Rabu, 13 Mei 2026
Beranda blog Halaman 6418

Batam Raih Penghargaan Sebagai Daerah Perbatasan Terinovatif

0
pemko batam 7
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi (kanan) menerima penghargaan sebagai Innovative Government Award (IGA) 2022. Batam dinilai sebagai daerah perbatasan terinovatif. Foto: Diskominfo Batam untuk Batam Pos

batampos – Pemko Batam menerima penghargaan Innovative Government Award (IGA) 2022. Pengargaan diberikan karena Batam dinilai sebagai daerah perbatasan terinovatif.

Penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) itu diterima langsung oleh Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kantor Pusat Kemendagri.

“Alhamdulillah, Batam terus mengukir prestasi di tingkat nasional,” ujar Rudi.

Rudi menyampaikan, prestasi ini menjadi pemacu semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Batam untuk terus berinovasi.

Baca Juga: BP Batam-Korea Selatan Perpanjangan Proyek IPAL

“Inovasi yang dibuat samata-mata untuk memudahkan dan memberikan pelayanan terbaik ke masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Mendagri, Muhammad Tito Karnavian, mengatakan, IGA 2022 merupakan kegiatan tahunan dalam pemberian penghargaan. Bagi Tito, inovasi adalah jantung perubahan.

“Tidak ada lompatan pemerintah tanpa ada inovasi, maka sangat diperlukan faktor internal maupun eksternal,” ujarnya.

Baca Juga: Fasilitas LNG Dibangun di Kabil, Targetkan Kebutuhan Listrik Batam Terpenuhi

Untuk itu, dengan adanya IGA 2022 ini diharapkan menjadi pemacu daerah untuk terus berinovasi. Ia pun mengapresiasi panitia maupun daerah penerima IGA 2022.

“Terima kasih banyak para dewan juri yang sudah bekerja keras, dewan juri tadi ada dari pemerintahan, akademisi, hingga media dengan reputasi yang baik,” ujarnya.

“Dengan komposisi juri itu, saya yakin daerah yang terpilih, tidak ada KKN dalam prosesnya penjuriannya. Terima kasih panitia, acara ini mendongkrak daerah iklim kompetitif. Selamat yang mendapatkan award dan bagi yang belum dengan acara ini supaya terus termotivasi,” tambahnya.

Baca Juga: Harga Tiket Kapal Ferry Dumai Line Seluruh Rute

Turut hadir Menpan RB, Abu Bakar Azwar Anas, dan sejumlah kepala daerah penerima penghargaan.

Sementara itu, Kepala BSKDN Kemendagri, Yusharto Huntoyungo, menyampaikan ada lima kategori dalam penghargaan IGA 2022.

Kategori tersebut meliputi provinsi terinovatif, kabupaten terinovatif, kota terinovatif, daerah perbatasan terinovatif, dan daerah tertinggal terinovatif.

Baca Juga: ASDP Tambah Armada Kapal Roro Batam Tujuan Pakning

Setelah melalui proses panjang penilaian IGA, akhirnya diperoleh sejumlah daerah terinovatif yang akan mendapatkan penghargaan dalam puncak IGA 2022.

“Ada 7 provinsi terinovatif, 12 kabupaten terinovatif, 12 kota terinovatif, 5 daerah perbatasan terinovatif, dan 4 daerah tertinggal yang terinovatif,” ungkap Yusharto.(*)

BP Batam-Korea Selatan Perpanjangan Proyek IPAL

0
bp batam 15
Badan Pengusahaan (BP) Batam dan Korea sepakat untuk memperpanjang proyek pembangunan IPAL. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam dan Korea sepakat untuk memperpanjang proyek pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

BP Batam memprediksi kebutuhan air di Kota Batam diprediksi akan terus mengalami peningkatan mencapai 7.000 liter per detik (lpd) pada tahun 2045.

Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan, Binsar Tambunan, mengatakan, Batam memiliki keterbatasan daya dukung lahan dalam mendorong pemenuhan air melalui bendungan atau waduk.

Menurutnya, perlu strategi pengembangan kapasitas penyediaan air baku alternatif untuk memenuhi kebutuhan air minum yang akan terus meningkat dari tahun ke tahun.

Baca Juga: Fasilitas LNG Dibangun di Kabil, Targetkan Kebutuhan Listrik Batam Terpenuhi

Sesuai arahan dari Kepala BP Batam Muhammad Rudi, Tim BP Batam kemudian mendorong solusi pemenuhan kebutuhan air minum Batam ke depan, melalui konsep Batam Integrated Total Water Management (BITWM) strategi Pengelolaan Air dan Limbah Terpadu salah satunya adalah dari Recycle Instalansi Pengelolaan Air Limbah (IPAL).

“Pekerjaan konstruksi IPAL memang mengalami penundaan akibat pandemi covid-19 dan kendala teknis di lapangan yang merubah metode kerja. Adapun proyek IPAL Tahap 1 saat ini telah mencapai 90,8 persen.” kata Binsar.

General Manager Pengelolaan Lingkungan BP Batam, Iyus Rusmana mengatakan dengan sejumlah upaya konsolidasi, Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam kemudian berhasil memastikan pekerjaan konstruksi Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) dimulai kembali setelah disetujuinya perpanjangan waktu hingga September 2024 oleh The Export-Import (Exim) Bank of Korea (EDCF) Korea selaku Lender atau Peminjam.

Baca Juga: Harga Tiket Kapal Ferry Dumai Line Seluruh Rute

“Kementerian Keuangan RI sebelumnya telah mengirimkan permohonan resmi ke The Export-Import (Exim) Bank of Korea (EDCF) dan telah disetujui.” Ujar Iyus.

“dengan ini, BP Batam mengharapkan komitmen dari Hansol untuk segera memulai kembali sisa pekerjaan,” jelas Iyus.

Ia mengatakan saat ini sisa pekerjaan IPAL tinggal 10 persen.

IPAL Ditargetkan Selesai Pada 2024

Sisa konstruksi pekerjaan IPAL harus selesai pada 2024. Hal tersebut disampaikan Binsar dan Iyus saat lawatannya di Kantor The Export-Import Bank of Korea, Seoul, South of Korea, pada Kamis (22/12/2022) waktu Korea.

Baca Juga: Pengumuman! Pemko Batam Buka Lowongan 2.527 Formasi PPPK

Dalam pembahasan turut hadir, Kepala Satuan Pemeriksa Intern Konstantin Siboro, Kepala Biro Keuangan Siswanto, Kepala Biro Hukum Alex Sumarna, Manager Operasional dan Pemeliharaan Unit Usaha Pengelolaan Lingkungan Raden Rara Elly Nugrahini, dan Kasubbag Dukungan Strategis Pimpinan Batami Lily Marlina.

Ia bersama jajaran, bertemu dengan Perwakilan dari Economic Development Cooperation Fund (EDCF) The Export-Import Bank of Korea selaku Lender; Sunjin Engineering & Architecture Co, Ltd selaku Konsultan pengawas; Hansol Paper Co, Ltd selaku Kontraktor pelaksana Proyek.

Pertemuan ini secara khusus membahas action plan tindak lanjut permohonan perpanjangan waktu, jadwal pengerjaan kontraktor dan supervisi serta timeline penyelesaian proyek.

Baca Juga: BPOM Batam Awasi Penjualan Parcel Nataru

Komitmen tersebut kemudian dituangkan dalam Memorandum of Meeting (MoM) yang ditandatangani bersama oleh semua pihak, yakni BP Batam, EDCF, Hansol dan Sunjin.

MoM menyatakan komitmen semua pihak untuk kembali memulai proyek pengerjaan IPAL di Batam sesuai dengan prosedur dan timeline pekerjaan tepat waktu.

Director of Asia Div III Philipines and Indonesia, EDCF Operations Dept.1, Mrs. Jinny Lee yang menerima kunjungan ini menyampaikan apresiasi kepada BP Batam yang telah gigih dan secara serius menyiapkan solusi kebutuhan air baku bagi Batam melalui IPAL.

“Kami mengapresiasi atas apa yang telah dilakukan BP Batam, termasuk bagaimana meyakinkan publik bahwa proyek ini merupakan kebutuhan jangka panjang dan sangat baik bagi lingkungan. Termasuk bagi Korea dulu ini juga merupakan tantangan.” Kata Jinny.

Baca Juga: Jadwal Kapal dan Harga Tiket Ferry Dumai Express Semua Rute

Korea selama ini mampu mengembangkan sektor air semenjak 1960. Tercatat Korea berhasil mengembangkan Waste Water Treatment Facilities / IPAL sebanyak 698 (hingga 2020).

“Kami harapkan BP Batam dapat mengawal dan kontraktor mengeksekusi pelaksanaan sesuai rencana. Semoga kerja sama ini dapat terus berlanjut dan membawa manfaat bagi masyarakat.” Tutup Jinny.(*)

BP Batam-Korea Selatan Perpanjangan Proyek IPAL

0
bp batam 15
Badan Pengusahaan (BP) Batam dan Korea sepakat untuk memperpanjang proyek pembangunan IPAL. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam dan Korea sepakat untuk memperpanjang proyek pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

BP Batam memprediksi kebutuhan air di Kota Batam diprediksi akan terus mengalami peningkatan mencapai 7.000 liter per detik (lpd) pada tahun 2045.

Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan, Binsar Tambunan, mengatakan, Batam memiliki keterbatasan daya dukung lahan dalam mendorong pemenuhan air melalui bendungan atau waduk.

Menurutnya, perlu strategi pengembangan kapasitas penyediaan air baku alternatif untuk memenuhi kebutuhan air minum yang akan terus meningkat dari tahun ke tahun.

Baca Juga: Fasilitas LNG Dibangun di Kabil, Targetkan Kebutuhan Listrik Batam Terpenuhi

Sesuai arahan dari Kepala BP Batam Muhammad Rudi, Tim BP Batam kemudian mendorong solusi pemenuhan kebutuhan air minum Batam ke depan, melalui konsep Batam Integrated Total Water Management (BITWM) strategi Pengelolaan Air dan Limbah Terpadu salah satunya adalah dari Recycle Instalansi Pengelolaan Air Limbah (IPAL).

“Pekerjaan konstruksi IPAL memang mengalami penundaan akibat pandemi covid-19 dan kendala teknis di lapangan yang merubah metode kerja. Adapun proyek IPAL Tahap 1 saat ini telah mencapai 90,8 persen.” kata Binsar.

General Manager Pengelolaan Lingkungan BP Batam, Iyus Rusmana mengatakan dengan sejumlah upaya konsolidasi, Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam kemudian berhasil memastikan pekerjaan konstruksi Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) dimulai kembali setelah disetujuinya perpanjangan waktu hingga September 2024 oleh The Export-Import (Exim) Bank of Korea (EDCF) Korea selaku Lender atau Peminjam.

Baca Juga: Harga Tiket Kapal Ferry Dumai Line Seluruh Rute

“Kementerian Keuangan RI sebelumnya telah mengirimkan permohonan resmi ke The Export-Import (Exim) Bank of Korea (EDCF) dan telah disetujui.” Ujar Iyus.

“dengan ini, BP Batam mengharapkan komitmen dari Hansol untuk segera memulai kembali sisa pekerjaan,” jelas Iyus.

Ia mengatakan saat ini sisa pekerjaan IPAL tinggal 10 persen.

IPAL Ditargetkan Selesai Pada 2024

Sisa konstruksi pekerjaan IPAL harus selesai pada 2024. Hal tersebut disampaikan Binsar dan Iyus saat lawatannya di Kantor The Export-Import Bank of Korea, Seoul, South of Korea, pada Kamis (22/12/2022) waktu Korea.

Baca Juga: Pengumuman! Pemko Batam Buka Lowongan 2.527 Formasi PPPK

Dalam pembahasan turut hadir, Kepala Satuan Pemeriksa Intern Konstantin Siboro, Kepala Biro Keuangan Siswanto, Kepala Biro Hukum Alex Sumarna, Manager Operasional dan Pemeliharaan Unit Usaha Pengelolaan Lingkungan Raden Rara Elly Nugrahini, dan Kasubbag Dukungan Strategis Pimpinan Batami Lily Marlina.

Ia bersama jajaran, bertemu dengan Perwakilan dari Economic Development Cooperation Fund (EDCF) The Export-Import Bank of Korea selaku Lender; Sunjin Engineering & Architecture Co, Ltd selaku Konsultan pengawas; Hansol Paper Co, Ltd selaku Kontraktor pelaksana Proyek.

Pertemuan ini secara khusus membahas action plan tindak lanjut permohonan perpanjangan waktu, jadwal pengerjaan kontraktor dan supervisi serta timeline penyelesaian proyek.

Baca Juga: BPOM Batam Awasi Penjualan Parcel Nataru

Komitmen tersebut kemudian dituangkan dalam Memorandum of Meeting (MoM) yang ditandatangani bersama oleh semua pihak, yakni BP Batam, EDCF, Hansol dan Sunjin.

MoM menyatakan komitmen semua pihak untuk kembali memulai proyek pengerjaan IPAL di Batam sesuai dengan prosedur dan timeline pekerjaan tepat waktu.

Director of Asia Div III Philipines and Indonesia, EDCF Operations Dept.1, Mrs. Jinny Lee yang menerima kunjungan ini menyampaikan apresiasi kepada BP Batam yang telah gigih dan secara serius menyiapkan solusi kebutuhan air baku bagi Batam melalui IPAL.

“Kami mengapresiasi atas apa yang telah dilakukan BP Batam, termasuk bagaimana meyakinkan publik bahwa proyek ini merupakan kebutuhan jangka panjang dan sangat baik bagi lingkungan. Termasuk bagi Korea dulu ini juga merupakan tantangan.” Kata Jinny.

Baca Juga: Jadwal Kapal dan Harga Tiket Ferry Dumai Express Semua Rute

Korea selama ini mampu mengembangkan sektor air semenjak 1960. Tercatat Korea berhasil mengembangkan Waste Water Treatment Facilities / IPAL sebanyak 698 (hingga 2020).

“Kami harapkan BP Batam dapat mengawal dan kontraktor mengeksekusi pelaksanaan sesuai rencana. Semoga kerja sama ini dapat terus berlanjut dan membawa manfaat bagi masyarakat.” Tutup Jinny.(*)

Bersinar di Qatar, Josko Gvardiol Jadi Rebutan Real Madrid dan Chelsea

0
Bek timnas Kroasia Josko Gvardiol saat bermain dalam pertandingan untuk memperebutkan juara ketiga Piala Dunia 2022 melawan Maroko di Khalifa International Stadium, Doha pada 17 Desember 2022. (ANTARA/AFP/PAUL ELLIS)

batampos – Real Madrid sedang mempertimbangkan untuk mendatangkan bek muda berbakat RB Leipzig Josko Gvardiol asal Kroasia.

Bek tengah berusia 20 tahun tersebut tampil mengesankan untuk timnas Kroasia saat mereka finis peringkat ketiga di Piala Dunia 2022 Qatar, setelah di semifinal kalah 0-3 dari Argentina yang akhirnya menjadi juara dunia.

Menurut laporan Marca pada Kamis, Real Madrid telah lama mempertimbangkan untuk mendatangkan Gvardiol dan akan mencoba melakukannnya.

Baca Juga: Manchester City Singkirkan Liverpool dari Piala Liga

Gvardiol, yang telah tampil 19 kali untuk timnas Kroasia, bermain 90 menit dari setiap pertandingan saat timnya mencapai semifinal dan meraih peringkat ketiga turnamen setelah mengalahkan Maroko di Piala Dunia 2022.

Dia dianggap sebagai salah satu pemain paling berpotensi di dunia sepak bola. Gvardiol juga tampil mengesankan selama 18 bulan di klub Jerman RB Leipzig setelah bergabung dari klub Kroasia, Dinamo Zagreb.

Baca Juga: Serangan Kedua Emiliano Martinez kepada Mbappe

Gvardiol bergabung ke tim Jerman itu dengan nilai transfer sekira 15 juta poundsterling (Rp250 miliar), tetapi harganya meroket setelah ia menjalani 42 pertandingan Bundesliga dan menjadi starter reguler untuk timnas Kroasia di Piala Dunia 2022.

Klub Liga Premier Inggris Chelsea dikabarkan siap bersaing dengan Real Madrid untuk mendapatkan tanda tangan Gvardiol. (*)

 

 

 

Reporter: JPGroup

 

 

 

 

Serangan Kedua Emiliano Martinez kepada Mbappe

0
Emiliano Martinez membawa boneka bergambar wajah Kylian Mbappe dalam arak-arakan skuad Argentina sebagai juara Piala Dunia 2022 di Buenos Aires kemarin (21/12) WIB. (TWITTER )

batampos – Kiper Argentina Emiliano Martinez menjadi sosok tengil setelah meraih juara Piala Dunia 2022. Momen pertama adalah ketika dia mengarahkan trofi Golden Glove ke alat vitalnya seperti gestur cojones.

Selanjutnya, yang juga viral, adalah ketika Emi –sapaan akrabnya– mengejek striker Prancis Kylian Mbappe.

Momen itu tertangkap kamera ketika Argentina melakukan arak-arakan trofi juara di Buenos Aires kemarin (21/12) WIB. Emi membawa boneka bayi dengan potongan kertas berwajah Mbappe.

Baca Juga: Menebak Hubungan Messi dan Mbappe di PSG Setelah Final Piala Dunia yang Panas

Itu bukan ejekan pertama Emi kepada Mbappe. Di ruang ganti, kiper Aston Villa tersebut sempat mengatakan ”minute to silence” yang ditujukan kepada Mbappe.

Ejekan Emi diduga karena komentar Mbappe tahun lalu. Kala itu Donatello –julukan Mbappe– menyebut bahwa level sepak bola di Amerika Latin tidak sekompetitif di Eropa.

’’Dia (Mbappe, Red) mengatakan itu karena tidak berkarier di sana (Amerika Latin, Red). Jika tidak ada pengalaman di sana, lebih baik tidak usah berkomentar,’’ ujar Emi seperti dilansir Daily Mail.

Baca Juga: Manchester City Singkirkan Liverpool dari Piala Liga

Di sisi lain, Mbappe seolah ingin cepat melupakan kekalahan di final Piala Dunia Qatar. Salah satu caranya adalah kembali berlatih di Camp des Loges, markas klubnya, Paris Saint-Germain, kemarin.

Hal itu cukup mengejutkan karena hanya berjarak kurang dari tiga hari setelah final. Alhasil, Mbappe yang awalnya dipastikan absen melawan RC Strasbourg pada journee ke-16 Ligue (29/12) kini berpeluang tampil. (*)

 

 

 

Reporter: JPGroup

Refleksi Hari Ibu: ”Dari Pilihan Kata ‘Ibu Atau Cinta’ Hingga Bahasa”

0
Rahmat, S.A.g., M. Hum.
Kepala Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau

DUA hari lalu, 22 Desember adalah perayaan Hari Ibu di tanah air ini. Hari yang seharusnya diberi warna lebih oleh penduduk Indonesia, di setiap sudut kota maupun pelosok desa. Sayang, girahnya terkesan hambar. Bahkan kemungkinan besar, kebanyakan masyarakat Indonesia tidak mengetahuinya.

Padahal, Ir. Soekarno, Presiden Pertama kita telah menetapkannya sebagai hari nasional yang bukan hari libur dengan Keppres Nomor 316 Tahun 1959 sejak 16 Desember, 63 tahun lalu.

Memang, penulis tidak melakukan riset atau menyebarkan angket survei ala kadar untuk melihat pengetahuan “warga +62” tentang perayaan Hari Ibu itu, atau mencoba bertanya, manakah yang lebih mereka kenali, Hari Ibu Indonesia (22 Desember) atau “Mother’s Day” yang diperingati setiap Mei oleh kebanyakan warga dunia? Jawabannya tentu akan beragam bergantung pada pengetahuan mereka masing-masing.

Penulis sendiri tidak mau “ambil pusing” atas jawaban yang mereka pilih. Bagi penulis, mau Hari Ibu atau Mother’s Day, sama saja. Secara semantik, keduanya mengacu pada sosok yang sama: para ibu yang telah melahirkan generasi ke generasi. Dari mulut mereka pula, suatu bahasa diwariskan, dalam konteks yang lebih luas, budaya diturunkan. Pembedanya hanya media bahasa yang digunakan.

Setiap negara punya alasan historis di balik penetepan waktu tersebut, demikian pula Indonesia. Dalam buku Biografis Tokoh Kongres Perempuan Indonesia Pertama I (Suratmin, dkk., 1991) disebutkan bahwa penentuan tersebut mengacu pada pelaksanaan Kongres Perempuan Indonesia I yang dihelat 22–25 Desember 1928, setelah Kongres Pemuda II sukses digelar.

Kongres Perempuan yang dilangsungkan di Yogyakarta itu dihadiri lebih dari 1000 orang yang berasal dari sejumlah perwakilan organisasi kewanitaan hingga perwakilan perhimpunan pergerakan, partai politik, dan organisasi pemuda.

Kongres bersejarah tersebut dipimpin oleh R.A. Soekonto serta didampingi oleh dua wakil: Nyi Hadjar Dewantara dan Soejatin.

Ada tiga keputusan penting yang dihasilkan, yaitu: 1) pendirian Perikatan Perkumpulan Perempuan Indonesia (PPPI), 2) pembentukan studie fonds (dana studi) untuk anak-anak perempuan yang tidak mampu membayar biaya sekolah dan usaha pemajuan kepanduan putri, dan 3) pencegahan perkawinan di bawah umur.

Ketiga poin ini dianggap benar-benar memperjuangkan kehormatan perempuan pada taraf yang selayaknya karena mengandung substansi yang begitu sakral. Itulah alasan utama peristiwa bersejarah itu menandai Hari Ibu di Indonesia.

Lalu, perayaan lain berkaitan dengan kata ibu yang bernilai sakral adalah Hari Bahasa Ibu Internasional atau yang lazim disebut International Mother Language Day. Hari Bahasa Ibu Internasional tidak kalah pentingnya dari Hari Ibu itu sendiri. Alasannya, bahasa dan ibu adalah dua kata yang tak mungkin dipisahkan satu sama lain.

Khusus kata ibu, saking keramatnya, hasil survei The British Council yang dirilis di Independent.Co.UK, media ternama di Inggris pada 25 November 2004 silam mencatumkan kata itu di peringkat pertama sebagai kata yang paling indah untuk disebut dan dibicarakan.

Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 40 ribu responden dilibatkan dari 102 negara di dunia yang berkategori Non English Speaking. Bahkan, kata cinta yang konon begitu dielu-elukan manusia di jagad raya ini hanya menempati urutan keempat dari sepuluh kata teratas: ibu, gairah/semangat, senyum, cinta, keabadian, fantastis, takdir, kemerdekaan, kebebasan, dan ketenangan.

Memang, kata ibu merupakan kata yang begitu mulia. Tuhan pun memilih kata ummu untuk mendeskripsikan sosok ibu. Kata ummu dalam bahasa Arab bermakna ‘sumber yang baik dan suci’ atau ‘sesuatu yang besar dan penting’. Karena itu, Tuhan menyebut Makkah dengan ummul qura ‘kota suci tempat turunnya risalah tauhid’ (QS. 6: 92) dan ummul kitab untuk ‘kitab yang menyimpan segala ilmu-Nya’ (QS. 13:39).

Penulis semakin “tergelitik” untuk semakin mencari kata ibu dalam berbagai bahasa di dunia. Hampir semua bahasa memiliki lema yang hampir sama untuk mendeskripsikan kata ibu. Contohnya, bahasa Mandarin menggunakan kata ‘mãma’, Hindi ‘ma’, Inggris ‘mam’, Quechua ‘mama’, Korea ‘eomma’, kita orang Indonesia memanggilnya ‘mak’.

Uniknya, hasil kajian menunjukkan bahwa bunyi palatal m, p, dan b adalah bunyi konsonan pertama yang dapat ditiru bayi. Bayi hanya perlu membuka dan menutup bibir mereka untuk membuat bunyi tersebut.

Hari Bahasa Ibu Dunia dirayakan setiap tahun pada 21 Februari. Perayaan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya bahasa pada masyarakat dengan budaya dan bahasa yang beragam di seluruh dunia.

Deklarasi Hari Bahasa Ibu Internasional didasari atas perjuangan rakyat Pakistan Timur yang memperjuangkan bahasa ibu mereka “Bengali” dijadikan sebagai bahasa resmi negara selain bahasa Urdu. Saat itu, Pakistan masih terbelah dua; Pakistan Timur (Bangladesh) dan Pakistan Barat (Pakistan).

Orang-orang Pakistan Timur turun ke jalan-jalan dan memprotes keras hal itu. Unjuk rasa itu dikomandoi oleh mahasiswa Universitas Dhaka. Situasi semakin genting, pada 21 Februari 1952, polisi melepaskan tembakan kepada para demonstran.

Empat mahasiswa: Salam, Barkat, Rafiq, dan Jabbar tewas, ratusan lainnya terluka. Oleh UNESCO dalam Sidang Konferensi Umum pada 17 November 1999 silam, momen pergolakan ini ditetapkan sebagai International Mother Language Day dan dijadikan simbol perjuangan orang-orang yang memperjuangkan eksistensi bahasa ibu. Sejak saat itu, International Mother Language Day menjadi ritual tahunan yang dirayakan di seluruh dunia.

Menjelang perayaan tersebut, UNESCO mengagendakan sejumlah diskusi tentang program-program preservasi, revitalisasi, dan selebrasi bahasa ibu dengan mengundang para pelaku pelindungan bahasa dari berbagai penjuru dunia, terutama negara-negara yang memiliki banyak bahasa.

Salah satu kegiatan tersebut adalah kegiatan bertajuk High-level Celebration of the International Decade of Indigenous Languages (IDIL) yang telah digelar di Paris pada 13 Desember 2022 lalu. Kegiatan itu merupakan ajang berbagi praktik baik antarnegara dalam mengatasi krisis bahasa lokal.

Indonesia sebagai negara multibahasa dengan jumlah 718 bahasa turut hadir. Kali ini diwakili oleh Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemendikbudristek, Prof. E. Aminuddin Aziz, Ph.D.

Dalam “kesempatan emas” berbicara di forum terhormat UNESCO tersebut, Prof. Aminudin Aziz menyampaikan orasinya yang berjudul “Indigenous Languages for Social Inclusion: Quality Education, Knowledge Creation, and Advocacy”.

Orasi tersebut memaparkan praktik baik Indonesia dalam merevitalisasi bahasa-bahasa daerah. Secara spesifik, beberapa hal yang disampaikan adalah bahwa Indonesia begitu serius memberdayakan kekayaaan bahasa masyarakatnya.

Keseriusan itu terwujud melalui kebijakan negara untuk menjamin akses bagi anak sekolah dalam mempelajari bahasa daerah mereka sendiri.

Program Kemendikburistek dengan inisiatif baru “Platform Merdeka Belajar Episode Ke-17: Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD) telah memungkinkan semua peserta didik di sekolah dasar dan menengah guna mempelajari bahasa daerah mereka sendiri sesuai dengan minat belajar mereka.
Ajang Festival Tunas Bahasa Ibu merupakan manifestasi dari RBD tersebut. Melalui festival itu, beragam jenis lomba dilaksanakan, seperti mendongeng, berpidato, bertembang, membaca dan menulis aksara, membaca puisi, menulis cerita pendek, dan komedi tunggal. Tahun 2021, tiga provinsi dijadikan pilot project: Jabar, Jateng, dan Sulsel.

Tahun 2022 ini, Program RBD telah melebar ke 13 Provinsi di Indonesia, dan gaungnya bergema begitu meriah. Bagaimana tidak, tercatat lebih dari 3,3 juta penutur muda telah berpartisipasi merayakannya. Partisipasi luar biasa itu sebagai salah satu indikator keberhasilan pemerintah dalam upaya merevitalisasi 39 bahasa daerah di sana.

Keterlibatan pemda dan kolaborasi apik dengan Badan pengembangan dan Pembinaan Bahasa melalui balai atau kantor bahasa yang tersebar di daerah telah menjadikan program RBD sebagai program inovatif dan wadah yang menyenangkan bagi anak-anak untuk mengekspresikan rasa cinta mereka terhadap bahasa daerah.

Rasa cinta dan bangga partisipan muda terhadap bahasanya adalah hal urgen yang selama ini mulai hilang prestisenya. Harapan Prof. Aminudin Aziz dan juga harapan kita semua, upaya ini harus dilanjutkan dan diperluas ke semua pemilik bahasa daerah di nusantara ini, mengingat begitu pentingnya bahasa daerah dijaga dan dirawat sebagaimana mestinya.

Mengapa bahasa daerah (ibu) menjadi begitu penting? Jawabannya sederhana, penulis mengutip Koentjaraningrat (1980) “Bahasa adalah saka guru kebudayaan. Saka guru adalah tiang terbesar sebuah bangunan”.

Bisa dibayangkan bagaimana jika tiang penyangga terbesarnya runtuh. Ketika bahasa punah, punah pulalah keragaman budaya penuturnya. Itu sama saja bermakna hilang identitas diri pemiliknya.
Sebuah rasa kehilangan yang tak terperi. Kita hanya berharap, moga-moga jua tidak sampai hilang harga diri ketika anak-anak kita seolah harus menanggung malu dan terpojokkan jika menggunakan bahasa ibu mereka sendiri. Sungguh memprihatinkan! Saatnya kini generasi muda berteriak lantang: Selamat hari Ibu! Suaramu adalah bahasaku. (*)

Oleh: Rahmat, S.A.g., M. Hum.
Kepala Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau

Manchester City Singkirkan Liverpool dari Piala Liga

0
Selebrasi Erling Haaland (kanan) setelah mencetak gol untuk Manchester City. (Jason Cairnduff/AFP/Reuters/Antara)

batampos – Sundulan Nathan Ake menjadi penentu kemenangan Manchester City atas juara bertahan Liverpool dalam laga 16 besar Piala Liga yang berakhir dramatis 3-2 di Stadion Etihad, Kamis (22/12).

Pertemuan itu menjadi pembuka bagi kembalinya aksi kompetitif dua kelas berat sepak bola Inggris itu setelah jeda Piala Dunia. Dikutip dari AFP seperti dilansir dari Antara, City yang juara Liga Premier dua kali memimpin melalui Erling Haaland dan Riyad Mahrez, untuk dua kali disamakan Liverpool lewat gol Fabio Carvalho dan Mohamed Salah.

Tapi setelah Ake mengubah skor menjadi 3-2 sesaat sebelum satu jam, tim tamu tidak mampu menyamakan kedudukan lagi. Manajer City Pep Guardiola memasukkan enam pemain yang tampil pada Piala Dunia 2022 dalam sebelas pemain pertamanya. Ake, Manuel Akanji, Aymeric Laporte, Rodri, Kevin De Bruyne, dan Ilkay Gundogan, semuanya terlibat sejak kick-off.

Baca Juga: Menebak Hubungan Messi dan Mbappe di PSG Setelah Final Piala Dunia yang Panas

Bos Liverpool Jurgen Klopp yang timnya mengalahkan Chelsea 11-10 dalam adu penalti di Wembley pada Februari saat The Reds memenangkan Piala Liga untuk kesembilan kalinya, juga menurunkan tim terkuat. Lini depan tim asuhan pelatih asal Jerman itu memasukkan Salah, Darwin Nunez, dan Carvalho.

Kapten Liverpool Jordan Henderson berada di bangku cadangan tetapi Trent Alexander-Arnold sama sekali tidak dilibatkan, sementara bek Virgil van Dijk juga tak muncul setelah bertugas dalam Piala Dunia.

Haaland dan Cole Palmer sama-sama gagal mencetak gol pada menit-menit awal, tetapi tidak lama kemudian bintang Norwegia itu menebus kesalahannya. Haaland meneruskan umpan silang De Bruyne pada menit ke-10 setelah berada di depan Joe Gomez untuk mencetak gol ke-24 musim ini.

Baca Juga: Posisi Hugo Lloris Terancam Usai Kegagalan di Piala Dunia 2022

Liverpool menyamakan kedudukan 10 menit kemudian ketika Carvalho menyelesaikan umpan silang James Milner. Tim tamu membuat dua perubahan pada babak pertama ketika Fabinho dan Alex Oxlade-Chamberlain masuk menggantikan gelandang Stefan Bajcetic dan Carvalho.

Tapi Liverpool tertinggal lagi ketika Mahrez melepaskan tembakan dari sisi kanan area penalti menyusul umpan silang dari Rodri. Keunggulan City menguap lebih dari satu menit kemudian ketika Nunez berlari melewati Laporte di sisi kiri, dengan Salah memanfaatkan posisi tengah guna membuat Liverpool menyamakan kedudukan 2-2.

Baca Juga: Sambut Sang Juara, Timnas Argentina dan Trofi Nyaris Tersangkut Kabel Listrik

City kembali unggul untuk ketiga kalinya pada menit ke-58 ketika Ake menyambut umpan silang yang luar biasa dari De Bruyne menjadi gol. Oxlade-Chamberlain dijatuhkan dalam penalti setelah bertabrakan dengan Ake pada menit ke-69 tetapi The Reds tak mendapatkan hadiah penalti.

Liverpool nyaris menyamakan kedudukan lagi ketika umpan luar biasa Naby Keita membuat Nunez yang berada di sisi lapangan bebas di pinggir lapangan kanan. Tapi setelah berlari melewati pertahanan City, Nunez melepaskan tembakan yang melebar jauh dari tiang. (*)

 

 

 

Reporter: Antara

Ikhtiar Pengendalian Inflasi hingga Pengamanan Nataru di Batam, Ini Pemaparan Amsakar di Hadapan Gubernur

0
APel Pengamanan Natal Dan Tahun Baru 1 F Cecep Mulyana scaled e1671768548920
Ilustrasi: Kapolda Kepri Irjen Pol Aris Budiman bersama Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina Rudi, Walikota Batam Muhammad Rudi dan Forkopimda meninjau pasukan saat apel gelar pasukan Op Lililn 2022 Pengamanan Natal dan Tahun Baru di Mapolda Kepri, Kamis (22/12). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad menghadiri Rapat Koordinasi di Gedung Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Tanjungpinang, Kamis (22/12).

Rapat tersebut dihadiri pimpinan daerah se-Kepulauan Riau dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kepri dipimpin langsung Gubernur Kepri Ansar Ahmad.

Amsakar menyampaikan sejumlah hal diantaranya perihal penanganan inflasi, berbagai lompatan pembangunan atau peningkatan ekonomi yang kini sangat masif.

Baca Juga: Fasilitas LNG Dibangun di Kabil, Targetkan Kebutuhan Listrik Batam Terpenuhi

Seperti diketahui, setiap tahun Pemko Batam kerap selalu hadir untuk menghindari maupun menekan gejolak harga bahan pokok melalui operasi pasar, baik lewat pasar sembako murah maupun lainnya.

“Pengendalian inflasi juga ada kaitannya dengan menggerakkan ekonomi. Alhamdulillah data pertumbuhan ekonominya mengalami kenaikan dari 4,75 persen 2021 lalu, tahun 2022 ini bocoran yang kita dapatkan meningkatkan,” imbuhnya.

Operasi pasar mengikutsertakan para distributor hingga perbankan melalui TPID, makanya harga komoditas dijual dibawah harga pasar yang tersebar di 20 lokasi pasar murah.

Karena program ini, inflasi cenderung terkendali walau ia akui pihaknya akan terus melakukan perbaikan guna mengukuhkan peran untuk masyarakat.

“Soal kendali harga kami minta parsitipasi dari rekan-rekan distributor,” ujarnya.

Baca Juga: Kota Batam Dua Terendah Pelayanan Publik di Kepri

Selain upaya pengendalian inflasi, pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Setidaknya, ada tujuh rumah sakit, 12 bank hingga ratusan geraja jadi objek pengamanan.

Personil pengamanan dari TNI Polri, Pemko Batam (Satpol PP dan Dishub Batam) serta Ditpam BP Batam.

Ia juga menyampaikan bahwa Batam terdapat tujuh pos pengamanan yakni di Nagoya Hill, Pelabuhan Domestik Sekupang, Dataran Engku Putri, di Pelabuhan Roro Telaga Punggur.

“Selanjutnya Pelabuhan Domestik Punggur kemudian Pos Terpadu Hang Nadim serta di Jembatan 1 Barelang,” katanya.

Baca Juga: Pengumuman! Pemko Batam Buka Lowongan 2.527 Formasi PPPK

Rapat ini juga disejalankan dengan Penandatangan Perjanjian Kerjasama Antara Pemerintah Provinsi dengan BPH Migas Tentang Pengendalian dan Pengawasan dalam Perindustrian Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan pada Konsumen Pengguna di Provinsi Kepulauan Riau.

Amsakar mengungkapkan telah mengajukan tentang pengajuan perubahan kuota pada bahan bakar migas.

Dengan rinciannya LPG 3 kg dari yang semula kuota 40.402 metrikton menjadi 43.050 metrikton. Lalu, pertalite dari 207.000 menjadi 274.000 kemudian solar 43.632 kiloliter menjadi 79.611 kiloliter

“Ini semua disampaikan atas pertimbangan yang objektif terutama untuk menyikapi permintaan para nelayan pak gub seperti yang sudah kita sampaikan,” pungkasnya. (*)

 

 

 

Reporter: YULITAVIA

Pengurus dan Anggota PKK Kelurahan Sei Lekop Tukar Kado saat Peringati Hari Ibu

0

 

 

batampos – Ibu-Ibu TP PKK Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur memperingati Hari Ibu yang Ke-94 pada Kamis (22/12/2022). Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga diadakan tukar kado antara pengurus dan anggota TP PKK Kelurahan Sei Lekop.

Foto:Kiriman Riswan untuk Batam Pos
Pengurus dan anggota TP PKK Kelurahan Sei Lekop saling bertukar kado dalam peringatan Hari Ibu, Kamis (22/12/2022).

Turut menghadiri Ketua TP PKK Kecamatan Bintan Timur, Sri Mulyati.

Ketua TP PKK Kelurahan Sei Lekop, Suhayriyah mengatakan, kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap bulan.

“Ini pertemuan bulanan PKK, hanya kegiatan ini disejalankan peringatan Hari Ibu,” kata istri dari Lurah Sei Lekop, Riswan.

Selain ramah tamah, diadakan juga kegiatan tukar kado antara pengurus dan anggota PKK Kelurahan Sei Lekop.

Kemudian, dilanjutkan pemberian penghargaan berupa kado untuk Bunda lansia karena rajin mengikuti pertemuan yang diadakan TP PKK Kelurahan Sei Lekop.

“Walaupun usianya tidak muda lagi, anggota tersebut rajin mengikuti pertemuan bulanan PKK, jadi kita apresiasi dengan memberi penghargaan,” kata dia.

Dari peringatan hari Ibu, dia berharap, dapat menjadi ibu yang bisa mendidik anak-anaknya untuk menjadi anak yang berakhlak mulia. (*)

 

 

Reporter: Slamet Nofasusanto

Lawan Korupsi, Pemprov Kepri-KPK Teken Komitmen Kerjasama

0

batampos– Pemerintah Provinsi Kepri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penanandatangan kerjasama penanganan pengaduan dalam pemberatasan korupsi, Kamis (22/12/) di TCC Aston Tanjungpinang. Agenda ini disejalankan dengan Rapat Koordinasi Pengawasan Daerah.

Penandatangan komitmen tersebut dilakukan oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad dengan Deputi Informasi dan Data KPK, Mochamad Hadiyana. Lewat kerjasama ini, KPK bersama Pemerintah Daerah sepaham untuk terus memperkuat penecegahan tindak korupsi.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menegaskan bahwa pemerintah harus melakukan berbagai langkah dan strategi untuk mendorong pencegahan korupsi di Indonesia terutama di Provinsi Kepri, untuk menghilangkan kasus tindak korupsi, kolusi, dan nepotisme.

BACA JUGA: Ikuti Rakor KPK, Plt Bupati Bintan Sebut Kesehatan Masyarakat Menjadi Prioritas

“Sebagaimana diamanatkan dalam pasal 2 Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 tentang sistem pengendalian intern pemerintah (SPIP),” ujar Gubernur Kepri, Ansar Ahmad.

Gubernur meyakini bahwa koordinasi yang dilakukan saat ini merupakan wujud nyata dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan untuk mencapai pengelolaan keuangan negara yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

Gubernur Ansar juga menyebutkan bahwa Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) memiliki peran kunci dalam efisiensi dan efektivitas pencapaian tujuan penyelenggaraan tugas dan fungsi pemerintah daerah memberikan peringatan dini (early warning).

Menurutnya, dalam mewujudkan terlaksananya pengendalian intern yang efektif, peran APIP sangat dibutuhkan didalamnya, yaitu memberikan keyakinan yang memadai atas ketaatan, kehematan, efisiensi dan efektivitas pencapaian tujuan penyelenggaraan tugas dan fungsi pemerintah daerah.

“Selain itu adalah memberikan early warning dan meningkatkan efektivitas manajemen risiko dalam pemerintah daerah, serta memelihara dan meningkatkan kualitas tata kelola penyelenggaraan,” jelas Gubernur.

Terakhir, Gubernur kembali menegaskan agar seluruh jajaran Pemerintah di lingkungan Provinsi Kepri dan instansi vertikal serta mitra Pemprov Kepri untuk menghindari dan mengendalikan faktor-faktor terjadinya kecurangan (fraud).

Risiko fraud selalu ada dengan cara dan pola yang terus berkembang.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad melakukan penandatanganan kerjsama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam agenda Rakor Pengawas Daerah. F. Diskominfo Kepri

Dijelaskannya, Fraud bisa saja terjadi karena adanya pressure atau tekanan, atau bahkan bisa saja terjadi karena adanya kesempatan sebagai akibat lemahnya pengendalian internal dalam organisasi.

“Kita semua punya peran penting untuk pengendalian fraud. Hadirnya APIP, diharapkan menjadi dapat menjadi konsultan dan quality assurance yang menjamin kualitas tata kelola penyelenggaraan tugas dan fungsi,” tutup Gubernur.

Sementara itu, Kepala Inspektorat Daerah Provinsi Kepri, Irmendas mengatakan, agenda ini memang tidak khusus untuk memperkuat sinergi dalam melawan tindakan korupsi.

“Makanya, kami mengemas khusus dengan menghadirikan pemateri-pemateri khusus juga. Baik dari KPK, Polri, dan Irjen Kemendagri,” ujar Irmendas menambahkan. (*)

reporter: jailani