”Saat itu jalan gelap dan licin. Dia (Antony, Red) kehilangan kendali mobilnya,” ungkap teman dekat Antony seperti dilansir The Sun.
Seiring X6 yang berharga GBP 100 ribu (Rp 1,87 miliar) itu tak lagi dipakai, Antony menunggangi supercar lainnya untuk aktivitas ke tempat latihan United, Trafford Training Centre.
Pilihan mantan pemain AFC Ajax itu adalah Lamborghini Aventador yang harganya mencapai GBP 337 ribu (Rp 6,32 miliar). Tiga kali lipat lebih mahal dari X6.
”Untuk pemain seharga EUR 92 juta (Rp 1,52 triliun, Red), (ganti-ganti) supercar tentu bukan masalah,” tulis The Sun. (*)
Sekda Bintan, Ronny Kartika mengatakan, ada sejumlah jabatan yang mengalami kekosongan karena pejabatnya memasuki masa pensiun dan persiapan pensiun pada 2023.
Diantaranya jabatan asisten 3, staf ahli 3 dan kepala dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Bintan.
Untuk mengisi jabatan yang kosong, Ronny mengatakan, Pemkab Bintan akan melakukan lelang jabatan.
Menurutnya, banyak ASN di lingkungan Pemkab Bintan yang memiliki kompetensi dan peluang untuk dipromosikan dalam jabatan eselon II. Tapi, lelang jabatan tidak hanya diperuntukkan bagi ASN di lingkungan Pemkab Bintan tapi terbuka untuk ASN di luar Pemkab Bintan. (*)
Kapolsek Batuaji, Kompol Restia Octane Guchy, memimpin apel apel kesiapan pengamanan Gereja Ibadah Natal 2022 dan Tahun Baru 2023. Foto: Humas Polresta Barelang
batampos – Jajaran Polsek Batuaji kembali mengingatkan masyarakat untuk mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (Siskamling) yang personilnya adalah masyatakat di masing-masing tempat tinggal. Siskamling penting karena lebih efektif untuk menjaga keamanan lingkungan tempat tinggal masing-masing.
Anggota siskamling adalah orang tempatan tentu lebih mudah mengawasi aktifitas warganya. Jika ada orang luar masuk tentu mudah diketahui.
“Itulah yang kita sampaikan setiap kali ada giat Kamtibmas ke pemukiman warga. Polisi memang bertanggung jawab penuh dengan Kamtibmas ini, tapi tetap harus didukung masyarakat. Siskamling ini bagus karena masyarakat setempat yang tentunya lebih mengenal keadaan lingkungannya masing-masing,” ujar Kapolsek Batuaji Kompol Restia Octane Guchy.
Bhabinkamtibmas di masing-masing kelurahan juga gencar dengan pembentukan siskamling tersebut. Harapannya agar lingkungan masyarakat lebih aman ke depannya.
Kepada masyarakat, Guchy juga menghimbau untuk selalu waspada. Aktifitas mencolok yang mengundang pelaku kejahatan beraksi sebaiknya dihindari sebab pengawasan polisi tidak sepenuhnya terjangkau ke seluruh wilayah dalam waktu yang bersamaan. Polisi mengajak masyarakat untuk jadi polisi bagi diri sendiri.
Untuk menjamin keamanan masyarakat, polisi memang sudah memberikan perhatian penuh mulai dari kegiatan patroli, razia cipkon dan kegiatan intelejen lainnya. Namun demikian peran aktif masyarakat untuk menjaga keamana dan kenyamanan lingkungan tempat tetap dibutuhkan polisi agar lebih maksimal lagi.
Kesadaran untuk tidak membawa uang dan barang berharga yang berlebihan saat diluar rumah sangat efektif untuk mencegah aksi kejahatan. Begitu juga dengan keamanan kendaraan saat parkir juga membantu mengurangi niat pelaku pencurian sepeda motor untuk melakukan aksi curanmor.
“Rumah yang ditinggal juga harus diperhatikan keamanannya. Kalau perlu titip ke tetangga atau RT dan petugas keamanan setempat biar diawasi,” pesannya. (*)
Tersangka Gubernur Papua Lukas Enembe mengenakan rompi oranye, diborgol dan menggunakan kursi roda saat di tampilkan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Rabu, Jakarta (11/1/2022). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
batampos – Kader Partai Demokrat yang juga Gubernur Papua Lukas Enembe, ditahan usai ditetapkan tersangka terkait kasus dugaan gratifikasi. Menanggapi hal ini, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berharap, masyarakat Papua menerima proses hukum yang dijalani Gubernur Lukas Enembe.
“Kami berharap masyarakat Papua juga bisa dengan baik menerima situasi ini, tetap tenang dan juga bisa memberikan ruang agar proses hukum bisa dijalankan dengan baik,” katanya di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, dikutip dari Antara, Kamis (12/1).
Menurut AHY, setiap warga negara memiliki hak untuk mencari keadilan di negerinya sendiri. Oleh karena itu, Demokrat juga memberikan ruang kepada Lukas Enembe.
“Sebagai bagian dari keluarga besar mengharapkan agar Lukas Enembe juga diberikan kesempatan yang baik agar bisa memulihkan kondisi kesehatan,” ucap AHY berharap.
AHY menegaskan semua pihak tidak perlu berspekulasi dan tetap berharap penegakan hukum dan keadilan bisa ditegakkan dengan baik.
“Tidak tebang pilih, adil buat semua, karena kami berharap demokrasi juga tumbuh semakin matang, semakin berkembang, berasaskan pada kepastian hukum, karena Indonesia adalah negara hukum,” katanya menegaskan.
Sebelumnya, Kepala Rumah Sakit Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto Albertus Budi Sulistya mengatakan kondisi kesehatan Gubernur Papua Lukas Enembe (LE) saat ini dalam keadaan stabil.
“Dari hasil pemeriksaan oleh tim dokter kesehatan beliau lebih baik dibandingkan dengan tadi malam dan dalam kondisi stabil,” kata Albertus saat jumpa pers di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (11/1) sebagaimana dipantau dari YouTube KPK RI.
Sebelumnya, KPK telah menangkap Lukas Enembe di Kota Jayapura Papua, Selasa (10/1).
KPK selanjutnya membawa Lukas Enembe ke Jakarta setelah sempat terlebih dahulu transit di Manado, Sulawesi Utara. Setibanya di Jakarta pada Selasa (10/1) malam, Lukas Enembe kemudian menjalani pemeriksaan kesehatan di RSPAD Gatot Soebroto.(*)
Sales Office PT Capella Dinamik Nusantara melaksanakan program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan membagikan paket sembako kepada beberapa panti asuhan. Foto: Honda Kepri untuk Batam Pos
batampos – Sales Office PT Capella Dinamik Nusantara yang berada di wilayah Batam melaksanakan program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan membagikan paket sembako kepada beberapa panti asuhan.
Anak perusahaan PT Capella Dinamik Nusantara khususnya Sales Office tidak hanya berfokus terhadap Penjualan Sepeda Motor, Pelayanan purna Jual dan penjualan Suku Cadang Asli Honda saja, namun juga ikut mengambil peran dan tanggungjawab sosial terhadap masyarakat dan lingkungan di sekitar.
Hal ini sebagai bentuk perwujudan dari Tagline Sinergi Bagi Negeri yaitu semangat untuk melangkah bersama masyarakat dalam memberikan kontribusi menjadikan Indonesia yang lebih baik melalui beragam aktivitas yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan.
Retail Sales Manager PT Capella Dinamik Nusantara, Bakri, mengatakan, kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu bentuk komitmen dan kepedulin Capella Honda dalam kegiatan sosial terutama untuk lingkungan sekitar.
“Dengan semangat Sinergi Bagi Negeri kami ingin berbagi kasih dalam kegiatan sosial khususnya kepada lingkungan sekitar di area kerja Sales Office kami,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan ini dilaksanakan secara terpisah. Seperti Capella Honda wilayah Muka Kuning berkunjung dan bersilaturahmi ke Panti Asuhan Damai Sejahtera Batam dan memberikan berupa paket sembako yang di butuhkan oleh adik-adik yang ada di Panti Asuhan.
Tidak hanya itu, Capella Honda wilayah Bengkong dan Nagoya juga turut berpartisipasi dengan berkunjung ke Panti asuhan Al Aqsho dan Panti asuhan Muhabbatul Haq.
“Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dari adik-adik panti asuhan dan sekaligus dapat menciptakan hubungan harmonis antar perusahaan dengan masyarakat sekitar,”tutup Bakri.(*)
Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja lolos ke babak perempat final Malaysia Open 2023. (Humas PP PBSI)
batampos – Ganda campuran nonpelatnas Cipayung, Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja mencatat kejutan besar dengan lolos ke perempat final Malaysia Open 2023.
Ganda PB Djarum tersebut mengandaskan unggulan kelima asal Hongkong Tang Chun Man/Tse Ying Suet dalam straight game, 21-17 dan 21-16.
Sementara itu, Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati menyelamatkan muka ganda campuran pelatnas di ajang Malaysia Open.
Setelah dua pasangan pelatnas lainnya gugur, pasangan berakronim ReLis itu tampil luar biasa. Mereka mengandaskan wakil tuan rumah Chan Peng Soon/Goh Liu Ying dengan skor 18-21, 21-15, 21-7 di Axiata Arena, Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Rabu (11/1).
Kemenangan ganda muda tersebut menjadi kado perpisahan yang pahit bagi pasangan Chan/Goh. Mereka memutuskan gantung raket.
Karena menjadi turnamen perpisahan bagi Chan/Goh, ReLis pun mendapat banyak tekanan dari publik tuan rumah. Penonton menginginkan peraih medali perak Olimpiade Rio de Janeiro 2016 itu bisa meraih hasil manis di akhir karier.
’’Tapi, saya tidak takut dengan teror dan sorakan penonton sebanyak apa pun yang datang ke stadion,’’ tegas Rehan kemarin.
Lisa menambahkan, selama ini dirinya juga tidak takut menghadapi bintang hebat di lapangan atau pemain yang didukung penuh penonton. ’’Jadi, kalau cuma sorakan, rasanya tidak berpengaruh pada permainan,’’ kata Lisa.
Menurut Rehan, daripada latihan fisik dengan disuruh lari mengelilingi lapangan, dirinya lebih suka turun bertanding melawan pemain yang didukung penontonnya.
Rehan menuturkan, setelah kalah pada game pertama, penampilan pasangan juara Hylo Open 2022 itu makin baik.
’’Pada awalnya, saya sempat ragu-ragu. Karena angin yang berembus, kondisinya berbeda dengan saat latihan,’’ ungkap Rehan.
Pada game kedua, ReLis hanya menerapkan pola bermain lebih sabar. Keduanya tidak mau terburu-buru. Sementara lawan juga melakukan banyak kesalahan sendiri. ’’Di game kedua, kami main lepas dan lebih enak. Tadi kami hanya main sabar saja, siapa yang sabar akan dapat poin,’’ timpal Lisa.
Pada set penentu, ReLis makin percaya diri. Mereka bahkan sudah unggul 11-4 di interval dan lebih mudah setelahnya. Kendati demikian, Rehan menyatakan bahwa lawan sangat berpengalaman. Meskipun lawan sempat tidak latihan bersama, pola-pola permainannya masih sama.
’’Performa mereka masih bagus, maklum mereka ganda peraih perak Olimpiade. Hanya karena lawan sempat berpisah, ada celah yang bisa kami tembus. Dan itu kami manfaatkan sebaik mungkin,’’ sebut Rehan.
Di sisi lain, sektor ganda putra masih sempurna. Ini menyusul kemenangan Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri. Mereka mengalahkan andalan Thailand Supak Jomkoh/Kittinupong Kedren (16-21, 21-16, 21-19).
Lalu, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo menundukkan ganda tuan rumah Mai Wen Chong/Kai Wun Tee (21-18, 23-21). Kemenangan dua ganda tersebut melanjutkan tiga ganda di hari pertama yang juga lolos.
’’Ini kemenangan yang cukup berarti karena kami bisa melewati babak pertama. Tetapi, secara keseluruhan belum puas karena masih banyak kesalahan sendiri yang kami lakukan,’’ ujar Fikri. (*)
Teddy Minahasa saat akan dibawa dari Polda Metro Jaya ke Kejari Jakarta Barat kemarin. (SALMAN TOYIBI/JAWA POS)
batampos – Menggunakan rompi oranye serta tangan tertutup kain, eks Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Teddy Minahasa keluar dari Rumah Tahanan (Rutan) Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya kemarin (11/1).
Teddy yang pernah ditunjuk sebagai Kapolda Jawa Timur tapi belum sempat dilantik itu tidak banyak bicara saat diberondong pertanyaan oleh awak media.
”Alhamdulillah (sehat),” kata Teddy saat menuju ke dalam mobil yang akan membawanya ke Kejaksaan Negeri Jakarta Barat kemarin (11/1).
Polda Metro Jaya kemarin telah melimpahkan Teddy Minahasa bersama enam tersangka lain dalam kasus narkoba jenis sabu-sabu. Enam tersangka lain itu adalah AKBP Doddy Prawiranegara, Kompol Kasranto, Aiptu Janto Situmorang, Linda Pujiastuti, Muhammad Natsir, dan Syamsul Maarif.
Pelimpahan itu disertai pula pelimpahan barang bukti. Yakni, berupa sisa laboratorium dari tangan Linda seberat 5,1549 gram. Barang bukti lainnya milik Doddy seberat 9,8201 gram. Juga dari Kompol Kasranto berupa sisa laboratorium kristal metamfetamina masing-masing 9,2534 gram; 9,9284 gram; dan 9,1846 gram. Terakhir dari Muhammad Natsir, juga sisa laboratorium, masing-masing 1,7263 gram dan 0,3645 gram.
Teddy ditetapkan sebagai tersangka pada 14 Oktober tahun lalu. Teddy disangka memerintah anak buahnya untuk menyisihkan barang bukti narkoba jenis sabu-sabu dari hasil pengungkapan untuk diedarkan. Polres Bukit Tinggi, Sumatera Barat, awalnya hendak memusnahkan 40 kilogram sabu-sabu. Namun, Teddy diduga memerintahkan untuk menukar 5 kilogram dengan tawas.
Kasus itu terkuak setelah melalui serangkaian pengungkapan oleh Polres Metro Jakarta Pusat dan Polda Metro Jaya. Adapun pasal yang dikenakan kepada Teddy adalah Pasal 114 ayat 3 sub Pasal 112 ayat 2 jo Pasal 132 ayat 1 jo Pasal 55 UU No 35 Tahun 2019. Ancaman hukuman maksimalnya hukuman mati.
Teddy tiba di Kejaksaan Negeri Jakarta Barat sekitar pukul 12.00 WIB dengan menggunakan dua unit mobil. Teddy maupun enam tersangka lainnya keluar dari mobil dengan kondisi tangan terborgol. Mereka dikawal sejumlah penyidik narkoba Polda Metro Jaya.
Kepala Kejari Jakarta Barat Iwan Ginting menyatakan, penyerahan tahap kedua itu dilakukan setelah sebelumnya jaksa peneliti menyatakan berkas perkara telah lengkap. ”Artinya, memenuhi syarat formil dan materiil,” kata Iwan Ginting kepada wartawan seperti dikutip dari Antara.
Sementara itu, Kasipenkum Kejati DKI Jakarta Ade Sofyan menambahkan, total ada 11 tersangka dalam kasus tersebut. Tujuh tersangka diserahkan ke Kejari Jakarta Barat, sedangkan para tersangka lain diserahkan ke Kejari Jakarta Pusat.
Teddy akan ditahan di Rutan Salemba Cabang Polda Metro Jaya selama 20 hari ke depan. Sedangkan para tersangka lainnya akan ditahan di Rutan Salemba Cabang Polda Metro Jakarta Selatan.
Pada kesempatan yang sama, Hotman Paris Hutapea selaku kuasa hukum Teddy menyebut kasus peredaran narkoba yang menjerat kliennya mirip dengan kasus Ferdy Sambo. Menurut dia, ada saling lempar perintah dan tuduh-menuduh di dalamnya.
”Sesudah AKBP Doddy Prawiranegara ketangkap, dia mulai berdalih atas perintah atasan. Sesudah dia ketangkap, dia lempar tangan, ini atas perintah atasan, mirip-mirip kasus sambo,” kata Hotman.
Kendati demikian, Hotman kukuh menyebut bahwa Teddy tidak terlibat dan tidak bersalah dalam kasus peredaran gelap narkoba itu. ”Pelimpahan tahap kedua sudah hampir selesai. Hanya, sekarang menunggu mau ditahan di mana. Sampai hari ini sikap Teddy Minahasa adalah tidak terlibat, tidak bersalah,” ujar Hotman. (*)
AD (kiri) dan MF di Mapolrestabes Makassar, Selasa (10/1) lalu. (FAJAR)
batampos– AD, pelaku pembunuhan di Makassar dengan motif menjual organ korban, ternyata sudah memiliki niat sejak setahun lalu. Menurut polisi, niat tersebut tak lepas dari tekanan ekonomi yang dialami remaja 17 tahun itu di rumah.
”Sering dimarahi, terus orang tuanya selalu menyuruh untuk mencari uang. Kemudian anak ini terobsesi untuk cepat dapat uang dan cepat kaya,” kata Wakasatreskrim Polrestabes Makassar Kompol Muh. Jufri Natsir kepada FAJAR kemarin (11/1).
AD, lanjut Jufri, belum membayangkan korbannya bakal Fadli Sadewa saat pertama punya niat. ”Jadi, ini memang dia sudah rencanakan dari satu tahun yang lalu, tapi bukan yang korban itu (Fadli). Ketika buka internet, dia buka akun untuk penjualan organ tubuh karena anak ini tertekan masalah ekonomi di rumah,” terangnya.
Dewa, sapaan Fadli Sadewa, yang baru berusia 11 tahun dibunuh AD dengan dibantu MF, 14, pada Minggu (8/1) lalu. Awalnya Fadli yang di waktu longgarnya bekerja sebagai juru parkir diajak AD membersihkan sebuah rumah di Jalan Batua Raya Nomor 14 dengan iming-iming uang Rp 50 ribu. Mereka memang saling mengenal.
Setiba di tempat, Fadli diberi headset untuk mendengarkan musik. Sebelum kemudian dicekik dan kepalanya dibenturkan ke lantai. MF yang bertetangga dengan Fadli mengaku sama sekali tak tahu niat AD membunuh temannya itu. Tapi, dia dianggap membantu karena ikut membuang jenazah.
Jenazah Fadli dibuang karena AD tidak mendapat respons balasan dari akun jual beli organ yang dia kontak. Pembunuhan itu terbongkar setelah keluarga melapor ke polisi Fadli hilang pada Senin (9/1). Petunjuk didapat polisi setelah melihat rekaman CCTV dari toko di mana Fadli bekerja sebagai juru parkir di depannya.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polrestabes Makassar AKP Lando K.S. mengatakan, kedua tersangka telah diperiksa kejiwaan kemarin oleh psikiater dari bagian psikologi Polda Sulsel. Pemeriksaan dilakukan sekitar dua jam, dimulai kira-kira pukul 11.00 Wita.
”Pemeriksaan tadi (kemarin, Red) juga didampingi oleh Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Makassar. Untuk hasilnya nanti akan disampaikan jika sudah ada,” ucapnya.
AD dan MF terancam pidana penjara 20 tahun. Hal itu terlihat dari pasal yang disangkakan kepada keduanya, yakni Pasal 338, Pasal 340, dan Pasal 170 KUHP. Selain itu, kedua terdakwa dijerat Pasal 80 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU 23/2003 tentang Perlindungan Anak juncto Pasal 55 KUHP.
Pakar pidana Universitas Muslim Indonesia (UMI) Prof Hambali Thalib mengatakan, jika melihat kronologi kejadian, Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana tidak bisa dilepaskan dalam kasus ini. Hasil pemeriksaan awal yang dilakukan kepada tersangka sangat jelas.
Pelaku memulai aksinya dengan melakukan penculikan hingga membunuh korban secara terperinci. Kedua pelaku juga berupaya menghilangkan jejak aksinya dengan cara membuang korban.
Guru besar Fakultas Hukum UMI itu menjelaskan, status pelaku yang masih di bawah umur tidak membatalkan tindak pidananya. Dalam sistem peradilan anak dikenal kata diversi.
Diversi merupakan pengalihan penyelesaian perkara anak dari proses peradilan pidana ke proses di luar peradilan pidana sebagaimana disebut dalam Pasal 1 angka 7 UU 11/2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (UU SPPA). (*)
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri sempat menangis saat menyampaikan pidato politik dalam acara perayaan HUT PDIP ke-50 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (10/1). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
batampos – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri sempat menangis saat menyampaikan pidato politik dalam acara perayaan HUT PDIP ke-50 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (10/1). Megawati menyebut sosok Tasdi yang merupakan mantan sopir truk, bisa menjadi Bupati Purbalingga.
Meski sempat menjadi Bupati, Tasdi ternyata terjerat perkara korupsi. Mantan Bupati Purbalingga itu terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 4 Juni 2018 lalu.
“Saya yang suka nangis, ada sopir truk dia bisa jadi Bupati karena dicintai rakyat, namanya Tasdi, itu bounding ya,’ kata Megawati saat menyampaikan pidato politik.
Presiden RI kelima itu meminta para kader partai berlambang kepala banteng moncong putih itu untuk mengerti isi hati rakyat. Menurut Mega, jika tidak mengerti permasalahan rakyat sebaiknya keluar dari PDIP.
“Jadi kamu kalau enggak bisa mengerti yang ibu maksud jangan ada di PDI Perjuangan, jangan. Lebih baik pindah, keluar. Karena di kita yang diperlukan adalah sehati,” tegas Megawati.
Tasdi memang sempat menjalani profesi sebagai sopir truk pada era Orde Baru. Memasuki masa reformasi, Tasdi terjun ke pentas politik dengan bergabung bersama PDI Perjuangan.
Tasdi berhasil terpilih pada Pemilu 1999 dan menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Purbalingga untuk periode 1999-2004. Karier politik Tasdi moncer, dia terpilih sebagai Ketua DPRD selama dua periode, yakni selama 2004-2009 dan 2009-2014.
Tasdi kemudian terpilih sebagai Bupati Purbalingga pada 2015. Kala itu, ia berpasangan dengan Dyah Hayuning Pratiwi. Namun posisinya sebagai bupati hanya berlangsung hingga 2018.
Baru 2,5 tahun menjabat, Tasdi tersangkut kasus dugaan suap proyek Islamic Center Purbalingga. Tasdi yang terjaring OTT KPK, terjerat kasus suap proyek Purbalingga Islamic Center dan penerimaan gratifikasi pada Juni 2018.
Tasdi telah disidangkan dan dinyataka terbukti bersalah melakukan korupsi oleh Pengadilan Tipikor Semarang.
Dia divonis 7 tahun penjara dan denda Rp 300 juta subsider 4 bulan kurungan. (*)
batampos – Infeksi Saluran Pernapasan Akut atau lebih dikenal dengan ISPA menjadi penyakit yang paling banyak diklaim di segala penjuru pelayanan kesehatan (Puskemas) di Kota Batam. Bahkan, berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, ISPA menjadi penyakit dengan jumlah penderitanya paling banyak di sepanjang tahun 2022 lalu.
Berdasarkan data Dinkes Kota Batam sebanyak 42.299 warga Batam menderita ISPA sepanjang tahun lalu. Angka ini menjadi paling tinggi melampaui penyakit lain seperti diabetes, hipertensi ataupun gangguan pencernaan.
“Paling banyak infeksi saluran nafas atas akut, dengan 42.299 penderita, ” ujar Kepala Dinkes Kota Batam Didi Kusmarjadi, Kamis (12/1).
Dilansir dari Halodoc.com, ISPA merupakan infeksi akut yang menyerang satu komponen saluran pernapasan, terutama pernapasan bagian atas. Bagian saluran pernapasan atas yang terkena meliputi hidung, sinus, faring, dan laring. Contoh infeksi saluran pernapasan atas, seperti flu biasa, epiglottitis, radang tenggorokan, faringitis dan sinusitis (infeksi sinus).
ISPA merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas anak di seluruh dunia, dan menyumbang sepertiga dari kematian balita di negara berpenghasilan rendah. Infeksi saluran pernapasan akut meliputi infeksi saluran pernapasan atas dan bawah, dengan flu biasa dan influenza menjadi ISPA yang paling umum.
“Penyebab ISPA Adenovirus, antara lain yang menyebabkan pilek, bronkitis, dan pneumonia. Rhinovirus yang dapat menyebabkan pilek, ” sebut Didi.
Selain ISPA, penyakit tertinggi kedua adalah, hipertensi atau tekanan darah tinggi. Hipertensi disebut juga sebagai pembunuh senyap, sebab sering tak bergejala. Penderita hipertensi sering tidak menyadari dirinya mengidap penyakit ini.
Melakukan pengecekan rutin tekanan darah ialah cara paling efektif memantau penyakit ini.
“Selanjutnya penyakit tertinggi kedua adalah essential hypertension. Penderitanya sepanjang tahun 2022 lalu yang berobat ke puskesmas sebanyak 42.110 orang, ” tambah Kadinkes.
Lalu ketiga ada penyakit diabetes. Diabetes atau penyakit gula adalah penyakit kronis atau yang berlangsung jangka panjang. Penyakit ini ditandai dengan meningkatnya kadar gula darah (glukosa) hingga di atas normal. Diabetes terjadi ketika tubuh pengidapnya tidak lagi mampu mengambil gula (glukosa) ke dalam sel dan menggunakannya sebagai energi. Kondisi ini pada akhirnya menghasilkan penumpukan gula ekstra dalam aliran darah tubuh.
“Non insulin dependent diabetes mellitus tahun 2022 ada sebanyak 41.924 orang, ” tuturnya.
Selanjutnya ada Nasofagringtis Akut. Penyakit ini menempati peringkat keempat terbanyak. Tercatat tahun ini ada 40.980 penderita Nasofagringtis Akut. Kondisi ini juga tidak lepas dari masih masuk peralihan musim. Dijelaskan Didi, Nesofagringtis Akut dapat menular, namun masih dalam batasan wajar, karena penyakit nasofaringitis bukanlah penyakit berbahaya.
“Penyebabnya nasofaringitis akut lebih karena pengaruh cuaca saat ini saja, kan kadang hujan dan kadang panas,” ucapnya.
Berikut ini 10 penyakit terbanyak yang diderita masyarakat Batam sepanjang tahun 2022*.
No – Nama Penyakit – Jumlah
1. Infeksi Saluran Nafas Atas Akut 42.299 penderita
2. Essential Hypertension 42.110 penderita
3. Non Insulin Dependent Diabetes Mellitus 41.924 penderita
4. Nasofaringitis Akut 40.980 penderita
5. Dyspepsia 39.989 penderita
6. Demam Tanpa Diketahui Penyebab 39.910 penderita
7. Batuk 38.745 penderita
8. Diare dan Gastroenteritis 37.789 penderita
9. Dermatitis lainnya 37.689 penderita
10. Gastritiels 36.696 penderita