batampos – Aksi balap liar di jalan lurus kawasan galangan kapal Marcopolo, Sei Pelenggut, Kecamatan Sagulung hingga saat ini masih berlangsung. Bahkan, pembalap ini turut menyebar dan mempertontonkan aksinya melalui live di media sosial (medsos) TikTok.
KBO Satlantas Polresta Barelang, Ipda Yudhi Patra mengatakan akan menbentuk Tim Gabungan untuk menindak para pembalap liar tersebut.
“Penindakan seperti ini akan dilakukan Tim Gabungan. Dari Satlantas, Polsek, Reskrim, dan Intel,” ujarnya, Selasa (23/22).
Yudi menjelaskan penindakan balap liar ini sudah rutin dilakukan melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KYRD). Pihaknya menyasar kawasan Batam Centre.
“Makanya untuk di kawasan Sagulung ini nanti dengan Tim Gabungan. Pasti akan kita tindak,” katanya.
Sementara Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin mengatakan balap liar ini bisa dicegah dengan peran orangtua. Ia meminta para orang tua untuk tidak mengizinkan anak membawa motor.
“Balap liar ini juga dicegah dengan pengawasan orangtua,” katanya.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)
batampos – Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyampaikan mencatat bahwa jumlah Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) untuk periode Januari-November 2025 mencapai 79.302 orang. Jumlah tersebut jauh lebih banyak dibanding jumlah pekerja ter-PHK di sepanjang 2024 yang sebanyak 77.965 orang.
Merespons hal itu, Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa peningkatan jumlah PHK ini terjadi karena lemahnya permintaan masyarakat yang sejalan dengan melambatnya pertumbuhan ekonomi sejak 10 bulan pertama pada tahun 2025.
“PHK kan terjadi ketika demand-nya lemah sekali kan. Itu terjadi 10 bulan awal, 9 bulan pertama tahun lalu kan. Tahun ini 10 bulan pertama, ekonomi slow. Itulah gambaran bahwa ekonomi kita waktu itu slow,” ujarnya, dalam konferensi pers, di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (23/12).
Ia menyebut saat ini pemerintah akan terus mendorong dan berupaya meningkatkan perekonomian di tanah air. Terlebih saat ini kebijakan fiskal antara pemerintah dengan bank sentral Indonesia sudah sejalan.
“Kita dorong, saya harapkan (ekonomi) akan membaik, saya yakin tahun depan akan lebih baik dari sekarang. karena kita lebih sinkron dengan pemerintah,” jelasnya.
Lebih lanjut, dia mengatakan tingginya angka PHK di sepanjang tahun ini merupakan imbas dari kebijakan para pemimpin sebelumnya yang tidak bagus.
“Jadi, itu merupakan indikasi bagi saya bahwa kemarin-kemarin memang tidak bagus,” lanjutnya.
Selain itu, Purbaya memastikan bahwa dirinya sangat memiliki minat untuk membantu para pelaku usaha agar bisa kembali tumbuh dan mengerek perekonomian tanah air.
“Jadi makanya saya concern itu dan ingin membantu mereka (dunia usaha) semaksimal mungkin untuk tumbuh lagi. Sesuai dengan permintaan. Kenaikan permintaan karena kita ubah kebijakan di sini, maupun di Bank Sentral,” lanjut dia.
Di sisi lain, mengutip portal Satu Data Kemnaker, dari total jumlah pekerja ter-PHK, 21,73 persen di antaranya merupakan pekerja yang berasal dari Provinsi Jawa Barat. Jumlah tersebut setara dengan 17.234 orang yang terkena pemutusan hubungan kerja di 11 bulan pertama 2025.
Kemudian, Jawa Tengah menjadi daerah selanjutnya yang mencatatkan kasus PHK terbanyak selanjutnya, yaitu mencapai 14.005 orang, disusul Banten di tempat selanjutnya dengan kasus PHK sebanyak 9.216 orang, DKI sebanyak 5,710 orang, dan Jawa Timur sebanyak 4.886 pekerja yang terdampak PHK. (*)
batampos – Banyak orang terpikir pada daging ayam atau ikan-ikan yang dikenal sebagai superfood impor, seperti salmon dan tuna, jika bicara soal sumber protein. Padahal, Indonesia memiliki beragam jenis ikan lokal dengan kandungan gizi yang tak kalah hebat.
Sayangnya, ikan-ikan lokal ini kerap dipandang sebelah mata karena tidak memiliki label populer atau citra yang sama meski nilai nutrisinya sangat baik untuk tubuh.
Salah satu contoh ikan lokal yang kaya manfaat adalah ikan kembung. Ikan ini mudah ditemukan di berbagai daerah di Indonesia dan sudah lama menjadi lauk sehari-hari di rumah.
Selain rasanya yang gurih dan mudah diolah, ikan kembung juga memiliki harga yang relatif terjangkau, sehingga dapat dinikmati oleh berbagai kalangan.
Dilansir dari Alodokter, ikan kembung mengandung protein yang cukup tinggi serta berbagai vitamin dan mineral penting, seperti asam lemak omega-3, vitamin B1, vitamin B2, dan vitamin B12, serta mineral seperti zat besi, zinc, kalsium, dan fosfor.
Kombinasi nutrisi ini berperan dalam mendukung berbagai fungsi tubuh, maka tak heran jika ikan kembung kerap direkomendasikan sebagai sumber protein hewani dan lemak sehat dalam pola makan seimbang. Kandungan gizinya menjadikan ikan ini sebagai pilihan cerdas bagi masyarakat yang ingin menerapkan pola makan sehat tanpa harus bergantung pada bahan pangan impor.
1. Mencegah Proses Penuaan
Salah satu manfaat ikan kembung yang menarik untuk dibahas adalah perannya dalam membantu memperlambat proses penuaan, baik dari sisi fungsi otak maupun kesehatan kulit. Mengutip dari Verywell Fit, sejumlah peneliti mengemukakan bahwa konsumsi makanan laut, khususnya ikan yang mengandung asam lemak omega-3 seperti EPA dan DHA, berpotensi membantu mencegah penurunan fungsi kognitif seiring bertambahnya usia.
Beberapa studi juga menunjukkan adanya kaitan antara konsumsi ikan dengan kandungan EPA dan DHA terhadap fungsi kognitif yang lebih baik, termasuk pada individu dengan gangguan kognitif ringan.
Selain bermanfaat bagi kesehatan otak, ikan kembung juga berperan dalam menjaga kesehatan kulit. Kandungan asam lemak omega-3 pada ikan kembung membantu menjaga kelembapan kulit, mencegah kulit kering, kemerahan, dan rasa gatal, serta melindungi kulit dari dampak buruk paparan sinar matahari. Berkat manfaat tersebut, konsumsi ikan kembung secara rutin dapat membantu memperlambat munculnya tanda-tanda penuaan dini, seperti garis halus dan keriput.
2. Menjaga Kesehatan Jantung
Omega-3 dalam ikan kembung membantu menurunkan kadar kolesterol jahat serta menjaga kadar kolesterol tetap dalam batas normal. Dengan kadar kolesterol yang lebih terkontrol, risiko terjadinya penumpukan lemak dan sumbatan pada pembuluh darah pun dapat berkurang. Selain itu, omega-3 juga berperan dalam membantu menstabilkan denyut jantung dan mengontrol tekanan darah.
Karena manfaat tersebut, konsumsi ikan kembung secara rutin dinilai dapat membantu menurunkan risiko berbagai penyakit kardiovaskular, seperti hipertensi, stroke, hingga serangan jantung. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa lemak tak jenuh ganda yang menyehatkan jantung, termasuk asam lemak omega-3 jenis DHA dan EPA, dapat membantu menurunkan angka kejadian serta risiko kematian akibat penyakit jantung.
Konsumsi ikan secara langsung lebih dianjurkan bagi individu sehat dibandingkan hanya mengandalkan suplemen. Oleh karena itu direkomendasikan konsumsi ikan setidaknya dua kali dalam seminggu, dengan memilih ikan berlemak sehat salah satunya ikan kembung.
3. Mencegah Anemia
Ikan kembung memiliki kandungan zat besi yang berperan penting dalam pembentukan sel darah merah. Asupan zat besi yang cukup dapat membantu mencegah anemia defisiensi zat besi, yaitu kondisi ketika tubuh kekurangan sel darah merah yang sehat. Karena itu, ikan kembung juga dinilai baik dikonsumsi oleh perempuan saat menstruasi, ketika tubuh kehilangan sebagian cadangan zat besi.
Agar penyerapan zat besi di dalam tubuh lebih optimal, konsumsi ikan kembung disarankan dipadukan dengan makanan yang kaya vitamin C, seperti jeruk, jambu biji, mangga, atau brokoli. Vitamin C membantu tubuh menyerap zat besi dengan lebih efektif sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal.
Ikan kembung merupakan sumber nutrisi yang baik untuk membantu mencegah anemia akibat kekurangan zat gizi. Selain zat besi, ikan kembung juga mengandung vitamin B12 dan folat, dua mikronutrien penting yang berperan dalam pembentukan sel darah merah. Kekurangan salah satu nutrisi tersebut dapat memicu berbagai jenis anemia, dengan gejala seperti mudah lelah, kelemahan otot, gangguan penglihatan, hingga komplikasi kesehatan yang lebih serius.
4. Mengandung Omega-3 yang Baik Untuk Fungsi Tubuh
Dilansir dari Cleveland Clinic, omega-3 berperan penting dalam membantu seluruh sel tubuh berfungsi sebagaimana mestinya. Nutrisi ini menjadi bagian vital dari membran sel, membantu menjaga struktur sel serta mendukung komunikasi antar sel. Meski dibutuhkan oleh seluruh tubuh, omega-3 ditemukan dalam konsentrasi tinggi pada sel-sel di otak dan mata, sehingga berperan besar dalam menjaga fungsi kedua organ tersebut. Ikan disebut sebagai sumber omega-3 terbaik yang mudah diserap oleh tubuh.
Sejalan dengan hal itu, dua jenis omega-3 utama, yaitu DHA dan EPA, sangat dibutuhkan untuk mendukung perkembangan dan fungsi otak, terutama pada anak-anak. Nutrisi ini berperan dalam meningkatkan daya ingat, konsentrasi, serta kemampuan belajar. Selama ini, ikan salmon kerap dikenal sebagai sumber DHA dan EPA. Namun, kandungan DHA dan EPA dalam ikan kembung justru diketahui lebih tinggi, dengan harga yang jauh lebih terjangkau dan mudah ditemukan di Indonesia.
Tak hanya bermanfaat bagi otak, omega-3 dalam ikan kembung juga berperan penting dalam menjaga kesehatan mata. Konsumsi makanan tinggi omega-3 dapat membantu menjaga fungsi mata tetap optimal serta menurunkan risiko keluhan mata kering. Selain itu, asupan omega-3 secara rutin juga dikaitkan dengan pencegahan gangguan penglihatan akibat penuaan, seperti rabun dan degenerasi makula. Dengan demikian, mengonsumsi ikan kembung secara rutin dapat membantu menjaga kesehatan mata hingga usia lanjut.(*)
Salah satu plang tanah milik TNI AL di Tanjunguban. F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.
batampos – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan akan melakukan inventarisasi terhadap masyarakat yang tinggal di delapan kampung di Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, menyusul sengketa lahan antara warga dan TNI Angkatan Laut (TNI AL).
Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan Pemkab Bintan dengan Tim Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenkopolkam) RI terkait upaya penyelesaian sengketa lahan yang telah berlangsung puluhan tahun di wilayah tersebut.
Bupati Bintan Roby Kurniawan mengatakan, inventarisasi dilakukan untuk memperoleh data menyeluruh mengenai jumlah kepala keluarga yang bermukim di lokasi sengketa, termasuk fasilitas sosial dan fasilitas umum yang berada di atas lahan tersebut.
“Kami akan melakukan inventarisasi secara menyeluruh terhadap jumlah kepala keluarga di lokasi, serta mengidentifikasi fasilitas sosial dan fasilitas umum yang ada,” kata Roby.
Selama proses pendataan berlangsung, Roby berharap hak-hak dasar masyarakat tetap terpenuhi, termasuk kebutuhan listrik dan layanan dasar lainnya. Ia juga menegaskan Pemkab Bintan berupaya menjaga kondisi yang sudah berjalan di lapangan sambil menunggu pembahasan lanjutan.
“Kami berusaha mempertahankan kondisi yang sudah ada. Namun, semua akan dibahas lebih lanjut dalam proses berikutnya,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum Keluarga Besar Bintan Utara (KBBU) Tanjunguban, Ahmad Fadoli, menyatakan pihaknya terus mendorong penyelesaian sengketa lahan delapan kampung yang tumpang tindih dengan kawasan TNI AL.
Menurutnya, upaya percepatan penyelesaian dilakukan dengan menyurati Kemenkopolkam RI pada Oktober 2025 agar tim gabungan turun langsung ke Bintan.
“Alhamdulillah, kunjungan Kemenkopolkam ke Bintan akhirnya terpenuhi. Kami mendapat informasi mereka bertemu Bupati, namun saat itu kami tidak mendapat undangan sehingga merasa tidak perlu hadir,” kata Fadoli.
Setelah pertemuan tersebut, pihaknya menerima undangan untuk membahas penyelesaian sengketa lahan bersama pemerintah daerah dan pihak terkait. Dalam pertemuan itu, Fadoli menegaskan proses pencarian solusi telah berlangsung sekitar 29 tahun tanpa kejelasan.
Ia menyampaikan masyarakat menuntut hak sebagai warga negara Indonesia, khususnya hak atas tanah yang telah digarap dan diwariskan secara turun-temurun oleh orang tua mereka.
“Kami merasa dianaktirikan. Yang paling penting bagi kami adalah kejelasan status tempat tinggal atau hak tanah dari hasil garapan orang tua terdahulu, namun sampai sekarang belum kami dapatkan,” ujarnya.
Fadoli juga menyesalkan pembatasan yang dialami warga, seperti larangan membangun rumah, menambah daya listrik, maupun memasang jaringan baru. Ia berharap pemerintah segera menyelesaikan persoalan tersebut secara adil.
Namun demikian, jika pemerintah dinilai tidak mampu menyelesaikan sengketa ini, pihaknya meminta adanya surat pernyataan ketidaksanggupan agar masalah tersebut dapat ditindaklanjuti ke Kementerian HAM RI hingga Komisi HAM internasional. (*)
Ilustrasi. Kapal Roro siap memberangkatkan penumpang di Pelabuhan ASDP Telaga Punggur. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos
batampos – Arus kedatangan penumpang kapal roro di Pelabuhan ASDP Telaga Punggur, Batam, terpantau ramai H-2 Nataru, Selasa (23/12). Sekitar pukul 10.00 WIB, kapal roro dari Kuala Tungkal, Jambi, bersandar dan langsung disambut ratusan penumpang yang turun dari kapal.
Sejumlah penumpang tampak bergegas meninggalkan kapal, sebagian membawa barang bawaan dan kendaraan pribadi. Kepadatan terjadi sesaat di area dermaga, namun situasi tetap terkendali dengan pengamanan petugas.
Salah seorang penumpang, Resi, warga Bangka, mengaku sengaja datang ke Batam bersama keluarga besar untuk menghabiskan masa libur sekolah.
“Kami liburan saja ke Batam. Empat hari di sini, menginap di Nagoya. Kamarnya sudah pesan,” ujar Resi saat ditemui di Pelabuhan Punggur.
Kepala Pos Pelabuhan ASDP Telaga Punggur, Brigpol Ramdani, mengatakan lonjakan penumpang terjadi seiring momen libur sekolah dan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
“Hari ini cukup ramai, kemungkinan karena libur sekolah. Banyak penumpang dari Jambi datang ke Batam untuk berlibur,” ujar Ramdani.
Ia menegaskan, kepolisian bersama petugas terkait fokus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama berada di kawasan pelabuhan.
“Kami melakukan pengamanan menyeluruh, membantu penumpang turun dari kapal, serta mengatur arus lalu lintas kendaraan agar tidak terjadi kemacetan maupun kecelakaan di area pelabuhan,” jelasnya.
Sementara itu, Koordinator Pengawasan Satuan Pelayanan BPTD Kelas II Kepri, Widodo, memastikan pergerakan penumpang dan kendaraan di Pelabuhan Telaga Punggur masih berjalan lancar.
“Untuk kedatangan dan keberangkatan penumpang saat ini masih normal. Belum terlihat lonjakan signifikan. Cuaca juga cerah sehingga operasional berjalan lancar,” kata Widodo.
Menurut Widodo, pengaturan arus penumpang kini terbantu dengan sistem aplikasi Ferizy, sehingga jumlah kendaraan dan penumpang yang datang dapat disesuaikan dengan kapasitas kapal.
“Dengan Ferizy, data kendaraan dan penumpang sudah terpantau. Jadi tidak terjadi penumpukan berlebihan,” ujarnya.
Namun demikian, Widodo mengakui terdapat beberapa kapal roro yang tidak dapat beroperasi karena mengalami kerusakan dan menjalani proses docking. Untuk lintasan pendek Punggur–Tanjunguban, pada hari ini hanya dilayani tiga kapal, menyusul dua armada mengalami gangguan teknis.
“Dua kapal yang rusak yakni KMP Tj Burang dan KMP Tri Sakti Adinda. Untuk mengantisipasi, kami kerahkan KMP Sembilang sebagai kapal perbantuan,” ungkapnya.
Sedangkan untuk lintasan jarak jauh menuju Kuala Tungkal, saat ini hanya dilayani satu kapal, yakni KMP Sembilang, lantaran dua armada lainnya masih docking dan mengalami kerusakan.
“Untuk rute jarak jauh hanya dua kapal yang tersedia. KMP Satria masih docking, sementara KMP Persada Nusantara mengalami kerusakan dan keluar lintasan,” jelas Widodo.
Berdasarkan data Posko Terpadu Pelabuhan ASDP Telaga Punggur sejak berdiri pada 18 Desember 2025, pergerakan penumpang tertinggi tercatat pada 21 Desember dengan jumlah keberangkatan mencapai 1.549 orang. Sementara kedatangan tertinggi terjadi pada 20 Desember sebanyak 1.219 orang, dengan lintasan dominan Punggur–Tanjunguban.
“Melihat tren pergerakan ini, kami memprediksi puncak arus mudik dan libur Nataru terjadi hari ini,” pungkas Widodo. (*)
Korban ledakan kapal tanker Federal II di PT ASL Shipyard saat dievakuasi.
batampos – Penyelidikan kasus kecelakaan kerja berupa ledakan kapal MT Federal II di galangan PT ASL Shipyard Batam hingga kini belum juga berujung pada penetapan tersangka. Padahal, peristiwa yang merenggut korban tersebut telah berlalu hampir tiga bulan.
Belum adanya kepastian hukum itu menuai sorotan keras dari kalangan buruh. Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kota Batam, Yapet Ramon, mendesak aparat penegak hukum dan instansi terkait segera menetapkan pihak yang bertanggung jawab secara pidana.
“Kalau sampai hari ini belum ada tersangka, berarti ada yang tidak beres. Kami minta segera ditetapkan. Jangan digantung terus,” tegas Ramon, Selasa (23/12) sore.
Ramon mengaku sempat mendengar informasi bahwa penyelidikan mengarah pada pejabat operasional dan manajer keselamatan (safety). Namun hingga kini, belum ada keputusan resmi yang diumumkan kepada publik.
“Kami dengar kemarin katanya mengarah ke bagian operasional dan manajer safety. Tapi itu hanya isu. Sampai sekarang belum ada keputusan riil,” katanya.
Ia menilai, keterlambatan penetapan tersangka justru menimbulkan kecurigaan di kalangan pekerja dan keluarga korban. Menurutnya, pengusutan kasus ini harus dilakukan secara transparan dan menyentuh seluruh lini manajemen perusahaan.
Ramon juga menegaskan, serikat buruh sama sekali tidak dilibatkan dalam proses pengawasan maupun pendalaman kasus, meskipun kecelakaan kerja menyangkut langsung keselamatan buruh.
“Serikat buruh tidak dilibatkan sama sekali. Tidak dimintai pendapat, tidak diajak dalam pengawasan. Tidak ada,” ujarnya tegas.
Selain soal penegakan hukum, Ramon juga menyoroti persoalan status hubungan kerja di PT ASL. Ia mendesak manajemen perusahaan untuk segera mengalihkan status pekerja alih daya (outsourcing) menjadi karyawan langsung.
“Kami dapat informasi, baru sekitar 20 sampai 30 pekerja yang dialihkan statusnya. Itu pun belum kami pastikan karena di dalam ASL tidak ada serikat, jadi sulit masuk,” katanya.
Menurutnya, status kerja yang tidak jelas berpengaruh besar terhadap keselamatan dan loyalitas pekerja.
“Kalau pekerja datang dengan status kontrak dua atau tiga bulan, selalu dihantui ancaman PHK, maka fokus kerja terganggu. Ini berbahaya di industri berisiko tinggi seperti galangan kapal,” ujar Ramon.
Ia juga menekankan pentingnya pengawasan dari Dinas Tenaga Kerja, serta mendorong segera dibentuknya Dewan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tingkat Provinsi Kepri, yang hingga kini belum ada.
“Kalau dewan K3 provinsi sudah terbentuk, mereka harus turun mengawasi langsung. Prioritas pertama tentu kawasan industri Tanjung Uncang,” katanya.
Ramon mengingatkan, dalam kasus kecelakaan kerja, tanggung jawab tidak boleh berhenti pada petugas safety semata. Ia menolak keras pola lama yang menjadikan manajer safety sebagai satu-satunya pihak yang disalahkan.
“Kalau bicara keselamatan kerja, semua bertanggung jawab: pekerja, supervisor, manajer produksi, HRD, sampai direktur. Bukan hanya safety,” tegasnya.
Ia menilai, dalam praktik di lapangan, petugas safety sering berada dalam posisi tertekan. “Safety itu hanya mengawasi dan memberi rekomendasi. Kalau dia bilang stop karena tidak aman, tapi atasan bilang jalan terus karena proyek urgent, siapa yang berani melawan?” ujarnya.
Karena itu, Ramon meminta aparat penegak hukum tidak mengulang pola lama, di mana dalam kasus ledakan sebelumnya, hanya manajer safety yang dijadikan tersangka.
“Itu sangat mengecewakan. Kalau mau serius, jangan cari kambing hitam. Bongkar sampai ke atas,” katanya.
Ia menutup dengan menegaskan bahwa keselamatan kerja bukan sekadar formalitas.
“Bukan cuma pasang bendera K3 di depan perusahaan. Ini soal nyawa manusia. Jangan main-main,” pungkasnya. (*)
KLH saat menggagalkan masuknya limbah elektronik asal Amerika Serikat. Foto, ANTARA
batampos – Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) kembali menghantui dunia industri di Kota Batam. Hingga pertengahan Desember 2025, sebanyak tiga perusahaan dilaporkan telah mengajukan permohonan PHK ke Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Batam. Total, sekitar 2.600 pekerja terancam kehilangan mata pencaharian.
Tiga perusahaan tersebut masing-masing PT Esun International Utama Indonesia, PT Batam Battery Recycle Industries (BBRI), dan PT Logam Internasional Jaya. Dari ketiganya, PT Esun mengajukan PHK paling besar dengan jumlah mencapai 1.800 pekerja. Sementara PT BBRI mengusulkan PHK terhadap 300 pekerja dan PT Logam Internasional Jaya sebanyak 500 pekerja.
Kepala Disnaker Batam, Yudi Suprapto, membenarkan masuknya pengajuan PHK dari ketiga perusahaan tersebut. Tekanan keuangan yang kian berat menjadi alasan utama perusahaan mengambil langkah tersebut.
“Benar, ada tiga perusahaan. Terbaru juga masuk hari ini,” ujar Yudi, Selasa (23/12).
Berdasarkan dokumen yang diterima Disnaker Batam, total pekerja yang terdampak dari tiga perusahaan itu mencapai sekitar 2.600 orang.
Meski demikian, Yudi menegaskan, Disnaker Batam belum langsung menyetujui permohonan PHK tersebut. Pihaknya terlebih dahulu akan melakukan verifikasi langsung ke masing-masing perusahaan.
“Langkah awal, kami akan menjadwalkan turun ke perusahaan untuk melihat kondisi riil di lapangan. Kami juga akan meminta data karyawan sebagai bahan pembahasan langkah selanjutnya,” jelasnya.
Ia menambahkan, hasil pengecekan lapangan tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan kebijakan yang akan diambil pemerintah daerah.“Kita turun dulu. Setelah itu baru kita sampaikan langkah berikutnya,” tegas Yudi.
Salah satu perusahaan yang kini menjadi sorotan adalah PT Batam Battery Recycle Industries (BBRI) yang beroperasi di Kawasan Pengelolaan Limbah Industri (KPLI) Kabil.
Dalam surat pengajuan PHK, manajemen BBRI menyebutkan sejumlah faktor, mulai dari penurunan produksi dan penjualan secara signifikan, kerugian usaha yang berlangsung terus-menerus, hingga kondisi arus kas perusahaan yang tidak lagi mampu menopang seluruh tenaga kerja.
Berbagai langkah efisiensi telah ditempuh perusahaan, seperti pengurangan jam kerja hingga penundaan perekrutan karyawan baru. Namun upaya tersebut dinilai belum cukup untuk menahan laju krisis yang dihadapi perusahaan.
Direktur PT BBRI, Rizki Firmanda, membenarkan kondisi tersebut. Ia mengungkapkan, tertahannya puluhan kontainer sangat berdampak pada operasional perusahaan.
“Ada puluhan kontainer yang tertahan. Dampaknya besar. Karena itu kami mengajukan PHK. Suratnya sudah kami sampaikan ke Disnaker,” ujarnya.
Selain persoalan internal, tersendatnya arus kontainer bahan baku di Pelabuhan Batuampar turut memperburuk situasi. Puluhan kontainer milik BBRI diketahui tertahan akibat pemeriksaan lintas instansi terkait dugaan impor limbah bermasalah.
Berdasarkan surat Kementerian Lingkungan Hidup tertanggal 18 Desember 2025, dilakukan pemeriksaan terhadap sejumlah kontainer yang diduga berisi limbah elektronik impor. Proses pemeriksaan tersebut melibatkan Bea Cukai Batam dan BP Batam sebagai bagian dari pengawasan kepatuhan lingkungan dan kepabeanan. (*)
Suasana hangat UNIQLO Holiday Jukebox di Teater Salihara, Jakarta, saat peserta bernyanyi bersama RAN untuk merayakan akhir tahun melalui pengalaman sederhana dan penuh makna. F. UNIQLO untuk Batam Pos
batampos – Akhir tahun kerap datang dengan perasaan yang bercampur aduk. Ada kelegaan setelah melewati perjalanan panjang, rasa lelah yang menumpuk, sekaligus kebutuhan untuk berhenti sejenak sebelum melangkah ke fase berikutnya.
Di tengah ritme hidup yang cepat dan berbagai transisi, liburan akhir tahun menjadi momen penting untuk kembali ke diri sendiri, mengisi ulang energi, memperlambat langkah, dan memilih aktivitas yang benar-benar memberi makna.
Tak selalu harus dirayakan dengan rencana besar, akhir tahun justru terasa lebih personal ketika diisi dengan hal-hal sederhana. Berikut beberapa ide aktivitas yang bisa membantu menutup tahun dengan lebih tenang dan hangat.
Meluangkan Waktu untuk Diri Sendiri
Akhir tahun menjadi waktu yang tepat untuk kembali “mendengarkan” diri sendiri. Berjalan santai, menikmati minuman hangat, membaca buku yang sempat tertunda, journaling, meditasi, atau sekadar menikmati waktu tanpa agenda khusus dapat menjadi bentuk self-care. Memberi ruang bagi diri sendiri bukan berarti menjauh, melainkan cara untuk kembali hadir dengan lebih utuh.
Merayakan Kebersamaan Lewat Hal-Hal Sederhana
Kebersamaan tak selalu perlu direncanakan secara rumit. Berkumpul dengan orang terdekat, berbagi cerita, atau melakukan aktivitas sederhana bersama kerap menghadirkan momen paling berkesan. Di masa liburan, kehadiran dan perhatian penuh menjadi hadiah yang paling bermakna.
Menghargai Rutinitas yang Memberi Rasa Nyaman
Di tengah euforia liburan, menjaga rutinitas kecil juga dapat menjadi bentuk perhatian pada diri sendiri. Aktivitas sederhana seperti berpakaian nyaman, berjalan santai di sekitar rumah, atau menikmati suasana hunian membantu menciptakan rasa stabil dan aman—fondasi untuk menikmati liburan dengan lebih utuh.
Bernyanyi dan Mendengarkan Lagu Favorit
Musik memiliki cara unik untuk menyentuh emosi. Bernyanyi, khususnya, menjadi sarana pelepasan emosi yang sederhana namun efektif. Aktivitas ini membantu menenangkan pikiran sekaligus memberi ruang mengekspresikan perasaan.
Semangat bernyanyi sebagai medium pelepasan emosi dan kebersamaan tersebut tercermin dalam UNIQLO Holiday Jukebox, sebuah intimate music gathering yang digelar UNIQLO Indonesia bersama grup musik RAN.
Acara ini berlangsung pada Jumat, 19 Desember 2025, di Teater Salihara, Jakarta, dan menjadi ajakan terbuka untuk merayakan kehangatan akhir tahun melalui pengalaman yang dekat, partisipatif, dan penuh makna.
Dirancang sebagai pertunjukan musik kolektif, UNIQLO Holiday Jukebox menghadirkan pengalaman yang inklusif dan personal.
Sebelum sesi utama, peserta menikmati rangkaian aktivitas ringan yang memperkuat rasa kebersamaan, mulai dari berfoto di photo area, memilih lagu favorit melalui jukebox interaktif, hingga menikmati cokelat hangat. Peserta juga mengenakan T-shirt UNIQLO yang dapat langsung dipakai sebagai bagian dari pengalaman bersama.
Tak sekadar menjadi penonton, peserta turut terlibat aktif lewat sesi sing together dan interaksi langsung di panggung akustik.
Dipandu RAN dengan lagu-lagu yang dekat dengan keseharian seperti Pandangan Pertama, Dekat di Hati, dan Selamat Pagi, momen bernyanyi bersama ini menciptakan ruang untuk melambat, berbagi ritme yang sama, dan menikmati akhir tahun dengan perasaan lebih ringan.
Meski berlangsung di tengah hujan, suasana tetap terasa hangat. Para peserta larut dalam lagu-lagu favorit dan kebersamaan tanpa jarak, sebuah pengingat bahwa koneksi emosional tak ditentukan oleh kondisi, melainkan oleh pengalaman yang dibagikan.
Melalui kegiatan ini, UNIQLO menghadirkan filosofi LifeWear, bahwa kenyamanan dan kebahagiaan dapat hadir dari keseharian, termasuk dari momen sederhana yang memberi rasa hangat dan kedekatan.
“Periode libur dan cuti akhir tahun merupakan waktu berharga untuk berhenti sejenak dari rutinitas dan kembali terhubung dengan orang-orang terdekat. Melalui UNIQLO Holiday Jukebox, kami ingin menunjukkan bahwa pengalaman sederhana dapat menjadi cara bermakna untuk menikmati kebersamaan dan memulai tahun baru dengan perasaan lebih tenang,” ujar Lisqia Lalantika, Marketing Manager UNIQLO Indonesia.
Pada akhirnya, akhir tahun bukan tentang seberapa banyak rencana yang terwujud, melainkan bagaimana kita memberi ruang untuk benar-benar hadir, baik melalui waktu hening, kebersamaan sederhana, maupun bernyanyi mengikuti lagu yang dekat di hati.
Dari momen-momen kecil inilah, tahun dapat ditutup dengan lebih tenang, sekaligus menjadi awal yang lebih ringan untuk melangkah ke depan. (*)
Pelayanan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Batam. F cecep Mulyana/ Batam Pos
batampos – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam memastikan pelayanan administrasi kependudukan tetap berjalan.
Meski sebagian aktivitas perkantoran menyesuaikan libur nasional, Disdukcapil menghadirkan layanan langsung di tengah masyarakat melalui Bazar Batamlicious, Lubuk Baja.
Pelayanan tersebut dibuka mulai Rabu (24/12) hingga Kamis (1/1/2026) di area belakang Hotel Pacific, Lubuk Baja, Kota Batam. Layanan dibuka setiap hari mulai pukul 14.00 hingga 21.00 WIB.
Adapun jenis pelayanan yang disediakan meliputi aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA), perekaman KTP elektronik, serta pengurusan akta kelahiran dan akta kematian.
Kepala Disdukcapil Kota Batam, Sri Miranthy Adisthy, mengatakan kehadiran layanan di lokasi bazar bertujuan untuk memudahkan masyarakat mengurus dokumen kependudukan di sela aktivitas libur akhir tahun.
“Walaupun kantor tidak beroperasi penuh selama libur Nataru, kami tetap membuka pelayanan melalui gerai di Bazar Batamlicious. Jadi masyarakat tetap bisa mengurus administrasi kependudukan,” ujar Sri Miranthy kepada Batam Pos, Selasa (23/12).
Sementara itu, pelayanan di kantor Disdukcapil Kota Batam tetap berjalan seperti biasa, dengan penyesuaian pada hari libur nasional.
Kantor tutup pada Kamis (25/12), sedangkan pelayanan pada Jumat (26/12) masih menunggu surat edaran resmi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
“Untuk tanggal 29 sampai 31 Desember, pelayanan di kantor tetap buka seperti biasa,” jelasnya.
Sri Miranthy juga mengungkapkan capaian positif Kota Batam dalam program aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Hingga saat ini, sebanyak 58.567 warga Batam telah melakukan aktivasi IKD, menjadikan Batam sebagai daerah dengan jumlah aktivasi IKD tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau.
“Disdukcapil terus bergerak melakukan sosialisasi dan pelayanan IKD. Antusias masyarakat Batam cukup tinggi, dan ini menjadi capaian yang patut kita syukuri,” katanya. (*)
Kapolres Anambas, AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka silaturrahmi dengan pendeta di Gereja Kampung Baru, Siantan guna memastikan keamanan jelang perayaan Natal. F. Sihotang untuk Batam Pos.
batampos – Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Anambas menyiapkan pengamanan maksimal menjelang perayaan Natal 2025. Sebanyak 69 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan tujuh gereja yang tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas.
Tujuh gereja tersebut berada di wilayah Pulau Siantan, Mengkait, Jemaja, dan Matak. Pengamanan dilakukan guna memastikan umat Kristiani dapat melaksanakan ibadah Natal dengan aman, nyaman, dan khusyuk.
Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka, mengatakan personel yang diterjunkan merupakan gabungan dari Polres Kepulauan Anambas, Polsek jajaran, serta unsur pengamanan lainnya.
Ia menjelaskan, seluruh personel telah mulai bersiaga sejak Rabu (24/12). Pengamanan dilakukan sejak pagi hari hingga seluruh rangkaian ibadah Natal selesai dilaksanakan.
“Mulai 24 Desember, personel sudah kami tempatkan di masing-masing gereja. Mereka melakukan sterilisasi sebelum jemaat datang untuk melaksanakan misa malam Natal,” kata AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka.
Menurut Kapolres, sterilisasi dilakukan secara menyeluruh, baik di dalam gereja maupun di lingkungan sekitar. Petugas memastikan tidak ada benda mencurigakan serta melakukan pengawasan terhadap jalur keluar-masuk jemaat.
Selain pengamanan terbuka, aparat kepolisian juga menerapkan pengamanan tertutup guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya kesiapsiagaan aparat selama perayaan hari besar keagamaan.
Kapolres menegaskan, pengamanan Natal merupakan agenda rutin tahunan yang selalu dilaksanakan oleh Polres Kepulauan Anambas. Meski demikian, kewaspadaan tetap ditingkatkan agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar tanpa hambatan.
Ia menilai situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kepulauan Anambas selama beberapa tahun terakhir terpantau aman dan kondusif, termasuk saat perayaan Natal.
“Berkaca dari tahun-tahun sebelumnya, perayaan Natal di Anambas selalu berlangsung aman dan tertib. Kami optimistis tahun ini juga akan berjalan kondusif,” ujarnya.
Selain itu, Polres Kepulauan Anambas juga menjalin koordinasi dengan pengurus gereja serta tokoh masyarakat setempat untuk menciptakan suasana yang harmonis dan penuh toleransi.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan toleransi. Dengan kerja sama semua pihak, perayaan Natal dapat berlangsung damai dan penuh suka cita,” tutup Kapolres. (*)