batampos – Cairan rem adalah komponen vital dalam sistem pengereman kendaraan, baik mobil maupun motor. Meski perannya sangat penting, banyak pemilik kendaraan masih belum memahami fungsinya secara detail.
Cairan rem bekerja meneruskan tekanan dari pedal rem ke sistem pengereman. Karena sifatnya yang tidak bisa dikompres, tekanan dari pedal dapat langsung diteruskan untuk menjepit cakram dan menghentikan putaran roda.
Agar dapat bekerja optimal, cairan rem didesain dengan karakteristik khusus: tahan tekanan tinggi, tahan panas, dan stabil terhadap perubahan suhu.
Sistem pengereman modern menggunakan cairan rem yang diklasifikasikan berdasarkan standar Department of Transportation (DOT), dikutip dari Gone Touring. Berikut jenis-jenisnya:
1. DOT 3
Berbasis glycol ether dengan titik didih sekitar 205°C (kering) dan 140°C (basah).
Umumnya dipakai pada kendaraan harian, namun mudah menyerap air, sehingga perlu lebih sering diganti.
2. DOT 4
Berbasis glycol ether dan borate ester, memiliki titik didih 230°C (kering) dan 155°C (basah).
Lebih tahan panas dan kelembapan dibanding DOT 3, cocok untuk mobil modern atau kendaraan yang sering menghadapi pengereman berat.
3. DOT 5
Menggunakan basis silikon, dengan titik didih 260°C (kering) dan 180°C (basah).
Keunggulannya adalah tidak menyerap air dan aman untuk kendaraan yang jarang dipakai. Cairan ini juga tidak merusak cat bila tumpah.
4. DOT 5.1
Berbasis glycol ether dan ester, dengan performa yang mendekati DOT 5.
Mampu bekerja pada suhu tinggi, cocok untuk kendaraan berat, sporty, atau yang membutuhkan pengereman intens.
Mana yang Cocok untuk Kendaraan Anda?
DOT 3 dan DOT 4: ideal untuk mobil harian.
DOT 5.1 atau DOT 4: direkomendasikan untuk kendaraan berat atau performa tinggi.
DOT 5: sesuai untuk kendaraan klasik atau yang jarang digunakan.
Pemilihan cairan rem sangat penting. Bila titik didih cairan terlalu rendah, cairan dapat mendidih dan menimbulkan gelembung gas yang membuat rem gagal bekerja.
Pemeriksaan rutin wajib dilakukan agar performa pengereman tetap optimal dan keselamatan berkendara terjaga.(*)
Selebrasi Lamine Yamal usai membobol gawang Alaves. Barcelona pimpin klasemen La Liga. F. Reuters.
batampos – Winger muda berbakat Barcelona, Lamine Yamal, menyatakan bahwa dia tidak berambisi untuk menjadi penerus Lionel Messi. Pemain berusia 18 tahun ini lebih memilih untuk berkonsentrasi pada pengembangan kariernya sendiri di dunia sepak bola.
Yamal sering kali dibandingkan dengan legenda klub, Messi, yang baru saja membantu Inter Miami mencapai final Piala MLS pada akhir pekan lalu. Perbandingan ini muncul karena keduanya merupakan lulusan akademi La Masia sebelum melanjutkan ke tim senior, serta keduanya beroperasi di posisi sayap kanan.
Selain itu, mereka juga memiliki beberapa kesamaan dalam gaya permainan yang membuat perbandingan tersebut menjadi wajar. Namun, Yamal, yang baru-baru ini menempati posisi kedua dalam perolehan suara Ballon d’Or, penghargaan yang diraih Messi sebanyak delapan kali, ingin menjauh dari label tersebut.
“Saya tahu pertanyaan itu (perbandingan Yamal dengan Messi) akan selalu muncul,” ungkap Yamal saat menghadiri acara CBS 60 Minutes ketika ditanya mengenai perbandingannya dengan La Pulga.
Dia menambahkan, “Pada akhirnya, saya menghormatinya (Messi) atas apa yang telah ia lakukan (untuk Barcelona), atas apa yang ia lakukan bagi sepak bola. Jika kami bertemu di lapangan, akan ada rasa saling menghormati karena kami adalah pemain, dan bagi saya, ia adalah yang terbaik dalam sejarah.”
Yamal melanjutkan, “Ia juga tahu saya seorang pemain dan saya menghormatinya, jadi ini adalah rasa saling menghormati. Kami berdua tahu saya tidak ingin menjadi Messi, dan saya tahu Messi juga tidak ingin (seseorang) menjadi dirinya.”
Dia menegaskan bahwa dia ingin mengikuti jalannya sendiri dan tidak berencana untuk bermain seperti Messi atau mengenakan nomor punggung 10 yang pernah dipakai oleh sang legenda.
Dia juga mengungkapkan bahwa dia terinspirasi oleh pemain lain seperti Luka Modric. “Mereka adalah pemain yang saya sukai, dan itu tampak lebih menarik daripada menggiring bola (secara individu) karena (menjadi pengumpan) lebih cerdik,” tambahnya.
Meski hingga saat ini, Yamal dan Messi belum pernah bertemu di lapangan, ada kemungkinan mereka akan saling berhadapan pada musim panas mendatang saat Piala Dunia diadakan, di mana tim nasional Spanyol dan Argentina telah memastikan tempat untuk berkompetisi. (*)
Sekda Anambas, Sahtiar. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.
batampos – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar, menyayangkan insiden dugaan penganiayaan antardua pegawai di Kantor Inspektorat harus berujung pada penyelesaian melalui kepolisian.
Ia menilai persoalan tersebut sebenarnya bisa diselesaikan secara internal tanpa perlu melibatkan aparat penegak hukum.
Menurut Sahtiar, kejadian itu tidak menimbulkan luka serius pada pihak yang mengaku menjadi korban. Tidak ditemukan bekas tamparan maupun tanda kekerasan lainnya, sehingga semestinya dapat ditangani melalui mekanisme pembinaan internal.
“Jika terjadi perselisihan tentu kita utamakan diselesaikan di internal. Tidak semua masalah harus melalui jalur hukum,” ujarnya, Selasa (2/12).
Sahtiar menjelaskan bahwa Inspektorat pada dasarnya memiliki kewenangan menangani persoalan kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN). Setiap pelanggaran terkait perilaku, etika, hingga hubungan antarpegawai sudah memiliki prosedur pembinaan, klarifikasi, dan sanksi administratif sesuai ketentuan pemerintah.
Karena itu, ia menilai insiden tersebut semestinya bisa dikendalikan tanpa berkembang menjadi laporan polisi. Meski begitu, Sahtiar tidak menampik bahwa perselisihan antarsesama ASN dapat terjadi di lingkungan kerja mana pun.
“Permasalahan ASN itu pada dasarnya dapat terjadi di mana saja. Sebagai manusia tentu tidak bisa terhindar dari kesalahan maupun salah paham,” tambahnya.
Sebelumnya, dua pegawai Inspektorat Anambas berinisial Ev dan Su terlibat perkelahian pada Senin (24/11) sesaat setelah apel pagi. Keributan diduga dipicu tudingan bahwa Ev menjelekkan Su di hadapan Inspektur Anambas, Yunizar.
Cekcok itu kemudian berujung kontak fisik dan dilaporkan ke Polsek Siantan. Dalam proses mediasi, terlapor sempat meminta uang damai sebesar Rp50 juta, namun tidak disanggupi pihak pelapor. Usai pembicaraan lanjutan, kedua pihak akhirnya sepakat pada nilai penyelesaian Rp10 juta. (*)
batampos – Perekrutan atau ekspolitasi wanita di Kota Batam kini dilakukan terang-terangan. Pihak agensi mencari korban melalui media sosial dengan membiayai keberangkatan korban dari kampung halaman dan menawarkan gaji tinggi.
Seperti yang dialami wanita berinisial Ev, pekerja hiburan malam kawasan Nagoya. Wanita asal Palembang ini bekerja ke Batam dari info lowongan kerja di live TikTok.
“Banyak itu live di medsos, biasanya tengah malam. Untuk gaji ditawarkan mulai Rp 8 juta, dan ada bonus,” ujarnya.
Ia mengatakan seluruh wanita yang didatangi dari kampung halaman tersebut akan ditempatkan di mess. Para pekerja ini diakomodir seseorang yang dipanggil papi atau mami.
“Tapi pada live (TikTok) itu tidak dijelaskan detail kerjanya apa, hanya disampaikan persyaratannya berpenampilan menarik. Di Batam baru dijelaskan kerjanya seperti apa. Menemani tamu (LC),” katanya.
Menurut dia, banyak wanita yang terpaksa bekerja untuk melayani pria hidung belang. Namun, para pekerja tersebut terkendala mengganti uang transportasi ke Batam dan kepulangannya.
“Makanya ada yang sampai disiksa, karena pekerjaannya tidak sesuai harapan,” ungkapnya.
Ia sendiri mengaku tidak ada masalah dengan pekerjaannya saat ini. Sebab, ia selalu mengikuti permintaan agensi.
“Kalau ada yang booking di luar jam kerja juga ya ikuti saja. Intinya gimana pelayanan kita juga di tempat hiburan, karena kerja kita dilaporkan ke agensi,” tutupnya.
Sebelumnya, kasus dugaan penganiayaan pekerja wanita sempat menggegerkan Batam pada tahun lalu. Gadis asal Tanggerang berinisial DSF, 19, kritis di Rumah Sakit Harapan Bunda (RSHB).
Awalnya, gadis ini dijanjikan bekerja di salon kawasan Nagoya. Namun, ia dilarikan rekannya ke rumah sakit karena mengalami lebam pada seluruh tubuh.
Kisah lebih miris kini dialami Dwi Putri Aprilian Dini (25). Perempuan asal Lampung Barat itu disiksa oleh pengelola agency hiburan di salah satu rumah di Jodoh Permai hingga berujung kematian. (*)
batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan penyidikan kasus dugaan korupsi kuota tambahan haji 2024 terus berjalan dan tidak mengalami hambatan. Bahkan, penyidik KPK saat ini berada di Arab Saudi untuk mendalami keterangan dari otoritas terkait.
“Terkait dengan kuota haji, penyidik sudah berangkat ke Saudi, mereka sudah ada di sana. Pertama yang dikunjungi itu adalah KBRI Saudi, kemudian ke Kementerian Hajinya Arab Saudi,” kata Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (1/12) malam.
Asep menjelaskan, pemeriksaan terhadap Kementerian Haji Arab Saudi berkaitan dengan proses pemberian kuota haji, ketersediaan fasilitas, serta sejumlah aspek teknis lainnya.
“Itu secara umumnya begitu. Mereka masih akan ada di sana mungkin satu mingguan lagi ya di sana,” ucapnya.
Ia menekankan, penyidik sudah mulai menerima sejumlah informasi penting, termasuk dokumentasi foto dalam mendalami kuota haji tambahan era Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) tersebut.
“Jelas sudah ada beberapa informasi sudah kami terima. Sudah disampaikan. Foto-foto dan lain-lain sudah disampaikan ke kami,” jelasnya.
KPK juga memastikan bahwa perhitungan kerugian negara terkait kasus kuota tambahan haji 2024 akan segera selesai. Berdasarkan informasi awal, proses audit tersebut ditargetkan rampung pada Desember 2025.
“Alhamdulillah kalau sudah ada info itu. Semoga infonya benar,” ucap Asep.
Meski demikian, hingga kini KPK belum mengumumkan pihak-pihak sebagai tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji.
“Kita tunggu ya. Alhamdulillah kalau memang bisa selesai Desember kan begitu, mudah-mudahan,” ujarnya.
Kasus ini bermula dari dugaan pelanggaran aturan dalam pembagian kuota tambahan haji 2024. Secara regulasi, kuota haji seharusnya dibagi menjadi 92% untuk haji reguler dan 8% untuk haji khusus. Namun, Kementerian Agama RI melakukan diskresi terhadap kuota tambahan sebesar 20.000 yang diberikan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi dengan membaginya secara merata, 10.000 untuk reguler dan 10.000 untuk khusus.
Pembagian yang tidak sesuai dengan ketentuan tersebut memunculkan dugaan adanya praktik jual-beli kuota haji khusus oleh oknum di Kementerian Agama kepada sejumlah biro travel haji dan umrah. Praktik itu diduga dilakukan agar jamaah dapat berangkat di tahun yang sama tanpa harus antre, dengan syarat memberikan uang pelicin untuk mendapatkan kuota tersebut. (*)
Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra beserta jajaran saat sidak PT GPI di Melcem, Batuampar, Batam, pertengahan September 2025 lalu. F. BP Batam untuk Batam Pos
batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam mulai melakukan pengukuran ulang batas lahan di kawasan yang sempat dikuasai PT Global Pratama Indonesia (GPI) di Melcem, Batuampar, Kota Batam.
Pengukuran ulang dilakuan setelah disidak Wakil Kepala BP Batam Li Claudia beberapa waktu lalu, ditemukan perubahan kondisi di lapangan, termasuk pemotongan badan jalan yang sebelumnya direncanakan sebagai akses umum.
Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, mengatakan, tim teknis telah diturunkan untuk melakukan pematokan ulang guna memastikan titik koordinat sesuai dokumen rujukan tahun 2017. Hasil pengukuran tersebut selanjutnya akan dibahas lintas kedeputian sebelum ditetapkan.
“Kemarin saya minta tim patok ulang di lapangan. Ada titik-titik koordinat yang lari dari kondisi sebenarnya. Setelah hasilnya keluar, akan kami bahas bersama kedeputian lain karena lahan itu bukan di bawah saya langsung,” ujarnya, Minggu (30/11).
Proyek pembangunan jalan yang sebelumnya sempat tersendat disebut akan kembali dipercepat.
“Secepatnya. Begitu hasil pengukurannya selesai, diharapkan bisa langsung dikerjakan,” ucapnya.
Petugas memasang pelang bahwa tanah tersebut dalam pengawasan BP Batam. f. Instagram Li Claudia
Terkait pembiayaan pemulihan fasilitas, BP Batam menegaskan bahwa PT Global Pratama Indonesia berkewajiban menanggung seluruh biaya pada titik yang terdampak.
“Iya, biaya ditanggung pihak PT Global. Untuk jembatan di atas drainase, kami perlu diskusikan lagi apakah masuk anggaran Pemko atau BP,” kata Mouris.
Ia juga menjelaskan, persoalan ini bermula pada 2017 ketika PT Global mengajukan permohonan CSR untuk membuka jalan baru. Perusahaan saat itu bersedia merelokasi rumah liar (ruli) serta mematangkan lahan demi mendukung akses masyarakat.
BP Batam kemudian memberikan acuan teknis berupa gambar pekerjaan dan menerbitkan izin pengerjaan.
Namun, rencana CSR tersebut tidak dilaksanakan hingga bertahun-tahun. “Jadi BP menganggap PT Global tidak jadi melakukan CSR karena pekerjaan tidak dilakukan,” ujarnya.
Kondisi berubah ketika masyarakat melaporkan adanya pemotongan badan jalan di kawasan tersebut. BP Batam melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan menemukan jalan memang telah diputus.
“Kami baru tahu jalan itu dipotong saat sidak. Kami pejabat baru, jadi perlu mencari tahu sejarahnya karena tim di bawah pun sudah berganti,” katanya.
BP Batam kini meminta PT Global mengembalikan kondisi sesuai konsep awal tahun 2017. “Dasarnya jelas, kami minta kondisi dikembalikan seperti permintaan 2017 itu,” tegas Mouris.
Seperti diketahui, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan PT Global Pratama Indonesia, Melcem, Batuampar, Jumat (19/9) lalu. Sidak dilakukan setelah ditemukan adanya penyalahgunaan lahan negara yang tidak sesuai izin awal.
Lahan yang sebelumnya diajukan perusahaan untuk pembangunan jalan pada periode 2017–2019, justru dialihfungsikan menjadi lapangan parkir truk gandeng dan kontainer.
Kondisi ini tidak hanya menyimpang dari peruntukan, tetapi juga menimbulkan masalah baru di lapangan.
“Kami menemukan penyalahgunaan lahan milik negara yang dijadikan parkir kontainer untuk kepentingan pribadi, serta aktivitas cut and fill yang berdampak pada banjir di kawasan sekitar Melcem,” tegas Li Claudia, saat itu.
Ia menekankan, BP Batam memberi waktu terbatas kepada perusahaan untuk menertibkan pelanggaran.
Penegakan aturan, kata Li, merupakan komitmen BP Batam dalam menjaga tata ruang dan kenyamanan warga.
“Tidak boleh menimbun suka-suka. Bukit tidak boleh dipangkas sembarangan. Komitmen kami jelas: menegakkan aturan demi masyarakat Kota Batam,” ujarnya.
BP Batam menilai aktivitas perusahaan tidak hanya melanggar izin, tetapi juga mengancam kelestarian lingkungan.
Pemangkasan bukit secara sepihak disebut memperparah banjir yang selama ini dikeluhkan warga Melcem.
“Kami ingin memastikan setiap izin dijalankan sesuai peruntukan, bukan disalahgunakan untuk kepentingan pribadi,” pungkasnya.
Sebagai langkah awal, BP Batam saat itu memasang papan pengawasan di lahan tersebut. Pihak perusahaan juga diminta membuat komitmen tertulis.
PT Global Pratama Indonesia melalui HR Legal, Nonggor Sitorus, menandatangani surat pernyataan tersebut.
Isi komitmen itu antara lain: pertama, mengosongkan lokasi dalam waktu dua hari kerja atau selambat-lambatnya 23 September 2025. Kedua, menyelesaikan pembangunan pagar paling lambat 23 September 2025.
Ketiga, menyerahkan jadwal pembangunan jalan paling lambat 30 September 2025. Keempat, memulai pekerjaan pada 1 Oktober 2025 sesuai izin.
Kelima, jika perusahaan tidak menjalankan komitmen tersebut, maka seluruh perizinan PT Global Pratama Indonesia akan dicabut. Dari lima komitmen tersebut, baru point satu dan dua yang terealisasi. (*)
Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra beserta jajaran saat sidak PT GPI di Melcem, Batuampar, Batam, pertengahan September 2025 lalu. F. BP Batam untuk Batam Pos
batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam mulai melakukan pengukuran ulang batas lahan di kawasan yang sempat dikuasai PT Global Pratama Indonesia (GPI) di Melcem, Batuampar, Kota Batam.
Pengukuran ulang dilakuan setelah disidak Wakil Kepala BP Batam Li Claudia beberapa waktu lalu, ditemukan perubahan kondisi di lapangan, termasuk pemotongan badan jalan yang sebelumnya direncanakan sebagai akses umum.
Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, mengatakan, tim teknis telah diturunkan untuk melakukan pematokan ulang guna memastikan titik koordinat sesuai dokumen rujukan tahun 2017. Hasil pengukuran tersebut selanjutnya akan dibahas lintas kedeputian sebelum ditetapkan.
“Kemarin saya minta tim patok ulang di lapangan. Ada titik-titik koordinat yang lari dari kondisi sebenarnya. Setelah hasilnya keluar, akan kami bahas bersama kedeputian lain karena lahan itu bukan di bawah saya langsung,” ujarnya, Minggu (30/11).
Proyek pembangunan jalan yang sebelumnya sempat tersendat disebut akan kembali dipercepat.
“Secepatnya. Begitu hasil pengukurannya selesai, diharapkan bisa langsung dikerjakan,” ucapnya.
Petugas memasang pelang bahwa tanah tersebut dalam pengawasan BP Batam. f. Instagram Li Claudia
Terkait pembiayaan pemulihan fasilitas, BP Batam menegaskan bahwa PT Global Pratama Indonesia berkewajiban menanggung seluruh biaya pada titik yang terdampak.
“Iya, biaya ditanggung pihak PT Global. Untuk jembatan di atas drainase, kami perlu diskusikan lagi apakah masuk anggaran Pemko atau BP,” kata Mouris.
Ia juga menjelaskan, persoalan ini bermula pada 2017 ketika PT Global mengajukan permohonan CSR untuk membuka jalan baru. Perusahaan saat itu bersedia merelokasi rumah liar (ruli) serta mematangkan lahan demi mendukung akses masyarakat.
BP Batam kemudian memberikan acuan teknis berupa gambar pekerjaan dan menerbitkan izin pengerjaan.
Namun, rencana CSR tersebut tidak dilaksanakan hingga bertahun-tahun. “Jadi BP menganggap PT Global tidak jadi melakukan CSR karena pekerjaan tidak dilakukan,” ujarnya.
Kondisi berubah ketika masyarakat melaporkan adanya pemotongan badan jalan di kawasan tersebut. BP Batam melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan menemukan jalan memang telah diputus.
“Kami baru tahu jalan itu dipotong saat sidak. Kami pejabat baru, jadi perlu mencari tahu sejarahnya karena tim di bawah pun sudah berganti,” katanya.
BP Batam kini meminta PT Global mengembalikan kondisi sesuai konsep awal tahun 2017. “Dasarnya jelas, kami minta kondisi dikembalikan seperti permintaan 2017 itu,” tegas Mouris.
Seperti diketahui, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan PT Global Pratama Indonesia, Melcem, Batuampar, Jumat (19/9) lalu. Sidak dilakukan setelah ditemukan adanya penyalahgunaan lahan negara yang tidak sesuai izin awal.
Lahan yang sebelumnya diajukan perusahaan untuk pembangunan jalan pada periode 2017–2019, justru dialihfungsikan menjadi lapangan parkir truk gandeng dan kontainer.
Kondisi ini tidak hanya menyimpang dari peruntukan, tetapi juga menimbulkan masalah baru di lapangan.
“Kami menemukan penyalahgunaan lahan milik negara yang dijadikan parkir kontainer untuk kepentingan pribadi, serta aktivitas cut and fill yang berdampak pada banjir di kawasan sekitar Melcem,” tegas Li Claudia, saat itu.
Ia menekankan, BP Batam memberi waktu terbatas kepada perusahaan untuk menertibkan pelanggaran.
Penegakan aturan, kata Li, merupakan komitmen BP Batam dalam menjaga tata ruang dan kenyamanan warga.
“Tidak boleh menimbun suka-suka. Bukit tidak boleh dipangkas sembarangan. Komitmen kami jelas: menegakkan aturan demi masyarakat Kota Batam,” ujarnya.
BP Batam menilai aktivitas perusahaan tidak hanya melanggar izin, tetapi juga mengancam kelestarian lingkungan.
Pemangkasan bukit secara sepihak disebut memperparah banjir yang selama ini dikeluhkan warga Melcem.
“Kami ingin memastikan setiap izin dijalankan sesuai peruntukan, bukan disalahgunakan untuk kepentingan pribadi,” pungkasnya.
Sebagai langkah awal, BP Batam saat itu memasang papan pengawasan di lahan tersebut. Pihak perusahaan juga diminta membuat komitmen tertulis.
PT Global Pratama Indonesia melalui HR Legal, Nonggor Sitorus, menandatangani surat pernyataan tersebut.
Isi komitmen itu antara lain: pertama, mengosongkan lokasi dalam waktu dua hari kerja atau selambat-lambatnya 23 September 2025. Kedua, menyelesaikan pembangunan pagar paling lambat 23 September 2025.
Ketiga, menyerahkan jadwal pembangunan jalan paling lambat 30 September 2025. Keempat, memulai pekerjaan pada 1 Oktober 2025 sesuai izin.
Kelima, jika perusahaan tidak menjalankan komitmen tersebut, maka seluruh perizinan PT Global Pratama Indonesia akan dicabut. Dari lima komitmen tersebut, baru point satu dan dua yang terealisasi. (*)
batampos – Kota Batam mulai memasuki musim hujan dengan cuaca yang lebih dingin dan kerap disertai hujan lebat. Kondisi ini membuat makanan berkuah menjadi pilihan tepat untuk menghangatkan tubuh sekaligus memulihkan energi setelah beraktivitas.
Batam dikenal kaya dengan ragam kuliner, termasuk makanan berkuah yang cocok disantap saat cuaca ekstrem. Berikut lima rekomendasi kuliner berkuah yang bisa menjadi pilihan warga Batam.
1. Pho Viet
Kedai khas Vietnam ini menawarkan kuah bening gurih dengan isian daging sapi, kwetiau, dan daun bawang yang mampu menghangatkan tubuh. Tersedia beragam menu Vietnam lainnya. Lokasi: Blok C, Komplek Ruko Citywalk Southwalk No. 3, Lubuk Baja, Batam.
2. Soto Daging Boyolali
Soto dengan kuah bening dan cita rasa khas Boyolali ini terkenal murah dan autentik. Lokasi: Food Court Panasera Batamindo, dekat Indomaret bagian depan, area pojok banner merah.
3. Rumah Makan Sappoe
Tempat ini menyajikan coto Makassar lengkap dengan buras, serta berbagai hidangan khas Makassar lainnya. Lokasi: SP Batu Aji bagian belakang, pintu masuk arah Putri Hijau, sebelah Indomaret.
4. RM Sate Asih
Rumah makan populer di Batam ini menyediakan gulai kambing yang cocok disantap saat hujan. Lokasi: Jl. Raya Sungai Panas No. 2 Blok C No. 83, Bengkong Indah, Bengkong, Batam.
5. Kedai Kopi Aliang
Salah satu tempat yang terkenal dengan sup ikan segarnya. Selalu ramai pada jam makan. Lokasi: Ruko Summerland Nongsa B2-15, Batu Besar, Nongsa, Batam.
Musim hujan membawa suasana lebih sejuk, sekaligus menjadi momen tepat untuk menikmati kuliner berkuah di Batam. Pastikan mengecek jam buka dan lokasi sebelum berkunjung. (*)
batampos – Mengantisipasi meningkatnya curah hujan serta potensi angin kencang yang kerap melanda wilayah Batam pada akhir tahun, Satuan Samapta Polresta Barelang menggelar Apel Kesiapsiagaan di Mako Polresta Barelang, Selasa (02/12). Apel yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 09.00 WIB ini menjadi bentuk kesiapan aparat kepolisian dalam menghadapi potensi bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polresta Barelang AKP Satri Putra. Dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya profesionalisme dan rasa bangga personel sebagai garda terdepan Polri yang selalu hadir memberikan perlindungan dan bantuan kepada masyarakat, terutama dalam situasi darurat.
Dengan mengusung moto “Siap, Terlihat, dan Bermanfaat”, AKP Satri Putra mengingatkan bahwa setiap anggota Sat Samapta harus menunjukkan kesiapan maksimal dalam menghadapi cuaca ekstrem. Ketiga nilai tersebut disebutnya sebagai fondasi utama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
AKP Satri juga menekankan perlunya pengecekan menyeluruh terhadap kendaraan dinas, peralatan SAR, perlengkapan keselamatan, hingga seluruh kelengkapan operasional lainnya. Kesiapan peralatan disebut menjadi faktor kunci dalam memastikan respon cepat jika terjadi banjir, pohon tumbang, maupun insiden akibat angin kencang.
Lebih lanjut, para personel diinstruksikan untuk bergerak cepat merespons setiap laporan masyarakat. Kecepatan anggota tiba di lokasi kejadian, kata AKP Satri, merupakan bagian penting dari upaya Polri memberikan perlindungan dan rasa aman, terutama di tengah meningkatnya intensitas hujan pada akhir tahun.
Tidak hanya berfokus pada kesiapan internal, personel Sat Samapta juga diminta aktif memberikan edukasi kepada masyarakat. Himbauan khusus ditujukan kepada warga di kawasan pesisir, objek wisata pantai, serta wilayah yang rawan terdampak gelombang tinggi dan angin kencang.
Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin, dalam kesempatan terpisah, turut mengimbau masyarakat Batam untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu. Ia menegaskan pentingnya mengikuti informasi cuaca terbaru serta mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di luar rumah. “Kesadaran bersama sangat diperlukan agar potensi bencana dapat diminimalisir,” ujarnya.
Kombes Zaenal juga mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan jika menemukan situasi berbahaya seperti potensi banjir, pohon tumbang, atau ancaman lain akibat cuaca ekstrem. Polresta Barelang memastikan akan memberikan respon cepat melalui personel yang telah disiagakan.
Dengan digelarnya Apel Kesiapsiagaan ini, Polresta Barelang menegaskan komitmennya untuk hadir secara maksimal dalam menjaga keselamatan masyarakat. Kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana pada musim penghujan.
Upaya preventif yang dilakukan Polresta Barelang diharapkan mampu meminimalisir dampak cuaca ekstrem sekaligus memberikan rasa aman bagi warga Batam. Kegiatan kesiapsiagaan ini menjadi wujud nyata bahwa kepolisian tidak hanya hadir untuk penegakan hukum, namun juga perlindungan dan pelayanan kemanusiaan. (*)
Chef AI yang bakal debut di Dubai. F. x.com/ThisisMAD_co.
batampos – Dubai kembali membuat terobosan unik di dunia kuliner dengan meluncurkan chef AI pertama di dunia bernama Chef Aiman. Chef digital ini akan beroperasi di restoran berkonsep futuristik, Woohoo, yang dibuka pada September 2025 di kawasan dekat Burj Khalifa.
Woohoo dirancang sebagai destinasi kuliner berteknologi tinggi dengan atmosfer cyberpunk. Restoran ini juga menyajikan pasangan koktail berbasis AI untuk melengkapi pengalaman makan para pengunjung.
Teknologi di balik Chef Aiman dikembangkan oleh perusahaan UMAI yang bekerja sama dengan grup perhotelan dan layanan makan Gastronaut Hospitality. Meski disebut “chef”, Aiman bukan robot fisik yang memasak di dapur, melainkan “otak dapur” yang bertugas merancang konsep menu.
Chef Aiman menganalisis data, resep global, ilmu pangan, hingga tren kuliner internasional untuk menghasilkan kombinasi rasa, menu, serta ide hidangan baru. Dengan machine learning, AI ini membagi makanan ke berbagai kategori, dari manis, asam, gurih, hingga tekstur dan suhu.
Aiman telah dilatih menggunakan ribuan resep dan data gastronomi molekuler, memungkinkan sistem ini merancang hidangan unik yang kemudian dieksekusi oleh koki manusia di dapur.
Chef selebritas Dubai, Reif Othman, memimpin tim dapur manusia yang menyiapkan hidangan berdasarkan rancangan Aiman. Para koki tetap memegang peran penting dalam eksekusi, penyesuaian rasa, serta sentuhan manusia yang tidak bisa sepenuhnya digantikan AI.
Pengembang menegaskan Chef Aiman hadir untuk meningkatkan kreativitas dan memperluas ide di dapur, bukan menggantikan peran koki manusia.
Chef Aiman juga hadir di media sosial melalui akun Instagram @aiman.chef, yang berisi unggahan resep, cuplikan podcast, hingga kreasi menu berbasis AI.
Inovasi ini dianggap sebagai bagian dari evolusi kuliner global yang semakin menggabungkan teknologi, data, dan seni gastronomi.
Meski begitu, penggunaan AI di dapur masih menuai skeptisisme karena makanan dianggap membutuhkan kreativitas serta indera manusia yang tidak mudah disubstitusi oleh algoritma. (*)