Sabtu, 9 Mei 2026
Beranda blog Halaman 6272

Jabatan Direktur PT. BIS Segera Dilelang

0

batampos– Pemerintah Kabupaten Bintan segera membuka lelang jabatan Direktur PT. Bintan Inti Sukses (BIS).

Hal ini menyusul diberhentikannya direktur lama pada akhir Desember tahun 2022 yang lalu.

Pj Sekda Bintan, Ronny Kartika. F.Slamet Nofasusanto

Saat ini, direktur BUMD milik Pemerintah Kabupaten  (Pemkab) Bintan ini dijabat Hafizar sebagai pelaksana harian (Plh) Direktur PT. BIS.

Sekda Bintan, Ronny Kartika mengatakan, pihaknya akan segera membuka lelang jabatan Direktur PT. BIS untuk memberikan peluang kepada masyarakat yang memiliki kemampuan dalam mengembangkan bisnis.

BACA JUGA: PT. BIS Getol Naikkan Tarif Sewa Lapak di Pasar Barek Motor, Kijang, Ini Alasannya 

“Segera akan kita umumkan,” kata Ronny.

Ronny berharap, direktur PT. BIS yang baru nanti dapat mengembangkan bisnis BUMD dan memberikan pendapatan daerah lebih dari Rp 1 miliar setahun.

Diberitakan sebelumnya, Direktur PT. BIS yang lama, Susilawati diberhentikan karena perusahaan pelat merah tersebut selalu merugi.

Akhirnya, pemberhentian dilakukan sesuai rapat umum pemegang saham (RUPS) luar biasa yang digelar pada 30 Desember tahun 2022 yang lalu. (*)

reporter: slamet

Seluruh Penumpang Yeti Airlines Tewas, 5 Jenazah Diangkat dari Ngarai

0

batampos – Seluruh penumpang Yeti Airlines diduga tewas setelah pesawat jatuh dan terbakar di Pokhara, Nepal, Minggu (15/1/2023) kemarin. Dari 72 penumpang termasuk awak kabin, 68 mayat telah ditemukan, empat sisanya masih dalam proses pencarian. Pemerintah Nepal pun menginstruksikan penyelidikan atas peristiwa ini dan menjadikannya hari berkabung nasional, Senin (16/1/2023).

Warga berdiri di lokasi jatuhnya pesawat Yeti Airlines yang membawa 72 penumpang di Pokhara di Nepal barat, Minggu (15/1/2023). F Bijay Neupane/Reuters.

“Proses pencarian dilakukan hari ini untuk mencari empat orang lagi yang masih belum ditemukan. Ini merupakan kecelakaan pesawat terparah di Himalaya dalam 30 tahun terakhir,” ujar salah seorang pejabat Nepal seperti dilansir dari Reuters, pagi ini.

BACA JUGA:
Kecelakaan Pesawat di Nepal, 40 Penumpang Tewas

Tim penyelamat telah menemukan 68 mayat dari 72 orang di dalam pesawat ATR 72 yang dioperasikan oleh Yeti Airlines yang jatuh di kota wisata Pokhara beberapa menit sebelum mendarat pada hari Minggu dalam cuaca cerah.

Pesawat itu, dalam penerbangan terjadwal dari Kathmandu ke Pokhara, pintu gerbang ke pegunungan Annapurna yang indah.

Dari 72 penumpang, pesawat membawa 57 warga Nepal, lima India, 4 Rusia, 2 Korea Selatan, dan masing-masing satu orang dari Argentina, Irlandia, Australia, dan Prancis. “Pencarian dan penyelamatan dihentikan karena hari sudah gelap kemarin, hari ini pencarian berlanjut,” ujar Kepala Kepolisian Resort Pokhara, Ajay K.C.

Dia menyebutkan, 63 jenazah penumpang telah dikirim ke rumah sakit setempat untuk proses otopsi. Sementara lima jenazah lainnya masih dalam proses evakuasi pengangkatan dari ngarai Sungai Gori. “Kami akan mengeluarkan lima mayat dari ngarai dan mencari empat lainnya yang masih hilang,” katanya kepada Reuters.

Selain mencari korban, tim penyelamat juga mencari kotak hitam.

Nepal telah mengumumkan hari berkabung nasional pada Senin dan membentuk panel untuk menyelidiki bencana tersebut dan menyarankan langkah-langkah untuk menghindari insiden serupa di masa depan.

Pihak berwenang mengatakan jenazah akan diserahkan kepada keluarga setelah identifikasi dan pemeriksaan. (*)

Reporter: Chahaya Simanjuntak

Fakta Hukum Jaksa: Putri Candrawathi Selingkuh dengan Yosua

0
Putri Candrawathi. (Dery Ridwansah/Jawapos.com)

batampos – Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyakini telah terjadi perselingkuhan antara Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J dengan Putri Candrawathi. Peristiwa ini terjadi di Magelang, Jawa Tengah.

“Fakta hukum, bahwa benar pada hari Kamis tanggal 7 Juli 2022, sekira sore hari di rumah Ferdy Sambo di Magelang, terjadi perselingkuhan antara korban Nofriansyah Yosua Hutabarat dengan saksi Putri Candrawathi,” kata jaksa saat membacakan tuntutan terdakwa Kuat Ma’ruf di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (16/1).

Kesimpulan ini diambil jaksa dari kesaksian para saksi, termasuk Putri. Diperkuat juga oleh keterangan saksi ahli poligraf.

“Bahwa benar korban Nofriansyah Yosua Hutabarat keluar dari kamar saksi Putri Candrawathi di lantai dua rumah Magelang, dan diketahui oleh terdakwa Kuat, sehingga terjadi keributan antara terdakwa Kuat Ma’ruf dan korban Nofriansyah Yosua Hutabarat yang mengakibatkan terdakwa Kuat Ma’ruf mengejar korban Nofriansyah Yosua Hutabarat dengan gunakan pisau dapur,” kata Jaksa.

“Bahwa benar, saksi Putri Candrawathi menelepon Richard Eliezer Pudihang Lumiu yang ada di sekitar di Masjid Alun-alun Magelang, agar saksi Richard Eliezer Pudihang Lumiu dan saksi Ricky Rizal kembali ke rumah Magelang, karena mengetahui adanya keributan antara korban Nofriansyah Yosua Hutabarat dan terdakwa Kuat Ma’ruf,” sambungnya.

Diketahui, Mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo terancam hukuman berlapis. Musababnya, dia bersama istrinya Putri Candrawathi dan Bripka Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf didakwa melakukan pembunuhan berencana terhadap mendiang Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat. Perbuatan itu dilakukan bersama-sama Richard Eliezer Pudihang Lumiu, Putri Candrawathi, Ricky Rizal Wibowo dan Kuat Ma’ruf (dituntut terpisah), pada Jumat (8/7), sekira pukul 15.28 -18.00 WIB, di Jalan Saguling Tiga No.29, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan dan di Rumah Dinas Kompleks Polri Duren Tiga No.46, Rt 05, Rw 01, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan.

“Mengadili, mereka yang melakukan, yang menyuruh melakukan, yang turut serta melakukan perbuatan, dengan sengaja dan terencana terlebih dahulu merampas orang lain,” terang Jaksa Penuntut Umum (JPU), saat membacakan surat dakwaan, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (17/10).

Atas perbuatannya melakukan pembunuhan berencana terhadap Yosua, bersama-sama dengan Putri, Richard, Ricky dan Kuat, Sambo pun terancam hukuman mati. Musababnya, mantan jenderal bintang dua tersebut dinilai melanggar Pasal 340 KUHP Jo Pasal 55 ayat 1ke-1 KUHPidana, sebagaimana dalam dakwaan kesatu primer. Selain itu, Sambo juga dijerat Pasal 338 KUHP Jo Pasal 55 ayat 1ke-1 KUHPidana sebagaimana dalam dakwaan kesatu subsidair. (*)

Reporter: JP Group

BKSDA: Ada 4 Kejadian Interaksi Buaya Dengan Manusia di Batam

0
Buaya yang ditangkap oleh warga di pulau jaloh Bulang. Foto Arifin untuk Batam pos 3
Buaya yang ditangkap oleh warga di Pulau Jaloh, Bulang beberapa waktu lalu. Foto:Arifin untuk Batampos

batampos – Sepanjang tahun 2022 hingga Januari 2023, Seksi Konservasi Wilayah II Batam menangani empat kejadian interaksi satwa liar buaya dengan manusia.

Peristiwa itu terjadi di masing-masing wilayah yang berbeda yaitu di Pulau Jaloh, Pulau Temoyong, Tanjungpiayu, dan Nongsa.

Kasi Konservasi Wilayah Kepri, BKSDA Riau, Decky Indra Prasetya, menyampaikan, berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan di Jaloh dan Temoyong sekitar lebih kurang 5 ekor buaya, Tanjung piayu sebanyak 1 ekor, dan penyitaan dari SMA II Batam sebanyak 1 ekor.

Baca Juga: Lion Air Layani Penerbangan Perdana Umrah Langsung Batam-Madinah

“Secara umum interaksi negatif buaya dengan manusia terjadi karena manusia yang masuk kedalam habitat buaya, terutama pada musim kawin dan bertelur, karena pada musim tersebut buaya lebih agresif,” ujar Decky, Senin (16/1/2033).

Menurutnya, perubahan habitat buaya seperti penebangan hutan mangrove dan reklamasi pantai, menyebabkan berkurangnya habitat dan sumber pakan alami bagi buaya.

“Lokasi habitat alami buaya muara di Pulau Batam dan sekitarnya ada di kawasan hutan mangrove, hutan lindung Sei Pelunut, Sungai Peparan yang berada di Sagulung,” ujarnya.

Baca Juga: Antispasi Penculikan, Anak Harus Menunggu di Dalam Sekolah

Kemudian di kawasan pantai yang berada di Pulau Temoyong, Bulang, Bulan, Nibung, Ladi. Kawasan Hutan Mangrove yang berada di hutan lindung Sei Beduk dan kawasan mangrove Tanjung Piayu

Perubahan habitat buaya seperti penebangan hutan mangrove (bakau) dan reklamasi pantai, juga menyebabkan berkurangnya habitat dan sumber pakan alami bagi buaya.

“Diimbau untuk berhati-hati dan waspada jika beraktivitas di area sekitar muara tempat habitat alami buaya,” imbau Decky.(*)

Reporter: Azis Maulana

Politisi Perempuan Afghanistan Tewas Ditembak

0

batampos – Mursal Nabizada, politisi dan mantan anggota parlemen wanita Afghanistan, tewas ditembak pria bersenjata tak dikenal di rumahnya di Kabul, Minggu (15/1/2023) waktu setempat.

Mursal Nabizada semasa hidup. F Getty Image via BBC

Menurut keterangan polisi setempat, Nabizada dan pengawalnya ditembak mati, sedangkan saudara laki-lakinya terluka dalam serangan yang terjadi kemarin itu.

BACA JUGA:
Krisis Pangan, Afghanistan Berubah jadi ‘Neraka’

“Pasukan keamanan telah memulai penyelidikan serius terkait kasus tersebut untuk menemukan para penjahat,” ujar polisi dalam sebuah pernyataan seperti dilansir dari Reuters, Senin (16/1/2023).

Nabizada menjadi anggota parlemen di Afghaista, sampai Taliban mengambil alih ketika pasukan asing ditarik 2021 lalu. Ketika itu, banyak politisi meninggalkan negara itu, tapi ia justru bertahan.

Ia terpilih sebagai anggota majelis rendah parlemen pada 2018 untuk mewakili Kabul. Demikian menurut penyiar lokal, Tolo.

Sejak Taliban berkuasa, banyak hak-hak masyarakat negara itu hilang. Khususnya hak perempuan. Padahal, Taliban mengatakan mereka fokus mengamankan negara dan mendorong warga Afghanistan untuk hidup damai kembali, tetapi beberapa serangan telah terjadi dalam beberapa bulan terakhir, termasuk serangan di Kementerian Luar Negeri pekan lalu yang menewaskan dan melukai puluhan orang dan kejadian itu diklaim oleh kelompok Negara Islam setempat.

Sebelumnya di Desember 2022, satu orang tewas dalam serangan bom bunuh diri di dekat kantor partai Hezb-e-Islami di Kabul, dimana pemimpinnya Gulbuddin Hekmatyar, yang merupakan Perdana Menteri Afghanistan pada 1990-an, berada di dalam saat itu. (*)

Reporter: Chahaya Simanjuntak

Imigrasi Batam Tunda Keberangkatan 2.780 PMI Non Prosedural

0
PMI Ilegal e1642666765252
Ilustrasi: Penyerahan 22 PMI yang diselamatkan Ditpolairud Polda Kepri di Sekupang, Kamis (20/1). (F. Eusebius Sara )

batampos – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam telah menunda keberangkatan sebanyak 2.780 orang yang diduga akan menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) non prosedural menuju Malaysia dari Pelabuhan Citra Tritunas dan Batam Center. Data itu akumulasi penindakan sepanjang tahun 2022.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Subki Miuldi mengatakan, saat proses keberangkatan di pelabuhan internasional, petugas Imigrasi selalu melakukan pemeriksaan dokumen dan kelengkapan sesuai dengan tujuan pelaku perjalanan.

Baca Juga: Antispasi Penculikan, Anak Harus Menunggu di Dalam Sekolah

Untuk WNI yang hendak bekerja ke luar negeri wajib mematuhi peraturan terkait penempatan PMI di luar negeri. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, diantaranya adalah visa bekerja di negara tujuan dan dokumen pendukung seperti Rekomendasi dari Dinas terkait yang membidangi Ketenagakerjaan.

“Jika tidak memenuhi persyaratan dan tujuan yang tidak sesuai, maka PMI tersebut akan ditolak keberangkatannya,” ujar Subki, Selasa (20/12).

Ia menjelaskan, tata cara pemeriksaan saat keberangkatan mengacu pada peraturan menteri hukum dan HAM Nomor 44 Tahun 2015 tentang Tata Cara Pemeriksaan Masuk dan Keluar Wilayah Indonesia.

Baca juga: Libur Nataru Usai, Penumpang Kapal Kelud Kembali Normal

Saat proses keberangkatan di Pelabuhan Internasional, petugas Imigrasi selalu melakukan pemeriksaan dokumen keimigrasian dan melakukan wawancana singkat untuk mengetahui kebenaran dan kelengkapan dokumen serta tujuan pelaku perjalanan.

“Sehingga dari proses wawancara akan diperoleh informasi dari yang bersangkutan apakah akan melaksanakan kegiatan wisata atau bekerja,” katanya.

Untuk WNI yang tidak memenuhi persyaratan dan tujuan, maka PMI tersebut akan ditunda keberangkatannya untuk melengkapi persyaratan tersebut. Sedangkan penumpang yang akan melakukan perjalanan wisata atau kunjungan sosial dapat diberangkatkan bila penumpang tersebut tidak terdapat masalah pada dokumen keimigrasian dan tidak masuk dalam daftar pencegahan.

Sehingga pada kurun waktu dari bulan Mei hingga bulan 14 Desember 2022, Imigrasi Batam telah melakukan penundaan keberangkatan penumpang yang terindikasi PMI yang tidak memenuhi persyaratan sebanyak 2.780 orang. Dengan rincian sebanyak 502 penumpang dari Pelabuhan Harbour Bay dan 2.278 orang dari Pelabuhan Batam Center.

Baca Juga: Perusahaan Galangan Kapal di Batam Masih Krisis Tenaga Las

“Termasuk keberangkatan tujuan Pasir Gudang, Stulang Laut, Putri Harbour dan Tanjung Pengelih, Malaysia maupun Singapura, dimana seluruh tujuan keberangkatan dengan rute tersebut diberlakukan proses pemeriksaan Keimigrasian sesuai prosedur baik terhadap Warga Negara Indonesia maupun Warga Negara Asing,” jelasnya.

Ia menambahkan, guna mencegah keberangkatan PMI Non Prosedural, Imigrasi Batam terus menjalin kerjasama dengan berbagai pihak diantaranya BP2MI, Kepolisian dan instansi lainnya.

“Selama ini guna mencegah keberangkatan PMI Non Prosedural, Imigrasi Batam senantiasa menjalin kerjasama dengan berbagai pihak diantaranya BP2MI, Kepolisian dan instansi lainnya,” imbuhnya. (*)

 

 

Reporter : Eggi Idriansyah

Iperindo Kepri: Galangan Kapal Batam Kekurangan Tenaga Welding

0
Galangan Kapal Dalil Harahap4
Ilustrasi: Industri galangan kapal di Batam. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Ikatan Perusahaan Industri Galangan Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (Iperindo) Kepri mengeluhkan kurangnya tenaga tukang las atau welder yang sesuai untuk dipekerjakan di Kota Batam.

Hal ini dikarenakan tukang las yang selama ini digunakan telah berhenti bekerja atau pindah daerah dan bahkan bekerja ke negara lain saat Covid-19 mengganas tahun 2021 dan 2022 lalu.

“Iya memang susah nyari welder yang sesuai karena sudah banyak yang keluar. Ada yang balek kampung karena Covid-19, ada yang pindah kerja ke luar negeri atau luar daerah,” ujar seorang HRD perusahaan galangan kapal di Tanjunguncang yang tak mau namanya disebut.

Baca Juga: Libur Akhir Pekan, Mal di Batam Banyak Event dan Ramai Wisatawan

Ikatan Perusahaan Industri Galangan Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (Iperindo) Kepri sebelumnya juga mengeluhkan persoalan yang sama. Krisis tenaga welder galangan kapal terjadi sejak pertengahan tahun 2022 lalu.

Iperindo yang memiliki 30-an anggota perusahaan galangan kapal sendiri membutuhkan sekitar 5.000 tenaga welding yang sesuai. Ini disampaikan langsung oleh ketua DPC Iperindo Kepri, Ali Ulai.

“Galangan kapal Batam kekurangan tenaga welding. Tukang las mungkin sudah banyak yang pindah ke luar Batam atau pulang kampung saat Covid-19 beberapa waktu lalu. Kami kewalahan sekarang cari tukang las yang sesuai,” ujar Ali Ulai.

Baca Juga: Taksi Pelabuhan Keluhkan Taksi Online yang Melanggar Aturan Bersama

Job fair Batam yang digelar oleh Pemko Batam beberapa waktu lalu belum mengatasi masalah kekurangan tenaga tukang las tersebut. Ribuan pencaker yang berjubel di sana umumnya ke bagian operator di perusahaan elektronik dan lainnya.

“Tukang las tak ada sama sekali. Banyak anggota kami yang buka stand (di lokasi job fair) tapi banyak yang tak dapat (tenaga kerja welding),” ujar Ali Ulai.

Baca Juga: Pembelian Elpiji 3 Kg Harus Menggunakan KTP

Padahal kata Ali, perusahaan galangan kapal yang masuk dalam anggota Iperindo banyak menerima job pembuatan kapal dari perusahaan kelapa sawit, nikel dan Batubara namun, job ini agak tersendat karena kekurangan tenaga tukang las tadi.

“Welder, fitter dan helper itu mulai kurang sekali di Galangan Kapal. Padahal itu yang paling dibutuhkan. Sampai tahun 2023 untuk job pengerjaan kapal masih aman untuk Batam ini,” kata Ali.(*)

Reporter: Eusebius Sara

Gubkepri Segera Temui Menko Perekonomian, Diskusi Bangun Pelabuhan di Bengkong

0

batampos-Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengatakan, pembangunan Pelabuhan Pengumpan Regional di Bengkong, Batam adalah salah satu rencana strategis Pemprov Kepri. Menurutnya, ini bisa membuat peningkatakan ekonomi bagi Kota Batam.

“Pembangunan Pelabuhan Bengkong, tentunya akan meningkatkan perkonomian dan pelayanan ke pelabuhan tentunya,” ujar Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, Jumat (13/1) lalu di Tanjungpinang.

Dijelaskan Gubernur, untuk perizinan ruang laut sudah ditangani oleh Pemprov Kepri. Namun demikian, untuk sesi darat berkaitan dengan BP Batam. Disebutkan Gubernur, terkait ini masalah ini mendapatkan slow respon dari instansi tersebut.

“Karena BP Batam selow respon, kita akan minta dukungan ke Menko Perekonomian. Apalagi pembangunan dilakukan di wilayah FTZ Batam,” jelasnya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kepri, Junaidi mengatakan, terkait rencana pembangunan ini, DPRD Provinsi Kepri juga sudah memberikan persetujuan lewat rekomendasi. Menurutnya, wilayah yang diplot sudah masuk dalam tata ruang laut.

“Untuk lokasi sudah clear, karena sesuai dengan tata ruang laut. Memang untuk sesi darat, adalah wilayah kerjanya BP Batam,” ujar Junaidi.

BACA JUGA: Pemprov Kepri akan Bangun Pelabuhan di Bengkong, Batam

Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kepri, Widiastadi Nugroho turun melihat pembangunan Prasarana dan Sarana Umum (PSU) di Kota Batam belum lama ini. F. Humas DPRD Kepri

Belum lama ini, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kepri, Widiastadi Nugroho mengatakan, Pelabuhan Pengumpan Regional Bengkong, Batam dirancang untuk melayani antar daerah dalam Provinsi. Selain itu, juga sebagai lokasi bersandar kapal Pelni.

“Kita mendukung konsep pembangunan Pelabuhan Pengumpan Regional Bengkong, Batam. Selain sebagai pelabuhan lintas antar daerah, juga untuk pelayanan kapal Pelni,” ujar Widiastadi Nugroho.

Politisi PDI Perjuangan tersebut menjelaskan, Pelabuhan Batu Ampar, Batam akan dikhususnya untuk pelayanan bongkar muat peti kemas atau konteiner. Sehingga untuk aktivitas turun naik penumpang kapal Pelni akan bergeser ke Pelabuhan Pengumpan Regional Bengkong, nantinya.

“Kita ingin fungsi pelabuhan menjadi lebih tertata dan rapi. Sehingga masing-masing pelabuhan di Batam punya pelayanan khusus,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Pelabuhan Pengumpan Regional Bengkong Batam ini, terletak di Kelurahan Sadai Kecamatan Bengkong Kota Batam yang merupakan suatu program kolaborasi kerjasama Pemerintah dengan Swasta. Kesepahaman telah dimulai sejak tahun 2019 yaitu antara Pemprov Kepri dengan PT. Batamas Puri Permai. (*)

reporter: jailani

Proses Perbaikan Suplai Air SPAM ke Pelanggan Butuh Waktu hingga 3 Bulan

0
SPAM Batam
Puluhan warga mendatangi kantor pusat pelayanan pelanggan air minum Batamcenter, Kamis (12/1/2023). Warga mengeluhkan suplai air yang tidak mengalir dalam seminggu belakangan. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Warga dari Perumahan Cipta Green Mansion dan Woodland mendatangi kantor pusat pelayanan pelanggan air minum Batamcenter, pekan lalu. Warga mengeluhkan suplai air SPAM Batam yang tidak mengalir dalam seminggu sampai saat ini.

Corporate Communication (Corcom) SPAM Batam, Ginda membenarkan saat ini suplai air ke Perumahan Cipta Green Mansion dan Perumahan Woodland masih terkendala.

SPAM Batam, lanjutnya, memaklumi keluhan dari warga Cipta Green Mansion dan Woodland. Sehingga, untuk solusi jangka pendek permasalahan air di sana, saat ini sedang dilakukan penambahan suplai air melalui mobil tangki jalur Tiban.

Baca Juga: Antispasi Penculikan, Anak Harus Menunggu di Dalam Sekolah

Sementara untuk jangka panjang, dilakukan pemasangan pipa HDPE DN 160.

Project-nya sama seperti dengan daerah lain. Seperti Tanjunguncang dan lainnya. Saat ini project-nya sudah disetujui oleh BP Batam dan dalam tahap gambar jaringan. Kemungkinan 2-3 bulan ke depan sudah terealisasi,” katanya.

Ia menjelaskan, pemasangan pipa HDPE DN 160 untuk perbaikan suplai air itu bukan karena aksi yang dilakukan oleh warga. Namun perumahaan Cipta Green Mansion dan Woodland, sudah menjadi perhatian dari SPAM Batam untuk memperbaiki suplai air kesana.

“Caranya dengan reinforcement pipa dari Mentarau. Tujuannya, agar ada perbaikan suplai ke daerah Cipta Green Mansion dan Woodland,” jelasnya.

Baca Juga: Ini Keunggulan Beli Bio Solar Dengan Menggunakan Fuel Card Bukopin

Sehingga, sembari menunggu project selesai, pihaknya akan berusaha dengan maksimal untuk memenuhi kebutuhan warga dengan mobil tangki.

“Jadi diharapkan warga bisa bersabar untuk bisa menunggu, dan sembari menunggu kita menawarkan solusi sekarang ini adalah mobil tangki,” katanya. (*)

 

 

Reporter : Eggi Idriansyah

Kepala BP Batam Ajak Masyarakat Jaga Kekompakan untuk Batam Baru

0
btn
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi (baju putih) mengikuti kegiatan Family Day (Funwalk dan Bantuan sosial) yang digelar oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Khusus Batam bersama Bank Tabungan Negara (BTN). Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi menghadiri kegiatan Family Day (Funwalk dan Bantuan sosial) yang digelar oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Khusus Batam bersama Bank Tabungan Negara (BTN).

Kegiatan ini dilaksanakan di Pelataran Parkir BP Batam pada Minggu, (15/1/2023), dan diikuti oleh ratusan peserta.

Muhammad Rudi melepas kegiatan jalan santai dan turut berkeliling di area pejalan kaki kawasan Batam Center.

Dalam kesempatannya, Muhammad Rudi menyampaikan bahwa Batam harus bisa menjadi kota baru dan modern. Untuk itu ia mengajak masyarakat untuk kompak bersatu.

Baca Juga: Komunitas Suka Lari Batam

Ia pun menjelaskan pembangunan yang menjadi prioritas pemerintah dan tengah dikerjakan di antaranya pengembangan jalan arteri, bandara, pelabuhan batu ampar dan KEK Sekupang.

“Pembangunan ini untuk kepentingan umum, harus segera diselesaikan tahun ini. Jalan dari Batu Ampar sampai pom bensin Polda Kepri tahun ini diusahakan selesai,” katanya.

“Apabila akses jalan selesai, tentunya akan berdampak pada nilai REI (properti) pasti naik dan bank akan dapat bagian kredit,” katanya lagi.

Tak hanya itu, ia juga mengimbau agar semua pihak terutama para pengusaha untuk dapat memberikan kontribusi terhadap kelestarian lingkungan salah satunya dengan menjaga pohon jati emas yang telah ditanam.

Baca Juga: Chinatown Imlek Festival di Nagoya, Ada Bazar dan Hiburan Kejutan

“Saya berharap pohon jati emas yang telah ditanam bisa mencapai 4 meter, maka dari itu jika bank ingin berkontribusi untuk menjaga pohon dengan cara memberi pupuk dan menyiram secara rutin tiap minggunya,” sebutnya.

“Kalau Batam berubah, maka kita sepakat akan menjadikan Batam sebagai kota baru buat kita semua,” sambungnya .

Sementara, Ketua DPD REI Khusus Batam, Achyar Arfan, mengapresiasi atas kehadiran Kepala BP Batam. Hal itu, menurutnya pemerintah dalam hal ini BP Batam menunjukkan perhatian yang lebih terhadap dunia usaha.

Baca Juga: BPOM Batam Telusuri Penggunaan Nitrogen Cair untuk Dikonsumsi

“Kegiatan ini tentunya ajang silaturahmi dan kekompakan bagi kita semua. Kami menjalankan bisnis properti dan mendapatkan kenaikan target, hal ini tidak lepas dari regulasi BP Batam semakin efisien dan lebih cepat,” imbuhnya.

Pihaknya pun berharap, tahun ini bisnis properti terutama penyediaan rumah untuk masyarakat Batam jauh lebih baik dan berkualitas dapat berjalan lancar.

Senada, Kepala Kantor Wilayah Sumatera Bank BTN, Muhammad Amin Sholeh, berharap dengan adanya kegiatan tersebut hubungan antara pemerintah dan swasta akan terjalin lebih akrab lagi.

“Hubungan BTN dengan REI harus lebih akrab lagi. Keakraban tidak hanya dalam bentuk formal bisnis. Kita ajak seluruh tim dalam acara ini sehingga dengan kedekatan informal ini terus terjalin dengan baik,” ujar Amin.(*)