan pergi ke tempat hiburan. Untuk itu, kami mohon hotel ini menolak jika anak sekolah yang booking,” ujar salah seorang warga, Akamna Azia dalam kegiatan Jumat Curhat bersama Polsek Bengkong.

Ia menjelaskan selain booking hotel, dan mengunjungi tempat hiburan, para pelajar juga kerap terlihat nongkrong di ruko kosong dan fasum kawasan Bengkong.

Baca Juga: Pengusaha Keluhkan Kenaikan Kedelai Capai 100 Persen

“Kami berharap pihak kepolisian untuk lebih sering patroli di wilayah ruko-ruko kosong,” kata Azia yang juga berprofesi sebagai guru tersebut.

Hal senada disampaikan Sugiarto, warga lainnya. Ia mengatakan remaja di Bengkong kerap melakukan pencurian hingga dilakukan di tempat ibadah atau masjid.

“Kemarin terjadi pencurian sendal jamaah masjid yang dilakukan anak SMP. Minta tolong agar pihak kepolisian juga memantau terkait kenakalan remaja ini,” katanya.

Sementara Kapolsek Bengkong, Iptu Muhammad Rizqy Saputra, mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan tempat hiburan dan hotel agar lebih seleksif menerima tamu.

Baca Juga: Bandara Hang Nadim Buka 3 Rute Baru Mulai Maret

“Contoh dengan menunjukkan KTP tamu, jika masih dibawah umur agar tidak di layani,” katanya.

Selain itu, Rizky mengaku meminta bantuan ldari para orang tua, pihak sekolah untuk lebih mengawasi anak-anak kita. Dan ia berharap pihak sekolah bisa memberuksan sanksi kepada anak-anak yang nakal.

“Untuk mencegah kenakalan-kenakalan ini kita lakukan imbauan dari personel bhabinkamtibmas. Serta peningkatan patroli,” tutupnya.(*)

Reporter: Yofi Yuhendri

Kuota Haji 2023, Provinsi Kepri Kebagian 1.291 Orang

0
Jemaah Haji 3 F Cecep Mulyana e1658842804241
Ilustrasi. Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas, telah menandatangani Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 189 tahun 2023 tentang kuota haji Indonesia tahun 1444H/2023 M. Berdasarkan keputusan tersebut Provinsi Kepri hanya mendapatkan 1.291 kuota. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas, telah menandatangani Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 189 tahun 2023 tentang kuota haji Indonesia tahun 1444H/2023 M. Berdasarkan keputusan tersebut Provinsi Kepri hanya mendapatkan 1.291 kuota.

Dalam KMA yang ditandatangani Menag Yaqut ini ditetapkan kuota haji Indonesia tahun 1444 H berjumlah 221.000, terdiri atas 203.320 kuota haji reguler dan 17.680 kuota haji khusus.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Batam, Syahbudi, mengatakan, untuk kuota haji reguler di Provinsi Kepri sendiri sebanyak 1.291 jemaah.

Sedangkan pembagian pernah wilayah seperti jemaah haji Batam masih menunggu Keputusan Presiden (Keppres).

Baca Juga: Tiga Penyalur PMI Ilegal di Batam Dituntut 4 Tahun Penjara

“Untuk kabupaten kota belum, tunggu Kepres, ” tuturnya, Jumat (24/2/2023).

Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas, mengatakan, KMA ini akan menjadi pedoman seluruh jajaran Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah serta Penyelenggara Perjalanan Ibadah Haji Khusus dalam melakukan finalisasi penyediaan layanan jemaah haji Indonesia.

KMA ini, lanjut pria yang akrab disapa Gus Men, menetapkan bahwa kuota haji reguler terdiri atas 190.897 kuota jemaah haji reguler tahun berjalan, 10.166 kuota prioritas lanjut usia, 685 kuota pembimbing dari unsur Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah, dan 1.572 kuota petugas haji daerah. Kuota Petugas Haji Daerah ditetapkan paling banyak tiga orang untuk satu kelompok terbang

“Bagi provinsi yang menetapkan dan membagi kuota haji ke dalam kuota kabupaten/kota, ditetapkan secara proporsionalitas berdasarkan proporsi jumlah penduduk muslim dan/atau daftar tunggu pada masing-masing kabupaten/kota,” jelas Menag.

“Apabila sampai penutupan pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) masih ada sisa kuota jemaah haji reguler, kuota prioritas lansia, kuota petugas pembimbing ibadah haji dari KBIHU, dan kuota Petugas Haji Daerah, maka sisa kuota tersebut digunakan untuk jemaah haji reguler nomor porsi berikutnya,” lanjutnya.

Baca Juga: Banyak Remaja Kumpul-Kumpul hingga Balap Liar, Warga Sekupang Minta Polisi Tingkatkan Patroli

Apabila masih terdapat sisa kuota haji provinsi pada akhir masa pelunasan BPIH, sisa kuota haji provinsi dapat diberikan kepada provinsi lain dengan mengutamakan provinsi dalam satu embarkasi.

Sementara untuk kuota haji khusus, kata Gus Men, terdiri atas 16.305 kuota jemaah haji khusus dan 1.375 kuota petugas haji khusus.

Apabila sampai penutupan pelunasan masih terdapat sisa kuota jemaah haji khusus dan petugas haji khusus, maka kuota tersebut akan digunakan untuk jemaah haji khusus berdasarkan urutan nomor porsi berikutnya yang siap berangkat.

“Jemaah haji yang telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji tahun 1441 H/2020 M yang tidak masuk alokasi kuota dan/atau menunda keberangkatan pada tahun 1443 H/2022 M diprioritaskan menjadi jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1444 H/2023 M sepanjang kuota haji tersedia,” sambungnya.

Baca Juga: Jemaah Haji Wajib Rekam data Biometrik melalui Aplikasi Saudia Visa Bio

Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, total kuota terbanyak untuk Provinsi Jawa Barat yakni sejumlah 38.732 jemaah. Disusul dengan Provinsi Jawa Timur dengan total kuota 35.152 jemaah. Selanjutnya Jawa Tengah 30.013 jemaah, Banten sejumlah 9.356 jemaah serta Sumatera Utara 8.233 jemaah.

Berikut sebaran daftar kuota haji reguler per provinsi tahun 1444 H/ 2023 M:

1. Aceh: 4.378
2. Sumatera Utara: 8.328
3. Sumatera Barat: 4.613
4. Riau: 5.047
5. Jambi: 2.909
6. Sumatera Selatan: 7.012
7. Bengkulu: 1.636
8. Lampung: 7.050
9. DKI Jakarta: 7.926
10. Jawa Barat: 38.723
11. Jawa Tengah: 30.377
12. DI Yogyakarta: 3.147
13. Jawa Timur: 35.152
14. Bali: 698
15. NTB: 4.499
16. NTT: 668
17. Kalimantan Barat: 2.519
18. Kalimantan Tengah: 1.612
19. Kalimantan Selatan: 3.818
20. Kalimantan Timur: 2.586
21. Sulawesi Utara: 713
22. Sulawesi Tengah: 1.993
23. Sulawesi Selatan: 7.272
24. Sulawesi Tenggara: 2.019
25. Maluku: 1.086
26. Papua: 1.076
27. Bangka Belitung: 1.065
28. Banten: 9.461
29. Gorontalo: 978
30. Maluku Utara: 1.076
31. Kepulauan Riau: 1.291
32. Sulawesi Barat: 1.453
33. Papua Barat: 723
34. Kalimantan Utara: 416.(*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Penerbangan Batam-Korea Selatan Diundur

0
bandara hang nadim
Ilustrasi. Bandara Internasional Batam (BIB) Hang Nadim. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Bandara Internasional Batam (BIB) masih berupaya menghadirkan penerbangan Internasional menuju Korea Selatan.

Namun hal tersebut membutuhkan sedikit waktu dari rencana yaitu di Februari 2023, mesti sedikit mundur sebab masih terkendala billateral aggrement untuk penerbangan Internasional Batam- Korea Selatan.

Terdapat dua izin, yang masih menjadi kendala pembukaan rute ini yakni traffic ride dan billateral aggrement.

Baca Juga: Banyak Remaja Kumpul-Kumpul hingga Balap Liar, Warga Sekupang Minta Polisi Tingkatkan Patroli

“Izin penerbangan secara prinsip kita akan mulai dengan charter filght karena reguler nya masih membutuhkan proses bilateral, jadi nantinya menggunakan nomor penerbangan charter dulu,” ujar Direktur Utama PT BIB, Pikri Ilham Kurniansyah, Jumat (24/2/2023).

Pikri menyampaikan, pihaknya masih tetap berupaya agar bisa merealisasikan rute penerbangan Internasional tersebut.

Sebab jika izin sudah diberikan, maka rute dapat segera dibuka dan menjadi jalan untuk masuknya wisatawan ke Batam.

Baca Juga: Jemaah Haji Wajib Rekam data Biometrik melalui Aplikasi Saudia Visa Bio

“Sedikit mundur dari awal, rencana penerbangan ini masuk ke summer schedule jadi mulai April mendatang,” katanya.

Adapun maskapai yang saat ini telah diundang oleh PT BIB seperti Jin Air, Jeju Air dan Korean Air.

Pihaknya melihat jika rute Internasional ini berhasil dibuka, maka animo masyarakat cukup tinggi. Terutama WNA dari Korea Selatan maupun WNI yang ingin beerwisata dan melakukan perjalanan bisnis.

Baca Juga: Belum Ada Dokumen Sah, Warga Diminta Waspada dengan Penawaran KSB

“Hal ini juga di dukung dengan letak geografis Batam yang tak jauh dengan Singapura dan Malaysia,” ujarnya.

Menurutnya, nantinya ini akan berpengaruh positif kepada para pelaku pariwisata, usaha travel, agen wisata dan UMKM.(*)

Reporter: Azis Maulana

Warga Sagulung Resah, ODGJ Semakin Banyak

0
ilustrasi odgj
Ilustrasi ODGJ. (jpg)

batampos – Warga Sagulung resah dengan keberadaan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang semakin banyak dari waktu ke waktu. Warga merasa terancam sebab ODGJ ini berkeliaran hingga ke pemukiman warga.

Warga berharap agar ini ditindak lanjuti instansi pemerintah terkait demi keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Ini disampaikan masyarakat Sagulung saat menghadiri dialog Curhat Kamtibmas yang dilakukan Polsek Sagulung, Jumat (24/2/2023).

Baca Juga: Tiga Penyalur PMI Ilegal di Batam Dituntut 4 Tahun Penjara

Warga berharap agar Polsek Sagulung berkoordinasi dengan Dinas Sosial kota Batam untuk menertibkan ODGJ yang masih berkeliaran di tengah masyarakat.

“Kadang di pasar itu masuk sampai ke toko-toko. Bukan saja pengunjung, pedagang juga merasa terancam. Di perumahan juga ada. Tolong ini diperhatikan biar tetap aman lingkungan kita ini,” ujar Ilham, warga Perumnas, Sagulung.

Para ODGJ ini juga kerap masuk ke lokasi permainan anak-anak, sehingga sanga mengkhawatirkan.

Baca Juga: Banyak Remaja Kumpul-Kumpul hingga Balap Liar, Warga Sekupang Minta Polisi Tingkatkan Patroli

Perbuatan di luar nalar kewarasan seperti melempar batu dikuatirkan akan melukai anak-anak atau siapa saja yang ada di dekatnya.

“Kalau bisa dibawa ke lokasi penanganan ODGJ biar mereka juga diobati atau gimana lah. Kasian nanti warga yang tak tahu apa-apa jadi korban. Semoga ini ditindak lanjuti pak,” ujar Suhardi, warga lainnya.

Kapolsek Sagulung, Iptu Nyoman Ananta Mahendra, merespon keluhan masyarakat itu dengan segera berkoordinasi dengan Dinas Sosial kota Batam.

Baca Juga: Coklit Data Pemilih Pemilu 2024 Kota Batam Sudah Mencapai 283.145 Pemilih

Masyarakat yang menjumpai ODGJ yang memang mengancam keselamatan orang lain segera laporkan ke Polsek untuk diamankan sementara waktu.

“Kita akan respon. Kalau memang mengganggu kita amankan dulu nanti baru diserahkan ke Dinsos,” ujar Nyoman.(*)

Reporter: Eusebius Sara

Ketua DPRD Kepri Imbau Masyarakat Agar Terima Kedatangan Pantarlih dengan Baik

0
Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak, SH menerima kunjungan Pantarlih di rumahnya di Batam Center. F. Humas DPRD Kepri                                  

batampos-Ketua DPRD Provinsi Kepri, Jumaga Nadeak mengimbau masyarakat agar menerima dengan baik kedatangan Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang.

Diketahui bersama bahwa Pantarlih melakukan kegiatan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) pada data pemilih.

Dalam hal ini Pantarlih yang didampingi Ketua KPU Kota Batam, Bawaslu serta Panitia Pemungutan Suara (PPS) melakukan pencocokan dan penelitian di kediaman Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak, Batam, tanggal 17 Februari lalu.

Jumaga mengatakan pihaknya menyambut baik atas kedatangan Pantarlih dan rombongan dan ia menyiapkan data pendukung yang dibutuhkan untuk Coklit seperti kartu keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

BACA JUGA: Pantarlih Tidak Data Warga Ber-KTP Luar Karimun

“Saya berharap dan mengimbau kepada masyarakat masyarakat jika kedatangan Pantarlih ke rumah, makan harap diterima dengan baik. Karena ini untuk masyarakat Kepri semua juga untuk memilih di 2024 mendatang,” kata Jumaga.

Kegiatan Pantarlih, kata Jumaga harus didukung sebab dalam pekerjaanya harus mendapatkan data yang objektif dan faktual anatara yang rercatat dengan realitas.

“Dan harus diperoleh obyektif dan faktual, antara data yang tercatat dengan realita di lapangan harus sesuai agar tidak menimbulkan permasalahan,” harapnya.

Diakhir kegiatan Pantarlih melakukan data di kediaman Jumaga, Pantarlih juga melakukan penempelan stiker di pintu rumah ketua DPRD Kepri ini agar mudah dilihat dan sebagai tanda bahwa sudah di data oleh Pantarlih. (*)

Reporter : Peri Irawan

Yamaha Hadirkan Solusi Kebutuhan Air Minum Sehat

0

 

 

batampos – PT Yamaha Motor Nuansa Indonesia (YMNI) selaku produsen water purifier bermerek Yamaha, bekerja sama dengan Daya Pertiwi Foundation (DPF) sukses mendapatkan penghargaan bergengsi, yaitu Energy Globe National Award 2022 yang diberikan oleh Energy Globe Foundation, sebuah organisasi nirlaba yang bergerak di bidang ketahanan lingkungan yang berlokasi di Negara Austria.

Penghargaan ini merupakan sebuah bentuk apresiasi atas solusi permasalahan lingkungan yang ditawarkan oleh YMNI dan DPF, melalui program penyediaan air minum sehat di Desa Wirotaman, Kabupatan Malang, Jawa Timur, dengan menggunakan mesin Yamaha Clean Water Supply System model YCW-008A. Penggunaan sistem tersebut dinilai sebagai teknologi tepat guna yang cocok diterapkan di wilayah sub-urban, karena memiliki konstruksi yang sederhana sehingga mudah diaplikasikan dan murah dalam hal perawatan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak terkait yang telah membantu dan bekerja sama dalam program penyediaan air minum sehat di Desa Wirotaman, sehingga kami bisa mendapatkan penghargaan Energy Globe National Award 2022. Pencapaian ini tentunya tidak hanya membuat kami semakin bersemangat dan termotivasi untuk memberikan kontribusi terbaik kepada masyarakat Indonesia, namun juga membuktikan bahwa teknologi Yamaha selalu relevan dalam menjawab segala persoalan sosial dan lingkungan yang ada di tengah masyarakat” ungkap Takeshita Naotaka, President Director, PT Yamaha Motor Nuansa Indonesia yang juga menjabat sebagai Vice President Director, PT Yamaha Indonesia Motor Mfg.

Yamaha Clean Water Supply System model YCW-008A sendiri adalah sebuah penyempurnaan sistem penjernih air yang menggunakan metode ‘Saringan Pasir Lambat’ dan telah banyak digunakan di berbagai belahan dunia. Sistem ini sangat ramah lingkungan karena selain menggunakan kapasitas listrik yang rendah untuk pompa penghisap airnya, cara kerja pergerakan air juga lebih memanfaatkan gaya gravitasi melalui penyusunan formasi tangki terbuka yang dibuat berundak (menurun). Selain itu, sistem penjernihan pun tidak menggunakan bahan koagulan atau filter kimiawi melainkan memakai bakteri baik yang diproduksi dengan memanfaatkan sinar matahari dan media alami.

Hadirnya Yamaha Clean Water Supply System di desa Wirotaman, setidaknya mampu memasok air minum sehat hingga sebanyak 8.000 liter setiap harinya, atau sekitar 400 galon air yang cukup untuk memenuhi kebutuhan 500 kepala keluarga, (dengan asumsi 5 anggota per 1 kepala keluarga (berdasarkan hasil survey internal). Dengan jumlah pasokan air bersih yang melimpah tersebut, program ini tidak hanya mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa, namun turut berpotensi memberikan pemasukan ekonomi.

Oleh sebab itu, selain memberikan pembinaan dalam bentuk pelatihan tata cara pengoperasian serta perawatan mesin filtrasi, YMNI dan DPF juga memberikan progam edukasi dari sisi peluang bisnis yang dapat dilakukan oleh masyarakat desa. Seperti penjualan air minum, pembuatan kelompok pengelola air, dan bentuk usaha lainnya yang dapat meningkatkan daya saing serta kemandirian masyarakat setempat.