Rabu, 15 April 2026
Beranda blog Halaman 6398

Bawa Paksa Siswa dari Sekolah, Komplotan Pencuri Ditembak Polisi di Batuaji

0
Borgol hukum
Ilustrasi. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

batampos – Polsek Sagulung bergerak cepat menanggapi laporan masyarakat terkait pelaku penculikan anak di lingkungan sekolah yang santer beredar di media sosial beberapa waktu yang lalu. Berdasarkan laporan dari masyarakat tersebut, Polsek Sagulung akhirnya membekuk tiga orang pelaku, Minggu (27/11).

Ketiga pelaku tersebut adalah Rifi Imanuel, 26, Ahmad Fadilah, 27, dan Ilham Wahyu, 23. Rifi dan Ahmad, dua dari tiga pelaku terpaksa dihadiahi timas panas karena mencoba kabur dan melawan saat digerebek.

Baca Juga: Industri Galangan Kapal Batam Mulai Bangkit, Butuh Ribuan Tenaga Kerja

Kapolsek Sagulung Iptu Nyoman Ananta Mahendra menjelaskan, setelah melakukan penyelidikan, ketiga pelaku ini bukan pelaku penculikan melainkan pelaku pencurian. Mereka membawa dua orang siswa dari lingkungan sekolah hanya untuk mengambil ponsel kedua korban.

“Dari awal laporan masuk ke Polsek itu kasus pencurian sebenarnya, cuman mereka sempat membawa kedua korban jadi santer diinformasikan penculikan,” ujar Nyoman.

Baca Juga: Siti Hawa, Masih Setia Mendidik Anak Suku Laut di Galang

Dijelaskan Nyoman, saat kejadian, ketiga pelaku yang mengendarai mobil tiba-tiba memaksa kedua korban untuk ikut mereka saat berada di kawasan pertokoan Tunas Regency, Seibinti Sagulung. Korban ini siswa SMP yang sedang berjalan pulang dari sekolah. Kedua korban dibawa dan diturunkan paksa di dekat Pasar Aviari, Batuaji setelah merampas ponsel kedua korban.

“Korban selamat dan tak ada luka ataupun lecet,” ujar Nyoman.

Setelah kejadian, orangtua kedua korban langsung melapor ke Mapolsek Sagulung dan berdasarkan keterangan saksi dan penyelidikan di lokasi kejadian akhirnya, polisi mendapat informasi tentang identitas para pelaku. Polisi pertama menangkap Rifi dan Ahmad Fadilah di dekat perumahan Paradise Batuaji. Ilham pelaku lainnya dibekuk di wilayah perkebunan Marina.

Baca Juga: Kebutuhan Pasar Tenaga Kerja di Batam Mulai Berubah 

“Satunya sembunyi di perkebunan Marina. Kita bekuk juga setelah dapat informasi dari dua pelaku yang duluan kita tangkap,” kata Nyoman.

Dengan penangkapan ketiga pelaku pencurian ini, Nyoman menyampaikan bahwa informasi penculikan yang beredar di media sosial tidak benar. Pelaku membawa korban agar aman mengambil barang berharga korban di dalam mobil. Namun demikian Nyoman tetap menghimbau agar masyarakat tetap waspada dengan aktifitas anak di luar jam sekolah. (*)

 

 

Reporter : Eusebius Sara

Kronologi Helikopter Polri Jatuh di Perairan Belitung Timur

0
CUACA BURUK: Helikopter NBO 105 register P-1113 yang berhasil mendarat di Tanjung Pandan. (TIM SAR GABUNGAN UNTUK BELITONG EKSPRES)

batampos- Helikopter milik Polri hilang kontak (lost contact) di perairan Pulau Buku Limau, Kecamatan Manggar, Belitung Timur, Provinsi Bangka Belitung, kemarin (27/11).

Seharusnya helikopter dengan nomor Alut NBO 105 register P-1103 yang bertolak dari Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, itu mendarat di Bandara Internasional H.A.S. Hanandjoeddin.

Dilansir dari Belitong Ekspres, helikopter tersebut hendak mengisi bahan bakar. Namun, belum sampai di Tanjung Pandan, heli hilang kontak pukul 14.00 WIB. ”Take off dari Pangkalan Bun tujuan Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung, Bangka Belitung. Setelah itu, rencananya helikopter kembali ke Jakarta,” kata Kabidhumas Polda Bangka Belitung Kombes A. Maladi kemarin.

Helikopter tersebut memuat empat anggota Polri. Satu di antaranya merupakan perwira. Mereka adalah AKP Arif Rahman Saleh (kapten), Briptu Lasminto, Aipda Joko M., dan Bripda Anam. ”Kami sudah berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk melakukan pencarian. Tim SAR sudah turun ke lokasi,” tuturnya.

Mabes Polri melalui keterangan Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan membenarkan helikopter milik Polri hilang kontak di Bangka Belitung. Ihwal kronologi, dua helikopter take off dari Pangkalan Bun sekitar pukul 11.00. Yaitu, heli dengan nomor Alut NBO 105 register P-1103 dan NBO 105 register P-1113. Helikopter lebih dulu menuju Tanjung Pandan sebelum melanjutkan perjalanan dengan rute melewati Pangkalpinang–Lampung–Pondok Cabe, Jakarta.

Sesuai estimasi waktu perjalanan, helikopter seharusnya landing di Tanjung Pandan pukul 13.30. Namun, hanya satu helikopter, yakni register P-1113, yang berhasil mendarat. Satu helikopter lainnya, yakni NBO 105 register P-1103, hingga berita ini ditulis belum tiba di Bandara Tanjung Pandan (TJQ).

Informasi terakhir, helikopter Polri Alut NBO 105 register P-1103 berada di titik posisi radius 093 derajat, 38 nautical miles dari Bandara Tanjung Pandan. Diduga, helikopter jatuh di perairan sekitar Pulau Buku Limau, Manggar, Kabupaten Belitung Timur, karena cuaca buruk.

Personel Ditpolairud Pangkalan Sandar Belitung berkoordinasi dengan Basarnas Belitung dan Satpolair Belitung untuk melakukan pencarian dan evakuasi terhadap helikopter Alut NBO 105 register P-1103 dan kru ke titik lokasi akhir komunikasi. Mereka juga memberdayakan nelayan dan masyarakat sekitar untuk membantu pencarian di sekitar Pulau Buku Limau.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Babel Mikron Antariksa juga menyatakan bahwa pihaknya akan turun bersama tim SAR guna ikut melakukan pencarian.

Sementara itu, Sobri, nelayan Desa Baru, menemukan tiga bantalan kursi yang diduga bagian dari helikopter yang hilang kontak di perairan Manggar, Belitung Timur. Sobri mengaku sempat melihat benda melayang di udara di sekitar Pulau Buku Limau pada pukul 13.30 WIB.

Saat itu Sobri melaut seorang diri dalam perjalanan pulang menuju Desa Baru setelah memancing di Pulau Buku Limau. ”Banyak barang timbul (mengapung, Red). Saya nggak ngambil, balik kanan karena hujan,” ujarnya.

Menurut Sobri, di belakangnya masih terdapat beberapa nelayan yang juga hendak pulang ke Manggar. Namun, dia tidak mengetahui apakah nelayan-nelayan tersebut ikut mengambil barang yang diduga bagian dari helikopter NBO 105 register P-1103. (*)

Reporter : JP GROUP

Arif Rahman Lihat Baju Yosua Saat Diotopsi Warna Merah Bukan Putih

0
Terdakwa kasus pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat, Richard Eliezer menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Senin (21/11/2022). Sidang lanjutan tersebut kembali dengan agenda pemeriksaan 11 saksi yang dihadirkan oleh jaksa penuntut umum, diantaranya anggota Polri dan pegawai swasta. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com

batampos – AKBP Arif Rahman Arifin mengaku sempat bingung melihat Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J masih hidup, usai melihat rekaman CCTV. Arif juga tak tahu jika Yosua memakai kaos warna putih saat di rumah dinas Jalan Duren Tiga, Jakarta Selatan. Sebab, dia melihatnya Yosua memakai baju merah saat berada di ruang otopsi Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

“Saudara katakan tadi bajunya warna merah? Kapan saudara kenali Yosua pakai baju warna merah?,” tanya Hakim dalam persidangan terdakwa Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu, Ricky Rizal, dan Kuat Ma’ruf di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (28/11).

“Saya lihat di tumpukan seperti tumpukan baju di sebelah jenazah. Ada celana jeans warna biru dan kaos merah,” kata Arif.

Kendati demikian, Arif saat tiba di ruang otopsi melihat Yosua sudah terbaring tak memakai pakaian. Pakaian yang ia lihat sudah tertumpuk di dekat jenazah, dan Arif tak melihat ada baju warna putih.

“Setahu saya kaosnya warna merah, iya saya lihat di ruang otopsi itu kaosnya warna merah,” kata Arif.

Diketahui, Mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo terancam hukuman berlapis. Musababnya, dia bersama istrinya Putri Candrawathi dan Bripka Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf didakwa melakukan pembunuhan berencana terhadap mendiang Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat. Perbuatan itu dilakukan bersama-sama Richard Eliezer Pudihang Lumiu, Putri Candrawathi, Ricky Rizal Wibowo dan Kuat Ma’ruf (dituntut terpisah), pada Jumat (8/7), sekira pukul 15.28 -18.00 WIB, di Jalan Saguling Tiga No.29, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan dan di Rumah Dinas Kompleks Polri Duren Tiga No.46, Rt 05, Rw 01, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan.

“Mengadili, mereka yang melakukan, yang menyuruh melakukan, yang turut serta melakukan perbuatan, dengan sengaja dan terencana terlebih dahulu merampas orang lain,” terang Jaksa Penuntut Umum (JPU), saat membacakan surat dakwaan, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (17/10).

Atas perbuatannya melakukan pembunuhan berencana terhadap Yosua, bersama-sama dengan Putri, Richard, Ricky dan Kuat, Sambo pun terancam hukuman mati. Musababnya, mantan jenderal bintang dua tersebut dinilai melanggar Pasal 340 KUHP Jo Pasal 55 ayat 1ke-1 KUHPidana, sebagaimana dalam dakwaan kesatu primer. Selain itu, Sambo juga dijerat Pasal 338 KUHP Jo Pasal 55 ayat 1ke-1 KUHPidana sebagaimana dalam dakwaan kesatu subsidair.   (*)


Reporter : JP GROUP

Blunder Jepang, Terlalu Meremehkan Kosta Rika

0
Jebol Gawang Jepang, Kosta Rika Menjaga Peluang di Piala Dunia 2022

batampos – Kemenangan atas Jerman pada matchday pertama grup E mampu mendongkrak kepercayaan diri skuad Jepang.

Sayang, kepercayaan diri itu terlalu berlebihan. Bahkan, ada kesan sedikit meremehkan saat Jepang menghadapi Kosta Rika pada laga kedua kemarin.

Ya, dengan pede-nya, pelatih Hajime Moriyasu melakukan lima perubahan dengan memainkan Miki Yamane, Hidemasa Morita, Yuki Soma, Ayase Ueda, dan Ritsu Doan.

Dia juga tetap memainkan bek veteran 36 tahun Yuto Nagatomo.

Perubahan itu tak hanya membuat Jepang tampil kurang gereget di sepanjang babak pertama. Namun, Jepang juga harus takluk lewat gol Keysher Fuller pada menit ke-81.

Baca Juga: Danilo Cedera, Kesempatan bagi Dani Alves

Itu adalah satu-satunya tembakan ke gawang yang dilepaskan Kosta Rika sepanjang laga di Stadion Ahmad bin Ali tersebut. Gol itu sekaligus menghidupkan kembali peluang Kosta Rika yang pada laga pertama dibantai Spanyol tujuh gol tanpa balas.

Bagi Kosta Rika, kemenangan tersebut membuat mereka membuat catatan penting. Keylor Navas cs kini menjadi tim pertama di Piala Dunia sejak 1958 yang sanggup menang setelah di laga sebelumnya kalah dengan kemasukan tujuh gol.

Satu-satunya tim lain yang bangkit seperti itu adalah Paraguay. Di Piala Dunia edisi 1958 itu, Paraguay menang 3-2 atas Skotlandia setelah di laga sebelumnya kalah 3-7 oleh Prancis.

’’Hal utama adalah menjaga peluang kami tetap hidup,’’ kata Fuller.

Pelatih kepala Luis Fernando Suarez menambahkan, publik mungkin berpikir Kosta Rika hanya bisa mengalahkan Jepang di fase grup.

Baca Juga: Ini Kunci Kemenangan Maroko atas Belgia dengan Skor 2-0

Sementara itu, kans untuk menaklukkan Jerman pada matchday terakhir sangat berat.

’’Anda bisa mengatakan kami hanya mengalahkan Jepang. Tapi, kemenangan ini menjaga peluang kami di sini. Kami sekarang harus memikirkan pertandingan berikutnya dan menerapkan tekanan yang sama,’’ papar Suarez.

’’Belum ada yang bisa melupakan kami. Kami masih bisa bermimpi,’’ tegasnya.

Di sisi lain, kekalahan tersebut membuat beban Hajime Moriyasu semakin berat. Untuk bisa lolos, Jepang harus bisa menaklukkan Spanyol pada laga terakhir.

’’Kami sekarang harus mencoba dan mengambil poin dari Spanyol yang tentu lebih berat. Semoga kami tetap dinaungi keberuntungan,’’ ujar Moriyasu. (*)

 

 

 

Reporter: JPGroup

Soal Kode Pemimpin Berambut Putih, Demokrat: Pertontonkan Kebodohan

0
Ilustrasi: Perebutan kursi Pilpres 2024 (Dok.JawaPos.com)

batampos- Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani mengkritik pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyebut pemimpin yang memikirkan rakyat rambutnya sampai berwarna putih. Menurut Kamhar, pernyataan Jokowi tersebut justru mempertontonkan kebodohan.

“Apa yang dilakukan Pak Jokowi sejatinya adalah praktek mempertontonkan kebodohan dan pembodohan. Tak ada satu pun literatur pada berbagai studi kepemimpinan yang bisa ditemukan bahwa keriput dan rambut putih adalah ciri pemimpin yang tahu penderitaan rakyat dan pro rakyat,” kata Kamhar kepada wartawan Senin (28/11).

“Keriput dan rambut putih lebih tepat sebagai tanda-tanda penuaan,” sambungnya.

Kamhar berpendapat, Jokowi dinilai tidak memahami isi pidatonya, karena hanya membaca teks yang disiapkan. Sebab, hal serupa juga pernah terjadi di awal pemerintahannya saat Presiden Jokowi menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) yang menaikkan nilai uang muka pembelian kendaraan bagi pejabat negara pada 2015 lalu.

“Namun jika ini dilakukan secara sadar, sebagai bentuk endorsment terhadap calon presiden yang dipersiapkan dan dikehendakinya pada Pilpres 2024 mendatang, ini tidak etis dan berpotensi besar mencederai demokrasi,” ucap Kamhar.

Meski kode-kode yang dikeluarkan Jokowi hanya untuk kepentingan internal partai yang tengah dihadapkan pada dua pilihan kader terbaiknya untuk mempengaruhi pengambil keputusan terhadap siapa yang nantinya akan diajukan sebagai capres. Namun, tetap saja pernyataan tersebut terlalu berlebihan.

Kamhar juga menyesalkan terkait pemakaian Stadion Gelora Bung Karno (GBK) dalam acara relawan Gerakan Nusantara Bersatu pada Sabtu (26/11). Padahal, Pemerintah melarang penggunaan GBK di luar pertandingan sepak bola. Namun justru, GBK bisa digunakan untuk kegiatan pertemuan relawan dengan Jokowi.

“Tak hanya substansi kegiatannya yang bermasalah, pemilihan tempat dan waktunya pun tak tepat. Publik penting memiliki kesadaran agar tak lagi salah dalam memilih calon pemimpin yang hanya bermodalkan pencitraan yang dibangun di atas tumpukan kebohongan,” tegas Kamhar.

Terkait adanya tudingan ini, hingga berita ini dipublikasikan, Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media, Bey Machmudin belum membalas pesan konfirmasi yang dilayangkan JawaPos.com.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyampaikan, ribuan relawan untuk memilih pemimpin di 2024 mendatang. Menurut Jokowi seorang pemimpin terlihat dari bagaimana penampilannya.

“Perlu saya sampaikan. Perlu saya sampaikan, pemimpin, pemimpin yang mikirin rakyat itu kelihatan dari mukanya,” ucap Jokowi dalam acara Gerakan Nusantara Bersatu yang digelar di GBK, Senayan, Jakarta, Sabtu (26/11).

Menurut Jokowi, seorang pemimpin yang memikirkan rakyatnya akan terlihat dari rambutnya. Jokowi juga menyinggung ‘rambut putih’ yang disebutnya sebagai pemimpin yang memikirkan rakyat.

“Ada juga yang mikirin rakyat sampai rambutnya putih semua ada. Ada itu,” pungkas Jokowi. (*)

Reporter : JP GROUP

Roby Hadiri Digital Leadership Academy di Singapura

0
Bupati Bintan, Roby Kurniawan menghadiri Digital Leadership Academy (DLA) di Singapura, 23 hingga 26 November 2022. F.Adi

batampos- Sejumlah kepala daerah termasuk Bupati Bintan, Roby Kurniawan menghadiri kegiatan Digital Leadership Academy (DLA) di Singapura, 23 hingga 26 November 2022.

Mereka yang hadir merupakan kepala daerah yang menerima penghargaan Innovative Goverment Award (IGA) kategori terinovatif.

Kegiatan Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bekerjasama dengan Kemendagri RI serta Amazon Web Services untuk mempercepat transformasi digital.

Bupati Bintan, Roby Kurniawan mengatakan, kegiatan ini merupakan rewards untuk kepala daerah yang menerima IGA diantaranya karena melakukan realisasi penyerapan APBD dengan baik dan menekan angka inflasi di bawah rata-rata nasional.

BACA JUGA: Tanker Angkut Ratusan Ribu Ton Minyak Tujuan Karimun Kandas di Jalur Pipa Gas Singapura

Terkait kegiatan ini, dia mengatakan, banyak inovasi yang masih dapat dilakukan di Bintan khususnya terkait percepatan digitalisasi.

Terlebih di era teknologi sekarang, dia mengatakan, pihaknya tidak boleh tutup mata dan berdiam diri.

“Memang kita tidak boleh menutup mata dan berdiam diri, kalau tidak kita yang tertinggal,” kata dia.

Dia juga mengatakan, di era teknologi saat ini tidak juga mengenyampingkan kearifan lokal dan kekayaan budaya.

“Makanya daerah harus ikut beradaptasi dengan kemajuan,” ungkapnya.

Roby bahkan menuturkan banyak hal yang bisa didapat untuk dikembangkan.

Dari penyampaian materi, terobosan-terobosan negara maju hingga diskusi antar kepala daerah, Roby percaya Bintan mampu mengepakkan sayapnya.

“Kita percaya Bintan punya segudang potensi untuk hal ini. Bintan yang kita harapkan menjadi smart city bukan andaian belaka,” tambahnya. (*)

 

Reporter: Slamet Nofasusanto

Prabowo Yakin Calon Panglima TNI Pilihan Jokowi yang Terbaik

0
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat menggelar rapat bersama dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (28/11/2022). Rapat bersama membahas RUU Pengesahan Persetujuan Indonesia-Fiji di Bidang Pertahanan. Sejak September 2017, Pemerintah Republik Indonesia dan Republik Fiji menyepakati perjanjian kerja sama di bidang pertahanan yang dituangkan dalam ‘Agreement Between the Republic of Indonesia and the Republic of Fiji on Cooperation in the Field of Defence’. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos – Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto meyakini, calon Panglima TNI pilihan Presiden Joko Widodo (Jokowi) adalah figur yang terbaik. Pernyataan ini disampaikan, menyusul akan purna baktinya Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI pada 21 Desember 2022.

“Kita yakin akan yang terbaik,” kata Prabowo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (28/11).

Prabowo juga meyakini, calon pengganti Jenderal Andika Perkasa tersebut dipilih melalui seleksi yang profesional.

“Saya kira, saya kira orang yang disampaikan ke DPR itu pasti melalui seleksi yang baik alamiah profesional ya,” ucap Prabowo.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR RI Indra Iskandar mengatakan, Surpres Pergantian Panglima TNI akan disampaikan secara resmi oleh Mensesneg Pratikno ke pimpinan DPR RI pada, Senin (28/11).

“Pak Mensesneg itu akan disampaikan secara resmi pada 28 November, hari Senin,” ucap Indra.

Hal ini setelah Mensesneg Pratikno mengirimkan Supres pergantian calon Panglima TNI pada Rabu (23/11). Namun, belum diketahui siapa pengganti calon Panglima TNI.

“Surpres penggantian panglima TNI itu kita akan reses juga dalam beberapa waktu ke depan akan reses di DPR. Kita sudah menghitung bahwa pada hari ini akan dikirim kepada DPR surpresnya,” pungkas Pratikno di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/11).  (*)


Reporter : JP GROUP

PB IDI Tolak Omnibus Law Bidang Kesehatan Masuk Prolegnas 2023

0
ilustrasi: Omnibus Law (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos- Ketua Bidang Organisasi Pengurus Besar (PB) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr. Mahesa Paranadipa meminta, Omnibus Law Bidang Kesehatan untuk dikeluarkan dari Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2023. Pernyataan ini disampaikan saat dirinya melakukan pertemuan dengan Fraksi PDI Perjuangan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (28/11).

“UU itu (Omnibus Law Bidang Kesehatan) akan melemahkan organisasi kesehatan,” kata Mahesa.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris menyatakan, membantah draf RUU yang beredar tersebut sebagai hasil kerja para wakil rakyat di Senayan. “Kami tidak tahu draf RUU yang beredar di media sosial itu ulah siapa. Kami tidak pernah melihat dan yang jelas kami tidak mengakui draf yang beredar tersebut,” ucap Charles Honoris.

Charles mengklaim, Fraksi PDI Perjuangan DPR RI selalu siap mendengarkan segala aspirasi dari para tenaga kesehatan dan organisasi kesehatan terkait penyusunan undang-undang yang berkaitan dengan mereka.

“Pada prinsipnya kita selalu terbuka terhadap masukan dari semua stakeholder,” tegas Charles.

Sementara itu, Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) M Nurdin menegaskan, pembahasan di Baleg DPR baru sebatas penyusunan naskah akademik. Menurutnya, naskah akademik tersebut baru nanti disusun sebuah RUU.

“Jadi prosesnya masih RDPU (rapat dengar pendapat umum) untuk menyusun Naskah Akademik. Dan belum ada draf RUU. Proses menuju draf masih lama,” imbuhnya.

Nurdin melanjutkan, Baleg DPR sudah mengundang sebanyak 28 pemangku kebijakan untuk didengarkan aspirasinya terkait penyusunan Naskah Akademik Omnibus Law Bidang Kesehatan.

“Kita dengar masukan dalam RDPU selalu terbuka, karena kalau tertutup nanti salah sangka. Bahkan kami mendengar masukan secara online dari tenaga kesehatan di berbagai daerah, bahkan dari Papua,” pungkas Nurdin. (*)

Reporter : JP GROUP

Komisi I DPR Sebut KSAL Yudo Margono Dipilih jadi Calon Panglima TNI

0
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono. (Dok Dispenal)

batampos- Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid mengakui, mendapat informasi kalau Presiden Joko Widodo (Jokowi) memilih Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono sebagai calon Panglima TNI. Hal ini menyusul akan purna baktinya Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI pada 21 Desember 2022.

“Kabarnya demikian (KSAL Laksamana Yudo Margono dipilih sebagai Calon Panglima TNI), tapi nanti kita kan nunggu Surpresnya,” kata Meutya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (28/11).

Politikus Golkar ini belum bisa memastikan apakah Yudo memang dipilih sebagai Calon Panglima TNI. Sebab, dirinya belum melihat langsung isi dari surat presiden (Surpres) tersebut.

“Kabarnya Pak Yudo, saya juga dapat kabar gitu. Tetapi tetap nanti harus tunggu Surpresnya ya,” ucap Meutya.

Meutya mengungkapkan, pihaknya menunggu informasi resmi dari Pimpinan DPR RI untuk melakukan Badan Musyawarah (Bamus). Kemudian, Komisi I DPR RI akan menggelar fit and proper test atau uji kepatutan dan kelayakan dari calon panglima TNI.

“Tunggu pimpinan nanti kalau sudah terima mereka akan mengadakan bamus secepatnya kita lakukan mudah-mudahan bisa pekan ini,” tegas Meutya.

Senada juga disampaikan Anggota Komisi I DPR RI Tubagus Hasanuddin. Dia mengaku, mendapat informasi bahwa KSAL Laksamana Yudo Margono dipilih Presiden Jokowi menjadi calon Panglima TNI.

“Saya dapat informasi bahwa yang ditunjuk itu adalah KSAL,” ungkap Hasanuddin.

Menurut Hasanuddin, Presiden Jokowi hanya memilih satu nama dari tiga kepala staf yang akan menjabat sebagai Panglima TNI. “Jadi yang diajukan itu satu nama saja,” tegas Hasanuddin menandaskan. (*)

Reporter : JP GROUP

Danilo Cedera, Kesempatan bagi Dani Alves

0
Dani Alves berpeluang diturunkan kembali saat Brasil menghadapi Swiss malam nanti. (EPA)

batampos – Sejak kali pertama namanya disebutkan masuk skuad Brasil, banyak yang mempertanyakan apa alasan treinador Brasil Tite memanggil Dani Alves kembali ke skuad Piala Dunia 2022.

Umurnya saat ini sudah 39 tahun dan tidak lagi bermain di liga elite Eropa, tapi di Liga MX (Meksiko) bersama UNAM. Namun, Tite tetap membawanya ke Qatar.

Setelah duduk manis di bench saat Brasil mengalahkan Serbia 2-0 (25/11), malam nanti (28/11) WIB dia berpeluang besar jadi pilihan Tite di sisi kanan pertahanan Canarinha –julukan timnas Brasil.

Sebab, Danilo yang jadi pilihan starter mengalami cedera saat lawan Serbia.

Baca Juga: Ini Kunci Kemenangan Maroko atas Belgia dengan Skor 2-0

Tite sejatinya punya dua opsi. Yakni, Alves atau bek Real Madrid Eder Militao. ’’Aku tidak akan membocorkannya kepada kalian,’’ ucap Tite di depan awak media kemarin (27/11) WIB.

Jika Alves terpilih, dia akan memainkan Piala Dunia ketiga setelah edisi 2010 Afrika Selatan dan 2014 Brasil.

Terakhir, mantan bek FC Barcelona dan Juventus itu bermain 120 menit saat Brasil menyingkirkan Cile via adu penalti 4-3 dalam 16 besar edisi 2014.

Gelandang bertahan Brasil Casemiro menyebutkan, Alves memang layak masuk skuad Brasil di Piala Dunia kali ini.

Baca Juga: Hasil Piala Dunia: Spanyol Tak Pernah Kalah dari Jerman Selama 34 Tahun

’’Ketika Dani Alves bergabung bersama kami, dia dalam kondisi yang sempurna dan tidak ada alasan kami tidak percaya kepadanya,’’ ucap gelandang Brasil Casemiro kepada Globo Esporte.

Mentalitas Alves sebagai pesepak bola dengan rekor dunia sebagai peraih trofi juara terbanyak (46 gelar di level senior) disebut Casemiro juga faktor penting lainnya dari Alves dalam skuad Canarinha.

’’Dia berlatih dengan baik, dia sangat berkomitmen. Yang pasti, Dani tidak datang ke sini (Qatar, Red) untuk jalan-jalan,’’ tutur Casemiro. (*)

 

 

 

 

Reporter: JPGroup