Kamis, 21 Mei 2026
Beranda blog Halaman 6258

Air Laut Pasang, Pemukiman Pulau Buluh Terendam Banjir

0
Banjir Rob Dalil Harahap
Ilustrasi” Anak-anak bermain di air rob atau air luapan dari laut. Selama musim angin utara, masyarakat diingatkan lebih waspada, terutama dengan tinggi gelombang laut. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi selama beberapa hari terakhir ini juga menyebabkan banjir di Pulau Buluh, Kecamatan Bulang. Ditambah air laut pasang dan naik hingga pemukiman warga.

Warga dan pihak kepolisian setempat tak bisa berbuat banyak sebab air laut naik merata dengan pemukiman warga. Kapolsek Bulang Ipda Nurdeni Rian melaporkan, beberapa warga harus mengevakuasi barang dan perabotan karena genangan air yang masuk ke rumah cukup tinggi.

Baca Juga: Terdakwa Dugaan Korupsi SMKN 1 Batam Hadirkan Puluhan Saksi Meringankan

“Situasi aman terkendali, cuma beberapa rumah yang memang harus pindahkan barang-barangnya. Air laut juga pasang jadi naik cukup tinggi,” ujar Nurdeni.

Persoalan lain yang ditimbulkan akibat luapan air laut dan air hujan ini adalah sampah. Sampah yang hanyut dari laut naik dan mengotori pemukiman warga. Warga bersama aparat keamanan setempat bergotong royong membereskan sampah setelah air mulai surut.

Baca Juga: Kronologi Lengkap Penangkapan Oknum Anggota DPRD Batam oleh Satresnarkoba Polresta Barelang

“Dengan kejadian ini, kita kembali mengingatkan masyarakat pulau di wilayah hukum Polsek Bulang sendiri untuk tetap siaga dan waspada. Kurangi aktifitas melaut dulu karena cuaca lagi tidak bersahabat,” imbau Nurdeni.

Jika terpaksa harus melaut ataupun berlayar diminta untuk melengkapi alat keamanan berlayar seperti pelampung, life jacket dan alat penerangan yang secukupnya. “Alat komunikasi juga harus ada, biar ada situasi darurat bisa minta pertolongan,” kata Kapolsek. (*)

 

 

Reporter : Eusebius Sara

Elite PKB Isyaratkan NasDem Gabung Koalisi Prabowo-Cak Imin

0
Sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem mendatangi kantor Sekretariat Bersama (Sekber) Partai Gerinda-PKB di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (26/1). (Muhammad Ridwan/JawaPos.com)

batampos – Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid menyambut positif kedatangan jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem ke kantor Sekretariat Bersama (Sekber) Gerindra-PKB. Pertemuan ini juga menunjukkan suasana politik persahabatan.

“PKB bersama Gerindra bersama juga NasDem Insya Allah dengan sejumlah partai nantinya,” kata pria yang karib disapa Gus Jazil di kantor Sekber Gerindra-PKB, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (26/1).

Anggota Komisi III DPR RI ini mengharapkan, kehadiran Partai NasDem ke kantor Sekber Gerindra-PKB bukan hanya sebatas silaturahmi. Tetapi juga pembicaraan politik lainnya.

“Kami juga berharap Sekber ini menjadi rumah yang mempersatukan kita semua. Setidaknya siang hari ini ada tiga, PKB, Gerindra, dan NasDem. Mudah-mudahan partai lain besok atau lusa bisa ngobrol-ngobrol di sini,” ucap Gus Jazil.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali menuturkan, kedatangannya ke Sekber Gerindra-PKB untuk mencairkan suasana politik, yang dinilai mulai memanas. Terlebih, NasDem bersama Gerindra dan PKB merupakan sahabat di pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

“Saya pikir kontestasi politik ini Pilpres ini masih sangat lama. Tapi hawanya mulai terasa dari kemarin-kemarin. Menurut kami perlu untuk kita cairkan, perlu untuk kita buat menghadapi kontestasi ini menjadi politik riang gembira. Kita berbeda bukan berarti kita bermusuhan,” ucap Ali.

Tak dipungkiri, kedatangan Partai NasDem ke kantor Sekber Gerindra-PKB memunculkan spekulasi. Namun, ia memastikan Koalisi yang digagas dengan Partai Demokrat dan PKS tetap berjalan. Ia pun mengutarakan, akan segera membentuk kantor sekretariat bersama Demokrat dan PKS.

“Kita berkunjung ke sini pasti banyak pertanyaan. Terus bagaimana dengan NasDem, PKS, Demokrat? Tetap berjalan baik-baik saja, sedang dalam berkomunikasi, doakan juga seperti Gerindra dan PKB segera untuk membuat Sekber,” papar Ali.

Meski demikian, Ali mengakui politik bersifat dinamis. Dia mengisyaratkan, setiap kemungkinan bisa terjadi dalam sebuah kontestasi politik.

“Bahwa politik itu sangat dinamis, iya. Semua kemungkinan-kemungkinan juga bisa terjadi, iya. Tapi paling tidak sampai hari ini dua koalisi, yang satu sudah terbentuk dan yang satu hampir juga sudah terbentuk. Nah, kita saling mendoakan. Oke. Siapapun pemenangnya pasti untuk Indonesia,” pungkas Ali. (*)

Reporter: JP Group

154 JCH Karimun Siap Berangkat Musim Haji 2023

0
PTSP Zuriah Smart Online tempat mencari informasi soal haji 2023

batampos- Saat ini, sebanyak 154 Jemaah Calon Haji (JCH) asal kabupaten Karimun sudah menunggu antrian untuk berangkat musim haji 1444 H tahun 2023 M.

Kepala Seksi Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) kantor Kemenag Karimun Endang Sry Wahyu menjelaskan, untuk sementara ini baru 154 JCH yang sudah mendaftar untuk berangkat tahun ini. Sebab, pada tahun lalu mereka tertunda akibat keterbatasan kuota yang diberikan untuk wilayah kabupaten Karimun.

” 154 JCH ini hanya sementara, pastinya akan bertambah nanti. Sebab, kuotanya full tahun ini dan masih menunggu regulasi dari pemerintah pusat dalam hal ini kementerian agama RI,” terangnya, Rabu (25/1).

BACA JUGA:Batam Siap Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter Pertama, Ini Tanggalnya

Dari 154 JCH Karimun yang sudah terdaftar, ada yang sudah melunasi dan ada juga dalam proses pelunaskan untuk Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) melalui bank. Namun, untuk tahun ini dari kementerian Agama RI ada usulan terjadi kenaikan Rp 69.193.733 yang semula Rp 39.886.009 pada tahun 2022 lalu.

” Nah, kalau tentang BPIH belum ada regulasi lanjutan dari kementerian Agama RI. Sebab, itu nanti dituangkan dalam Kepres yang akan berlaku. Kita tunggu regulasi dari pemerintah pusat,” jawabnya.

Masih kata Endang lagi, termasuk jumlah kuota JCH Karimun juga akan nampak nanti berapa kuota yang ditambah. Walaupun demikian, pihaknya tetap melayani masyarakat yang ingin berkonsultasi tentang haji maupun umroh di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Zuriah Smart Online kantor kementerian agama Karimun.

” Alhamdulillah, banyak masyarakat yang melakukan konsultasi terhadap haji dan umroh,” ungkapnya.

Sementara itu pantauan dikantor kementerian agama karimun, masih terlihat sepi masyarakat yang berkunjung ke PTSP Zuriah Smart Online. Hanya, beberapa orang saja yang menanyakan seputar haji dan umroh.

” Hanya nanya aja tentang umroh. Kalau haji saya sudah daftar, tapi berangkatnya masih jauh 4 tahun lagi. Lebih baik umroh dululah, sambil belajar,” kata Yanuar salah seorang warga Karimun.(*)

reporter: tri haryono

Clear Aligners untuk Perawatan Gigi Tidak Hanya Bersifat Estetika

0
Ilustrasi: Fakta dan mitos seputar clear aligners (Istimewa)

batampos – Pemkaian clear aligners untuk perawatan gigi ternyata tidak hanya
bersifat estetika semata. Clear aligners alias pelurus gigi merupakan salah satu opsi
perawatan gigi disamping pemasangan kawat gigi atau behel.

Clear aligners sendiri merupakan sebuah teknik perawatan ortodontik komprehensif
yang dapat memberikan fungsi estetik dan kebersihan mulut yang baik.

Bahannya terbuat dari termoplastik dan dirancang khusus oleh dokter spesialis
ortodontik untuk setiap pasien, mulai dari proses pencetakan gigi sampai
pembuatan rencana perawatan yang disesuaikan dengan keadaan gigi masing-
masing pasien.

Meski pun tujuan utama perawatan gigi dengan clear aligners adalah untuk
mempercantik susunan gigi, nyatanya clear aligners tak cuma memiliki fungsi
estetika, tapi juga fungsi kesehatan.

Baca juga: Cegah Infeksi Gigi, Ganti Sikat Gigi Dua Bulan sekali

drg. Ivan Liwu, Dokter Gigi OneSmile menegaskan bahwa posisi ideal gigi punya
dampak fungsional di samping estetika semata.

”Tujuan utama perawatan ortodontik adalah mencapai posisi gigi yang ideal secara
fungsional maupun estetik. Posisi gigi yang tidak ideal tentu dapat menurunkan
kepercayaan diri kita, namun perlu diketahui keadaan tersebut juga dapat
menganggu fungsi pengunyahan, kelainan bicara, serta menyebabkan nyeri pada
otot wajah. Gangguan fungsi tersebut tentu dapat menganggu kesehatan kita secara
umum,” ujar drg. Ivan dalam keterangan yang diterima.

Selain itu, kata drg. Ivan, clear aligners juga memberikan tekanan yang lebih ringan
pada gigi daripada kawat gigi tradisional sehingga dapat mengurangi risiko
sensitivitas gigi dan resorpsi akar gigi.

Sayangnya kurangnya edukasi mengenai clear aligners menyebabkan munculnya
miskonsepsi mengenai perawatan tersebut. Berikut miskonsepsi tentang clear
aligners yang masih beredar:

1. Tidak Seefektif Kawat Gigi

Ada kesalahpahaman yang umum bahwa clear aligners adalah alat ortodontik
kompromi yang hanya mampu melakukan pergerakan gigi minor. Faktanya, clear
aligners saat ini merupakan alat ortodontik yang mampu mengatasi berbagai
masalah maloklusi.

Baca juga: Beragam Penyakit Bisa Dideteksi dari Gigi dan Mulut

Pada beberapa kasus maloklusi, clear aligner secara unik bekerja lebih efisien
daripada kawat gigi konvensional karena memiliki fungsi kontrol vertikal dan
mekanisme penjangkaran gigi yang lebih baik. Selain itu, clear aligners dapat
bekerja lebih efektif daripada kawat gigi karena diproduksi secara khusus
menyesuaikan kondisi gigi dan rencana perawatan setiap pasien.

“Clear Aligners merupakan teknologi ortodonti terbaru yang memungkinkan
perawatan untuk merapikan gigi berlangsung lebih cepat. Clear aligners akan
dicetak secara khusus sesuai kondisi gigi setiap pasien untuk memastikan
perawatan berjalan efektif dan memberikan pengalaman yang lebih
menyenangkan,” ujarnya.

2. Bekerja Lebih Lambat dari Kawat Gigi

Hal ini tentu merupakan miskonsepsi karena perkembangan teknologi di dunia
ortodontik memungkinkan clear aligners bekerja lebih akurat dan cepat pada
beberapa kasus gigi dibandingkan kawat gigi. “Teknologi terkini clear aligner
mampu merapikan gigi dengan rata-rata waktu perawatan selama 2-6 bulan,”
katanya lagi.

Mulai dari proses pencetakan gigi menggunakan 3D intraoral scanner yang secara
akurat mencetak anatomi gigi dan gusi setiap pasien, hingga pembuatan rencana
perawatan secara digital, membuat perawatan clear aligners bisa lebih maksimal.

3. Kurang Efektif Untuk Orang Berusia 30 Tahun ke Atas

Tidak ada batasan usia untuk perawatan clear aligners. Beberapa pasien dewasa,
khususnya di usia 40 sampai 60-an, berhasil menyelesaikan perawatan dengan clear
aligners. Perbedaannya dengan pasien usia muda hanya terletak pada durasi
perawatan, di mana proses pada usia dewasa akan memakan waktu lebig lama
karena kecepatan biologis pergerakan gigi pasien usia muda lebih cepat dibanding
pasien usia dewasa.

Walaupun penggunaannya akan memakan durasi yang lebih lama, para pasien
dewasa tetap dapat menggunakan clear aligners yang efektif dan nyaman.

4. Hanya Buang-buang Uang karena Mahal

Tidak banyak disadari bahwa merapikan gigi merupakan sebuah investasi jangka
panjang untuk kesehatan secara umum. Banyak orang mengeluhkan biaya tak
terduga yang sering muncul di tengah perawatan merapikan gigi, seperti biaya
kontrol bulanan ke dokter, biaya cetak gigi, maupun biaya perawatan tambahan lain
sehingga membuat perawatan merapikan gigi menjadi semakin mahal.

Hal ini dapat diatasi dengan cara memilih layanan perawatan gigi yang biayanya
sudah mencakup seluruh perawatan dari awal hingga akhir, termasuk dengan
menggunakan clear aligners. Dengan perawatan yang maksimal dan baik, pasien tak
perlu khawatir dengan biaya tak terduga yang sering muncul di kemudian hari. (*)

Reporter: JPGroup

Terdakwa Dugaan Korupsi SMKN 1 Batam Hadirkan Puluhan Saksi Meringankan

0
jaksa
Kasi Intel Kejari Batam, Riki Saputra. Foto: Yashinta/Batam Pos

batampos – Sidang dugaan tindak pidana korupsi di SMK Negeri 1 Batam masih bergulir secara maraton di Pengadilan Tipikor Tanjungpinang. Kedua terdakwa yakni Lea Lindrawijaya Suroso (Kepala SMKN 1 Batam) dan Wiswirya (Bendahara Komite SMKN 1 Batam), menghadirkan puluhan saksi meringankan yang digelar selama seminggu terakhir.

Kasi Intel Kejari Batam, Riki Saputra mengatakan sidang kasus korupsi di SMK Negeri 1 Batam diagendakan 3 kali seminggu, yakni Selasa, Kamis dan Jumat. Pada Selasa lalu, agenda sidang yakni saksi meringankan dari kedua terdakwa.

“Minggu lalu agenda sidang juga menghadirkan saksi meringankan, Selasa kemarin ada 5 saksi meringankan, rencana besok Kamis (hari ini, red) juga ada 5 saksi meringankan,” kata Riki.

Baca Juga: Kronologi Lengkap Penangkapan Oknum Anggota DPRD Batam oleh Satresnarkoba Polresta Barelang

Ia memperkirakan ada sekitar 20 saksi yang dihadirkan ke persidangan tersebut. Rata-rata saksi, merupakan guru yang mengajar di SMKN 1 Batam.

“Ada puluhan saksi meringankan. Rata-rata berprofesi sebagai guru,” kata Riki.

Menurut Riki, para terdakwa tak hanya menghadirkan saksi meringankan, namun juga ahli yang meringankan. Untuk keterangan ahli dipersidangan akan dijadwalkan pada Jumat.

“Ada ahli dari terdakwa juga, agendakan Jumat,” kata Riki.

Baca Juga: Irjen Pol Tabana Bangun Resmi Menjabat Kapolda Kepri

Dalam dakwaan beberapa waktu lalu, JPU Dedi Januarto Simatupang menjelaskan, dugaan korupsi yang dilakukan kedua terdakwa terjadi dalam kurun waktu 2017-2019. Modus yang diduga digunakan dalam menyalahgunakan dana bos dan komite yakni dengan melakukan mark-up, laporan fiktif, meminta fee dan lainnya. Dalam dakwaan juga dijelaskan 8 poin bagaimana dana bos dan komite itu diduga dikorupsi oleh kedua terdakwa.

Karena itu, tindakan melawan hukum yang dilakukan terdakwa secara bersama-sama dalam pengelolaan anggaran SMKN 1 Batam tahun 2017 sampai dengan tahun 2019 berupa dana BOS dan dana Komite telah menyebakan kerugian keuangann negara Rp. 468.974.117. Tujuannya yakni memperkaya pribadi kedua terdakwa.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur melanggar pasal 2 atau Pasal 3 jo Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang diubah dan ditambah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU No.31 Tahun 1999 jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP Jo Pasal 65 Ayat (1) KUHP. (*)

 

 

Reporter : Yashinta

BP Batam Pastikan Ketersediaan Air Baku Cukup

0
bp batam air
BP Batam memastikan kondisi ketersediaan air baku di Batam cukup untuk mencukupi kebutuhan air masyarakat saat ini. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam memastikan kondisi ketersediaan air baku di Batam cukup untuk mencukupi kebutuhan air masyarakat saat ini.

Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan, ketersediaan air Kota Batam berada pada level yang aman.

Pihaknya menyadari, bahwa air menjadi kebutuhan dasar yang vital bagi makhluk hidup dan mutlak harus dipenuhi.

Meski ketersediaan air baku diproyeksikan cukup, namun pihaknya terus menggesa langkah-langkah peningkatan kapasitas produksi air di Kota Batam, sehingga masyarakat dapat menikmati air lebih maksimal dan merata.

Baca Juga: Pembelian BBM Menggunakan Wadah Masih Marak di SPBU

“Tidak terjadi krisis air. Kondisi ketahanan air kita berada pada level yang cukup untuk memenuhi kebutuhan air Kota Batam. Kami bahkan sedang mengupayakan langkah-langkah preventif, agar ketahanan air kita semakin baik, seiring pertumbuhan Batam yang semakin pesat.” Kata Tuty.

Ia mengatakan, sumber air Batam berasal dari 8 waduk yang tersebar di Pulau Batam, memiliki kapasitas total air baku sebesar 5.052 Lpd dengan kemampuan Instalasi Pengolahan sebesar 3.610 Lpd.

Dengan jumlah penduduk saat ini lebih kurang 1,224,139 juta jiwa, kebutuhan air di Batam untuk tahun 2022 terus meningkat mencapai 3.259 Lpd (liter per detik).

Baca Juga: 248 Bintara Polda Kepri Perebutkan Tiket Sekolah Perwira

“88% masyarakat Batam, telah menikmati air secara optimal. Selisihnya adalah daerah stress area, yang kita bantu dengan pendistribusian air melalui tanki air.” Kata Tuty.

Saat ini Batam memiliki 23 stress area yang tersebar merata di seluruh pulau Batam. Hal ini dikarenakan oleh kondisi topografi atau elevasi mengakibatkan tekanan tidak cukup untuk membawa air sampai ke titik tertentu pada elevasi yang tinggi.

Kemudian ia juga menerangkan bahwa BP Batam tengah menyiapkan program-program peningkatan ketahanan air, baik jangka pendek, menengah dan jangka panjang.

“dari sisi kapasitas jaringan tengah dilakukan peremajaan pipa untuk meningkatkan coverage distribusi air hingga ke stress area. SPAM BP Batam bersama PT. Air Batam Hulu dan PT Air Batam Hilir, melakukan penambahan instalasi dan perkuatan pipa.” Terang Tuty.

Baca Juga: Berkenalan dengan Suryono, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesi Kepri

Sementara itu, menanggapi imbas dari gangguan suplai air bersih di sejumlah wilayah di Kota Batam beberapa waktu lalu, Tuty Kembali menyampaikan permohonan maaf.

“Kami menyampaikan kembali permohonan maaf kepada masyarakat luas. Atas terjadinya gangguan suplai air yang tentu menganggu aktivitas warga Batam di sejumlah wilayah. Ini tentu menjadi atensi bagi kami.” Ungkap Tuty.

Ia menyatakan pimpinan BP Batam langsung melakukan respon dengan membentuk pertemuan dengan pihak-pihak terkait. Saat ini aliran air telah kembali mengalir dan secara bertahap normalisasi air telah berjalan.

“Atas hal tersebut, Kepala BP Batam Bpk Muhammad Rudi sangat responsif. Langsung diadakan pertemuan dengan berbagai pihak terkait. Selasa lalu, Kepala BP Batam memimpin rapat mendesak dengan jajaran BU SPAM dan PT Air Batam Hulu dan Hilir, mengenai langkah pertama yang harus dilakukan untuk mengantisipasi permasalahan dan juga distribusi air.” Katanya.

Baca Juga: ASDP Kepri Dapat Satu Tambahan Armada, Melayani hingga ke Tambelan

Sementara untuk memastikan ketahanan air jangka Panjang, BP Batam akan memaksimalkan kemampuan waduk yang ada untuk menambah pasokan air bagi masyarakat Batam ke depan.

“Ditambahkan unit instalasi pengolahan air baru di Mukakuning dengan kapasitas 350 Lpd (saat ini sementara dalam proses pembangunan) dan di tahun ini akan dibangun instalasi baru di Duriangkang sebesar 400 Lpd.” Terang Tuty.

Tuty menyampaikan BP Batam akan terus berupaya penuh menjalankan semua program ini sesuai dengan target pelaksanaan.

“Kami harapkan dukungan masyarakat, agar program ini dapat berjalan sesuai rencana.” ujar Ariastuty.

Ia juga berharap masyarakat dapat turut membantu pemerintah dalam menjaga daerah tangkapan air dan manajemen pemakaian air yang tepat, bagi ketahanan air ke depan.

“pelaksanaanya tetap membutuhkan waktu. Dan butuh dukungan semua lapisan masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan sustainable development goals khususnya ketahananan air Batam jangka panjang.” pungkas Tuty.(*)

BP Batam Pastikan Ketersediaan Air Baku Cukup

0
bp batam air
BP Batam memastikan kondisi ketersediaan air baku di Batam cukup untuk mencukupi kebutuhan air masyarakat saat ini. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam memastikan kondisi ketersediaan air baku di Batam cukup untuk mencukupi kebutuhan air masyarakat saat ini.

Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan, ketersediaan air Kota Batam berada pada level yang aman.

Pihaknya menyadari, bahwa air menjadi kebutuhan dasar yang vital bagi makhluk hidup dan mutlak harus dipenuhi.

Meski ketersediaan air baku diproyeksikan cukup, namun pihaknya terus menggesa langkah-langkah peningkatan kapasitas produksi air di Kota Batam, sehingga masyarakat dapat menikmati air lebih maksimal dan merata.

Baca Juga: Pembelian BBM Menggunakan Wadah Masih Marak di SPBU

“Tidak terjadi krisis air. Kondisi ketahanan air kita berada pada level yang cukup untuk memenuhi kebutuhan air Kota Batam. Kami bahkan sedang mengupayakan langkah-langkah preventif, agar ketahanan air kita semakin baik, seiring pertumbuhan Batam yang semakin pesat.” Kata Tuty.

Ia mengatakan, sumber air Batam berasal dari 8 waduk yang tersebar di Pulau Batam, memiliki kapasitas total air baku sebesar 5.052 Lpd dengan kemampuan Instalasi Pengolahan sebesar 3.610 Lpd.

Dengan jumlah penduduk saat ini lebih kurang 1,224,139 juta jiwa, kebutuhan air di Batam untuk tahun 2022 terus meningkat mencapai 3.259 Lpd (liter per detik).

Baca Juga: 248 Bintara Polda Kepri Perebutkan Tiket Sekolah Perwira

“88% masyarakat Batam, telah menikmati air secara optimal. Selisihnya adalah daerah stress area, yang kita bantu dengan pendistribusian air melalui tanki air.” Kata Tuty.

Saat ini Batam memiliki 23 stress area yang tersebar merata di seluruh pulau Batam. Hal ini dikarenakan oleh kondisi topografi atau elevasi mengakibatkan tekanan tidak cukup untuk membawa air sampai ke titik tertentu pada elevasi yang tinggi.

Kemudian ia juga menerangkan bahwa BP Batam tengah menyiapkan program-program peningkatan ketahanan air, baik jangka pendek, menengah dan jangka panjang.

“dari sisi kapasitas jaringan tengah dilakukan peremajaan pipa untuk meningkatkan coverage distribusi air hingga ke stress area. SPAM BP Batam bersama PT. Air Batam Hulu dan PT Air Batam Hilir, melakukan penambahan instalasi dan perkuatan pipa.” Terang Tuty.

Baca Juga: Berkenalan dengan Suryono, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesi Kepri

Sementara itu, menanggapi imbas dari gangguan suplai air bersih di sejumlah wilayah di Kota Batam beberapa waktu lalu, Tuty Kembali menyampaikan permohonan maaf.

“Kami menyampaikan kembali permohonan maaf kepada masyarakat luas. Atas terjadinya gangguan suplai air yang tentu menganggu aktivitas warga Batam di sejumlah wilayah. Ini tentu menjadi atensi bagi kami.” Ungkap Tuty.

Ia menyatakan pimpinan BP Batam langsung melakukan respon dengan membentuk pertemuan dengan pihak-pihak terkait. Saat ini aliran air telah kembali mengalir dan secara bertahap normalisasi air telah berjalan.

“Atas hal tersebut, Kepala BP Batam Bpk Muhammad Rudi sangat responsif. Langsung diadakan pertemuan dengan berbagai pihak terkait. Selasa lalu, Kepala BP Batam memimpin rapat mendesak dengan jajaran BU SPAM dan PT Air Batam Hulu dan Hilir, mengenai langkah pertama yang harus dilakukan untuk mengantisipasi permasalahan dan juga distribusi air.” Katanya.

Baca Juga: ASDP Kepri Dapat Satu Tambahan Armada, Melayani hingga ke Tambelan

Sementara untuk memastikan ketahanan air jangka Panjang, BP Batam akan memaksimalkan kemampuan waduk yang ada untuk menambah pasokan air bagi masyarakat Batam ke depan.

“Ditambahkan unit instalasi pengolahan air baru di Mukakuning dengan kapasitas 350 Lpd (saat ini sementara dalam proses pembangunan) dan di tahun ini akan dibangun instalasi baru di Duriangkang sebesar 400 Lpd.” Terang Tuty.

Tuty menyampaikan BP Batam akan terus berupaya penuh menjalankan semua program ini sesuai dengan target pelaksanaan.

“Kami harapkan dukungan masyarakat, agar program ini dapat berjalan sesuai rencana.” ujar Ariastuty.

Ia juga berharap masyarakat dapat turut membantu pemerintah dalam menjaga daerah tangkapan air dan manajemen pemakaian air yang tepat, bagi ketahanan air ke depan.

“pelaksanaanya tetap membutuhkan waktu. Dan butuh dukungan semua lapisan masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan sustainable development goals khususnya ketahananan air Batam jangka panjang.” pungkas Tuty.(*)

Menag Minta Digitalisasi Madrasah Jangan Asal Bagi-Bagi Laptop Bagus

0
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas saat di Surabaya, Rabu (25/1). (Humas Kemenag)

batampos – Kementerian Agama (Kemenag) mendapatkan kucuran pinjaman dari World Bank (Bank Dunia) sebesar USD 250 juta atau sekitar Rp 3,7 triliun. Dana tersebut digunakan untuk Program Madrasah Reform Realizing Education’s Promise dan Madrasah Education Quality Reform (REP-MEQR) dari 2020-2024. Menag Yaqut mengingatkan dana tersebut harus dikelola dengan baik. Karena pada saatnya nanti wajib dikembalikan ke Bank Dunia.

Sesuai dengan namanya, program tersebut digunakan untuk peningkatan kualitas madrasah. Diantaranya untuk program digitalisasi madrasah di Indonesia. Yaqut mengatakan dalam program digitalisasi madrasah, ada beberapa aspek yang harus diperhatikan. Dia mencontohkan madrasah di pelosok yang sulit akses internet, tidak perlu dipaksa untuk menjadi sasaran program digitalisasi madrasah.

“Jadi dikasih komputer dan laptop bagus-bagus dengan harapan bisa lebih cepat mengakses dunia di luar madrasah ternyata gak ada sinyal internet,” kata Yaqut dalam keterangannya Kamis (26/1). Bahkan jangankan bicara sinyal, ada juga daerah yang belum tersentuh listrik. Kondisi ini menjadi problem tersendiri. Sehingga perlu dipetakan karakternya serta hati-hati memperlakukan madrasah.

Setiap madrasah, lanjut Yaqut, memiliki karakter yang berbeda. Dia minta dana pinjaman Bank Dunia yang digunakan dalam program ini benar-benar menyentuh kebutuhan madrasah. Dana ini harus dikelola dengan baik, dipertanggungjawabkan, karena harus dikembalikan. “Jadi saya harap sebagaimana pesan Bu Menteri Keuangan saat di UIN Malang, diingatkan agar dana yang dikelola ini jangan diperlakukan dengan curang, jangan ada korupsi, dan harus dikelola dengan profesional,” jelasnya.

Yaqut mengakui bahwa peningkatan kualitas madrasah membutuhkan dana sangat banyak. Sebab mayoritas madrasah di Indonesia statusnya adalah madrasah swasta yang dibangun masyarakat. “Hati-hati, sekali lagi hati-hati. Sebab ini adalah dana yang harus dipertanggungjawabkan,” pesannya.

Sebelumnya saat Kick Off Proyek REP-MEQR 2023 di Surabaya pada Rabu (25/1) Yaqut mengatakan, supaya tidak mau main-main dengan madrasah. Sebab menjadi bagian dari pertaruhan atas generasi yang akan datang dan menjadi tanggung jawab Kemenag.

Yaqut lantas mengapresiasi program yang bergulir sejak 2020 ini. Menurut dia, program tersebut telah mengalami perkembangan luar biasa dan signifikan di tengah lajunya era digitalisasi. Namun, Yaqut kembali mengingatkan bahwa tujuan utama madrasah bukan sekedar layaknya tujuan sekolah lainnya. Madrasah memiliki nilai kekhasan. Yakni pembangunan nilai karakter.

Pada kesempatan yang sama, Dirjen Pendis Kemenag Muhammad Ali Ramdhani mengatakan REP-MEQR ini didanai dari pinjaman (loan) Bank Dunia yang harus diimplementasikan selama lima tahun (2020 – 2024). Program ini terdiri dari beberapa kegiatan yang dikemas dalam 4 komponen. Pertama, penerapan sistem Elektronik Rencana Kerja dan Anggaran Madrasah (e-RKAM) secara nasional. Serta pemberian bantuan kinerja dan afirmasi madrasah.

Kedua, penerapan Sistem Penilaian Hasil Belajar di tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) melalui Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI). Ketiga, pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) bagi guru, Kepala Madrasah, dan tenaga kependidikan madrasah. “Dan keempat penguatan Sistem untuk Mendukung Peningkatan Mutu Pendidikan,” ujar Dhani.

Ia menjelaskan serapan anggaran REP-MEQR terus mengalami kenaikan selama tiga tahun pelaksanaan. Serapannya mencapai 42,04 persen pada 2020. Kemudian naik berturut-turut menjadi 75,48 persen di 2021 dan 90,28 persen di 2022. “Target serapan anggaran proyek untuk tahun 2023 minimal 95 persen,” katanya. (*)

Reporter: JP Group

Akses Pangan, Kemiskinan, dan Gizi Bisa Jadi Persoalan Pemicu Stunting

0
Ilustrasi Bayi Stunting (UNICEF

batampos- Akses mendapatkan pangan berkualitas dan bergizi, masih sulit bagi sebagian masyarakat. Ini dinilai dapat memicu terjadinya gizi buruk dan mengancam terjadinya stunting atau anak bertubuh pendek. Karena itu, akses pangan yang bergizi dan berkualitas merupakan intervensi yang efektif untuk mencegah stunting.

Lembaga Amil Zakat Nasional serta Nazir Yayasan Wakaf Djalaluddin Pane (LAZ YWDP) Bukapangan menjelaskan mengkonsumsi pangan yang mengandung gizi yang tinggi sebaiknya dipenuhi oleh tiap keluarga demi mendukung tumbuh kembang anak.

Karena dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung gizi seimbang akan menghasilkan generasi muda yang unggul dan berdaya saing, serta meminimalisir potensi anak mengalami stunting.

“Kami melihat hari ini persoalan pangan sangat pelik di tengah ketidakstabilan kondisi global dan ketergantungan atas pangan dari luar, membuat masyarakat miskin dan pra sejahtera tidak mampu mengakses pangan yang bergizi,” kata Ketua Dewan Pembina LAZ YWDP Bukapangan, Debby FL Pane dalam diskusi Bukapangan Leaders Talk di Jakarta baru-baru ini.

Presiden Direktur LAZ DWYP Bukapangan, Mirah Hartika yang mengatakan bahwa saat ini kemampuan masyarakat mendapatkan pangan yang bergizi semakin sulit karena harga yang tinggi. Ia berharap ada banyak program untuk mendukung ketersediaan pangan bergizi.

“Pertama, untuk menjangkau lebih banyak penerima manfaat, kedua, agar bisa mengakomodir banyak munfiq, muzaki serta para wakif untuk menyalurkan zakat infaq sedekah dan wakafnya,” jelas Debby.

Pangan Murah Berkualitas
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mendukung kemudahan akses bagi masyarakat kurang mampu dalam memperoleh pangan murah yang bergizi dan berkualitas. Sandang pangan dan papan, kata dia, adalah kebutuhan mendasar kehidupan.

“Sayangnya pemenuhan atas ketiganya saat ini masih belum maksimal dan berkeadilan. Masih banyak masyarakat kita yang belum dapat mengakses makanan bergizi seimbang,” tegas Sandiaga.

Menurutnya, inisiasi program-program yang berfokus pada peningkatan pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM), terutama dalam bidang pangan merupakan pendekatan yang kreatif di masa pandemi virus Korona (Covid-19).

“Pendekatan kreatif menjadi sebuah adaptasi dari sebuah kondisi pasca pandemi yang menjadi inovasi dalam mendukung ekonomi kreatif yang tentunya bersifat kualitas dan berkelanjutan,” jelas Sandiaga.

Prevalensi Stunting Turun
Kementerian Kesehatan mengumumkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) prevalensi stunting di Indonesia turun dari 24,4 persen di tahun 2021 menjadi 21,6 persen di 2022. Standard WHO terkait prevalensi stunting harus di angka kurang dari 20 persen.

Kementerian Kesehatan melakukan intervensi spesifik melalui 2 cara utama yakni intervensi gizi pada ibu sebelum dan saat hamil, serta intervensi pada anak usia 6 sampai 2 tahun. Menteri Kesehatan Budi G. Sadikin mengungkapkan, angka stunting tersebut disebabkan berbagai faktor, salah satunya karena kurangnya asupan penting seperti protein hewani, nabati dan zat besi sejak sebelum sampai setelah kelahiran.

Hal ini berdampak pada bayi lahir dengan gizi yang kurang, sehingga anak menjadi stunting. Untuk mengatasi persoalan tersebut, Kementerian Kesehatan mengkampanyekan pentingnya pemberian protein hewani kepada anak utamanya anak usia dibawah 2 tahun. (*)

Reporter : JP GROUP

Irjen Pol Tabana Bangun Resmi Menjabat Kapolda Kepri

0

batampos – Kapolda Kepri resmi dijabat oleh Irjen Pol Tabana Bangun setelah Serah Terima Jabatan (Sertijab) di laksanakan yang di pimpin oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.  Bertempat di Rupatama Mabes Polri , Jakarta Selatan, Kamis (26/1/2023). Kapolri melantik secara langsung berdasarkan surat telegram nomor ST/2775/XII/KEP./2022 tertanggal 23 Desember 2022.

kapolda
Foto:Humas Polda Kepri untuk Batam Pos Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit (membelakangi kamera) menyalami Irjen Pol Tabana Bangun setelah Serah Terima Jabatan (Sertijab) di Mabes Polri.

“Lebih lanjut, alih tugas atau mutasi jabatan merupakan proses yang biasa terjadi dan pasti terjadi dilingkungan Polri sebagai bentuk penyegaran, promosi dan pembinaan karir,” ujar Plh Kabid Humas Polda Kepri AKBP, Surya Iswandar.

Lebih lanjut , PLH Kabid Humas Polda Kepri juga menyampaikan untuk agenda Farewell dan Welcome Parade atau di sebut sebagai simbol perpisahan dengan pejabat Kapolda.

“Untuk pelaksanaan Farewell and Welcome Parade direncanakan akan dilaksanakan pada Senin mendatang,”ujarnya.

Kapolda Kepulauan Riau akan dijabat oleh Irjen Pol Tabana Bangun, yang menggantikan Irjen Pol Aris Budiman. Sebelumnya Irjen Pol Tabana Bangun, menjabat sebagai Wakapolda Riau.

“Adapun Irjen Pol Aris Budiman, dimutasi menjadi Analis Kebijakan Utama Bidang Binkar SSDM Polri,” ujarnya.

Irjen Pol Tabana Bangun merupakan putra Karo kelahiran 1 Januari 1996 di Desa Rimokayu, Kecamatan Payung, Tanah Karo, Sumatera Utara itu lulus dari Akademi Kepolisian (Akpol) 1988.

Tabana juga mengikuti seleksi Taruna AKABRI. Akhirnya AKABRI lah menjadi pilihan karir Tabana Bangun dan setelah 1 tahun menempuh pendidikan di Magelang, ditetapkan sebagai Taruna Akademi Kepolisian.

Jabatan terakhir jenderal bintang dua ini adalah Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Waka Polda) Riau. Adapun jabatan yang pernah diemban Irjen Pol Tabana Bangun, Kapolresta Madiun, Kapolres Mojokerto, Wakapolwil Malang, Kabag Kermalugri, Robangpers SDE SDM Polri. Kemudian , Wakapolda Sulawesi Utara (2019), Wakapolda Riau (2020), Kapolda Kepulauan Riau (2023). (*)

Reporter ; Azis Maulana