Senin, 6 April 2026
Beranda blog Halaman 6402

14 Bocah Masih Dirawat karena AKI

0
Juru Bicara Kementerian Kesehatan dr. Muhammad Syahril. (ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti)

batampos – Kasus gagal ginjal akut pada anak atau acute kidney injury (AKI) masih menghantui. Ada 14 anak yang masih menjalani perawatan akibat penyakit ini.

“Semua di RSCM (RSUP dr Cipto Mangunkusumo) yang merupakan rumah sakit rujukan,” kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan M Syahril kemarin (16/11). Dia menyatakan 14 ini merupakan rujukan dari sekitar DKI Jakarta.

Syahril menyatakan pasca pelarangan pemberian obat sirup untuk anak-anak, kasus AKI diklaimnya turun. Bahkan sejak 2 November lalu tak ada lagi kasus baru. Sejauh ini kasus AKI mencapai 324 anak. Ada 27 provinsi yang melaporkan kasus AKI.

Namun, Syahril tak menjawab ketika ditanya kapan 14 anak ini mulai dirawat di rumah sakit. Dia hanya menyatakan 14 anak ini mengalami AKI stadium 3. Karena itu memerlukan waktu yang lama untuk perawatan di rumah sakit. “Masih perlu perawatan intensif,” katanya.

Untuk pengobatan, Kemenkes mengandalan antidotum atau penawar bernama Fomepizole. Indonesia memiloki 246 vial obat ini. 87 persen diantaranya merupakan donasi dari beberapa negara. “Diberikan secara gratis kepada pasien,” tuturnya.

Sejauh ini ada 41 rumah sakit yang menerima Fomepizole. Seluruh rumah sakit ini ada di 34 provinsi.

Pada kesempatan lain, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito kemarin ke bertemu jaksa agung. Menurut Penny ini terkait dengan masalah industri farmasi yang melanggar ketentuan karena kedapatan ada cemaran etilena glikol (EG) dan dietilena glikol (DEG). Dua cemaran yang terdapat pada obat sirup ini dituding jadi faktor terbesar AKI. “Tentunya memohon dukungan untuk nanti proses penegakan hukumnya,” ujarnya.

Penny juga menyatakan pihaknya juga telah berdikusi terkait gugatan Lembaga Konsumen Indonesia ke PTUN. Dia menyatakan, dari Jamdatun akan membantu mendampingi lembaganya terkait gugatan ini. Menurutnya tuntutan berhaman bagaimana pengawasan BPOM. “Jadi BPOM sudah melakukan tugas dengan standar ketentuan yang ada. Tapi ini masalah kelalaian industri farmasi,” ungkapnya. (*)

Reporter: JP Group

Pengirim PMI Ilegal yang Tenggelam di Perairan Kabil Ditangkap

0
kapal tenggelam
Petugas mengevakuasi satu korban yang meninggal akibat kecelakaan kapal kayu pembawa PMI ke Malaysia yang terbalik di Perairan Kabil Batam, Selasa (15/11). Foto: Basarnas Tanjungpinang untuk Batam Pos

batampos – Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Kepulauan Riau (Kepri) bersama Ditpolairud Polda Kepri menangkap pengirim PMI ilegal yang tenggelam di Perairan Kabil, Batam, Selasa (15/11) dini hari.

Kabinda Kepri Laksma TNI Adriansyah mengatakan bahwa penangkapan terhadap pengirim PMI ilegal tidak membutuhkan waktu yang lama. Selasa (15/11) dini hari kejadian, dan malamnya salah seorang pengirim sudah ditangkap.

Penangkapan ini menggunakan teknologi yang dimiliki Binda Kepri. “Penggunaan teknologi kami kerahkan untuk mendukung Ditpolairud Polda Kepri dalam mengungkap jaringan yang terlibat dalam pengiriman PMI non prosedural,” kata Laksam TNI Adriansyah.

Baca Juga: Kronologi Tenggelamnya Kapal PMI Ilegal di Batam

Ia mengatakan penangkapan ini, setelah jajaran Binda Kepri dan Ditpolairud Polda Kepri menemukan keberadaannya. Begitu rumahnya sudah diketahui, barulah dilakukan penangkapan.

Adriansyah berkomitmen menjalin sinergi dengan kepolisian, untuk dapat mencegah pengiriman PMI ilegal.

“Agar kasus seperti ini tidak terjadi kembali di kemudian hari,” ungkap Adriansyah.

Sementara itu, pencarian terhadap PMI ilegal yang tenggelam di Selasa (15/11) dini hari, masih dilakukan sampai hari ini.

Tim gabungan dari Basarnas Kepri, Ditpolairud Polda Kepri, Baharkam Polri, TNI AL, KPLP dan masyarakat dikerahkan untuk melakukan pencarian.

Baca Juga: Penampakan Boat Pembawa PMI Ilegal di Batam, Ukuran Kecil Dengan Mesin 200 PK

Sampai saat ini, dari 8 orang penumpang kapal, dua diantarnya sudah ditemukan. Satu ditemukan dalam keadaan selamat yakni Raidah Ismail, 46. Perempuan asal Aceh ini berhasil diselamatkan beberapa jam usai kapal kayu yang membawanya dari Batam ke Malaysia tenggelam.

Kepala Basarnas Kepri, Slamet Riyadi mengatakan bahwa awalnya mendapatkan informasi 7 orang penumpang. Namun, setelah ditelusuri ada 8 orang.

“Dua orang nakhodanya dan 6 orang penumpang,” kata Slamet.

Ia mengatakan 2 orang nakhoda berjenis kelamin laki-laki. Lalu, 6 orang, 2 diantarnya perempuan dan 4 laki-laki. “Dari 4 orang laki-laki itu, satunya masih balita,” ungkap Slamet.

Pencarian saat ini sudah ditingkat. Awalnya hanya 2 Nautical Mile, kini di radius 4 Nautical Mile. Namun, masih dipusatkan di Perairan Kabil. (*)

 

 

Reporter : FISKA JUANDA

862 Peserta Program WMK Kumpul di Polibatam

0
F 1 HL Polibatam scaled
Uuf Brajawidagda ST MT PhD menyampaikan sambutan saat Pesta Wirausaha Merdeka 2022 di kampus Polibatam, Batam Kota, Senin (14/11/2022). F Polibatam

11 PT se-Indonesia Ikuti Pesta Wirausaha Merdeka 2022 

batampos – Politeknik Negeri Batam (Polibatam) melaksanakan Pesta Wirausaha Merdeka 2022 di kampus Polibatam, Batam Kota, Senin (14/11/2022). Kegiatan ini diikuti 862 peserta program dari 11 Perguruan tinggi (PT) se-Indonesia.

Setiap 10 peserta didampingi 1 Dosen Pendamping Lapangan (DPL). Dari 862 peserta terbagi menjadi 128 tim dan didampingi DPL sebanyak 86 orang.

Polibatam menjadi salah satu penyelenggara dari 17 kampus se-Indonesia Program Wirausaha Merdeka (WMK) Tahun 2022. Polibatam mendadak menjadi ”gempar” karena kehadiran ribuan tamu dari berbagai Perguruan Tinggi (PT) se-Indonesia tersebut.

Dalam video sambutannya, Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek), Nadiem Anwar Makarim BA MBA mengatakan, akhir-akhir ini anak-anak muda banyak tertarik dan bergerak di dunia wirausaha dan banyak bermunculan usaha baru dengan gagasan brilian. Ini trend positif.

”Karena itulah kami mengembangkan salah satu dari 8 program MBKM yaitu Program Wirausaha Merdeka yang merupakan flagship dari Kementerian yang bernama WMK,” papar Nadiem di hadapan ribuan hadirin ketika  itu.

Dalam video sambutannya, Dirjen Pendidikan Vokasi, Dr Ir Kiki Yuliati MSc berharap program WMK diikuti semua mahasiswa se-Indonesia. Program ini diluncurkan dengan penuh semangat untuk meningkatkan SDM tangguh di masa depan.

Perwakilan Program WMK Pusat, Dr Nila Tristiarini SE MSi CSRA mengatakan, mahasiswa WMK adalah calon pengusaha hebat. Polibatam merupakan salah satu yang terbaik dalam mengembangkan WMK.

Direktur Polibatam, Uuf Brajawidagda ST MT PhD menyampaikan, dengan semangat WMK kita tingkatkan daya saing bangsa. Program ini bertujuan mencetak para wirausahawan di kampus. Intinya akan diselaraskan dengan program-program lain dan akan dievaluasi agar program WMK ini bisa berkembang.

Ketua WMK Polibatam, Nanik Lestari SE MS Ak menyebutkan, program WMK dimulai 31 Agustus 2022 meliputi: Proses Belajar Mengajar (PBM), Magang/ Studi Pembelajaran ke Industri/ UMKM, Kompetisi Bisnis matching dan pitching, serta yang dirangkaikan dengan kegiatan Pesta Wirausaha Merdeka saat ini dan nantinya akan dilakukan juga sertifikasi oleh BNSP.

”Dari 862 peserta, dibagi menjadi 128 tim/ judul proposal yang telah memperoleh bantuan biaya prototype pada kegiatan kompetisi bisnis matching dan pitching. Kini merupakan rangkaian penilaian dari produk/ jasa yang sudah dikembangkan atau produksi,” ujar Nanik, Kamis (17/11/2022).

BACA JUGA: Mahasiswa Polibatam Produksi Film Animasi Ficusia

Nanik melanjutkan, WMK adalah bagian dari program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM) yang bertujuan memberikan kesempatan kepada mahasiswa belajar dan mengembangkan diri menjadi calon entrepreneur melalui aktivitas di luar kelas perkuliahan.

WMK ini mengajak para mahasiswa berkolaborasi, beraksi, dan berbakti untuk negeri dalam perkembangan ekonomi masyarakat Indonesia.

Dengan mengikuti WMK Angkatan 1 Tahun 2022, mahasiswa memiliki kesempatan mengasah jiwa kewirausahaan, soft skills, dan manajerial, serta mendorong peningkatan pengalaman wirausaha dan peningkatan kemampuan daya kerja yang dapat diakui dan disetarakan dalam bentuk Satuan Kredit Semester (SKS). (*)

Reporter: Suprizal Tanjung 

Pemprov Kepri Gesa Pembentukan Badan Riset Daerah

0
Kepala Bappeda Kepri, Andri Rizal.

batampos-Kepala Bappeda Provinsi Kepri, Andri Rizal mengatakan, Pemprov Kepri sedang menggesa penyusunan Badan Riset Daerah Provinsi Kepri. Badan ini berfungsi melakukan penelitian dan pengkajian.

Menurutnya, Badan Riset Daerah Provinsi Kepri adalah perangkat daerah yang menyelenggarakan penelitian dan pengembangan. Selain itu, juga melakukan pengkajian, dan penerapan, serta invensi dan inovasi yang terintegrasi di daerah.

“Sebagai tindaklajut terkait rencana ini, gagasan terus digali dengan melibatkan perguruan tinggi,” ujar Andri Rizal, kemarin di Tanjungpinang

Mantan Kepala BPKAD Provinsi Kepri tersebut menjelaskan, pembentukan Badan Riset Daerah Provinsi Kepri ini, mempedomani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 78 Tahun 2021 tentang Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

BACA JUGA: Pengawasan Dana BOS Harus Melekat dan Melibatkan APH

“Dalam pembentukan, kami juga akan menggandeng perguruan tinggi di Provinsi Kepri,” jelasnya lebih lanjut.

Disebutkannya, salah satu perguruan tinggi tersebut adalah Universitas Maritim Raja Ali Haji (Umrah) Tanjungpinang, Provinsi Kepri. Kehadiran Badan Riset Daerah Provinsi Kepri tentunya sangat penting bagi daerah ini.

“Karena hasil kajian dan penelitian bisa dijadikan sebagai rujukan bagi Pemprov Kepri dalam membuat kebijakan,” paparnya.

Ditambahkannya, dalam pembentukan badan ini, pihaknya juga akan meminta pertimbangan dari Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. Apalagi Kepri sebagai daerah kepulauan, tentu banyak potensi yang bisa digali.

“Makanya pembentukan Badan Riset Daerah ini dipandang sangat perlu. Karena punya fungsi yang strategis bagi menggali potensi untuk pembangunan daerah,” tutupnya. (*)

reporter: jailani

Evakuasi Seluruh Korban Kapal Penumpang Terbakar

0
Kapal KM Mutiara Timur I yang terbakar di Selat Bali, Rabu (16/11/2022). (ANTARA/Media Sosial)

batampos – Kebakaran Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Timur I terjadi di Perairan Karangasem, Bali, pada Rabu sore (16/11) waktu setempat. Persisnya pada pukul 15.30 WIT. KN SAR Arjuna yang tengah bersiaga dalam pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Pelabuhan Benoa langsung merapat ke titik koordinat kebakaran kapal yang jaraknya lebih kurang 9,34 nautical mile dari daratan Karangasem.

Kepala Kantor Basarnas Bali Gede Darmada menyampaikan bahwa laporan awal mencatat ada 271 anak buah kapal (ABK) dan penumpang di atas kapal dengan rute Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi – Pelabuhan Lembar, Lombok itu. Data tersebut diperoleh setelah timnya berkomunikasi dengan kapten kapal. Namun, ada perubahan data. ”Yang semula 271 penumpang dan ABK menjadi 258 orang,” ungkap dia kepada awak media.

Rinciannya, sambung Darmada penumpang sebanyak 234 dan ABK 24 orang. Dia memastikan bahwa fokus instansinya pasca menerima laporan kebakaran kapal penumpang tersebut adalah evakuasi penumpang dan ABK. Sehingga Basarnas Bali langsung menggerakkan unsur-unsur yang mereka miliki. Namun demikian, Kapal Angkatan Laut (KAL) Kadet 6 dan KAL Kadet 7 milik TNI AL yang pertama tiba di lokasi kejadian. “Kebetulan di lokasi terdekat,” imbuhnya.

Berdasar laporan yang dia terima kemarin malam, Darmada menyatakan bahwa seluruh penumpang dan ABK KMP Mutiara Timur I sudah berhasil dievakuasi. Dari total 258 penumpang dan ABK yang turut serta dalam pelayaran kapal tersebut, seluruhnya sudah diselamatkan. Sehingga operasi SAR oleh Tim SAR Gabungan secara resmi ditutup. Selain dibantu oleh TNI AL, evakuasi ratusan penumpang dan ABK tersebut turut melibatkan nelayan setempat.

Dari KMP Mutiara Timur I, para penumpang dan ABK dibawa ke kapal milik TNI AL. ”Penumpang yang sudah terevakuasi dengan RIB ataupun jukung nelayan dibawa ke Kapal Angkatan Laut,” kata Darmada. Berkaitan dengan perubahan data awal jumlah penumpang dan ABK, dia meminta untuk dikonfirmasi kepada pihak yang memiliki kewenangan. Berdasar catatan Jawa Pos ada tiga kali perubahan data penumpang.

Dari semula 271 dan ABK menjadi 260 penumpang dan ABK. Kemudian data tersebut kembali berubah lantaran ada pengurangan jumlah penumpang dari 236 menjadi 234 orang. Darmada menegaskan bahwa saat menerima laporan pihaknya fokus melaksanakan penyelamatan. ”Kami fokus evakuasi, mengupayakan seluruh yang berada di dalam kapal bisa diselamatkan,” tegas dia.

Secara keseluruhan, Basarnas Bali mengerahkan satu unit RIB dari Pos SAR di wilayah Karangasem, satu unit RIB dari unit siaga SAR di Nusa Penida, dan KN SAR Arjuna. Berdasar data dan laporan awal, lokasi kebakaran kapal berada pada koordinat 08°20’298″S – 115° 41’641″E. Sejauh ini belum diketahui pasti penyebab kebakaran kapal penumpang yang dinahkodai oleh kapten kapal bernama William tersebut. (*)

Reporter: JP Group

Usulan UMP Kepri Tahun 2023 Rp3,1 Juta

0
Uang rupiah
Ilustrasi. Foto: Dokumentasi Batam Pos

batampos – Pembahasan Upah Minimum Provinsi (UMP) Kepri tidak memerlukan waktu lama. Tidak ada perdebatan alot, sehingga penghitungan UMP Kepri kurang dari 3 jam selesai dan disepakati UMP Kepri Rp3.192.322.

“Kami mulai itu pukul 09.47, kurang dari jam setengah 1 sudah selesai,” kata Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kepri, Mangara Simarmata, Rabu (16/7/2022).

Cepatnya pembahasan UMP ini, kata Mangara karena berdasarkan PP nomor 36 tahun 2021, serta surat dari Kementerian Tenaga Kerja.

Baca Juga: Artotel Hotel Gelar Pameran Lukisan

“Sudah ada rumusannya, jadi bisa cepat,” ujarnya.

Saat ditanya kapan akan diumumkan? Mangara mengatakan bahwa rekomendasi UMP sudah disampaikan ke Gubernur Kepri.

“Tergantung gubernur nantinya. Namun, barusan kami mendapatkan kabar, ada sedikit perubahan,” ujar Mangara.

Baca Juga: Warga Berharap Operasi Pasar Dilanjutkan Hingga Jelang Natal dan Tahun Baru

Ia mengatakan, perubahan ini mengenai waktu pengumuman UMP. Namun, terkait kabar ini, Mangara mengaku belum mendapatkan surat resminya.

“Barusan di grup WA sudah ada. Kami tunggu surat resminya, jika memang ada perubahan kami siap saja,” ucapnya.

Reporter: Fiska Juanda

Lagi, SAR Temukan 1 Korban Kapal Pembawa PMI ke Malaysia

0

 

batampos – Hari ketiga pencarian korban kapal kayu pembawa Pekerja Migran Indonesia (PMI) tujuan Malaysia yang terbalik di Perairan Kabil, Kota Batam oleh Basarnas Tanjungpinang bersama masyarakat sekitar kembali menemukan satu jasad perempuan.

sar“Info dari warga ada penemuan 1 korban yaitu jasad perempuan,” kata Kepala Basarnas Tanjungpinang, Slamet Riyadi dalam keterangan persnya, Kamis (17/11/2022) pagi.

Sehingga berdasarkan data sementara yang dihimpun oleh Batam Pos, total korban yang sudah ditemukan sebanyak 3 orang.

BERITA AWAL: Kapal Kayu Pengangkut PMI Tenggelam di Perairan Kabil Batam

Sebelumnya pada Rabu ( 16/11) kemarin, Slamet Riyadi menyebutkan total semua penumpang kapal itu ternyata berjumlah sebanyak 8 orang dan yang sudah ditemukan sebelumnya dua korban yaitu perempuan inisial I yang ditemukan meninggal dan inisial Y masih hidup.

 

Reporter : Peri Irawan

Tolak PP 36/2021, KSPI Sarankan Menaker Keluarkan Permenaker UMP

0
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal (Istimewa)

batampos – Penolakan serikat pekerja/buruh terhadap penggunaan peraturan pemerintah (PP) 36/2021 dalam penetapan upah minimum provinsi/kabupaten (UMP/UMK) 2023 bulat. Tak bisa diganggu gugat. Sebagai gantinya, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah diberikan dua opsi untuk landasan hukumnya.

Hal ini ditegaskan kembali oleh Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal. Dia secara tegas menyebut, induk dari PP 36/2021 yakni Undang-undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) sudah dinyatakan inkonstitusional bersyarat oleh Mahkamah Konstitusi. Artinya, PP 36/2021 tidak dapat digunakan sebagai acuan dalam penetapan UMP/UMK 2023. ”Jadi ini tidak bisa dipakai,” tegasnya dalam konferensi pers secara daring, kemarin (16/11).

Selain itu, penggunaan PP 36/2021 dalam penetapan UMP/UMK 2023 dinilai tidak relevan. Sebab, daya beli buruh saat ini sudah turun hingga 30 persen akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan tak adanya kenaikan upah dalam 3 tahun berturut-turut. Dia menjelaskan, perhitungan dengan formula yang ada di PP 36/2022 tidak akan sanggup mendongkrak kembali penurunan tajam tersebut.

Pasalnya, ketika PP 36/2021 yang dipakai maka nilai kenaikan UMP/UMK akan berada di bawah nilai inflasi. Yakni, 2-4 persen saja. Walhasil, daya beli buruh akan semakin terpuruk. Inflasi sendiri secara umum diperkirakan mencapai 6,5 persen.

”Matematika apa yang dipakai APINDO? Dan hatinya di mana? pikirannya di mana? Tidak berpihak pada buruhnya sendiri,” keluhnya.

Di sisi lain, lanjut dia, jika bicara inflasi maka perlu diperhatikan jika inflasi dari 3 konsumsi utama buruh sudah jauh di atas inflasi umum. Misal, inflasi transportasi sudah mencapai 30 persen, sewa rumah naik hingga 12,5 persen, dan makanan sebesar 15 persen. Kendati demikian, buruh masih mau untuk menggunakan nilai inflasi umum asal tidak menggunakan PP 36/2021 dalam perhitungannya. ”Kalau menggunakan PP 36, kenaikannya hanya 2-4 persen. Tidak mungkin menggunakan itu. Masa naik upah di bawah inflasi. Ngawur,” tegasnya lagi.

Karena PP 36 tahun 2021 tidak dapat digunakan sebagai dasar hukum, maka pekerja/buruh menyarankan dua dasar hukum yang bisa digunakan oleh pemerintah. Pertama, pemerintah bisa kembali menggunakan PP No 78 Tahun 2015. Di mana, kenaikan upah minimum besarnya dihitung dari nilai inflasi ditambah besarnya pertumbuhan ekonomi. Kedua, Menaker mengeluarkan peraturan menteri ketenagakerjaan (permenaker) khusus untuk menetapkan UMP/UMK Tahun 2023, yang tentunya tak hanya menguntungkan pengusaha tapi juga mengakomodasi nasib pekerja/buruh.

Dalam kesempatan itu, Said juga menyinggung soal alasan resesi global yang digaungkan pengusaha agar perhitungan pengupahan menggunakan PP 36/2021. Dia menilai hal itu hanya akal-akalan saja. Sebab, berdasarkan data yang ada, resesi tidak akan berdampak nyata pada Indonesia.

”Resesi itu terjadi jika dalam dua kuartal berturut-turut pertumbuhan ekonominya negatif. Sedangkan saat ini pertumbuhan ekonomi kita selalu positif,” jelas pria yang juga menduduki jabatan presiden Partai Buruh tersebut.

Litbang Partai Buruh sendiri memprediksi, pertumbuhan ekonomi bisa berkisar antara 4-5 persen Januari-Desember 2022. Jika inflasi 6,5 persen dan pertumbuhan ekonomi 4-5 persen, maka harusnya kenaikan UMP/UMK di atas 6,5 persen hingga 13 persen. ”Dengan kata lain, kenaikannya harus lebih tinggi dari angka inflasi dan ditambah dengan alfa (atau pertumbuhan ekonomi),” pungkasnya. (*)

Reporter: JP Group

Amsakar: Saya Bukan Pengkhianat

0

 

batampos – Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, buka suara soal pencalonan dirinya dalam Pemilihan Wali Kota Batam 2024. Amsakar yang hingga saat ini masih memimpin semua hasil survei dari berbagai lembaga, menyatakan bahwa dirinya siap untuk maju.

Hal itu diungkapkan Amsakar dalam wawancara pada program “Ngopi @batampos” di kanal Youtube Batam Pos, yang dirilis Kamis (17/11).

“Saya akan maju mencalonkan diri. Sampai saat ini, saya tidak menemukan alasan untuk tidak maju,” ujarnya dalam wawancara yang dipandu Pemimpin Redaksi Batam Pos, Muhammad Iqbal.

Ini merupakan momen pertama Amsakar secara tegas menyatakan akan maju dalam Pemilihan Wali Kota Batam 2024.

Ihwal pencalonan dirinya ini telah memunculkan banyak rumor terkait hubungannya dengan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi. Sebab, pada saat yang sama, istri Rudi yakni Marlin Agustina, yang saat ini menjabat wakil gubernur Kepri, juga telah menyatakan diri akan maju dalam Pemilihan Wali Kota Batam 2024.

Terkait hal itu, Amsakar mengatakan, sejauh ini hubungannya dengan Rudi baik-baik saja. “Saya bukan pengkhianat. Saya tidak akan pernah menusuk Pak Rudi dari belakang,” katanya.

Amsakar menceritakan secara detil awal mula ia diajak Rudi berduet dalam Pemilihan Wali Kota Batam 2015 dan berlanjut pada Pilkada 2020. Ia juga bercerita tentang bagaimana komunikasinya dalam bekerja bersama Rudi dalam menjalankan roda pemerintahan di Batam.

Saksikan selengkapnya di “Ngopi @batampos” di kanal Youtube Batam Pos. (*)

Petir Menggelegar di Langit Batam, Warga: Kaget Banget

0
Hujan Cuaca
Ilustrasi. Awan hitam menyelimuti kawasan Batam Center. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Suara petir menggelegar di langit Batam dan mengagetkan sejumlah warga, Rabu (16/11/2022) sore. Kondisi itu disebabkan karena pertumbuhan awan Cumulonimbus cukup banyak.

Siti warga Tanjungsengkuang, Batuampar, sempat ketakutan mendengar kerasnya bunyi petir sore itu. Menurutnya, petir sore kemarin berbeda dengan petir-petir yang pernah ia dengar sebelumnya.

“Bunyi petirnya keras sekali, kaget banget. Paling keras itu setelah salat Ashar, efeknya sampai bikin dinding rumah bergetar,” ujar Siti.

Baca Juga: Anda yang Ingin Daftar Fun Bike dan Run Night PHRI Fest Sila ke Hotel Zest Ya ….

Forecaster BMKG Hang Nadim Batam, Nizam Mawardi, membenarkan adanya petir cukup kuat pada Rabu siang hingga sore. Kondisi tersebut disebabkan karena adanya awan Cumulonimbus di langit utara Batam yang berdekatan dengan perbatasaan Singapura -Batuampar.

“Memang benar adanya petir, penyebabnya awan Cumulonimbus Sebelah utara Batam, dekat sama Batuampar yang berbatasaan dengan Singapura,” terangnya.

Baca Juga: Pemko Batam Ubah Penggunaan Fuel Card Brizzi dengan Fuel Card 3.0 Produk Bank KB Bukopin

Menurut dia, awalnya awan Cumulonimbus berada di laut bagian utara yang kemudian bergerak ke bagian selatan. Sehingga sejumlah warga di daratan bisa mendengar petir cukup keras.

“Untuk beberapa daerah juga terjadi petir, tapi mungkin memang tak sekuat di Batuampar dan Bengkong,” sebutnya.

Baca Juga: Ini Kata Pihak Hotel 999 Terkait Kasus Prostitusi Anak di Bawah Umur

Disinggung prakiraan cuaca esok hari (hari ini, red), untuk wilayah Kepri berpotensi hujan. Khusus untuk Batam prakiraan hujan turun pada pagi hingga siang hari dan siang hingga sore. Intensitas ringan hingga sedang.

“Hujan yang turun juga berpotensi dengan petir serta angin kencang. Yakni diatas 25 knot atau 50 kilometer perjam untuk wilayah darat,” pungkasnya.(*)

Reporter: Yashinta