Rabu, 13 Mei 2026
Beranda blog Halaman 6160

Pencurian Kabel PJU Masih Lidik, Polisi: Semoga Segera Terungkap Pelakunya

0
Lampu PJU Padam 2 F Cecep Mulayana scaled e1675418692174
Lampu penerangan jalan umum di Jalan Laksamana Bintan Sei Panas terlihat padam, Kamis (2/2). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Pencurian kabel penerangan jalan umum (PJU) di beberapa jalan protokol di Kota Batam semakin tidak terkendali. Hal tersebut membuat pengguna jalan terganggu karena tidak adanya pencahyaan ke badan jalan.

Terkini, pencurian kabel PJU terjadi di dua titik sekaligus. Lokasi tersebut yakni dari Simpang Dadut ke arah Simpang dekat UIB dan dari depan Rumah Duka Batu Batam ke arah Rumah Sakit Awal Bros. Bahkan beberapa waktu lalu tiang PJU setinggi 9 meter bahkan turut dicuri.

Baca Juga: Kapal Kandas, Warga Belakangpadang Kesulitan Mencari Ikan

Menanggapi peristiwa tersebut dari kepolisian masih mendalami aksi ini. “Melalui jajaran personil Polda Kepri membackup Polresta Barelang melalui satuan Samapta Bhayangkara (Sabhara) melakukan pengawasan patroli rutin,” ujar Kasubdit III Ditreskrimum Polda Kepri AKBP Robby Topan Manusiwa, Jumat (3/2/2023).

Ia menerangkan, saat ini kasus pencurian aset pemerintah tersebut masih dalam tahap lidik. Kepolisian tetap berupaya mengungkap siapa pelaku dari aksi pencurian yang mulai kembali terjadi lagi.

Baca Juga: Pencuri HP di RSBP Batam Pasrah Setelah Lihat CCTV

“Saat ini masih dalam tahap lidik semoga kedepan bisa segera terungkap pelakunya,” ujarnya.

Pihaknya juga meminta kerjasama dari Pemko Batam dan masyarakat. “Kita (polisi) tidak bisa kerja sendiri. Jika ditemukan (pencuri) bisa laporkan, atau diamankan langsung,” tutupnya. (*)

 

 

Reporter: Azis Maulana

Diancam Video Tanpa Pakaian Bakal Diviralkan, Pelajar di Bintan Dicabuli

0
Polisi mengiring pelaku pencabulan anak di bawah umur, Jumat (3/2/2023). F.Polres Bintan untuk Batam Pos.

batampos– Satreskrim Polres Bintan meringkus dua pelaku pencabulan anak di bawah umur.

Kasat Reskrim Polres Bintan AKP Mohammad Darma Ardiyaniki membenarkan dua pelaku pencabulan anak di bawah umur telah diamankan. “Korbannya masih pelajar,” kata dia.

Dikatakannya, dari dua pelaku pencabulan, salah satunya masih di bawah umur.

Dia mengatakan, kasus ini bermula saat korban melakukan panggilan video whastsapp tanpa pakaian. Ternyata, video tersebut direkam oleh pelaku. Pelaku kemudian mengancam korban akan menyebarkan video tersebut kalau keinginannya tidak dipenuhi.

“Jadi pelaku mengancam akan memviralkan video korban yang direkam tanpa pakaian,” kata dia.

BACA JUGA: Meras Modus Sebar Video Asusila, Doni Dihukum 3 Tahun Penjara

Dia mengatakan, ancaman tersebut membuat korban takut dan malu.

“Karena takut dan malu videonya akan disebar, korban mengikuti kemauan pelaku,” kata dia.

Dikatakannya, saat kejadian, pelaku membawa temannya untuk melakukan pencabulan terhadap korban secara bergantian.

Dia mengatakan, kasus ini terungkap setelah korban menceritakan kisah kelamnya ke orangtuanya.

Orangtua korban yang tidak menerima perlakuan kedua pelaku, langsung melaporkan ke kantor polisi.

Dia mengatakan, setelah menerima laporan, polisi langsung menciduk kedua pelaku.

“Sekarang kedua pelaku sudah ditahan,” kata dia.

Untuk kedua pelaku, dia mengatakan, dijerat pasal 81 Ayat (3) juncto Pasal 76D dan / atau Pasal 82 Ayat (2) juncto Pasal 76E UU No. 35 Tahun 2014 (Revisi UU No. 23 Tahun 2002) tentang Perlindungan Anak.

“Kedua pelaku diancam di penjara paling cepat 5 tahun dan paling lama 15 tahun,” kata dia. (*)

reporter: slamet

Ini Tanggapan BP Batam Terhadap Akses Jalan yang Ditutup di Perum Palm Spring

0
bp batam 14
Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melalui Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait, menanggapi keluhan warga Perumahan Palm Spring RT.001/RW.001 Batam Center.

Sebelumnya, warga setempat mengungkapkan kekecewaannya atas penutupan akses alternatif atau jalan memutar yang dibangun oleh pengembang di perumahan tersebut.

Atas hal tersebut, Ariastuty secara tegas mengatakan jalan memutar yang dikeluhkan warga bukan bagian dari Penetapan Lahan (PL) Perumahan Palm Spring.

Baca Juga: Kapal Kandas, Warga Belakangpadang Kesulitan Mencari Ikan

“Dari fatwa planologi, jelas sekali bahwa jalan tersebut tidak termasuk dalam PL. Jadi, PT Srimas Raya International selaku penerima alokasi lahan dan pengembang perumahan sudah menyalahi aturan karena membangun jalan tersebut,” jelas Ariastuty.

Kemudian kata dia, terkait proses pemagaran, hal itu dilakukan karena area tersebut sudah ditetapkan alokasi lahannya oleh PT Master Globalindo dan akan diperuntukkan bagi sektor perdagangan jasa dan perumahan.

Ia menjelaskan, hal tersebut dinilai tidak menyalahi aturan karena sesuai dengan Peraturan Wali Kota Batam Nomor 60 Tahun 2021 Tentang Rencana Detil Tata Ruang Wilayah Perencanaan Nongsa, Batam Kota, Bengkong, Batu Ampar, Lubuk Baja, Sekupang, dan Batu Aji Kota Batam Tahun 2021-2041.

Baca Juga: Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Timbun Jalan Rusak dengan Puing Bangunan

Untuk itu, BP Batam mengimbau kepada warga agar menggunakan fasilitas jalan sesuai dengan PL perumahan.

“Ini menjadi catatan kepada PT Srimas Raya International dan seluruh pengembang perumahan di Kota Batam agar menyediakan fasilitas perumahan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, untuk menjaga kondusivitas dan keharmonisan masyarakat,” tutup Ariastuty. (*)

Ini Tanggapan BP Batam Terhadap Akses Jalan yang Ditutup di Perum Palm Spring

0
bp batam 14
Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melalui Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait, menanggapi keluhan warga Perumahan Palm Spring RT.001/RW.001 Batam Center.

Sebelumnya, warga setempat mengungkapkan kekecewaannya atas penutupan akses alternatif atau jalan memutar yang dibangun oleh pengembang di perumahan tersebut.

Atas hal tersebut, Ariastuty secara tegas mengatakan jalan memutar yang dikeluhkan warga bukan bagian dari Penetapan Lahan (PL) Perumahan Palm Spring.

Baca Juga: Kapal Kandas, Warga Belakangpadang Kesulitan Mencari Ikan

“Dari fatwa planologi, jelas sekali bahwa jalan tersebut tidak termasuk dalam PL. Jadi, PT Srimas Raya International selaku penerima alokasi lahan dan pengembang perumahan sudah menyalahi aturan karena membangun jalan tersebut,” jelas Ariastuty.

Kemudian kata dia, terkait proses pemagaran, hal itu dilakukan karena area tersebut sudah ditetapkan alokasi lahannya oleh PT Master Globalindo dan akan diperuntukkan bagi sektor perdagangan jasa dan perumahan.

Ia menjelaskan, hal tersebut dinilai tidak menyalahi aturan karena sesuai dengan Peraturan Wali Kota Batam Nomor 60 Tahun 2021 Tentang Rencana Detil Tata Ruang Wilayah Perencanaan Nongsa, Batam Kota, Bengkong, Batu Ampar, Lubuk Baja, Sekupang, dan Batu Aji Kota Batam Tahun 2021-2041.

Baca Juga: Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Timbun Jalan Rusak dengan Puing Bangunan

Untuk itu, BP Batam mengimbau kepada warga agar menggunakan fasilitas jalan sesuai dengan PL perumahan.

“Ini menjadi catatan kepada PT Srimas Raya International dan seluruh pengembang perumahan di Kota Batam agar menyediakan fasilitas perumahan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, untuk menjaga kondusivitas dan keharmonisan masyarakat,” tutup Ariastuty. (*)

Dukungan Jepang untuk Piala Dunia U-20 dan FIBA World Cup di Indonesia

0
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) menerima rombongan dari Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia di Kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis (2/2/2023). (ANTARA/HO-KEMENPORA)

batampos – Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) menyambut baik rencana kehadiran para pejabat Jepang untuk mendukung Indonesia menjadi tuan rumah FIFA World Cup U-20 tahun 2023 dan FIBA World Cup 2023, dikutip dari Antara.

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gunawan Suswantoro, saat menerima rombongan dari Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia, yang dipimpin oleh Counsellor Embassy of Japan, Wakabayashi Takahiro.

Baca Juga: Arab Saudi Tak Keberatan Rusia Gabung AFC, Ini Alasannya

“Terima kasih atas kunjungannya, kami menyambut baik ketika Jepang lolos nanti akan hadir para pejabat ke Indonesia. Ini akan menambah semaraknya Piala Dunia U-20 dan FIBA World Cup 2023,” kata Sesmenpora Gunawan, dikutip dari laman resmi Kemenpora, Kamis (2/2).

Demikian juga sebaliknya seiring dengan rencana besar Indonesia membangun sport center, Kemenpora dan kementerian terkait bermaksud mengadakan studi banding ke Ajinomoto National Training Center (Ajinomoto NTC) kebanggaan Jepang.

“Ada rencana Pak Menteri Pemuda dan Olahraga serta Pak Menteri PUPR berkunjung ke Ajinomoto NTC Jepang dalam rangka studi banding sports center. Semoga saling kunjung dalam urusan olahraga ini menjadi bagian diplomasi yang saling menguntungkan,” ujar Gunawan.

Baca Juga: Ini Negara yang Terpilih jadi Tuan Rumah Piala Asia 2027

Mengakhiri pertemuan, Counsellor Wakabayashi meminta agar diagendakan Duta Besar Jepang untuk Indonesia dapat bertemu Menpora Amali.

“Kami mohon duta besar kami YM Kanasugi Kenji dapat bertemu dengan Bapak Menpora, yang dapat memperkuat dan mempererat hubungan dengan Indonesia lebih baik lagi, khususnya bidang pemuda dan olahraga,” kata Wakabayashi. (*)

 

 

Reporter: Antara

Kapal Kandas, Warga Belakangpadang Kesulitan Mencari Ikan

0
polsek belakangpadang
Kapolsek Belakangpadang, AKP Parlin Tobing, mendengarkan keluhan warga pada Program Jumat Curhat bersama Nelayan Kp. Dapur Arang Tanjung Sari, Belakangpadang, Foto: Polsek Belakangpadang untuk Batam Pos

batampos – Sejumlah warga Belakangpadang mengeluhkan kapal kandas di Batu Berhenti beberapa waktu lalu.

Nelayan mengaku, dampak dari kandasnya kapal tersebut membuat nelayan kesulitan mencari ikan. Terlebih lagi, kapal kandas tersebut mengenai karang tempat berkumpulnya ikan.

“Akibat kandasnya (kapal) kita kesulitan mencari ikan pak,” ujar Amin, salah seorang nelayan kepada Kapolsek Belakangpadang, AKP Parlin Tobing, saat Program Jumat Curhat bersama Nelayan Kp. Dapur Arang Tanjung Sari, Belakangpadang, Jumat, (3/2/2023).

Baca Juga: Pencuri HP di RSBP Batam Pasrah Setelah Lihat CCTV

Nelayan lainnya Heru menambahkan, terumbu karang ini penting perannya untuk keseimbangan ekosistem laut. Banyak nelayan menggantungkan hidupnya dari terumbu karang tersebut untuk mencari ikan.

Sehingga ketika ini rusak akan berdampak langsung terhadap keberlangsungan hidupnya.

Menanggapai curhatan nelayan tersebut, Kapolsek Belakangpadang, AKP Parlin, mengatakan akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait mengenai curhat dan keluhan nelayan.

“Kegiatan ini kami tentu membutuhkan saran dan pendapat dari bapak-ibu sekalian guna meningkatkan keberhasilan kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kecamatan Belakangpadang. Harapannya wilayah yang ada di Belakangpadang tetap aman dan Kondusif,” ujar Kapolsek.

Baca Juga: Januari 2023 Kepri Deflasi, Terendah di Sumatera

Dalam sesi tanya jawab warga nelayan Kampung Dapur Arang mengucapakan terima kasih kepada Polsek Belakangpadang atas kegiatan Jumat Curhat Kamtibmas dimana silaturahmi ini sangat penting sehingga dapat menyampaikan aspirasi warga.

Kegiatan Jumat Curhat Polsek Belakangpadang bersama Nelayan Kampung Dapur Arang digelar di Kantor Sekretariat Perkumpulan Nelayan Unggulan Madani.

Hadir pada kegiatan ini Kapolsek Belakang Padang AKP Parlin Tobing, Binmas Polsek Belakang Padang Aiptu K. Simanjuntak, Bhabinkamtibmas Kel. Tanjung Sari Brigadir Jemmy Hatmoko, Bhabinkamtibmas Kel. Sekanak Raya Brigadir Zuhri, Personil Polsek Belakang Padang, Ketua Nelayan Madani dan Nelayan Kp. Dapur Arang.

Baca Juga: ‘Pak Ogah’ Semakin Banyak di Batam

Akhir kegiatan ini Bhabinkamtubmas setempat Brigadir Jemmy menghimbau kepada nelayan yang hadir pada kegiatan ini untuk berhati-hati saat melaut dan selalu mempersiapkan alat keselamatan melaut seperti life jacket.(*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Marak Isu Penculikan Anak, Polisi: Tidak Benar, Itu Hoaks!

0
Kapolsek Bintan Timur AKP Suardi

batampos – Masyarakat Kepulauan Riau tepatnya di Kabupaten Bintan dibuat resah dengan beredarnya pesan suara yang berisi percobaan penculikan pelajar sekolah dasar (SD) di Kijang. Menanggapi perihal kabar tersebut Dirreskrimum Polda Kepri memberikan imbauan agar masyarakat terutama orang tua agar tidak panik.

“Tidak ada itu hanya isu saja, kita mesti memastikan sesuai fakta apakah ada kasus penculikan tersebut, karena laporan sampai saat ini belum ada, tetapi agar isu ini tidak melebar kita harus memastikan kepada orang tua agar tidak panik,” sebut Dir Reskrimum Polda Kepri Kombes Pol Jefri Ronal Parulian Siagian, Kamis (2/2/2023).

Baca Juga: Isu Culik Anak Meresahkan, Polisi Turun Tangan Jaga Sekolah

Ia menambahkan, sampai saat ini belum ada laporan kasus dari jajaran Polsek dan Polresta di wilayah Kepri mengenai penculikkan anak.

Namun upaya pencegahan agar kasus ini tidak terjadi, Dirkrimum mengimbau adanya peran serta orang tua dalam menjaga anaknya. Memantau segala aktifitas anak baik itu saat berada sekolah dan di lingkungan.

“Artinya pengawasan orang tua perlu di tingkatkan dan jangan panik terhadap isu yang belum tentu benar ini,” ujarnya.

Baca Juga: Januari 2023 Kepri Deflasi, Terendah di Sumatera

Sebelumnya, dalam pesan suara yang beredar dikabarkan seorang pelajar sempat ditarik wanita tapi pelajar tersebut menolak.

Namun, polisi memastikan pesan suara yang beredar tersebut adalah hoaks alias tidak benar. “Tidak benar, itu hoaks,” kata Kapolsek Bintan Timur, AKP Suardi.

Memastikan kabar tersebut, anggotanya sudah turun ke sekolah yang dikabarkan terjadi percobaan penculikan anak. Namun, dia memastikan berita tersebut tidak benar. (*)

 

 

Reporter: Azis Maulana

PMI Batam Himpun Rp 739 Juta Selama Bulan Dana

0
PMI Batam
Sekretaris PMI Batam, Asmin Patros saat peluncuran bulan dana PMI. (Dok.Batampos)

batampos – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Batam telah menghimpun dana sebanyak Rp 739.767.861 hingga penutupan Bulan Dana 2022, Kamis (2/2).

Hasil pengumpulan tersebut, masih jauh dari target sebesar Rp 1,8 miliar, dan turun jika dibandingkan dengan dua tahun sebelumnya yang mencapai Rp 1 miliar lebih.

“Jadi bulan dana tahun 2022 sudah kita tutup dan mendapatkan sekitar Rp 739.767.861, dan tahun ini kalau dilihat dari jumlah dana yang terkumpul, memang lebih sedikit dibandingkan dengan dua tahun sebelumnya,” ujar Sekretaris PMI Kota Batam, Asmin Patros.

Baca Juga: Pencuri HP di RSBP Batam Pasrah Setelah Lihat CCTV

Asmin melanjutkan, meski jumlah dana yang terkumpul lebih sedikit, namun dari segi jumlah penyumbang di Bulan Dana 2022 lebih banyak dibandingkan dua tahun sebelumnya. Dimana, tahun 2022 lalu banyak penyumbang dari dunia pendidikan.

Hal itu, tak terlepas dari sosialisasi secara maraton yang dilakukan oleh seluruh panitia Bulan Dana 2022.

“Kami yakin dan percaya dampaknya akan terasa di tahun 2023. Ini bisa berdampak lebih besar lagi dari bulan dana ini,” katanya.

Adapun dana yang terkumpul itu berasal dari beberapa organisasi sosial kemasyarakatan, dunia pendidikan mulai dari SMP, SMA hingga perguruan tinggi dan beberapa perusahaan.

Baca Juga: Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Timbun Jalan Rusak dengan Puing Bangunan

Pada tahun 2022 itu juga, dana juga berhasil dihimpun dari beberapa perusahaan yang sebelumnya belum pernah mengikuti kegiatan Bulan Dana PMI.

“Alhamdulillah pada tahun 2022 sudah mulai menyumbang. Jadi ini juga menggembirakan dan kita berharap gerakan ini pada tahun mendatang bisa mendapat sambutan lebih baik lagi,” katanya.

Ia juga menjelaskan, faktor dari turunnya dana yang terkumpul karena adanya beberapa bencana alam yang terjadi dibeberapa daerah pada saat PMI Kota Batam menggelar Bulan Dana. Sehingga, banyak organisasi hingga perusahaan yang menyumbang ke daerah tertimpa bencana.

“Sebetulnya itu sama saja. Karena PMI juga ujungnya nanti menyalurkannya ke daerah yang betul-betul tertimpa bencana dan membutuhkan,” katanya.

Baca Juga: Januari 2023 Kepri Deflasi, Terendah di Sumatera

Sementara untuk di Kota Batam yang tidak ada bencana, dana-dana yang terkumpul oleh PMI Kota Batam akan dikembalikan ke masyarakat dalam bentuk lain. Seperti bantuan ambulance gratis, kegiatan penjemputan donor darah dan sebagainya.

“Kemudian mendirikan posko-posko kalau ada musibah. Jadi PMI kembalikan ke masyarakat dalam bentuk itu,” katanya.

Ia menambahkan, dari dana yang terkumpul itu nantinya sebagian akan digunakan untuk melanjutkan pembangunan gedung PMI Kota Batam. Terutama pembangunan lantai 3 PMI yang masih terbengkalai hingga saat ini.

“Insya allah dengan dana ini akan kita selesaikan seluruh pembangunan di gedung ini,” imbuhnya. (*)

 

 

Reporter : Eggi Idriansyah

Selama 2022 Kinerja BRK Syariah Terus Tumbuh dengan Aset Capai Rp 32 Trilun

0
Dirut BRK Syariah Andi Buchari bersama Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim ketika menyerahkan hadiah undian BRK Syariah Bedelau II kepada nasabah pemenang satu unit mobil brio didampingi Direktur Dana dan Jasa MA Suharto Pindiv sekper Edi Wardana Pinbag Digital Banking T M Husni Kholil dan Branch Manager PT BRK Syariah Cabang Tanjung Balai Karkmun Abdul Rohim.       f.TRI HARYONO

batampos – Direktur Utama Bank Riau Kepri Syariah (Perseroda) Andi Buchari belum lama ini menyampaikan kepada Pemerintah kabupaten Karimun sebagai salah satu pemegang saham tentang kinerja BRK Syariah selama tahun 2022 yang terus tumbuh dengan aset yang hampir mencapai Rp32 triliun.

” Saya sebelumnya mengucapkan terimakasih kepada pemegang saham maupun nasabah BRK Syariah yang hingga sekarang masih setia menjadi nasabah BRK Syariah. Dan, secara Nasional bank umum syariah menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BRK Syariah tercatat ketiga bank umum syariah terbesar dari 15 bank umum syariah seluruh Indonesia,” ujarnya, saat menghadiri menyerahkan hadiah undian BRK Syariah Bedelau Il berupa satu unit mobil brio dan 34 Emas kepada nasabah BRK Syariah cabang Tanjung Balai Karimun Konsolidasi. Dan, sekaligus penyerahan program Corporate Social Responsibility (CSR) tahun 2022 BRK Syariah kepada Pemkab Karimun belum lama ini.

Dikatakan, walaupun BRK Syariah berasal dari daerah Riaukepri. Namun, aset kita terbesar ketiga secara Nasional. Kemudian, disisi laba, profitability, permodalan dan rasio-rasio lainnya dalam kondisi baik. Pencapaian kinerja BRK Syariah tersebut, berkat dukungan atas semua pihak yang selalu komitmen menjadi nasabah BRK Syariah di kabupaten Karimun.

BACA JUGA: BRK Syariah Serahkan Program CSR dan Pemenang Undian Bedelau II

” Penyerahan CSR BRK Syariah Cabang Tanjung Balai Karimun merupakan salah satu ungkapan rasa Syukur kepada seluruh pemegang saham. Khususnya, Pemkab Karimun yang bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kabupaten Karimun penggunaan CSR BRK Syariah,” terangnya.

Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim memberikan apresiasi kepada BRK Syariah yang telah memberikan kontribusi kepada daerah. Dan, akan dimanfaatkan untuk kepentingan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) maupun peningkatkan pelayanan publik baik itu kebersihan maupun penanganan
kebakaran.

” Insyallah, akan sangat bermanfaat pemberian CSR BRK Syariah ini. Semoga BRK Syariah terus berkembang dan dapat melaksanakan pelayanan maksimal dan BRK Syariah tetap dihati masyarakat kabupaten Karimun,” tuturnya.(*)

reporter: tri haryono

Pencuri HP di RSBP Batam Pasrah Setelah Lihat CCTV

0
polsek sekupang
AA (baju unggu) warga Tiban yang melakukan pencurian HP di RSBP Batam. Foto: Polsek Sekupang untuk Batam Pos

batampos – Kejahatan bukan semata-mata karena ada niat dari pelakunya, tetapi juga karena ada kesempatan. Hal inilah yang dirasakan AA, 35 warga Tiban, Sekupang. Niat hendak membawa orang tua berobat ke rumah sakit, ia malah berurusan dengan polisi.

Pasalnya, ia ketahuan dari CCTV membawa kabur ponsel milik salah satu pengunjung rumah sakit.

Ironisnya, AA ngotot tidak mengakui perbuatannya. Tapi dia akhirnya pasrah dan mengakui aksinya setelah bukti rekaman CCTV diperlihatkan.

Kejadian tersebut terjadi di Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Sekupang, Jumat (3/2/2023).

Baca Juga: Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Timbun Jalan Rusak dengan Puing Bangunan

Korbannya Agustiar yang juga sedang berobat di rumah sakit tersebut. Saat itu korban lupa mengambil ponselnya yang tertinggal di kursi ruang tunggu.

Korban selanjutnya kembali ke sana dan melihat ponselnya sudah tidak ada lagi alias raib. Saat itu ia mencoba berusaha menghubungi nomor ponselnya itu dan masuk, namun tidak diangkat. Lalu ketika dihubungi lagi sudah tidak aktif lagi.

Korban pun langsung melapor ke petugas Ditpam dan setelah dilakukan pengecekan CCTV, terekam AA, mengambil handphone milik korban.

Baca Juga: Harga Bahan Pokok Masih Stabil di Batuaji dan Sagulung

Kapolsek Sekupang, Kompol ZA Christoper Tamba, membenarkan, kejadian tersebut. Menurutnya, pelaku saat ini sudah dibawa ke Polsek Sekupang untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.

“Ya, lagi diperiksa penyidik, ujar Kapolsek Kompol Tamba, Jumat (3/2).

Kapolsek Sekupang, ZAC Tamba, menerangkan, kronologis singkat kejadian itu bermula saat korban ditemani sang istri berobat ke RSBP dan saat itu lagi menunggu antrean tunggu.

Tak lama kemudian, nomor antreannya tiba dan dia pergi meninggalkan tempat duduk untuk berobat sesuai antrean. Namun Handphone miliknya tertinggal di tempat duduk.

Belum lama meninggalkan tempat duduk, korban baru sadar Handphone miliknya ternyata tertinggal. Setelah ia kembali, handphone tak lagi ada di kursi. Namun korban mengingat sebelumnya ada seorang pemuda datang dan duduk di kursi yang ia tinggal.

Baca Juga: Antisipasi Kekurangan Stok Darah Selama Ramadan, PMI Batam Akan Jemput Bola

Korban pun langsung melapor ke petugas Ditpam dan mencari pria tersebut. Tidak lama pria itu ditemukan dan langsung ditanyai, pria itu sempat tak mengaku. Namun setelah dilihat CCTV, pria itu terekam mengambil handphone milik korban.

“Hasil pemeriksaan, petugas pun menemukan handphone milik korban ada di dalam mobil pelaku, ” ucap Kapolsek.

Kapolsek Tamba pun mengingatkan agar setiap pengunjung lebih waspada, karena kejahatan itu timbul bukan karena ada niat namun karena ada kesempatan.(*)

Reporter: Rengga Yuliandra