
batampos – Kerukunan Keluarga Sulawesi Utara (KKSU) mengucapkan selamat kepada Pieter Joppie Andries sebagai Ketua Perkumpulan Keluarga (PK) Tombulu Batam periode 2023 – 2025
yang sukses terpilih secara demokratis, Minggu (29/1/2023).
”Pada Minggu 5 Februari 2025 ini, Kerukunan Keluarga Minahasa Batam (K2MB) akan mengadakan hajatan. Tentu KKSU Batam mendorong Semua Warga Batam Asal Minahasa yang terdiri dari: Kabupaten Minahasa (PK TouLour), Minahasa Utara (PK Tounsea), Minahasa Selatan (PK Tountemboan), Kabupaten Minahasa Tenggara (PK Tounsawang) dan Kota Tomohon (PK.Toumbulu) bisa hadir di hajatan tersebut,” sebut Ketua KKSU Batam, James Lensun kemarin.
KKSU Batam sendiri diperkuat Wakil Ketua Herman E Mangundap, dan Denny Untu, serta Sekum Wellelm Kumanaung.
Sebagai paguyuban Resmi dan diakui di Batam, KKSU mendukung semua perkumpulan dari Sulawesi Utara (Sulut), serta mendorong semuanya bisa berkontribusi dalam kemajuan dan pembangunan Batam. Juga dalam menjalankan organisasi/ perkumpulan untuk memperhatikan etika dan norma berorganisasi.
Ditambahkan James, di Sulut terdapat tiga suku besar yaitu: Minahasa, Sanger, dan Bolaang Mongondow. Organisasi K2MB sudah terbentuk terdiiri dari lima etnis, di antaranya: Etnis Tountemboan (Kab Minahasa Selatan), Etnis Toulour (Kota Minahasa), Tounsea (Minahasa Utara), Etnis Tounsawang (Kab Minahasa Tenggara) dan Toumbulu (Kota Tomohon).
Kemudian etnis Sanger/ Tuokona di Batam terdiri dari: Kab. Sitaro; Kab. Talaud; dan Kab. Kepulauan Sangihe. Selain itu, juga telah dibentuk beberapa organisasi masyarakat di Batam. (*)
Reporter: Suprizal Tanjung









