
batampos – Kasus gagal ginjal akut pada anak atau acute kidney injury (AKI) masih menghantui. Ada 14 anak yang masih menjalani perawatan akibat penyakit ini.
“Semua di RSCM (RSUP dr Cipto Mangunkusumo) yang merupakan rumah sakit rujukan,” kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan M Syahril kemarin (16/11). Dia menyatakan 14 ini merupakan rujukan dari sekitar DKI Jakarta.
Syahril menyatakan pasca pelarangan pemberian obat sirup untuk anak-anak, kasus AKI diklaimnya turun. Bahkan sejak 2 November lalu tak ada lagi kasus baru. Sejauh ini kasus AKI mencapai 324 anak. Ada 27 provinsi yang melaporkan kasus AKI.
Namun, Syahril tak menjawab ketika ditanya kapan 14 anak ini mulai dirawat di rumah sakit. Dia hanya menyatakan 14 anak ini mengalami AKI stadium 3. Karena itu memerlukan waktu yang lama untuk perawatan di rumah sakit. “Masih perlu perawatan intensif,” katanya.
Untuk pengobatan, Kemenkes mengandalan antidotum atau penawar bernama Fomepizole. Indonesia memiloki 246 vial obat ini. 87 persen diantaranya merupakan donasi dari beberapa negara. “Diberikan secara gratis kepada pasien,” tuturnya.
Sejauh ini ada 41 rumah sakit yang menerima Fomepizole. Seluruh rumah sakit ini ada di 34 provinsi.
Pada kesempatan lain, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito kemarin ke bertemu jaksa agung. Menurut Penny ini terkait dengan masalah industri farmasi yang melanggar ketentuan karena kedapatan ada cemaran etilena glikol (EG) dan dietilena glikol (DEG). Dua cemaran yang terdapat pada obat sirup ini dituding jadi faktor terbesar AKI. “Tentunya memohon dukungan untuk nanti proses penegakan hukumnya,” ujarnya.
Penny juga menyatakan pihaknya juga telah berdikusi terkait gugatan Lembaga Konsumen Indonesia ke PTUN. Dia menyatakan, dari Jamdatun akan membantu mendampingi lembaganya terkait gugatan ini. Menurutnya tuntutan berhaman bagaimana pengawasan BPOM. “Jadi BPOM sudah melakukan tugas dengan standar ketentuan yang ada. Tapi ini masalah kelalaian industri farmasi,” ungkapnya. (*)
Reporter: JP Group






“Info dari warga ada penemuan 1 korban yaitu jasad perempuan,” kata Kepala Basarnas Tanjungpinang, Slamet Riyadi dalam keterangan persnya, Kamis (17/11/2022) pagi.

