
Artikel Program Pinjaman Bunga 0 Persen di Kota Batam Kurang Maksimal, dari 1.500 UMKM hanya 19 Pelaku UMKM Lolos Verifikasi pertama kali tampil pada Metropolis.

Artikel Program Pinjaman Bunga 0 Persen di Kota Batam Kurang Maksimal, dari 1.500 UMKM hanya 19 Pelaku UMKM Lolos Verifikasi pertama kali tampil pada Metropolis.

batampos – Power window kini menjadi fitur standar pada hampir seluruh mobil modern. Fitur ini menggantikan jendela manual yang sebelumnya harus dibuka dan ditutup menggunakan engkol.
Dengan teknologi ini, pengemudi dan penumpang dapat membuka atau menutup kaca jendela hanya dengan menekan tombol. Kehadiran power window dinilai memberikan kenyamanan sekaligus kemudahan, terutama saat berkendara di dalam kota atau kondisi lalu lintas padat.
Power window merupakan sistem jendela kendaraan yang digerakkan oleh motor listrik. Pengoperasiannya dilakukan melalui tombol yang umumnya terletak di setiap pintu. Selain itu, terdapat panel utama di pintu pengemudi yang berfungsi mengendalikan seluruh jendela secara bersamaan.
Untuk mengoperasikan power window, pengemudi perlu memastikan posisi kunci kontak berada pada posisi ON atau ACC. Selanjutnya, tekan tombol jendela sesuai posisi kaca yang ingin dibuka atau ditutup.
Menekan tombol ke arah bawah akan menurunkan kaca jendela, sedangkan menarik atau mengangkat tombol ke atas berfungsi untuk menutup kaca. Panel utama di pintu pengemudi dapat digunakan jika ingin mengatur semua jendela sekaligus.
Pada beberapa tipe mobil, tombol power window juga dilengkapi fitur otomatis. Pengguna cukup menekan tombol hingga terdengar bunyi “klik”, lalu kaca jendela akan bergerak naik atau turun secara otomatis tanpa perlu menahan tombol terus-menerus.
Selain memberikan kenyamanan, power window juga dinilai lebih praktis dan aman. Sistem ini memudahkan pengemudi mengatur sirkulasi udara di dalam kabin serta memungkinkan respon cepat dalam kondisi darurat. (*)
Artikel Mengenal Power Window Mobil dan Cara Menggunakannya dengan Benar pertama kali tampil pada Lifestyle.

batampos – Komitmen Astra Honda Motor dalam memperkuat pendidikan vokasi kembali diwujudkan melalui Kontes Siswa dan Guru SMK Binaan AHM 2025.
Technical Service Manager PT Capella Dinamik Nusantara, Johandi, mengatakan bahwa kontes ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Honda dalam mencetak sumber daya manusia unggul melalui pendidikan vokasi.
“Melalui Kontes Siswa dan Guru SMK Binaan AHM, kami ingin terus mendorong peningkatan kompetensi agar lulusan vokasi dan tenaga pendidik semakin siap menghadapi tantangan dunia industri,” ujarnya, Rabu (7/1).
Kontes tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan berkelanjutan untuk mengasah keterampilan teknis serta meningkatkan kompetensi siswa dan guru di bidang otomotif, khususnya teknologi sepeda motor Honda.
Program ini dirancang untuk menyiapkan lulusan vokasi dan tenaga pendidik agar selaras dengan kebutuhan industri otomotif yang terus berkembang.
“Rangkaian kegiatan diawali dengan seleksi tahap pertama yang dilaksanakan sejak November 2025 di masing-masing SMK binaan Honda,” sebutnya.
Peserta terbaik kemudian mengikuti seleksi tingkat regional yang digelar di Main Dealer PT Capella Dinamik Nusantara pada 22 Desember 2025. Dari tahap ini, perwakilan terbaik Kepulauan Riau akan melaju ke kontes tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta.
Sebanyak 114 siswa kelas XII dan 17 guru produktif dari lima SMK mitra binaan AHM di Kepulauan Riau mengikuti seleksi awal. Pada tahap regional, terpilih 15 siswa—masing-masing tiga siswa dari setiap sekolah—serta lima guru untuk mengikuti penilaian lanjutan.
Dari hasil seleksi tersebut, ditetapkan satu siswa terbaik dan satu guru terbaik sebagai wakil daerah ke tingkat nasional.
Bidang lomba meliputi uji teori secara daring serta praktik langsung, yang mencakup pengetahuan umum, engine, electrical, chassis, dan fuel system sepeda motor Honda.
“Sistem penilaian siswa terdiri dari teori online, tiga praktik meja, troubleshooting, serta maintenance service pada unit sepeda motor Honda,” ujarnya.
Sementara itu, penilaian guru mencakup teori online, praktik teknis serupa, serta tambahan penilaian berupa praktik mengajar.
Pada kategori siswa tingkat regional, Juara 1 diraih Muhammad Ikhsan, disusul Rian Andika sebagai Juara 2, keduanya dari SMK Hang Nadim Batam. Juara 3 diraih Muhammad Raihan dari SMKN 3 Batam.
Sementara pada kategori guru, Juara 1 diraih Budi Hendrika dari SMKN 3 Batam, Juara 2 oleh Alvion dari SMKN 3 Tanjungpinang, dan Juara 3 oleh Deswira Narti dari SMK Hang Nadim Batam.
Para pemenang regional akan mengikuti program pembekalan di Main Dealer PT Capella Dinamik Nusantara pada 26 Januari hingga 6 Februari 2026.
Selanjutnya, mereka akan diberangkatkan ke Jakarta pada 8 Februari 2026 untuk mengikuti kontes tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 10–11 Februari 2026.
Sementara itu, Budi Hendrika, guru SMKN 3 Batam yang meraih Juara 1 kategori guru, mengaku bangga atas pencapaian tersebut.
“Technical Skill Contest Capella Honda bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembuktian kemampuan kami sebagai pendidik untuk terus meningkatkan kompetensi keahlian teknis sesuai standar industri,” tutupnya (*)
Artikel Kontes Siswa dan Guru SMK Binaan AHM 2025 Perkuat Kompetensi Vokasi di Kepulauan Riau pertama kali tampil pada Metropolis.

batampos – Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Lingga menggelar kursus kepelatihan sepak bola berlisensi bagi para pelatih lokal. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya pelatih di Kabupaten Lingga yang masih minim pelatih berlisensi resmi.
Kursus kepelatihan tersebut dilaksanakan selama tujuh hari, mulai 4 hingga 10 Januari 2026. Sebanyak 28 peserta yang merupakan pelatih klub sepak bola daerah di Kabupaten Lingga mengikuti kegiatan ini.
Melalui kursus ini, para peserta dibekali pengetahuan dasar kepelatihan, teknik permainan, serta metode latihan yang sesuai dengan standar kepelatihan nasional.
Askab PSSI Lingga menilai peningkatan kualitas pelatih menjadi fondasi penting dalam membangun pembinaan sepak bola, khususnya di tingkat usia dini dan kompetitif.
Wakil Ketua Askab PSSI Lingga, Supardi, mengatakan kegiatan kursus kepelatihan ini merupakan bagian dari agenda dan program resmi PSSI Lingga dalam memajukan sepak bola daerah.
“Pelatihan ini adalah agenda dan program PSSI Lingga. Selama ini, pelatih sepak bola yang memiliki lisensi di Lingga hanya tiga orang, selebihnya belum memiliki lisensi,” ujar Supardi, Rabu (7/1).
Menurutnya, keterbatasan jumlah pelatih berlisensi menjadi salah satu tantangan utama dalam pengembangan sepak bola di Kabupaten Lingga.
Melalui kursus ini, Askab PSSI Lingga berharap terjadi peningkatan signifikan jumlah pelatih yang memiliki pemahaman kepelatihan secara terstruktur dan sesuai standar.
“Harapan kami, kegiatan ini memberikan hasil terbaik bagi pelatih-pelatih di Lingga, sehingga mereka mampu melatih anak-anak dengan standar yang lebih baik,” katanya.
Askab PSSI Lingga menargetkan para peserta kursus dapat menjadi motor penggerak pembinaan sepak bola usia muda di klub masing-masing. Dengan bertambahnya pelatih berlisensi dasar, proses pembinaan di tingkat akar rumput diharapkan berjalan lebih sistematis dan berkelanjutan. (*)
Artikel Dorong Pembinaan Usia Dini, Askab PSSI Lingga Tambah Pelatih Berlisensi pertama kali tampil pada Olahraga.

batampos – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menargetkan proses lelang jabatan di lingkungan Pemerintah Kota Batam dapat rampung paling lambat Februari 2026.
Ia bilang, percepatan itu penting untuk memastikan akuntabilitas anggaran dan kinerja perangkat daerah bisa berjalan utuh dalam satu tahun anggaran, tanpa terbelah oleh pergantian pejabat di tengah jalan.
Amsakar mengatakan, saat apel pegawai beberapa waktu lalu, ia kembali menekankan kepada Sekda Batam untuk segera merampungkan seluruh tahapan lelang jabatan. Ia berharap hasilnya sudah dapat diumumkan pada Januari ini. Bila prosesnya masih terkendala, Februari menjadi batas akhir penetapan pejabat baru.
“Syukur-syukur akhir Januari sudah bisa ditunjuk pejabat baru. Tapi kalau masih ada kendala, setidaknya Februari sudah ada orang baru,” ujarnya, Rabu (7/1).
Menurutnya, pembaruan pejabat sejak awal tahun sangat krusial. Bila lelang jabatan molor hingga triwulan pertama, maka pejabat lama dan pejabat baru akan saling menyambung dalam satu siklus anggaran. Kondisi itu dikhawatirkan menimbulkan dualisme dalam pelaksanaan tugas, serta menyulitkan proses pertanggungjawaban kinerja maupun keuangan.
“Kalau kita baru rombak di triwulan satu, nanti pejabatnya bersambung. Saya ingin satu saja, sehingga pertanggungjawaban keuangan dan kinerjanya jelas,” katanya.
Percepatan ini tak hanya soal penyegaran struktur, tetapi menyangkut kepastian implementasi seluruh program prioritas daerah. Dengan penetapan pejabat di awal tahun, para Pengguna Anggaran (PA), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), hingga Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dapat bekerja penuh sejak Januari dan memastikan realisasi kegiatan berjalan optimal.
“Kalau Februari sudah jalan, mereka bisa melaksanakan satu tahun penuh. Biasanya Januari hanya persiapan administrasi, tapi kalau pejabatnya definitif sejak awal, semua bisa langsung tancap gas,” katanya.
Amsakar berharap tidak ada hambatan berarti dalam finalisasi proses lelang jabatan ini. “Doakanlah, mudah-mudahan Februari sudah dapat orang,” tambahnya. (*)
Artikel Amsakar Janjikan Lelang Jabatan Rampung Paling Lambat Februari untuk Optimalkan Kinerja dan Anggaran pertama kali tampil pada Metropolis.

Artikel Pemerintah Anggarkan Rp 60 T untuk Darurat Bencana di 2026 pertama kali tampil pada News.

batampos – Banjir rob merendam Jalan Lintas Barat, tepatnya di Desa Penaga, Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan, Rabu (7/1) siang. Kondisi tersebut menyebabkan arus lalu lintas di jalur penghubung Tanjunguban-Tanjungpinang tersendat.
Pantauan di lokasi, ruas jalan sebelah kiri dari arah Tanjunguban menuju Tanjungpinang terendam air laut sehingga kendaraan harus bergantian melintas melalui jalur kanan. Sejumlah pengendara tampak memperlambat laju kendaraan untuk menghindari genangan yang cukup dalam.
Beberapa ratus meter dari lokasi tersebut, banjir rob juga merendam dua ruas jalan lainnya. Genangan air memaksa kendaraan yang melintas mengurangi kecepatan demi menjaga keselamatan.
Selain badan jalan, banjir rob turut merendam lahan di sekitar Jalan Lintas Barat, khususnya di kawasan dekat Gunung Bintan, baik di sisi kanan maupun kiri jalan. Meski demikian, air laut belum mencapai jalur utama sehingga akses lalu lintas masih dapat digunakan.
Salah seorang pengendara sepeda motor, Roni, mengatakan banjir rob sudah sering terjadi di sejumlah titik Jalan Lintas Barat. Namun, menurutnya kondisi kali ini masih aman dilalui dengan catatan pengendara tetap berhati-hati.
“Masih bisa lewat, tapi harus ekstra hati-hati karena air menutup permukaan jalan,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris BPBD Bintan, Agus Ariyadi, membenarkan adanya banjir rob di sejumlah wilayah Bintan. Selain di Desa Penaga, genangan air laut juga terjadi di Kecamatan Bintan Timur, tepatnya di Kelurahan Sei Enam, serta Kecamatan Bintan Utara.
“Ketinggian air laut sudah naik hingga ke permukaan jalan, tetapi belum signifikan,” kata Agus.
Ia menambahkan, BPBD Bintan telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk melakukan pemantauan langsung ke lokasi-lokasi terdampak banjir rob. Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melaporkan jika terjadi peningkatan ketinggian air.
“Kami minta masyarakat terus waspada terhadap potensi banjir rob dan berkoordinasi dengan RT dan RW setempat,” pungkasnya. (*)
Artikel Air Laut Naik, Jalan Lintas Barat Bintan Terendam Banjir Rob pertama kali tampil pada Kepri.

batampos – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan keberhasilan swasembada beras nasional merupakan hasil kerja kolektif Kabinet Merah Putih yang solid menjalankan visi besar Presiden Prabowo Subianto secara konsisten dan terukur.
Amran menyebut capaian tersebut lahir dari sinergi lintas kementerian, lembaga, pemerintah daerah, TNI-Polri, serta penyuluh dan petani, yang bergerak serempak mempercepat produksi dan menjaga stabilitas pangan nasional berkelanjutan.
“Swasembada ini adalah kerja terbaik Kabinet Merah Putih, dari gagasan besar Bapak Presiden Republik Indonesia (Prabowo Subianto) dan seluruh penyuluh petani Indonesia,” kata Mentan dalam Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan oleh Presiden Prabowo yang dihadiri 5000 petani dan penyuluh secara luring dan dua juta petani secara daring di Karawang, Jawa Barat, Rabu.
Ia mengapresiasi dukungan strategis lintas kementerian seperti Kementerian Pertahanan sejak 2023 melalui pembangunan food estate, pengamanan lahan pangan berkelanjutan, serta langkah hilirisasi yang memperkuat rantai nilai pertanian nasional.
Peran Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kementerian Dalam Negeri, hingga Kementerian Sekretariat Negara juga krusial melalui penerbitan puluhan regulasi cepat yang mempermudah pupuk, irigasi, distribusi, serta pengendalian inflasi pangan.
Amran juga menyoroti ketegasan penegakan hukum bersama Polri dan Kejaksaan Agung dalam memberantas mafia pangan, pencabutan ribuan izin bermasalah, serta perlindungan harga petani sesuai arahan langsung Presiden.
Dukungan kementerian teknis lain seperti Kementerian Perdagangan, Kementerian Pekerjaan Umum, memperkuat pasokan, irigasi, logistik, dan daya beli masyarakat secara terintegrasi dan berorientasi hasil.
Ia menegaskan keberhasilan tersebut dicapai dengan kerja keras luar biasa, termasuk tekanan fisik dan kesehatan, namun dijawab dengan semangat kolektif demi kepentingan 160 juta petani dan rakyat Indonesia.
Menurut Amran, swasembada beras menjadi bukti nyata efektivitas Kabinet Merah Putih, yang bekerja cepat, disiplin, dan berani mengambil keputusan strategis demi kedaulatan pangan dan masa depan Indonesia.
Badan Pusat Statistik (BPS) sebelumnya menyebutkan berdasarkan kerangka sampel area (KSA) pengamatan November 2025, produksi beras nasional 2025 diprediksi mencapai 34,71 juta ton, melampaui kebutuhan domestik tahunan sekitar 30-31 juta ton per tahun.
Pengadaan beras tahun 2025 pun tercatat sebagai yang terbesar sepanjang sejarah Perum Bulog melalui pembelian gabah langsung dari petani any quality dengan harga Rp6.500 per kilogram.
Cadangan beras pemerintah sempat mencapai rekor 4,2 juta ton pada Juni 2025 dan kini berada di kisaran 3,25 juta ton pada awal 2026, seiring penyaluran beras untuk bencana serta pengendalian stok dan harga.
Capaian itu mencerminkan stabilitas pasokan, keberpihakan harga kepada petani, dan kehadiran negara dalam tata kelola pangan. Dampaknya, petani kian semangat untuk berproduksi dengan jaminan harga dan kepastian serapan oleh Bulog.
Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri acara panen raya di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu, mengumumkan Indonesia resmi mencapai swasembada pangan, khususnya beras, pada tahun 2025.
“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahmin, pada pagi hari ini, hari Rabu, 7 Januari 2026, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini mengumumkan telah tercapainya swasembada pangan tahun 2025 bagi seluruh bangsa Indonesia. Terima kasih,” kata Presiden Prabowo yang langsung menumbukkan alu ke dalam lesung sebagai simbol tercapainya swasembada beras.
Pengumuman Swasembada Pangan oleh Presiden RI Prabowo Subianto turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid.
Selain itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau yang akrab disapa Titiek Soeharto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Jaksa Agung ST Burhanuddin.
Kemudian turut pula hadir sejumlah gubernur di antaranya Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan pejabat lainnya. (*)
Artikel Presiden Prabowo Klaim Swasembada Beras Berkat Kinerja Kabinet Merah Putih pertama kali tampil pada News.

batampos – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mulai serius menggarap potensi pariwisata di Kabupaten Kepulauan Anambas dan Kabupaten Natuna.
Dua daerah perbatasan ini disiapkan menjadi destinasi wisata unggulan yang akan dipasarkan kepada wisatawan nusantara (wisnus) maupun wisatawan mancanegara (wisman).
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Hasan, menilai Anambas dan Natuna memiliki keunggulan alam yang belum banyak dimiliki daerah lain di Indonesia. Keindahan laut, pantai, hingga perbukitan di kedua wilayah tersebut masih terjaga dan relatif belum tersentuh pembangunan berlebihan.
Menurut Hasan, kondisi alam yang masih asri justru menjadi nilai jual utama. Saat ini, wisatawan cenderung mencari destinasi yang menawarkan ketenangan, keindahan alami, serta pengalaman yang jauh dari hiruk-pikuk perkotaan.
“Mereka punya alam yang bagus, pantai masih bersih, air terjun, udara sejuk. Ini punya nilai jual yang sangat kuat,” ujar Hasan saat ditemui di kantornya, Rabu (7/1).
Ia menambahkan, Anambas dan Natuna juga memiliki kekayaan bawah laut, gugusan pulau kecil, serta panorama matahari terbit dan terbenam yang potensial dikembangkan untuk wisata bahari dan ekowisata.
Untuk mendongkrak kunjungan wisata, Pemprov Kepri telah menyiapkan sejumlah agenda kegiatan sepanjang tahun 2026. Event-event tersebut dirancang sebagai daya tarik agar wisatawan datang langsung ke wilayah perbatasan.
Hasan menjelaskan, konsep kegiatan yang dikembangkan lebih mengarah pada sport tourism atau wisata berbasis olahraga. Konsep ini dinilai sedang diminati karena menggabungkan aktivitas liburan dengan gaya hidup sehat.
“Untuk Anambas kita rencanakan event mancing dan mendaki. Kalau Natuna, kita siapkan Natuna Run di kawasan Geopark,” jelasnya.
Event memancing di Anambas akan memanfaatkan kekayaan laut yang terkenal dengan ikan-ikan berukuran besar. Sementara kegiatan mendaki menyasar jalur perbukitan dengan panorama laut lepas.
Adapun Natuna Run akan digelar di kawasan Geopark yang memiliki bentang alam unik, mulai dari batuan purba hingga garis pantai eksotis.
Hasan menegaskan, pengembangan pariwisata ini tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah provinsi. Dibutuhkan kolaborasi dengan pemerintah kabupaten, pelaku usaha pariwisata, serta pihak swasta agar penyelenggaraan event berjalan profesional dan berdampak langsung pada ekonomi masyarakat.
“Saya dalam waktu dekat akan ke Jakarta menemui EO Mancing Mania. Kalau mereka bisa membawa 250 pemancing saja, itu sudah cukup bagus untuk tahap awal,” ujarnya.
Selain agenda event, Pemprov Kepri juga tengah membenahi akses transportasi menuju Anambas dan Natuna. Saat ini, biaya perjalanan dinilai masih relatif mahal, yakni sekitar Rp3 juta pulang-pergi ke Anambas dan Rp5 juta ke Natuna.
“Kalau harganya segitu, orang bisa berpikir lebih baik ke Thailand. Ini yang sedang kita diskusikan dengan maskapai agar ada harga khusus atau subsidi untuk peserta event,” pungkas Hasan. (*)
Artikel Dispar Kepri Garap Serius Wisata Anambas dan Natuna, Siapkan Jadi Destinasi Favorit pertama kali tampil pada Kepri.

Artikel Masih Malas Cek Kesehatan jadi Tantangan dalam Pengendalian HIV di Batam pertama kali tampil pada Metropolis.