Selasa, 7 April 2026
Beranda blog Halaman 625

Daftar Lengkap Gaji Pensiunan PNS Desember 2025 untuk Golongan I-IV dan Tunjangannya

0
Ilustrasi gaji pensiunan PNS. (ist)

batampos – Kabar kenaikan gaji yang tengah beredar di masyarakat, banyak pensiunan yang mempertanyakan nominal gaji yang akan mereka terima. Taspen memastikan, besaran gaji Pensiunan PNS 2025 masih menggunakan skema lama menganut PP Nomor 8 Tahun 2024.

Dengan kenaikan berdasarkan Golongan gaji pensiunan PNS terakhir kali terjadi pada 1 Januari 2024 sebesar 12 persen. Hingga Oktober 2025, gaji pensiunan PNS masih mengacu pada PP Nomor 8 Tahun 2024.

Kabar yang menyebut adanya kenaikan gaji pensiunan PNS 2025 tidaklah benar. Ini seiring disahkannya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025 tentang Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2025 membuat masyarakat geger dengan kabar kenaikan gaji.

Informasi terkini, peraturan terkait kenaikan gaji pensiunan masih belum berlaku untuk nominal gaji pensiunan PNS 2025.

Jika dilihat dalam lampiran Perpres Nomor 79 Tahun 2025, Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk menaikkan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) aktif, TNI/Polri, dan pejabat negara.

Namun Faktanya, hingga saat ini pemerintah belum mengeluarkan aturan kenaikan gaji pensiunan PNS 2025. Hanya kenaikan Gaji ASN aktif saja yang masuk Perpres Nomor 79/2025.

Meski demikian, Taspen berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik bagi seluruh peserta dengan tetap memperhatikan prinsip 5T TASPEN yang terdiri dari Tepat Administrasi, Tepat Orang, Tepat Waktu, Tepat Jumlah, dan Tepat Tempat.

Pihaknya juga menegaskan bahwa hingga kini, belum ada keputusan dari Pemerintah terkait Penetapan/Penyesuaian/Kenaikan Pensiun Pokok bagi Pensiunan Pegawai Negeri Sipil, Purnawirawan TNI, Purnawirawan POLRI, Tunjangan Kehormatan Anggota Komite Nasional Pusat, Tunjangan Perintis Pergerakan Kebangsaan/Kemerdekaan dan Janda/Warakawuri/Dudanya.

Belum ada keputusan Pemerintah terkait kenaikan ataupun pembayaran rapelan gaji pensiunan, dan masyarakat diimbau untuk selalu mengacu pada informasi resmi dari TASPEN maupun Instansi Pemerintah terkait.

Untuk menghindari kabar hoaks, masyarakat diimbau untuk berhati-hati terhadap segala informasi terkait Pencairan Gaji Pensiun. Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Call Center TASPEN di 1500 919 dan melalui sosial media resmi TASPEN, serta situs resmi TASPEN di www.taspen.co.id.

Daftar Lengkap Gaji Pensiunan PNS Desember 2025

Penyaluran November hingga Desember gaji pensiunan PNS 2025 masih mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2024 perihal Penetapan Pensiun Pokok Pensiunan Pegawai Negeri Sipil dan Janda/Dudanya telah dilakukan penetapan/penyesuaian kembali terhitung mulai 1 Januari 2024. Jadi, besaran yang berlaku saat ini masih sama dengan tanggal tersebut.

Berikut rincian nominal gaji pokok (gapok) pensiunan PNS sesuai PP Nomor 8 Tahun 2024:

Golongan I: Gaji pokok berkisar dari Rp 1.748.100 hingga Rp 2.256.700 (untuk sub-golongan Id).

Golongan II: Gaji pokok berkisar dari Rp 1.748.100 hingga Rp 3.208.800 (untuk sub-golongan IId).

Golongan III: Gaji pokok berkisar dari Rp 1.748.100 hingga Rp 4.029.600 (untuk sub-golongan IIId).

Golongan IV: Gaji pokok berkisar dari Rp 1.748.100 hingga Rp 4.957.100 (untuk sub-golongan IVe).

Tunjangan Pensiunan PNS Desember 2025

Selain gaji pokok, ASN juga memperoleh berbagai jenis tunjangan tambahan yang besarannya berbeda tergantung pada jabatan dan prestasi kerja.

Tunjangan tersebut meliputi:

-Tunjangan makan, yang diberikan untuk setiap hari kerja aktif.
-Tunjangan jabatan, bagi ASN yang menempati posisi struktural atau fungsional tertentu.
-Tunjangan kinerja (Tukin), yang disesuaikan dengan capaian kinerja individu maupun instansi.
-Tunjangan keluarga, bagi pegawai yang telah menikah atau memiliki anak sebagai tanggungan.

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa belum ada regulasi resmi yang mengatur soal pencairan rapel kenaikan gaji pensiunan ASN, TNI, dan Polri.

Jika ditelisik, ramainya isu tersebut usai muncul Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025 yang ditandatangani oleh Presiden Prabowo Subianto yang mengatur soal kenaikan gaji PNS.

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kabar yang sempat beredar soal kenaikan gaji pensiunan sama sekali tidak benar.’

“Kenaikan gaji ASN dan pensiunan telah tertuang dalam rencana kebijakan, tapi belum memiliki dasar hukum yang kuat untuk dijalankan,” ungkap Purbaya.

Menurutnya Kementerian Keuangan perlu membicarakan terkait penyesuaian gaji pensiunan dengan kementerian lain seperti dengan Kementerian PANRB, dengan mempertimbangkan kondisi keuangan negara.

“Pemerintah perlu memastikan seluruh aspek regulasi, kesiapan anggaran, dan pemerataan penerima sebelum mengambil keputusan,” papar Purbaya.

Selain itu, Taspen juga angkat bicara terkait kabar yang sempat beredar adanya kenaikan rapel gaji pensiunan pada bulan November 2025 hingga mencapai 12 persen. Dia memastikan kabar tersebut tidak benar.

“Seluruh pemberitaan yang beredar tidak bersumber dari kanal resmi Taspen dan berpotensi menyesatkan serta menimbulkan keresahan di kalangan peserta pensiun,” tegas Taspen dalam klarifikasinya. (*)

Artikel Daftar Lengkap Gaji Pensiunan PNS Desember 2025 untuk Golongan I-IV dan Tunjangannya pertama kali tampil pada News.

Ini 5 Bahaya Fatal Menahan Bersin yang Perlu Anda Ketahui

0
Ilustrasi mehanan bersin. (Freepik)

batampos – Bersin adalah refleks alami tubuh yang berfungsi untuk membersihkan saluran pernapasan dari partikel asing seperti debu, kuman, atau iritan. Proses ini terjadi ketika lapisan dalam hidung mengalami rangsangan, lalu mengirim sinyal ke otak untuk memicu respon berikutnya.

Setelah sinyal diterima oleh otak, berbagai otot termasuk otot dada, perut, diafragma, tenggorokan, dan kelopak mata bersiap untuk menghentak udara kuat secara bersamaan guna mengeluarkan partikel asing dari hidung. Umumnya, bersin diawali dengan refleks mirip menguap untuk meningkatkan tekanan udara.

Dikutip dari Alodokter, ketika proses bersin berlangsung biasanya lebih dari 100 ribu kuman dan virus dapat tersebar ke udara dengan kecepatan sekitar 160 km/jam. Beberapa virus yang mudah menular lewat bersin antara lain virus influenza dan virus Corona.

Bersin umumnya muncul secara spontan dan sulit dikendalikan, sehingga jauh lebih baik jika tidak ditahan. Meski begitu, sebagian orang memilih menahannya demi menjaga kenyamanan lingkungan sekitar, terutama di tempat umum. Namun, perlu diketahui bahwa menahan bersin justru dapat membawa efek negatif bagi kesehatan.

Dampak Menahan Bersin terhadap Kondisi Tubuh

Dikarenakan bersin berfungsi untuk mengeluarkan kotoran seperti bakteri dan virus, jika kamu menahannya maka sumber penyakit tersebut akan masuk dan terdorong ke dalam tubuh. Dikutip dari Halodoc, masih terdapat dampak negatif lain jika seseorang menahan bersinnya.

1. Risiko Gendang Telinga Pecah

Saat bersin ditahan, tekanan dalam tuba eustachius meningkat dan mendorong gendang telinga dengan kuat. Hal ini terjadi karena saluran telinga, hidung, dan tenggorokan yang saling terhubung. Tekanan berlebihan inilah yang dapat menyebabkan gendang telinga pecah.

2. Infeksi Telinga Bagian Tengah

Menahan bersin dapat meningkatkan risiko terjadinya infeksi pada telinga bagian tengah. Bersin seharusnya membantu mengeluarkan kuman atau partikel asing dari tubuh. Namun, bersin yang ditahan justru dapat mendorong kuman tersebut kembali ke dalam dan jika kuman masuk ke saluran telinga, infeksi pun dapat muncul.

3. Memecahkan Pembuluh Darah

Sering menahan bersin bisa menyebabkan pembuluh darah kecil di area hidung, mata, dan gendang telinga mengalami tekanan berlebih hingga pecah. Walaupun kondisi ini jarang terjadi, dampaknya dapat memunculkan berbagai keluhan, termasuk mata yang tampak kemerahan.

4. Kerusakan di Tenggorokan

Menahan bersin terlalu sering bisa menyebabkan cedera pada tenggorokan. Tekanan udara yang sangat kuat saat bersin tertahan dapat merusak jaringan di area mulut dan tenggorokan. Meskipun kasusnya jarang, risiko ini tetap dapat dialami oleh siapa saja.

5. Cedera pada Diafragma

Ketika bersin sering ditahan, udara bertekanan tinggi dapat terjebak di area diafragma yang berpotensi memicu terjadinya kolaps paru-paru. Kondisi ini bisa sangat berbahaya dan memerlukan penanganan medis segera. (*)

Artikel Ini 5 Bahaya Fatal Menahan Bersin yang Perlu Anda Ketahui pertama kali tampil pada Lifestyle.

Operasi Zebra 2025: Pengemudi Tak Pakai Safety Belt Jadi Pelanggaran Terbanyak di Bintan

0
Kasat Lantas Polres Bintan, Iptu Yelvis Oktaviano. F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Tidak menggunakan sabuk keselamatan (safety belt) di kalangan pengemudi mobil menjadi pelanggaran terbanyak selama Operasi Zebra Seligi 2025 di wilayah Polres Bintan. Operasi yang berlangsung selama dua pekan itu resmi berakhir pada 30 November.

Kasat Lantas Polres Bintan, Iptu Yelvis Oktaviano, mengatakan total 422 pelanggar diberi teguran. Rinciannya, 309 teguran diberikan kepada pengendara roda dua dan 113 kepada pengemudi roda empat.

Angka pelanggaran tahun ini turun drastis dibandingkan tahun 2024. Saat itu, ada 753 teguran, sehingga terjadi penurunan sekitar 331 teguran atau setara 44 persen.

“Pelanggaran didominasi pengemudi mobil yang tidak menggunakan sabuk keselamatan,” ujar Yelvis, Selasa (2/12).

Ia menegaskan bahwa Operasi Zebra Seligi 2025 juga berhasil menekan angka fatalitas kecelakaan. Selama operasi berlangsung, tidak ada kasus kecelakaan yang dilaporkan.

Selain itu, jumlah tilang juga turun 100 persen. Tahun lalu tercatat ada tujuh tilang, sementara tahun ini nihil.

Berdasarkan data Satlantas Polres Bintan, selama operasi berlangsung terdapat 377 kegiatan dari masing-masing satuan tugas (Satgas). Jumlah ini meningkat signifikan dibandingkan tahun 2024 yang hanya mencatat 189 kegiatan.

Yelvis mengimbau masyarakat tetap tertib berlalu lintas, melengkapi surat kendaraan, dan selalu mengutamakan keselamatan di jalan meski operasi telah usai.

“Meskipun Operasi Zebra telah berakhir, kami imbau pengguna jalan tetap patuhi aturan, hati-hati, dan fokus dalam berkendara,” pungkasnya. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Artikel Operasi Zebra 2025: Pengemudi Tak Pakai Safety Belt Jadi Pelanggaran Terbanyak di Bintan pertama kali tampil pada Kepri.

BP Batam Percepat Perluasan IPAL Cegah Pencemaran Waduk

0
Petugas BP Batam memantau kondisi waduk yang tertutup eceng gondok sebagai dampak pencemaran limbah domestik, sambil memastikan kesiapan perluasan jaringan IPAL untuk menjaga kualitas air baku.
BP Batam memperkuat sistem pengelolaan limbah domestik melalui percepatan pembangunan IPAL untuk menekan pencemaran waduk. F. Ari Akbar/Batam Pos

batampos – Kualitas air baku di waduk-waduk Batam terancam oleh aliran limbah rumah tangga yang tidak terolah. BP Batam menilai pemasangan jaringan IPAL menjadi kebutuhan mendesak demi menjaga pasokan air bersih bagi masyarakat.

Demikian disampaikan oleh Direktur Badan Usaha SPAM, Fasilitas, dan Lingkungan BP Batam, Iyus Rusmana, yang menyikapi temuan meningkatnya pembuangan limbah domestik ke drainase terbuka yang berlangsung sudah sejak lama.

Iyus menjelaskan, air limbah domestik yang dibuang langsung ke saluran terbuka sebagian besar berasal dari aktivitas dapur, toilet, serta pencucian rumah tangga.

Ketiga jenis buangan ini mengandung minyak, lemak, dan sisa makanan yang mudah mencemari lingkungan jika tidak diolah terlebih dahulu melalui sistem IPAL.

Aliran limbah tersebut pada umumnya bergerak menuju sungai-sungai kecil, parit kota, dan akhirnya bermuara ke waduk sebagai tampungan utama air baku.

Kondisi ini berbahaya karena perlahan-lahan memicu degradasi kualitas air serta menimbulkan gangguan ekologis yang signifikan.

Salah satu dampak yang kini paling terlihat adalah meningkatnya pertumbuhan eceng gondok di permukaan waduk. Iyus menyebut, tanaman tersebut tumbuh subur karena limbah rumah tangga mengandung nutrien tinggi, terutama dari sisa makanan dan minyak.

“Ini seperti pakannya eceng gondok. Begitu limbahnya masuk, pertumbuhannya langsung meledak,” katanya, beberapa waktu yang lalu.

Direktur Badan Usaha SPAM, Fasilitas, dan Lingkungan BP Batam, Iyus Rusmana.
Direktur Badan Usaha SPAM, Fasilitas, dan Lingkungan BP Batam, Iyus Rusmana. F. Ari Akbar/Batam Pos

Meski eceng gondok dikenal mampu menyerap unsur pencemar, kondisi di Batam berbeda dengan wilayah lain di Jawa.

Di beberapa daerah, eceng gondok dianggap membantu menetralkan limbah. Namun untuk Batam, keberadaannya justru menjadi masalah karena waduk digunakan sebagai sumber air konsumsi masyarakat.

Pertumbuhan eceng gondok yang tidak terkendali membuat permukaan waduk hampir tertutup.

Dampaknya berlapis, mulai dari penurunan kapasitas tampungan akibat pendangkalan, hingga berkurangnya intensitas cahaya matahari yang menembus permukaan air. Kondisi seperti ini memicu pertumbuhan alga dan memperburuk kualitas air waduk.

“Waduk-waduk di Batam seharusnya bersih, bukan tertutup tumbuhan air. Ini sangat mempengaruhi kualitas air baku yang kemudian diproses untuk kebutuhan masyarakat,” kata Iyus.

Selain risiko pencemaran, hal-hal semacam ini juga berpotensi menambah beban biaya dalam pengelolaan air baku. Semakin tinggi tingkat sedimentasi dan pertumbuhan alga, semakin berat proses pengolahan yang harus dilakukan untuk menghasilkan air yang layak konsumsi.

Untuk mengendalikan kondisi tersebut, BP Batam mendorong masyarakat untuk mengalirkan limbah rumah tangga ke jaringan IPAL yang sudah tersedia.

Dia menyebut, edukasi publik terus dilakukan agar warga memahami dampak nyata pembuangan limbah ke saluran terbuka.

“IPAL ini bukan hanya untuk menjaga waduk, tapi juga untuk menjaga perairan pantai tetap bersih. Misal, di Tanjung Uma, Bengkong Sadai atau di Sagulung, kondisi 20 tahun yang lalu bersih, tapi saat ini terlihat hitam kotor,” kata Iyus.

Hingga saat ini, BP Batam mengoperasikan dua fasilitas IPAL besar, masing-masing berlokasi di Batam Center dan Bengkong Sadai.

Instalasi di Batam Center memiliki kapasitas 33 liter per detik, sedangkan IPAL Bengkong Sadai mampu mengolah hingga 231 liter per detik.

“Kapasitas ini terus kami optimalkan agar semakin banyak kawasan perumahan yang terhubung,” kata dia.

Dari fasilitas tersebut, BP Batam mampu menghasilkan air olahan yang layak dimanfaatkan kembali setelah dialirkan ke waduk, serta menghasilkan pupuk kompos organik dari hasil pengolahan lumpur IPAL.

Pupuk organik tersebut sudah dimanfaatkan untuk menyuburkan tanah dan pohon-pohon besar non-sayuran di berbagai kawasan.

Manfaat ini menunjukkan bahwa limbah domestik tidak hanya dapat dikendalikan, tetapi juga memiliki nilai guna jika dikelola dengan teknologi yang tepat.

Menurutnya, konsep pengolahan air limbah di Batam berbasis pada prinsip sirkular yang bertujuan mengubah buangan masyarakat menjadi produk yang berguna.

“Meskipun itu limbah atau kotoran manusia, tetap bisa kita olah menjadi sesuatu yang lebih berharga,” lanjutnya.

Pemasangan jaringan IPAL bukan hanya kebutuhan teknis, tetapi juga menjadi prasyarat penting bagi kota industri seperti Batam yang merupakan pintu gerbang investasi dan pariwisata. Keberlanjutan kualitas lingkungan harus sejalan dengan perkembangan ekonomi.

Ia menambahkan, bahwa estetika kota, keasrian kawasan, serta kualitas air dan hutan penyangga harus tetap terjaga.

“Waduk, embung, dan perairan di Batam harus bersih dan bebas dari pencemaran. Itu standar sebuah kota modern, dan IPAL adalah fondasi pentingnya,” kata Iyus.

BP Batam memastikan pembangunan dan integrasi jaringan IPAL akan terus diperluas ke wilayah-wilayah pemukiman.

Ke depan, lembaga tersebut menargetkan cakupan layanan limbah domestik semakin merata seiring pertumbuhan penduduk dan industri.

“IPAL adalah investasi jangka panjang. Jika kita ingin Batam tetap kompetitif, nyaman, dan ramah lingkungan, maka pengelolaan limbah harus menjadi prioritas. Kita ingin menjadikan Batam sebagai kota yang nyaman untuk berinvestasi dan nyaman untuk para wisatawan,” ujar Iyus. (*)

Artikel BP Batam Percepat Perluasan IPAL Cegah Pencemaran Waduk pertama kali tampil pada Metropolis.

Jelang Nataru, KSOP Tanjungpinang Periksa Kelayakan Kapal di Pelabuhan SBP

0
Kapal ferry tujuan Batam bersandar di Pelabuhan SBP Tanjungpinang, Selasa (2/12). F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Sejumlah kapal yang melayani penumpang di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, menjalani uji kelaikan menjelang lonjakan arus penumpang pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

Kepala Seksi Status Hukum dan Sertifikasi Kapal KSOP Tanjungpinang, Slamet Sunarto, mengatakan sedikitnya lima armada sudah rampung diperiksa secara menyeluruh. Pemeriksaan mencakup kelayakan mesin, dokumen pelayaran, hingga perlengkapan keselamatan.

“Kapal Dumai Expres 19, Sabuk Nusantara 36 dan 48, Citra 168, Marina JB, Trans Ocean, dan Expres Bahari 3B,” ujar Sunarto, Selasa (2/12).

Dari hasil pemeriksaan, sejumlah kapal dinyatakan laik berlayar untuk melayani perjalanan masyarakat selama masa liburan Nataru. Namun beberapa unit masih menunggu pemeriksaan lanjutan, termasuk Sabuk Nusantara 36 yang tengah menjalani perbaikan (docking).

“Sabuk Nusantara 36 masih proses perbaikan. Kalau sudah siap, langsung kita periksa,” jelasnya.

KSOP Tanjungpinang juga menyiapkan tujuh armada inti yang siap beroperasi, ditambah satu kapal cadangan berkapasitas 400 penumpang. Kapal tambahan ini disiagakan bila terjadi lonjakan penumpang mendadak.

Sunarto memastikan risiko kelebihan kapasitas sangat kecil karena sistem penjualan tiket kini terintegrasi secara digital.

“Sejauh ini belum ada lonjakan. Tapi kalaupun ada, satu kapal tambahan sudah kami siapkan,” pungkasnya. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel Jelang Nataru, KSOP Tanjungpinang Periksa Kelayakan Kapal di Pelabuhan SBP pertama kali tampil pada Kepri.

Doa Bersama ASN Anambas: Cemas Menanti Kabar Keluarga di Daerah Bencana

0
Ratusan ASN Pemkab Anambas mengikuti doa dan zikir bersama untuk korban bencana alam di NAD, Sumut dan Sumbar. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Anambas berkumpul di Masjid Agung Baitul Ma’mur, Tarempa, Selasa (2/12), untuk mengikuti doa dan zikir bersama.

Kegiatan ini digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana alam yang melanda Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Gelombang empati itu muncul setelah kabar mengenai banyaknya korban jiwa dan kerusakan di tiga provinsi tersebut tersebar luas. Suasana haru menyelimuti masjid, banyak ASN tampak mengusap air mata sepanjang zikir berlangsung. Sebagian dari mereka bahkan mengaku memiliki keluarga yang berada di wilayah terdampak.

Salah satunya Haziq, ASN asal Pidie Jaya, Aceh. Wajahnya muram, matanya sembap. Ia mengaku belum mendapatkan kabar apa pun tentang saudaranya sejak bencana terjadi.

“Saudara saya sampai saat ini belum ada kabar. Komunikasi benar-benar terputus, dan kami hanya bisa menunggu sambil berharap ada kabar baik,” ujar Haziq.

Ia hanya bisa memanjatkan doa agar seluruh korban segera ditemukan dan keluarganya berada dalam kondisi selamat.

“Harapan saya, semua yang hilang bisa ditemukan, apa pun kondisinya. Dan semoga bantuan cepat tiba untuk masyarakat yang sangat membutuhkan,” tambahnya.

Doa dan zikir bersama ini menjadi wadah bagi ASN Anambas untuk menyalurkan empati sekaligus mendoakan keselamatan saudara-saudara mereka di daerah bencana.

Sejumlah pejabat daerah juga ikut hadir, termasuk Wakil Bupati Anambas, Raja Bayu. Ia menyampaikan rasa duka yang mendalam atas musibah besar yang melanda tiga provinsi tersebut.

“Bencana ini mengingatkan kita bahwa musibah bisa datang kapan saja. Yang penting adalah bagaimana kita saling menguatkan. Anambas akan selalu berdiri bersama saudara-saudara kita di Aceh, Sumut, dan Sumbar,” kata Bayu.

Ia mengajak seluruh masyarakat Anambas untuk terus mendoakan para korban dan memberikan dukungan sesuai kemampuan.

“Mari kita sisihkan waktu, tenaga, atau apa pun yang bisa kita bantu. Solidaritas adalah kekuatan terbesar kita sebagai bangsa,” pungkasnya. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Doa Bersama ASN Anambas: Cemas Menanti Kabar Keluarga di Daerah Bencana pertama kali tampil pada Kepri.

Mobil vs Motor di Trikora: Polisi Ungkap Kelalaian Pengemudi Penyebab Kecelakaan

0
Polisi melakukan olah TKP kecelakaan tragis di jalan raya Pantai Trikora, Kilometer (Km) 42, Desa Teluk Bakau, Kecamatan Gunung Kijang pada Senin (1/12) siang. F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Polisi mengungkap hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait kecelakaan tragis antara mobil Wuling Cortez dan sepeda motor Honda Revo di jalan raya Pantai Trikora, Kilometer 42, Kampung Mengkurus, Desa Teluk Bakau, Kecamatan Gunung Kijang, Senin (1/12) siang.

Insiden ini membuat pengendara motor, Luisman Laia (29), kehilangan kaki sebelah kanan dan anaknya, Feriskan Laia (4), kritis.

Kasi Humas Polres Bintan, Iptu H.P Bako menjelaskan, kecelakaan bermula saat mobil Wuling Cortez BP 1451 RF yang dikemudikan Luqyana Salsabila (24) bersama penumpang Reza Fahlevi (23) melaju dari arah Pantai Trikora menuju Kawal.

Setiba di lokasi, pengemudi terkejut melihat motor Honda Revo BP 6536 CB yang dikendarai Luisman, membonceng anaknya, datang dari arah berlawanan.

Tabrakan pun tak terhindarkan. Benturan keras membuat Luisman dan Feriskan terpental ke semak-semak di bahu jalan dekat jembatan BBC.

Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan awal, polisi menduga penyebab kecelakaan adalah hilangnya konsentrasi pengemudi mobil.

“Pengemudi diduga tak fokus karena sambil bercerita dengan teman di sebelahnya saat berkendara,” kata H.P Bako, Selasa (2/12).

Baik Luisman maupun anaknya kini dirawat intensif di RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT) Tanjungpinang. Kondisi Luisman disebut paling parah karena kaki kanannya terputus.

“Sedang dipersiapkan untuk operasi, saat ini masih di IGD,” kata dr Darfius, Dokter Pelayanan Medis RSUD RAT.

Sementara itu, putranya Feriskan masih dirawat di ruang ICU anak dengan kondisi kritis. Ia mengalami luka di sekujur tubuh dan pendarahan di area perut.

“Feriskan belum sadarkan diri, sudah dipasang alat bantu napas,” ujarnya. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Artikel Mobil vs Motor di Trikora: Polisi Ungkap Kelalaian Pengemudi Penyebab Kecelakaan pertama kali tampil pada Kepri.

Batam Innovation Award 2025: Amsakar Dorong OPD Perkuat Inovasi Pelayanan Publik

0

batampos-Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) menggelar Penganugerahan Batam Innovation Award 2025 di Kantor Wali Kota Batam, Selasa (2/12/2025).

Kegiatan ini menjadi ajang penghargaan bagi pelaku inovasi di lingkungan Pemko Batam sekaligus mendorong lahirnya ide-ide kreatif untuk meningkatkan daya saing daerah dan kualitas pelayanan publik.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya agenda tersebut. Ia menegaskan bahwa inovasi merupakan kunci untuk menjawab berbagai tantangan di era yang terus berubah.

“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada BRIDA atas acara yang luar biasa ini. Kita hidup pada masa yang menuntut adanya terobosan dan inovasi,” ujar Amsakar.

BACA JUGA: BP Batam Komitmen Benahi Pelayanan Perizinan, Dorong Kemudahan Berinvestasi

Menurutnya, banyak perubahan besar dalam peradaban dunia yang berawal dari inovasi, termasuk lahirnya perusahaan teknologi kelas dunia. Karena itu, ia meminta setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk terus beradaptasi dan bertransformasi.

“Semua hal besar bermula dari inovasi. Kalau tidak segera beradaptasi, kita akan tertinggal. Pemerintahan harus adaptif dan mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan strategis,” tegasnya.

Kepala BRIDA Kota Batam, Efrius, dalam laporannya menjelaskan bahwa Batam Innovation Award tahun ini melalui empat tahapan: pendaftaran dan pengisian data dukung inovasi daerah, seleksi dan penetapan nominator, penjurian, serta penganugerahan pemenang.

Terdapat enam kategori penghargaan yang diberikan. Untuk kategori OPD terinovatif, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) berhasil meraih juara pertama, diikuti RSUD Embung Fatimah, Bappeda Kota Batam, dan Sekretariat Daerah Kota Batam. Pada kategori kelurahan terinovatif, Kelurahan Rempang Cate menjadi juara pertama, disusul Kelurahan Tiban Baru dan Tanjung Buntung.

Kategori UPTD terinovatif dimenangkan oleh Puskesmas Baloi Permai, kemudian Puskesmas Tiban Baru, Puskesmas Lubuk Baja, dan Instalasi Farmasi. Sementara kategori sekolah terinovatif diraih SMPN 3 Batam sebagai juara pertama, disusul SMPN 20 Batam, SMPN 12 Batam, dan SMPN 29 Batam.

Untuk kategori inovasi digital terbaik, POSPBB 2.0 dari Bapenda Batam meraih juara pertama, diikuti SIWALIPATEN dari UPT Puskesmas Baloi Permai, SINGA dari SMPN 12 Batam, dan SIDEW OBAT dari RSUD Embung Fatimah. Pada kategori inovasi non-digital, AKSARA dari SMPN 3 Batam mendapatkan juara pertama, kemudian KONSERDIVA dari Puskesmas Tiban Baru, GURITA 20 dari SMPN 20 Batam, serta PREMIS dari SMPN 12 Batam

Selain penyerahan penghargaan, apresiasi khusus turut diberikan kepada dewan juri Batam Innovation Award 2025. Ke depan, BRIDA juga akan menerbitkan buku kumpulan inovasi daerah sebagai dokumentasi sekaligus referensi bagi pengembangan inovasi pelayanan publik di masa mendatang. (*)

Artikel Batam Innovation Award 2025: Amsakar Dorong OPD Perkuat Inovasi Pelayanan Publik pertama kali tampil pada Metropolis.

Batam Innovation Award 2025: Amsakar Dorong OPD Perkuat Inovasi Pelayanan Publik

0

batampos-Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) menggelar Penganugerahan Batam Innovation Award 2025 di Kantor Wali Kota Batam, Selasa (2/12/2025).

Kegiatan ini menjadi ajang penghargaan bagi pelaku inovasi di lingkungan Pemko Batam sekaligus mendorong lahirnya ide-ide kreatif untuk meningkatkan daya saing daerah dan kualitas pelayanan publik.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya agenda tersebut. Ia menegaskan bahwa inovasi merupakan kunci untuk menjawab berbagai tantangan di era yang terus berubah.

“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada BRIDA atas acara yang luar biasa ini. Kita hidup pada masa yang menuntut adanya terobosan dan inovasi,” ujar Amsakar.

BACA JUGA: BP Batam Komitmen Benahi Pelayanan Perizinan, Dorong Kemudahan Berinvestasi

Menurutnya, banyak perubahan besar dalam peradaban dunia yang berawal dari inovasi, termasuk lahirnya perusahaan teknologi kelas dunia. Karena itu, ia meminta setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk terus beradaptasi dan bertransformasi.

“Semua hal besar bermula dari inovasi. Kalau tidak segera beradaptasi, kita akan tertinggal. Pemerintahan harus adaptif dan mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan strategis,” tegasnya.

Kepala BRIDA Kota Batam, Efrius, dalam laporannya menjelaskan bahwa Batam Innovation Award tahun ini melalui empat tahapan: pendaftaran dan pengisian data dukung inovasi daerah, seleksi dan penetapan nominator, penjurian, serta penganugerahan pemenang.

Terdapat enam kategori penghargaan yang diberikan. Untuk kategori OPD terinovatif, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) berhasil meraih juara pertama, diikuti RSUD Embung Fatimah, Bappeda Kota Batam, dan Sekretariat Daerah Kota Batam. Pada kategori kelurahan terinovatif, Kelurahan Rempang Cate menjadi juara pertama, disusul Kelurahan Tiban Baru dan Tanjung Buntung.

Kategori UPTD terinovatif dimenangkan oleh Puskesmas Baloi Permai, kemudian Puskesmas Tiban Baru, Puskesmas Lubuk Baja, dan Instalasi Farmasi. Sementara kategori sekolah terinovatif diraih SMPN 3 Batam sebagai juara pertama, disusul SMPN 20 Batam, SMPN 12 Batam, dan SMPN 29 Batam.

Untuk kategori inovasi digital terbaik, POSPBB 2.0 dari Bapenda Batam meraih juara pertama, diikuti SIWALIPATEN dari UPT Puskesmas Baloi Permai, SINGA dari SMPN 12 Batam, dan SIDEW OBAT dari RSUD Embung Fatimah. Pada kategori inovasi non-digital, AKSARA dari SMPN 3 Batam mendapatkan juara pertama, kemudian KONSERDIVA dari Puskesmas Tiban Baru, GURITA 20 dari SMPN 20 Batam, serta PREMIS dari SMPN 12 Batam

Selain penyerahan penghargaan, apresiasi khusus turut diberikan kepada dewan juri Batam Innovation Award 2025. Ke depan, BRIDA juga akan menerbitkan buku kumpulan inovasi daerah sebagai dokumentasi sekaligus referensi bagi pengembangan inovasi pelayanan publik di masa mendatang. (*)

Artikel Batam Innovation Award 2025: Amsakar Dorong OPD Perkuat Inovasi Pelayanan Publik pertama kali tampil pada Metropolis.

Mobil Terbakar di Jalan Gajah Mada Southlink

0

batampos– Sebuah mobil dilaporkan terbakar di Jalan Gajah Mada, tepatnya dekat kawasan Southlink Tiban arah Nagoya, Selasa (2/12) siang. Kepulan asap hitam membumbung di udara di tengah gerimis yang mengguyur Kota Batam.

Peristiwa itu sempat terekam dalam video berdurasi 23 detik yang viral di media sosial. Dalam video tersebut, seorang pria terdengar mengingatkan pengendara untuk berhati-hati saat melintas di lokasi kejadian.

“Diinformasikan kawan-kawan, dari arah Tiban ke Nagoya, ada mobil kebakar di The Home Southlink. Hati-hati buat kawan-kawan,” ujar pria dalam rekaman tersebut.

BACA JUGA: Penertiban Balap Liar dan Knalpot Brong di Lokasi Rawan, 63 Motor dan 3 Mobil Ditindak

Kanit Reskrim Polsek Sekupang, Ipda Riyanto, membenarkan kejadian tersebut.“Benar ada mobil terbakar, sekitar jam 12 tadi,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa siang.

Riyanto menambahkan, api berhasil dipadamkan tidak lama setelah kejadian. Sementara identitas jenis kendaraan dan penyebab kebakaran masih dalam penanganan Satlantas Polresta Barelang.

“Api sudah padam. Untuk jenis mobilnya apa, langsung ke unit Satlantas Polresta Barelang, ditangani lantas,” tambahnya.

Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi turut menyaksikan kejadian yang sempat membuat pengendara panik menghentikan laju kendaraannya.

“Tiba-tiba saja asap tebal keluar dari kap depan mobil. Banyak orang langsung menjauh, takut meledak,” kata Andi, salah satu warga yang melintas.

Warga lainnya, Rika, menyebut suara letupan kecil terdengar sebelum api membesar.“Untung api cepat dipadamkan,” ujarnya.

Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas di ruas jalan tiga lajur tersebut sempat tersendat beberapa menit. Banyak kendaraan memilih mengambil jalur paling kanan untuk menghindari lokasi.

“Tadi sempat macet, kendaraan bergerak pelan karena semua orang lihat ke arah mobil terbakar,” kata Rika.

Saat ini kondisi lalu lintas kembali normal setelah petugas menyelesaikan penanganan di lokasi. (*)

Reporter: Rengga

Artikel Mobil Terbakar di Jalan Gajah Mada Southlink pertama kali tampil pada Metropolis.