batampos – Sebanyak 222 PMI dideportasi dari Malaysia di awal tahun 2023 ini. Kebanyakan permasalahan yang dialami para pekerja migran ini adalah tidak memiliki dokumen keimigrasian, bermasalah atau kabur dari majikan, tidak memiliki visa kerja, sakit, terlibat kasus kriminal, overstay dan bayi.
Menurut, Kepala Badan Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kepri, Amingga sudah dua kali pemulangan. “Ada dua kali kedatangan dalam minggu awal tahun ini,” kata Amingga, Jumat (6/1/2023).
Kedatangan pertama, 2 Januari lalu, ada sebanyak 46 orang yang datang terdiri dari 22 laki-laki, 23 perempuan dan satu bayi.
Tiga hari kemudian (5/1), datang lagi sebanyak 176 PMI yang dideportasi dari DTI Kemayan Pahang dan DTI Machap Umboo Melaka, Malaysia. Ratusan orang yang datang ini terdiri dari, 100 laki-laki, 67 perempuan, 4 bayi laki-laki dan 5 bayi perempuan.
Para PMI yang dideportasi dari Malaysia ini berasal dari berbagai daerah di Indonesia, seperti NTB, NTT, Jawa Timur, Sumatera Utara, Riau, dan Aceh.
Kebanyakan para PMI ini bekerja di daerah perkebunan atau pertanian, kilang, bangunan, dan ritel. Range gaji yang diterima para PMI ini beragam, mulai dari 1.000 hingga 4.000 Ringgit Malaysia.
Amingga mengatakan para PMI ini masuk ke Malaysia dengan berbagai cara. Ada yang menggunakan paspor pelancong dan jalur belakang (tanpa paspor). “Lokasinya ada melalui Batam, Dumai, Asahan dan Karimun,” ucap Amingga.
Para PMI ini, kata Amingga, nantinya akan diarahkan ke Rumah Penanganan Trauma Center (RPTC) milik Kemensos. Pemulangan para PMI ini juga melalui RPTC.
“Proses pendataan ini sedang berlangsung,” tutur Amingga.
Amingga berharap kepada PMI yang sudah dideportasi ini, agar tidak kembali mengulang perbuatannya. Apabila ingin bekerja di luar negeri, Amingga meminta mereka pergi secara prosedural.
“Pendataan itu sekaligus sosialisasi juga. Kami tidak ingin mereka menjadi korban lagi,” tutur Amingga.(*)
batampos – Yayasan Marga Tan Tanjungpinang Bintan kembali memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70 yang disejalankan dengan penyambutan tahun baru imlek 2023.
foto : Mulyadi Tan untuk Batam Pos. Foto Bersama usai pemotongan kue HUT Yayasan Marga Tan Tanjungpinang Bintan di Restoran Suka Ramai, Sabtu (7/1/2023)
Ketua Yayasan Marga Tan Tanjungpinang Bintan, Djoni Janto menjelaskan setelah tiga tahun belakang tidak bisa terlaksana akibat pandemi covid-19, tahun ini peringatan hari ulang tahun yayasan bisa kembali digelar dengan meriah di Restoran Suka Ramai.
“Semalam acara berlangsung meriah. Dihadiri sekitar 500 orang lebih anggota Marga Tan,” kata Djoni, Ke Batam Pos, Minggu (8/1).
Kegiatan itu juga bertujuan untuk malam silaturahmi kekeluargaan, harapannya dengan perayaan hari ulang tahun tersebut Marga Tan Tanjungpinang Bintan dapat meningkatkan kekompakan dan semakin solid ke depannya.
“Serta lebih baik dalam membantu masyarakat. Yayasan Marga Tan tidak hanya bidang sosial, melainkan kita peduli dan aktif berperan dalam membangun perekonomian di Kota Tanjungpinang ini,” ungkap Djoni.
Tidal hanya itu, Djoni menambahkan selain perayaan hari ulang tahun dan menyambut imlek, juga dilakukan pengukuhan pengurus Yayasan Marga Tan Tanjungpinang Bintan periode 2022-2027.
“Semoga pengurus yang baru dapat menjalankan tugas dengan baik. Aktif dan peduli membantu masyarakat,” tambahnya.
Wisatawan Mancanegara (kaos abu-abu) yang membawa troli hingga keluar area Bandara Internasional Batam (BIB) Hang Nadim. Wisman tersebut diduga telah memesan taksi online dan nekat membawa troli hingga keluar kawasan Bandara. Foto: Tangkapan layar
batampos – Pemerintah dan pengelola Bandara Internasional Batam (BIB) Hang Nadim diminta untuk melakukan kajian ulang dan mencari solusi terkait transportasi di kawasan tersebut.
Polemik layanan izin trayek transportasi taksi konvensional dan daring (online) di Kota Batam muncul kembali terutama di daerah atau kawasan yang belum tertuang dalam regulasi dari Pemerintah seperti di bandara dan pelabuhan.
Menyikapi hal tersebut, pengamat transportasi yaitu Himpunan Keselamatan Transportasi Masyarakat (Hikatama) Kepulauan Riau menyoroti regulasi yang belum ada solusi yang tepat dari Pemerintah.
“Tentu kami sangat menyangkan karena tidak lazim terjadi di Indonesia dan kurangnya pengawasan dari pihak Bandara. Pengemudi online juga harus mematuhi aturan yang telah menjadi kesepakatan bersama demi keselamatan, kenyamanan, penumpang,” ujar Ketua Hikatama Kepri, Afrizal, Sabtu, (7/1/2023).
Melihat regulasi dari Pemerintah, seharusnya ada aturan yang sudah baku antara angkutan bandara hang Nadim Batam sudah ada taksi konvensional dan bus Damri, dan pengemudi taksi online .
Untuk hal tersebut memang tidak dibenarkan mengambil penumpang di Bandara kecuali mengantar penumpang.
“Terlepas dari arahan oknum taksi online tersebut ini jangan sampai terulang lagi khususnya di Bandara Hang Nadim Batam, karena ini menodai pelayanan Bandara di mata publik,” ujarnya
Pihaknya juga mendukung pemerintah dan juga BIB sebagai pengelola Bandara Hang Nadim menuju bandara bertaraf Internasional, namun masih ada lagi yang perlu dibenahi terutama dari segi pelayanan transportasinya.
Duel antara Indonesia melawan Vietnam pada leg pertama Piala AFF 2022 di Gelora Bung Karno (6/1). (Haritsah Almudatsir/Jawa Pos)
batampos – Saat duel melawan timnas Vietnam memasuki injury time menit ketiga dari total lima menit, pelatih tim nasional (timnas) Indonesia asal Korea Selatan Shin Tae-yong (STY) memasukkan tiga pemain sekaligus.
Tapi, masuknya Saddil Ramdani, Witan Sulaeman, dan Ilija Spasojevic menggantikan Marselino Ferdinan, Yakob Sayuri, dan Dendy Sulistyawan itu praktis sia-sia.
Saddil dan Spasojevic bahkan belum sempat menyentuh bola saat wasit meniup peluit akhir.
Laga pertama semifinal Piala AFF antara Indonesia versus Vietnam itu pun berakhir 0-0. Kedua tim bakal kembali berduel di Stadion My Dinh, Hanoi, pada Senin (9/1) lusa.
Garuda bakal lolos ke final jika bisa menang dengan skor berapa saja atau bermain imbang dengan skor 1-1, 2-2, dan seterusnya berdasar aturan gol tandang. Jika laga di 90 menit kembali 0-0, bakal berlanjut ke perpanjangan waktu.
”Dalam sebuah pertandingan, memang banyak sekali situasi yang terjadi. Tapi, pemain-pemain yang diganti sudah bekerja keras dan bermain bagus. Jadi, saya tidak melakukan pergantian sebelum itu,” kata STY dalam jumpa pers setelah pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, itu Jumat (6/1).
Rhysh Roshan Rai, pandit di @afcdotcom, memuji skema lima bek yang diterapkan STY. Menurut dia, skuad Garuda bermain dengan rencana yang jelas dan tereksekusi dengan baik pula.
”Sekalipun (sering) kehilangan bola, (Indonesia) tetap bisa menghadirkan bahaya ke pihak lawan yang membuat pertandingan jadi menarik. Yang kurang hanya dalam penyelesaian akhir,” tulis mantan penggawa timnas Singapura itu di akun Twitter pribadi.
Roshan Rai juga secara khusus memuji Asnawi, Marselino, dan Yakob. Asnawi dinilai berhasil mengontrol Doan Van Hau, bek kiri Vietnam yang paling sering berulah.
Buruknya penyelesaian akhir Garuda selama fase grup mendorong STY memilih taktik ”safety first”. Bertahan agak dalam dan mengandalkan serangan balik.
Tiga bek tengah Fachruddin Aryanto-Jordi Amat-Rizky Ridho yang didukung Asnawi Mangkualam dan Pratama Arhan sebagai wingback tampil solid.
Vietnam hanya mencatat empat tembakan dan cuma satu yang on target dan itu pun tak membahayakan gawang Nadeo Argawinata. Indonesia mencatat jumlah tembakan dua kali lipat dengan dua di antaranya tepat sasaran. Sayang, dalam kondisi seperti itu, STY kurang berani mengambil risiko dengan melakukan pergantian para pemain di sektor penyerangan lebih awal.
Dendy dan Yakob sempat mendapat peluang lewat bola terobosan di sisi kanan gawang Vietnam. Sayang, keduanya memilih mengumpan ketimbang menembak langsung.
”Saya berterima kasih kepada seluruh pemain. Secara keseluruhan, permainan tim baik. Tapi, beberapa peluang tidak bisa dimanfaatkan dengan baik,” ujar STY.
Meski gagal mengalahkan Vietnam, STY meminta masyarakat Indonesia tidak perlu khawatir. Dia akan mempersiapkan tim sebaik-baiknya untuk mengalahkan The Golden Dragons, julukan Vietnam, di leg kedua.
”Hasil pertandingan akan membuktikan siapa yang lebih kuat antara Vietnam dan Indonesia. Kita lihat di stadion nanti hasilnya seperti apa,” katanya.
Pada semifinal Piala AFF 2016 yang juga berlangsung dua leg, Indonesia menundukkan Vietnam 2-1 dalam first leg di kandang dan menahan Vietnam 2-2 pada second leg di My Dinh. Tapi, hasil imbang itu juga diraih lewat perpanjangan waktu.
Sementara itu, Park Hang-seo (PHS), pelatih timnas Vietnam, sangat puas atas hasil imbang kemarin. Menurut pelatih yang juga berasal dari Korea Selatan itu, hasil tersebut membuat pekerjaannya di leg kedua lebih mudah.
Apalagi, pertandingan leg kedua dimainkan malam pukul 19.30 WIB. Menurut PHS, bermain malam lebih menyenangkan daripada sore. ”Di sini pun rencana kami awalnya memang main malam. Tapi, karena ada kebijakan yang harus dipatuhi, pertandingan berubah menjadi sore. Besok (hari ini) kami akan pulang dan langsung bersiap menatap semifinal leg kedua,” ujar pelatih 65 tahun itu.(*)
ILUSTRASI: Hakim Wahyu Iman Santosa menujukan foto dari Elizer yang diklaim menunjukkan kaki mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo saat memberikan handphone (HP) usai pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
batampos – Beredarnya video berisi percakapan yang diduga hakim Wahyu Imam Santoso yang menangani perkara Ferdy Sambo sulit disebut sebagai intervensi. Sebab, menurut pakar hukum Universitas Islam Indonesia (UII) Prof Mudzakkir, sebuah intervensi itu dikualifikasikan dilakukan oleh pihak yang memiliki power atau kekuasaan lebih tinggi dan kuat. Atau, setidaknya yang sederajat, tapi disegani hakim tersebut.
Mudzakkir mengatakan, jika orang yang melakukannya berstatus umum atau biasa, tidak bisa dikualifikasikan sebagai intervensi. Namun, bisa disebut upaya untuk mendapatkan keuntungan materi dan nonmateri. ”Itu kemungkinannya,” tegasnya kemarin (7/1).
Sebelumnya, Menko Polhukam Mahfud MD menduga bahwa video itu merupakan bagian dari upaya melakukan teror terhadap hakim. ”Agar tidak berani memberikan vonis hukuman mati,” kata Mahfud (Jawa Pos, 7/1).
Meski begitu, Mudzakkir menambahkan, penyebar video tersebut tak berarti tidak bisa dijerat hukum. Dalam UU Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), setiap pelaku penyebaran informasi bohong bisa dipidana. ”Yang memublikasikan bisa (dipidana),” jelasnya.
Dengan UU ITE sebagai pintu, nanti bisa diketahui siapa yang memerintahkan upaya menyudutkan hakim Wahyu berikut dengan motifnya. ”Ini kan rekaman tersembunyi oleh orang tersebut,” ujarnya.
Di sisi lain, jika suara dalam video tersebut benar Wahyu, Mudzakkir mempertanyakan mengapa hakim membicarakan kasus yang ditangani dengan orang lain. Menurut dia, bila yang dibicarakan masih umum, tentu itu bisa dinilai sebagai pelanggaran ringan. ”Kalau sudah menyebut pidana yang akan dijatuhkan, itu pelanggaran kode etik,” tegas dia.
Apalagi kalau membocorkan isi dari musyawarah hakim, hal itu merupakan pelanggaran kode etik berat. Bahkan bisa dipidanakan karena melakukan pembocoran tersebut. ”Kalau sampai begitu, pidana,” terangnya.
Sementara itu, Juru Bicara Komisi Yudisial Miko S. Ginting menyatakan bahwa pihaknya masih menelusuri kebenaran video tersebut. Termasuk soal siapa perempuan yang berkomunikasi dengan lelaki yang disebut sebagai hakim Wahyu itu. ”Validasi videonya dulu. Untuk perempuan, kita tunggu hasilnya,” terangnya kepada Jawa Pos kemarin.
Saat ini KY mempelajari video itu dengan ahli yang kompeten. Dari video tersebut, akan dilihat apakah potongan-potongan yang diedit dengan tujuan tertentu. ”Yang pasti, KY menyadari bahwa modus semacam ini bisa jadi intervensi ke hakim,” terangnya.
Hal itulah yang menjadi alasan mengapa KY mendalami motif dan konteks video tersebut. Agar terlihat secara utuh bagaimana perekaman dan pengunggahan video tersebut. ”Semua diharapkan sabar menunggu pendalaman,” urainya.
Pengamat kepolisian Bambang Rukminto mengatakan, kondisi saat ini mengingatkannya pada hakim Syafiuddin yang meninggal karena dibunuh. ”Intervensi ke hakim itu sudah terjadi sejak lama. Contohnya, hakim Syafiuddin yang terjadi 21 tahun lalu,” tegasnya.
Karena itu, kata dia, penting untuk melindungi hakim Wahyu. Ada beberapa model perlindungan. Salah satunya, safe house. Para hakim mendapat perlindungan khusus dari kepolisian. ”Kendati Sambo itu eks pati, tapi saya yakin Polri bisa menjaga hakim Wahyu,” terangnya. (*)
Joan Mir yang kini berseragam Repso Honda, (Repsol Honda)
batampos – Peta persaingan tim-tim MotoGP diprediksi bakal berubah di musim 2023. Terutama persaingan di papan atas. Prediksi ini terkait dengan berubahnya kekuatan tim-tim tersebut.
Tahun lalu, persaingan perebutan gelar juara dunia di MotoGP terjadi antara Ducati dan Yamaha. Namun, di musim 2023 diprediksi pertarungan perebutan gelar juara bakal mempertemukan Ducati dan Honda.
Ducati tetap menjadi tim terfavorit untuk mempertahankan gelar juaranya. Suntikan energi dari Enea Bastianini yang menjadi rekan satu tim juara bertahan Francesco Bagnaia memperkuat daya gedor Ducati.
Bahkan, ada peluang besar bahwa persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2023 akan terjadi antara Bastianini vs Bagnaia.
Yang kemudian berubah adalah pesaing Ducati musim ini. Peluang Yamaha untuk bertarung menjadi berkurang setelah kehilangan tim satelitnya RnF yang berpaling ke Aprilia.
Peluang Honda meningkat menjadi tim nomor dua yang paling berpeluang meraih gelar juara dunia di 2023.
Faktornya adalah terus membaiknya kondisi fisik Marc Marquez pasca operasi keempat pada lengan kanannya.
”Lengan kananku tidak akan bisa normal kembali seperti semula. Namun, yang pasti kondisinya saat ini sudah lebih baik ketimbang tahun lalu (2022),” ungkap Marquez dikutip dari Crash.
Kedua, suntikan tenaga dari juara dunia 2021 Joan Mir. Mantan pembalap Suzuki tersebut juga terus membaik kondisinya setelah mengalami cedera tahun lalu.
Selain itu, Mir punya motivasi lebih setelah berganti seragam menjadi pembalap di tim paling sukses sepanjang sejarah MotoGP, yakni Repsol Honda.
Kemudian, Repsol Honda tetap mendapat dukungan dari tim satelit mereka yakni LCR Honda, yang juga mendapatkan energi baru dari Alex Rins.
Dukungan dari tim satelit sangat berpengaruh di MotoGP lantaran data yang akan diperoleh tim pabrikan lebih banyak dan presisi. Dengan Yamaha yang kehilangan tim satelit, kekuatan mereka sudah pasti berkurang. (*)
Ilustrasi. Capaian retribusi parkir tepi jalan di Batam belum memenuhi target.
batampos – DPRD Batam menyarankan menyarankan Dinas Perhubungan (Dishub) Batam untuk melakukan evaluasi dalam penarikan retribusi parkir. Salah satunya dengan menyatukannya saat pembayaran pajak kendaraan.
Hal itu diutararakan anggota DPRD Batam, Udin P. Sihaloho. Hal itu dikarenakan setiap tahun retribusi parkir tepi jalan tidak pernah mencapai target.
“Tidak pernah tercapai. Meskipun targetnya sudah diturunkan nyatanya tidak jua membuat kinerja Dishub di bidang ini optimal,” kata dia, Sabtu (7/1).
Ketua Pansus Parkir ini mengaku setiap pembahasan retribusi meminta Dishub evaluasi. Salah satunya dengan membuat terobosan agar retribusi tepi jalan ini bisa maksimal.
Salah satunya dengan menyatukan pembayaran parkir dengan pajak Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) tahunan.
“Uji coba di satu titik dulu, jika tidak mampu se Batam. Ini kan upaya jadi patut dicoba. Sejak dulu kami selalu bilang harus ada evaluasi. Karena kalau potensi tinggi, sedangkan capaian hanya seperempat dari potensi. Artinya kebocoran sangat tinggi,” bebernya.
Untuk mengantisipasi hal ini, harusnya Dishub berbenah. Jangan selalu beralasan, jika tidak mampu. Banyak hal yang dilakukan di daerah lain, dan itu berhasil mencapai hasil yang lebih baik.
“Mungkin bisa di bicarakan degan mendagri. Di Sidoarjo itu begitu parkirnya di bayar saat pembayaran pajak kalau dihitung setahun itu hanya Rp50 ribu kan murah, jadi kita hanya membayar jukir saja,” lanjutnya.
Pihaknya pesimis retribusi parkir bisa mencapai target jika pola yang digunakan masih sama dengan tahun sebelumnya. Meski tahun 2023 pengelolaannya diurus langsung oleh pihak ketiga atau swasta, belum menjamin pungutan retribusi bisa tercapai.
“Rencana mereka mau pakai pihak ke tiga, tapikan ini perlu evaluasi, berapa sih yang mereka dapat dan bagi hasilnya untuk pemerintah kota berapa. Anggap saja ini upaya mereka. Jadi kita lihat apakah ini bisa membuat capaian lebih baik. Karena kalau bicara potensi sangat tinggi,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Dishub Batam, Salim menyebut saat ini tengah mempersiapkan proses untuk menjalin kerja sama dengan pihak swasta dalam penarikan retribusi parkir tepi jalan.
“Masih nunggu Perwako. Kalau sudah ada, kami akan lanjut persiapan berkas lelang
Karena ini dilelang bukan penunjukan langsung,” imbuhnya.
Agar optimal, rencananya untuk penarikan retribusi akan dikerjasamakan dengan pihak swasta.
“Sementara ini masih kita dulu. Nanti kalau Perwako sudah selesai untuk rencana kerja sama ini baru kita mulai untuk proses lelang. Paling lambat kita bisa mulai di triwulan kedua nanti,” tambahnya.
Salim mengaku potensi parkir tepi jalan mencapai Rp 30 miliar berdasarkan hasil survei 2017 lalu. Tapi, angka itu belum dikurangi biaya operasional juru parkir, jika mengacu pada upah minimum kota (UMK) waktu itu.
“Target tahun ini Rp15 miliar. Semoga dengan adanya evaluasi penarikan retribusi bisa memberikan dampak terhadap capaian dan hasil dari retribusi tepi jalan ini,” imbuhnya.
Ahmad Arifin SSos di kantornya PT Avava Duta Indonesia, Nagoya, Batam, Selasa (3/1/2023). F Suprizal Tanjung
Bina Satpam, Berikan Pelayanan Maksimal untuk User
batampos – Dunia keamanan di Batam sudah banyak tahu dengan PT Avava Duta Indonesia. Terlebih para user (pengusaha, red) dan satpam di Batam dan Kepri. PT Avava sebagai perusahaan Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) yang dipimpin Ahmad Arifin SSos telah banyak menorehkan prestasi dalam mengamankan Batam. Bagaimana cara Arifin membangun perusahaan BUJP yang saat ini sudah memiliki anggota ratusan orang tersebut? Berikut wawancara redaktur Batam Pos, Suprizal Tanjung dengan lelaki sederhana ini di salah satu lokasi di Nagoya, Batam, Selasa (3/1/2023).
Asalamualaikum Pak Arifin. Wa’alaikumus salam wa rahmatullahi wabarakatuh. Selamat tahun baru 2023. Semoga semua dalam keadaan sehat dan lancar dalam melakukan aktivitas sesuai yang dicita-citakan dan doakan.
Di tengah kondisi serangan Covid-19 sejak tahun 2019 lalu, PT Avava terus dicari para user. Alhamdulillah. Semua itu tidak lepas dari kerja sama seluruh satpam, para staf manajemen Avava Group International, serta dukungan para keluarga. Sejak 11 November 2011 perusahaan ini beroperasi, kita berterima kasih atas bantuan dan pembinaan Kapoltabes Barelang, Kapolda Kepri yang terdahulu, maupun yang sekarang. Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri yang terdahulu maupun sekarang. Serta terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu dalam mewujudkan ekonomi Batam dan Kepri lebih meningkat lagi.
Peran user (pengusaha, red) dalam dunia keamanan dan ekonomi? User sangat penting dan berperan dalam menggerakkan ekonomi Batam. Perhatian para pengusaha, masyarakat, secara langsung dan tidak langsung, ikut membesarkan dan menggunakan satpam PT Avava. Tanpa kepercayaan dari mereka, kita tidak akan dikenal banyak perusahaan. Dari mereka, kita banyak tahu apa kekurangan dan kelebihan kita. Ini semacam evaluasi diri. Kondisi inilah yang menjadi dasar bagi kita untuk terus memperbaiki diri serta meningkatkan kualitas kerja. Sehingga tetap diberikan kepercayaan dan digunakan para user di Batam untuk pengamanan di perusahaan-perusahaan mereka.
Caranya? Kita terus mengadakan koordinasi dan komunikasi dengan para karyawan, pengusaha, serta orang-orang yang menggunakan jasa pengamanan kita. Kita jujur saja meminta mereka untuk tidak segan memberikan informasi, menegur terhadap kinerja satpam kita. Ini penting untuk meningkatkan kualitas kerja kita kepada user. Kita menyediakan jasa, dan kita wajib memberikan pelayanan yang maksimal dan memuaskan.
Hasilnya? Kita semakin tahu kualitas kinerja satpam yang kita tempatkan, Bagi mereka yang bekerja sungguh-sungguh, kita pertahankan. Bahkan kita beri penghargaan. Begitu juga sebaliknya. Apabila ada yang melakukan pelanggaran kita akan memberikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.
Ada pelanggaran berat yang dilakukan satpam? Pada umumnya, karyawan yang bekerja dengan niat tulus mencari nafkah untuk keluarganya, pasti akan menghindari hal-hal dilarang apalagi sampai melanggar hukum. Pada kondisi seperti ini manajemen harus melakukan fungsi pengontrolan, pengawasan, evaluasi, dan pembinaan terhadap seluruh karyawan dan satpam yang bekerja.
Sumber evaluasi selain user dan masyarakat? Kita banyak membaca, salah satunya media cetak Batam Pos yang terbesar di Kepri, melihat acara di TV, mendengar informasi di radio dan lainnya. Semua tentang berbagai kasus kriminal, penyebabnya, antisipasinya, dan lainnya. Semua menjadi pelajaran bagi kita dalam mendidik satpam. Terutama sebelum diterjunkan ke lapangan seperti di perusahaan, mal, rumah sakit (RS), hotel, apartemen, kawasan industri, kawasan wisata, shipyard, pelabuhan internasional dan lainnya.
Kok mendidik satpam? Satpam diberikan ilmu pengetahuan tentang keamanan, bela diri, kemampuan menciptakan keamanan dan ketertiban di lingkungan kerjanya masing-masing. Pendidikan satpam itu dimulai dari pendaftaran dengan melampirkan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Sertifikat Satpam, Kartu Tanda Anggota (KTA) Satpam, Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), dan Kartu Kuning dari Disnaker.
Kenapa disebut pendidikan? Mendaftar itu kan ada waktu, tanggal, bulan dan tahun. Ada berbagai persyaratan. Sejak awal kita mendidik para calon satpam tadi untuk disipilin, teratur administrasi, dan tepat waktu. Ini penting. Bagaimana satpam bisa mengatur, dan mendisiplinkan orang banyak, jika sang pengatur (satpamnya, red) tidak bisa memberikan teladan yang baik. Ini kan kontradiksi. Pendidikan dan pelatihan terus dilakukan manajemen. Semua dijalankan karena persoalan keamanan semakin kompleks.
Selain itu? Pastinya, satpam dibekali ilmu beladiri, kemampuan menciptakanan keamanan dan ketertiban. Di samping itu, satpam juga diberikan pendidikan untuk memberikan ketenangan dan kenyamanan bagi karyawan dan perusahaan.
Kenyamanan? Kita membentuk satpam di PT Avava sebagai manusia yang sikapnya sopan, ramah, bersahabat, kepada siapapun. Namun ingat, dia juga adalah pengaman bagi lingkungan yang memiliki disiplin dan tegas. Di balik itu, sopan santun dan ketegasan harus dijaga. Satpam itu kerjanya membuat aman lingkungan dan tempat bekerja.
Upaya meningkatkan pelayanan dan keamanan bagaimana? PT Avava memiliki tim patroli untuk mendatangi serta melakukan pengawasan ke perusahaan-perusahaan yang menggunakan jasa PT Avava. Semua dilakukan demi meningkatkan pelayanan kepada para pengguna jasa. Kita melakukan fungsi pengawasan secara baik, sopan, dan humanis kepada seluruh anggota satpam yang berkerja di perusahaan.
Selain itu? Kita juga melengkapi perusahaan ini dengan ISO 90001 Quality Management System, ISO 14001 Environmental Management Systems-Requirements. ISO 45001 Occupational Health and Safety Management Systems-Requirements yang diberikan lembaga berbeda. Tidak mudah mendapatkan ISO ini. Semua dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas kerja perusahaan, manejemen, SDM dan satpam PT Avava.
Apa hasil kerja keras dan kedisiplinan tersebut? Alhamdulillah. PT Avava meraih beberapa penghargaan dari Polda Kepri. PT Avava pernah meraih Piagam Penghargaan sebagai salah satu perusahaan Terbaik Bidang Penyedia Tenaga Pengamanan di Wilayah Hukum Kepolisian Daerah (Polda) Kepri. Piagam Penghargaan nomor: B/ 64/ I/ 2013, di Batam tertanggal 9 Januari 2013 tersebut ditandatangani dan diserahkan langsung Kapolda Kepri Brigadir Jenderal (Brigjen) Polisi Drs Yotje Mende MHum kepada Direktur PT Avava Duta Indonesia, Ahmad Arifin, di lapangan Engku Putri Batam Centre, Rabu (9/1/2013). Selain itu, PT Avava juga tidak pernah sepi dan kerap mendapat berbagai penghargaan level Batam dan Kepri lainnya.
Pendapat Anda tentang penghargaan tadi? Semua penilaian dari tim dan kemudian ditandatangani Kapolda. Itu tidak bisa diminta. Penilaian dilakukan secara maksimal dan apa adanya. Penghargaan adalah pengakuan dan hasil kerja tim. Bagi kami, perlu dengan usaha maksimal dan kerja berkualitas untuk mendapatkannya (penghargaan, red) itu. Kita wajib menjalankan segala aturan yang harus dipenuhi dan ditaati. Pasca mendapat penghargaan tadi, hal terberat bagi kami adalah mempertahankan dan meningkatkan pelayanan demi mempertahankan kepercayaan pengusaha dan masyarakat. Makanya, kita memberikan hak-hak normatif karyawan dalam bentuk mengikutsertakan mereka dan keluarga dalam program BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Selain gaji, itu menjadi salah satu bentuk motivasi untuk memberi semangat kepada mereka dalam bekerja.
Apa yang menyebabkan seorang Arifin bisa berhasil? Tegas Saya sebut, ini berkat doa kedua orang tua dan keluarga. Juga para rekan, serta seluruh karyawan. Saya juga membantu kaum duafa, serta anak yatim piatu. Meminta doa mereka. Saya tetap menjaga silaturahmi dan mengharapkan keridaan orang tua. Alhamdulillah kedua orang tua Saya masih hidup dan sehat. Doa dan rida ini orang banyak inilah yang mengantarkan Saya pada kondisi sekarang.
Anggota Anda awalnya hanya 10 orang. Kini ratusan orang. Itu berkat kerja keras kita semua dan doa orang tua serta doa orang banyak.
Begitu utama dan penting doa orang tua bagi Anda? Pasti. Di samping itu, juga berkat doa tiga anak Saya dan istri. Saya semakin kuat karena doa mereka.
Pernah terpikir menjadi pimpinan BUJP dengan aset sekian miliar? Ha ha ha. Jangan sebut angka. Itu semua hanya titipan Allah SWT. Saya berprinsip. Mengutamakan kesederhanaan, berusaha, berkarya, berdoa dan melakukan pekerjaan secara maksimal sehingga dapat menghasilkan kerja berkualitas. Kerja keras tentu akan membuahkan hasil yang tidak mengecewakan. Semoga semua yang Saya lakukan menjadi nilai positif untuk pribadi, keluarga, perusahaan dan bermanfaat untuk masyarakat banyak. (*)
Biografi
Nama : Ahmad Arifin SSos.
Tempat Lahir : Perigi Raja, Kab Inhil, Provinsi Riau.
Tanggal Lahir : 10 September 1970.
Anak ke : 2 dari 7 bersaudara.
Jumlah Anak : 3 orang. Dua lelaki dan satu perempuan.
Pendidikan : SDN 010 di Kuala Lahang, Inhil.
: SMPN di Kuala Lahang, Inhil.
: SMA di Tembilanan, Kab. Inhil, Prov. Riau.
Keluarga
Istri : Epi Murni
Anak : Erick Gustin Prayoga
: Andika Prawira.
: Fajra Nada Nadifa
Organisasi
: Dewan Pembina Ikatan Keluarga Bubuhan, Banjar, Kota Batam.
: Wakil Ketua DPW Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) Kepri.
: Dewan Kehormatan BPD Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (Abujapi) Kepri.
: Ketua DPD Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (Asparindo) Kepri.
: Dewan Pembina DPD Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLI) Batam.
Ilustrasi: Perpani Cabang Batam menggelar seleksi di Lapangan Panahan BIFZA ASC Temenggung Abdul Jamal, Sabtu (6/8/2022). Foto: Istimewa untuk Batam Pos
batampos – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Batam berencana akan membangun Sport Centre di Kota Batam.
Kawasan Tumenggung Abdul Jamal dinilai menjadi lokasi yang ideal untuk pembangunan Sport Centre ini.
Kepala Dispora Kota Batam, Zulkarnain mengatakan knya telah melakukan perencanaan terkait pembangunan Sport Centre tersebut.
“Sudah ada perencaanaan. Kami akan berusaha mencari lokasi lahan. Saya pikir Tumenggung Abdul Jamal cukup bagus kalau dibangun di sana,” kata Zulkarnain, Jumat (6/1).
Menurutnya, saat ini Kota Batam sudah harus memiliki satu lokasi khusus untuk olahraga.
Mengingat banyaknya wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Batam dan hal itu bisa menjadi daya tarik sendiri.
“Idelnya saat ini kita harus punya yang bertaraf internasional. Kita di sini yang datang orang luar negeri semua. Masa iya main lapangan yang tak standar internasional,” kata dia.
Sport Centre tersebut nantinya bisa digunakan untuk kegiatan perlombaan bersama negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.
Selain itu, ia berharap nantinya saat Sport Centre tersebut telah dibangun, bisa digunakan untuk pembinaan altet-atlet Kota Batam.
“Kita perlu lokasi pembinaan altet yang terfokus. Tujuannya untuk membentuk mereka menjadi atlet yang berprestasi baik nasional maupun internasional,” kata dia.
Ia berharap, apa yang telah pihaknya rencanakan tersebut bisa terealisasikan dalam waktu dekat. (*)
Ilustrasi. Arus lalulintas kendaraan terlihat ramai melintas d Jalan Ahmad Yani Batamcenter, Minggu 24/7). Jalan ini salah satu priotas penataan tahun ini. F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Pemerintah Kota Batam memulai awal tahun ini dengan sejumlah proyek strategis. Salah satunya adalah melanjutkan pelebaran jalan tahun 2023 ini.
Kepala Dinas Bina Marga, dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Batam, Yumasnur menyebutkan beberapa proyek strategis prioritas di antaranya, peningkatan lajur dari Simpang Pollux Habibi menuju Masjid Agung Batam.
Selanjutnya, kelanjutan penataan jalan Bengkong Seken juga menjadi prioritas tahun ini. Beberapa jalan seperti Tiban Center juga merupakan lanjutan dari tahun lalu dan akan dilanjutkan tahun depan untuk proses penataan atau pelebaran jalan.
Yumasnur menyebutkan tahun depan pengerjaan infrastuktur masih menjadi prioritas. Beberapa pelebaran jalan yang akan dilanjutkan adalah penataan jalan di Bengkong Seken. Selanjutnya rencana pelebaran dari Kavling lama di Batuaji menuju puskesmas, dan makam pahlawan.
“Ini yang prioritas. Sebenarnya masih banyak pengerjaan lainya. Namun untuk realisasi tetap melihat ketersediaan anggaran,” sebutnya, Jumat (6/1).
Yumasnur menambahkan infrastruktur masih termasuk prioritas untuk dilanjutkan. Hal ini mengacu pada rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Batam hingga 2024 mendatang, infrastruktur terus dilanjutkan.
Ia mengakui belum semua usulan pembangunan bisa dijalankan. Pihaknya masih melihat skala prioritas dalam melanjutkan pembangunan tahun ini.
“Alhamdulillah tahun lalu itu berjalan lancar. Ini kami lagi upayakan yang lebih baik di tahun ini,” sebutnya.
Yumasnur menyebutkan pengerjaan tidak saja meliputi pelebaran dan penataan jalan. Antisipasi adanya banjir juga termasuk dalam program prioritas tahun ini.
“Jalan rusak, hingga jalan permukiman warga juga ada yang dikerjakan oleh tahun ini,” ucapnya.
Disinggung mengenai waktu pelaksanaan proyek fisik ini, Yumasnur mengungkapkan masih dalam tahap persiapan berkas untuk lelang proyek.
Ia berharap pengerjaan proyek ini tidak ada kendala, termasuk gagal lelang, ketika proses mulai berjalan nanti. “Masih persiapan dokumen,” tutupnya. (*)