Sabtu, 25 April 2026
Beranda blog Halaman 6394

Badan Wakaf Indonesia: IPB Tembus Rp 200 M, ITS Baru Rp 50 M

0
Ketua Pelaksana Badan Wakaf Indonesia (BWI) Mohammad Nuh di sela Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BWI 2022 di Jakarta (7/12). (Hilmi/Jawa Pos)

batampos – Ketua Pelaksana Badan Wakaf Indonesia (BWI) Mohammad Nuh menyampaikan adanya tren perguruan tinggi negeri badan hukum (PTNBH) menempatkan dana abadinya pada instrument wakaf. Juaranya saat ini dipegang oleh IPB dengan nilai Rp 200 miliar. Sementara ITS Surabaya baru di angka Rp 50 miliar.

Informasi tersebut disampaikan Nuh di sela Rapat Koordinasi Nasional BWI 2022 di Jakarta kemarin (7/12). Nuh menerangkan kampus-kampus PTNBH yang saat ini jumlahnya ada 22 unit, secara rutin mengumpulkan dana abadi pendidikan. Selanjutnya dana abadi tersebut ditempatkan pada instrumen cash waqf linked sukuk (CWLS) yang diterbitkan pemerintah.

Dengan penempatan dana abadi pendidikan ke instrumen sukuk tersebut, PTNBH tidak perlu repot mengelola dana dan menanggung resikonya. ’’CWLS adalah instrument wakaf yang memenuhi dua R,’’ katan mantan Mendikbud itu. Dua R itu adalah resiko nyaris tidak ada karena produk CWLS dijamin oleh pemerintah. Kemudian produk CWLS memiliki imbal hasil atau return lebih tinggi dibandingkan deposito apalagi giro.

Nuh menceritakan PTNBH saat ini terus berlomba mencari dana abadi pendidikan. Ada yang dalam satu tahun terkumpul Rp 20 miliar. Dana tersebut kemudian mereka tempatkan dalam CWLS. Lalu imbal hasil atau returnnya digunakan untuk keperluan pendidikan di kampus masing-masing. ’’Ada yang untuk beasiswa, meningkatkan kualitas laboratorium, dan lainnya,’’ katanya.

Nuh optimis tahun depan total dana abadi pendidikan di PTNBH yang ditempatkan dalam CWLS atau wakaf itu mencapai Rp 1 triliun. Hitungan itu dia dapat jika masing-masing PTNBH bisa mendapatkan dana abadi Rp 50 miliar. Padahal saat ini dana abadi pendidikan di PTNBH ada yang lebih dari Rp 50 miliar.

Mantan Rektor ITS Surabaya itu mengatakan pilihan PTNBH menempatkan dana abadi pendidikan pada wakaf CWLS bukan semata untuk mendapatkan imbal hasil tinggi. Tetapi juga wujud terima kasih kepada pemerintah. Sebab dana yang terkumpul dari pembelian CWLS tersebut, digunakan untuk pembangunan. Termasuk pembangunan infrastruktur pendidikan. ’’Jadi sekali lagi ini wujud terima kasih PTNBH kepada pemerintah,’’ katanya.

Dia mengatakan tren dana abadi pendidikan di PTNBH itu sudah lama diterapkan kampus-kampus top dunia. Diantaranya adalah Harvard University, Stanford University, dan MIT. Tetapi lebih jauh dari kampus-kampus barat tersebut, sudah ada Universitas Al Azhar di Kairo yang berdiri dengan dana wakaf atau dana abadi. Ditarik ke belakang lagi pada tahun 800 masehi, Universitas Al Qarawiyyin di Kota Fez Maroko berdiri dengan dana wakaf.

Nuh juga menyampaikan juga bisa membeli CWLS secara ritel. Dengan harga minimal Rp 1 juta dan kelipatannya. Dalam periode tertentu, uang pokoknya itu kembali ke si pembeli CWLS. Sementara returnya langsung disalurkan pada program wakaf yang dia pilih sesuai keinginannya. Bisa untuk wakaf sektor pendidikan atau kesehatan, dan lainnya. (*)

Reporter: JP Group

Wakil Wali Kota Batam Ajak Mahasiswa Peduli Kesehatan

0
Pemko Batam 2
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, berfoto bersama dengan para peserta dan narasumber pada kegiatan diskusi Hari Aids Sedunia di Universitas Riau Kepulauan (Unrika). Foto: Diskominfo Kota Batam untuk Batam Pos

batampos – Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatajak generasi muda untuk menjaga diri dan waspada terhadap penyebaran virus HIV/AIDS. Terlebih saaat ini ini di Batam jumlah kasus HIV/AIDS terus bertambah.

“Ini menjadi tugas kita bersama. Edukasi terus dilakukan. Tindakan pencegahan juga terus kami serukan, agar generasi sekarang bisa terhindar dari virus HIV ini,” jelasnya saat menghadiri diskusi Hari Aids Sedunia di Universitas Riau Kepulauan (Unrika), Kamis (7/12).

Berdasarkan data Menteri Kesehatan saat ini jumlah penderita AIDS sudah mulai ditemukan pada usia produktif 17-24 tahun. Untuk itu pihaknya melalui Dinas Kesehatan memaksimalkan edukasi terkait virus HIV ini.

“Yang bisa dilakukan adalah edukasi. Terutama kepada mereka yang berisiko. Seperti yang disampaikan Dinas Kesehatan seks berisiko itu tidak dianjurkan. Makanya harus diedukasi terus menerus,” ungkapnya.

Baca Juga: Ini Benda yang Dikira Bom Oleh Warga di Batuaji

Dalam kesempatan itu Amsakar memberikan banyak motivasi dan mengajak para mahasiswa untuk mulai mempersiapkan diri menyambut bonus demografi atau generasi emas pada tahun 2045 mendatang.

Sebagaimana diketahui pada 2045 mendatang, Indonesia digadang-gadang akan merasakan bonus demografi.

“Tahun 2045 harus kita isi dengan generasi yang SDM nya dapat mempercepat kemajuan bangsa kita kita ini,” kata Amsakar.

Karena itu, pihaknya mengajak para mahasiswa peserta seminar, untuk memulai mempersiapkan diri dengan baik. Dengan cara terus perbanyak ilmu pengetahuan di berbagai hal bidang.

Baca Juga: Gadis Remaja di Batuaji Diculik Seusai Belanja

“Bonus demografi ini harus disiasati dengan baik, karena jika tidak malah akan menjadi beban bagi negara,” katanya.

Itu sebabnya, pihaknya mengingatkan kepada pada generasi muda saat ini untuk tidak terjebak dengan hal-hal yang nantinya dapat merugikan diri sendiri. Seperti pergaulan bebas dan lain sebagainya.

Baca Juga: Tekan Inflasi, Pemko Batam Anggarkan Rp 14 Miliar

Amsakar juga memberkan apresiasi dengan diselenggarakan seminar umum ini, dengan harapan tentunya dapat menambah wawasan para mahasiswa dan dapat mencegah hal-hal yang dapat merusak generasi masa depan bangsa ini.

“Jangan sampai kita terjebak dengan pergaualan bebas, yang sehingga menambah jumlah penderita AIDS di Batam. Tapi kita harus terus perbanyak wawasan diri,” kata Amsakar.(*)

Reporter: Yulitavia

Wakil Wali Kota Batam Ajak Mahasiswa Peduli Kesehatan

0
Pemko Batam 2
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, berfoto bersama dengan para peserta dan narasumber pada kegiatan diskusi Hari Aids Sedunia di Universitas Riau Kepulauan (Unrika). Foto: Diskominfo Kota Batam untuk Batam Pos

batampos – Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatajak generasi muda untuk menjaga diri dan waspada terhadap penyebaran virus HIV/AIDS. Terlebih saaat ini ini di Batam jumlah kasus HIV/AIDS terus bertambah.

“Ini menjadi tugas kita bersama. Edukasi terus dilakukan. Tindakan pencegahan juga terus kami serukan, agar generasi sekarang bisa terhindar dari virus HIV ini,” jelasnya saat menghadiri diskusi Hari Aids Sedunia di Universitas Riau Kepulauan (Unrika), Kamis (7/12).

Berdasarkan data Menteri Kesehatan saat ini jumlah penderita AIDS sudah mulai ditemukan pada usia produktif 17-24 tahun. Untuk itu pihaknya melalui Dinas Kesehatan memaksimalkan edukasi terkait virus HIV ini.

“Yang bisa dilakukan adalah edukasi. Terutama kepada mereka yang berisiko. Seperti yang disampaikan Dinas Kesehatan seks berisiko itu tidak dianjurkan. Makanya harus diedukasi terus menerus,” ungkapnya.

Baca Juga: Ini Benda yang Dikira Bom Oleh Warga di Batuaji

Dalam kesempatan itu Amsakar memberikan banyak motivasi dan mengajak para mahasiswa untuk mulai mempersiapkan diri menyambut bonus demografi atau generasi emas pada tahun 2045 mendatang.

Sebagaimana diketahui pada 2045 mendatang, Indonesia digadang-gadang akan merasakan bonus demografi.

“Tahun 2045 harus kita isi dengan generasi yang SDM nya dapat mempercepat kemajuan bangsa kita kita ini,” kata Amsakar.

Karena itu, pihaknya mengajak para mahasiswa peserta seminar, untuk memulai mempersiapkan diri dengan baik. Dengan cara terus perbanyak ilmu pengetahuan di berbagai hal bidang.

Baca Juga: Gadis Remaja di Batuaji Diculik Seusai Belanja

“Bonus demografi ini harus disiasati dengan baik, karena jika tidak malah akan menjadi beban bagi negara,” katanya.

Itu sebabnya, pihaknya mengingatkan kepada pada generasi muda saat ini untuk tidak terjebak dengan hal-hal yang nantinya dapat merugikan diri sendiri. Seperti pergaulan bebas dan lain sebagainya.

Baca Juga: Tekan Inflasi, Pemko Batam Anggarkan Rp 14 Miliar

Amsakar juga memberkan apresiasi dengan diselenggarakan seminar umum ini, dengan harapan tentunya dapat menambah wawasan para mahasiswa dan dapat mencegah hal-hal yang dapat merusak generasi masa depan bangsa ini.

“Jangan sampai kita terjebak dengan pergaualan bebas, yang sehingga menambah jumlah penderita AIDS di Batam. Tapi kita harus terus perbanyak wawasan diri,” kata Amsakar.(*)

Reporter: Yulitavia

Gempa 5,8 Magnitudo di Sukabumi Terasa Hingga Depok

0
Ilutrasi pusat gempa bumidi selatan Jawa Barat. (Antara)

batampos – Gempa berkekuatan 5,8 Magnitudo terjadi di Sukabumi, Jawa Barat, pada 07.50 WIB. Kekuatan gempa tersebut terasa hingga kota Depok, Jawa Barat.

Sejumlah warga di kelurahan Ratu Jaya, Cipayung, Depok, merasakan kekuatan gempa hingga terasa menggetarkan rumah mereka. Sejumlah di antaranya juga sampai ke luar rumah.

“Kok rumah terasa goyang, saya sampai ke luar rumah karena terasa sekali gempanya. Ternyata cek media sosial BMKG benar ada gempa di Sukabumi,” kata warga Depok, Rahayu, Kamis (8/12).

Dalam Twitter Badan Metereologi dan Geofisika BMKG tertulis update gempa hingga dua kali. Pertama berkekuatan 6,1 Magnutudo dan lalu diperbarui 5,8 Magnitudo.

“Gempa Mag:5.8, 08-Dec-2022 07:50:55WIB, Lok:7.27LS, 106.88BT (39 km BaratDaya KOTA-SUKABUMI-JABAR), Kedlmn:128 Km #BMKG,” kata BMKG.(*)

Reporter: JP Group

Gempa 6,1 Magnitudo di Sukabumi Terasa Hingga Depok

0
Ilutrasi pusat gempa bumidi selatan Jawa Barat. (Antara)

batampos – Gempa berkekuatan 6,1 Magnitudo terjadi di Sukabumi, Jawa Barat, pada 07.50 WIB. Kekuatan gempa tersebut terasa hingga kota Depok, Jawa Barat.

Sejumlah warga di kelurahan Ratu Jaya, Cipayung, Depok, merasakan kekuatan gempa hingga terasa menggetarkan rumah mereka. Sejumlah di antaranya juga sampai ke luar rumah.

“Kok rumah terasa goyang, saya sampai ke luar rumah karena terasa sekali gempanya. Ternyata cek media sosial BMKG benar ada gempa di Sukabumi,” kata warga Depok, Rahayu, Kamis (8/12).

Dalam Twitter Badan Metereologi dan Geofisika BMKG tertulis update gempa hingga dua kali. Pertama berkekuatan 5,8 Magnitudo dan lalu diperbarui 6,1 Magnutudo.

“Gempa Mag:5.8, 08-Dec-2022 07:50:55WIB, Lok:7.27LS, 106.88BT (39 km BaratDaya KOTA-SUKABUMI-JABAR), Kedlmn:128 Km #BMKG,” kata BMKG.

“Gempa Mag:6.1, 08-Dec-2022 07:50:57WIB, Lok:7.11LS, 106.99BT (22 km Tenggara KOTA-SUKABUMI-JABAR), Kedlmn:104 Km #BMKG,” tertulis BMKG beberapa menit berikutnya. (*)

Reporter: JP Group

Jotun Persembahkan Majestic Sense dan Tren Warna 2023 “Stories”

0

 

batampos – Lebih dari sekedar tempat beristirahat yang nyaman, hunian juga menjadi tempat beraktivitas yang aman dan sehat untuk seluruh penghuninya. Untuk menghadirkan hunian yang sehat, Jotun Indonesia hadirkan produk terbaru Majestic Sense dengan Clean Air Technology yang dapat membantu menciptakan lingkungan sehat didalam rumah. Disaat bersamaan, Jotun memperkenalkan kembali tren warna melalui Jotun Global Colour Card 2023 dengan mengangkat tema “Stories” untuk mengukir cerita baru dengan penuh harapan, semangat, kegembiraan dan kebersamaan.

Zenitha Fitriati, Brand & Communication Manager PT Jotun Indonesia (tengah) dan Hilman Ferdinand, Founder Arsitektour Indonesia (kanan) dalam sesi Peluncuran Majestic Sense dan Tren Warna 2023 “Stories”, di Jakarta (6/12/2022). Jotun memperkenalkan 3 koleksi tren warna 2023 melalui tema “Stories” yang mencakup; Serene Presence hadir untuk mereka yang menginginkan rumah minimalis dan clean; Naturally Grounded untuk konsumen yang menginginkan suasana alam di dalam rumah; dan Curated Living untuk konsumen yang mendambakan nuansa rumah seperti layaknya galeri seni.

“Kita telah melalui berbagai peristiwa besar yang telah merubah alur cerita kehidupan. Kita memikirkan kembali apa yang menjadi prioritas dalam hidup seperti kesehatan, dan ketenangan jiwa. Kita juga semakin sadar bahwa seluruh aspek kehidupan memengaruhi diri kita, termasuk menciptakan harmonisasi kehangatan dan kebersamaan dengan keluarga di dalam rumah. Memahami kondisi ini, kami ingin berkontribusi untuk mewujudkan apa yang menjadi prioritas melalui inovasi yang dimiliki oleh Jotun yang mampu memberikan inpirasi bagi kita saat ini hingga nanti,” ungkap Ram Ramnath, President Director PT Jotun Indonesia.

Masyarakat saat ini memiliki kesadaran yang kuat terhadap berbagai aspek yang memengaruhi kesehatan, termasuk aktivitas yang rutin dijalankan setiap hari. Dalam satu hari kita menghabiskan 80% kegiatan didalam ruangan, dan 65% kegiatan berada di dalam rumah. Sebagian masyarakat merasa didalam ruangan merupakan tempat yang aman, dan terbebas dari polusi udara yang mengancam kesehatannya. Namun, potensi polusi udara terbesar saat ini ada didalam ruangan yang disebabkan oleh beberapa zat salah satunya formaldehyde.

“Gas formaldehyde yang terhempas didalam ruangan dapat memiliki potensi untuk memicu berbagai resiko penyakit. Formaldehyde merupakan zat kimia yang sangat larut alam air dan terjadi alami pada organisme. Zat formaldehyde yang masuk kedalam tubuh akan diproses menjadi asam format di hati. Lalu, asam format akan dialirkan ke saluran pernafasan atau feses dan urin. Untuk tingkatan paparan rendah, formaldehyde dapat menyebabkan iritasi pada hidung, mata, dan tenggorokan. Sementara untuk tingkatan lebih tinggi menyebabkan sesak napas, mengi, dan peruahan fungsi paru-paru. Untuk anak-anak, lansia dan penderita asma atau masalah pernafasan lainnya mungkin akan lebih sensitif terhadap efek formaldehyde,” ungkap dr dr Jaka Pradipta, Dokter Spesialis Paru-paru.

“Tren Healthusiasm saat ini mulai melekat di masyarakat dan memengaruhi berbagai aspek kehidupan. Masyarakat semakin menyadari bahwa rumah memiliki tugas yang kompleks dan fleksibel untuk pusat kegiatan sehari-hari, sehingga unsur kesehatan semakin melekat di dalamnya. Disisi lain mereka juga ingin sesuatu yang membantu meningkatkan kebahagiaan dan memengaruhi kesejahteraan mental. Untuk itu kami menghadirkan produk inovatif untuk masyarakat khususnya di Indonesia.“ Husodo Hoe, Head of Marketing PT Jotun Indonesia.

Jotun sebagai perusahaan cat global inovatif, menghadirkan cat ultra-premium “Majestic Sense” yang dilengkapi dengan inovasi Clean Air Technology. Inovasi ini memungkinkan terserapnya gas formaldehyde yang dimurnikan serta menjaga udara tetap segar dan sehat. Majestic Sense juga memiliki kandungan ramah lingkungan dan rendah volatile organic compounds (VOC). Disisi lain, Majestic Sense juga hadir dengan kualitas terbaik, memberikan hasil akhir halus, tahan lama dan meningkatkan nuansa kemewahan disetiap sudut ruang.

Lebih dari sekedar inovasi, Jotun konsisten memberikan inspirasi melalui Jotun Global Colour Card 2023 kepada para konsumen untuk mengekspiresikan identitas diri melalui hunian impian. Jotun mengusung tema “Stories”, sebuah palet warna yang ekspresif dan penuh harapan. Jotun Colour Card Terdapat 21 warna yang dihadirkan, tidak lekang oleh waktu dan tidak didorong oleh sebuah tren. Akan tetapi warna-warna dipilih atas dasar nilai positif, jujur, dan serbaguna. Melalui cara yang unik, menghadirkan elemen kegembiraan, kehangatan dan kebersamaan kedalam rumah.

“Kami perkenalkan dalam tiga koleksi warna yang telah berpadu sempurna untuk menginspirasi Anda antara lain; Serene Presence, Naturally Grounded, dan Curated Living. Kami meyakini bahwa warna memiliki kekuatan yang luar biasa dalam hal mengekspresikan bagaimana kita merasakan tentang kehidupan dan mempertajamnya. Bagi sebagian besar orang, sekarang adalah waktu untuk berkaca, dan memikirkan tentang apa yang menjadi nilai didalam diri kita. Koleksi warna dari Jotun diharapkan dapat menghadirkan cara yang brilian untuk mengekspresikan nilai-nilai itu, hari demi hari, ujar Zenitha Fitriati, Brand and Communication Manager, PT Jotun Indonesia.

Serene Presence berfokus pada minimalis dan kesederhanaan yang dirancang untuk gaya hidup bersih serta rapih. Sedangkan Naturally Grounded menghubungkan kita dengan alam, merasakan gaya hidup pedesaan yang alami, dan kesempurnaan. Lalu Curated Living mengkombinasikan nada nostalgia dengan warna kontemporer yang seimbang. Koleksi unik ini menangkap suasana hati dan cara berekspresi yang berbeda. Dengan demikian, memungkinkan setiap orang untuk dengan mudah menggabungkan nuansa komplementer dan kontras dalam setiap koleksi. Ini untuk menciptakan perpaduan interior yang menceritakan kisah tentang rumah dan mereka yang tinggal di sana.

“Di tahun 2023, tren rumah akan mengarah ke nuansa minimalis, dan kesederhanaan namun menampilkan kesan estetik. Warna Serene Presence dari Jotun Global Colour Card akan menjadi palet yang menarik untuk diterapkan seperti ruang keluarga. Ditambah dengan fleksibilitas dari kombinasi warna lain yang membuat personalisasi hunian semakin kuat. Disisi lain produk yang dapat membantu menciptakan lingkungan yang sehat juga akan menjadi bahan pertimbangan, karena para pemilik rumah semakin sadar akan pentingnya produk ramah lingkungan,” tambah Hilman Ferdinand, Founder Arsitektour Indonesia.

“Kami berharap Jotun Majestic Sense dan Global Colour Card 2023 dapat mewujudkan hunian impian yang memiliki harmonisasi kesehatan dan keindahan sempurna, sehingga dapat mengukir cerita bahagia disetiap sudutnya. Disamping itu, kami juga berharap untuk dapat terus menginspirasi banyak orang untuk meraih segala sesuatu dimasa depan dengan penuh semangat dan kebersamaan.” tutup Ram Ramnath.
***

UMK 2023 Naik Sekitar 7-8 Persen

0
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal (Istimewa)

batampos – Pupus sudah harapan pekerja/buruh untuk bisa mendapat kenaikan upah minimum 2023 secara maksimum. Pasalnya, upah minimum kabupaten/kota (UMK) 2023 ditetapkan tak jauh beda dari upah minimum provinsi (UMP) 2023.

Pada batas akhir penetapan UMK 2023 kemarin (7/12), sejumlah daerah telah mengumumkan besaran UMK 2023-nya. Rata-rata, kenaikan hanya sekitar 6-8 persen dari besaran UMK 2022.

Misalnya, besaran UMK Kota Jogjakarta yaitu Rp2.324.775,51 atau naik 7,93 persen dari UMK 2022 sebesar Rp 2.153.970. Lalu, Kabupaten Kulon Progo sebesar Rp2.050.447,15, naik naik 7,68 persen dari UMK 2022 yakni Rp 1.904.275.

Tak jauh beda, besaran kenaikan yang sama juga terjadi di wilayah kabupaten dan kota di Jawa Tengah. UMK 2023 Kota Semarang misalnya, naik 7,95 persen menjadi RP 3.060.348,78. Kemudian, Kabupaten Kudus, UMK 2023 hanya naik 6,4 persen menjadi Rp 2.439.813,98 lantaran pertumbuhan ekonomi berada di angka angka negative. Sehingga penetapan dilakukan sebesar inflasi sesuai Permenaker 18/2022.

Jawa Barat pun satu suara. UMK tahun 2023 disahkan rata-rata sebesar 7,08 persen. UMK 2023 Kota Depok ditetapkan sebesar Rp 4.694.493,70 naik sekitar 7,25 persen dari tahun sebelumnya yakni Rp 4.377.231,93. Begitu pula dengan Kota Bogor, naik sekitar 7,14 persen menjadi Rp 4.639.429,39 dari sebelumnya Rp 4.330.249,57 di tahun 2022.

Melihat hal ini, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengungkapkan kekecewaannya. Dia menegaskan, bahwa serikat pekerja/buruh akan tetap menuntut kenaikan maksimum sesuai Permenaker 18/2022. ”Partai Buruh dan organisasi serikat buruh tetap meminta kenaikan upah 10 persen sesuai rekomendasi bupati dan walikotanya,” tegasnya saat dihubungi, kemarin (7/12).

Sebelumnya, Said menyampaikan, bahwa sejatinya beberapa kabupaten merekomendasikan kenaikan UMK 2023 sebesar 10 persen. Diantaranya Kabupaten Bogor dan Subang. Sayangnya, rekomendasi tersebut lagi-lagi tak jadi pilihan.

Karenanya, dia menyatakan, bahwa aksi buruh menuntut kenaikan UMK 2023 sebesar 10 persen akan terus dilanjutkan. Kemarin, sejumlah buruh dilaporkan telah menggelar aksi di depan kantor gubernur guna mengawal penetapan UMK 2023. ”Aksi ini akan diteruskan,” ungkapnya.

Presiden Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (ASPEK Indonesia) Mirah Sumirat turut menyesalkan besaran kenaikan UMK 2023 yang telah ditetapkan oleh sejumlah daerah. Menurutnya, besaran tersebut jauh dari tuntutan awal buruh.

”Sesungguhnya jauh dari harapan kita, di awal kita harapkan kenaikan 13 persen,” ungkapnya.

Namun, lanjut dia, setelah dikeluarkannya Permenaker 18/2022 yang membatasi kenaikan upah minimum 10 persen pihaknya pun mencoba legowo. Termasuk, keputusan kenaikan UMK 2023 dengan rata-rata sebesar 7-8 persen. ”Prinsipnya kalau masih di atas inflasi dan pertumbuhan ekonomi daerah masing-masing, kami masih menerima. Kalau di bawah, kami menolak,” tegas anggota dewan pengupahan nasional tersebut.

Saat ini pihaknya pun masih mendata nilai UMK 2023 guna memastikan besaran kenaikannya di atas inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Sehingga, tak ada kejadian seperti DKI Jakarta di mana angka kenaikan UMP 2023 dinilai sangat rendah. ”Karena UMP kan dari jumlah inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Kalau mau fair harusnya sekitar 9 persen,” keluhnya.

Di sisi lain, Mirah turut mengapresiasi adanya aturan baru mengenai penetapan upah minimum 2023 melalui Permenaker 18/2022 ini. Menurutnya, adanya permenaker ini jadi momen kebangkita depan pengupahan provinsi dan kabupaten/kota. ”Mereka difungsikan kembali. Karena mereka kan yang paling tahu inflasi dan pertumbuhan ekonomi di daerahnya,” pungkasnya. (*)

Reporter: JP Group

Pemko Batam Lanjutkan Pengerjaan Proyek Fisik di Tahun 2023

0
Pelebaran Jalan Brigjen Katamso Dalil Harahap5
Ilustrasi. Pengerjaan pelebaran jalan di Jalan Brigjen Katamso, Batuaji, beberapa waktu lalu. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Pemko Batam akan melanjutkan pengerjaan proyek fisik pada tahun 2023 mendatang. Progres proyek fisik yang dikerjakan tahun ini sudah mencapai angka 90 persen dan masih difokuskan pada infrastruktur jalan.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Batam, Yumasnur, mengatakan, pengerjaan jalan tahun ini melihat ketersediaan anggaran.

Beberapa kali dilakukan rasionalisasi, namun pengerjaan tahun ini tetap berjalan sesuai rencana.

“Ini sudah Desember. Kalau pengerjaan sudah rampung untuk tahun ini. Karena itu, di akhir tahun ini tinggal finalisasi dan tahap pembayaran,” kata dia, Rabu (7/12/2022).

Baca Juga: Ini Benda yang Dikira Bom Oleh Warga di Batuaji

Ia mengungkapkan seluruh pengerjaan tahun ini berjalan sesuai rencana. Proyek fisik tahun ini merupakan lanjutan dari tahun lalu. Sementara untuk tahun depan masih ada pengerjaan lanjutan.

Yumasnur menjelaskan, tahun 2023 mendatang peningkatan proyek infrastruktur masih menjadi prioritas utama dari Pemerintah Kota Batam.

Beberapa ruas jalan yang sudah dibuka tahun ini, akan dilanjutkan tahun depan. Selain program pelebaran jalan utama, pengerjaan rutin adalah perbaikan jalan rusak.

Baca Juga: Gadis Remaja di Batuaji Diculik Seusai Belanja

“Untuk jalan rusak ini berdasarkan usulan dari kelurahan, kecamatan, baru ke tingkat kota. Intinya jika jalan sudah sangat membutuhkan perbaikan akan menjadi prioritas,” bebernya.

Beberapa kondisi jalan yang rusak parah, juga diambil solusi untuk dilakukan pengerasan. Ini merupakan solusi sementara, hingga menunggu pengerjaan permanen tahun depan.

Yumasnur menyebutkan saat ini pengerjaan proyek fisik sudah di atas 80-90 persen. Ia berharap meskipun kondisi cuaca sudah memasuki musim penghujan, tidak menyebabkan pengerjaan proyek fisik terkendala. Beberapa alat berat juga masih berada di lokasi pengerjaan proyek fisik.

Baca Juga: Tekan Inflasi, Pemko Batam Anggarkan Rp 14 Miliar

Tidak saja itu, pengangkatan sedimen dari aliran air juga dilakukan. Seperti di aliran air yang berada di dekat pasir putih atau jalan pintas menuju Bengkong.

Saat ini drainase sudah bisa menampung debit air yang lebih banyak, karena sudah dilakukan pengerukan, agar drainase tidak dangkal.

“Untuk atasi banjir juga prioritas. Ini sudah masuk musim hujan. Titik-titik banjir menjadi fokus untuk dikerjakan. Petugas di lapangan juga masih bekerja,” tutupnya.

Lanjutnya, pengerjaan tahun depan adalah membuka akses dari Bengkong Harapan menuju Bengkong Seken.

Baca Juga: Pemko Batam Gelar Banyak Iven Menarik Pada Hari Jadi Batam ke-193

Rencananya akan dibuat dua jalur, dengan masing-masing tiga lajur kiri dan kanan. Kendati demikian pengerjaan ini dilakukan bertahap dan tidak langsung selesai tahun depan.

“Jadi akan ditata lagi, dan dilebarkan. Tahun depan kami mulai lagi,” ujarnya.

Mengenai kelanjutan proyek dua bundaran yaitu Simpang Tembesi dan Basecamp, Yumasnur menyebutkan pengerjaan juga akan dilanjutkan tahun depan.

Salah satunya pengaspalan dan penataan bundaran yang pengerjaannya di Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertamanan (Disperkimtan).

Baca Juga: DED Jalan Longsor Yos Sudarso Masih Dikerjakan Konsultan

Tahun depan jalan akan dilebarkan dari arah menuju Simpang Basecamp akan ditingkatkan menjadi empat lajur dari dua jalur.

Begitu juga dengan Simpang Tembesi, rencananya akan ditingkatkan menjadi lima lajur, dan pengaspalan.

“Nanti akan dibuat cantik, dan tentunya mempermudah arus lalu lintas di sana. Karena di sana cukup ramai kendaraan,” tambahnya.

Reporter: Yulitavia

BPOM Cabut Izin Edar 32 Produk Obat Sirup PT REMS

0
Kepala BPOM Penny K Lukito. (dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos – Aksi bersih-bersih obat sirup mengandung cemaran Etilen Glikol (EG)/Dietilen Glikol (DEG) terus dilakukan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Terbaru, BPOM mencabut izin edar 32 produk obat sirup produksi PT Rama Emerald Multi Sukses (PT REMS) yang tercemar EG/DEG.

Diantaranya, Ambroxol HCl Sirup 1 Botol @ 60 mL GKL1428912037A1; Antasida DOEN Suspensi Botol @ 60 mL GBL9628907033A1; Broxolic Sirup Dus, 1 Botol @ 60 mL DKL1428912137A1; Calortusin Sirup Dus, 1 Botol @ 60 mL DTL8328910737A1; Calortusin PE Sirup Dus, 1 Botol @ 60 mL DTL2028918937A1; Ibuprofen Suspensi Botol @ 60 mL GTL1528912433A1; Ramagesic Drops Dus, 1 Botol @ 15 mL DBL1828915336A1; dan Ramagesic Sirup Dus, Botol @ 60 mL DBL8328900637A1.

Dalam keterangan resminya, kemarin (7/12), Kepala BPOM Penny K. Lukito menjelaskan, 32 produk obat yang diproduksi oleh perusahaan yang berlokasi di Gresik, Jawa Timur ini memiliki kadar cemaran EG dan/atau DEG melebihi ambang batas aman asupan harian/Tolerable Daily Intake (TDI). Yakni, 0,5 mg/kg berat badan/hari. Hal tersebut terkonfirmasi dari hasil uji bahan baku Propilen Glikol yang digunakan dalam sirup obat Industri Farmasi (IF) tersebut.

”Hasil uji menunjukan kadar EG 33,46 persen dan DEG 5,94 persen yang melebihi ambang batas persyaratan cemaran EG/DEG (tidak lebih dari 0,1 persen), serta kadar EG dan/atau DEG dalam sirup obat 1,28-443,66 mg/ml yang melebihi ambang batas aman,” paparnya.

Bukan hanya itu, berdasarkan investigasi lebih lanjut ke sarana produksi, ternyata ditemukan pula adanya ketidaksesuaian yang dilakukan PT REMS dalam penerapan cara pembuatan obat yang baik (CPOB). Merespon hal ini, lanjut dia, BPOM menjatuhkan sanksi administratif dengan mencabut sertifikat CPOB cairan oral non-betalaktam milik PT REMS. ”Dan diikuti dengan pencabutan seluruh izin edar produk sirup obat (32 produk, red) produksi PT REMS,” tegasnya.

Selain sanksi administratif tersebut, lanjut dia, PT REMS juga diwajibkan untuk menghentikan kegiatan produksi dan distribusi seluruh sirup obat. Lalu, menarik dan memastikan semua sirup obat tercemar ED/DEG melebihi ambang batas tersebut telah ditarikan dari peredaran. Baik itu pedagang besar farmasi, apotek, toko obat, hingga fasilitas pelayanan kefarmasian.

Sementara itu, untuk stock sirup obat yang masih ada harus dimusnahkan. Pemusanahan ini disaksikan oleh petugas Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPOM yang disertai pembuatan berita acara. Setelahnya, seluruh kegiatan tersebut wajib dilaporkan kepada BPOM.

Kendati sudah dijatuhi sanksi, penyelidikan terkait temuan produk sirup obat PT REMS yang terbukti mengandung EG/DEG melebihi ambang batas masih terus didalami. Penny menegaskan, apabila ditemukan bukti permulaan yang menunjukkan terjadinya tindak pidana dalam produksi atau peredaran sirup obat terkait, maka pihaknya akan segera dilakukan proses penyidikan.

Dia pun mewanti-wanti, agar pelaku usaha, termasuk produsen dan distributor bahan baku obat untuk konsisten dalam menerapkan CPOB dan cara distribusi obat yang baik (CDOB). Termasuk, mematuhi ketentuan peraturan perundangan-undangan yang telah ditetapkan, baik secara nasional maupun internasional.

Sebelumnya, BPOM telah memusnahkan 3.264 karton (223.560 botol) sirup obat Unibebi produksi PT Universal Pharmaceutical Industries (PT UPI) yang terbukti mengandung cemaran EG/DEG melebihi batas aman. Pemusnahkan dilakukan terhadap semua produk sirup obat hasil penarikan dari peredaran maupun yang masih dalam persediaan. Tak terkecuali, bahan baku pelarut yang tidak memenuhi syarat.

Saat ini, penarikan produk obat dari peredaran masih terus dilakukan oleh PT UPI. Setidaknya, bakal ada 821.563 botol obat Unibebi dari sisa stok produk obat dan hasil penarikan yang akan dimusnahkan berdasarkan laporan PT UPI per tanggal 29 November 2022.

”Pemusnahan di bawah pengawasan BPOM dilakukan dengan metode yang tidak menimbulkan penurunan kesehatan bagi manusia dan tidak mencemari lingkungan,” katanya.

Lebih lanjut, dia menyebut, pihaknya terus menelusuri sumber bahan baku pelarut yang digunakan dalam proses produksi. BPOM juga melakukan intensifikasi surveilans mutu melalui sampling dan pengujian berbasis risiko terhadap bahan baku pelarut maupun produk sirup obat. (*)

Reporter: JP Group

Pengacara Bupati Bangkalan Bantah Ada Penangkapan, Datang karena Undangan Pemeriksaan

0
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Bupati Bangkalan, Abdul Latif Amin Imron dan lima tersangka lainnya, Kamis (8/12) dini hari WIB. (Muhammad Ridwan/JawaPos.com)

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Bupati Bangkalan, Jawa Timur, Abdul Latif Amin Imron alias Ra Latif terkait dugaan jual beli jabatan kemarin (7/12). Lima anak buahnya di Pemkab Bangkalan yang juga menyandang status tersangka dalam perkara tersebut ikut ditahan.

Mereka adalah Achmad Mustakim (kepala dinas ketahanan pangan), Hosin Jamili (kepala dinas pemberdayaan masyarakat dan desa), Salman Hidayat (kepala dinas perindustrian dan tenaga kerja), Wildan Yulianto (kepala dinas pekerjaan umum dan perumahan rakyat), serta Agus Eka Leandy (kepala badan kepegawaian dan pengembangan sumber daya aparatur).

Mereka ditahan setelah memberikan keterangan kepada penyidik KPK di gedung Ditreskrimsus Polda Jatim, Surabaya. Masing-masing sebelumnya mendapat panggilan pemeriksaan sebagai tersangka. ’’Hanya sebentar tadi pemeriksaannya,” ujar Suryono Pane, pengacara bupati Bangkalan.

Latif seperti ’’menapaktilasi” jejak sang ayah, Fuad Amin Imron (almarhum) yang juga pernah menjadi pesakitan KPK. Fuad, bupati Bangkalan 2003–2013, ditangkap, ditahan, diadili, dan kemudian dipenjara dalam kasus suap dan pencucian uang. Dia meninggal pada 16 September 2019 masih dalam status narapidana.

Suryono, pengacara Ra Latif, menyebut kliennya tidak ditangkap, tapi sengaja datang karena mendapat undangan pemeriksaan. ’’Hukum tidak boleh dibuat pencitraan. Dari sudut pandang saya, perkara ini condong ke sana,” ucapnya.

Dia tidak mengira penyidik akan melakukan penahanan. Terlebih, pertanyaan yang diberikan tidak berkaitan dengan materi perkara. ’’Hanya tiga atau empat pertanyaan, sekitar setengah jam selesai,” katanya.

Ra Latif mulai diperiksa pukul 10.30. Namun, dia baru keluar gedung tujuh jam berselang. Suryono mengatakan, lamanya rentang waktu itu disebabkan pihaknya meminta penyidik menunggu kedatangan keluarga kliennya.

Suryono menampik dugaan jual beli jabatan seperti yang dituduhkan penyidik. Menurut dia, Ra Latif tidak pernah meminta uang kepada siapa pun untuk bisa mendapat jabatan di pemkab. ’’Yang menawarkan dan menerima uang adalah pansel (panitia pelaksana),” ungkapnya.

Dia merasa perkara itu janggal karena tidak ada pansel yang ditetapkan tersangka. Suryono menduga mereka dilindungi penyidik dengan syarat mengklaim tawaran jual beli jabatan adalah arahan bupati. ’’Ini langsung loncat ke bupati kan lucu,” katanya.

Suryono menegaskan, kliennya belum menerima uang sama sekali. Disinggung rencana pengajuan praperadilan, dia menyebut akan membicarakannya dengan pihak keluarga dan berkoordinasi dengan sejumlah lembaga. ’’Karena berkaitan dengan marwah bupati juga,” jelasnya.

Dia mengaku belum mengetahui jabatan yang diduga diperjualbelikan. Termasuk nilai uangnya. ’’Yang pasti, selama ini bupati tidak pernah meminta-minta uang,” katanya.

Risang Bima Wijaya, pengacara lima tersangka lain, menyebut semua tersangka dibawa ke Jakarta setelah diperiksa. ’’Bagian dari proses penyidikan dugaan kasus lelang jabatan tahun 2021,” tuturnya.

Dia juga mengaku tidak tahu nominal uang dalam perkara tersebut. ’’Kami hormati proses hukum yang berjalan,” tandasnya. (*)

Reporter: JP Group