Rabu, 29 April 2026
Beranda blog Halaman 646

KPK Telusuri Pemberi Perintah Penghapusan Jejak Komunikasi Kasus Bupati Bekasi Nonaktif

0
Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang berjalan mengenakan rompi tahanan usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu (20/12/2025). KPK menahan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang, ayah bupati H. M. Kunang, dan pihak swasta Sarjan setelah ditetapkan tersangka dugaan tindak pidana korupsi terkait suap ijon proyek di Kabupaten Bekasi. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/rwa.

batampos — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri pihak yang diduga memberi perintah penghapusan jejak komunikasi dalam perkara yang melibatkan Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang (ADK).

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, penelusuran dilakukan setelah penyidik menemukan adanya jejak komunikasi yang telah dihapus pada barang bukti elektronik hasil penggeledahan di kompleks Pemerintahan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada 22 Desember 2025.

“KPK akan menelusuri siapa pemberi perintah untuk menghilangkan jejak-jejak komunikasi tersebut,” ujar Budi kepada wartawan di Jakarta, Selasa.

Budi menambahkan, hingga Selasa (23/12), KPK masih melakukan penggeledahan lanjutan terkait perkara dugaan suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Sebelumnya, KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) kesepuluh sepanjang 2025 dan mengamankan sepuluh orang di Kabupaten Bekasi pada 18 Desember 2025.

Sehari kemudian, pada 19 Desember 2025, KPK mengungkapkan tujuh dari sepuluh orang yang diamankan dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, untuk menjalani pemeriksaan intensif. Dua di antaranya adalah Ade Kuswara Kunang dan ayahnya, HM Kunang.

Pada tanggal yang sama, KPK juga menyampaikan telah menyita uang ratusan juta rupiah yang diduga terkait dengan praktik suap proyek di Kabupaten Bekasi.

Selanjutnya, pada 20 Desember 2025, KPK menetapkan tiga orang sebagai tersangka, yakni Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang (ADK), ayahnya yang juga Kepala Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, HM Kunang (HMK), serta seorang pihak swasta bernama Sarjan (SRJ).

Dalam perkara tersebut, KPK menyebut Ade Kuswara Kunang dan HM Kunang sebagai tersangka penerima suap, sedangkan Sarjan ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap. (*)

Artikel KPK Telusuri Pemberi Perintah Penghapusan Jejak Komunikasi Kasus Bupati Bekasi Nonaktif pertama kali tampil pada News.

PSSI Resmi Tunjuk John Herdman sebagai Pelatih Baru Timnas Indonesia

0
John Herdman. Foto, Dok. Toronto FC

batampos – PSSI memastikan kursi pelatih kepala Tim Nasional Indonesia telah terisi. Dalam rapat Komite Eksekutif yang digelar Kamis malam (18/12), PSSI memutuskan menunjuk John Herdman, mantan pelatih tim nasional Kanada, sebagai pelatih baru Timnas Indonesia.

Anggota Komite Eksekutif PSSI, Ahmad Riyadh, menyampaikan bahwa Herdman dipilih karena memiliki rekam jejak dan pengalaman mumpuni di level tim nasional. Herdman menjadi satu-satunya pelatih yang berhasil mengantarkan timnas putra dan putri Kanada lolos ke ajang Piala Dunia.

Salah satu pencapaian terbesarnya adalah membawa timnas Kanada tampil di Piala Dunia FIFA 2022 di Qatar. Keberhasilan tersebut mengakhiri penantian Kanada selama 36 tahun untuk kembali berlaga di Piala Dunia.

Sebelum menjatuhkan pilihan kepada Herdman, PSSI juga mempertimbangkan nama Giovanni van Bronckhorst. Meski memiliki reputasi besar sebagai pelatih, Van Bronckhorst dinilai belum memiliki pengalaman melatih di level tim nasional karena lebih banyak berkarier di klub.

“Banyak pertimbangan kami memilih Herdman. Dia bersedia tinggal di Indonesia dan membuka peluang bagi pelatih lokal untuk menjadi asistennya sehingga terjadi transfer ilmu,” ujar Riyadh kepada Jawa Pos.

Selain faktor teknis, nilai kontrak Herdman juga dinilai terjangkau. “Harganya kekeluargaan,” kata Riyadh.

Terkait waktu pengumuman resmi, PSSI menyatakan hal tersebut akan dilakukan setelah penandatanganan nota kesepahaman (MoU). (*)

Artikel PSSI Resmi Tunjuk John Herdman sebagai Pelatih Baru Timnas Indonesia pertama kali tampil pada Olahraga.

Selidiki Penyebab Kebakaran di PT Maxpower Indonesia, Pemeriksaan Saksi Bertambah

0
Trafo yang meledak dan terbakar di PT Maxpower Indonesia.

batampos – Jajaran Polsek Sagulung masih menyelidiki penyebab kebakaran yang disertai ledakan di kawasan PT Maxpower Indonesia, Tembesi. Dalam peristiwa ini, polisi sudah memeriksa 4 orang saksi.

Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Anwar Aris mengatakan pemeriksaan saksi bertambah. Terdiri dari pihak perusahaan dan sekuriti.

“Untuk penyebab masih penyelidikan. Dan masih dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi,” ujarnya, Senin (22/12).

Baca Juga: Destinasi Batam Masih Diminati Turis, Tapi Inovasi Wisata Dinilai Kurang

Aris menjelaskan dari pemeriksaan awal, di lokasi kebakaran tersebut tidak ada proyek pengerjaan. Ledakan terjadi yang disusul api pada salah satu panel trafo.

“Tidak ada pekerjaan di lokasi kebakaran itu dan terjadi secara tiba-tiba. Yang meledak itu dugaan pada panel trafo,” katanya.

Aris menambahkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sedangkan kerugian saat ini masih dihitung pihak perusahaan.

“Kerugian sedang dihitung pihak perusahaan,” tegasnya.

Baca Juga: Batam Genjot Percepatan Pelunasan BIPIH

Diberitakan sebelumnya, kebakaran yang disertai ledakan terjadi di kawasan PT Maxpower Indonesia, Tembesi, Kecamatan Sagulung, Sabtu (20/12) sore, sekitar pukul 16.15 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun api yang ditimbulkan cukup besar dengan kepulan asap tebal.

Sebelum api timbul, sempat terjadi ledakan. diduga berasal dari trafo atau panel listrik yang berada di dekat pintu masuk kawasan perusahaan.

“Tidak ada korban jiwa, karena saat kejadian pekerja juga sedang istrahat,” tutup Aris. (*)

Artikel Selidiki Penyebab Kebakaran di PT Maxpower Indonesia, Pemeriksaan Saksi Bertambah pertama kali tampil pada Metropolis.

Indonesia–AS Targetkan Kesepakatan Tarif Resiprokal Ditandatangani Akhir Januari 2026

0
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers secara daring di Jakarta, Selasa (23/12/2025) (ANTARA/Bayu Saputra)

batampos — Pemerintah Indonesia menargetkan kesepakatan tarif resiprokal dengan Amerika Serikat (AS) dapat dirampungkan dan ditandatangani pada akhir Januari 2026 oleh Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, setelah seluruh proses teknis diselesaikan, dokumen perjanjian akan disiapkan untuk penandatanganan resmi oleh kedua kepala negara.

“Diharapkan sebelum akhir Januari 2026 dokumen sudah siap untuk ditandatangani secara resmi oleh Bapak Presiden Prabowo dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Saat ini pihak Amerika sedang mengatur waktu yang tepat untuk pertemuan kedua pemimpin,” ujar Airlangga dalam konferensi pers daring di Jakarta, Selasa.

Airlangga menjelaskan, seluruh isu substansi dalam dokumen Agreement on Reciprocal Trade (ART) pada prinsipnya telah disepakati oleh kedua belah pihak. Proses saat ini memasuki tahap legal drafting dan penyelarasan bahasa.

Menurut dia, tim teknis Indonesia dan AS akan kembali menggelar pertemuan pada pekan kedua Januari 2026. Pertemuan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 12–19 Januari dan ditargetkan selesai dalam satu minggu.

“Pertemuan teknis ini fokus pada legal drafting serta cleanup dokumen,” katanya.

Airlangga menambahkan, perundingan dengan Perwakilan Dagang AS (USTR) Ambassador Jamieson Greer masih merujuk pada kesepakatan yang dicapai pada 22 Juli 2025. Fokus utama perjanjian ini adalah menciptakan keseimbangan akses pasar antara Indonesia dan AS.

Dari hasil pembahasan tersebut, pemerintah AS disebut telah memberikan pengecualian tarif bagi sejumlah produk unggulan Indonesia, seperti minyak kelapa sawit (CPO), kakao, dan kopi. Di sisi lain, AS juga menyampaikan harapan memperoleh akses terhadap komoditas mineral kritis dari Indonesia.

Airlangga menegaskan, perjanjian ini tidak membatasi kebijakan domestik Indonesia. “Perjanjian ini bersifat komersial dan strategis, serta menguntungkan kepentingan ekonomi kedua negara secara berimbang,” ujarnya.

Ia juga memastikan tidak ada lagi faktor yang berpotensi menghambat penandatanganan perjanjian tersebut.

Sementara itu, Duta Besar RI untuk AS Dwisuryo Indroyono Soesilo menyatakan KBRI Washington D.C. kini menunggu instruksi dari Jakarta untuk mempersiapkan kunjungan Presiden Prabowo ke AS.

“Kami di KBRI Washington D.C. sudah menghitung hari untuk persiapan kunjungan Bapak Presiden yang direncanakan akhir Januari 2026. Sambil menunggu instruksi resmi, kami sudah mulai bersiap,” kata Dwisuryo.

Ia berharap penandatanganan perjanjian dapat berjalan lancar dan segera diimplementasikan.

Sebelumnya, melalui Executive Orders Gedung Putih yang diterbitkan pada 14 November 2025, AS telah mengecualikan penerapan tarif 19 persen untuk sejumlah produk pertanian dari berbagai negara, termasuk kakao. Hal tersebut tercantum dalam Annex II.

Kakao dengan kode Harmonized Tariff Schedule of the United States (HTSUS) 1801.00.00 tercatat sebagai salah satu komoditas yang dibebaskan dari tarif tersebut. Sementara itu, minyak kelapa sawit (CPO) dengan kode HTSUS 1511.10.00 masih tercatat sebagai komoditas yang belum memperoleh pengecualian tarif. (*)

Artikel Indonesia–AS Targetkan Kesepakatan Tarif Resiprokal Ditandatangani Akhir Januari 2026 pertama kali tampil pada News.

Batam Genjot Percepatan Pelunasan BIPIH

0
Tenaga Ahli Kementerian Haji dan Umrah RI, Ichsan Marsha, memberikan arahan dalam koordinasi percepatan pelunasan BIPIH 1447 H/2026 M bersama Kanwil Kemenhaj Provinsi Kepri dan Kemenhaj Kota Batam di Batam, Senin (22/12). F.Rengga Yuliandra

batampos – Upaya percepatan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) terus digenjot. Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Kepulauan Riau menggelar koordinasi percepatan pelunasan BIPIH Tahun 1447 Hijriah/2026 M di Kota Batam, Senin (22/12).

Kegiatan ini dihadiri Plt. Kepala Kanwil Kemenhaj Provinsi Kepulauan Riau Muhammad Syafii, Tenaga Ahli Kemenhaj RI Ichsan Marsha, Kepala Kemenhaj Kota Batam Syahbudi, perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Batam, PBS-BPIH se-Kota Batam, serta Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) se-Kota Batam.

Koordinasi tersebut bertujuan memperkuat konsolidasi dan sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam penyelenggaraan ibadah haji, khususnya terkait percepatan pelunasan BIPIH serta pengawalan dan pendampingan jemaah dalam pemenuhan istitaah kesehatan.

Tenaga Ahli Kemenhaj RI Ichsan Marsha menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar seluruh tahapan penyelenggaraan haji dapat berjalan tepat waktu dan sejalan dengan kebijakan Pemerintah Arab Saudi.

Baca Juga: Destinasi Batam Masih Diminati Turis, Tapi Inovasi Wisata Dinilai Kurang

Ichsan mengungkapkan, Indonesia melalui Kemenhaj menjadi salah satu negara yang memulai tahapan penyelenggaraan haji lebih awal dibandingkan negara lain, sehingga menuntut kesiapan dan gerak cepat dari seluruh pihak.

“Kita diminta oleh Pemerintah Arab Saudi untuk bergerak lebih awal, mulai dari penyesuaian timeline, pembagian Nusuk yang dilakukan lebih cepat, hingga pengelompokan kloter tahap kedua. Karena itu, Kemenhaj membutuhkan kolaborasi dan kerja sama maksimal dari seluruh stakeholder,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya penguatan pengawalan pelunasan BIPIH, termasuk kolaborasi dengan perbankan guna memberikan kemudahan akses pelunasan bagi jemaah. Selain itu, pendampingan intensif bagi jemaah yang masih terkendala istitaah kesehatan menjadi perhatian utama.

Sementara itu, Kepala Kemenhaj Kota Batam Syahbudi menjelaskan bahwa penyelenggaraan ibadah haji merupakan satu sistem yang saling terintegrasi dan tidak dapat berjalan secara parsial.

“Penyelenggaraan haji adalah sistem yang saling berinteraksi. Jika satu bagian tidak berjalan optimal, maka akan berdampak pada keseluruhan proses. Karena itu, sinergi, kolaborasi, dan komunikasi intensif antar seluruh stakeholder menjadi kunci,” jelas Syahbudi.

Baca Juga: Batam Jadi Pilot Project Jaringan Gas Nasional, Alternatif Pengganti Gas 3 Kg

Ia juga menekankan peran strategis KBIHU sebagai ujung tombak pembinaan jemaah, khususnya dalam bimbingan manasik serta penguatan mental dan spiritual calon jemaah haji. KBIHU diharapkan mampu menjadi mitra aktif pemerintah dalam menyiapkan jemaah yang mandiri dan siap beribadah, dengan tetap berpedoman pada regulasi yang berlaku.

Dalam forum tersebut, turut dibahas pentingnya standarisasi biaya Medical Check Up (MCU) agar tetap terjangkau bagi jemaah, serta penguatan sinergi antara Kemenhaj dan Dinas Kesehatan provinsi maupun kota dalam pengawalan pemenuhan istitaah kesehatan.

Berdasarkan data terkini, jumlah jemaah calon haji Kota Batam yang telah melakukan pelunasan BIPIH tercatat 467 orang, sementara 189 jemaah masih belum melunasi. Sebagian dari jemaah tersebut masih terkendala pada pemenuhan persyaratan istitaah kesehatan.

Melalui koordinasi ini, Kemenhaj Kota Batam berharap seluruh pemangku kepentingan dapat terus memperkuat kerja sama guna memastikan proses pelunasan BIPIH berjalan lancar, sekaligus memberikan pendampingan optimal kepada jemaah hingga keberangkatan ke Tanah Suci. (*)

Artikel Batam Genjot Percepatan Pelunasan BIPIH pertama kali tampil pada Metropolis.

Terlalu Lama Sendirian, Ini Dampaknya pada Tubuh dan Pikiran

0
Ilustrasi orang yang sedang menyendiri. (Pexels)

batampos – Banyak orang membutuhkan waktu menyendiri sebagai cara mengisi ulang energi setelah bersosialisasi. Terutama bagi introvert.

Dalam kondisi tertentu, mereka tetap bisa bersosialisasi secara aktif dan menikmati kebersamaan, tetapi tetap memerlukan ruang pribadi di luar waktu tidur agar dapat kembali merasa seimbang.

Perlu dipahami bahwa ada perbedaan antara kepribadian introvert dan kebiasaan menghabiskan terlalu banyak waktu sendirian. Sebab, kebutuhan sosial setiap individu berbeda.

Orang dengan kecenderungan ekstrovert biasanya memerlukan lebih banyak interaksi, sementara introvert merasa lebih pulih setelah memiliki waktu sendiri. Tidak ada yang benar atau salah semuanya bergantung pada kebutuhan masing-masing.

Meski begitu, berbagai penelitian menunjukkan bahwa terlalu lama sendirian dapat berdampak pada kesehatan fisik, mental, dan emosional, baik bagi introvert maupun ekstrovert.

Dilansir dari Your Tango, berikut tujuh hal yang kerap terjadi ketika seseorang menghabiskan terlalu banyak waktu sendirian:

1. Kebiasaan Berbicara dengan Diri Sendiri

Saat tidak ada orang lain untuk diajak berbicara, manusia cenderung tetap mengekspresikan pikirannya dengan berbicara sendiri. Hal ini tergolong wajar karena manusia pada dasarnya makhluk sosial yang terbiasa berkomunikasi.

Namun, kebiasaan ini bisa menjadi sinyal masalah ketika seseorang mulai menggantungkan respons emosional pada objek yang tidak bisa membalas interaksi.

2. Pakaian Menjadi Hal Sekunder

Menghabiskan banyak waktu sendirian di rumah sering membuat standar berpakaian menjadi lebih longgar. Kenyamanan menjadi prioritas utama, hingga berpakaian rapi terasa tidak lagi penting.

Akibatnya, aktivitas sederhana seperti bersiap keluar rumah bisa terasa merepotkan dan membutuhkan usaha ekstra.

3. Pola Makan Tidak Teratur

Terlalu lama sendirian juga dapat mengganggu pola makan. Alih-alih makan teratur, seseorang cenderung ngemil sepanjang hari.

Beberapa penelitian menyebut pola makan kecil namun sering bisa menyehatkan, tetapi kebiasaan ini berisiko jika didominasi makanan tidak bergizi.

4. Fungsi Otak Bisa Mengalami Peningkatan

Di sisi positif, waktu menyendiri yang dikelola dengan baik dapat memberikan manfaat psikologis. Menurut sejumlah kajian, menyendiri secara sadar dan terkontrol dapat meningkatkan fokus, kreativitas, dan kualitas berpikir.

Jeda dari interaksi sosial dan paparan digital memungkinkan otak memproses informasi dengan lebih optimal.

5. Gejala Penyakit Terasa Lebih Berat

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang merasa kesepian cenderung melaporkan gejala penyakit yang lebih parah saat sakit, seperti flu atau infeksi pernapasan.

Hal ini menegaskan adanya hubungan erat antara kondisi emosional dan daya tahan tubuh.

6. Kualitas Tidur Menurun

Psikolog menemukan bahwa individu yang menghabiskan terlalu banyak waktu sendirian cenderung lebih sering terbangun di malam hari dan mengalami tidur yang kurang berkualitas.

Padahal, tidur merupakan faktor penting bagi kesehatan fisik dan mental secara keseluruhan.

7. Risiko Kematian Dapat Meningkat

Fakta paling mengkhawatirkan datang dari studi jangka panjang yang menunjukkan bahwa kesepian berkepanjangan berkaitan dengan meningkatnya risiko kematian, terutama pada kelompok usia lanjut.

Dalam penelitian terhadap ribuan responden berusia di atas 50 tahun, mereka yang merasa paling kesepian memiliki risiko meninggal hampir dua kali lipat dibandingkan mereka yang merasa lebih terhubung secara sosial.

Waktu sendiri bukanlah sesuatu yang negatif. Bagi banyak orang, menyendiri justru bersifat menenangkan dan memulihkan energi. Namun ketika berubah menjadi isolasi yang berkepanjangan, dampaknya bisa merugikan kesehatan.

Menjaga koneksi sosial baik melalui percakapan langsung, komunikasi daring, maupun interaksi sederhana sehari-hari dapat membantu menciptakan keseimbangan.

Pada akhirnya, setiap individu memiliki peran penting dalam menentukan apakah waktu sendirian masih menyehatkan atau justru mulai berdampak negatif. (*)

Artikel Terlalu Lama Sendirian, Ini Dampaknya pada Tubuh dan Pikiran pertama kali tampil pada Lifestyle.

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi 23–26 Desember 2025

0
Ilustrasi ombak laut di pesisir pantai Kulonprogo, Jawa Tengah. (ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo

batampos — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi yang berpeluang terjadi di sejumlah wilayah perairan Indonesia pada periode 23–26 Desember 2025.

Direktur Meteorologi Maritim BMKG, Eko Prasetyo, mengatakan potensi gelombang tinggi tersebut dipengaruhi oleh keberadaan bibit Siklon Tropis 93S di Samudra Hindia barat daya Jawa Barat.

“Bibit siklon yang berada di koordinat 12,3 derajat lintang selatan dan 102,6 derajat bujur timur ini memicu peningkatan kecepatan angin serta tinggi gelombang di sejumlah wilayah perairan,” kata Eko di Jakarta, Selasa.

BMKG mencatat pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari utara hingga timur laut dengan kecepatan 6–30 knot. Sementara itu, angin di wilayah selatan bergerak dari barat daya hingga barat laut dengan kecepatan yang sama.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai hingga Lampung, Samudra Hindia selatan Jawa hingga Nusa Tenggara Timur, Laut Jawa, Laut Banda, serta Laut Arafura.

Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan gelombang setinggi 1,25–2,5 meter di sejumlah wilayah perairan, antara lain Laut Natuna Utara, Selat Malaka bagian utara, Samudra Hindia barat Aceh, perairan selatan Jawa, Laut Jawa, Laut Banda, serta Samudra Pasifik utara Maluku dan Papua.

Sementara itu, gelombang sangat tinggi dengan ketinggian 2,5–4,0 meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai, Samudra Hindia barat Bengkulu, serta Samudra Hindia selatan Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

BMKG mengingatkan kondisi tersebut berisiko terhadap keselamatan pelayaran, khususnya bagi perahu nelayan, kapal tongkang, dan kapal penyeberangan. Masyarakat pesisir serta pelaku aktivitas kelautan diimbau meningkatkan kewaspadaan selama periode tersebut. (*)

Artikel BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi 23–26 Desember 2025 pertama kali tampil pada News.

Kemenpora Pastikan Bonus SEA Games 2025 Sesuai Janji Presiden Prabowo

0
Atlet dan ofisial kontingen Indonesia mengikuti defile dalam pembukaan SEA Games 2025 di Stadion Rajamangala, Bangkok, Thailand, Selasa (9/12/2025). (ANTARA)

batampos — Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memastikan bonus bagi atlet peraih medali pada SEA Games 2025 di Thailand akan diberikan sesuai dengan janji Presiden Prabowo Subianto. Hal tersebut disampaikan Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Surono, sebagaimana dikutip dari ANTARA.

Sebelumnya, Presiden Prabowo menjanjikan bonus sebesar Rp1 miliar untuk setiap medali emas yang diraih kontingen Indonesia pada ajang SEA Games Thailand 2025.

Surono menyatakan pencairan bonus tersebut tidak akan memerlukan waktu lama. Menurutnya, Kemenpora telah menyiapkan skenario pembagian bonus dan tinggal menunggu arahan lebih lanjut.

“Bonus tetap sesuai dengan janji Bapak Presiden, dan mudah-mudahan dalam waktu tidak terlalu lama. Kami sudah menyiapkan skenarionya. Tinggal menunggu petunjuk, setelah itu segera kami eksekusi,” kata Surono dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (22/12).

Terkait besaran bonus untuk peraih medali perak dan perunggu, Surono mengaku belum dapat memastikan nominalnya secara rinci. Namun, ia menegaskan perbedaan nilai bonus akan disesuaikan dengan tingkat pencapaian atlet.

“Yang sudah disampaikan Pak Menteri, emas Rp1 miliar. Karena emas sangat menentukan peringkat, tentu nilainya lebih tinggi. Untuk selisih antara emas dan perak, ya cukup signifikan,” ujarnya.

Pada SEA Games 2025, kontingen Indonesia menempati peringkat kedua klasemen akhir dengan raihan 91 medali emas, 111 medali perak, dan 131 medali perunggu.

Selain melampaui target awal 80 medali emas, capaian tersebut juga menjadi raihan medali emas terbanyak ketiga bagi Indonesia sepanjang keikutsertaannya pada SEA Games yang digelar di luar kandang. (*)

Artikel Kemenpora Pastikan Bonus SEA Games 2025 Sesuai Janji Presiden Prabowo pertama kali tampil pada Olahraga.

Destinasi Batam Masih Diminati Turis, Tapi Inovasi Wisata Dinilai Kurang

0
Wisman saat belanja di Mega Mall Batamcentre, Minggu (14/12). Foto. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Kota Batam masih menjadi salah satu destinasi wisata favorit bagi wisatawan mancanegara (wisman). Letaknya yang strategis, serta dekat dengan Singapura dan Malaysia menjadi daya tarik utama bagi turis untuk bertandang.

Selain faktor jarak, Batam juga dikenal memiliki fasilitas yang cukup lengkap. Mulai dari hotel, pusat perbelanjaan, lapangan golf, hingga wisata kuliner yang beragam. Hal ini membuat Batam tetap diminati wisatawan asing.

Meski demikian, Batam dinilai masih kurang berinovasi dalam menghadirkan daya tarik wisata baru. Hal ini membuat wisman berpotensi merasa jenuh jika berkunjung berulang kali.

Baca Juga: Pleno Penetapan UMK se-Kepri 2026 Rampung, Ini Angka UMK Tiap Daerah di Kepri

Penilaian tersebut disampaikan oleh Tour Guide Inco Travel Batam, Liston, saat ditemui di Pelabuhan Ferry International Batam Center, Senin (22/12). Menurutnya, Batam perlu terobosan besar agar bisa bersaing dengan destinasi wisata lain di kawasan Asia.

“Seharusnya ada wahana besar seperti Disney Land. Jadi wisatawan tidak bosan. Selama ini hanya kuliner dan sport tourism seperti golf. Kalau tidak ada inovasi, Batam, ya gini-gini saja,” katanya.

Dia menyebut, mayoritas wisatawan yang ia bawa berasal dari Korea Selatan (Korsel). Mereka pada umumnya memiliki minat khusus terhadap olahraga golf. “Biasanya mereka main golf dulu, setelah itu baru menikmati kuliner dan keliling Batam sampai ke Jembatan Barelang,” tambahnya.

Karakter wisatawan berbeda-beda, tergantung asal negara. Wisatawan dari Singapura dan Malaysia, kata dia, cenderung lebih menyukai wisata belanja dan wahana rekreasi keluarga.

“Mereka biasanya suka ke mal, belanja, atau ke tempat wisata seperti kebun binatang,” ujar Liston.

Baca Juga: UMK Batam Naik Jadi Rp5,35 Juta

Sementara itu, seorang wisatawan asal Malaysia, Danish, mengaku baru pertama kali menginjakkan kaki di Kota Batam. Baginya, Batam merupakan kota yang modern dengan budaya yang hampir sama dengan Malaysia.

“Baru pertama kali datang, jadi belum tahu mau ke mana. Saya tahu Batam dari media sosial, lalu coba trip mandiri. Orang-orangnya ramah, dan harga makanannya terjangkau,” ujarnya.

Selama berada di Batam, ia ingin membeli oleh-oleh khas daerah dan mengunjungi beberapa ikon wisata yang ada. “Saya mau coba beli kek lapis dan pergi ke Barelang,” katanya. (*)

Artikel Destinasi Batam Masih Diminati Turis, Tapi Inovasi Wisata Dinilai Kurang pertama kali tampil pada Metropolis.

Hari Purnama Macan Api, Ini 6 Shio yang Tarik Kekayaan

0
Ilustrasi. F. Freepik.

batampos – Ramalan shio Selasa, 23 Desember 2025, berada di bawah pengaruh Hari Purnama dengan energi Macan Api. Energi ini menandakan fase penyelesaian yang nyata, sekaligus mengungkap kebenaran penting terkait prioritas hidup, termasuk urusan finansial dan keamanan masa depan.

Perpaduan energi Macan Api, Bulan Tikus, dan Tahun Ular Kayu menghadirkan dorongan keberanian untuk bersikap lebih tegas dalam perencanaan hidup, pengelolaan uang, serta pengambilan keputusan strategis.

Pada hari ini, terdapat enam shio yang diprediksi memiliki peluang lebih besar untuk menarik kekayaan dan kelimpahan. Berikut daftarnya:

1. Macan
Hari Selasa menjadi momentum bagi Shio Macan untuk berdiri teguh pada kekuatan diri sendiri. Kepercayaan diri meningkat dan berdampak langsung pada stabilitas finansial serta peluang penghasilan baru.

2. Tikus
Kesadaran atas pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki membantu Shio Tikus dalam bernegosiasi dan membaca peluang. Cara pandang yang lebih matang membuka pintu rezeki yang sebelumnya terlewatkan.

3. Ular
Kesabaran Shio Ular mulai membuahkan hasil. Sesuatu yang lama dinantikan menjadi semakin jelas, menegaskan bahwa proses yang dijalani tidak sia-sia dan berujung pada keuntungan.

4. Kuda
Energi hari ini mendorong Shio Kuda untuk bertindak tegas namun tetap terarah. Momentum penyelesaian membawa peluang finansial yang siap direalisasikan.

5. Kerbau
Shio Kerbau menyadari bahwa stabilitas bukan hal yang datang dengan sendirinya. Kesadaran ini mengubah cara mengambil keputusan penting, khususnya terkait keuangan dan investasi.

6. Monyet
Ide kreatif Shio Monyet membuka sudut pandang baru tentang uang dan peluang. Kemampuan beradaptasi menjadi kunci utama dalam menarik kekayaan.

Ramalan shio 23 Desember 2025 menandai fase penyelesaian yang jujur dan apa adanya. Kekayaan dan kelimpahan hadir bagi mereka yang berani menuntaskan urusan lama dan melangkah maju dengan penuh keyakinan. (*)

Artikel Hari Purnama Macan Api, Ini 6 Shio yang Tarik Kekayaan pertama kali tampil pada Lifestyle.