Rabu, 13 Mei 2026
Beranda blog Halaman 6219

Tanjungpinang Dikepung Banjir Rob, 14 Kelurahan Terendam

0

batampos – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tanjungpinang, Muhammad Yamin mengatakan, hujan deras yang mengguyur menyebabkan 14 kelurahan terkena banjir. Kondisi diperparah dengan naiknya air laut.

Anak-anak bermian di wilayah Tanjungunggat yang terkena dampak banjir rob, Rabu (25/1/2023)

“Dari pendataan kami di lapangan, ada 14 kelurahan se-Kota Tanjungpinang yang terdampak banjir rob hari ini (kemarin,red,” ujar Kepala BPBD Kota Tanjungpinang, Muhammad Yamin.

Menurutnya, saa ini BPBD Tanjungpinang tengah melakukan proses pendataan sekaligus membantu warga yang terdampak banjir rob tersebut. Karena hanya ada 4 kelurahan di Tanjungpinang yang tidak terkena banjir rob.

“Dari 18 kelurahan se-Tanjungpinang, 14 kelurahan terdampak. Data ini hanya sementara, bisa terus bertambah,” jelasnya.

Lebih lanjut katanya, dari sejumlah kawasan pesisir yang mengalami banjir rob. Kawasan Jalan Yudo Winangun yang dampaknya paling parah, dengan ketinggian air hingga dada orang dewasa. Sementara wilayah lainnya, tinggi air mulai dari lutut hingga pinggang orang dewasa.

“Untuk wilayah lainnya, ketinggian air sekitar lutut orang dewasa. Kami juga terus bersiaga di lapangan untuk melihat situasi dan kondisi,” tutupnya.

Adapun beberapa wilayah di Tanjungpinang yang mengalami banjir rob :

1. Kelurahan Tanjungpinang Barat

  • -Yudowinangun (St Syahrir)
  • -Teluk kriting

2. Kelurahan Kampung Baru

  • Jalan cempedak
  • Jalan Pantai impian
  • pantai Indah bawah
  • Jalan perikanan

3. Kelurahan Penyengat

4. Kelurahan Seijang

  • Jalan pemuda sekitarnya
  • Jalan salam sekitarnya
  • Jalan damai sekitarnya
  • Jalan sei jang laut (restoran nelayan)
  • Jalan Kampung kolam
  • Jalan Sei serai – kmp haji
  • Jalan Taman sari
  • Jalan Menur

5. Kelurahan Air Raja
-buah-buahan argo mulyo

6. Kelurahan Tanjungpinang Timur

  • Jalan Basuki rahmat gg tempinis 1 rt 1 rw 6
  • Jalan Basuki rahmat gg tempinis 4 rt 3 rw 6
  • Jalan Ir sutami gg sukaberenang rt 1 rw 5

7. Kelurahan Kemboja

  • Potong Lembu,
  • Lorong Teladan
  • Jalan Mawar

8. Kelurahan Tanjungpinang Kota

  • Pelantar II
  • Lorong Gambir 1
  • Pelantar KUD
  • Plantar agogo
  • Plantar 3

9. Kelurahan Senggarang

10. Kelurahan Kampung Bugis

  • Tanjung Lanjut

11. Kelurahan MKP

– RT 3/3 kampung melayu
-RT 1/3 kampung pelangi gg sempati
-RT 4/5 kijang lama , gg putri bintan
-RT 2/5 gg bangun sari kijang lama
-RT 2/3 kijang lama
-RT 3/4 jl puskesmas km.7
-RT 2/4 jl harmoko
-RT 3/7 kota piring gg putri riau 5 dan 6

12. Kelurahan Kp. Bulang
– RW.10 Kampung Bulang laut
– RW.9 Kampung Bulang
– RW.7 Rawasari
– RW.8 Perum. Bumi Intan sari
–RT.04/02 Jalan Sultan Sulaiman Gg. Putri Payung 4

13 Kelurahan Dompak
– Dompak lama
-Tanjung Ayun
-Tanjung Dulu
– Dapur Arang

14. Kelurahan Tanjung Unggat
Mulai RW 1 sampai RW 9

*Sumber BPBD Kota Tanjungpinan

Vaksinasi Dosis Keempat di Polsek Lubukbaja Membludak

0
vaksin
vaksin dosis keempat atau booster kedua Covid-19 di Mapolsek Lubukbaja meningkat dibandingkan hari sebelumnya. Foto: Yofi Yuhendri/Batam Pos

batampos – Pemberian vaksin dosis keempat atau booster kedua Covid-19 di Mapolsek Lubukbaja meningkat dibandingkan hari sebelumnya. Di hari kedua ini, masyarakat yang mengikuti vaksin booster kedua sebanyak 36 orang, Rabu (25/1).

“Hari ini yang ikut vaksin ramai. Padahal hari hujan,” ujar Kapolsek Lubukbaja, Kompol Budi Hartono.

Budi menjelaskan untuk hari ini, masyarakat yang mengikuti vaksin keselurhan mencapai 62 orang. Dengan rincian 1 orang untuk dosis pertama, 5 orang dosis kedua, 20 orang dosis ketiga, serta 36 orang dosis keempat.

Baca Juga: Jalan Berlubang Semakin Banyak di Batuaji dan Sagulung

“Termasuk 3 orang lansia. Untuk tim vaksinatornya dari Puskesmas Lubukbaja berjumlah 5 orang,” kata Budi.

Budi menambahkan layanan vaksinasi di Polsek Lubukbaja tersedia dari hari Senin-Jumat pukul 08.00-11.00 WIB.

Dosis vaksin yang disediakan Pfizer, mulai untuk dosis satu, dua, dan tiga (booster), dan vaksin keempat untuk umum serta lansia atau diatas 60 tahun.

Baca Juga: Pengendara Diimbau Berhati-Hati Saat Melintas Daerah Pepohonan

“Vaksinnya dari Dinkes, untuk hari ini sebanyak 7 vial. Kita juga lakukan pengamanan, agar kegiatan berjalan lancar dan tertib,” ungkapnya.

Budi mengimbau kepada masyarakat yang belum vaksin untuk mendatangi Mapolsek Lubukbaja. Sebab saat ini masih tersedia vaksin dan gratis.

“Target kita seluruh masyarakat khususnya di Lubukbaja mendapatkan vaksin hingga booster kedua,” tutupnya.

Baca Juga: Hujan Deras, Berikut Daftar Ruas Jalan di Batam yang Terendam Banjir

Seperti diberitakan sebelumnya, pemberianrian vaksin dosis keempat atau booster kedua Covid-19 bagi warga Kota Batam yang berusia 18 tahun ke atas, mulai berjalan, Selasa (24/1).

Hal itu sesuai dengan Surat Edaran Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Kementerian Kesehatan tertanggal 20 Januari 2023.(*)

Reporter: Yofi Yuhendri

Berkendara Aman saat Hujan, Perhatikan Tujuh Hal ini

0
ILUSTRASI. Jadilah bijak: Hindari menerobos genangan dengan kecepatan tinggi. Selain tidak menghargai pengendara di sekitar, tindakan tersebut bisa membahayakan keselamatan. Waspadai lubang jalan di balik genangan. (Riana Setiawan/Jawa Pos)

batampos – Berkendara aman saat hujan perlu memperhatikan tujuh hal ini. Diantaranya tidak menerobos genangan air hingga hindari bermanuver dan rem dadakan.

Berkendara saat turun hujan perlu ekstrahati-hati. Jalanan yang licin, jarak pandang menurun, hingga lubang yang terendam air bisa membahayakan keselamatan. Patuhi aturan dan etika berkendara saat hujan demi keselamatan sendiri juga pengguna jalan lain.

Ada tiga faktor penyebab kecelakaan. Pertama, manusia sebagai pengendara. Baik itu teknik berkendara, etika, pengetahuan, maupun emosi. Kedua, faktor kendaraan. Yang terakhir adalah faktor lingkungan seperti cuaca, kondisi jalan, dan pengendara lain.

Dalam kondisi hujan, ada hal-hal yang perlu diperhatikan agar tetap aman dan tidak membahayakan pengendara lain. Apa saja?

Baca juga:Astrid Rilis Single Jadikan Aku Ratu

1. Cek Kondisi Ban

Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Arif Fazlurrahman mengingatkan fungsi ban yang sangat vital di musim hujan. Harus diperhatikan tekanan anginnya. Kalau kurang, tekanan angin bisa ditambah. ’’Ban kurang angin berpotensi membuat kendaraan tergelincir. Terlebih di jalanan yang licin,’’ tuturnya.

2. Jaga Fokus Berkendara

Jarak pandang sering menjadi masalah ketika berkendara dalam kondisi hujan. Oleh karena itu, pengendara dituntut lebih fokus. Khususnya untuk menjaga jarak aman dengan kendaraan lain.

3. Tidak Menerobos Genangan Air

Kurangi kecepatan saat kondisi hujan dan tidak menerobos genangan. Safety riding instructor PT Astra Honda Motor M. Zakky Zulfiar memaparkan, jika ada genangan di jalan dan kita terobos, roda kendaraan bisa kehilangan daya cengkeram akibat aquaplaning. ’’Yang harusnya roda menyentuh aspal, karena laju kendaraan terlalu kencang, akhirnya roda hanya menyentuh permukaan air atau genangan. Hal itu bisa membuat setang kemudi tidak stabil dan potensi terjatuh,” bebernya.

Menerobos genangan, selain tidak menghargai orang di sekitar, bisa membahayakan pengendara lain. Dikhawatirkan, pengendara tersebut jadi tidak fokus ke jalan. Etika dalam berkendara untuk memperlambat laju kendaraan ketika melewati genangan air juga telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 116 Ayat 1 dan Ayat 2 Butir C.

4. Stop Manuver dan Rem Dadakan

AKBP Arif Fazlurrahman menambahkan, perhitungkan jarak tempuh lebih matang agar tidak perlu ngebut di jalan. Sebab, mengebut dan bermanuver dalam kondisi hujan amat berisiko. Begitu juga saat mengerem. Diperlukan timing yang tepat agar kendaraan tetap stabil.

5. Tidak Menyalakan Lampu Hazard

Zakky menyampaikan, etika berkendara pada kondisi hujan, lampu hazard tidak boleh dinyalakan. ’’Sebab, pengendara di belakang tidak tahu kapan kita akan berbelok jika lampu hazard berkedip,” ujarnya. Apalagi, jarak pandang berkurang ketika hujan. Jika kendaraan kita dalam keadaan darurat atau trouble, baru lampu hazard dinyalakan untuk memberi tanda kepada pengendara di belakang.

6. Jas Hujan Setelan

Gunakan atribut berkendara yang aman, terlebih saat hujan. Bagi pengendara motor, helm sudah pasti, wajib. Alas kaki jangan dilepas. Pastikan bahannya tidak licin. Jaket serta jas hujan juga dipersiapkan. Lebih baik perlengkapan berkendara kita kebasahan, yang penting kita selamat. AKBP Arif menyarankan, pengendara motor sebaiknya memakai jas hujan tipe setelan untuk mengantisipasi agar tidak tersangkut kendaraan.

8. Pertimbangkan untuk Menepi

Kita tidak bisa memaksakan lingkungan beradaptasi dengan kita. Namun, kita yang harus beradaptasi. Ketika intensitas hujan lebat, apalagi ditambah angin, meskipun motor dalam kondisi prima, sudah siap jas hujan, lebih baik mengalah. Pertimbangkan untuk menepi. Tunggu hujan reda. Pilih lokasi yang aman untuk menepi. Misalnya, tidak berhenti di bawah pohon besar. Tidak pula di bawah flyover atau sisi jalan yang berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas dan keselamatan pengendara lainnya.(*)

Reporter: jpgroup

Jalan Berlubang Semakin Banyak di Batuaji dan Sagulung

0
Jalan Rusak Dalil Harahap 80
Jalan rusak. F.Dalil Harahap

batampos – Jalan berlubang yang membahayakan pengendara kembali bermunculan di sejumlah ruas jalan utama di Batuaji, Sagulung dan Marina, Kelurahan Tanjungriau, Kecamatan Sekupang. Kerusakan ini akibat padatnya aktivitas kendaraan berat seperti truk pengangkut tanah untuk proyek pematangan lahan yang hilir mudik selama musim hujan ini.

Kerusakan paling parah terjadi di jalan utama menuju Pelabuhan Sagulung. Lubang besar yang mengancam keselamatan pengendara terlihat merata di sepanjang ruas jalan. Jalan ini mulanya beraspal, namun karena padatnya aktivitas kendaraan proyek dan kendaraan berat perusahaan galangan kapal sehingga membuat jalan rusak berat saat ini.

Warga khawatir karena sudah sering terjadi kecelakaan yang merenggut korban nyawa. Warga berharap ini segera diperbaiki.

Baca Juga: Hindari Jalan Alikenala Batam Kota, Tergenang Air dan Macet

“Sudah dua yang meninggal karena lubang jalan ini. Semoga secepatnya diperbaiki biar tak ada lagi korban berikutnya,” ujar Hendrik, warga Seibinti, Sagulung.

Begitu juga dengan Jalan R Suprapto, Batuaji. Lubang kembali bermunculan. Kerusakan paling parah terjadi di depan Sentosa Perdana (SP) Plaza dan depan Perumahan Puskopkar. Aspal jalan sudah banyak yang terkelupas sehingga jalan jadi berlubang dan bergelombang. Jika gegabah atau kebut-kebutan maka akan menyebabkan kecelakaan fatal bagi pengendara.

Sama halnya dengan jalan Marina City yang baru saja dilebarkan dan diaspal oleh Pemerintah Provinsi Kepri kini kembali rusak parah. Kerusakan ini terlihat mulai dari depan Harris Resort Hotel hingga gerbang masuk Marina City dari arah Tanjungriau. Jalan Ahmad Dahlan Seitemiang juga demikian dan kerusakan sudah cukup parah. Penyebabnya sama yakni hilir mudik truk pengangkut tanah.

Baca Juga: Pertamina Bantah SPBU Tanjungriau Bocor, Ini Penyebab Minyak Meluber

Warga pengguna jalan pun menyoroti aktivitas kendaraan proyek tersebut sebab semakin hari semakin padat saja. Kendaraan proyek ini juga kebut-kebutan di jalan raya sehingga mengancam keselamatan pengendara lain. Warga pengguna jalan pernah bentrok dengan sopir-sopir truk pengangkut tanah tersebut karena membahayakan pengendara lain namun ini tak berdampak karena sampai saat ini aktifitas kendaraan proyek ini tetap berjalan dan bahkan semakin brutal.

“Padahal sudah sangat meresahkan. Jalan jadi rusak, debu dan becek kalau hujan. Sudah gitu ngebut-ngebutan semua truk-truk itu. Entah sampai kapan ini baru ditertibkan. Sudah sangat meresahkan sekali,” ujar Anwar, warga Marina. (*)

 

 

Reporter : Eusebius Sara

Pengendara Diimbau Berhati-Hati Saat Melintas Daerah Pepohonan

0
polda kepri 5
Dirlantas Polda Kepri, Kombes Pol Tri Yulianto. Foto: Humas Polda Kepri untuk Batam Pos

batampos – Hujan deras sejak pagi sampai sore hari telah membasahi kota Batam. Beberapa ruas jalan tak luput dari genangan air bahkan sampai banjir setinggi paha orang dewasa.

Pantauan di lapangan di depan perumahan Bida Asri 2 akses menuju Bandara Hang Nadim, beberapa kendaraan berupaya untuk menerobos genangan air setinggi diatas betis orang dewasa

“Saat ini yang kita alihkan di bundaran Kabil, namun kita upayakan buka tutup jalur menuju Bandara Hang Nadim. Jajaran personil juga sudah mengupayakan mengurangi debit air yang meluas ke ruas jalan depan Bida Asri 2 dengan menggunakan mobil penyedot pompa air dari Sabhara,” ujar Dirlantas Polda Kepri, Kombes Pol Tri Yulianto, saat di lokasi , Rabu (25/1/2023).

Baca Juga: Pertamina Bantah SPBU Tanjungriau Bocor, Ini Penyebab Minyak Meluber

Ia menyampaikan pada sore hari ini, dari monitor di lapangan telah di turunkan beberapa personil untuk mengatasi titik genangan air sudah mulai surut di kota Batam seperti di Taman Raya dan arus lalu lintas agar lancar.

“Dan untuk di depan Bida Asri 2 ini kita upayakan turunkan personil untuk menyedot air karena ini akses menuju Bandara alhamdulilah mengalami penyusutan 20 centimeter , sehingga pelan-pelan membuka arus lalu lintas mengarah ke Bandara,”” ujarnya.

Dirlantas Polda Kepri juga mengimbau kepada pengendara roda dua maupun roda empat untuk selalu berhati-hati.

Baca Juga: Perbaikan Pipa yang Bocor di Simpang Bandara Sudah Selesai Dikerjakan

Sebab kondisi cuaca sedang tidak bersahabat , dan terus guyur hujan sehingga jajara Ditlantas Polda Kepri mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati ketika melintas terutama di saat cuaca hujan deras

“Kemudian untuk pengendara untuk berhati-hati disaat angin kencang dan hujan deras saat melintas terutama di daerah yang ada pepohonan,” tutupnya.(*)

Reporter: Azis Maulana

Putri Bantah Ganti Baju Tidur Bagian dari Skenario Pembunuhan Yosua

0
Putri Candrawathi. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

batampos – Putri Candrawathi, menolak keras dianggap mengganti pakaiannya ke baju tidur sebagai bagian dari skenario pembunuhan Yosua. Hal itu dikatakan Putri, saat membacakan nota pembelaan (pleidoi)

“Saya menolak keras dianggap berganti pakaian piama sebagai bagian dari skenario. Saya berganti pakaian piama hingga memakai kemeja dan celana pendek yang masih sopan dan sama sekali tidak menggunakan pakaian seksi, sebagaimana disebut jaksa penuntut umum (JPU) dalam tuntutan,” kata Putri Candrawathi di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Jakarta, dikutip dari Antara Rabu (25/1).

Putri Candrawathi mengatakan dia berganti pakaian saat tiba di rumah Duren Tiga, Jakarta Selatan. Sebelum mengganti pakaian, dia mengaku menggunakan pakaian yang sama sejak pagi, tepatnya sejak berangkat dari Magelang, Jawa Tengah.

Dia menambahkan bahwa mengganti pakaian merupakan kebiasaannya sebelum istirahat atau tidur. Putri Candrawathi mengganti pakaian tepat ketika peristiwa penembakan Yosua terjadi di kediamannya.

Sebelumnya, Rabu (18/1), tim JPU menilai Putri Candrawathi mengganti pakaian menjadi lebih seksi untuk melancarkan skenario pembunuhan berencana Brigadir Yosua. Sebagaimana diketahui, skenario pembunuhan Yosua meliputi kejadian pelecehan seksual terhadap Putri Candrawathi oleh Yosua di Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Putri pun menepis tuduhan tersebut dan meluruskan bahwa mengganti pakaian merupakan bagian dari kebiasaannya dan bukan bagian dari skenario pembunuhan. Dia menegaskan dirinya tidak mengetahui terjadinya peristiwa penembakan karena dia mengaku sedang beristirahat di dalam kamar dengan pintu tertutup.

“Saya sepenuhnya tidak mengetahui terjadinya peristiwa penembakan tersebut karena saya sedang istirahat di dalam kamar dengan pintu tertutup,” ujarnya.

Putri Candrawathi merupakan satu dari lima terdakwa dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat. Ia dituntut pidana penjara delapan tahun oleh jaksa penuntut umum.

Empat terdakwa lainnya adalah Kuat Ma’ruf yang dituntut pidana penjara delapan tahun, Ricky Rizal dituntut pidana penjara delapan tahun, Ferdy Sambo dituntut pidana penjara seumur hidup, dan Richard Eliezer dengan tuntutan pidana penjara 12 tahun.

Kelima terdakwa tersebut didakwa melanggar Pasal 340 subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (*)

Reporter: JP Group

Pertamina Bantah SPBU Tanjungriau Bocor, Ini Penyebab Minyak Meluber

0
POM Bensin Bocor
Warga bersama petugas Damkar menyiram aliran parit yang tercampur minyak dengan menggunakan rinso. Foto: Rengga Yuliandra/Batam Pos

batampos – Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria, membantah adanya kebocoran tanki di SPBU Tanjungriau, Selasa (24/1) sore. Bukan kebocoran tanki, tetapi isi tanki meluber.

Agust menyebutkan BBM meluber hingga ke parit perumahan warga karena kelalaian petugas yang kurang cermat memperhitungkan volume tanki BBM.

“Bukan bocor. Tidak ada kebocoran tanki. Pada pengisian bongkar BBM ke tangki SPBU kurang cermat memperhitungkan ullage tangki SPBU sehingga produk Pertalite meluber saat bongkar BBM ke tangki SPBU, ” ujarnya, Rabu (25/1).

Baca Juga: Tangki SPBU Tanjungriau Diduga Bocor, Minyak Meluber ke Parit Warga

Agust menambahkan, kegiatan bongkar BBM segera dihentikan ketika terjadi luberan produk BBM tersebut. Petugas SPBU langsung menyiram luberan minyak itu menggunakan air.

Sementara, Kapolsek Sekupang, Kompol ZA Christoper Tamba, mengatakan, melubernya minyak dari tanki SPBU tersebut diduga disebabkan karena adanya kelalaian operator SPBU saat melakukan pengisian BBM ke tanki.

“Tangki nomor satu yang seharusnya diisi malah oleh petugas itu diisi ke tangki nomor dua yang masih ada minyaknya. Akibatnya minyak meluber dan berdampak ke warga yang berjarak hanya tiga meter dari SPBU yang posisinya lebih tinggi dari rumah warga,” katanya, Rabu pagi.

Baca Juga: Hindari Jalan Alikenala Batam Kota, Tergenang Air dan Macet

Produk BBM yang meluber merembes ke rumah warga melalui parit dan gorong-gorong pada Selasa (24/1/) sekitar pukul 15.00 WIB. Pasca melubernya BBM tersebut, Kompol Christoper mengimbau warga di sekitar luberan BBM untuk tidak melakukan aktivitas seperti memasak dan merokok untuk mencegah terjadinya kebakaran. Imbauan tersebut juga disampaikan kepada perangkat RT/RW.

Diketahui, tanki Nomor dua di SPBU Tanjungriau Sekupang meluap. Akibatnya minyak itu mengalir ke parit pemukiman warga.

Pantauan Batam Pos di lokasi buih minyak dari tangki SPBU itu bercampur dengan aliran air parit. Bau menyengat minyak terasa dan bahkan dari dalam rumah warga. “Iya pak, dari sore minyak bercampur air gak berhenti mengalir ke parit rumah kami, ” ujar Ani salah seorang warga Taman Kartini Raya 1.

Baca Juga: Perbaikan Pipa yang Bocor di Simpang Bandara Sudah Selesai Dikerjakan

Warga khawatir rembesan minyak bercampur air ini bisa membahayakan keselamatan warga sekitar. Bahkan banyak dari warga yang tidak berani memasak khawatir terjadi kebakaran.

“Sampai sekarang gak berani masak, karena dari dalam saluran pembuangan cuci piring juga tercium bau minyak ini, ” tambahnya.

Di lokasi aparat kepolisian dari Polsek Sekupang yang dipimpin langsung Kapolsek Sekupang, Kompol ZAC Tamba bersama TNI dari Koramil Sekupang turun ke lokasi untuk menenangkan warga. Selain itu tiga unit mobil pemadam kebakaran turut diturunkan untuk menetralkan dan membersihkan rembesan minyak yang tumpah dari tangki SPBU tersebut. Minyak yang ada di parit disiram menggunakan mobil damkar menggunakan cairan deterjen. (*)

 

 

Reporter : Rengga Yuliandra

Bareskrim Tangkap 6 Pengedar Sabu Jaringan Asal Malaysia-Aceh

0
Direktur Dittipid Narkoba Bareskrim Brigjen Krisno Halomoan Siregar dalam pengungkapan kasus penyelundupan sabu 149 kg dari Malaysia. (Ilham Wancoko/Jawa Pos)

batampos – Dittipid Narkoba Bareskrim Polri menangkap enam tersangka pengedar narkotika jenis sabu jaringan asal Malaysia-Aceh. Salah satu tersangka, Tarmizi alias Tambi harus merasakan timah panas karena melawan petugas.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Krisno Halomoan Siregar mengungkapkan, dalam perkara tersebut pihaknya menyita sabu seberat 149 Kg. Adapun, keenam tersangka itu adalah Burhanuddin, Mustakim, Jufri Ismail, Zulkarnaini, Yusda, dan Tarmizi.

“Pada pertengahan Januari 2023 Dit Tipidnarkoba Bareskrim Polri mendapat informasi adanya peredaran gelap narkotika jenis sabu melalui jalur laut dari Malaysia ke Aceh,” kata Krisno dalam jumpa pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (25/1).

Mendapatkan informasi tersebut, Bareskrim langsung bekerjasama dengan Ditjen Bea Cukai, Polda Aceh dan Polres Pidie Jaya untuk menindaklanjuti.

Dari informasi dan penyelidikan, Krisno menyebut pada Minggu 22 Januari, pihaknya menangkap lima orang tersangka. “Setelah dilakukan penggeledahan ditemukan empat karung dan satu kotak fiber ikan berisikan 149 Kg sabu,” ujar Krisno.

Setelah menangkap lima tersangka, Krisno menuturkan bahwa pihaknya mendapatkan informasi jaringan itu dikendalikan oleh tersangka Tarmizi alias Tambi yang berada di Depok, Jawa Barat.

“Tim melakukan penangkapan terhadap tsk Tarmizi alias Tambi di Kota Depok. Tersangka melarikan diri dan melawan petugas sehingga dilakukan tindakan tegas terukur terhadap Tarmizi,” ucap Krisno.

Menurut Krisno, dari tersangka Tarmizi didapatkan keterangan bahwa ada Mr. X yang merupakan pengendali jaringan tersebut di Malaysia. “Berdasarkan keterangan tersangka Tarmizi, bahwa dia dikendalikan MR. X di Malaysia,” ungkap Krisno.

Atas perbuatannya, para tersangka disangka melanggar Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. (*)

Reporter: JP Group

Muhammadiyah dan NU Tawarkan Solusi Maraknya Kasus Intoleransi

0
Sekum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti (tengah) dalam seminar dokumen Abu Dhabi di kampus Unika Atma Jaya (25/1). (Hilmi Setiawan/Jawa Pos)

batampos – Kasus intoleransi, khususnya terkait keragaman agama, masih kerap muncul di penjuru tanah air. Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) sepakat kasus intoleransi itu harus dihentikan. Pasalnya persaudaraan dan persatuan sebagai bangsa, tidak boleh kalah dengan adanya intoleransi.

Sekretaris Umum (Sekum) PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti mengatakan ada beberapa cara untuk mengurangi, bahkan menghilangkan praktik intoleransi dalam beragama. “Contohnya dengan penegakan hukum,” katanya dalam seminar bertajuk Menghidupkan Dokumen Abu Dhabi di kampus Unika Atma Jaya Jakarta pada Rabu (25/1).

Dia mengatakan yang tidak kalah penting dalam mengurangi kasus intoleransi adalah dengan pendekatan kultural. Caranya dengan sering menggelar pertemuan atau silaturahmi umat lintas agama. Selain itu juga bisa dilakukan dengan memperbanyak waktu untuk perjumpaan, percakapan, saling mendengar dan berbagi.

“Kemudian bersama-sana membangun tanggung jawab sebagai bangsa untuk saling menjaga,” jelasnya. Melalui beberapa cara tersebut, Mu’ti optimis kasus-kasus intoleransi bisa diperkecil bahkan dihilangkan dari tanah air Indonesia.

Mu’ti mengakui, dialog soal kerukunan masih kerap dijalan di tingkat elite pemuka agama. Belum terlalu banyak dilakukan oleh umat di akar rumput. “Dialog kerukunan masih di level elit. Belum di level alit (akar rumput),” tandasnya. Menurut dia dialog kerukunan beragama di tingkat akar rumput sangat penting. Untuk menanamkan persaudaraan sejati.

Sementara itu Katib PBNU Abu Yazid al-Busthami mengatakan dokumen Abu Dhabi itu menjadi penegas dari dokumen-dokumen sebelumnya. Di Islam, katanya, ada Piagam Madinah di era Nabi Muhammad yang isinya untuk menjaga toleransi antar umat beragama. “Karena waktu itu di Madinah tidak hanya dihuni umat Islam,” katanya.

Soal sikap terhadap intoleransi, dia menegaskan NU sejak dulu sudah tegas. Tidak dibenarkan adanya praktik menjual identitas agama untuk kepentingan sesaat. Siapapun yang menjual identitas agama untuk kepentingan sesaat, harus dienyahkan dari Indonesia. Dia mengatakan umat beragama di Indonesia perlu bersama-sama menjaga rumah besar bangsa Indonesia.

Dia menegaskan Indonesia bukan hanya menjadi rumah untuk umat beragama Islam saja. Tetapi juga umat beragama yang lainnya. “Mungkin kita berbeda agama. Tetapi hakekatnya satu,” tegasnya. Yaitu sebagai makhluk yang merdeka dan mempunyai hak asasi. (*)

Reporter: JP Group

Hindari Jalan Alikenala Batam Kota, Tergenang Air dan Macet

0
WhatsApp Image 2023 01 25 at 16.36.50 1
Kemacetan di Jalan Alikelana Batam Kota.

batampos – Sejumlah ruas jalan di Batam Kota tergenang air setelah hujan mengguyur sejak pukul 09. 30 WIB. Ruas jalan tersebut diantaranya Jalan Alikelana dan Jalan Tengku Sulung. Menyusul air yang menggenang, jalan pun jadi macet.

Pantauan batampos.com, di Jalan Alikelana, tepatnya dari SPBU Botania 2, kendaraan padat dan arus lalu lintas mulai tersendat. Dan macet di simpang Perumahan Cikitsu karena pertemuan dengan Jalan Abulyatama dan Jalan M Saleh. Meski begitu, kendaraan tidak stagnan. Sementara dari arah sebaliknya lebih lancar.

Baca Juga: Banjir di Jalan Raja Alikelana, Batamcenter

Jalanan yang menghubungkan Botania 2 hingga Botania 2 masih bisa dilalui karena tidak ada titik banjir. Hanya genangan air saja dan masih bisa dilalui.

Namun sepanjang Jalan Tengku Sulung atau Botania 1, perempatan Bandara dan gerbang bandara Internasional Hang Nadim juga turut tergenang air yang relatif tinggi

Baca Juga: Jalan Raja Isa, Batam Center Banjir

Sementara dari simpang jalan Hotel Kaliban ke arah Perumahan Orchard lebih parah karena jalanan sudah seperti sungai.Dari video yang dibagikan warga di grup WhatsApp, titik banjir di jalan depan ruko Niaga Mas.

Diharapkan para pengguna jalan, khususnya pengendara berhati-hati apabila melewati kawasan ini. (*/uma)